P. 1
MAKALAH TOKSOPLASMA

MAKALAH TOKSOPLASMA

|Views: 484|Likes:
Published by Nadiah Ismail
Toksoplasmosis
Toksoplasmosis

More info:

Published by: Nadiah Ismail on Jan 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

06/12/2014

$0.99

USD

pdf

text

original

Toksoplasmosis Nadiah Ismail 1110312018

Makalah ini berisikan uraian mengenai toksoplasmosis, khususnya pengenalan toksoplasmosis, cara penularan toksoplasmosis, bahaya dari toksoplasmosis, gejala klinis penderita toksoplasmosis, cara mengobati toksoplasmosis serta tindakan pencegahan dari toksoplasmosis itu sendiri. Dengan dikenalinya toksoplasmosis, maka diharapkan terjadinya penurunan kurva penderita toksoplasmosis di Indonesia. Oleh karena itu, berbagai tindakan perlu dilakukan untuk merealisasikan penuranan ini. Bagi orang yang sehat dilakukan tindakan yang bersifat promotif toksoplasmolisis dan preventif toksoplasmolisis, dan tindakan yang bersifat kuratif toksoplasmolisis bagi orang yang telah menderita penyakit toksoplasmolisis.

Kata Kunci Toksoplasmosis, penularan. 1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Toksoplasmosis merupakan suatu penyakit yang diakibatkan oleh parasit Toksoplasma gondii yang dapat ditularkan oleh kucing. Ternyata tak hanya kucing yang dapat menyebarkan penyakit Toksoplasmosis. Toksoplasmosis dapat menyerang semua jenis satwa, termasuk burung, ikan, kelinci, anjing, babi, kambing dan mamalia lain, bahkan manusia. Parasit ini juga bisa terdapat pada daging setengah matang, telur setengah matang, buah-buahan atau sayuran yang tercemar tinja hewan peliharaan yang mengandung Oosit Toksoplasma, salah satu bentuk Toksoplasma yang dapat menimbulkan infeksi. Sebagian orang berfikir bahwa toksoplasmosis hanya menyerang wanita hamil. Namun, kenyataannya tidak demikan. Toksoplasmosis dapat menyerang siapa saja tanpa memandang jenis kelamin dan umur. infeksi, parasit, toksoplasma, pencegahan, pengobatan,

7. Dengan demikian. 8. 1. menyebabkan banyak masyarakat kita yang tidak peduli dengan penyakit yang membahayakan ini. 3.3 Tujuan Penelitian Tujuan Penelitian ini adalah untuk membahas mengenai toksoplasmosis. sehingga masyarakat mengerti mengenai toksoplasmosis .2 Rumusan Masalah 1. 5. 2. penelitian ini dapat menjadi media promotif atau sosialisasi kepada masyarakat umum. 4. 6. 9. Definisi Toksoplasmosis Klasifikasi Toksoplasmosis Etiologi Toksoplasmosis Siklus Hidup dan Morfologi Toksoplasmosis Cara Penularan Toksoplasmosis Patologi Toksoplasmosis Gejala Klinik Toksoplasmosis Pencegahan Toksoplasmosis Pengobatan Toksoplasmosis 1.4 Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat memberikan konstribusi untuk kesehatan.Kurangnya pemahaman mengenai tokso dan tidak adanya sosialisasi tentang tokso itu sendiri kepada masyarakat. 1.

jantung.3 Etiologi Toksoplasmosis Toksoplasmosis sendiri ditemukan oleh Nicelle dan Manceaux pada tahun 1909 yang menyerang hewan pengerat di Tunisia. paru. otak. Toksoplasma gondii adalah parasit intraseluler pada momocyte dan sel-sel endothelial pada berbagai organ tubuh. 1. dengan ujung yang satu runcing sedang lainnya tumpul. .5 Metode Penelitian Metode penulisan makalah ini menggunakan metode kepustakaan. Selanjutnya setelah diselidiki.Disamping itu. sedangkan bentuk ekstraseluler seperti bulan sabit yang langsing. hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan untuk umum.mata. pelajar khususnya dibidang kesehatan dan kedokteran. parasit toksoplasmolisis dianggap suatu genus termasuk famili babesiidae.2 Klasifikasi Toksoplasmosis Terdapat 2 macam bentuk dari Toksoplasma yaitu bentuk intraseluler dan bentuk ekstraseluler. 2. dengan inti terletak di ujung yang tumpul. Pembahasan 2. Ukuran parasit 4-6 mikron. juga sumber dari internet. kelenjar getah bening. 2. Bentuk intraseluler bulat atau lonjong. yaitu mencari sumber dari buku-buku yang relevan. 2. Toksoplasma ini biasanya berbentuk bulat . dan selaput otak.1 Definisi Toksoplasmosis Toksoplasmosis adalah penyakit infeksi oleh parasit yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii yang dapat menimbulkan radang pada kulit. Afrika Utara.

