Artikel Pepaya

PENDAHULUAN

Walau kelihatan seperti buah sepele tapi pepaya memiliki manfaat dan kegunaan yang bejibun eh banyak.Pepaya (Carica papaya L.), atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. C. papaya adalah satusatunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, "papaja", yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, "papaya". Dalam bahasa Jawa pepaya disebut "katès" dan dalam bahasa Sunda "gedang" kalo di daerah sobat apa namanya ya.?.

A. Syarat Pertumbuhan Tanaman dapat tumbuh pada dataran rendah dan tinggi 700 - 1000 mdpl, curah hujan 1000 - 2000 mm/tahun, suhu udara optimum 22 - 26 derajat C dan kelembaban udara sekitar 40% dan angin yang tidak terlalu kencang sangat baik untuk penyerbukan. Tanah subur, gembur, mengandung humus dan harus banyak menahan air, pH tanah yang ideal adalah netral dengan pH 6 -7.

Pembibitan 1. Persyaratan Bibit/Benih  Biji-biji yang digunakan sebagai bibit diambil dari buah-buah yang telah masak benar dan berasal dari pohon pilihan. Buah pilihan tersebut di belah dua untuk diambil bijibijinya. Biji yang dikeluarkan kemudian dicuci bersih hingga kulit yang menyelubungi biji terbuang lalu dikeringkan ditempat yang teduh.  Biji yang segar digunakan sebagai bibit. Bibit jangan diambil dari buah yang sudah terlalu masak/tua dan jangan dari pohon yang sudah tua.

Jika tidak mau repaot sekaran sudah ada beberapa produsen benih sudah menyediakannya,jadi sobat tinggal pesan saja.

2. Penyiapan Benih Kebutuhan benih perhektar 60 gram (± 2000 tanaman). Benih direndam dalam larutan regent merah hal ini gunaya sebagai pemecah masa dormansi benih,selama 1-2 jam,lalu ditiriskan kemudian disemai dalam polybag ukuran 20 x 15 cm. Media yang digunakan

 Jika tidak mau susah biji-biji tersebut bisa langsung ditanam tanpa disemai lebih dahulu. tanah yang akan ditanami pepaya harus dikeringkan satu minggu. 4.merupakan campuran 2 ember tanah yang di ayak ditambah 1 ember pupuk kandang yang sudah matang. perlu ditambah ± 1 kg Dolomit dan biarkan 1-2 minggu. jarak antar bedengan 60 cm. Benih berkecambah muncul setelah 12-15 hari.Buat lubang ukuran 50 x 50 x 40 cm di atas bedengan. 3. dengan jarak tanam 2 x 2. Teknik Penyemaian Benih  Benih dimasukan pada kedalaman 0. sekitar umur 2 . Pengapuran Apabila tanah yang akan ditanami pepaya bersifat asam (pH kurang dari 5).3 bulan dapat dipindahkan pada permulaan musim hujan. Disiram setiap hari. semak dan kotoran lain.tetapi keberhasilan hidup benih tidak bisa 100%. kemudian dicangkul/dibajak dan digemburkan.Bentuk bedengan berukuran lebar 200 . setelah diberi pupuk yang matang. 2. Pengolahan Media Tanam 1. 4.. tinggi 20 . 3. Pembentukan Bedengan . panjang secukupnya. setelah itu tutup dengan tanah campuran 3 Karung pupuk kandang yang telah matang . Persiapan Lahan dibersihkan dari rumput. Pada saat ketinggiannya 15-20 cm atau 45-60 hari bibit siap ditanam.250 cm. .30 cm. Pemindahan Bibit Bibit-bibit yang sudah dewasa. Pemupukan Sebelum diberi pupuk.5 m.1 cm kemudian tutup dengan tanah atau pupuk kandang yang sudah di ayak. .

3 blek. Setelah itu baru lubang-lubang siap ditanami. Pembuatan Lubang Tanam  Lubang tanam berukuran 60 x 60 x 40 cm. Pemeliharaan Tanaman 1.  Apabila biji ditanam langsung ke kebun. Cara Penanaman setiap satu lubang tanam cukup diberi 1-2 bibit pepaya yang sudah disemaikan tadi..Setelah itu lubanglubang diisi dengan tanah yang telah dicampuri dengan pupuk kandang 2 . Jika pupuk kandang tidak tersedia dapat dipakai SUPERNASA dengan cara disiramkan kelubang tanam dosis 1 sendok makan/10 lt air sebelum tanam. Kapan dan berapa kali kebun tersebut harus disiangi tak dapat dipastikan dengan tegas.lubang yang ditutupi gundukan tanah yang cembung dibiarkan 2-3 hari hingga tanah mengendap. memerlukan pendangiran . Lubang .atau tiaptiap lubang diisi dengan 3-4 buah biji. tergantung dari keadaan. maka lubang . Pembubunan Kebun pepaya sama halnya dengan kebun buah-buahan lainnya.Teknik Penanaman 1. Beberapa bulan kemudian akan dapat dilihat tanaman yang jantan dan betina atau berkelamin dua. 3. Penjarangan dan Penyulaman Penjarangan tanaman dilakukan untuk memperoleh tanaman betina disamping beberapa batang pohon jantan. 2. . Hal ini dilakukan pada waktu tanaman mulai berbunga. Lubanglubang tersebut diatas dibuat 1-2 bulan penanaman.lubang pertanaman harus digali terlebih dahulu. 2. yang digali secara berbaris. Penyiangan Kebun pepaya sama halnya dengan kebun buah-buahan lainnya. Biarkan lubang-lubang kosong agar memperoleh cukup sinar matahari. memerlukan penyiangan (pembuangan rumput). Lubang-lubang pertanaman untuk biji-biji harus selesai ± 5 bulan sebelum musim hujan.

75 gramTSP. menjaga kebersihan. 75 gramTSP. Kapan dan berapa kali kebun tersebut harus didangiri tak dapat dipastikan dengan tegas. pangkal batang dan nematoda. dan drainase serta sebarkan Natural GLIO ke lubang . 60 gram Urea. 50 gram Urea. rebah semai. 25 gram Urea.Saat umur 3-5 bulan lakukan pemupukan ketiga dengan komposisi 75 gram ZA. Badan halus panjang 2 . bersungut dan kaki panjang. dan 75 gram KCl 5. kuning atau hitam. . memberikan zatzat makanan yang diperlukan dan dapat menjaga kelembaban tanah. Penyakit mati bujang diisebabkan oleh jamur Phytophthora parasitica. 50 gram KCl . Cara pemberian pupuk: .Satu bulan kemudian lakukan pemupukan kedua dengan komposisi 75 gram ZA. dan 40 gram KCl . 35 gram Urea. Hama dan Penyakit Kutu tanaman (Aphid sp. maka harus dibuatkan parit-parit. Memiliki sepasang tonjolan tabung pada bagian belakang perut. Pemupukan Pohon pepaya memerlukan pupuk yang banyak. ada yang bersayap dan tidak. dicampur dan ditanam melingkar. virus mosaik.tanah. Pengairan dan Penyiraman Tanaman pepaya memerlukan cukup air tetapi tidak tahan air yang tergenang. tanaman pepaya harus sering disirami. 75 gram TSP. Tungau). 4. tergantung dari keadaan. Cara pencegahan: perawatan kebun yang baik.Tiap minggu setelah tanam beri pupuk kimia. P. busuk buah. Apalagi di daerah yang banyak turun hujan dan bertanah liat. khususnya pupuk organik.Umur 6 bulan dan seterusnya 1 bulan sekali diberi pupuk dengan 100 gram ZA. Maka pengairan dan pembuangan air harus diatur dengan seksama. Pada musim kemarau. Kutu dewasa. Menyerang buah dan batang pepaya. Merusak tanaman dengan cara menghisap cairan dengan pencucuk penghisap yang panjang di bagian mulut.. 50 gram TSP dan 25 gram KCl. leher akar.3 mm berwarna hijau. Pengendalian : semprot dengan Natural BVR atau PESTONA secara bergantian Penyakit yang sering merugikan tanaman pepaya adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur. 50 gram ZA. palmivora dan Pythium aphanidermatum.

. untuk mencegah timbulnya serangan nematoda. Pengendalian : Siramkan PESTONA ke lubang tanam Catatan :Jika penggunaan pestisida organik belum dapat mengendalikan Thrips. Tetapi masih banyak petani yang memetiknya pada waktu buah belum terlalu matang. sedangkan penyakit busuk akar disebabkan oleh jamur Meloidogyne incognita. Apabila lahan telah ditanami pepaya.tanam. Panen dan Pasca Panen 1. layu dan mati. Cara Panen Panen dilakukan dengan berbagai macam cara. Ciri dan Umur Panen Tanaman pepaya dapat dipanen setelah berumur 9-12 bulan. pada umumnya panen/pemetikan dilakukan dengan menggunakan "songgo" (berupa bambu yang pada ujungnya berbentuk setengah kerucut yang berguna untuk menjaga agar buah tersebut tidak jatuh pada saat dipetik).rebah semai. Nematoda. Periode Panen Panen dilakukan setiap 10 hari sekali. 2. Tanaman yang terinfeksi oleh nematoda menyebabkan daun menguning. disarankan agar tidak menanam pepaya kembali.busuk buah dan lain sebagainya kita dapat menggunakan pestisida kimia. Buah pepaya dipetik harus pada waktu buah itu memberikan tanda-tanda kematangan: warna kulit buah mulai menguning. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful