P. 1
Makalah Landasan Berlakunya Hukum Adat Di Indonesia Persfektif Filosofis

Makalah Landasan Berlakunya Hukum Adat Di Indonesia Persfektif Filosofis

|Views: 1,264|Likes:
Published by Alan Asasaky

More info:

Published by: Alan Asasaky on Jan 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2014

pdf

text

original

LANDASAN BERLAKUNYA HUKUM ADAT DI INDONESIA PERSFEKTIF FILOSOFIS, SOSIOLOGIS DAN YURIDIS Latar Belakang Revolusi yang dilakukan

oleh bangsa Indonesia melawan pemerintah kolonial Belanda, tidaklah hanya suatu perjuangan untuk mencapai kemerdekaan politik semata-mata, tetapi disamping itu revolusi dimaksud juga merupakan suatu revolusi sosial dan ekonomi, yang ditimbulkan oleh suatu Bangsa yang bertekad sebulat-bulatnya untuk menempatkan nasib Indonesia dalam tangannya sendiri.1 Hal ini dapat kita lihat kalau kita perhatikan dengan sungguh-sungguh proklamasi kemerdekaan Indonesia sebagai pemberi semangat yang luar biasa kepada Bangsa Indonesia yaitu:2 Menggerakan Indonesia yang dahulunya Negara jajahan Belanda menjadi Negara Republik Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Sejak itu pula lahirlah Tata Hukum Indonesia. Salah satu peninggalan pemerintah kolonial Belanda pada Bangsa Indonesia di bidang hukum adalah keanekawarnaan hukum yang berlaku, memecah belah bangsa Indonesia menjadi golongan-golongan penduduk, dan kemudian tiap-tiap golongan penduduk tersebut diberlakukan hukum yang berbeda-beda pula. Pada zaman penjajahan Belanda sebagian besar hukum yang diperuntukkan bagi bangsa Indonesia adalah alat bagi penjajah Belanda untuk melestarikan kekuasaannya. Hal ini tercermin dengan jelas pada kewenangankewenangan pembentukan hukum, proses pembentukan hukum, pembedaanpembedaan dalam macam hukum yang berlaku bagi seseorang atau golongangolongan penduduk, perbedaan dalam macam hukum yang berlaku bagi seseorang atau golongan-golongan penduduk, perbedaan dalam penegakannya dan
1 Suparman marzuki, Politik Hukum dan Ham, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar,2011), hlmn. 20-30. 2 Raja Sofyan Samad, Masyarakat dan Negara: Politik Penetrasi Pemerintah, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011), hlm.45. 1

12. halm. Indonesia dihadapkan kepada masalah mengubah dan membaharui Indonesia. disesuaikan dengan iklim Indonesia yang telah merdeka dan berdaulat. .3 Dengan tamatnya kekuasaan kolonial Belanda. yang berarti meruntuhkan tata tertib masyarakat kolonial belanda dahulu dan kemudian mewujudkan ketentuan-ketentuan baru. Tahun 2012. hukum yang masih law in book selalu bertentangan dengan keinginan masyarakat baik secara filosofis. Sehingga konsepsi hukum pada waktu itu tidak menguntungkan bagi bangsa Indonesia. Syari’ah dan Hukum Terhadap PERMA NO. Pendeknya dapat dikatakan segala kehidupan hukum yang dibina untuk mencapai tujuan-tujuan penjajah. masih adakah relevansi ilmiah bagi hukum adat setelah kolonialisasi bangsa lain terhadap masyarakat Indonesia yaang mengimbas pada penerapan asas kokordansi dalam wacana ilmu hukum di Indonesia ? 3 Qodir Jaelani dkk. Yogyakarta. maka Permasalahan yang relevan untuk dikaji lebih lanjut dalam makalah ini adalah: Apakah hukum dasar yang tidak tertulis itu dapat dipandang sebagai bagian dari hukum Adat Indonesia ataukah sebaliknya hukum berinduk pada hukum dasar yang tidak tertulis ? Bagaimana kedudukan hukum adat dalam kehidupan masyarakat di indonesia. sehingga. 20 Tahun 2012: Sebuah Penelitian kompetitif Fakultas Syari’ah dan Hukum.sebagainya. serta disesuaikan pula dengan tuntutan untuk mencapai negara maju dan modern. Pendapat Mahasiswa dan Dosen Fak. yuridis dan sosiologis merupakan dasar pembangunan Indonesia yang maju dan modern karena hukum dan kebijakan yang diciptakan merupakan repsentasi dari keinginan masyarakat Indonesia. karena apabila kepastian hukum bertentengan asas kemampaatan dan keadilan maka asas kepastian hukum harus dikesampingkan. sosiologis dan yuridis. Rumusan Masalah Landasan berlakunya hukum adat persfektik filosofis.

