sa'eng | masalah pendidikan

Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail.umm.ac.id http://mahyuddin123.student.umm.ac.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/

masalah pendidikan
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Kualitas pendidikan di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Ini dibuktikan antara lain dengan data UNESCO (2000) tentang peringkat Indeks Pengembangan Manusia (Human Development Index), yaitu komposisi dari peringkat pencapaian pendidikan, kesehatan, dan penghasilan per kepala yang menunjukkan, bahwa indeks pengembangan manusia Indonesia makin menurun. Di antara 174 negara di dunia, Indonesia menempati urutan ke-102 (1996), ke-99 (1997), ke-105 (1998), dan ke-109 (1999).

Menurut survei Political and Economic Risk Consultant (PERC), kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. Posisi Indonesia berada di bawah Vietnam. Data yang dilaporkan The World Economic Forum Swedia (2000), Indonesia memiliki daya saing yang rendah, yaitu hanya menduduki urutan ke-37 dari 57 negara yang disurvei di dunia. Dan masih menurut survai dari lembaga yang sama Indonesia hanya berpredikat sebagai follower bukan sebagai pemimpin teknologi dari 53 negara di dunia.

Memasuki abad ke- 21 dunia pendidikan di Indonesia menjadi heboh. Kehebohan tersebut bukan disebabkan oleh kehebatan mutu pendidikan nasional tetapi lebih banyak disebabkan karena kesadaran akan bahaya keterbelakangan pendidikan di Indonesia. Perasan ini disebabkan karena beberapa hal yang mendasar.

Salah satunya adalah memasuki abad ke- 21 gelombang globalisasi dirasakan kuat dan terbuka. Kemajaun teknologi dan perubahan yang terjadi memberikan kesadaran baru bahwa Indonesia tidak lagi berdiri sendiri. Indonesia berada di

page 1 / 16

Rendahnya prestasi siswa.id http://mahyuddin123.918 SMP di Indonesia ternyata juga hanya delapan sekolah yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Middle Years Program (MYP) dan dari 8. Kualitas pendidikan Indonesia yang rendah itu juga ditunjukkan data Balitbang (2003) bahwa dari 146.ac. Rendahnya kesejahteraan guru. Rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan. Yang kita rasakan sekarang adalah adanya ketertinggalan didalam mutu pendidikan.036 SMA ternyata hanya tujuh sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Diploma Program (DP).052 SD di Indonesia ternyata hanya delapan sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Primary Years Program (PYP). Adapun permasalahan khusus dalam dunia pendidikan yaitu: 1.sa&#039. kita seharusnya dapat meningkatkan sumber daya manusia Indonesia yang tidak kalah bersaing dengan sumber daya manusia di negara-negara lain.umm. Mahalnya biaya pendidikan. Baik pendidikan formal maupun informal.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ tengah-tengah dunia yang baru. Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan. 1. Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia antara lain adalah masalah efektifitas.umm. 4. Pendidikan memang telah menjadi penopang dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia untuk pembangunan bangsa. efisiensi dan standardisasi pengajaran. Hal tersebut masih menjadi masalah pendidikan di Indonesia pada umumnya. dunia terbuka sehingga orang bebas membandingkan kehidupan dengan negara lain. 2. Dari 20. 6. 7.student. Rendahnya kualitas guru. Oleh karena itu.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail. 3. Rendahnya sarana fisik.2 Rumusan Masalah page 2 / 16 . Dan hasil itu diperoleh setelah kita membandingkannya dengan negara lain.ac. 5.

2. Apa saja yang menjadi penyebab rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia? 4.umm.sa&#039.id http://mahyuddin123. 4. Bagaimana ciri-ciri pendidikan di Indonesia? 2. Mendeskripsikan solusi yang dapat diberikan dari permasalahan-permasalahan pendidikan di Indonesia. Bagaimana kualitas pendidikan di Indonesia? 3.ac.ac.4 Manfaat Penulisan 1. 1. 3. Mendeskripsikan kualitas pendidikan di Indonesia saat ini. 1. Bagaimana solusi yang dapat diberikan dari permasalahan-permasalahan pendidikan di Indonesia? 1. Bagi Mahasiswa page 3 / 16 . Bagi Guru Bisa dijadikan sebagai acuan dalam mengajar agar para peserta didiknya dapat berprestasi lebih baik dimasa yang akan datang.umm.3 Tujuan Penulisan 1.student.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ 1. Mendeskripsikan ciri-ciri pendidikan di Indonesia. Bagi Pemerintah Bisa dijadikan sebagai sumbangsih dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Mendeskripsikan hal-hal yang menjadi penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia. 1.

