P. 1
fungsi matematika

fungsi matematika

|Views: 99|Likes:
Published by Wahjoe Sapoetro
Bab II Fungsi Matematika
Bab II Fungsi Matematika

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Wahjoe Sapoetro on Jan 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2013

pdf

text

original

PERTEMUAN KE-2

POKOK BAHASAN : FUNGSI (Bag. II) 1. BEBERAPA JENIS FUNGSI RIIL. a. Fungsi Polinom, yaitu fungsi yang mengandung banyak suku dalam variabel bebasnya. Bentuk umum fungsi polinom (berderajat n) : n n −1 f(x) = a 0 x + a1 x + ............... + a n−1 x + a n ; dimana a i = bil. riil ; a 0 ≠ 0 ; dan n bilangan bulat positif b. Fungsi Aljabar, yaitu fungsi y = f(x) yang memenuhi persamaan berbentuk : p 0 ( x) y n + p1 ( x ) y n−1 + ............... + p n−1 ( x ) y + p n ( x ) = 0 dimana p i ( x ) suatu polinom dalam x. Jika suatu fungsi aljabar dapat dinyatakan sebagai pembagian 2 (dua) fungsi polinom, maka fungsi aljabar tersebut disebut fungsi aljabar rasional, dalam hal lain disebut fungsi aljabar irrasional. Fungsi Transenden, yaitu fungsi yang bukan merupakan fungsi aljabar. Beberapa fungsi transenden yang khusus, antara lain adalah : Fungsi Eksponensial, contohnya : f(x)= a x ; dimana a≠ 0,1 Fungsi Logaritma, contohnya : f(x)= a log x ; dimana a≠ 0,1 c. Fungsi Trigonometri, contohnya : f(x)=sin x d. Fungsi Siklometri, merupakan invers dari fungsi trigonometri, contohnya : f(x)=arc sin x Fungsi Hiperbolik, contohnya : f(x)=sinh x 2. BEBERAPA DEFINISI FUNGSI. Fungsi Konstanta. Yaitu suatu fungsi riil yang berbentuk f(x)=k, dimana x adalah variabel riil dan k adalah suatu bilangan riil. Fungsi Identitas. Yaitu suatu fungsi riil yang berbentuk f(x)=x, dimana x adalah variabel riil. Fungsi Satu-satu (One-one). Yaitu suatu fungsi yang didalamnya berlaku hubungan jika x 1 ≠ x 2 , maka haruslah f( x 1 ) ≠ f ( x 2 )

c.

Lnote/Kalk-1/TI/304

1

ditulis g=f-1 atau f=g-1 Contoh : y = f(x) = 2x-4. Contoh : 2xy -x+4 = 0 h.= sin(x+2kπ) j. e.c. Fungsi Invers. i. maka fungsi komposisi gf : x → x+3 → (x+3)2-1 atau gf(x) = (x+3)2-1. Fungsi f(x) dikatakan terbatas diatas pada suatu interval jika terdapat konstanta M demikian sehingga f(x) ≤ M untuk setiap x pada interval tersebut. Contoh : f(x) = sin x adalah fungsi periodik. Yaitu suatu fungsi yang bersifat bahwa daerah nilai (range) dari fungsi yang bersangkutan sama dengan codomainnya. Fungsi Implisit Yaitu suatu fungsi yang variabel bebas serta variabel tak bebasnya diletakkan pada ruas yang sama. maka gf disebut fungsi komposisi dari f dan g. d. Suatu fungsi y = f(x) dikatakan sebagai fungsi genap jika berlaku f(-x) = f(x) untuk setiap x∈ Df dan disebut fungsi ganjil untuk hal lain. Disebut terbatas dibawah jika terdapat konstanta m demikian sehingga f(x) ≥ m untuk setiap x pada interval tersebut. Contoh f : x → x+3. Jika f : A → B adalah suatu fungsi yang on-one & onto dan g : B → A demikian sehingga gf=I (fungsi identitas). Fungsi Genap/Ganjil. f(x) disebut terbatas jika f(x) terbatas diatas dan terbatas di bawah. Contoh : y = 2x-5 g. f(x) disebut fungsi periodik dengan periode T jika untuk setiap x∈Df berlaku : f(x+T) = f(x) . M disebut batas atas sedangkan m batas bawah. Yaitu suatu fungsi dimana variabel bebas dan variabel tak bebasnya berada pada ruas yang berbeda. Fungsi Periodik. Fungsi Komposisi (tersusun). Fungsi Terbatas. Misalkan f : A → R f dan g : R f → C. T > 0 konstanta terkecil yang memenuhi. maka : y = 2x-4 → 2x = y+4 → x = 1 y+2 adalah inversnya. karena : sin(x+2π) = sin(x+4π) = …………. Fungsi Eksplisit. Fungsi Pada (Onto). maka g disebut invers dari f. 2 f. Lnote/Kalk-1/TI/304 2 . g : x → x2-1.