(Bandung: Alumni. yang mula-mula berarti kebiasaan. Hubungan individu dan Masyarakat dalam Hukum Adat. Istilah hukum adat merupakan terjamah dari istilah Adatrecht (Bahasa Belanda). jadi semua peraturan tentang tingkah laku macam apapun juga. hlm. 3 . Rekonseptualisasi Hukum Adat Kontemporer. 5 Otje Salman Soediningrat. tetapi dapat dikatakan telah diterima dalam semua bahasa di Indonesia. yang berarti pula mengikat dan menemukan segala pikiran dan perasaan hukum orang-orang dalam masyarakat Indonesia. berakar pada adat istiadat atau merupakan pancaran nilai-nilai dasar budaya masyarakat Indonesia.4 Hukum adat merupakan hukum asli masyarakat Indonesia. 1963) halm. kata adat berasal dari bahasa Arab. Snouck Hurgronje adalah seorang ahli agama Islam berkebangsaan Belanda yang mula-mula memakai istilah “Hukum Adat” dalam bukunya yang berjudul De Atjeher’s Kemudian Van Vollenhoven memakai sebagai istilah tehnik yuridis. Jadi didalamnya termuat pula peraturan-peraturan hukum yang melingkupi dan mengatur hidup bersama dari pada orang-orang indonesia. baru mendapat perhatian dari kalangan Ilmu Pengetahuan Hukum yang modern pada permulaan abad XX.Pembahasan Landasan Sosiologis Berlakunya Hukum Adat di Indonesia Hukum adat sebagai suatu model hukum.5 Eksistensi hukum adat pada masa sekarang jelas akan lebih banyak bergantung kepaada hukum tertulis (ststutory law) termasuk konstitusi dan lain4Soepomo. menurut mana orang Indonesia biasa bertingkah laku.9. Sarjana ini pula yang memasukkan hukum adat kedalam Ilmu Hukum. yang bererti pula menunjukkan adanya perumusan hukum adat sebagai bagian dari hukum hukum dasar negara Indonesia.6. (Jakarta:Pradnya Pramita.2002). Pemikiran tersebut diakui oleh konstitusi Indonesia. UUD 1945. dan kalau diteliti lebih lanjut. Dengan kata adat sekarang yang dimaksud adalah kebiasaan dan kesusilaan Indonesia di semua lapangan hidup.

Hukum adat dianggap berlaku atau bersifat umum.35. tidaklah tergantung pada peraturan perundang-undangan melainkan pada tindakan-tindakan yang oleh adat dan oleh masyarakat dianggap patut dan mengikat. hal. 7 Muhammad Bushar. karena ia menjelmakan perasaan hukum yang nyata dari rakyat. Dan adat yang mempunyai sanksilaah yang betul-betul hukum adat. Hukum adat berurat berakar pada kebudayaan tradisional. 1878). Hukum Adat adalah suatu hukum yang hidup. dimana ia memutuskan perkara.lain peraturan perundang-undangan. : Hukum Adat adalah non statutair yang sebagian besar adalah hukum kebiasaan dan sebagian kecil hukum Islam. pemerintah belanda menerapkan asas konkordansi atas hukum-hukumnya di Indonesia.hukum adat terus-menerus dalam keadaan tumbuh dan berkembang seperti hidup itu sendiri. Hukum adat itupun melingkupi hukum yang berdasarkan keputusan-keputusan hakim yang berisi azas-azas hukum dalam lingkungan. sesuai dengan fitrahnya sendiri. . (Jakarta: Yayasan Obor. Adat Dalam Politik Indonesia.6 Kata Recht berasal dari bahasa Belanda yang berarti hukum. van vollemhoven mengemukakan bahwa sistem pemberlakuan sistem adat tidak berdasarkan pada peraturanperaturan yang dibuat pemerintah belanda atau alat-alaat kekuasaan lainnya yang menjadi sendinya dan diadakan sendirioleh kekuasaan Belanda. Sehingga istilah Adatrecht perpaduan dua kata asing yaitu dari bahasa Arab daan Recht dari bahasa belanda. Asas-Asas Hukum Adat. Soepomo menulis dalam bukunya yang berjudul ”Bab-Bab Tentang Hukum Adat. Pada masa-masa Hindia Belanda. Disamping itu para penduduk memiliki keyakinan yang sama yang menyatakan bahwa aturan-aturan adat harus dipertahankan oleh kepala adat dan petugas hukum lainnya. Secara historis hubungan interdependensi ini merupakan implikasi dari resepsi hukum Belanda dalam sistem hukum Indonesia.2010). (Jakarta:Pradnya Paramitha. hal.7 Secaran revolusioner membuat peraturan baru pada setiap perubahan 6 Davied Henley dkk.40.

5 . hal 3. dimana hukum perdata tidak diganti dengan peraturan Undang-Undang. tunduk kepada hukum Eropa (Belanda) Hukum Adat Pidana dan Hukum adat Acara berlaku dalam hal. sulit menyesuaikan diri dengan tuntunan perkembangan zaman.9 Hukum Adat Perdata. Moch. Dalam hal itu. Hukum Adat Dewasa Ini.17. Dan hal-hal yang lama yang tidak dapat lagi dipergunakan secara tidak revolusioner pula ditinggalkan. Koesnoe. di mana masih bertugas apa yang dinamakan “ Peradilan adat (Inhememserechispraak). Hukum Adat selalu pula menjalani perubahan-perubahan yang terus-menerus berubaah dan berkembang. Hukum Adat Konstitusional dan Hukum adat Tata Usaha berlaku. 8 H.1989). berlaku bagi Bangsa Indonesia dalam hal-hal. 1983). (Jakarta: Fak.8 Dari apa yang dikemukakan oleh koesnoe diatas sekaligus menjawab pula para pendapat yang mengatakan bahwa hukum adat itu bersifat kaku. Hukum Adat selalu pula menjalani perubahan-perubahan yang terus melalui keputusan-keputusan atau penyelesaian-penyelesaian yang dikeluarkan oleh masyarakat sebagai hasil temu rasa dan kata tentang pengisian sesuatu hukum adat dalam permusyawaratan rakyat.keadaan dan perubahan kebutuhan hukum. (Jakarta: Pradnya Paramita. Senada yang ditulis soepomo dalam bukunya. dimana hukum adat itu belum diganti dengan peraturan-peraturan perundang-undangan di daerah-daerah Indonesia. hal. jika belum diganti dengan peraturan-peraturan undang-undang dalam masyarakat-masyarakat desa dan daerah adat otonom yang lebih tiggi tingkatannya. sulit berkembang. setiap perkembangan yang terjadi selalu mendapatkan tempatnya di dalam tata hukum adat. orang-orang Eropa dan Tionghoa. Sebagai hukum rakyat yang mengatur kehidupannya sendiri yang terus menerus berubah dan berkembang. Hukum UII. 9 Soepomo. Bab-Bab tentang Hukum Adat. yang menjadi warganegara Indonesia semenjak penyerahan kedaulatan dari Bangsa Belanda ke Republik Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949.

