P. 1
Konsep Keadilan Di Indonesia

Konsep Keadilan Di Indonesia

|Views: 357|Likes:
Published by Hajir Tahir

More info:

Published by: Hajir Tahir on Jan 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2015

pdf

text

original

KONSEP KEADILAN DI INDONESIA

(KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA)

A.

Pengertian Keadilan Keadilan merupakan suatu hal yang abstrak, bagaimana mewujudkan suatu keadilan jika

tidak mengetahui apa arti keadilan. Untuk itu perlu dirumuskan definisi yang paling tidak mendekati dan dapat memberi gambaran apa arti keadilan. Definisi mengenai keadilan sangat beragam, dapat ditunjukkan dari berbagai pendapat yang dikemukakan oleh para pakar di bidang hukum yang memberikan definisi berbeda-beda mengenai keadilan. Keadilan menurut Aristoteles (filsuf yang termasyur) dalam tulisannya Retorica membedakan keadilan dalam dua macam :

Keadilan distributif atau justitia distributiva; Keadilan distributif adalah suatu keadilan yang memberikan kepada setiap orang didasarkan atas jasa-jasanya atau pembagian menurut haknya masing-masing. Keadilan distributif berperan dalam hubungan antara masyarakat dengan perorangan.

Keadilan kumulatif atau justitia cummulativa; Keadilan kumulatif adalah suatu keadilan yang diterima oleh masing-masing anggota tanpa mempedulikan jasa masing-masing. Keadilan ini didasarkan pada transaksi (sunallagamata) baik yang sukarela atau tidak. Keadilan ini terjadi pada lapangan hukum perdata, misalnya dalam perjanjian tukarmenukar.

Keadilan menurut Thomas Aquinas (filsuf hukum alam), membedakan keadilan dalam dua kelompok :

Keadilan umum (justitia generalis); Keadilan umum adalah keadilan menururt kehendak undang-undang, yang harus ditunaikan demi kepentingan umum.

Keadilan khusus; Keadilan khusus adalah keadilan atas dasar kesamaan atau proporsionalitas. Keadilan ini debedakan menjadi tiga kelompok yaitu : a. Keadilan distributif (justitia distributiva) adalah keadilan yang secara proporsional yang diterapkan dalam lapangan hukum publik secara umum. b. Keadilan komutatif (justitia cummulativa) adalah keadilan dengan mempersamakan antara prestasi dengan kontraprestasi.

adalah ukuran yang harus diberikan untuk mencapai keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan bersama. Keadilan tidak hanya menjadi idaman setiap insan bahkan kitab suci umat Islam menjadikan keadilan sebagai tujuan risalah samawi. Kata sosial juga banyak dipakai politikus sebagai bumbu penyedap pidato untuk menunjukkan keberpihakannya pada rakyat. Keadilan menurut John Raws (Priyono. Dalam pidato tanpa teksnya tanggal 1 Juni 1945. Seseorang dianggap adil apabila ia dipidana badan atau denda sesuai dengan besarnya hukuman yang telah ditentukan atas tindak pidana yang dilakukannya. ketiga prinsip itu tidak dapat diwujudkan secara bersama-sama karena dapat terjadi prinsip yang satu berbenturan dengan prinsip yang lain. (2) perbedaan. Bung Karno mengusulkan kata sosial. Keadilan merupakan nilai-nilai kemanusiaan yang asasi dan menjadi pilar bagi berbagai aspek kehidupan. Pada kenyataannya. Ada tiga prinsip keadilan yaitu : (1) kebebasan yang sama yang sebesar-besarnya. misalnya ketika digunakan dalam bentuk sosialis atau sosialisme. (3) persamaan yang adil atas kesempatan. Dinas Sosial terkenal sebagai dinas yang suka menyumbang orang-orang yang terkena bencana. Sosial juga bisa berarti kekayaan. untuk dijadikan salah satu sila Pancasila.c. Penambahan kata sosial dibelakang kata keadilan dalam sila kelima Pancasila adalah untuk membedakan keadilan sosial dengan konsep keadilan dalam hukum. Kata sosial bisa bermakna sampingan dermawan atau suka menolong. mengerti mana yang benar dan mana yang salah. Status sosial misalnya. tepatnya keadilan sosial. 1993: 35). John Raws memprioritaskan bahwa prinsip kebebasan yang sama yang sebesar-besarnya secara leksikal berlaku terlebih dahulu dari pada prinsip kedua dan ketiga. tidak berat sebelah atau tidak memihak kepada salah satu pihak. Demikian halnya dengan kesenjangan sosial yang bermakna kesenjangan kekayaan. Ada kalanya kata itu membuat risih pemerintah. mengetahui hak dan kewajiban. baik individual. Keadilan menurut Ibnu Taymiyyah (661-728 H) adalah memberikan sesuatu kepada setiap anggota masyarakat sesuai dengan haknya yang harus diperolehnya tanpa diminta. berarti status kekayaan. Sosial dalam arti kekayaan itulah yang menyebabkan kita bisa mengerti makna sila kelima Pancasila "Keadilan sosial bagi seluruh . Bapak Soekarno termasuk orang yang akrab dengan kata sosial. Presiden pertama RI. bertindak jujur dan tetap menurut peraturan yang telah ditetapkan. keluarga. dan masyarakat. Keadilan vindikativ (justitia vindicativa) adalah keadilan dalam hal menjatuhkan hukuman atau ganti kerugian dalam tindak pidana. berikut kata turunannya.