Kista paling banyak terdapat dalam otot rangka. limpa. jantung dan urat daging licin lainnya. dan Ookista.atau oval. Bila infeksi menjadi kronis trofozoit dalam jaringan akan membelah secara lambat dan disebut bradizoit. Trofozoit dapat ditemukan dalam jaringan selama masa akut dari infeksi. Kucing yang mengandung toksoplasma gondii dalam sekali eksresi akan mengeluarkan jutaan ookista. kista. kambing atau kucing maka pada berbagai jaringan hospes perantara akan dibentuk kelompok-kelompok trofozoit yang membelah secara aktif. Kista penting untuk transmisi. otak. Bila kucing makan . Pada hospes perantara tidak dibentuk stadium seksual tetapi dibentuk stadium istirahat yaitu kista. 2. Bentuk kedua adalah kista yang terdapat dalam jaringan dengan jumlah ribuan berukuran 10-100 um. tetapi sering ditemukan dalam jumlah besar pada organ-organ tubuh seperti pada jaringan hati. Bila ookista ini tertelan oleh hospes perantara seperti manusia. ginjal. Dalam epitel usus kucing berlangsung siklus aseksual atau schizogoni dan siklus atau gametogeni dan sporogoni yang menghasilkan ookista dan dikeluarkan bersama feces kucing. urat daging. sapi. dapat menginvasi semua sel mamalia yang memiliki inti sel. otot jantung dan susunan syaraf pusat. sumsum tulang. Bentuk yang ketiga adalah bentuk ookista yang berukuran 10-12 um.4 Siklus Hidup dan Morfologi Toksoplasmosis Toksoplasma gondii terdapat dalam 3 bentuk yaitu bentuk trofozoit. jarang ditemukan dalam darah perifer. Trofozoit berbentuk oval dengan ukuran 3-7 um. Ookista terbentuk di sel mukosa usus kucing dan dikeluarkan bersamaan dengan feses kucing.

di mana parasit menyerang organ dan jaringan serta memperbanyak diri dan menghancurkan sel-sel inang. terbentuk . gondii ke dalam tubuh akan terjadi proses yang terdiri dari tiga tahap yaitu parasitemia. dan melalui tangan yang tidak bersih. Infeksi juga terjadi di laboratorium. 2.5 Cara Penularan Toksoplasmosis Infeksi dapat terjadi bila manusia makan daging mentah atau kurang matang yang mengandung kista.tikus yang mengandung kista maka terbentuk kembali stadium seksual di dalam usus halus kucing tersebut. Kemungkinan ke dua adalah melalui hewan peliharaan. Hal ini terbukti bahwa di negara Eropa yang banyak memelihara hewan peliharaan yang suka makan daging mentah mempunyai frekuensi toksoplasmosis lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain. Melihat cara penularan diatas maka kemungkinan paling besar untuk terkena infeksi toksoplamosis gondii melalui makanan daging yang mengandung ookista dan yang dimasak kurang matang. Perbanyakan diri ini paling nyata terjadi pada jaringan retikuloendotelial dan otak. di mana parasit mempunyai afinitas paling besar. pada peneliti yang bekerja dengan menggunakan hewan percobaan yang terinfeksi toksoplasmosis atau melalui jarum suntik dan alat laboratorium lainnya yang terkontaminasi dengan toksoplasma gondii. Transmisi toksoplasma ke janin terjadi utero melalui placenta ibu hamil yang terinfeksi penyakit ini. tikus. kecoa. Infeksi ookista dapat ditularkan dengan vektor lalat. Pembentukan antibodi merupakan tahap kedua setelah terjadinya infeksi. Setelah terjadi infeksi T. Tahap ketiga rnerupakan rase kronik.