Inilah suatu kenyataan umum di seluruh dunia. khususnya hukum-hukum Belanda. yaitu bahasa latin kata-kata yang tahan zaman “Ubi societas Ubi ius”. halm. 12 Qodir Jaelani dkk.1995) halm. (Jakarta:Yayasan Obor. . berbeda dengan sistem hukum Belanda yang pernah mengenakan asas konkordansi di Indonesia pada masa-masa kolonialisme. Pokok-Pokok Filsafat Huku. betapa sederhana dan kecilpun masyarakat itu. die Afange eines Rechtes besasse”. yang pelopornya A. 2010). Bahkan. Hukum Adat. biarpun dalam kebudayaan beberapa rakyat tertentu (misalnya semua eropa barat) dan banyak persamaan pula. kenyataan ini ditegaskan dengan penuh keyakinan oleh mazhab Ethonologishe Jurisprudenz. menjadi cerminannya. Human Rights Before and After Reformation. 12. dalam Penelitian kompetitif Fakultas Syari’ah dan Hukum Tahun 2012.77. Gramedia Pustaka Utama. tiap rakyat mempunyai kebudayaan sendiri dengan corak dan sifatnya sendiri. overal waar een samen leving van mensen is”. berbeda dengan sistem hukum yang berlaku di negara-negara lain. 85-132. Sistem hukum yang berlaku di Indonesia dikenal tiga sistem hukum yaitu. Cicero lebih kurang 2000 tahun yang lalu telah mengikrarkan dalam bahasanya.H. Hukum Islam Dan Hukum Barat. post mengikrarkan dalam bahasanya bahasa jerman. Karena tiap masyarakat. Apa dan bagaimana Filsafat hukum ala Indonesia. Yang Mendahului Semua Hukum dalam Politik Hukum Adat Nasional. mempunyai cara berpikir. Hukum yang terdapat di dalam tiap masyarakat manusia. (Jakarta: PT. di sana ada hukum (adat). Di mana ada masyarakat. welches nicht. 10 Peter Burns. Adat. kalimat “Es gibt kein Volk der Erde.10 Hukum adat merupakan bagian dari kebudayaan Bangsa Indonesia.Landasan Filosofis Berlakunya Hukum Adat di Indonesia Setiap negara memiliki sistem hukumya sendiri-sendiri.11 Dalam zaman modern. 11 Darji darmodiharja dan Shidarta.12 Van Apeldoorn mengulangi kata-kata Post itu dalam bahasanya sendiri: “Recht is er over de gehele wereld. hlm.

Dengan terjadinya kodifikasi ini berarti hukum Prancis akan dianggap sebagai hukum rakyat Jerman (Germaans Volksgeist). pernah mengajarkan bahwa hukum mengikuti “Volksgeist” dari masyarakat tempat hukum itu berlaku.1962).“geestestructuur” sendiri. Menguak Hukum.10-12. cara hidup dan pandangan hidup. hlm. yang keseluruhannya merupakan kebudayaan masyarakat tempat Hukum Adat itu berlaku. (Jakarta: Gunung Agung. yang akan dikodifikasikan menjadi hukum positif jerman. Padahal huku Prancis merupakan nota bene merupakan kodifikasi hukum modern dari subtansi hukum Romawi (Corpus Juris) yang sering mendasarkan dirinya dengan hukum alam yang valid dan berlaku secara umum. berkembang dan dipertahankan oleh Masyarakat Adat Indonesia karena timbul dari suatu kebutuhan hidup yang nyata. Ketetapan MPRS No. 2011). hlm. 14 Ahmad Ali. sebagai salah satu penjelmaan “geestestructuur” masyarakat yang bersangkutan.17. Demikianlah halnya huku adat di Indonesia. maka hukum adat itu senantiasa tumbuh.1985). (Bogor: Ghalia. merupakan garis-garis besar politik dibidang hukum adat sebagai berikut:15 Azas-azas pembinaan hukum nasional supaya sesuai dengan haluan negara 13 Arthur Schiller. II/MPRS/1960 Lampiran A Pragraf 402. ditetapkannya hukum adat sebagai azasazas Pembinaan Hukum Nasional. seperti halnya dengan semua sistem hukum dibagian lain dimuka bumi ini.65. 15 Wingnjodipoera Soerojo. Tesis Savigny tersebut sebenarnya lebih ditujukan sebagai penentangan terhadap ide resepsi hukum perdata Prancis. II/MPRS/1960 Lampiran A Pragraf 402 tersebut. Adat Law In Indonesia.14 Landasan Yuridis Berlakunya Hukum Adat di Indonesia Landasan yuridis berlakunya hukum adat adalah ketetapan MPRS No. Pengantar dan Asas-asas Hukum Adat. mempunyai corak dan sifatnya sendiri sehingga hukum masing-masing masyarakat itu berlainlainan. 7 . maka hukum dalam tiap masyarakat.13 Von Savigny.(Jakarta: Bhatara. Karena “Volksgeist” masing-masing masyarakat berlain-lainan. halm.

