P. 1
Sistem Informasi Berbasis Web Pada Smp n1 Kesugihan

Sistem Informasi Berbasis Web Pada Smp n1 Kesugihan

|Views: 501|Likes:
Published by AnRa Tekajeunite

More info:

Published by: AnRa Tekajeunite on Jan 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/09/2014

pdf

text

original

SISTEM INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU(PSB) SMP N1 KESUGIHAN

(PROPOSAL PENELITIAN)

Disusun Oleh : SURYANTO NIM : 10.11.3682

Departemen Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta Jalan Ring Road Utara Condong Catur, Sleman, Yogyakarta 2012

1. maka penulis mengambil topik dengan judul Sistem informasi banyak digunakan dalam suatu lembaga. dan lebih efektif. . maka terdorong untuk mengadakan penelitian tentang pengolahan data penerimaan siswa baru yang ada pada SMP N 1 Kesugihan serta berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan sistem yang lebih baik. komputerisasi sebagai media elektronik dapat membantu laporan pengolahan data penerimaan siswa baru yang masih dilakukan secara manual akan dikembangkan sistem data siswa yang terkomputerisasi. Informasi yang di sampaikan harus dapat di akses kapan saja dan dimana saja salah satu media yang sudah akrab dengan masyarakat saat ini adalah internet. Karena fungsinya situs web bisa memberikan informasi dengan lengkap dan tidak mengeluarkan banyak biaya. Hal ini akan menjadi hambatan bagi yang membutuhkan layanan informasi. tepat. perkantoran dan pendidikan.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi saat ini mempengaruhi segala bidang kehidupan manusia dan diperlukan sebagai sarana pendukung yang dapat menujang aktivitas kerja yang cepat. Dimana SMP N 1 Kesugihan ini pengolahan data penerimaan siswa baru masih menggunakan sistem manual dan belum efisien. Dalam hal ini. Berdasarkan latar belakang tersebut maka saya membuat aplikasi penerimaan siswa baru berbasis web dengan judul “SISTEM INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU SMP N1 KESUGIHAN”. pengolahan data yang baik akan diolah sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan informasi yang up to date dan akurat. Misalnya dalam sebuah perusahaan. Oleh karena itu. PENDAHULUAN 1. serta bermanfaat bagi instansi dan bagi pihak yang membutuhkan data-data siswa. baik untuk pihak sekolah maupun pihak berhubungan dengan instansi tersebut. SMP N1 Kesugihan merupakan salah satu sekolah negeri favorit yang berada di wilayah Kabupaten Cilacap. dan fasilitas lain. dan akurat. Melihat masalah yang ada. administrasi. Dalam lembaga pendidikan sistem informasi ini bertujuan untuk promosi atau memberikan gambaran umum mengenai profil lembaga pendidikan yang bersangkutan. Dengan alasan diatas. Selain itu SMP N1 Kesugihan ini tergolong sekolah yang banyak di minati oleh siswa-siswa baru bahkan penerimaan siswa di sekolah ini mencapai 270 siswa setiap tahunnya.

2 Kepustakaan Yaitu pembuatan laporan ini dilakukan dengan cara mempelajari dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan perancangan sistem ini yang kami dapatkan dari para pengajar.3.4.5.4 Batasan Masalah Adapun masalah yang dibahas dalam laporan ini hanya dibatasi pada : 1.4.1 1. Dalam kegiatan ini diajukan pertanyaan lisan dan usaha untuk melengkapi data – data.1.3.2.3 Pembahasan yang akan dibahas dalam proses penerimaan siswa baru meliputi proses pendaftaran dan tahap penyeleksian berdasarkan NEM saja.2 Data apa saja yang diperlukan untuk mebuat Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru? Bagaimana proses yang dilakukan untuk membuat Sistem Informasi Penerimanaan Siswa Baru? Rumusan masalah dalam sistem ini diantaranya : 1. pembagian kelas.5 Metodologi Penelitian Dalam pembuatan sistem ini. saya menerapkan beberapa metode.dll. Wawancara dilakukan pada bagian – bagian yang terkait dengan sistem penerimaan siswa baru. 1.3 Tujuan Sistem ini memiliki tujuan : 1.1 1.2 Rumusan Masalah 1.4.1 Wawancara Wawancara dilakukan untuk mengetahui masalah yang timbul atau yang dialami langsung oleh yang bersangkutan. antara lain : 1.2 1. Pengguna sistem ini adalah Panitia Penerimaan Siswa Baru dan Siswa baru yang ingin mendaftar.2. Meminimalisir penggunaan kertas karena pendataan dilakukan secara komputerisasi.1 1. 1. 1. Dalam proses penerimaan siswa baru ini tidak membahas proses registrasi. referensi-referensi berupa buku dan .2 Untuk mempermudah dan mempercepat dalam penyeleksian siswa baru.5.

7.3 Nama Organisasi : SMP N1 Kesugihan Alamat Bidang Gerak : Jl.6 Identitas Organisasi 1. LANDASAN TEORI 2. Sedangkan jadwal penelitian sebagai berikut : Bulan / tahun No.1.7.1 Konsep Dasar Sistem 2.1 1.6.7.6.2 1.1 1.3 1.6.1 Pengertian Sistem . Letnan Sutrisno No. 7 Pesanggrahan. Kesugihan.informasi dari internet yang kemudian saya tuangkan dalam pembuatan sistem ini.2 1.7.7 Deskripsi Dan Analisa Sistem 1. 1 2 3 4 5 Kegiatan Studi Kepustakaan Penulisan Proposal Pengumpulan Data Pembuatan Sistem/Program Pengujian Sistem Okt 12 Nop 12 Des 12 Jan 13 Feb 13 1. Cilacap : Pendidikan 1.4 Nama Sistem Tujuan Model sistem : Penerimaan Siswa Baru ( PSB ) SMP N1 Kesugihan : Mempermudah dalam penerimaan siswa baru : Aplikasi berbasis web Penanggung Jawab : Ketua Panitia PSB 2.

e.Menurut Jogiyanto (1999:683)[1] “Suatu sistem dapat didefinisikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan”. Masukan sistem adalah energi yang dimasukkan kedalam sistem. Komponen-komponen sistem (components). d. Penghubung sistem (interface). Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna . Suatu sistem harus memiliki suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. f. Batasan sistem (boundary). Keluaran sistem (output). Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Sedangkan menurut Jerry Fith Gerald (2009:2)[2] “Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan. Pengolah sistem (process).yang artinya saling bekerjasama membentuk satu kesatuan. Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi. Dalam mendefinisikan pengertian sistem. 2.2 Karakteristik Sistem Menurut Jogiyanto (2005:3)[3] Suatu sistem mempunyai karakteristrik atau sifat-sifat tertentu. sebagai berikut: a. Lingkungan luar sistem (environtments). g. Masukan sistem (input). Gerald lebih menekankan pada urutan-urutan operasi di dalam sistem.1. Penghubung merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu”. b. c.

benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi. sehingga perlu suatu model yang nantinya akan dikelompokkan dan diproses untuk menghasilkan informasi. Sasaran sistem (objectives). 2. Suatu sistem pasti mempunyai sasaran. Sumber dari informasi adalah data.2 Definisi Informasi Menurut Jogiyanto (1999:692)[6] “Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentukyang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian- .2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system).2 Konsep Dasar Informasi 2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu(probabilistic system).2. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal data-item.h. Sistem di klasifikasikan sebagai sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system). diantaranya adalah sebagai berikut : a. 2. Kejadian (event) adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu.1.1 Definisi Data Menurut Agus Mulyanto (2009:15)[5] “Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata”. d. Data merupakan bentuk yang belum dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerimanya.3 Klasifikasi Sistem Menurut Al Bahra bin Ladjamudin B (2008:10)[4] Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang.kalau sistem tidak mempunyai sasaran.maka operasi sitem tidak ada gunanya. Kesatuan nyata (fact and entity) adalah berupa suatu obyek nyata seperti tempat. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak (abstract system) dan sistem phisik(physical system). b. 2. c.