Dari perspektif keadilan sosial. dan pemerintah yang tidak memenuhi kesejahteraan warganegaranya adalah pemerintah yang gagal dan karena itu tidak adil. yang terjadi hanyalah para pelaku di hadapkan ke pengadilan dan dijatuhi hukuman sesuai ketentuan hukum yang berlaku. yaitu apa yang sesuai dengan hukum dianggap adil sedang yang melanggar hukum dianggap tidak adil. Keadilan sosial bukan sekadar berbicara tentang keadilan dalam arti tegaknya peraturan perundangundangan atau hukum. maka harus dilakukan pengadilan untuk memulihkan keadilan. Makna Keadilan Sosial dan Perbedaannya dengan Keadilan Hukum Keadilan hukum hanya berbicara tentang penghukuman pelaku kejahatan. Dalam pidatonya tanggal 1 Juni itu. Tetapi keadaan para korban akan tetap saja. Dalam hal terjadinya pelanggaran pidana atau yang dalam bahasa sehari-hari disebut “kejahatan” maka harus dilakukan pengadilan yang akan melakukan pemulihan keadilan dengan menjatuhkan hukuman kepada orang yang melakukan pelanggaran pidana atau kejahatan tersebut. Bung Karno dengan leluasa mempertukarkan kata keadilan sosial dengan keadilan kesejahteraan dan kesejahteraan sosial sebagai pelengkap keadilan politik alias demokrasi. Pengertian keadilan sosial memang jauh lebih luas daripada keadilan hukum. Padangan ini diperkuat oleh kenyataan bahwa pengadilan itu memakan biaya yang sangat besar. ada upaya pemikiran dalam keadaan tertentu mempertimbangkan “keadilan sosial” sebagai pengganti keadilan hukum. keadilan hukum itu sangat sempit dan memiliki kelemahan. Keadilan sosial berbicara tentang kesejahteraan seluruh rakyat dalam negara merdeka.” Keadilan hukum itu cukup sederhana. Dengan demikian.rakyat Indonesia" (Bayangkan kalau kata sosial di sana diartikan masyarakat). Misalnya menurut hukum setiap orang adalah sama. tetapi jika tidak ada keadilan sosial maka ketentuan ini bisa . Keadilan yang bisa diperoleh melalui pengadilan formal di mana saja disebut “keadilan hukum. Misalnya orang-orang yang paling bertanggungjawab akan dihukum seumur hidup. Mungkin karena menyadari kelemahan tersebut. Keadilan sosial adalah keadaan dalam mana kekayaan dan sumberdaya suatu negara didistribusikan secara adil kepada seluruh rakyat. Orang-orang yang diperkosa tetap dalam penderitaan batin. Dalam konsep ini terkadung pengertian bahwa pemerintah dibentuk oleh rakyat untuk melayani kebutuhan seluruh rakyat. tetapi berbicara lebih luas tentang hak warganegara dalam sebuah negara. Misalnya. untuk kejahatan-kejahatan berat jika yang ditegakkan keadilan hukum saja. keadilan hukum belum tentu adil. dan sebagainya. Jika terjadi pelanggaran hukum. pelaksana di lapangan sepuluh tahun. B.

Keadilan hukum. pembuatan kebijakan lingkungan yang baik. C. ras. Inilah tugas yang harus dilaksanakan pemerintah. orang kaya yang lebih bisa menikmatinya karena ia punya uang yang cukup untuk membayar. dan HAM Keadilan (bersama dengan kebaikan dan hormat terhadap diri sendiri) pada dasarnya merupakan salah satu prinsip moral dasar. yaitu pengadilan dan penghukuman bagi para pelaku kejahatan di masa pendudukan militer Indonesia diperlukan agar tragedi kekerasan seperti itu tidak terulang lagi. pemberantasan butahuruf. Keadilan sosial berkaitan dengan struktur. kelas. setiap orang berhak atas “kebutuhan manusia yang mendasar” tanpa memandang perbedaan “buatan manusia” seperti ekonomi. Untuk mencapai itu antara lain harus dilakukan penghapusan kemiskinan secara mendasar. melainkan bahwa sila “Keadilan sosial” merupakan perwujudan paling konkret dari prinsip-prinsip Pancasila1. . umur. etnis. dan seluruh rakyat umumnya. dan kesamaan kesempatan bagi perkembangan pribadi dan sosial. Menurut keadilan sosial. Sedang keadilan sosial diperlukan agar para korban khususnya. Makna Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Jika kelima sila saling berhubungan satu sama lain. hlm. dan pola hubungan itu adalah bahwa sila yang sebelumnya mendasari sila berikutnya. dan sebagainya. 606. sedangkan orang miskin tidak atau sedikit sekali menikmatinya. Begitu misalnya tidak masuk akal kalau suatu bangsa mengaku berTuhan dan mengakui keluhuran martabat manusia tetapi membiarkan rakyatnya menderita kemiskinan. maka konsekuensi paling konkret dari Pancasila tak lain adalah mewujudkan keadilan sosial. Apakah Indonesia memerlukan keadilan hukum atau keadilan sosial. demokrasi. Tetapi karena adanya sistem kelas dalam masyarakat. yang pada hakikatnya berarti memberikan kepada 1 Yudi Latif.menimbulkan ketidakadilan. karena asas persamaan setiap warganegara setiap orang mendapatkan pelayanan listrik dengan harga yang sama. Bukan berarti seakan-akan sila kelima paling penting. dan Aktualitas Pancasila (Jakarta: Gramedia. Negara Paripurna: Historisitas. bisa membangun hidup baru yang tidak hanya tanpa kekerasan tetapi juga tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar sebagai manusia maupun kebutuhan lain yang diperlukan untuk meningkatkan taraf hidupnya. Rasionalitas. 2011). agama. Misalnya. Agar tidak ada orang atau kelompok yang melakukan kekerasan untuk mencapai tujuan politiknya.

dia harus. budaya. sosial.siapa saja apa yang menjadi haknya. 130-132. politis. 3 Franz Magnis-Suseno. 5 Magnis. Keadilan semacam ini disebut keadilan individual. Sampai batas tertentu itu ada benarnya juga. politis. yaitu keadilan yang pelaksanaannya tergantung dari struktur proses-proses ekonomis. maka anak yang lebih dewasa itu diberi uang saku lebih banyak. hlm. sosial. bekerja dengan rajin dan keras. . Kalau toh si bapak tampak memperlakukan salah satu anaknya secara istimewa. maka mengusahakannya juga selalu berarti mengurangi kemungkinan bekerjanya struktur-struktur yang menyebabkan ketidakadilan. Etika Politik: Prinsip-prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern (Jakarta: Gramedia. karena anak yang satu sudah lebih dewasa. Betapapun rakyat berusaha. misalnya. 1987). 332-333. dan ideologis.2 Jadi kalau seorang bapak mau berlaku adil kepada anakanaknya. Keadilan sosial. kalau struktur ekonomis. tetap saja ketidakadilan akan terjadi. hlm. 332. Karena pelaksanaan keadilan sosial itu tergantung pada struktur-struktur ekonomis. 2 Franz Magnis-Suseno. Jadi sebagian besar usaha keadilan sosial memang hanya dapat dibuat oleh negara. Etika Dasar: Masalah-masalah pokok filsafat moral (Yogyakarta: Kanisius. sosial. itu harus ada alasannya. dan ideologis itu tidak mendukung. memberikan perlakuan yang tidak mengistimewakan salah satu anaknya. ekonomis. dan ideologis dalam masyarakat4. dan kemiskinan juga sudah barang tentu. budaya. sehingga punya kebutuhan yang lebih banyak dibandingkan dengan anak yang lebih kecil. yaitu keadilan yang pelaksanaannya tergantung dari kehendak baik atau buruk masing-masing individu3. lantas dunia ini akan beres dan keadilan sosial akan tercapai dengan sendirinya. Etika Politik. Artinya. keadilan sosial bukan hanya masalah kehendak baik dari masing-masing individu. tetapi keadilan sosial tidaklah sesederhana itu. Keadilan sosial secara hakiki adalah keadilan struktural. 1987). budaya. politis. sosial. 331. seakan-akan kalau semua orang Indonesia ini mau berkehendak baik dan bertindak dengan adil. Etika Politik. maka mengusahakan keadilan sosial jelas pertama-tama adalah membongkar struktur-struktur di atas yang menyebabkan segolongan orang tidak dapat memperoleh apa yang menjadi hak mereka atau tidak mendapat bagian yang wajar dari harta kekayaan dan hasil pekerjaan masyarakat sebagai keseluruhan 5. misalnya. 4 Magnis. Tetapi keadilan sosial bukan semata-mata masalah keadilan individual. Kebijaksanaan-kebijaksanaan yang diambil negara mempunyai dampak paling besar terhadap perkembangan struktur-struktur yang relevan bagi proses-proses politik.

karena hanya dalam sistem politik demokrasilah mereka 6 7 Magnis. 334. walaupun bisa usul atau protes. Etika Politik. pertama-tama dia harus membongkar struktur-struktur yang menyebabkan ketidakadilan. Etika Politik. jelas bahwa keadilan sosial mengandaikan demokrasi 8. 8 Magnis. selain harus diusahakan oleh negara. itu jelas. tetap saja tidak punya wewenang mengambil kebijakan. melainkan karena membongkar ketidakadilan sosial atau ketidakadilan struktural dengan sendirinya bertentangan dengan kepentingan-kepentingan golongan yang berkuasa. 334. Magnis. Tidak ada keadilan sosial tanpa demokrasi. bukan dalam arti Marx yaitu revolusi kelas bawah – karena gambaran ini hanya akan menghasilkan struktur-struktur ketidakadilan yang baru lagi – melainkan supaya mereka yang menderita ketidakadilan pun dapat menyuarakan harapan dan cita-cita mereka. dan itu pertama-tama adalah tugas negara. . Oleh karena itu jelas bahwa keadilan sosial. Jadi kalau negara Indonesia mau mengusahakan keadilan sosial. Negara wajib untuk selalu mengusahakan keadilan. dan dalam arti itulah “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” (sila kelima) bersandar pada “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” (sila keempat). Mengharapkan keadilan sosial hanya dari negara itu naif. juga harus secara nyata diusahakan sendiri oleh mereka yang tertimpa ketidakadilan. Etika Politik.budaya. Tetapi pada saat yang sama mengharapkan keadilan sosial hanya dari negara adalah naif sekaligus juga feodal dan paternalistik. 335-336. supaya suara mereka terdengar dan itu berarti mereka juga ambil bagian dalam kehidupan berpolitik. Oleh karena itu. sementara rakyat. dan ideologis. dan karenanya selalu saja berada di bawah pengaruh struktur-struktur itu. Keadilan sosial adalah pertama-tama soal negara dan bukan soal rakyat. 6 Kesalahan paling fundamental negara adalah kalau negara itu secara sengaja dan terang-terangan mengambil kebijakan-kebijakan yang memungkinkan struktur-struktur yang menyebabkan ketidakadilan bekerja. dan karenanya maksud baik itu dengan sendirinya pasti kalah terhadap kepentingan-kepentingan golongan-golongan yang mereka wakili untuk mempertahankan kedudukan yang menguntungkan itu7. karena negara punya wewenang menentukan kebijakan-kebijakan yang mempengaruhi strukturstruktur. bukan karena seakan-akan orang-perorangan yang menduduki tempat-tempat yang berkuasa niscaya bersikap acuh tak acuh terhadap nasib orang kecil (walaupun sering memang demikian).

. harus dikatakan bahwa keadilan sosial juga mengandaikan hak-hak asasi manusia. Yang pertama adalah struktur proses-proses ekonomis. dan ideologis menjamin. unsur kedua yaitu. sejauh strukturstruktur ekonomis. demokrasi. Persis di sinilah letak kesalahan hakiki Soekarno yang menolak dimasukkannya hak-hak asasi manusia demokratis ke dalam undang-undang dasar dengan mengatakan “Kita ingin kedaulatan sosial dan bukan kedaulatan individual”. Tiga unsur hakiki keadilan sosial yang saya uraikan di atas secara bersamaan menyentuh aspek struktural. politis. Selain itu. dia juga harus demokratis. budaya. Maka jelas bahwa tidak ada keadilan sosial tanpa hakhak asasi manusia. Sebagai rangkuman dapat kita simpulkan bahwa ada tiga unsur hakiki dalam keadilan sosial. Tanpa tiga unsur hakiki itu. selain membongkar struktur dan demokratis. keadilan sosial hanya akan tinggal suara tanpa wujud. dan “Apakah hakhak asasi manusia dapat mengisi perut rakyat yang lapar?” Pengertian keadilan sosial semacam ini masih menyisakan ketergantungan rakyat kepada kaum elit. Oleh karena itu. yang universal hanya akan tinggal ide. dan hak-hak asasi manusia. Maka tema keadilan sosial yang menyangkut banyak sekali bidang kehidupan itu tampaknya perlu diperas lagi. budaya. Dalam arti inilah “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” (sila kelima) bersandar pada “Kemanusiaan yang adil dan beradab” (sila kedua). sehingga secara hakiki memang harus disebut feodal-paternalistik. dan. Apakah perut rakyat terisi atau tidak itu seharusnya bisa diusahakan oleh rakyat sendiri. dan ideologis dalam masyarakat. Tetapi pada saat yang sama ada juga kesan bahwa ternyata keadilan sosial menyangkut banyak sekali bidang kehidupan. Tetapi pada saat yang sama terjaminnya struktur proses-proses itu juga harus ditopang oleh. dan bukan tergantung pada kehendak baik kaum elit. dia juga harus mengakui dan menghargai hak-hak asasi manusia.yang terkena ketidakadilan mungkin menyuarakan harapan dan cita-cita mereka. dan itu sangatlah luas. sosial. Jadi kalau Indonesia mau berkeadilan sosial. politis. politik. Keadilan sosial sebagai demokrasi ekonomi Uraian di atas banyak memberi bantuan untuk memahami apa itu keadilan sosial dan bagaimana mengusahakannya. Jadi kalau Indonesia mau berkeadilan sosial. unsur ketiga yaitu. karena kita memang harus bertindak secara konkret. sosial. dan tanpa yang partikular. hak-hak asasi manusia. mengharapkan keadilan sosial hanya dari negara juga dengan sendirinya bersifat feodal-paternalistik.

dan memang aspek itulah yang tampaknya secara paling tajam bersentuhan dengan keadilan sosial. Tetapi apa itu demokrasi ekonomi? Kita tidak perlu susah-susah masuk dalam rumitnya diskusi tentang demokrasi ekonomi ini. Negara Paripurna. 602. kedua kemanusiaan.P. efisiensi berkeadilan. 11 Yudi Latif. Keadilan sosial memiliki kaitan khusus dengan bidang ekonomi. yaitu negara yang sungguh-sungguh mengurusi rakyatnya.Jadi pertanyaan selanjutnya yang mendesak untuk dijawab adalah. Maka jelas bahwa keadilan sosial yang mendapat perwujudannya dalam demokrasi ekonomi itu menghendaki penjelmaan Negara Republik Indonesia sebagai “negara-pengurus”11.” (Orang tidak bisa menghilangkan rasa laparnya seorang pengemis dengan hanya memberikan padanya Undangundang Dasar)10. dan itu berarti termasuk mencegah segala tindakan dari pihak mana pun yang akan menyebabkan rakyat tidak mempunyai kesempatan atau akan kehilangan haknya dalam menikmati kekayaan alam12. 493. dalam bahasa Belanda. (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Basis XXX – 1 (1980): 465. serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. Fritz Adler. maka tinggal satu yang belum tersentuh. Maka tepatlah kalau Bung Karno sering mengutip ucapan seorang teoretikus Marxis Austria. Negara Paripurna. “Penafsiran Konsep Penguasaan Negara Berdasarkan Pasal 33 UUD 1945 dan Putusan Mahkamah Konstitusi” dalam Jurnal Hukum Online dalam Yudi Latif. (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. 491-492. berkelanjutan. “Men kan de honger van een bedelaar niet stillen door hem een grondwet in de hand te stoppen. Cukuplah kalau kita ketahui saja bahwa demokrasi ekonomi sudah diterjemahkan dengan sangat baik dalam Pasal 33 UUD 1945: (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. 10 . Faiz. “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat?”. ketiga persatuan. Negara Paripurna. Kalau sila pertama tentang ketuhanan. dan keempat demokrasi (dan itu artinya juga politik). keadilan sosial itu secara paling tajam bersentuhan dengan aspek apa? Kiranya tidak terlalu sulit untuk menjawab pertanyaan ini. berwawasan lingkungan. meskipun bukan satu-satunya9. 12 M. kemandirian. Maka keadilan sosial dan demokrasi ekonomi pada akhirnya juga sangat tergantung pada kepada siapa negara 9 Alex Lanur. yaitu ekonomi. Sebagaimana dikutip dalam Yudi Latif. dan (4) Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan.

hanya perusahaan yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak boleh di tangan seorang. tetapi belum mengusulkan suatu jalan keluar. hak milik perseorangan tetap diakui. Oleh karena itu. yang berarti bahwa “produksi dikerjakan oleh semua. Sokoguru perekonomian untuk merealisasikan sistem ekonomi Pancasila itu adalah prinsip “gotong-royong” atau juga biasa dikenal dengan “kooperasi”. itulah demokrasi ekonomi. karena kalau tidak. bagaimana sistem ekonomi itu bisa menjadi sungguh-sungguh demokratis. terutama. . namun dalam penggunaannya dibatasi oleh kepentingan bersama: hak milik perseorangan memiliki fungsi sosial14. Jadi dalam perekonomian yang bersifat kooperasi. keadilan sosial? Di sinilah terletak salah satu jasa besar Hatta. sehingga juga sungguh-sungguh bisa disebut “sistem ekonomi Pancasila” yang dijiwai oleh. Jadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bahkan perusahaan swasta pun harus berjiwa kooperasi. solidaritas sosial yang berorientasi “berat sama dipikul. Negara Paripurna. Uraian di atas baru mengatakan bahwa keadilan sosial selalu harus disertai dengan demokrasi ekonomi. itulah kooperasi. itulah gotong-royong. di bawah pimpinan atau pemilikan anggota-anggota masyarakat”. tampuk produksi akan jatuh ke tangan orang seorang yang berkuasa dan rakyatlah yang akan tertindas. Maka lantas pertanyaan yang lebih mendesak adalah. itulah keadilan sosial! 13 14 Yudi Latif. Kesalahan fundamental negara adalah kalau negara itu tidak berpihak kepada rakyatnya.berpihak: sungguh-sungguh kepada rakyatnya atau justru kepada segelintir kaum elit saja. ringan sama dijinjing”. 591. sebagaimana selanjutnya dirangkum dalam Pasal 33 ayat (1) UUD 1945: “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”. Yudi Latif. 588-589.13 Maka jelas bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak memang harus dikuasai oleh negara. yang dijelaskan dalam Pasal 33 UUD 1945. untuk semua. Apa itu artinya berjiwa kooperasi? Berjiwa kooperasi tidak lain adalah semangat tolong-menolong: semangat kekeluargaan yang senantiasa mengupayakan keuntungan bersama. Negara Paripurna.

Tugas Teori Hukum KONSEP KEADILAN DI INDONESIA (KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA) Disusun Oleh : MUHAJIR P0903212006 PROGRAM PASCASARJANA ILMU HUKUM UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2012 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->