P. 1
Panduan Budidaya Ikan Lele

Panduan Budidaya Ikan Lele

|Views: 1,113|Likes:
Published by Hilman Adriyanto



sumber : Kementrian Kelautan dan Perikanan Indonesia

note : Budaya kan menghargai hak cipta.

File ini dapat diunduh gratis namun jangan dcetak ulangan dan dijual untuk kepentingan komersil anda.

File ini diunggah hanya semata untuk pengetahuan dan sumber referensi bagi anda sekalian yang bergelut dibidang perikanan.

Semoga bermanfaat



sumber : Kementrian Kelautan dan Perikanan Indonesia

note : Budaya kan menghargai hak cipta.

File ini dapat diunduh gratis namun jangan dcetak ulangan dan dijual untuk kepentingan komersil anda.

File ini diunggah hanya semata untuk pengetahuan dan sumber referensi bagi anda sekalian yang bergelut dibidang perikanan.

Semoga bermanfaat

More info:

Published by: Hilman Adriyanto on Jan 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

10/12/2013

pdf

Kordi (2010)
Berdasarkan kenyataan tersebut, lebih tepat jika setiap minggu atau setiap 2 minggu sekali
pembudidaya melakukan pengamatan jumlah pakan yang dibutuhkan per bobot biomassa (ikan).
Pengamatan ini dapat dilakukan saat sedang memberi pakan ikan. Caranya, bila ikan sudah terlihat
kenyang, pemberian pakan dihentikan dan hitung jumlah kilogram pakan yang diberikan dalam
sehari (A). selanjutnya tangkap beberapa ikan sampel (cukup 10-15 ekor), kemudian dihitung bobot
rata-ratanya. Dengan mengalikan bobot rata-rata ikan dengan jumlah keseluruhan ikan di dalam
kolam, dapat dihitung bobot ikan dalam wadah (B). selanjutnya, dengan rumus A/B x 100%, dapat
diketahui persentase pakan yang harus diberikan/dibutuhkan (C%).
Selama kebutuhan porsi pakannya tetap, ikan boleh diberi pakan dengan porsi C% dari total
berat ikan. Minggu minggu selanjutnya, porsi pakan dapat berubah naik atau turun sehingga porsi
apakan yang diberikan juga harus diubah sesuai kenaikan dan penurunnya. Bagi pembudidaya ikan

Umur lele (hari)

Dosis pemberian pakan
(% bobot tubuh/hari)

20-30

20-15

31-40

15-10

41-55

7-5

56-90

4-3

90 dst

4-3

41

atau teknisi yang berpengalaman, jumlah pakan untuk ikan selalu berpatokan pada saat ikan-ikan
terlihat kenyang (dihentikan kira-kira 15 menit setelah ikan-ikan tidak mau makan).

3. Frekuensi pemberian pakan

Frekuensi pemberian pakan adalah kekerapan waktu pemberian pakan dalam sehari, mungkin 1
kali, 2 kali, 3 kali atau lebih sering lagi. Frekuensi pemberian pakan ini berhubungan dangan frekuensi
lapar ikan. Kadang kekrapan frekueinsi pemberian pakan ini sengaja diatur untuk memacu
pertumbuhan ikan. Pemberian pakan sedikit demi sedikit, namun dengan ferekuensi yang lebih
sering, akan membuat ikan tidak lekas kenyang dan nafsu makan ikan tetap terjaga. Dengan
demikian ,jumlan atau porsi pakan yang dimakan ikan dapat lebih banyak sehingga pertumbuhan
ikan lebih cepat.

4. Tempat pemberian pakan

Tempat pemberian pakan adalah letak atau posisi pakan itu harus diberikan. Pakan itu dapat
diberikan pada satu tempat, selain untuk menjamin semua ikan mendapatkan pakan dalam porsi
yang cukup. Letak pemberian pakan yang tepat juga dimaksudkan untuk mengefisienkan jumlah
pakan yang diberikan.

Ikan selalu mengingat waktu dan tempat dimana setiap kali diberi pakan. Oleh karena itu, ikan-
ikan akan menunggu ditempat pemberian pakan bila tiba waktu pembarian pakan. Dengan
mendisiplinkan ikan dalam pemberian pakan, baik waktu maupun tempat, pakan dapat dimanfaatkan
secara efisien.

Untuk mengefisienkan pemberian pakan, menjaga lingkungan hidup tetap baik (tidak terjadi
penimbunan pakan didasar kolam), serta menekan biaya produksi dan untuk menghindari kerugian
yang lebih besar yang akhirnya dapat mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya, penerapan
teknik pecan ikan yang tepat harus benar-benar dilakukan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->