yakni peraturan tertulis yang dibuat oleh pemerintah pusat. Hukum adat yang bersih dari sifat-sifat Feodalisme. Hukum adat tidak boleh bertentangan dengan Negara Indonesia yang berfalsafah pancasila. Di dalam usaha kearah homoginitas dalam bidang hukum supaya diperhatikan kenyataan-kenyataan yang hidup di Indonesia. hlm. 1981). Meninjau Hukum Adat Indonesia. yang merupakan peraturan 16 Soekanto. yaitu sepanjang tidak menghambat perkembangan masyarakat adil dan makmur. Dengan diundangkannya Tap MPRS No. Hukum adat tidak boleh bertentangan dengan ius constitutum.II/MPRS/1960 dalam arti materiil. (Jakarta: Rajawali. Dalam penyempurnaan hukum perkawinan dan hukum waris supaya diperhatikan adanya faktor-faktor agama. ruang lingkupnya adalah17: Peraturan Pusat atau Algemene Verordering. artinya peraturan tertulis yang berlaku umum dan dibuat oleh penguasa yang sah. maka kedudukan serta peran hukum adat dalam pembangunan hukum nasional menjadi lebih jelas dan tegas. 20. Hukum adat bisa sebagai landasan azas-azas hukum nasional harus memenuhi syaratsyarat sebagai berikut:16 Hukum adat tidak boleh bertentangan dengan kepentingan nasional dan Negara yang berdasarkan atas persatuan bangsa. II/MPRS/1960 tersebut diatas. Peraturan setempat atau locale verordering. Tap MPRS No. Kapitalisme. adat dan lain-lainya. yang berlaku umum diseluruh atau sebagaian wilayah negara. (Bandung :Alumni). merupakan landasannya. Hukum adat tidak bertentangan dengan unsur-unsur agama. Kedudukan Hukum Adat Dalam Rangka Pembangunan Nasional.dan berlandaskan pada hukum adat yang tidak menghambat perkembangan masyarakat adil dan makmur. hal 150-151 . 17 Abdurachman. serta pengisapan manusia atas manusia.

