P. 1
Sejarah Farmasi

Sejarah Farmasi

|Views: 95|Likes:
Published by Wahyu Redfield
Kefarmasian Indonesia
Kefarmasian Indonesia

More info:

Published by: Wahyu Redfield on Jan 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/12/2013

pdf

text

original

Sejarah Kefarmasian Indonesia

{ September 20, 2008 @ 12:05 am } · { Sejarah Farmasi } Farmasi sebagai profesi di Indonesia sebenarnya relatif masih muda dan baru dapat berkembang secara berarti setelah masa kemerdekaan. Pada zaman penjajahan, baik pada masa pemerintahan Hindia Belanda maupun masa pendudukan Jepang, kefarmasian di Indonesia pertumbuhannya sangat lambat, dan profesi ini belum dikenal secara luas oleh masyarakat. Sampai proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, para tenaga farmasi Indonesia pada umumnya masih terdiri dari asisten apoteker dengan jumlah yang sangat sedikit. Tenaga apoteker pada masa penjajahan umumnya berasal dari Denmark, Austria, Jerman dan Belanda. Namun, semasa perang kemerdekaan, kefarmasian di Indonesia mencatat sejarah yang sangat berarti, yakni dengan didirikannya Perguruan Tinggi Farmasi di Klaten pada tahun 1946 dan di Bandung tahun 1947. Lembaga Pendidikan Tinggi Farmasi yang didirikan pada masa perang kemerdekaan ini mempunyai andil yang besar bagi perkembangan sejarah kefarmasian pada masa-masa selanjutnya.Dewasa ini kefamasian di Indonesia telah tumbuh dan berkembang dalam dimensi yang cukup luas dan mantap. Industri farmasi di Indonesia dengan dukungan teknologi yang cukup luas dan mantap. Industri farmasi di Indonesia dengan dukungan teknologi yang cukup modern telah mampu memproduksi obat dalam jumlah yang besar dengan jaringan distribusi yang cukup luas. Sebagian besar, sekitar 90% kebutuhan obat nasional telah dapat dipenuhi oleh industri farmasi dalam negeri Demikian pula peranan profesi farmasi pelayanan kesehatan juga semakin berkembang dan sejajar dengan profesi-profesi kesehatan lainnya Selintas Sejarah Kefarmasian Indonesia 1. Periode Zaman Penjajahan sampai Perang Kemerdekaaan Tonggak sejarah kefarmasian di Indonesia pada umumnya diawali dengan pendidikan asisten apoteker semasa pemerintahan Hindia Belanda. 2. Periode Setelah Perang Kemerdekaan Sampai dengan Tahun 1958 Pada periode ini jumlah tenaga farmasi, terutama tenaga asisten apoteker mulai bertambah jumlah yang relatif lebih besar. Pada tahun 1950 di Jakarta dibuka sekolah asisten apoteker Negeri (Republik) yang pertama , dengan jangka waktu pendidikan selama dua tahun. Lulusan angkatan pertama sekolah asisten apoteker ini tercatat sekitar 30 orang, sementara itu jumlah apoteker juga mengalami peningkatan, baik yang berasal dari pendidikan di luar negeri maupun lulusan dari dalam negeri. 3. Periode Tahun 1958 sampai dengan 1967 Pada periode ini meskipun untuk memproduksi obat telah banyak dirintis, dalam kenyataannya industri-industri farmasi menghadapi hambatan dan kesulitan yang cukup berat, antara lain kekurangan devisa dan terjadinya sistem penjatahan bahan baku obat sehingga industri yang

