BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kuningan adalah logam yang merupakan campuran dari tembaga dan seng.

Tembaga merupakan komponen utama dari kuningan, dan kuningan biasanya diklasifikasikan sebagai paduan tembaga. Warna kuningan bervariasi dari coklat kemerahan gelap hingga ke cahaya kuning keperakan tergantung pada jumlah kadar seng. Seng lebih banyak mempengaruhi warna kuningan tersebut. Kuningan lebih kuat dan lebih keras daripada tembaga, tetapi tidak sekuat atau sekeras seperti baja. Kuningan sangat mudah untuk di bentuk ke dalam berbagai bentuk, sebuah konduktor panas yang baik, dan umumnya tahan terhadap korosi dari air garam. Karena sifat-sifat tersebut, kuningan kebanyakan digunakan untuk membuat pipa, tabung, sekrup, radiator, alat musik, aplikasi kapal laut, dan casing cartridge untuk senjata api. B. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui lebih detail tentang pengertian kuningan, jenis-jenis dan sifat kuningan, proses produksi pembuatan kuningan, tahapan proses produksi pembuatan kuningan, dan untuk memenuhi tugas proses produksi II.

Sebagian besar seng itu diturunkan dengan memanaskan mineral yang dikenal sebagai kalamin. 2. Properti ini menyebabkan perkembangan pesat dalam industri senjata api otomatis. Jumlah kandungan tembaga bervariasi antara 55% sampai dengan 95% menurut beratnya tergantung pada jenis kuningan dan tujuan penggunaan kuningan. Hasilnya ternyata kuningan yang paling berhasil. Sampai pada tahun 1746 seorang ilmuwan Jerman bernama Andreas Sigismund Marggraf (1709-1782) memperkenalkan logam seng yang diidentifikasikan dan ditentukan sifat-sifatnya.1 Sejarah Pengrajin logam kuno di daerah yang sekarang dikenal sebagai Syria atau Turki timur telah mengetahui bagaimana cara untuk mencairkan tembaga dengan timah untuk membuat logam yang disebut perunggu pada awal 3000 sebelum masehi. Dimulai pada sekitar 300 A. Penggunaan kuningan sebagai casing logam untuk senjata api pertama kali diperkenalkan pada tahun 1852. industri kuningan berkembang di tempat yang sekarang di kenal sebagai Jerman dan Belanda. Berbagai macam logam dicoba.D. Yang .BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Proses untuk menggabungkan logam tembaga dan seng untuk membuat kuningan telah dipatenkan di Inggris pada tahun 1781. Kuningan yang mengandung persentase tinggi tembaga terbuat dari tembaga yang dimurnikan dengan cara elektrik.2 Bahan Baku Komponen utama kuningan adalah tembaga. mereka masih tidak mengerti logam seng. Meskipun pengrajin logam kuno hanya bisa mengenali perbedaan antara bijih seng dan bijih timah. Kadang-kadang mereka juga membuat kuningan tanpa mereka sadari. Pengrajin logam kuno di sekitar Laut Mediterania mampu membedakan bijih timah seng dari yang mengandung seng dan mulai mencampurkan dengan tembaga untuk membuat koin kuningan atau benda lainnya. yang berisi berbagai senyawa seng.

persentase tembaga dan bahan lainnya harus diketahui sehingga produsen dapat menyesuaikan jumlah bahan yang akan ditambahkan untuk mencapai komposisi kuningan yang diinginkan. Kuningan Cartridge mengandung seng 30% dan digunakan untuk membuat kartrid untuk senjata api. Timbal dapat ditambahkan untuk meningkatkan ketahanan. Arsenik dan antimony kadang-kadang ditambahkan ke dalam kuningan yang mengandung seng lebih dari 20% untuk menghambat korosi. Hingga 3. Seng yang digunakan untuk membuat kuningan bernilai komersial dikenal sebagai spelter. Sebagai contoh: kuningan merah mengandung seng sebesar 15% dan memiliki warna kemerahan. tetapi juga lebih sulit untuk dibentuk.7% dan digunakan dalam berbagai aplikasi di kapal laut. Penambahan timah meningkatkan ketahanan terhadap korosi. 2. namun lebih sering dibuat dari scrap tembaga. dan memiliki ketahanan yang kurang terhadap korosi. Beberapa kuningan juga mengandung persentase kecil dari bahan lain untuk menghasilkan karakteristik tertentu. . dan fosfor. Ketika proses daur ulang terjadi. Bahan lain yang dapat digunakan dalam jumlah yang sangat kecil yaitu mangan.3 Desain Nama Nama-nama tradisional untuk berbagai jenis kuningan biasanya tercermin dari warna atau bahan yang digunakan. silikon.8% menurut beratnya.setidaknya menghasilkan kuningan murni 99. kuningan Angkatan Laut mengandung seng 39. sedangkan kuningan kuning mengandung seng kuningan sebesar 35% dan memiliki warna kekuningan. Kuningan yang mengandung persentase rendah tembaga juga dapat dibuat dari tembaga yang dimurnikan dengan elektrik. Membuat kuningan lebih keras dan membuat struktur internal yang lebih kecil sehingga kuningan dapat dibentuk berulang dalam proses yang disebut penempaan.3% agar jumlah bahan lainnya bisa di minimalkan. Komponen kedua dari kuningan adalah seng. Jumlah seng bervariasi antara 5% sampai dengan 40% menurut beratnya tergantung pada jenis kuningan Kuningan dengan persentase seng yang lebih tinggi memiliki sifat lebih kuat dan lebih keras.

memiliki sifat kerja yang baik pada suhu dingin. • • • • • • • • • • • Kuningan Alpha. murah dan standar sifat kerja baik pada suhu dingin. Kuningan Aich. dan paku keling. memiliki kekuatan tarik tinggi. . Kuningan Cartridge. Kuningan umum atau kuningan paku keling.02% timah. Kuningan DZR atau dezincification. banyak digunakan untuk pegas. paduan tembaga-seng mengandung 20% seng. Bekerja dengan baik pada suhu dingin.Akibatnya dari nama-nama yang beragam ini kadang-kadang membingungkan banyak orang sehingga terkadang ada jenis kuningan yang sama namun memiliki nama berbeda. sering juga disebut sebagai kuningan dupleks. Mengandung 30% seng. dan tangguh. Kuningan Rendah. memiliki sifat warna keemasan. Kuningan Alpha-beta (Muntz).66% tembaga. Bekerja baik pada pada suhu panas. Mengandung aluminium yang menghasilkan sifat peningkatan ketahanan korosi.4 Jenis-Jenis Kuningan • • Kuningan Admiralty. 2. mengandung 65% tembaga dan 35% seng. adalah kuningan dengan persentase kecil arsenik. Kuningan dr arsenikum. Kuningan Aluminium. 36. mengandung 30% seng. Sehingga jenis kuningan di Amerika Serikat saat ini dimanajemen oleh Unified Sistem penomoran logam dan paduan agar tidak lagi membingungkan banyak orang dalam penamaan. mengandung 35-45% seng. Kuningan Tinggi. dan 1. Mengandung 60. Berisi penambahan arsenik dan aluminium.58% seng. Dirancang untuk digunakan dalam pelayanan laut karena sifatnya yang tahan korosi. 1. sekrup. mengandung 37% seng.74% besi. keras. dan 1% timah. Kuningan Bebas Timbal. Memiliki kandungan seng kurang dari 35%. Kuningan Bertimbal.

Kuningan tersedia dalam berbagai bentuk termasuk pelat. Kuningan Tombac. mengandung 40% seng dan 1% timah. Sifatnya sangat rapuh untuk penggunaan umum.5% nikel. batang. . Mengandung 70% tembaga. 29% seng. Seperti sepotong kayu yang digunakan pada konstruksi bangunan. mengandung seng lebih dari 50%. potongan persegi panjang dari kuningan dengan ketebalan lebih besar dari sekitar 5 mm. Kuningan Angkatan Laut. Kuningan nikel. Foil seperti strip. Kuningan Merah. lembaran. mengandung 15% seng.013 mm. dan 5% seng. kuningan yang digunakan dalam pembuatan koin dolar emas di Amerika Serikat. dan billet tergantung pada aplikasi akhir. Beberapa foil kuningan bisa setipis 0. datar. Kuningan Tonval (Juga disebut dengan CW617N atau CZ122 atau OT58). kawat. paduan tembaga-timbal-seng.• • • • • • • • Kuningan Mangan. lembaran. adalah istilah Amerika untuk kuningan yang mengandung 33% seng. foil. mengandung 85% tembaga. terdiri dari 70% tembaga. Sering digunakan dalam aplikasi produk perhiasan.5 Proses Manufaktur Pembuatan Kuningan Proses Manufaktur atau Proses Produksi yang digunakan untuk memproduksi kuningan melibatkan kombinasi bahan baku yang sesuai ke dalam logam cair yang diperbolehkan untuk memperkuat. Kuningan Putih. dikendalikan untuk menghasilkan kuningan yang diinginkan. hanya jauh lebih tipis. 5% timbal. strip. 24. mirip dengan kuningan admiralty. bar. dan 5. 5% timah. Kuningan Kuning. dan foil adalah ukuran keseluruhan dan ketebalan bahan. Bentuk dan sifat dari logam ini kemudian diubah melalui serangkaian operasi dengan hati-hati. Strip terbuat dari lembaran yang telah dipotong-potong menjadi panjang. dan 1. Plate bersifat besar.5% seng.3% mangan. 2. Perbedaan antara pelat. strip. digunakan untuk membuat koin mata uang Poundsterling. Lembar biasanya memiliki ukuran keseluruhan yang sama seperti piring tetapi tipis.

Jika ada bahan lain yang diperlukan untuk perumusan kuningan tertentu mereka juga dapat di tambahkan.Proses manufaktur yang sebenarnya tergantung pada bentuk dan sifat kuningan yang diinginkan. . Gambar diagram langkah-langkah proses manufaktur dalam produksi kuningan. Sekitar 50% dari total seng dapat ditambahkan untuk mengkompensasi seng yang menguap selama operasi peleburan antara tembaga dan seng. Berikut ini adalah proses manufaktur yang biasa digunakan untuk memproduksi kuningan foil dan strip. Melting  Sejumlah bahan tembaga yang tepat sesuai takaran paduan ditimbang dan dipindahkan ke dalam tungku peleburan dalam suhu sekitar 1920° F (1050° C). seng ditambahkan setelah tembaga mencair. Sejumlah seng yang sudah ditimbang agar sesuai paduan disiapkan.

Proses ini disebut annealing. yang sekarang sudah dingin melewati mesin penggilingan yang disebut calo. . Rolling dingin mengakibatkan deformasi struktur internal dari kuningan. Proses ini disebut rolling dingin karena suhu kuningan jauh lebih rendah dari suhu selama rolling panas.  Hot Rolling  Logam ditempatkan dalam tungku dan dipanaskan hingga mencapai suhu yang diinginkan.  Hasil dari proses sebelumnya kemudian melalui serangkaian rol lain untuk mengurangi ketebalan mereka menjadi sekitar 2.5 mm. mereka dikeluarkan dari cetakan dan dipindah ke tempat penyimpanan. Bila logam cair paduan tembaga dan seng sudah cukup dingin untuk dipindahkan. terlebih dahulu kuningan harus dipanaskan untuk meringankan kekerasan dan membuatnya lebih ulet. Sebelum kuningan dapat diperpanjang lebih lanjut. semakin kuat kuningan yang tercipta. suasana di dalam tungku diisi dengan gas netral seperti nitrogen untuk mencegah kuningan bereaksi dengan oksigen dan membentuk oksida yang tidak diinginkan pada permukaannya.  Logam yang dipanaskan tersebut kemudian di teruskan menuju mesin penggilingan. Suhu tergantung pada bentuk akhir dan sifat kuningan. Semakin ketebalan berkurang. Mesin ini akan memotong lapisan tipis dari permukaan luar kuningan untuk menghapus oksida yang mungkin telah terbentuk pada permukaan sebagai akibat dari paparan logam panas ke udara. Anealling and Cold Rolling  Pada proses hot rolling kuningan kehilangan kemampuan untuk diperpanjang lebih lanjut.  kuningan. Diperbolehkan untuk memperkuat ke dalam lembaran. Logam cair paduan tembaga dan seng dituang ke dalam cetakan. dan meningkatkan kekuatan dan kekerasan. Dalam beberapa operasi penuangan dilakukan terus-menerus untuk menghasilkan lembaran yang panjang. Dalam metode tersebut. Suhu annealing berbeda-beda sesuai dengan komposisi kuningan dan properti yang diinginkan.

digulung. dan derajat kekerasan. kekuatan. dan faktor lainnya untuk memastikan apakah mereka memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan. Pada titik ini. proses diatas menghasilkan strip kuningan. Ketebalan lembaran dan strip diukur pada setiap langkah. dan disimpan. dimensi. Akhirnya.  Strip kuningan juga mungkin akan diberi rolling akhir sebelum dipotong panjang. kekuatan. Strip kuningan tersebut kemudian dapat diberi asam untuk membersihkannya. 2. bukannya dibuang. ketahanan terhadap korosi.7 Masa Depan Kuningan memiliki kombinasi kekuatan. dan formability yang akan terus membuat bahan ini berguna untuk banyak aplikasi produk di masa mendatang. dan dikirim ke rumah industri. . Kuningan juga memiliki keuntungan atas bahan lain yaitu bahwa produk yang dibuat dari kuningan dapat didaur ulang atau digunakan kembali. Ini akan membantu memastikan pasokan kuningan akan tetap ada terus-menerus selama bertahun-tahun di masa depan. Pemanasan dan pendinginan dan temperatur ditentukan dan dipantau.  Finish Rolling  Strip kuningan mungkin akan diberi rolling dingin akhir untuk mengencangkan toleransi pada ketebalan atau untuk menghasilkan permukaan akhir yang sangat halus. komposisi kimia bahan baku diperiksa dan disesuaikan sebelum mencair. kuningan tunduk pada evaluasi konstan dan pengendalian material pada proses yang digunakan untuk membentuk kuningan tertentu. 2. sampel produk jadi diuji untuk kekerasan.6 Kualitas Kontrol Selama produksi. Mereka kemudian dipotong menurut ukuran. dikirim ke gudang. ditumpuk. Langkah 1 dan 2 dari anealling and cold rolling dapat diulangi berkali-kali untuk mencapai ketebalan kuningan yang diinginkan.

. 2. Finish Rolling. Dalam proses manufaktur produksi pembuatan kuningan ada 4 tahap yaitu: 1. Anealling and Cold Rolling. sedangkan logam seng lebih banyak mempengaruhi warna dan sifat kuningan yang di hasilkan. 3. 3. 2.BAB III KESIMPULAN 1. Melting Hot Rolling. 4. 4. Kuningan pertama kali di publikasikan dan di patenkan di Inggris pada tahun 1781. sehingga pada ahirnya semua penamaan logam kuningan di kontrol oleh Unified system penomoran logam dan paduan. Kuningan adalah campuran dari logam tembaga dan logam seng. Jenis-Jenis dan nama kuningan sangat banyak dan beragam serta tidak beraturan. Komponen utama kuningan adalah logam tembaga.

Diakses tanggal 28 Juli 2010. Brass.html. 2009 . Diakses tanggal 28 Juli 2010 Wikipedia . 2009.org/wiki/Brass.com/c5-Bahan-Baku-Finishing-Proses-CaraProduksi.html.madehow. Diakses tanggal 28 Juli 2010 Suprametalcraft.org/wiki/Kuningan_(logam). 2010. Proses Pembuatan Kerajinan Kuningan.DAFTAR PUSTAKA Wikipedia . 2010. How Brass Is Made . http://www. Kuningan.wikipedia. Diakses tanggal 28 Juli 2010 MadeHow. http://id. : http://www.suprametalcraft.wikipedia.com/Volume6/Brass. . http://en.