Pikiran para siswa/mahasiswa diasah melalui pemecahan soal-soal.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ Bisa dijadikan sebagai bahan kajian belajar dalam rangka meningkatkan prestasi diri pada khususnya dan meningkatkan kualitas pendidikan pada umumnya. BAB II PEMBAHASAN 2.2 Kualitas Pendidikan di Indonesia Seperti yang telah kita ketahui. menganalisis sesuatu serta menyimpulkannya. Jika fenomena ini dibiarkan berlanjut. Hal ini terbukti dari kualitas guru. sarana belajar. Belum lagi masalah gaji guru.sa&#039. guru-guru saat ini kurang kompeten.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail. Banyak orang yang menjadi guru karena tidak diterima di jurusan lain atau kekurangan dana. tidak lama lagi pendidikan di Indonesia akan hancur mengingat banyak guru-guru berpengalaman yang pensiun. page 4 / 16 .ac. mereka memiliki pengalaman yang dalam mengenai pelajaran yang mereka ajarkan. 2. Kecuali guru-guru lama yang sudah lama mendedikasikan dirinya menjadi guru. kualitas pendidikan di Indonesia semakin memburuk.id http://mahyuddin123. sebab pendidikan Indonesia yang dimaksud di sini ialah pendidikan yang dilakukan di bumi Indonesia untuk kepentingan bangsa Indonesia.umm.ac.umm. Guru-guru tentuya punya harapan terpendam yang tidak dapat mereka sampaikan kepada siswanya.student.1 Ciri-ciri Pendidikan di Indonesia Cara melaksanakan pendidikan di Indonesia sudah tentu tidak terlepas dari tujuan pendidikan di Indonesia. pemecahan berbagai masalah. Selain berpengalaman mengajar murid. Memang. dan murid-muridnya. Pengembangan pikiran sebagian besar dilakukan di sekolah-sekolah atau perguruan-perguruan tinggi melalui bidang studi-bidang studi yang mereka pelajari.

Langkah pertama yang akan dilakukan pemerintah. antara lain yaitu: 1. Langkah ketiga. seperti ketidakmerataan di desa dan kota. serta meningkatkan nilai rata-rata kelulusan dalam ujian nasional. Tolak ukurnya dari angka partisipasi. serta gender. meningkatkan mutu pendidikan dengan meningkatkan kualifikasi guru dan dosen.id http://mahyuddin123. pembiayaan bagi masyarakat miskin untuk bisa menikmati fasilitas penddikan. 4.umm.ac. 6. Langkah kedua.Langkah terakhir. yaitu: 2. pemerintah akan menambah jumlah jenis pendidikan di bidang kompetensi atau profesi sekolah kejuruan. Langkah keempat.sa&#039.” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono usai rapat kabinet terbatas di Gedung Depdiknas. menghilangkan ketidakmerataan dalam akses pendidikan. 5. pemerintah juga meningkatkan anggaran pendidikan. 3. 2. Langkah keenam.umm. yakni meningkatkan akses terhadap masyarakat untuk bisa menikmati pendidikan di Indonesia. adalah penggunaan teknologi informasi dalam aplikasi pendidikan. Langkah kelima. pemerintah berencana membangun infrastruktur seperti menambah jumlah komputer dan perpustakaan di sekolah-sekolah. Langkah ketujuh.student. Jl Jenderal Sudirman. Senin (12/3/2007). 2. 7. Untuk tahun ini dianggarkan Rp 44 triliun.ac.3. Untuk menyiapkan tenaga siap pakai yang dibutuhkan.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail.1 Efektifitas Pendidikan Di Indonesia Pendidikan yang efektif adalah suatu pendidikan yang memungkinkan peserta didik page 5 / 16 .id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ “Pendidikan ini menjadi tanggung jawab pemerintah sepenuhnya. Presiden memaparkan beberapa langkah yang akan dilakukan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Jakarta.3 Penyebab Rendahnya Kualitas Pendidikan di Indonesia Di bawah ini akan diuraikan beberapa penyebab rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia secara umum.