yakni berakhirnya apotek dokter dan apotek darurat. Pada periode ini pula ada hal penting yang patut dicatat dalam sejarah kefarmasian di Indonesia.dapat bertahan hanyalah industri yang memperoleh bagian jatah atau mereka yang mempunyai relasi dengan luar negeri. Oleh karena itu. dan (4) Peraturan Pemerintah Nomor 26 tahun 1965 tentang Apotek. sebagai realisasi Undang-undang Pokok Kesehatan telah dibentuk Lembaga Farmasi Nasional (Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 39521/Kab/199 tanggal 11 Juli 1963).Sekitar tahun 1960-1965. terutama antara tahun 1960 – 1965. dan (3) Semua izin apotek darirat di ibukota Daerah Tingkat II dan kota-kota lainnya dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 1 Mei 1964. beberapa peraturan perundang-undangan yang penting dan berkaitan dengan kefarmasian yang dikeluarkan oleh pemerintah antara lain : (1) Undang-undang Nomor 9 tahun 1960 tentang Pokok-pokok Kesehatan (2) Undang-undang Nomor 10 tahun 1961 tentang barang (3) Undang-undang Nomor 7 tahun 1963 tentang Tenaga Kesehatan. Sementara itu karena pengawasan belum dapat dilakukan dengan baik banyak terjadi kasus bahan baku maupun obat jadi yang tidak memenuhi persyaratan standar. penyediaan obat menjadi sangat terbatas dan sebagian besar berasal dari impor. dan (2) Semua izin apotek-dokter dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 1 Januari 1963. .Pada tahun 1963. Pada periode ini. antara lain ditetapkan : (1) Tidak dikeluarkan lagi izin baru untuk pembukaan apotek-dokter. industri farmasi dalam negeri hanya dapat berproduksi sekitar 30% dari kapasitas produksinya. Dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 33148/Kab/176 tanggal 8 Juni 1962. karena kesulitan devisa dan keadaan ekonomi yang suram. (2) Semua izin apotek darurat Ibukota Daerah Tingkat I dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 1 Pebruari 1964. Sedangkan berakhirnya apotek darurat ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 770/Ph/63/b tanggal 29 Oktober 1963 yang isinya antara lain : (1) Tidak dikeluarkan lagi izin baru untuk pembukaan apotek darurat.

Masawayh juga mengusulkan penggunaan beberapa tumbuhan terkenal untuk meningkatkan sistem . TOKOH ARAB DAN ISLAM YANG UTAMA Yuhanna b. al-Attar menuliskan pengalaman hidupnya serta ilmu dalam seni apotek. kurang daripada satu abad selepas al-Attar. Masawayh (777 – 857) Beliau adalah anak seorang ahli farmasi (dikenali sebgai apoteker). menjadikan kedudukan profesi farmasi khususnya. Dan sebenarnya bidang farmasi Barat adalah berasal daripada farmasi Arab dan Islam. profesi farmasi dipraktekkan dengan rapi sehingga ahli farmasi mendapat perlindungan dan sanjungan daripada pemerintah serta pengguna ketika itu. Beliau terkenal melalui tulisannya dalam bahasa Arab tentang meteria medica dan rawatan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah. dan terus merosot dengan jatuhnya peradaban Arab pada abad ke 19. farmasi dipraktekkan secara terpisah dari profesi medis yang lain. Pada abad ke-9. Al-Attar seorang ahli farmasi berpengalaman. farmasi mula berkembang dengan pesatnya di Eropah khususnya dan Barat umumnya. salah satu topik penting dalam sejarah profesi kesehatan. dan kesihatan pada umunya di dunia Arab semakin meningkat. Sedangkan pada hakikatnya prestasi sains dan budaya dunia Arab begitu banyak mempengaruhi profesi serta sumbangan pustaka farmasi di barat yang ada hingga hari ini. Salah satu daripadanya berjudul al-Mushajjar al-Kabir yang menyusun daftar penyakit serta obat-obatnya dan juga pola makanan yang berkaitan. Sebahagian besar buku itu menguraikan tentang etika farmasi. praktek farmasi mulai beku dan kaku. di kota-kota seperti Baghdad. Dalam Minhaj. atau seni meracik ubat. Puncak sumbangan dunia Arab-Islam dalam farmasi dicapai dengan siapnya satu panduan praktikum farmasi pada tahun 1260. Aspek dan pengaruh Arab ini tidak ditulis oleh penulis barat pada sejarah perubatan umumnya dan sejarah farmasi khususnya.Sejarah Lahirnya Farmasi dan Sejarah Farmasi di Indonesia 07:34 Anggie R Chaerunnisa No comments FARMASI Arab ataupun lebih khusus lagi dikenali sebagai saydanah merupakan satu bentuk profesi yang mulanya agak asing dari dunia kedokteran. terjemahan ataupun peningkatan ilmu pada zaman-zaman berikutnya. Tulisan berjudul Minhaj itu adalah hasil karya Abu’l-Muna al-Kohen al-Attar dari Mesir. dan daya tarik bahan rempah-rempah dan bahan obat-obatan. dunia Arab dan Islam telah berhasil membangun jembatan ilmu yang menghubungkan antara sumbangan Yunani dengan dunia farmasi moderen sekarang ini. Sayangnya. Malah beliau menyatakan bahwa para dokter yang boleh menyembuhkan penyakit dengan hanya melalui pengaturan pola makan tanpa penggunaan ubat adalah yang paling berjaya dan beruntung. Sementara itu. Melalui penyebaran perdagangan dunia Islam yang kian pesat. Sejak dari itu. Malah tahap ilmu yang diperoleh daripada Yunani khususnya terus ditingkatkan dan usaha ini diteruskan hingga ke abad ke-13 melalui berbagai karya.