sebelum amandemen ke II tahun 2000 di dalam UUD 1945 tidak ada satu ketentuan pun yang secara tegas menyinggung persoalan tentang hukum adat. Undang–undang Dasar adalah hukum dasar yang tertulis.52 9 . hukum yang hidup sebagai peraturan kebiasaan yang dipertahankan di dalam pergaulan hidup. 6 19 Satjipto Rahardjo. yang pada intinya bahwa hukum adat adalah sinonim dari hukum tidak tertulis di dalam peraturan legislatif (unstatory law). Perundang-undangan dan Yurisprudensi. Didalam penjelasan UUD 1945 yang menurut Hukum Tata Negara Indonesia mempunyai nilai yuridis. (Bandung :Alumni. dewan propinsi dan sebagainya). yaitu aturan-aturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara meskipun tidak tertulis. Apabila diteliti. dalam konteks perubahan sosial”(Bandung: PT Alumni. 1979). 1983). Uraian didasarkan pada hierarki perundang-undangan dan hukum adat di sini. yang biasanya dicontohkan dengan praktek ketatanegaraan yang tidak diatur oleh Undang-Undang Dasar 1945. diidentikkan dengan hukum kebiasaan (hukum tidak tertulis). kita akan mendapatkan ketentuan sebagai berikut : Undang-undang Dasar Negara adalah hanya sebagian dari hukum dasar negara itu.tertulis. hal. Untuk itu merupakan suatu hal yang menarik untuk diamati.sedangkan yang akan dibahas adalah kedudukan hukum adat yang dirumuskan dalam peraturan perundang-undangan tersebut. hal. namun Undang-undang Dasar sama sekali tidak menyebutkan19. sedangkan disamping Undang-undang Dasar berlaku juga hukum dasar yang tidak tertulis. Para ahli hukum tata negara umumnya memberikan arti hukum dasar tertulis itu sebagai “konversi”. baik di kotakota maupun di desa-desa (customary law). bahwa sekalipun banyak kalangan hukum adat diterima sebagai salah satu sumber hukum. hukum yang hidup sebagai konversi dalam badan-badan hukum negara (parlemen. “Hukum Adat dan Ilmu Hukum Adat. maka konversi tersebut juga termasuk 18 Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto. yang dibuat oleh penguasa setempat dan hanya berlaku di tempat atau daerah itu saja18. Namun apabila kita mengkajinya lebih jauh dan melihat apa yang dikemukakan oleh Soepomo tentang hukum adat.

Undang-Undang Perjanjian bagi hasil pertanian (UU No. Setelah hukum adat dijadikan Azas-Azs Hukum Nasional. Didalam Pasal 18 B (2) disebutkan : Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pasal II AP ini dimaksudkan untuk mengisi kekosongan hukum (rechtsvacum) terhadap permasalahan-permasalahan yang belum diatur dalam perundang-undangan.2 Tahun 1960) Kesimpulan 20 Salman Soemadiningrat. 21 Salman Soemadiningrat. hlmn.golongan hukum adat. Mengingat pada waktu proklamasi kemerdekaan dan yang menurut soepomo juga sampai saat ini belum ada satu ketentuan yang mengatur secara tegas mengenai peranan dan kedudukan hukum adat. Rekonseptualisasi Hukum Adat Kontemporer. yang diatur dalam Undang-Undang. 2011).20 Dalam Pasal II AP disebutkan “ Segala badan negara dan peraturan yang masih ada langsung berlaku selama belum diadakan yang baru menurut Undang-undang Dasar ini”. Rekonseptualisasi Hukum Adat Kontemporer.5 Tahun 1960. (Bandung: PT. Undang-Undang No 1 Tahun 1947 tentang perkawinan.21 Setelah Amandemen ke II tahun 2000 didalam UUD 1945 mengenai hukum adat dituangkan dalam Bab IV Pasal 18 B (2) dan penjelasan Pasal 18 (2). hlmn. maka aturan-aturan yang mengatur tentang hukum adat untuk sebagian masih dapat dipandang berlaku. (Bandung: PT. 2011). Alumni. .7-10. Alumni.7-10. undangundang ini merupakan undang-undang nasional menggantikan berbagai jenis hukum yang mengatur masalah pertanahan di tanah air. maka kemudian lahirlah antara lain: Undang-Undang Pokok Agraria Undang-Undang No.