2.umm. Beberapa masalah efisiensi pengajaran di dindonesia adalah mahalnya biaya pendidikan. Dengan demikian. guru.2 Efisiensi Pengajaran Di Indonesia Efisien adalah bagaimana menghasilkan efektifitas dari suatu tujuan dengan proses yang lebih ‘murah’. Kita kurang mempertimbangkan prosesnya. Setiap orang mempunyai kelebihan dibidangnya masing-masing dan diharapkan dapat mengambil pendidikaan sesuai bakat dan minatnya bukan hanya untuk dianggap hebat oleh orang lain.ac. Selama ini. Dan sayangnya masalah gengsi tidak kalah pentingnya dalam menyebabkan rendahnya efektifitas pendidikan di Indonesia. Dalam pendidikan di sekolah menegah misalnya. Tidak perduli bagaimana hasil pembelajaran formal tersebut.ac.id http://mahyuddin123. page 6 / 16 . dan trainer) dituntut untuk dapat meningkatkan keefektifan pembelajaran agar pembelajaran tersebut dapat berguna. Yang juga berpengaruh dalam peningkatan sumber daya manusia Indonesia yang lebih baik.3.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ untuk dapat belajar dengan mudah.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail.umm. Hal-hal itu jugalah yang kurang jika kita lihat pendidikan di Indonesia. waktu yang digunakan dalam proses pendidikan.student. mutu pegajar dan banyak hal lain yang menyebabkan kurang efisiennya proses pendidikan di Indonesia. instruktur. pendidik (dosen. Dalam proses pendidikan akan jauh lebih baik jika kita memperhitungkan untuk memperoleh hasil yang baik tanpa melupakan proses yang baik pula. seseorang yang mempunyai kelebihan dibidang sosial dan dipaksa mengikuti program studi IPA akan menghasilkan efektifitas pengajaran yang lebih rendah jika dibandingkan peserta didik yang mengikuti program studi yang sesuai dengan bakat dan minatnya. banyak pendapat beranggapan bahwa pendidikan formal dinilai hanya menjadi formalitas saja untuk membentuk sumber daya manusia Indonesia. menyenangkan dan dapat tercapai tujuan sesuai dengan yang diharapkan. Hal-hal sepeti itulah yang banyak terjadi di Indonesia. hanya bagaimana dapat meraih standar hasil yang telah disepakati.sa&#039. yang terpenting adalah telah melaksanakan pendidikan di jenjang yang tinggi dan dapat dianggap hebat oleh masyarakat. Anggapan seperti itu jugalah yang menyebabkan efektifitas pengajaran di Indonesia sangat rendah.

kita menggunakan sistem pendidikan kurikulum 1994. namun di mengajarkan keterampilan. kita juga mengganti cara pendidikan pengajar. Di sekolah dasar negeri.. memang benar jika sudah diberlakukan pembebasan biaya pengajaran. kurangnya mutu pengajar disebabkan oleh pengajar yang mengajar tidak pada kompetensinya. Dalam beberapa tahun belakangan ini.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ Jika kita berbicara tentang biaya pendidikan. kurikulum 2004.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail. dan sebagainya.00. Ketika mengganti kurikulum. masalah lainnya adalah waktu pengajaran. Dalam pendidikan formal di sekolah menengah misalnya.ac. kebutuhan lainnya adalah buku teks pengajaran. dan berbicara tentang biaya transportasi yang ditempuh untuk dapat sampai ke lembaga pengajaran yang kita pilih. Selain masalah mahalnya biaya pendidikan di Indonesia. Jelas juga terlihat. Hal lain adalah pendidik tidak dapat mengomunikasikan bahan pengajaran dengan baik.umm. hal itu diwajibkan oleh pendidik yang berssngkutan.id http://mahyuddin123. peserta didik yang mengikuti proses pendidikan formal yang menghabiskan banyak waktu tersebut. yang sebenarnya bukan kompetensinya. Sehingga amat disayangkan jika terlalu sering mengganti kurikulum yang dianggap kuaran efektif lalu langsung menggantinya dengan kurikulum yang dinilai lebih efektif. pengajar A mempunyai dasar pendidikan di bidang bahasa. Hal tersebut jelas tidak efisien. Misalnya saja. ada sekolah yang jadwal pengajarnnya perhari dimulai dari pukul 07. bahwa proses pendidikan yang lama tersebut tidak efektif juga. namun kita juga berbicara tentang properti pendukung seperti buku. kita tidak hanya berbicara tenang biaya sekolah. Hal-tersebut benar-benar terjadi jika kita melihat kondisi pendidikan di lapangan yang sebanarnya. kurikulum berbasis kompetensi yang pengubah proses pengajaran menjadi proses pendidikan aktif.student. hingga kurikulum baru lainnya. page 7 / 16 . yang tentu dengan bayaran untuk pendidik tersebut. karena peserta didik akhirnya mengikuti pendidikan informal untuk melengkapi pendidikan formal yang dinilai kurang. seragam dan lain sebagainya yang ketika kami survey. Yang kami lihat.sa&#039. dan pengajar harus diberi pelatihan terlebih dahulu yang juga menambah cost biaya pendidikan. kursus atau lembaga pendidikan formal atau informal lain yang dipilih. Yang mengejutkanya lagi. nemun peserta didik tidak hanya itu saja. karena ketika kami amati lagi. alat tulis.umm. banyak peserta didik yang mengikuti lembaga pendidikan informal lain seperti les akademis. ada pendidik yang mewajibkan les kepada peserta didiknya.00 dan diakhiri sampai pukul 16. training. Dengan survey lapangan.ac. bahasa. dapat kita lihat bahwa pendidikan tatap muka di Indonesia relative lebih lama jika dibandingkan negara lain. sehingga mudah dimengerti dan menbuat tertarik peserta didik.

id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ Konsep efisiensi akan tercipta jika keluaran yang diinginkan dapat dihasilkan secara optimal dengan hanya masukan yang relative tetap.ac. Tentunya hal seperti itu dapat kita temukan jika kita menggali lebih dalam akar permasalahannya. kita dapat memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia sehingga page 8 / 16 .sa&#039. hanya dilaksanakan sekali saja tanpa melihat proses yang dilalu peserta didik yang telah menenpuh proses pendidikan selama beberapa tahun. Selain hanya berlanhsug sekali.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail. Dan semoga jika kita mengetehui akar permasalahannya.ac. Banyak hal yang menyebabkan rendahnya mutu pendidikan kita. kita juga berbicara tentang standardisasi pengajaran yang kita ambil. evaluasi seperti itu hanya mengevaluasi 3 bidang studi saja tanpa mengevaluasi bidang studi lain yang telah didikuti oleh peserta didik. standar dan kompetensi dalam pendidikan formal maupun informal terlihat hanya keranjingan terhadap standar dan kompetensi. Konsep efisiensi sendiri terdiri dari efisiensi teknologis dan efisiensi ekonomis. Kami menilai adanya sistem evaluasi seperti UAN sudah cukup baik. atau jika masukan yang sekecil mungkin dapat menghasilkan keluaran yang optimal.3 Standardisasi Pendidikan Di Indonesia Jika kita ingin meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. akan lebih baik jika kita mempertanyakan kembali apakah standar pendidikan di Indonesia sudah sesuai atau belum. Sementara efisiensi ekonomis tercipta jika ukuran nilai kepuasan atau harga sudah diterapkan terhadap keluaran. demikian pula sehingga dibentuk badan-badan baru untuk melaksanakan standardisasi dan kompetensi tersebut seperti Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP).umm. namun yang kami sayangkan adalah evaluasi pendidikan seperti itu yang menentukan lulus tidaknya peserta didik mengikuti pendidikan.student. Dalam kasus UAN yang hampir selalu menjadi kontrofesi misalnya.umm. 2. Kualitas pendidikan diukur oleh standard an kompetensi di dalam berbagai versi. Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia juga tentu tidah hanya sebatas yang kami bahas di atas. Efisiensi teknologis diterapkan dalam pencapaian kuantitas keluaran secara fisik sesuai dengan ukuran hasil yang sudah ditetapkan. Seperti yang kita lihat sekarang ini.3. Selain itu.id http://mahyuddin123. Tentunya setelah melewati proses untuk menentukan standar yang akan diambil.

