RENCANA KERJA FINANCIAL & ACCOUNTING 2013 1. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER 2.

MANAJEMEN AKTIVA TETAP

1. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer

Keunggulan Sitem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer Sistem informasi akuntansi dalam perusahaan yang sudah didukung oleh teknologi informasi (SIA berbasis komputer) merupakan bagian dari sistem yang ada yang dapat memberikan informasi bagi semua tingkat manajemen, mulai dari manajemen tingkat atas (Top Level Management) seperti direktur dan Eksekutif, manajemen menengah (Midle Level Management) seperti kepala cabang, divisi serta manajemen tingkat bawah (Lower Level management) seperti mandor, supervisor. Berikut ini beberapa keunggulan yang dimiliki oleh sistem informasi akuntansi yang didukung teknologi informasi (SIA berbasis komputer), yaitu: a. Proses pengolahan data yang cepat b. Memiliki tingkat akurasi informasi yang tinggi c. Efesiensi sumberdaya manusia d. Kemudahan akses informasi Proses Pengolahan Data yang Cepat Salah satu ciri atau karakteristik dari suatu informasi yang berkualitas adalah ketepatan waktu informasi yang diterima artinya jika infromasi yang diterima terlambat maka ini akan mengurangi nilai manfaat infromasi itu sendiri. Sedangkan salah salah satu manfaat informasi bagi penerimanya adalah menjadikannya sebagai referensi dalam pengambilan keputusan (decision maker). Dalam bisnis keterlambatan pengambilan keputusan akan dapat menghilangkan peluang emas yang seharusnya di raih. Tidak terlalu berlebihan jika ada yang mengatakan bahwa keputusan yang cepat meski sedikit kurang tepat akan jauh lebih baik dibandingkan dengan keputusan tepat namun terlambat. Faktor kecepatan dalam mendapatkan informasi ini sering menyebabkan menjadi mahalnya informasi. Masalah kecepatan proses pengolahan data sampai menjadi informasi dalam sebuah sistem informasi ini akan terjawab jika sistem informasi didukung oleh teknologi informasi. Memiliki Tingkat Akurasi Informasi Yang Tinggi Informasi yang akurat adalah informasi yang penuh dengan kepastian, yang sesuai dengan tujuan pengolahan data, yang tidak bias atau tidak mengandung kesalahan. Sebuah informasi yang akan dijadikan referensi dalam pengambilan keputusan atau pembuatan kebijakan organisasi haruslah akurat sehingga dampaknya dapat dirasakan dari produk keputusan atau kebijakan yang di ambil akan benar atau tidak menghasilkan keputusan atau kebijakan yang salah. Bila informasi di dalam proses sistemnya sangat bergantung pada kemampuan manusia (sistem manual) akan banyak kelemahan yang sudah barang tentu akan mengurangi akurasi

Efesiensi Sumberdaya Manusia pada sistem informasi akuntansi yang manual dengan jumlah data transasksi yang banyak akan membutuhkan lebih banyak personil yang melakukan tugas sebagai pemroses data. Dengan demikian selain efesien dalam penggunaan sumber daya juga sudah barang tentu akan lebih ekonomis. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. selebihnya proses pengolahan data dilakukan secara otomatis. yaitu sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer. Hal ini tidak akan terjadi bila sistem informasi sudah berbasis komputer atau sudah duidukung oleh teknologi informasi. Di dalam sistem informasi akuntansi yang sudah berbasis komputer hanya dibutuhkan satu operator sistem saja yang bertugas sebagai entri data transaksi saja . Petugas Adjustment sampai pada petugas pembuat laporan keuangan.informasi yang dihasilkan. Kita tahu manusia bila mengerjakan sesuatu pekerjaan dengan rutinitas yang tinggi akan mengalami tekanan mental (stressing) atau kelemahan mental. Sekarang kita menggunakan istilah SIA untuk menggantikan EDP. petugas Ledger. Ada petugas pencatatan jurnal. . internal audit. Fokus Revisi Pada Pendukung Keputusan Sementara SIM terus berkembang dalam menghadapi kelemahan-kelemahannya. Dalam hitungan detik jika proses entri data telah selesai informasi keuangan atau laporan keuangan apapun yang diinginkan akan dapat ditampilkan sehingga personil yang ada bisa dialokasikan untuk melaksanakan tugastugas yang lain. Ide dasar dari AI adalah bahwa komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia. muncul pendekatan baru dengan nama DSS. Fokus Sekarang Pada Komunikasi Penerapan OA (Office Automation) untuk memudahkan komunikasi dan peningkatan produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor lainnya melalui penggunaan alat-alat elektronik. Evolusi Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer Fokus Awal Pada Data Pada awal abad ke 20 pemakaian komputer terbatas hanya untuk aplikasi akuntansi dan digunakan nama EDP yang merupakan aplikasi sistem informasi yang paling dasar dalam setiap perusahaan. Fokus Baru Pada Informasi Konsep penggunaan komputer untuk mendukung sistem informasi manajemen mulai diperkenalkan pada tahun 1964 oleh para pembuat komputer. Fokus Potensial Pada Konsultasi Saat ini sedang berlangsung gerakan untuk menerapkan Kecerdasan Buatan (AI) bagi masalah-masalah bisnis.

untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut. Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan. yaitu : 1. Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu : 1. mengklasifikasikan. Sistem Budgeting .informasi akuntansi keuangan. Pentingnya komunikasi antar departemen/subsystem yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan. Informasi yang berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern. . SIA melakasanakan tugas yang diperlukan 2. mengolah. kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Menyediakan informasi pemecahan minimal Perbedaan SIA dan SIM : • SIA mengumpulkan mengklasifikasikan. Didalam Akuntansi Manajemen terdapat dua komponen yang digunakan bagi perencanaan dan pengendalian perusahaan. menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi Komponen SIA . Selanjutnya kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai. informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.Spesialis Informasi . Karakteristik SIA : 1. Berpegang pada prosedur yang relatif standar 3. yaitu : . memproses. Sistem Akuntansi Biaya 2. 2.Akuntan Contoh SIA sebagai pusat informasi perusahaan : Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan. menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan sedang • SIM mengumpulkan mengklasifikasikan.Informasi Akuntansi Manajemen.Definisi SIA : Suatu komponen organisasi yang mengumpulkan. memproses. menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern. Berfokus historis 5. Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh SIA dibedakan menjadi 2. Menangani data rinci 4. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.

Analisa Perilaku 2. Metode Kuantitatif Dalam menyusun informasi. sehingga memberikan waktu yang lebih banyak kepada akuntan untuk dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Budgeting adalah proyeksi keuangan perusahaan untuk masa depan yang bermanfaat untuk menolong manajer dalam perencanaan dan pengawasan. komputer telah digunakan untuk menggantikan pekerjaan rutin seorang akuntan. . seorang akuntan harus menggunakan metode ini untuk meningkatkan efektifitas dan nilai dari informasi tersebut. Metode kuantitatif 3. sehingga informasi yang akan diberikan dapat didesain dan dikomunikasikan sesuai dengan perilaku (behavior) para pengambil keputusan.Sistem Akuntansi Biaya Digunakan untuk membantu manajemen dalam perencanaan dan pengawasan dari aktivitas pengadaan. Selain itu juga seorang akuntan harus menyadari bahwa setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda dalam menerima suatu informasi. c. Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan b. Fungsi dan Pentingnya Suatu Sistem Informasi Akuntansi Fungsi Utama Sistem Informasi Setiap sistem informasi akuntansi akan melaksanakan lima fungsi utamanya yaitu : a. Akuntan tidak harus menjadi seorang psikolog. proses distribusi dan penjualan. tapi cukup untuk mengerti bagaimana memotivasi orang-orang untuk mengarah kepada kinerja perusahaan yang positif. Komputer Analisa Perilaku Setiap sistem yang tertuangkan dalam kertas tidak akan efektif dalam penerapannya kecuali seorang akuntan dapat mengetahui kebutuhan akan orang-orang yang terlibat dalam sistem tersebut. Komputer Pada beberapa perusahaan. Unsur-unsur yang dapat mempengaruhi penerapan SIA dalam perusahaan : 1. Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.

MANAJEMEN AKTIVA TETAP Manajemen aset tetap merupakan proses akuntansi yang bertujuan untuk melacak status aset perusahaan. Pengelolaan aset tetap ini akan berhasil bila didukung oleh pencatatan perusahaan yang update untuk mencerminkan status aktual dari semua aset tetap dalam hal nilai saat ini. Penghasil informasi yang menyediakan informasi yang cukup bagi pihak manajemen untuk melakukan perencanaan. seperti penggunaan teknologi untuk mengidentifikasi aset dari orang lain. 6. Pemrosesan Data. 4. dan menghitung depresiasi yang terkait dengan setiap aset tetap. adalah transaksi keuangan yang memasuki system informasi dari sumber eksternal dan internal. Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga. yakni proses mengumpulkan.d. Manajeman database bertugas untuk menyimpan. yakni tahap oprasional yang tujuanya untuk memastikan bahwa data yang memasuki system itu sah.Database organisasi merupakan tempat penyimpanan fisik data keuangan dan non-keuangan. memanggil dan menghapus data. termasuk lokasi.pemegang saham. melacak gerakan aset tersebut dari satu lokasi ke lokasi lain. mengeksekusi perencanaan dan mengkontrol aktivitas. Umpan balik.pajak. Yakni: 1. Manajemen Database. Penggunaan teknologi . Ada beberapa cara yang dapat digunakan dalam pengelolaan aset tetap. Salah satu elemen kunci dari manajemen aset tetap adalah selalu mengetahui berapa banyak unit dan posisi aset tetap yang dimiliki perusahaan. 5.pemerintah dll.investor potensial. Para pemakai internal adalah pihak menajemen di setiap tingkatan organisasi. 7.mengatur. Nomor seri akan digunakan untuk mengidentifikasi aset dalam catatan akuntansi dan juga melacak posisi forklift yang digunakan. atau dipindahkan dari satu departemen ke departemen lain.memformat. Tergantung pada sifat dari bisnis. Sebagai contoh.lengkap dan bebas dari kesalahan. aset tetap dapat berpindah tempat. Elemen-elemen penting dari sistem informasi akuntansi. Maka setiap forklift akan diberi tanda atau nomor seri. 2. lokasi. Pengumpulan Data. 3. kondisi dan karakteristik pembeda lainnya dari setiap aset.dan menyajikan informasi untuk para pemakai. 2. Pemakai akhir ( End User) terdiri dari pemakai akhir eksternal dan pemakai akhir internal. Pentingnya Sistem Informasi Akuntansi dan fungsi Pengubahan Data menjadi Informasi Sistem informasi akuntansi menggunakan berbagai aktifitas yang sistematik untuk menghasilkan informasi yang relevan. sebuah perusahaan manufaktur akan melacak jumlah forklift yang dimiliki dan dioperasikan sebagai bagian dari program normal produktivitas bisnis.memperbaiki. data yang diolah untuk menghasilkan informasi. Pemakai akhir eksternal adalah para kreditur. Penghasil Informasi. yakni bentuk Output yang dikirimkan kembali kesistem sebagai sumber data. Sumber data.

luas. Penilaian aset tetap dimaksudkan untuk memberikan saldo aset yang lebih relevan bagi pencatatan di laporan keuangan periode terkait dan periode sesuai nilai wajarnya (fair value) pada saat penilaian aset. pengelompokkan. yaitu melakukan pengecekan terhadap status penguasaan aset dengan cara mengecek semua sertifikat dan bukti kepemilikan aset. kodefikasi. seperti sertifikat tanah. pemindahtanganan aset yang tidak termonitor. Inventarisasi Aset Inventarisasi aset terdiri dari dua aspek yaitu   Aspek fisik (bentuk. Legal audit dapat digunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan legal menyangkut status kepemilikan aset. batas akhir penguasaan dan lain-lain). serta menyediakan data penting untuk manajemen. Biasanya ini dikerjakan oleh konsultan penilai yang independen. Berikut adalah Tahapan Manajemen Aset Tetap: 1. dan prosedur penguasaan atau pengalihan aset identifikasi dan mencari solusi atas permasalahan legal strategi untuk memecahkan berbagai permasalahan legal yang terkait dengan penguasaan atau pengalihan aset. dan administrasi sesuai dengan tujuan manajemen aset. masalah legal yang dimiliki. Proses kerja yang dilakukan antara lain adalah pendataan. Legal Audit Dalam rangka inventarisasi aset tetap. jenis. dengan menggunakan scanner memungkinkan untuk melacak waktu dan tanggal setiap pergerakkan aset tetap. Penilaian Aset Penilaian aset merupakan satu proses kerja untuk melakukan penilaian atas aset yang dikuasai. BPKB kendaraan bermotor dan sebagainya. volume atau jumlah. Lingkup kerja yang dilakukan adalah:    inventarisasi status penggunaan aset. juga perlu dilakukan legal audit. Optimalisasi Aset . Hasil dari nilai aset tersebut akan dapat dimanfaatkan untuk mengetahui nilai kekayaan aset tetap. alamat dan lain-lain) dan Aspek yuridis atau legal (status penguasaan. dan lain-lain.modern juga bermanfaat bila aset tetap berpindah tempat. sistem. antara lain status hak penguasaan yang lemah. aset dikuasai pihak lain.

2. legal dan ekonomi) yang dimiliki aset tersebut. 6. dan rusak berat serta daftar koreksi nilai 8. lokasi. belum pernah dicatat. Menyiapkan kertas kerja inventarisasi  Pelaksanaan 1. Pengawasan dan pengendalian aset Pengawasan dan pengendalian terhadap pemanfaatan dan pengalihan aset diperlukan agar setiap penanganan terhadap satu aset dapat termonitor jelas. 2. 3. Menghitung jumlah aset tetap per sub-sub kelompok barang Mencatat aset tetap ke dalam kertas kerja inventarisasi Menempelkan label pada aset tetap yang telah dihitung Menentukan kondisi aset tetap dengan kriteria baik. peminjaman. Dalam tahapan ini. yaitu:  Persiapan 1. 4. 3. 5. dan program untuk mengoptimalkan aset yang dikuasai. kerjasama pemanfaatan aset tetap. nilai. Hasil akhir dari tahapan ini adalah rekomendasi yang berupa sasaran. memberi nomor ruangan dan menentukan penanggung jawab ruangan 6.Optimalisasi aset merupakan proses kerja dalam manajemen aset yang bertujuan untuk mengoptimalkan (potensi fisik. 7. jumlah atau volume. Membentuk tim inventarisasi Membagi tugas dan menyusun jadwal pelaksanaan inventarisasi Mengumpulkan dokumen aset tetap Menyiapkan label sementara Membuat denah ruangan. rusak ringan. atau rusak berat Menyusun laporan hasil inventarisasi Membandingkan laporan hasil inventarisasi dengan dokumen aset tetap yang ada Membuat daftar aset tetap yang tidak ditemukan. mulai dari lingkup penanganan hingga siapa yang bertanggungjawab mengelola aset tersebut. 5. strategi. aset tetap tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pihak ketiga dengan tidak mengubah status kepemilikan. aset yang dikuasai perusahaan diidentifikasi dan dikelompokkan atas aset yang memiliki potensi dan tidak memiliki potensi. Menyampaikan laporan hasil inventarisasi kepada pengelola barang  Tindak Lanjut . Pemanfaatan aset tetap adalah pendayagunaan aset yang dimiliki perusahaan yang sedang atau tidak digunakan untuk tugas pokok dan fungsi atau dapat memberikan nilai tambah atas pengusahaan/pemanfaatan dari aset yang bersangkutan. 4. Bagaimana Cara Melakukan Inventarisasi Aset? Terdapat 3 langkah dalam melakukan inventarisasi aset. dan bangunan guna serah. Contoh bentuk optimalisasi pemanfaatan aset adalah penyewaan aset.

1. . mencakup seluruh siklus hidup aset sejak perencanaan dan penganggaran hingga pembinaan. Manajemen aset tetap merupakan sebuah langkah manajerial yang harus dilakukan oleh manajemen perusahaan saat ini dalam merencanakan. memanfaatkan dan menggunakannya dengan baik dan untuk kepentingan yang benar sehingga tidak ada aset yang menganggur. Pada dasarnya. pengawasan dan pengendalian serta pengaturan risiko dan biaya yang terkait selama siklus hidup aset. manajemen aset adalah seni bagaimana menata aset. mengelola. Membuat usulan penghapusan aset tetap yang rusak berat Tujuan dan sasaran dari manajemen aset tetap adalah mencapai kecocokan atau kesesuaian sebaik mungkin antara keberadaan aset dengan strategi entitas (organisasi) secara efektif dan efisien. dan mengevaluasi kinerja aset perusahaan secara efektif dalam upaya peningkatan nilai yang akan memberikan kontribusi pada efisiensi penggunaan kapital. Menelusuri aset tetap yang tidak ditemukan 2. mencatat. produktifitas dan kualitas. nilai ekonomi sumber daya. Kegiatan manajemen ini juga ditujukan dalam rangka meningkatkan kontrol atau pengawasan terhadap aset tetap dan revaluasinya yang berbasis nilai pasar.