unsurunsur. justru dengan adanya pancasila ini hukum adat kedudukan maupun peranan khususnya dalam pembangunan hukum nasional makin besar.Landasan Berlakunya Hukum Adat Di Indonesia Persfektif Filosofis. watak sikap hidup bangsa Indonesia. falsafah bangsa serta norma dasar. Ini berarti hukum adat bersifat terbuka. menonjolkan ciri-ciri. asal tidak bertentangan dengan kepribadian bangsa yaitu Pancasila serta hukum dasar tertulis negara yaitu UUD 1945. yang berarti dapat menerima lembaga-lembaga hukum baru (Hukum Asing. Sosiologis Dan Yuridis dalam pembangunan Hukum Nasional Indonesia cukup besar. Hukum adat pada umumnya tidak tertulis menunjukkan sifat yang dinamis sehingga mudah dapat berkembang menyuasaikan diri dengan perkembangan zaman. DAFTAR PUSTAKA 11 . Hal ini karena hukum adat merupakan Kebudayaan Nasional Indonesia yang mencerminkan jiwa dan semangat bangsa. hukum yang kita masukkan dalam hukum nasional yang di bentuk. mempunyai nilai-nilai yang universal maupun lembagalembaga hukum yang dalam bentuk pernyataan modern ditemukan juga dalam hukum International. Barat) sepanjang untuk memperkaya maupun untuk memperkembangkan Hukum Nasional. karena hukum adat menjadi dasar-dasar elemen. Pancasila yang digali dari hukum adat yang kemudian menjadi dasar negara.

2010.Abdurachman. 1878. Peter Burns. _______________. 2011.1995. Syari’ah dan Hukum Terhadap PERMA NO. Menguak Hukum. Asas-Asas Hukum Adat. Apa dan bagaimana Filsafat hukum ala Indonesia. 1979. Otje Salman Soediningrat. Jakarta:Yayasan Obor. Penelitian Kompetitif Mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum. Bandung: Alumni. Pendapat Mahasiswa dan Dosen Fak. Gramedia Pustaka Utama. Yogyakarta. Rekonseptualisasi Hukum Adat Kontemporer. Jakarta: Yayasan Obor. Bandung :Alumni. Perundang-undangan dan Yurisprudensi. 2010. Pokok-Pokok Filsafat Huku. Jakarta:Pradnya Paramitha. “Hukum Adat dan Ilmu Hukum Adat. Ali Ahmad. dalam konteks perubahan . Kedudukan Hukum Adat Dalam Rangka Pembangunan Nasional. Adat. Jakarta: Fak. Bushar Muhammad. Yang Mendahului Semua Hukum dalam Politik Hukum Adat Nasional. 20 Tahun 2012. Purbacaraka Purnadi dan Soekanto Soerjono.2002. Henley Davied dkk. Tahun 2012 Koesnoe Moch. 1983. Hukum Adat Dewasa Ini. Politik Hukum dan Ham. yogyakarta: Pustaka Pelajar.2011. Rahardjo Satjipto. Jakarta: PT. dalam Penelitian Kompetitif Mahasiswa dan Dosen Fakultas Syari’ah dan Hukum Tahun 2012. Marzuki Suparman. Jaelani Qodir dkk. Darji darmodiharja dan Shidarta. Human Rights Before and After Reformation. Hukum UII. Bandung :Alumni. Bogor: Ghalia. Adat Dalam Politik Indonesia.

Alumni. Jakarta: Rajawali. Bandung: PT. Rekonseptualisasi Hukum Adat Kontemporer. 13 . Alumni. ___________________. 2011.1985. Rekonseptualisasi Hukum Adat Kontemporer. Masyarakat dan Negara: Politik Penetrasi Pemerintah. Soerojo Wingnjodipoera. Schiller Arthur. 1963.Jakarta: Bhatara.Bandung: PT Alumni. Hubungan individu dan Masyarakat dalam Hukum Adat. 2011.1962. Jakarta: Pradnya Paramita. Meninjau Hukum Adat Indonesia. 1981.1989. Soepomo. Bab-Bab tentang Hukum Adat. Soemadiningrat Salman. 2011.Bandung: PT. Jakarta: Gunung Agung. 1983. Adat Law In Indonesia. Pengantar dan Asas-asas Hukum Adat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.sosial”. Jakarta:Pradnya Pramita. _______. Soekanto. Samad Raja Sofyan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->