buku perpustakaan tidak lengkap.3.258 ruang kelas.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ jadi kebih baik lagi.237 atau 23. 299. Data Balitbang Depdiknas (2003) menyebutkan untuk satuan SD terdapat 146. menilai hasil pembelajaran. berikut ini akan dipaparkan pula secara khusus beberapa masalah yang menyebabkan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. dan SMK meskipun dengan persentase yang tidak sama.052 lembaga yang menampung 25. Kebanyakan guru belum memiliki profesionalisme yang memadai untuk menjalankan tugasnya sebagaimana disebut dalam pasal 39 UU No 20/2003 yaitu merencanakan pembelajaran. Bahkan masih banyak sekolah yang tidak memiliki gedung sendiri. tidak memiliki laboratorium dan sebagainya.898 siswa serta memiliki 865. banyak sekali sekolah dan perguruan tinggi kita yang gedungnya rusak.umm. page 9 / 16 .440 atau 42. melakukan penelitian dan melakukan pengabdian masyarakat. melakukan pembimbingan.12% berkondisi baik.sa&#039. 2. tidak memiliki perpustakaan.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail. melaksanakan pembelajaran.student. Keadaan ini juga terjadi di SMP. Dari seluruh ruang kelas tersebut sebanyak 364. Sementara laboratorium tidak standar.581 atau 34.umm. 2. MA. Selain beberapa penyebab rendahnya kualitas pendidikan di atas.3. kepemilikan dan penggunaan media belajar rendah.62% mengalami kerusakan ringan dan sebanyak 201.1 Rendahnya Kualitas Sarana Fisik Untuk sarana fisik misalnya.2 Rendahnya Kualitas Guru Keadaan guru di Indonesia juga amat memprihatinkan.ac. MTs.918. melakukan pelatihan.3.ac. SMA. pemakaian teknologi informasi tidak memadai dan sebagainya. Kalau kondisi MI diperhitungkan angka kerusakannya lebih tinggi karena kondisi MI lebih buruk daripada SD pada umumnya.3.id http://mahyuddin123.26% mengalami kerusakan berat.