Pada masa itu. serbuk. Menurutnya lagi. kosmologi. hampir selama 200 tahun formula ini digunakan sebagai panduan ahli farmasi di seluruh dunia Islam. Bukunya juga mengandung beberapa bab tentang meteria medika. Bahan-bahan seperti ini digunakan dalam sediaan farmasi Islam pada abad ke-8 (atau lebih awal lagi) dan lewat ini istilah farmasi terbentuk dalam Islam. Abu Hasan Ali bin Sahl Rabban al-Tabari Beliau dilahirkan pada 808. kata-kata seperti al-Saydanani ataupun al-Saydalani yang berarti dia yang menjual atau yang berkaitan dengan sandalwood. tindakan farmakologinya. Beliau menyeru para dokter agar menggunakan hanya satu obat untuk satu penyakit berdasarkan prinsip empiriks dan analogi. sahabat dari Masawayh. Formula ini ditulis untuk ahli-ahli farmasi apakah di apotik ataupun di hospital. kegunaan terapeutik hewan serta organ-organ burung dan juga campuran obat-obatan termasuk cara membuatnya.pertahanan tubuh terhadap penyakit. Buku ini juga memuat kisah-kisah kedokteran abstrak serta petikan dari referens yang berbahasa India. Bahan yang banyak digunakan dalam terapi perubatan Arab adalah kamfora. Misalnya. Formula-formula ubat ini disusun berdasarkan jenis sediaan: tablet. Contohnya peringatan terhadap penggunaan satu mithqal (lebih kurang 4 gram) candu bisa menyebabkan tidur ataupun maut. pola makan dan penyakit (akut dan kronik) serta cara merawatnya. Formula ini dikenali sebagai Agradadhin. psikoterapi. sedang perkataan saydanah bermaksud farmasi. Dalam tulisannya. beliau memberikan resep kedokteran tentang kaedah dan teknik meracik obat. yang terkenal adalah Syurga Hikmah yang membicarakan tentang tingkah laku manusia. di ibukota Abbasiah selama hampir empat dekade. Sabur b. Banyak dari resep-reses ini menunjukkan persamaan dengan dokumen dari Asia Barat dan Yunani-Roman. Tabari juga menyarankan agar nilai terapeutik setiap obat digunakan berdasarkan tujuan-tujuan tertentu dan dokter harus pandai membuat pilihan yang terbaik. sirup dan sebagainya. Beliau pernah menguraikan dengan terperinci penggunaan sesuatu bahan sebagai bahan terapeutik. Masawayh dikenal sebagai dokter dari beberapa khalifah. Sabur meninggal dunia pada 869. makanan bijibijian. embriologi. Tabari menulis banyak buku kedokteran. Beliau juga merupakan dokter Islam yang pertama mendirikan sekolah kolej farmasi swasta Arab. Menurut Masawayh bahan ini berasal dari China dan dibawa ke Arab melalui perdagangan dengan India dan Parsi. baik yang jenis kuning. Pada usia 30 tahun beliau diperintahkan untuk ke kota Samarra oleh Khalifah Mu’tasim (833-842) untuk mengabdi sebagai dokter. sandalwood iaitu bahan yang digunakan untuk menghasilkan minyak wangi. Oleh itu. putih atau merah juga datang dari India. salap. termasuk cara-cara menyimpannya sambil memperingatkan tentang bahaya yang ada pada bahan tersebut. Sahl Beliau merupakan orang pertama menulis formula pertama dalam sejarah Islam. kebersihan. Tulisan Sabur ini . dosis-dosisnya untuk setiap sekali pengunaan.

Lembaga Pendidikan Tinggi Farmasi yang didirikan pada masa perang kemerdekaan ini mempunyai andil yang besar bagi perkembangan sejarah kefarmasian pada masa-masa selanjutnya. Beliau terkenal sebagai penulis Arab pertama yang melakukan hal ini. pecuci dan penggunaan bahanbahan pergigian. tentang mandi. Sampai proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. terapi gizi secara umum dan juga tentang bunga mawar serta obat-obatan tertentu. dan profesi ini belum dikenal secara luas oleh masyarakat. khususnya selepas makan seperti yang dianjurkan dalam kedokteran moderen. Pada zaman penjajahan. Hunayn menjadi pembimbing pusat kajian ini dan dalam masa 40 tahun. Sumbangannya menjadi lebih terasa pada tahun 830. Sejarah Kefarmasian di Indonesia Farmasi sebagai profesi di Indonesia sebenarnya relatif masih muda dan baru dapat berkembang secara berarti setelah masa kemerdekaan. Tulisannya yang lain termasuklah tentang nilai gizi dan pemakanan. baik pada masa pemerintahan Hindia Belanda maupun masa pendudukan Jepang. Zayd Hunayn b. Beliau adalah anak dari seorang apoteker. Jerman dan Belanda. kefarmasian di Indonesia mencatat sejarah yang sangat berarti. para tenaga farmasi Indonesia pada umumnya masih terdiri dari asisten apoteker dengan jumlah yang sangat sedikit. beliau menterjemahkan dan mewujudkan istilah serta rangkaian kata yang digunakan untuk tujuan praktek kedokteran dan pengajaran. Setelah beliau kembali ke Baghdad. yang pada masa itu merupakan pusat pendidikan Islam terpenting untuk mengikuti pendidikan dalam perawatan. Hunayn diantar ke Baghdad. Antara buku dan tulisan Hunayn adalah tentang aspek kebersihan mulut. Beliau juga yang menemukan bahan-bahan makanan dan minuman yang dianggap dapat merusak gigi. Mesir dan negara sekitarannya untuk mendalami lagi latihannya. kefarmasian di Indonesia pertumbuhannya sangat lambat. Industri farmasi di Indonesia dengan dukungan teknologi yang cukup luas dan . semasa perang kemerdekaan. Namun. Austria. beliau sudah mahir tentang asal-usul perubatan Yunani khususnya yang diterjemahkan dalam Bahasa Syria. yakni dengan didirikannya Perguruan Tinggi Farmasi di Klaten pada tahun 1946 dan di Bandung tahun 1947.Dewasa ini kefamasian di Indonesia telah tumbuh dan berkembang dalam dimensi yang cukup luas dan mantap. Khalifah al-Ma’mun mendirikan satu institusi sains (bait al-Hikmah) untuk tujuan penyelidikan dan penterjemahan bahan-bahan Yunani ke dalam bahasa Arab. Gelen dan penulis Yunani lain) di samping menulis bukubukunya sendiri. Hunayn juga mengusulkan pembersihan gigi. Hunayn memainkan peranan yang penting dalam penterjemahan atau penentuan ketepatan terjemahan yang dilakukan (termasuk penulis Hippocrate. Tenaga apoteker pada masa penjajahan umumnya berasal dari Denmark. Beliau kemudian ke Syria.merupakan satu langkah penting dalam sejarah farmakope dan banyak disalin serta ditiru dalam buku kedokteran Arab selanjutnya. Ishaq al-Ibadi (809-873) Sumbangan beliau tidak kurang pentingnya kepada praktek farmasi dan kedokteran Arab.

. Oleh karena itu. Pada periode ini pula ada hal penting yang patut dicatat dalam sejarah kefarmasian di Indonesia. dengan jangka waktu pendidikan selama dua tahun. dan (4) Peraturan Pemerintah Nomor 26 tahun 1965 tentang Apotek. Sementara itu karena pengawasan belum dapat dilakukan dengan baik banyak terjadi kasus bahan baku maupun obat jadi yang tidak memenuhi persyaratan standar. terutama antara tahun 1960 – 1965.Sekitar tahun 1960-1965. penyediaan obat menjadi sangat terbatas dan sebagian besar berasal dari impor. Sebagian besar. Pada tahun 1950 di Jakarta dibuka sekolah asisten apoteker Negeri (Republik) yang pertama . terutama tenaga asisten apoteker mulai bertambah jumlah yang relatif lebih besar. baik yang berasal dari pendidikan di luar negeri maupun lulusan dari dalam negeri. dalam kenyataannya industriindustri farmasi menghadapi hambatan dan kesulitan yang cukup berat. 2. 3. industri farmasi dalam negeri hanya dapat berproduksi sekitar 30% dari kapasitas produksinya. beberapa peraturan perundang-undangan yang penting dan berkaitan dengan kefarmasian yang dikeluarkan oleh pemerintah antara lain : (1) Undang-undang Nomor 9 tahun 1960 tentang Pokok-pokok Kesehatan (2) Undang-undang Nomor 10 tahun 1961 tentang barang (3) Undang-undang Nomor 7 tahun 1963 tentang Tenaga Kesehatan. sekitar 90% kebutuhan obat nasional telah dapat dipenuhi oleh industri farmasi dalam negeri Demikian pula peranan profesi farmasi pelayanan kesehatan juga semakin berkembang dan sejajar dengan profesi-profesi kesehatan lainnya Selintas Sejarah Kefarmasian Indonesia 1. yakni berakhirnya apotek dokter dan apotek darurat.mantap. Lulusan angkatan pertama sekolah asisten apoteker ini tercatat sekitar 30 orang. sementara itu jumlah apoteker juga mengalami peningkatan. antara lain kekurangan devisa dan terjadinya sistem penjatahan bahan baku obat sehingga industri yang dapat bertahan hanyalah industri yang memperoleh bagian jatah atau mereka yang mempunyai relasi dengan luar negeri. Periode Tahun 1958 sampai dengan 1967 Pada periode ini meskipun untuk memproduksi obat telah banyak dirintis. Pada periode ini. karena kesulitan devisa dan keadaan ekonomi yang suram. Periode Zaman Penjajahan sampai Perang Kemerdekaaan Tonggak sejarah kefarmasian di Indonesia pada umumnya diawali dengan pendidikan asisten apoteker semasa pemerintahan Hindia Belanda. Periode Setelah Perang Kemerdekaan Sampai dengan Tahun 1958 Pada periode ini jumlah tenaga farmasi. Industri farmasi di Indonesia dengan dukungan teknologi yang cukup modern telah mampu memproduksi obat dalam jumlah yang besar dengan jaringan distribusi yang cukup luas.

Sedangkan berakhirnya apotek darurat ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 770/Ph/63/b tanggal 29 Oktober 1963 yang isinya antara lain : (1) Tidak dikeluarkan lagi izin baru untuk pembukaan apotek darurat. Sebahagian besar buku itu menguraikan tentang etika farmasi. Tulisan berjudul Minhaj itu adalah hasil karya Abu’l-Muna al-Kohen alAttar dari Mesir. salah satu topik penting dalam sejarah profesi kesehatan. antara lain ditetapkan : (1) Tidak dikeluarkan lagi izin baru untuk pembukaan apotek-dokter. di kota-kota seperti Baghdad. atau seni meracik ubat. terjemahan ataupun peningkatan ilmu pada zaman-zaman berikutnya. Puncak sumbangan dunia Arab-Islam dalam farmasi dicapai dengan siapnya satu panduan praktikum farmasi pada tahun 1260. dunia Arab dan Islam telah berhasil membangun jembatan ilmu yang menghubungkan antara sumbangan Yunani dengan dunia farmasi moderen sekarang ini.Dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 33148/Kab/176 tanggal 8 Juni 1962. Pada abad ke-9. Al-Attar seorang ahli farmasi berpengalaman. Untuk pertama kalinya dalam sejarah. farmasi dipraktekkan secara terpisah dari profesi medis yang lain. Malah tahap ilmu yang diperoleh daripada Yunani khususnya terus ditingkatkan dan usaha ini diteruskan hingga ke abad ke-13 melalui berbagai karya. Dalam Minhaj. dan (2) Semua izin apotek-dokter dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 1 Januari 1963. profesi farmasi dipraktekkan . Sementara itu. 1 Sejarah Awal Farmasi Dunia FARMASI Arab ataupun lebih khusus lagi dikenali sebagai saydanah merupakan satu bentuk profesi yang mulanya agak asing dari dunia kedokteran. al-Attar menuliskan pengalaman hidupnya serta ilmu dalam seni apotek.Pada tahun 1963. sebagai realisasi Undang-undang Pokok Kesehatan telah dibentuk Lembaga Farmasi Nasional (Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 39521/Kab/199 tanggal 11 Juli 1963). dan (3) Semua izin apotek darirat di ibukota Daerah Tingkat II dan kota-kota lainnya dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 1 Mei 1964. (2) Semua izin apotek darurat Ibukota Daerah Tingkat I dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 1 Pebruari 1964.

TOKOH ARAB DAN ISLAM YANG UTAMA Yuhanna b. dan terus merosot dengan jatuhnya peradaban Arab pada abad ke 19. sandalwood iaitu bahan yang digunakan untuk menghasilkan minyak wangi. Beliau menyeru para dokter agar menggunakan hanya satu obat untuk satu penyakit berdasarkan prinsip empiriks dan analogi. Masawayh dikenal sebagai dokter dari beberapa khalifah. kata-kata seperti al-Saydanani ataupun alSaydalani yang berarti dia yang menjual atau yang berkaitan dengan sandalwood. Melalui penyebaran perdagangan dunia Islam yang kian pesat. Aspek dan pengaruh Arab ini tidak ditulis oleh penulis barat pada sejarah perubatan umumnya dan sejarah farmasi khususnya.dengan rapi sehingga ahli farmasi mendapat perlindungan dan sanjungan daripada pemerintah serta pengguna ketika itu. Malah beliau menyatakan bahwa para dokter yang boleh menyembuhkan penyakit dengan hanya melalui pengaturan pola makan tanpa penggunaan ubat adalah yang paling berjaya dan beruntung. putih atau merah juga datang dari India. Misalnya. menjadikan kedudukan profesi farmasi khususnya. sedang perkataan saydanah bermaksud farmasi. farmasi mula berkembang dengan pesatnya di Eropah khususnya dan Barat umumnya. praktek farmasi mulai beku dan kaku. Menurutnya lagi. Menurut Masawayh bahan ini berasal dari China dan dibawa ke Arab melalui perdagangan dengan India dan Parsi. dan daya tarik bahan rempahrempah dan bahan obat-obatan. kurang daripada satu abad selepas al-Attar. di ibukota Abbasiah selama hampir empat dekade. Beliau juga merupakan dokter Islam yang pertama mendirikan sekolah kolej farmasi swasta Arab. Salah satu daripadanya berjudul al-Mushajjar al-Kabir yang menyusun daftar penyakit serta obat-obatnya dan juga pola makanan yang berkaitan. baik yang jenis kuning. Sejak dari itu. dan kesihatan pada umunya di dunia Arab semakin meningkat. Abu Hasan Ali bin Sahl Rabban al-Tabari . Sedangkan pada hakikatnya prestasi sains dan budaya dunia Arab begitu banyak mempengaruhi profesi serta sumbangan pustaka farmasi di barat yang ada hingga hari ini. Dan sebenarnya bidang farmasi Barat adalah berasal daripada farmasi Arab dan Islam. Sayangnya. Bahan-bahan seperti ini digunakan dalam sediaan farmasi Islam pada abad ke-8 (atau lebih awal lagi) dan lewat ini istilah farmasi terbentuk dalam Islam. Masawayh (777 – 857) Beliau adalah anak seorang ahli farmasi (dikenali sebgai apoteker). Beliau terkenal melalui tulisannya dalam bahasa Arab tentang meteria medica dan rawatan. Pada masa itu. 2 Masawayh juga mengusulkan penggunaan beberapa tumbuhan terkenal untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit. Bahan yang banyak digunakan dalam terapi perubatan Arab adalah kamfora.

Sabur meninggal dunia pada 869. beliau memberikan resep kedokteran tentang kaedah dan teknik meracik obat. Pada usia 30 tahun beliau diperintahkan untuk ke kota Samarra oleh Khalifah Mu’tasim (833842) untuk mengabdi sebagai dokter. dosisdosisnya untuk setiap sekali pengunaan. Formula ini ditulis untuk ahli-ahli farmasi apakah di apotik ataupun di hospital. Formula-formula obat ini 3 disusun berdasarkan jenis sediaan: tablet. tindakan farmakologinya. Oleh itu. sahabat dari Masawayh.Beliau dilahirkan pada 808. termasuk cara-cara menyimpannya sambil memperingatkan tentang bahaya yang ada pada bahan tersebut. Beliau kemudian ke Syria. Mesir dan negara sekitarannya untuk mendalami lagi latihannya. Dalam tulisannya. Setelah beliau kembali ke Baghdad. Bukunya juga mengandung beberapa bab tentang meteria medika. pola makan dan penyakit (akut dan kronik) serta cara merawatnya. serbuk. Formula ini dikenali sebagai Agradadhin. yang pada masa itu merupakan pusat pendidikan Islam terpenting untuk mengikuti pendidikan dalam perawatan. Sabur b. kosmologi. Banyak dari resep-reses ini menunjukkan persamaan dengan dokumen dari Asia Barat dan Yunani-Roman. Sahl Beliau merupakan orang pertama menulis formula pertama dalam sejarah Islam. embriologi. Beliau adalah anak dari seorang apoteker. Buku ini juga memuat kisah-kisah kedokteran abstrak serta petikan dari referens yang berbahasa India. Zayd Hunayn b. Contohnya peringatan terhadap penggunaan satu mithqal (lebih kurang 4 gram) candu bisa menyebabkan tidur ataupun maut. psikoterapi. makanan biji-bijian. salap. hampir selama 200 tahun formula ini digunakan sebagai panduan ahli farmasi di seluruh dunia Islam. Hunayn memainkan peranan yang penting dalam penterjemahan atau . yang terkenal adalah Syurga Hikmah yang membicarakan tentang tingkah laku manusia. Tulisan Sabur ini merupakan satu langkah penting dalam sejarah farmakope dan banyak disalin serta ditiru dalam buku kedokteran Arab selanjutnya. Tabari menulis banyak buku kedokteran. Tabari juga menyarankan agar nilai terapeutik setiap obat digunakan berdasarkan tujuan-tujuan tertentu dan dokter harus pandai membuat pilihan yang terbaik. Hunayn diantar ke Baghdad. kegunaan terapeutik hewan serta organ-organ burung dan juga campuran obatobatan termasuk cara membuatnya. Ishaq al-Ibadi (809-873) Sumbangan beliau tidak kurang pentingnya kepada praktek farmasi dan kedokteran Arab. Beliau pernah menguraikan dengan terperinci penggunaan sesuatu bahan sebagai bahan terapeutik. kebersihan. beliau sudah mahir tentang asal-usul perubatan Yunani khususnya yang diterjemahkan dalam Bahasa Syria. sirup dan sebagainya.

tentang mandi.penentuan ketepatan terjemahan yang dilakukan (termasuk penulis Hippocrate. Sejarah Kefarmasian Indonesia Farmasi sebagai profesi di Indonesia sebenarnya relatif masih muda dan baru dapat berkembang secara berarti setelah masa kemerdekaan. kefarmasian di Indonesia pertumbuhannya sangat lambat. Sampai proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Sebagian besar. Austria. Gelen dan penulis Yunani lain) di samping menulis bukubukunya sendiri. Hunayn menjadi pembimbing pusat kajian ini dan dalam masa 40 tahun. Jerman dan Belanda. Beliau terkenal sebagai penulis Arab pertama yang melakukan hal ini. Industri farmasi di Indonesia dengan dukungan teknologi yang cukup luas dan mantap. 4 para tenaga farmasi Indonesia pada umumnya masih terdiri dari asisten apoteker dengan jumlah yang sangat sedikit. baik pada masa pemerintahan Hindia Belanda maupun masa pendudukan Jepang. Lembaga Pendidikan Tinggi Farmasi yang didirikan pada masa perang kemerdekaan ini mempunyai andil yang besar bagi perkembangan sejarah kefarmasian pada masa-masa selanjutnya. terapi gizi secara umum dan juga tentang bunga mawar serta obat-obatan tertentu. Sumbangannya menjadi lebih terasa pada tahun 830. Khalifah al-Ma’mun mendirikan satu institusi sains (bait al-Hikmah) untuk tujuan penyelidikan dan penterjemahan bahan-bahan Yunani ke dalam bahasa Arab. Antara buku dan tulisan Hunayn adalah tentang aspek kebersihan mulut. khususnya selepas makan seperti yang dianjurkan dalam kedokteran moderen.Dewasa ini kefamasian di Indonesia telah tumbuh dan berkembang dalam dimensi yang cukup luas dan mantap. Beliau juga yang menemukan bahan-bahan makanan dan minuman yang dianggap dapat merusak gigi. sekitar 90% kebutuhan obat nasional telah dapat dipenuhi oleh industri farmasi dalam negeri Demikian pula peranan profesi farmasi pelayanan kesehatan juga . Tulisannya yang lain termasuklah tentang nilai gizi dan pemakanan. semasa perang kemerdekaan. Hunayn juga mengusulkan pembersihan gigi. Namun. dan profesi ini belum dikenal secara luas oleh masyarakat. kefarmasian di Indonesia mencatat sejarah yang sangat berarti. Tenaga apoteker pada masa penjajahan umumnya berasal dari Denmark. pecuci dan penggunaan bahan-bahan pergigian. yakni dengan didirikannya Perguruan Tinggi Farmasi di Klaten pada tahun 1946 dan di Bandung tahun 1947. beliau menterjemahkan dan mewujudkan istilah serta rangkaian kata yang digunakan untuk tujuan praktek kedokteran dan pengajaran. Pada zaman penjajahan. Industri farmasi di Indonesia dengan dukungan teknologi yang cukup modern telah mampu memproduksi obat dalam jumlah yang besar dengan jaringan distribusi yang cukup luas.

dengan jangka waktu pendidikan selama dua tahun. baik yang berasal dari pendidikan di luar negeri maupun lulusan dari dalam negeri. Pada tahun 1950 di Jakarta dibuka sekolah asisten apoteker Negeri (Republik) yang pertama . Oleh karena itu. Dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 33148/Kab/176 tanggal 8 Juni 1962.Sekitar tahun 1960-1965. dalam kenyataannya industri-industri farmasi menghadapi hambatan dan kesulitan yang cukup berat.semakin berkembang dan sejajar dengan profesi-profesi kesehatan lainnya Selintas Sejarah Kefarmasian Indonesia 1. terutama tenaga asisten apoteker mulai bertambah jumlah yang relatif lebih besar. penyediaan obat menjadi sangat terbatas dan sebagian besar berasal dari impor. Pada periode ini pula ada hal penting yang patut dicatat dalam sejarah kefarmasian di Indonesia. sementara itu jumlah apoteker juga mengalami peningkatan. 3. 2. antara lain ditetapkan : (1) Tidak dikeluarkan lagi izin baru untuk pembukaan apotek-dokter. beberapa peraturan perundang-undangan yang penting dan berkaitan dengan kefarmasian yang dikeluarkan oleh pemerintah antara lain : (1) Undang-undang Nomor 9 tahun 1960 tentang Pokok-pokok Kesehatan (2) Undang-undang Nomor 10 tahun 1961 tentang barang (3) Undang-undang Nomor 7 tahun 1963 tentang Tenaga Kesehatan. 5 Sementara itu karena pengawasan belum dapat dilakukan dengan baik banyak terjadi kasus bahan baku maupun obat jadi yang tidak memenuhi persyaratan standar. dan (4) Peraturan Pemerintah Nomor 26 tahun 1965 tentang Apotek. . industri farmasi dalam negeri hanya dapat berproduksi sekitar 30% dari kapasitas produksinya. Lulusan angkatan pertama sekolah asisten apoteker ini tercatat sekitar 30 orang. terutama antara tahun 1960 – 1965. antara lain kekurangan devisa dan terjadinya sistem penjatahan bahan baku obat sehingga industri yang dapat bertahan hanyalah industri yang memperoleh bagian jatah atau mereka yang mempunyai relasi dengan luar negeri. dan (2) Semua izin apotek-dokter dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 1 Januari 1963. karena kesulitan devisa dan keadaan ekonomi yang suram. Pada periode ini. yakni berakhirnya apotek dokter dan apotek darurat. Periode Tahun 1958 sampai dengan 1967 Pada periode ini meskipun untuk memproduksi obat telah banyak dirintis. Periode Setelah Perang Kemerdekaan Sampai dengan Tahun 1958 Pada periode ini jumlah tenaga farmasi. Periode Zaman Penjajahan sampai Perang Kemerdekaaan Tonggak sejarah kefarmasian di Indonesia pada umumnya diawali dengan pendidikan asisten apoteker semasa pemerintahan Hindia Belanda.

Sedangkan berakhirnya apotek darurat ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 770/Ph/63/b tanggal 29 Oktober 1963 yang isinya antara lain : (1) Tidak dikeluarkan lagi izin baru untuk pembukaan apotek darurat. sebagai realisasi Undang-undang Pokok Kesehatan telah dibentuk Lembaga Farmasi Nasional (Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 39521/Kab/199 tanggal 11 Juli 1963).wordpress.com .Pada tahun 1963. Sadeli Ilyas. dan (3) Semua izin apotek darurat di ibukota Daerah Tingkat II dan kota-kota lainnya dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 1 Mei 1964. (2) Semua izin apotek darurat Ibukota Daerah Tingkat I dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 1Pebruari 1964. untuk Akademi Farmasi Samarinda. Di Upload oleh Dr. Sumber : pharmacy07.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->