kejang beberapa saat setelah lahir. Chorioretinis. terserangnya seluruh jaringan otot. dengan klasifikasi ruam. yang sifatnya menetap tanpa menimbulkan peradangan lokal. hepatosplenomegasli.7 Gejala Klinik Toksoplasmosis Gejala-gejala klinik pada toksoplasmosis pada umumnya sesuai dengan kelainan patologi yang terjadi yang dapat digolongkan menjadi dua kelompok yaitu gejala-gejala klinik pada toksoplasmosis kongenital dan toksoplasmosis didapat. ikterus. myocarditis. 2. Kista jaringan ini akan reaktif jika terjadi penurunan kekebalan. Infeksi yang terjadi pada orang dengan kekebalan rendah baik infeksi primer maupun infeksi reaktivasi akan menyebabkan terjadinya Cerebritis. kerusakan otak disertai demam. pneumonia. ruam makulopapuler dan atau dengan kematian. Kelainan yang terjadi pada janin pada umumnya sangat berat dan bahkan bisa fatal oleh karena parasit tersebar di berbagai organ-organ terutama pada .kista-kista yang menyebar di jaringan otot dan syaraf. hidrosefalus. Xanthochromic CSF. mikrosefalus. Toksoplasmosis yang menyerang otak sering terjadi pada penderita AIDS. Chorioretinitis. Infeksi primer yang terjadi pada awal kehamilan dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada bayi yang dapat menyebabkan kematian bayi atau dapat menyebabkab intraserebral. 2.6 Patologi Toksoplasmosis Jumlah parasit dalam darah akan menurun dengan terbentuknya antibodi namun kista Toksoplasma yang ada dalam jaringan tetap msih hidup.

cytomegalo dan herpes virus) sebelum kehamilan. korioretinitis. hidrosefalus atau mikrosefalus dan psikomotor. kelainan pada kulit yang berupa ruam kulit makulopapuler yang mirip ruam kulit pada demam tifus. Kalsifikasi serebral dan korioretinitis merupakan gejala yang paling penting untuk menentukan diagnosis toksoplasmosis kongenital. jangan sampai terlewatkan program vaksinasi tersebut. Kelainan-kelainan pada jaringan serebrospinal umumnya menyerang bayi dan anak-anak sedangkan kelainan limfatik menyerang anak berumur antara 5-15 tahun. Pada toksoplasmosis didapat. 2. kelainan pada paru-paru yang berupa pneumonia interstisial. rubella. hidrosefalus.8 Pencegahan Toksoplasmosis Toksoplasmosis dapat dicegah dengan beberapa cara. b. kelainan limfatik berupa limfadenitis disertai dengan demam. Ambil vaksinasi TORCH (toksoplasma. Bila tidak menggunakan ukuran suhu. Kelainan yang terjadi sangat jelas terlihat dan yang patogonomonik dan indikatif adalah kalsifikasi serebral. Masak daging dengan matang. Bagi Anda yang baru menikah. Gunakan ukuran termometer bila memanggang dalam oven hingga mencapai derajat celcius. berbagai kelainan organ dan jaringan dapat terjadi yaitu pada jaringan serebrospinal yang mengakibatkan ensefalomielopati. pada jantung terjadi miokarditid dan terjadi pula pembesaran hati dan limpa. kalsifikasi serebral dan korioretinitis. diantaranya: a. yakinkan bahwa daging telah .system susunan sarafnya.