Atribut informasi yang dimaksud yaitu . apalagi untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien. tergantung dengan waktu.3 Siklus Informasi Data yang diolah melalui suatu model informasi. tingkat relevansi informasi yang bersangkutan dengan kebutuhan pengguna. yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang akan membuat sejumlah data kembali. Akurat.dengan kata lain “informasi adalah rangkaian data yang mempunyai sifat sementara. Jelas. gambar atau suara.2. a. e. membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan. c. penerimaan informasi masih dalam jangkauan waktu yang dibutuhkan oleh penerima.4 Atribut Informasi Atribut atau kualitas-kualitas informasi yang berkaitan dengan konsep informasi cukuplah banyak. Data tersebut akan ditangkap sebagai input. nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan Sedangkan menurut Barry E (2009:17)[7] ”informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya”. . Dibutuhkan. manajemen suatu organisasi tidak akan dapat mencapai tujuan yang direncanakan. Sumber dari informasi adalah data. d. Tanpa dukungan informasi. 2. Sedangkan data sendiri adalah representasi dari suatu fakta yang dimodelkan dalam bentuk huruf. derajat atau ukuran akan kebebasan informasi dari kesalahan. diproses kembali lewat suatu model dan seterusnya membentuk suatu siklus. derajat kebebasan informasi dari keragu-raguan. Atribut atau kualitas informasi ini dapat membantu kita dalam mengidentifikasikan dan mendeskripsikan kebutuhankebutuhan informasi yang spesifik. Tepat pada waktunya. Presisi. b.2. Siklus inilah yang dinamakan dengan Siklus Informasi.kejadian (event) yang keputusan”. data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal datum atau data item. angka. penerima kemudian menerima informasi tersebut. ukuran detail yang digunakan di dalam penyediaan informasi. simbol. mampu memberi kejutan atau surprise pada yang menerima” 2.

Ketepatan waktu : informasi harus tiba ditangan pengguna tepat waktu. h. i. d. Ketepatan isi juga selain berkaitan dengan akurasi juga berkaitan dengan presisi. apabila tidak lengkap tentu nilai dan kualitasnya kurang. Kemudahan akses : informasi harus bisa diperoleh dengan mudah agar dapat diterima oleh pengguna tanpa hambatan dan lancar. tingkat kemudahan dan kecepatan dalam memperoleh informasi yang bersangkutan. tingkat kelengkapan informasi. c. berapa lama informasi tersebut berlaku. atau harus akurat. Disamping ketepatan waktu (timeliness)informasi juga ditentukan oleh usia (age). Tidak bias. Kelengkapan : informasi harus lengkap sesuai dengan kebutuhan. apabila salah sasaran informasi tersebut tidak berguna atau bisa disalah-gunakan. yaitu : a. tingkat kesepakatan atau kesamaan nilai sebagai hasil pengujian informasi yang sama oleh berbagai pengguna (laik uji). g. misalnya laporan keuangan hanya berlaku 4 bulan. j. Lengkap. Teruji. e. tingkat atau kemampuan dalam menyatakan informasi dalam bentuk numerik.5 Kualitas Informasi Kualitas dari suatu informasi tergantung dari 6 hal. bila tidak maka informasi ini tidak berguna.2. Ketepatan isi : informasi harus tepat isi-nya. Misalnya informasi harus tersedia di jaringan dengan fasilitas akses yang aman dari orang yang tidak berhak. Ketepatan sasaran : informasi harus tiba ditangan orang yang memerlukannya. 2. sedang presisi menyatakan derajat kerincian informasi. Mudah didapat.f. f. Akurat berarti tidak mengandung kesalahan. tidak boleh terlambat. . Terukur. semakin rinci berarti semakin presisi. Faktor usia biasa dikaitkan dengan rentang waktu (time frame). b. informasi yang terlambat akan berkurang nilainya. tidak mengandung kesalahan. derajat perubahan yang sengaja dibuat untuk merubah atau memodifikasi informasi dengan tujuan mempengaruhi para penerima. Relevansi : informasi harus relevan dengan kebutuhan pengguna-nya.

3.1 Definisi Sistem Informasi Menurut Jogiyanto (1999:697)[8] “Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang. file-file database dan output. dan menyebarkan informasi untuk mencapai suatu tujuan”. memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan yang cerdik”.6 Nilai Informasi Nilai dari informasi ditentukan oleh dua hal yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. Pengukuran dapat menggunakan analisis cost effectiveness atau cost benefit.2.3 Konsep Dasar Sistem Informasi 2.2. memproses tipe transaksi rutin tertentu.4 Kamus Data Kamus data berisi katalog fakta dan kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. fasilitas. sedangkan pada tahap perancangan digunakan untuk merancang input. 2. menganalisis. Jika suatu informasi manfaatnya lebih efektif dari biaya mendapatkannya maka informasi ini dapat dikatakan bernilai. . 2. prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting. media. Sedangkan menurut Agus Mulyanto (2009:29)[9] “Sistem informasi merupakan suatu komponen yang terdiri dari manusia. Kamus data biasanya dibuat pada tahap analisis dan perancangan. suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang tetapi dapat ditaksir nilai efektifitasnya. teknologi. dan prosedur kerja yang memproses. pada tahap analisis digunakan sebagai alat komunikasi antara analisis sistem dengan pemakai sistem. Analisis sistem dapat mendefinisiakan setiap data yang mengalir pada sistem secara lengkap. Oleh karena itu. teknologi informasi. menyimpan.

Volume Berisi volume rata-rata dan volume puncak dari arus data yag mengalir. h. . Nama arus data dan penyimpanan data Dalam DFD (komposisi paket data dan komposisi penyimpanan data). f. d. Menjelaskan hubungan detail antar penyimpanan yang menjadi perhatian dalam entity relationship diagram. dimana di dalamnya terdapat struktur dari arus secara detail. Struktur data Menunjukkan arus data yan terdiri dari bermacam item data. dan field yang dapat digunakan untuk merancang database. hasil cetakan di komputer atau kertas. Kamus data berisi keterangan tentang : a. sebuah alat permodelan dikatakan kurang lengkap bila tidak didukung oleh kamus data. g. sehingga bila pemakai membaca dan ingin lebih lanjut mengenal tentang suatu arus data atau penyimpanan data dapat mencari langsung dalam kamus data.Kamus data dibuat berdasarkan arus data yang mengalir pada DAD (fisik dan logika). Kamus data dibuatkan berdasarkan arus data dan penyimpanan data juga harus terdapat didalam kamus data. Keterangan Untuk lebih memperjelas makna dari arus data. Kapan input data diberikan. Arus data Menunjukkan dari mana data mengalir dan kemana data menuju. Alias atau nama lain Alias atau nama lain perlu dituliskan karena data yang sama mempunyai nama yang berbeda untuk orang departemen yang lainnya bila nama ini ada. Dalam kamus data seluruh elemen data diterjemahkan secara lengkap. variable. Bentuk data Bisa berupa berupa formulir. b. e. parameter. kapan proses dilakukan dan kapan laporan dihasilkan. Periode Untuk menunjukkan kapan terjadinya arus data ini. i. Kamus data tidak menggunakan notasi gambar atau grafis sebagaimana halnya DFD. c.

Simbol-simbol dasar yang digunakan itu adalah : a. Simbol ini menunjukkan suatu perulangan di dalam modul d. Panah dengan lingkaran kosong menunjukkan data yang dikirimkan dan panah dengan lingkaran diblok menunjukkan elemen kontrol yang dikirimkan. Penggunaan DAD dalam modeling tolls dipopulerkan oleh Tom DeMarco pada tahun 1978 serta Gane dan Sarson pada tahun 1979 dengan menggunakan metode pendekatan metode analisis sistem terstruktur (Structured System Analysis).5 Bagan Terstruktur Bagan terstruktur menggambarkan bagaimana alur proses dari suatu modul atau rutin program dengan simbol-simbol yang sederhana dan singkat.6.6 Diagram Alir Data (Data Flow Diagram) Menurut Al Bahra bin Ladjamudin B (2004:169)[10] “Diagram aliran data merupakan model dari sistem untuk menggambarkan pembagian sistem ke modul yang lebih kecil. Couple. 2. Simbol ini menunjukkan suatu modul b. Simbol ini menunjukkan suatu data atau elemen kontrol yang dikirimkan dari satu modul ke modul yang lainnya.1 Tingkatan Diagram Pada DAD a. Salah satu tool yang paling penting bagi seorang analis sistem adalah DAD (Diagram Arus Data). Diagram Konteks .2. Decision. Module. Connection. Simbol ini menunjukkan suatu penyeleksian kondisi di dalam modul e. 2. Simbol ini digunakan untuk menghubungkan suatu modul dengan yang lainnya c. Salah satu keuntungan menggunakan diagram aliran data adalah memudahkan pemakai atau user yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan dikerjakan”. Sedangkan menurut Mahyuzir (2009:277)[11] “Diagram alir data (DFD = Data Flow Diagram) adalah teknik grafik yang digunakan untuk menjelaskan aliran informasi dan transformasi data yang bergerak dari pemasukan data hingga ke keluaran”. Loop.

Diagram Rinci (Level Diagram) Diagram rinci adalah diagram yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram zero atau diagram level di atasnya. Diagram konteks merupakan level tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input ke sistem atau output dari sistem. Untuk proses yang tidak rinci lagi pada level selanjutnya.6. . dan eksternal entity.Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem. Sistem dibatasi oleh boundary (dapat digambarkan dengan garis putus). simbol * atau p(functional primitive) dapat ditambahkan pada akhir nomor proses. External entity tidak termasuk bagian dari sistem. Diagram Nol / Zero (Overview Diagram) Diagram nol adalah diagram yang menggambarkan proses dari data flow diagram. b. Arus Data (Data Flow) Arus data merupakan tempat menggalinya informasi dan sigambarkan dengan garis yang menghubungkan komponen dari sistem. Dalam diagram konteks hanya ada satu proses. Pada level ini sudah dimungkinkan adanya atau digambarkannya data store yang digunakan. Diagram nol memberikan pandangan secara menyeluruh mengenai sistem yang ditangani. menunjukkan tentang fungsi-fungsi utama atau proses yang ada. Arus data ditunjukkan dengan arah panah dan garis diberi nama atas arus data yang mengalir.2 Elemen Dasar Dari Diagram Alir Data a. tetapi ia memberikan data ke dalam sistem atau memberikan dari sistem. aliran data. Kesatuan Luar (External Entity) Sesuatu yang berada di luar sistem. Ia akan memberi gambaran tentang keseluruhan sistem. c. Keseimbangan input dan output (balancing) antara diagram 0 dengan diagram konteks harus terpelihara. b. disimbolkan dengan suatu kotak notasi. Bila sistem informasi dirancang untuk satu bagian (departemen) maka bagian lain yang masih terkait menjadi external entity. Arus data ini mengalir di antara proses. 2. Tidak boleh ada store dalam diagram konteks.

Setiap proses memiliki satu atau beberapa masukan serta menghasilkan beberapa data keluaran.data store dan menunjukkan arus data dari data yang berupa masukan untuk sistem atau hasil proses sistem. d. Proses berfungsi mentransformasikan satu atau beberapa data keluaran sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.1 Kesimpulan Berdasarkan pelaksanaan perancangan yang telah dilakukan. . 3. Simpanan Data (Data Store) Simpanan data merupakan tempat penyimpanan data dan pengikat data yang ada dalam sistem. PENUTUP 3. maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : a) Dengan adanya penerapan sistem informasi Penerimaan siswa baru di SMP N1 Kesugihan dengan bantuan komputer beserta aplikasi sistem informasi penerimaan siswa baru didalam prosesnya akan sangat membantu pihak sekolah untuk mengerjakan semua pekerjaan yang berhubungan dengan pengaturan data dengan penggunaan sistem yang baru. Proses dapat mengambil data dari atau memberikan ke database. b) Pengolahan data-data sumber daya manusia secara terkomputasi akan lebih mudah untuk diproses untuk menghasilkan laporan secara cepat dan akurat.2 Saran Adapun saran yang dapat saya berikan adalah sebagai berikut: a) Sistem informasi ini dapat dijadikan bahan masukan bagi pengembangan sistem informasi yang lebih kompleks atau yang lainnya. 3. Data store dapat disimbolkan dengan sepasang dua garis sejajar atau dua garis dengan salah satu sisi samping terbuka. c. Proses (Process) Proses merupakan apa yang dikerjakan oleh sistem. proses dapat mengolah data atau aliran data masuk menjadi aliran data ke luar. Proses sering pula disebut bubble.

2009. Pustaka Pelajar : Yogyakarta. Andi : Yogyakarta 2005 d) [4] Ladjamudin B.b) Perancangan sistem informasi baru beserta aplikasinya dengan kualitas dan kuantitas yang lebih baik untuk memudahkan proses pengolahan data dalam penerimaan siswa baru. Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. 2009. Agus. g) [7] Mulyanto. f) [6] Jogiyanto. Agus. STMIK Muhammadiyah Jakarta : Jakarta 2008 e) [5] Mulyanto. Al-Bahra. 2009. Andi : Yogyakarta. Rekayasa Perangkat Lunak. Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. Agus. Agus. k) [11] Mulyanto. HM.com . Agus. Pengenalan Komputer. Andi : Yogyakarta 1999 b) [2] Mulyanto. h) [8] Jogiyanto. Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. Pengenalan Komputer. HM. Konsep Sistem Informasi. Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. Pengenalan Komputer. i) [9] Mulyanto.ilmu-komputer. Andi : Yogyakarta. Analisis dan Desain. Pustaka Pelajar : Yogyakarta 2009 c) [3] Jogiyanto.3 Daftar Pustaka a) [1] Jogiyanto. HM. l) http://www. Pustaka Pelajar : Yogyakarta j) [10] Ladjamudin B. Graha Ilmu : Yogyakarta. HM. Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. 2009. 1999. 3. Pustaka Pelajar : Yogyakarta. 2004. Al-Bahra. Pustaka Pelajar : Yogyakarta . 1999.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->