Fungsi f(x) disebut monoton naik pada suatu interval jika untuk setiap x 1 dan x2 pada interval tersebut dimana x1< x2 maka f(x1) ≤ f(x2). Contoh : f(x) = 5 + 9 − x monoton turun pada 0 ≤ x ≤ 9. …. …. tentukan titik-titik yang dilalui fungsi ybs dalam sebuah table sbb : x y …. …. pada -1≤ x≤ 2 x y -1 1 0 0 Y 1 1 2 4 x Lnote/Kalk-1/TI/304 3 . karena untuk M = 5 f(x) < 5 dan untuk m = 0. …. Berdasarkan interval yang diberikan. Secara umum cara yang digunakan untuk menggambarkan sebuah grafik fungsi dalam koordinat Cartesian adalah sbb : a... ada interval -1 ≤ x ≤ 1 adalah terbatas. karena untuk x1 < x2.. …. k..Contoh : f(x) = 3 + x.. maka f(x1) = 5+ 9 − x 1 > f(x2) = 5+ 9 − x 2 Menggambar Grafik Fungsi dalam Koordinat Cartesian. Jika f(x1) ≥ f(x2) maka f(x) disebut monoton turun.. Fungsi Monoton. …. …. …. f(x) > 0 Berarti 5 adalah batas atas dan 0 adalah batas bawah dari f(x). …. Gambarkan koordinat masing-masing titik dalam table pada bidang Cartesian Hubungkan dengan busur masing-masing titik (koordinat) pada (b) • Contoh : Grafik hanya pada interval tertentu : Contoh-1 : Gambar grafik y= x 2 .

jika x ≤ 0 4.x 2 . jika x>0 x y -2 4 -1 4 0 4 1 3 2 0 4 3 -2 -1 0 2 Contoh-3 : Gambar grafik y = x y -2 -1 -1 -1 Y -1.Contoh-2 : Gambar grafik y = 4. bila x < 0 x. bila x > 1 0 0 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 X Lnote/Kalk-1/TI/304 4 . bila 0≤ x ≤ 1 1.

jika a ≥ 0 Contoh-4 : Gambar grafik y = |x| -x. jika x ≥ 0 x y -2 2 -1 1 0 0 1 1 2 2 Y X Contoh-5 : Gambar grafik y = |2x-4|. Definisi harga mutlak : -a. jika a< 0 |a| = a. jika x < 0  y = |x| = x. jika a< 0 |a| = a.• Grafik yang mengandung harga mutlak. jika 2x – 4 < 0 Lnote/Kalk-1/TI/304 5 . Misal : 2x – 4 = a Dari definisi harga mutlak : -a. jika a ≥ 0 -(2x-4) = -2x+4.

y= Jadi : 2x – 4 < 0  2x < 4  x < 2 (2x-4). maka y=-2(0)+4=4 dst x y -1 1 0 4 1 2 2 0 3 2 4 4 Y X Lnote/Kalk-1/TI/304 6 . jika x ≥ 2  Jika x=-2. jika x<2 y= 2x-4. maka y=-2(-1)+4=2 Jika x=0. maka y=-2(-2)+4=0 Jika x=-1. jika 2x – 4 ≥ 0  2x ≥ 4  x ≥ 2 -2x+4.

Periksa dan tentukan diantara fungsi berikut yang merupakan fungsi genap : y = cos 2x y = x2 . jika 0 < x ≤ 1 Gambarkan grafik fungsi : y = |x+4| + |2x+6| Lnote/Kalk-1/TI/304 7 .2x y = |x-2| y = sin 2x + |x-2| 2. jika x ≤ 0 x-x2.Soal-soal : 1. Gambarkan grafik fungsi berikut : y= -x.

Lnote/Kalk-1/TI/304 8 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->