Cuci kembali peralatan masak. Jangan sentuh mulut. g. Cuci bersih/kupas buah-buahan dan sayuran-sayuran yang dimakan mentah. Hindari minum susu mentah yang tidak dipasteurisasi. Cuci tangan sebelum makan.  Jauhkan kucing dari dapur dan meja makan .  Beri makanan yang masak atau catfood. piring. Benih toksoplasma (oosit) tidak berbahaya sebelum 24 jam. pisau dan tangan Anda dengan sabun setelah dipakai mengolah daging mentah. hidung atau mata Anda ketika berkebun atau memasak daging mentah/sayuran yang masih kotor. e. jangan biarkan kucing berkeliaran di luar dan mencari makan sendiri. d. Gunakan sarung tangan yang langsung dibuang dan cuci bersih tangan Anda setelah melakukannya. Bila Anda tetap memutuskan untuk memelihara kucing:  Biasakan agar binatang tersebut buang kotoran di tempat yang disediakan dan segera buang kotorannya ke tempat yang aman. jangan sembarangan. atau telur setengah matang. h. yang masih berwarna c. Jangan memelihara atau mendekati kucing ketika Anda sedang hamil.masak seluruhnya (tidak ada lagi kemerahan). jadi sebaiknya jangan ditunda-tunda. Hindari air yang terkontaminasi. f. Minumlah dari sumber yang jelas aspek kebersihannya. i.

Dosis yang dianjurkan untuk pyrimethamine ialah 25-50 mg per hari selama sebulan dan trisulfapyrimidine dengan dosis 2. 3.1 Kesimpulan Toksoplasmosis merupakan infeksi oportunistik yang serius. Jika belum terinfeksi tokso. Kombinasi ke dua obat ini secara sinergis akan menghambat siklus p-amino asam benzoat dan siklus asam foist. Selalu cuci tangan setelah memegang kucing Anda 2.000 mg sehari selama sebulan. Pengobatan juga ditujukan pada penderita dengan gejala klinis jelas dan terhadap bayi yang lahir dari ibu penderita toksoplasmosis. . Demikian berselang seling sampai sembuh. Spiramycin merupakan obat pilihan lain. Dosis spiramycin yang dianjurkan ialah 2-4 gram sehari yang di bagi dalam 2 atau 4 kali pemberian. Penutup 3.9 Pengobatan Toksoplasmosis Sampai saat ini pengobatan yang terbaik adalah kombinasi pyrimethamine dengan trisulfapyrimidine. Beberapa peneliti menganjurkan pengobatan wanita hamil trimester pertama dengan spiramycin 2-3 gram sehari selama seminggu atau 3 minggu kemudian disusul 2 minggu tanpa obat. harus sedapat mungkin menghindari risiko terpajan infeksi dengan merealisassikan tindakan pencegahan seperti yang telah dibahas sebelumnya.000-6.

2006. dkk. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Di unduh dari . Volume 1. Toksoplasmolisis.org/content/toksoplasmosis.odhaindonesia. Jakarta: EMS. Fuad dan Koentjaraningrat. Mc Graw-Hill. Jakarta: PerhimpunanDokter Spesialis Saraf Indonesia. Edisi 6. Misbach. 2011. Basic Neurology. 1977. 2006. sebaiknya terus mengkonsumsi obat antitokso agar penyakit ini tidak kambuh. Sudoyo. Edisi IV. Daftar Pustaka Hasan. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Gramedia Teeuw. Jusf. 2006. Jakarta: EGC. Sylvia dan Lorraine. Aru W. dkk. Masih banyak metode lain yang dapat digunakan untuk mengkaji secara spesifik mengenai toksoplasmosis. Hati-hati dengan Toksoplasmolisis. Pactric. Price. A.2 Saran Metode yang dilakukan dalam pembuatan makalah ini baru sebatas metode kepustakaan. Jilid III. 2011. “HIV-AIDS Susunan Saraf Pusat” dalam Neurologi. “Human Immunodeficiency (HIV)/Acquired ImmunodeficiencySindrome” dalam Patofisiologi Konsep Klinis ProsesProses Penyakit.Jika telah menderita tokso. 3. New York. J. 1988. “Beberapa Azas Metodologi Ilmiah” dalam Koentjaraningrat (ed). Jakarta: Pustaka Jaya Girimukti Pasaka. At a Glance Medicine. Di unduh dari http://www. 2000. Gilroy. 2006. Sastra dan Ilmu Sastra Pengantar Teori Sastra. Davey. Jakarta: Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI.

com/2011/03/hati-hati-dengantoksoplasmosis.blogspot.http://mycollegespace.html#ixzz1iZiXXmcj .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->