Di tingkat sekolah menengah.544 dosen. dari sekitar 680. serta untuk SMK yang layak mengajar 55. dari 181. memberi les pada sore hari. barangkali kesejahteraan guru dan dosen page 10 / 16 . Selain itu. Kualitas guru dan pengajar yang rendah juga dipengaruhi oleh masih rendahnya tingkat kesejahteraan guru.503 guru. pedagang pulsa ponsel.73% (swasta). Data Balitbang Depdiknas (1998) menunjukkan dari sekitar 1. 13 Juli. tenaga pengajar memberikan andil sangat besar pada kualitas pendidikan yang menjadi tanggung jawabnya.000 guru SLTP/MTs baru 38. baru 57. 2. sebagai cermin kualitas. dari 337.5 juta. banyak guru terpaksa melakukan pekerjaan sampingan. pedagang buku/LKS. 2005). Persentase guru menurut kelayakan mengajar dalam tahun 2002-2003 di berbagai satuan pendidikan sbb: untuk SD yang layak mengajar hanya 21. Walaupun guru dan pengajar bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan pendidikan tetapi.umm. Ada yang mengajar lagi di sekolah lain. Berdasarkan survei FGII (Federasi Guru Independen Indonesia) pada pertengahan tahun 2005.3.ac.07% (negeri) dan 28. pedagang mie rebus.8% yang berpendidikan diploma D3-Kependidikan ke atas.3.3 Rendahnya Kesejahteraan Guru Rendahnya kesejahteraan guru mempunyai peran dalam membuat rendahnya kualitas pendidikan Indonesia. terang saja. Dengan pendapatan seperti itu. idealnya seorang guru menerima gaji bulanan serbesar Rp 3 juta rupiah.94% (swasta). Di tingkat pendidikan tinggi.12% (negeri) dan 60.ac.sa&#039.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail.86% yang berpendidikan S2 ke atas (3.8% yang memiliki pendidikan S1 ke atas. pendapatan rata-rata guru PNS per bulan sebesar Rp 1.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ Bukan itu saja.umm.48% berpendidikan S3).8% yang berpendidikan diploma D2-Kependidikan ke atas. dan guru honorer di sekolah swasta rata-rata Rp 10 ribu per jam.99% (swasta). pengajaran merupakan titik sentral pendidikan dan kualifikasi. dan sebagainya (Republika.id http://mahyuddin123. menjadi tukang ojek. baru 18. guru bantu Rp.2 juta guru SD/MI hanya 13. Kelayakan mengajar itu jelas berhubungan dengan tingkat pendidikan guru itu sendiri. Dengan adanya UU Guru dan Dosen. untuk SMP 54. sebagian guru di Indonesia bahkan dinyatakan tidak layak mengajar. Sekarang.26% (swasta). untuk SMA 65.29% (negeri) dan 64.student. 460 ribu.49% (negeri) dan 58.

kualitas guru.id http://mahyuddin123. dan kesejahteraan guru) pencapaian prestasi siswa pun menjadi tidak memuaskan. posisi Indonesia berada jauh di bawahnya.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ (PNS) agak lumayan. Di dalam laporan tahunan ini Indonesia hanya menduduki posisi ke-111 dari 177 negara. kesenjangan kesejahteraan guru swasta dan negeri menjadi masalah lain yang muncul.sa&#039. Di dalam pasal itu disebutkan guru dan dosen akan mendapat penghasilan yang pantas dan memadai. dan/atau tunjangan khusus serta penghasilan lain yang berkaitan dengan tugasnya. Menurut Trends in Mathematic and Science Study (TIMSS) 2003 (2004). tunjangan profesi. Hal ini mungkin karena mereka sangat terbiasa menghafal dan mengerjakan soal pilihan ganda. siswa Indonesia hanya berada di ranking ke-35 dari 44 negara dalam hal prestasi matematika dan di ranking ke-37 dari 44 negara dalam hal prestasi sains. antara lain meliputi gaji pokok. Tapi.3.ac. Di lingkungan pendidikan swasta. Sebagai misal pencapaian prestasi fisika dan matematika siswa Indonesia di dunia internasional sangat rendah.student.umm. Diberitakan Pikiran Rakyat 9 Januari 2006. Dalam hal prestasi. 15 September 2004 lalu United Nations for Development Programme (UNDP) juga telah mengumumkan hasil studi tentang kualitas manusia secara serentak di seluruh dunia melalui laporannya yang berjudul Human Development Report 2004. Dalam hal ini prestasi siswa kita jauh di bawah siswa Malaysia dan Singapura sebagai negara tetangga yang terdekat.umm. Mereka yang diangkat pemkot/pemkab bagi daerah khusus juga berhak atas rumah dinas.ac.3. tunjangan yang melekat pada gaji. Apabila dibanding dengan negara-negara tetangga saja. masalah kesejahteraan masih sulit mencapai taraf ideal.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail. page 11 / 16 . sebanyak 70 persen dari 403 PTS di Jawa Barat dan Banten tidak sanggup untuk menyesuaikan kesejahteraan dosen sesuai dengan amanat UU Guru dan Dosen (Pikiran Rakyat 9 Januari 2006). 2. Pasal 10 UU itu sudah memberikan jaminan kelayakan hidup.4 Rendahnya Prestasi Siswa Dengan keadaan yang demikian itu (rendahnya sarana fisik. Anak-anak Indonesia ternyata hanya mampu menguasai 30% dari materi bacaan dan ternyata mereka sulit sekali menjawab soal-soal berbentuk uraian yang memerlukan penalaran.

Menurut data Balitbang Depdiknas 1999.4% (28.3.umm. 2.21%.ac. Diploma/S0 sebesar 27.7 Mahalnya Biaya Pendidikan Pendidikan bermutu itu mahal.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail. Sementara itu layanan pendidikan usia dini masih sangat terbatas.student. Pencapaian APM ini termasuk kategori tinggi.5% dan PT sebesar 36. page 12 / 16 . Data Balitbang Departemen Pendidikan Nasional dan Direktorat Jenderal Binbaga Departemen Agama tahun 2000 menunjukan Angka Partisipasi Murni (APM) untuk anak usia SD pada tahun 1999 mencapai 94.4%.6%. Mahalnya biaya pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) membuat masyarakat miskin tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah.sa&#039. Adanya ketidakserasian antara hasil pendidikan dan kebutuhan dunia kerja ini disebabkan kurikulum yang materinya kurang funsional terhadap keterampilan yang dibutuhkan ketika peserta didik memasuki dunia kerja.3.4 juta siswa). 2. Kalimat ini sering muncul untuk menjustifikasi mahalnya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mengenyam bangku pendidikan. 14. Angka Partisipasi Murni Pendidikan di SLTP masih rendah yaitu 54. setiap tahunnya sekitar 3 juta anak putus sekolah dan tidak memiliki keterampilan hidup sehingga menimbulkan masalah ketenagakerjaan tersendiri.ac.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ 2. Orang miskin tidak boleh sekolah.3 juta siswa).47%.3.3.umm. Oleh karena itu diperlukan kebijakan dan strategi pemerataan pendidikan yang tepat untuk mengatasi masalah ketidakmerataan tersebut.3.id http://mahyuddin123. 8% (9. dan 15. Data BAPPENAS (1996) yang dikumpulkan sejak tahun 1990 menunjukan angka pengangguran terbuka yang dihadapi oleh lulusan SMU sebesar 25.3. Kegagalan pembinaan dalam usia dini nantinya tentu akan menghambat pengembangan sumber daya manusia secara keseluruhan. sedangkan pada periode yang sama pertumbuhan kesempatan kerja cukup tinggi untuk masing-masing tingkat pendidikan yaitu 13.5 Kurangnya Pemerataan Kesempatan Pendidikan Kesempatan memperoleh pendidikan masih terbatas pada tingkat Sekolah Dasar.6 Rendahnya Relevansi Pendidikan Dengan Kebutuhan Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya lulusan yang menganggur.07%.

Seperti diketahui sistem pendidikan sangat berkaitan dengan sistem ekonomi yang diterapkan.umm. Rendahnya kualitas guru.id http://mahyuddin123. karena yang dipilih menjadi pengurus dan anggota Komite Sekolah adalah orang-orang dekat dengan Kepala Sekolah. segala pungutan uang selalu berkedok. solusi untuk masalah-masalah teknis dikembalikan kepada upaya-upaya praktis untuk meningkatkan kualitas sistem pendidikan. Karena itu. ia tidak transparan.student. setelah Komite Sekolah terbentuk.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ Makin mahalnya biaya pendidikan sekarang ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang menerapkan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah). termasuk pendanaan pendidikan. dan MBS pun hanya menjadi legitimasi dari pelepasan tanggung jawab negara terhadap permasalahan pendidikan rakyatnya. misalnya. pada tingkat implementasinya. pengusaha memiliki akses atas modal yang lebih luas. yakni solusi yang menyangkut hal-hal teknis yang berkait langsung dengan pendidikan. secara garis besar ada dua solusi yang dapat diberikan yaitu: Pertama. solusi teknis. Kedua.ac. Maka. solusi sistemik. di samping diberi solusi peningkatan kesejahteraan.umm. juga diberi solusi page 13 / 16 . yakni solusi dengan mengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan sistem pendidikan. Hasilnya. yang berprinsip antara lain meminimalkan peran dan tanggung jawab negara dalam urusan publik. Komite Sekolah hanya menjadi legitimator kebijakan Kepala Sekolah. Sistem pendidikan di Indonesia sekarang ini.sa&#039. diterapkan dalam konteks sistem ekonomi kapitalisme (mazhab neoliberalisme). Namun. MBS di Indonesia pada realitanya lebih dimaknai sebagai upaya untuk melakukan mobilisasi dana. Solusi ini misalnya untuk menyelesaikan masalah kualitas guru dan prestasi siswa. Komite Sekolah/Dewan Pendidikan yang merupakan organ MBS selalu disyaratkan adanya unsur pengusaha.ac.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail. Asumsinya. “sesuai keputusan Komite Sekolah”. Akibatnya.4 Solusi dari Permasalahan-permasalahan Pendidikan di Indonesia Untuk mengatasi masalah-masalah di atas. 2.

6. dan sebagainya. Rendahnya kualitas guru. 7.sa&#039. dan meningkatkan kualitas guru serta prestasi siswa. Rendahnya kesejahteraan guru. 4.1 Kesimpulan Kualitas pendidikan di Indonesia memang masih sangat rendah bila di bandingkan dengan kualitas pendidikan di negara-negara lain. efisiensi.id http://mahyuddin123. 2. Masalah-masalah lainya yang menjadi penyebabnya yaitu: 1. Rendahnya prestasi siswa. Mahalnya biaya pendidikan.2 Saran page 14 / 16 . Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan.ac. Rendahnya prestasi siswa. misalnya. dan standardisasi pendidikan yang masih kurang dioptimalkan. diberi solusi dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas materi pelajaran. Hal-hal yang menjadi penyebab utamanya yaitu efektifitas.student.umm. Adapun solusi yang dapat diberikan dari permasalahan di atas antara lain dengan mengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan sistem pendidikan. 3. meningkatkan alat-alat peraga dan sarana-sarana pendidikan.ac. 5.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail. Rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan.umm. dan memberikan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas guru.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ dengan membiayai guru melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. 3. Rendahnya sarana fisik. BAB III PENUTUP 3.

Diakses dari   http://forum.id http://mahyuddin123.Diakses dari http://www. Prof. Made.detik.ac.com.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail. page 15 / 16 .sa&#039.ac.2009.detiknews. http://tyaeducationjournals.umm. Efektifitas Pendidikan Di Indonesia.student. Diakses dari  http://www. Dr.umm. Tanggal 10 Desember 2009  Anonymous. Sistem pendidikan . Anonymous. Dengan meningkatnya kualitas pendidikan berarti sumber daya manusia yang terlahir akan semakin baik mutunya dan akan mampu membawa bangsa ini bersaing secara sehat dalam segala bidang di dunia internasional. Jakarta: PT Rineka Cipta.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ Perkembangan dunia di era globalisasi ini memang banyak menuntut perubahan kesistem pendidikan nasional yang lebih baik serta mampu bersaing secara sehat dalam segala bidang. Tanggal 10 Desember 2009 Anonymous.blogspot. 2004.sib-bangkok. DAFTAR PUSTAKA Anonymous. Manajemen Pendidikan Indonesia. Pidarta. Tanggal 10 Desember 2009. Efektivitas-dan-efisiensi-anggaran.org.The World Economic Forum Swedia .com.2009.Tanggal 10 Desember 2009. Salah satu cara yang harus di lakukan bangsa Indonesia agar tidak semakin ketinggalan dengan negara-negara lain adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikannya terlebih dahulu.2000.2000.com.

umm.Oleh     http://www.umm.sa&#039.sayapbarat.id http://mahyuddin123. 2009.student.com/2007/08/29/Lhani di/pada Maret 8.eng | masalah pendidikan Copyright mahyuddin123 mahyuddin123@webmail.wordpress.Masalah-pendidikan-di-indonesia.ac. page 16 / 16 .2009.id/2010/08/20/masalah-pendidikan/ Anonymous.ac.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful