P. 1
Rpp.fisika Kls Xi Semester 1

Rpp.fisika Kls Xi Semester 1

|Views: 35|Likes:
Published by Mutiara Rahma Dani

More info:

Published by: Mutiara Rahma Dani on Jan 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2013

pdf

text

original

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP

)
Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan ke Alokasi waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : : : : : Fisika XI/1 Pertama sampai ke enam dalam semester ke satu 12 x 45 ’ Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik Menganalisis gerak lurus, gerak melingkar dan gerak parabola dengan menggunakan vektor

Indikator: 1. Menganalisis besaran perpindahan, kecepatan dan percepatan pada perpaduan gerak lurus dengan menggunakan vektor 2. Menganalisis besaran kecepatan dan percepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vektor 3. Menganalisis besaran perpindahan dan kecepatan pada gerak parabola dengan menggunakan vektor 4. Menganalisis vektor percepatan tangensial dan percepatan sentripetal pada gerak melingkar Tujuan Pembelajaran: Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. Mengidentifikasi katrakteristik perpaduan gerak translasi pada beberapa gerak melalui presentas, percobaan atau demonstrasi di kelas secara klasikal (misalnya gerak mobil mainan di atas triplek yang bergerak) 2. Menganalisis vektor perpindahan, vektor kecepatan, dan vektor percepatan pada gerak dalam bidang datar (gerak parabola, gerak melingkar) melalui kegiatan diskusi di kelas 3. Menerapkan analisis vektor perpindahan, vektor kecepatan, dan vektor percepatan pada gerak dalam bidang datar (parabola dan melingkar) dalam diskusi pemecahan masalah Materi Ajar (Materi Pokok) : Perpaduan gerak antara:  glb dan glb  glb dan glbb Gerak parabola Gerak melingkar dengan percepatan konstan

Metode Pembelajaran: 1. Metode Eksperimen 2. Tanya jawab (diskusi) 3. Penugasan 4. Ceramah

Langkah-langkah Pembelajaran: I. Pertemuan Pertama (2x 45”) A. Kegiatan awal 1. Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Kegiatan Inti 1. Memberi informasi tentang besaran perpindahan, kecepatan dan percepatan pada perpaduan gerak lurus dengan menggunakan vektor 2. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Memberi latihan C. Kegiatan penutup 1. Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan II. Pertemuan kedua (2 x 45’) A. Kegiatan awal 1. Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Kegiatan Inti 1. Memberi informasi tentang besaran kecepatan dan percepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vektor 2. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Memberi latihan C. Kegiatan penutup 1. Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan

Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil

1

III. Pertemuan ketiga (2 x 45’) A. Kegiatan awal 1. Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Kegiatan Inti 1. Memberi informasi tentang besaran perpindahan dan kecepatan pada gerak parabola dengan menggunakan vektor 2. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 2. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 3. Memberi latihan C. Kegiatan penutup 1. Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan IV. Pertemuan kempat (2 x 45’) A. Kegiatan awal 1. Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Kegiatan Inti 1. Memberi informasi tentang vektor percepatan tangensial dan percepatan sentripetal pada gerak melingkar 2. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Memberi latihan C. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan V. Pertemuan kelima (2 x 45’) A. Kegiatan awal 1. Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Kegiatan Inti 1. Memberi informasi tentang analisis vektor perpindahan, vektor kecepatan, dan vektor percepatan pada gerak dalam bidang datar (parabola dan melingkar) 2. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Memberi latihan C. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan Alat/ bahan dan Sumber: Alat dan bahan: bahan presentasi, lembar kerja Sumber: buku Fisika, CD pembelajaran, LKS, Charta, Brosur, dan berbagai tulisan dari internet Penilaian: Penilaian dilakukan secara individu atau kelompok yang meliputi penilaian penilaian kinerja (performamce assessment) pada saat kegiatan berlangsung, tes tertulis, dan penugasan (proyek). a. Penilaian Kinerja Nilai diperoleh dari hasil pengamatan guru terhadap kinerja kelompok selama proses pembelajaran berlangsung yaitu pada saat melakukan percobaan. Unsur-unsur yang dinilai meliputi: Aspek Penilaian Nama Kelompok No. Kel. Kel. Kel. Kel. …… …. ….. A B C D 1. Merancang alat 2. Menyusun Hipotesis 3. Menetapkan Variabel yang tetap dan yang dikendalikan 4. Menetapkan alat dan bahan yang sesuai 5. Menentukan langkah-langkah kerja 6. Ketelitian mengukur 7. Menyimpulkan hasil percobaan Skor Total Skor adalah 1 sampai 4 dimana: 5 = sangat baik; 4 = baik; 3 = Cvukup; 2 = Kurang; 1 = Sangat Kurang Nilai yang diperoleh adalah: : N =

jumlah skor yang diperoleh x 10 35
2

Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil

b. Aspek Sikap Ilmiah Skor setiap kelompok No. Aspek Penilaian Sangat Baik (5) Baik (4) Cukup (3) Kurang (2) Sangat Kurang (1)

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7

Kesungguhan dalam melakukan kegiatan Kejujuran dalam mengungkap fakta Ketelitian dalam bekerja Penggunaan waktu secara efektif Kerja sama Tanggung Jawab Memperhatikan keselamatan kerja Catatan: . Nilai: Berikan tanda  untuk setiap penampilan dari setiap tindakan yang dilakukan kelompok N =

jumlah skor yang diperoleh x 10 35

Kepala SMA Negeri 1 Bangil

Bangil, 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika

Drs. H. Prayitno, M.Pd. Nip. 130 673 928

Dwi Sulistyani, S.Pd. Nip. 130 146 272

Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil

3

Benda P jatuh bebas dari ketinggian h meter dari tanah. 180 m 8. 32 m/s b. Dua buah sepeda motor A dan B bergerak berdampingan dan searah. 1 : 16 c. Kecepatan benda itu adalah … j ˆ j a. masing – masing dengan kecepatan 30 km/jam dan 40 km/jam. 60 m c. 1 : 2 e. B tidak pernah menyusul A c. (4) 2. Sebuah benda dilempar vertikal ke atas dengan kecepatan awal 60 m/s (g = 10 m/s 2) maka waktu dan tinggi maksimum yang dialami benda adalah … a. 7 m/s e. 40 t i  10 t 2  30 t ˆ m / s 6. perpindahan A = 2x. Dua mobil A dan B bergerak lurus dari tempat 10 dan waktu yang sama. (3) b. 180 m b. (1) d. pada t = 3. B menyusul A e. 10 km/j d. 24 m/s 4.Tes tertulis A. 40 t i  30 tˆ m / s    40 ˆ j e. Sebuah benda bergerak pada bidang XOY dengan percepatan a  10 ˆ m / s 2 dan kecepatan awal t  ˆ v  ( 40 i  30 ˆ ) m / s . 30 km/j j 5. maka kecepatan rata – rata dalam selang waktu antara 3 sekon sampai 4 sekon adalah …… a. pada t = 3. 12 m/s d. 51 m/s c. Perbandingan kecepatan benda P dengan Q adalah … a. Besar kecepatan A terhadap B adalah …. c). dan benda Q jatuh bebas dari ketinggian 4h meter dari tanah. Grafik kecepatan (m/s) A terhadap waktu (s) mobil A dan B tersebut ditunjukkan pada gambar di samping ini: 5 B 3 6 Pernyataan yang benar di bawah ini adalah …. 12 s . 1 : 4 d. a. PG 1. 70 km/j c. a). B menyusul A tepat saat A berhenti b. a. 70 i  10 tˆ m / s   ˆ  j b. dinyatakan dalam persamaan x = t3 + 2t2 – 8. B telah menyusul A 3. X 2 1 3 4 5 t Bagian grafik yang menunjukkan benda sedang diam adalah bagian : a. 60 m d. v A A B t B t t v v Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 4 . 6 s . 4 : 1 7. 60 s . b).  i  10 t  30  ˆm / s ˆ j d. Gerak suatu benda digambarkan dengan grafik kedudukan (x) terhadap waktu (t). Grafik kecepatan terhadap waktu untuk suatu bola yang dilempar vertikal ke atas dan kembali pada pelempar setelah mencapai ketinggian tertentu adalah …. pada t = 3.  40 t  30  i  10 tˆm / s ˆ j c. 40 km/j b. (2) e. x dalam meter dan t dalam sekon. 2 : 1 b. 180 m e. perpindahan B d. – 10 km/j e. (5) v c. 12 s . Dua mobil bergerak sepanjang sumbu x. 6 s .

M. Perhatikan hubungan roda-roda seperti pada gambar berikut ! R1 = 20 cm R2 = 4 cm dan R3 = 24 cm. h 10. dalam waktu 6 sekon kecepatan sudutnya 36 rads-1. Sepeda mempunyai roda belakang dengan jari-jari 40 cm.Pd. H. tinggi maksimum di planet adalah …. Hitung percepatan sudut dari ujung sebuah kincir angin yang letaknya 10 meter dari sumber putar yang tiap menitnya melakukan 30 putaran.s-2. 14. waktu yang diperlukan oleh roda gerinda untuk berhenti b.50 h e. Kecepatan sudut gigi roda depan. Sebuah benda massanya 2 kg terletak di atas tanah. Prayitno. berapa kelajuan linier R3 ? 3. Tinggi maksimum yang dicapai h. Perlambatan tetap 2. 2 h b.Essy 1. 20 m c. Poros sebuah motor berputar 1. a. dan percepatan gravitasi di planet 2 g. 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Drs. Jika benda tersebut dilemparkan vertikal ke atas dari permukaan planet dengan kecepatan awal 2 v0. Benda tersebut ditarik ke atas dengan gaya 30 N selama 2 detik lalu dilepaskan.d). Percepatan gravitasi g. Tentukan : a.s-1. Sebuah motor listrik yang memutar sebuah roda gerinda bengkel pada laju 100 rpm dipadamkan.Pd. 18 m b. 130 146 272 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 5 .00 rad. v e). Berapa radian sudut yang ditempuh oleh putaran itu dalam 18 s ? 13. Jika percepatan gravitasi 10 m/s2. Kecepatan sudut roda belakang b. S.25 h d. v B t A t 9. posisi sudut pada t = 2. 2. Nip. Jika posisi sudut awal adalah 3 rad. Kecepatan linier gigi roda belakang R1 c. tentukan : a.800 rpm. Gigi roda belakang dan depan mempunyai jejari masing-masing 5 cm dan 10 cm. a.s-1.4 s 12. 15 m B. berapa radian yang telah ditempuh roda selama selang waktu ( pada jawaban a ) Kepala SMA Negeri 1 Bangil Bangil. persamaan posisi sudut pada t b. 12 m e. Tentukan. percepatan sudut yang dialami b. 4 h c. Jika R2 R3 kelajuan linier roda R1 adalah 14 cm. maka tinggi maksimum yang dicapai benda adalah …. 0. Sebuah roda yang mula-mula dalam keadaan diam. Sebuah roda berputar dengan kecepatan sudut tetap 30 rad. 130 673 928 Dwi Sulistyani. percepatan total yang telah ditempuh dalam waktu itu. 10 m d. hitunglah a. a. 15. 0. Nip. Suatu benda dilemparkan vertikal ke atas dari permukaan bumi dengan kecepatan awal v0 m/s. Jika kecepatan sepeda 5 ms-1.

Memberi latihan C. Mendiskusikan konsep gerak. penerbangan luar angkasa dalam diskusi kelas pemecahan masalah Materi Ajar (Materi Pokok) : Hukum Newton tentang Gravitasi Gaya gravitasi antar partikel Kuat medan gravitasi dan percepatan gravitasi Gravitasi antar planet Hukum Keppler Metode Pembelajaran: 1. Kegiatan awal 1. Pertemuan Pertama (2x 45”) A. Kegiatan penutup 1. Ceramah Langkah-langkah Pembelajaran: I. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Kegiatan awal 1. Kegiatan Inti 1. konsep berat. Membandingkan percepatan gravitasi dan kuat medan gravitasi pada kedudukan yang berbeda 4. Kegiatan Inti 1. konsep percepatan dan medan gravitasi dalam tatasurya dalam diskusi kelas 3. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. dan lain-lain) 2. Tanya jawab (diskusi) 3. Menganalisis gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum Keppler Tujuan Pembelajaran: Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. Menganalisis keteraturan sistem tata surya dalam pemecahan masalah gravitasi antar planet. Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Pertemuan kedua (2 x 45’) D.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan ke Alokasi waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : : : : : Fisika XI/1 Ketujuh sampai kedua belas dalam semester ke satu 12 x 45 ’ Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik Menganalisis keteraturan gerak planet dalam tatasurya berdasarkan hukum-hukum Newton Indikator: 1. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. gerak satelit. Menghitung resultan gaya gravitasi pada benda titik dalam suatu sistem 3. Penugasan 4. Memberi informasi tentang hubungan antara gaya gravitasi dengan massa benda dan jaraknya 2. gaya dan kesimbangan yang terjadi pada sistem tatasurya dan gerak planet melalui berbagai media (misalnya presentasi. Menganalisis hubungan antara gaya gravitasi dengan massa benda dan jaraknya 2. Memotivasi dengan mengajukan permasalahan E. Memberi informasi tentang resultan gaya gravitasi pada benda titik dalam suatu sistem 2. Metode Eksperimen 2. simulasi. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Memformulasikan hukum Newton tentang gravitasi. Memberi latihan Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 6 . Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan II.

CD pembelajaran. Kegiatan awal 1. Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 7 . Memberi informasi tentang gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum Keppler 2. dan penugasan (proyek). LKS. …. Kegiatan Inti 1. 2. Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. dan berbagai tulisan dari internet Penilaian: Penilaian dilakukan secara individu atau kelompok yang meliputi penilaian penilaian kinerja (performamce assessment) pada saat kegiatan berlangsung. Penilaian Kinerja Nilai diperoleh dari hasil pengamatan guru terhadap kinerja kelompok selama proses pembelajaran berlangsung yaitu pada saat melakukan percobaan. Kegiatan Inti 1. Memberi latihan C. penerbangan luar angkasa 2. Kegiatan Inti 1. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Charta. Memberi latihan C. Brosur. Kel. 5. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan V. Kegiatan awal 1. Memberi latihan C. Kegiatan penutup 1. tes tertulis. Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Pertemuan keempat (2 x 45’) A. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan III. Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan Alat/ bahan dan Sumber: Alat dan bahan: bahan presentasi. 7. Kegiatan penutup 1. Kegiatan awal 1. …… C D …. A Kel. Kegiatan penutup 1. Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan IV. Pertemuan ketiga (2 x 45’) A. lembar kerja Sumber: buku Fisika. B Nama Kelompok Kel. Kegiatan penutup 1. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. 4. Unsur-unsur yang dinilai meliputi: Aspek Penilaian No. a. Memberi informasi tentang perbandingkan percepatan gravitasi dan kuat medan gravitasi pada kedudukan yang berbeda 2. gerak satelit. Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. 3. Merancang alat Menyusun Hipotesis Menetapkan Variabel yang tetap dan yang dikendalikan Menetapkan alat dan bahan yang sesuai Menentukan langkah-langkah kerja Ketelitian mengukur Menyimpulkan hasil percobaan Skor Total Kel.. 6. Pertemuan keempat (2 x 45’) A. Memberi informasi tentang keteraturan sistem tata surya dalam pemecahan masalah gravitasi antar planet. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. 1.F. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4.

Pd. 2 = Kurang. 6. Aspek Sikap Ilmiah Skor setiap kelompok No. M.Skor adalah 1 sampai 4 dimana: 5 = sangat baik. 7 Kesungguhan dalam melakukan kegiatan Kejujuran dalam mengungkap fakta Ketelitian dalam bekerja Penggunaan waktu secara efektif Kerja sama Tanggung Jawab Memperhatikan keselamatan kerja Catatan: Berikan tanda  untuk setiap penampilan dari setiap tindakan yang dilakukan kelompok . 5. Aspek Penilaian Sangat Baik (5) Baik (4) Cukup (3) Kurang (2) Sangat Kurang (1) 1. 4.Pd. 4 = baik. 1 = Sangat Kurang Nilai yang diperoleh adalah: : N = jumlah skor yang diperoleh x 10 35 b. Nip. H. 3 = Cvukup. 2. Nip. S. 130 673 928 Dwi Sulistyani. 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Drs. Prayitno. 3. 130 146 272 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 8 . Nilai: N = jumlah skor yang diperoleh x 10 35 Kepala SMA Negeri 1 Bangil Bangil.

130 146 272 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 9 . Apa yang menyebabkan planet-planet tetap berada pada orbitnya untuk mengelilingi mataharai 6. Jika ada planet yang jaraknya dari Matahari 3 kali jarak bumi-matahari. Nip. Jelaskan dengan gambar peristiwa terjadinya : a. hitung periode merkurius. Prayitno. Bagaimanakah cara mengukur periode rotasi bumi? 10. 9. tata surya b. 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Drs. S. 7. meteorit e. satelit 3. 4.Pd. 130 673 928 Dwi Sulistyani. gerhana matahari 5. dan mengapa teori heliosentris lebih di anggap benar di banding dengan teori geosentris. Mengapa permukaan bulan yang menghadap ke permukaan bumi selalu tetap. Jika periode revolusi Mars yang berjarak 228 juta km dari Matahari adalah 687 hari. Hitung kira-kira jarak pengamat terhadap planet Mars. Ternyata seberkas sinar laser tersebut pantulannya diterima oleh pengamat setelah1 1. M. 8.Pd. gerhana bulan b. Manakah yang paling besar percepatan gravitasi di kutubatau di katulistiwa? Mengapa? Kepala SMA Negeri 1 Bangil Bangil. H. meteor d. Teori heliosentris dapat menggantikan teori geosentris yang pernah muncul sebelumnya.Tes tertulis 1. maka berapa periode revolusi planet tersebut. Jelaskan pengertian dari istilah berikut : a. Nip. Jarak Merkurius terhadap Matahari 58 juta km. 2.5 detik kemudian. komet f. Seberkas sinar laser dikirim oleh pengamat dari stasiun ruang angkasa ke sebuah reflektor di planetMars. planet dalam dan planet luar c. Jelaskan perbedaan kedua teori tersebut.

Melakukan percobaan untuk mengidentifikasi sifat benda elastis 2. Kegiatan Inti 1. Pertemuan Pertama (2x 45”) A. Kegiatan awal 1. Memberi latihan C. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Membandingkan tetapan gaya berdasarkan data pengamatan 4. Ceramah Langkah-langkah Pembelajaran: I. Memformulasikan konsep gaya pegas. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan ke Alokasi waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : : : : : Fisika XI/1 Ketiga belas sampai ketujuhbelas dalam semester ke satu 10 x 45 ’ Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan Indikator: 1. dan lain-lain) 4. Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil Hukum Hooke dan elastisitas 10 . Menganalisis penerapan konsep pegas dan prinsip hukum Hooke dalam diskusi pemecahan masalah Materi Ajar (Materi Pokok) : Metode Pembelajaran: 1. Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Memberi informasi tentang modulus elastisitas dan konstanta gaya 2. Kegiatan penutup 1. Pertemuan kedua (2 x 45’) A. tetapan gaya. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Kegiatan Inti 1. Kegiatan penutup 1. Kegiatan Inti 1. Tanya jawab (diskusi) 3. Memberi informasi tentang karakteristik gaya pada benda elastis berdasarkan data percobaan (grafik) 2. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan III. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Pertemuan ketiga (2 x 45’) A. Menganalisis susunan pegas seri dan paralel Tujuan Pembelajaran: Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. modulus elastisitas. Penugasan 4. Memberi informasi tentang perbandingkan tetapan gaya berdasarkan data pengamatan 2. Mendeskripsikan karakteristik gaya pada benda elastis berdasarkan data percobaan (grafik) 2. Menganalisis penerapan susunan pegas seri atau paralel dalam kehidupan (misalnya: sock breker. Mengidentifikasi modulus elastisitas dan konstanta gaya 3. spring bad. peralatan fitness. Memberi latihan C. Metode Eksperimen 2. dan energi potensial pegas melalui diskusi kelas 3. Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan II. Kegiatan awal 1.

dan berbagai tulisan dari internet Penilaian: Penilaian dilakukan secara individu atau kelompok yang meliputi penilaian penilaian kinerja (performamce assessment) pada saat kegiatan berlangsung. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 5. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan Alat/ bahan dan Sumber: Alat dan bahan: media presentasi. Kegiatan Inti 1. 4 = baik. 2 = Kurang. 6. 7. 5. CD pembelajaran. tes tertulis. 4.. 6. Skor adalah 1 sampai 4 dimana: 5 = sangat baik. dan penugasan (proyek). …. 2. 5. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan IV. mistar. Penilaian Kinerja Nilai diperoleh dari hasil pengamatan guru terhadap kinerja kelompok selama proses pembelajaran berlangsung yaitu pada saat melakukan percobaan. Aspek Penilaian Sangat Baik (5) Baik (4) Cukup (3) Kurang (2) Sangat Kurang (1) N = jumlah skor yang diperoleh x 10 35 1. …… C D …. Merancang alat Menyusun Hipotesis Menetapkan Variabel yang tetap dan yang dikendalikan Menetapkan alat dan bahan yang sesuai Menentukan langkah-langkah kerja Ketelitian mengukur Menyimpulkan hasil percobaan Skor Total Kel. 1. a. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B.4. 4. dan pegas Sumber: buku Fisika. 1 = Sangat Kurang Nilai yang diperoleh adalah: : b. B Nama Kelompok Kel. Brosur. Aspek Sikap Ilmiah Skor setiap kelompok No. 3. Kel. Memberi latihan C. 7 Kesungguhan dalam melakukan kegiatan Kejujuran dalam mengungkap fakta Ketelitian dalam bekerja Penggunaan waktu secara efektif Kerja sama Tanggung Jawab Memperhatikan keselamatan kerja Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 11 . 3 = Cvukup. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Pertemuan keempat (2 x 45’) A. 2. Unsur-unsur yang dinilai meliputi: Aspek Penilaian No. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. LKS. 3. Memberi latihan C. statif. Memberi informasi tentang susunan pegas seri dan paralel 2. Charta. beban gantung. A Kel.

S. Prayitno. Nip. M. H. 130 146 272 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 12 . 130 673 928 Dwi Sulistyani.Catatan: . Nilai: Berikan tanda  untuk setiap penampilan dari setiap tindakan yang dilakukan kelompok N = jumlah skor yang diperoleh x 10 35 Bangil. 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Kepala SMA Negeri 1 Bangil Drs.Pd. Nip.Pd.

240 b.6 N panjangnya menjadi 21 cm. dibawahnya digantungkan beban 6 kg. 20 c. 4 e. a. 250 d. dapat melemparkan batu bermassa 10 gr dengan kecepatan 5 m/s. 0. 12. 15 c. modulus young besi adalah … . 12 d. 4 4. tegangan pegas b. 1. k2 = 15 N/m. Panjang pegas yang tergantung tanpa beban adalah 25 cm. Jika karet ketapel ditarik sejauh 10 cm.8 N ? Sebuah senapan menembakkan sebuah peluru dengan massa 40 gr dan mencapai tinggi maksimum 20 cm. Suatu benda jika diberi gaya pada keadaan tertentu dan kemudian gaya dilepas. Ujung besi ditarik dengan gaya 50 N. panjang pegas menjadi 28 cm. g = 10 m/s2 Bila massa beban 900 gr. 50 7. plastis d. pertambahan panjang b. maka benda memiliki sifat tidak kembali ke bentuk semula. konstanta karet pegas adalah … N/m. elastis c.25 mm. 40 F 10. 20 c. 400 d. 13. 275 c.Tes Tulis : 1.x 40 8 x (cm) 9.2 d. 11. besar energi potensial pegas adalah … joule.7 6. Batang baja yang panjangnya 30 cm dan luas penampangnya 6 mm2 ditarik dengan gaya 50 N. 600 c. a.6 c. penyusutan luas penampang 3. Panjang pegas mula-mula 40 cm. Setelah ujung pegas diberi beban 600 gr. 5 8. Bila ditarik dengan gaya 0. 12 b. a. k3 = 20 N/m. 180 Sebuah pegas baja luas penampangnya 5 mm2 ditarik dengan gaya 6 N hingga bertambah panjang 0.1011 N/m2. F (N) F = k. a. 16 d. k1 = 10 N/m. Sebuah pegas meregang sebesar 116 cm dari panjang mula-mula. besar Energi potensial pegas … joule. regangan pegas Sebuah pegas panjang 12 cm tergantung bebas. Sifat ini disebut … a. Suatu batang besi panjangnya 12 m dan luas penampangnya 4 mm2. Jika pertambahan panjang sebesar 1.104 N/m. bila modulus young baja 2. 19 Sebuah ketapel dari karet dengan konstanta tertentu. 6 d. pertambahan panjang pegas … cm. a.25 panjang pegas mula-mula adalah … cm. akuatis e. 20 e. 1. a.2 b. 16 b. 8 e. pengurangan volume d. 10 b. 5 b. tentukan besar konstanta pegas ? (g = 10 m/s2) Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 13 . Jika ketika itu pegas senapan dimampatkan sejauh 10 cm.9 d. 9 b.1011 N/m2. a. besar tetapan pegas baja adalah … . maka konstanta pegas tersebut adalah … N/m. 3. 10 e. 200 e. 1.6 d. berapa panjang pegas jika diregangkan dengan gaya 0. Jika diketahui g = 10 m/s2. a. 0. pengurangan panjang e. 200 b. 1.25 cm.9 c. 8 c.0 e. 1.5 5. 18 e. jikustis 2. balistis b. Jika regangan pegas 0. 2. Sebuah pegas mempunyai konstanta 1200 N/m. Tegangan tarik mengakibatkan : a. Hitung : a. 100 e. pertambahan luas penampang c. Berdasarkan grafik.

Berapakah besar tegangan (stress) kawat tersebut ? 15. Berapakah besar konstanta pegas ? 17. M. berapakah kecepatan balok pada saat tepat akan menumbuk pegas ? 20. berapa perbandingan usaha yang dilakukan oleh gaya F1 dan gaya F2 ? 19.14. Jika balok menekan pegas v sejauh 40 cm dari posisi kendornyadan dianggap tidak ada gesekan antara benda dengan bidangdatar. Sebuah batang elastis mempunyai panjang 40 cm dan luas penampang 10 cm2 digantung dan diberi beban sebesar 2 kg. S. kawat bertambah panjang 0. Jika berat benda dipermukaan bumi 90 N. berapakah berat benda yang diletakkan pada jarak tiga kali jari-jari bumi dari permukaan bumi ? Kepala SMA Negeri 1 Bangil Bangil. H. 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Drs. sedangkan gaya F2 besarnya 160 N mampu meregangkan pegas yang sama yaitu 8 cm.. Sehelai kawat luas penampangnya 0.5 cm. dan konstanta pegas 2000 N/m. Prayitno.2 cm.2 cm2. Sebuah pegas panjang 20 cm setelah ditarik panjangnya menjadi 20. 130 673 928 Dwi Sulistyani.Pd. Sehelai kawat ditarik dengan gaya 40 N. 130 146 272 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 14 . Nip. ternyata batang tersebut meregang sejauh 2 cm.Pd. 18. Berapakah besar strain pegas ? 16. Berapakah besar modulus young bahan adalah …. ditarik dengan gaya 100 N. Gaya F1 sebesar 80 N meregangkan pegas 4 cm. Sebuah benda yang bermassa 1 Kg (g=10 m/s2 ) menumbuk pegas horizontal tak bermassa dengan 1 Kg konstanta pegas 20 N/m ( lihat gambar disamping!). Nip.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan ke Alokasi waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : : : : : Fisika XI/1 Kedelapan belas sampai kedua puluh dua dalam semester ke satu 10 x 45 ’ Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik Menganalisis hubungan antara gaya dengan gerak getaran Indikator: 1. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. kecepatan dan percepatan pada gerak getaran 2. percepatan. Pertemuan ketiga (2 x 45’) A. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil Gerak getaran 15 . Mendeskripsikan karakteristik gerak pada getaran pegas 2. kecepatan. Kegiatan Inti 1. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan III. Pertemuan Pertama (2x 45”) A. dan gaya pada gerak getaran melalui diskusi kelas 3. Memberi informasi tentang gaya simpangan. Tanya jawab (diskusi) 3. Memformulasikan hubungan antara simpangan. Melakukan percobaan untuk mengidentifikasi karakteristik gerak getaran pada pegas (simpangan. amplitudo. periode. Memberi informasi tentang karakteristik gerak pada getaran pegas 2. kecepatan dan percepatan pada gerak getaran Tujuan Pembelajaran: Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Kegiatan Inti 1. Memberi latihan C. Memberi latihan C. Kegiatan Inti 1. Pertemuan kedua (2 x 45’) A. Ceramah Langkah-langkah Pembelajaran: I. dan lain-lain) secara berkelompok 2. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Menjelaskan hubungan antara periode getaran dengan massa beban berdasarkan data pengamatan 3. Penugasan 4. Menganalisis gaya simpangan. Metode Eksperimen 2. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan II. Menganalisis penerapan konsep dan prinsip pada getaran melalui diskusi pemecahan masalah Materi Ajar (Materi Pokok) : Metode Pembelajaran: 1. Memberi informasi tentang hubungan antara periode getaran dengan massa beban berdasarkan data pengamatan 2.

6. LKS. CD pembelajaran.3. 4. 3. 2. 5. 1. stopwatch. Charta. Memberi latihan C. 2 = Kurang. Kel. dan penugasan (proyek). Pertemuan keempat (2 x 45’) A. 4. …. 3 = Cvukup. …… C D …. 4 = baik. a. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. B Merancang alat Menyusun Hipotesis Menetapkan Variabel yang tetap dan yang dikendalikan Menetapkan alat dan bahan yang sesuai Menentukan langkah-langkah kerja Ketelitian mengukur Menyimpulkan hasil percobaan Skor Total Skor adalah 1 sampai 4 dimana: 5 = sangat baik. 6. Memberi informasi tentang penerapan konsep dan prinsip pada getaran 2. Brosur. 1 = Sangat Kurang Nilai yang diperoleh adalah: : b. Aspek Sikap Ilmiah Skor setiap kelompok No. Memberi latihan C. jumlah skor yang diperoleh x 10 35 1. Kel. Unsur-unsur yang dinilai meliputi: Aspek Penilaian No. A Kel. 7 Kesungguhan dalam melakukan kegiatan Kejujuran dalam mengungkap fakta Ketelitian dalam bekerja Penggunaan waktu secara efektif Kerja sama Tanggung Jawab Memperhatikan keselamatan kerja Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 16 . statif. Aspek Penilaian Sangat Baik (5) Baik (4) Cukup (3) Kurang (2) Sangat Kurang (1) N = Nama Kelompok Kel. 7.. 2. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan Alat/ bahan dan Sumber: Alat dan bahan: media presentasi. 5. dan berbagai tulisan dari internet Penilaian: Penilaian dilakukan secara individu atau kelompok yang meliputi penilaian penilaian kinerja (performamce assessment) pada saat kegiatan berlangsung. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan IV. tes tertulis. pegas dan media presentasi Sumber: buku Fisika. beban gantung. 3. Kegiatan Inti 1. Penilaian Kinerja Nilai diperoleh dari hasil pengamatan guru terhadap kinerja kelompok selama proses pembelajaran berlangsung yaitu pada saat melakukan percobaan. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3.

130 146 272 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 17 .Pd. H. Nilai: Berikan tanda  untuk setiap penampilan dari setiap tindakan yang dilakukan kelompok N = jumlah skor yang diperoleh x 10 35 Bangil.Catatan: . Nip.Pd. M. 130 673 928 Dwi Sulistyani. 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Kepala SMA Negeri 1 Bangil Drs. S. Prayitno. Nip.

Tes tertulis 1. H.Pd. kemudian diayunkan . 1 sekon. 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Drs. Berapa frekwensi getaran harmonik pegas bila beban ditambah 30 gram lagi ? 2. Simpanmgan benda yang melalui getaran harmonik suatu simpangan ½ 3 amplitudonya. percepatan saat energi kinetiknya = 2 energi potensialnya Kepala SMA Negeri 1 Bangil Bangil. 130 146 272 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 18 . S. Sebuah pegas yang diberi beban 20 gram akan melakukan getaran harmonik dengan frekwensi 10 Hz. 4. Hitung kecepatan pada saat itu bila amplitudo getaran 5 cm dan periode 0. 130 673 928 Dwi Sulistyani. M. Prayitno. Sebuah benda bergetar harmonik dengan amplitudo 2 cm dan frekwensi 4 Hz. Nip. Berapa joule energi total getaran harmonik tersebut ? 5.Pd. Nip. Sebuah benda dengan massa 500 gram bergerak harmonik dengan amplitudo 8 cm dan frekwensi 10 Hz. Hitung periode ayunan sederhana bandul tersebut ! 3. Hitung : kecepatan simpangan. Sebuah bandul digantung dengan tali yang panjangnya 80 cm ditempat yang memiliki g = 10 m/s 2.

Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Menerapkan prinsip hubungan antara usaha dan energi dalam pemecahan masalah dinamika gerak melalui diskusi kelas Materi Ajar (Materi Pokok) : Usaha dan energi  Konsep usaha  Hubungan usaha dan energi kinetik  Hubungan usaha dengan energi potensial Hukum kekekalan energi mekanik Metode Pembelajaran: 1. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Pertemuan Pertama (2x 45”) A. Menganalisis hubungan antara usaha dengan energi potensial 5. perubahan energi dengan hukum kekekalan energi mekanik Indikator: 1. gaya. Kegiatan Inti 1. Kegiatan Inti Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 19 . Penugasan 4. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Tanya jawab (diskusi) 3. gaya. energi kinetik. Mendemonstrasikan usaha yang terjadi karena perubahan energi potensial 4. dan perpindahan 2. Mendemonstrasikan usaha yang terjadi karena perubahan energi kinetik 3. Memberi informasi tentang hubungan antara usaha.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan ke Alokasi waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : : : : : Fisika XI/1 Keduapuluh tiga sampai kedua puluh enam dalam semester ke satu 8 x 45 ’ Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik Menganalisis hubungan antara usaha. energi potensial (gravitasi dan pegas). Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan III. Kegiatan Inti 1. Memberi informasi tentang Hubungan usaha dan energi 2. Menganalisis hubungan antara usaha dan energi kinetik 4. dan perpindahan 2. Pertemuan ketiga (2 x 45’) A. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. Merumuskan konsep usaha. Mendeskripsikan hubungan antara usaha. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan II. Metode Eksperimen 2. Pertemuan kedua (2 x 45’) A. Memberi latihan C. Ceramah Langkah-langkah Pembelajaran: I. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Memberi latihan C. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan B. dan energi mekanik dan hubungan antara konsep-konsep itu dalam diskusi kelas 2. Merumuskan bentuk hukum kekekalan energi mekanik Tujuan Pembelajaran: Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Menghitung besar energi potensial (gravitasi dan pegas) dan energi kinetik 3.

1. Nip. 4. 7 Kesungguhan dalam melakukan kegiatan Kejujuran dalam mengungkap fakta Ketelitian dalam bekerja Penggunaan waktu secara efektif Kerja sama Tanggung Jawab Memperhatikan keselamatan kerja Catatan: . Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Aspek Sikap Ilmiah No. Kel. 2. Menyusun Hipotesis 3. A B C D 1. dan penugasan (proyek). 130 673 928 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil Dwi Sulistyani. N = jumlah skor yang diperoleh x 10 35 Skor setiap kelompok Aspek Penilaian Sangat Baik (5) Baik (4) Cukup (3) Kurang (2) Sangat Kurang (1) 1. 6. Nip. Menentukan langkah-langkah kerja 6. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan Alat/ bahan dan Sumber: Alat dan bahan: media presentasi Sumber: buku Fisika. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. 5. Merancang alat 2. Charta. dan berbagai tulisan dari internet Penilaian: Penilaian dilakukan secara individu atau kelompok yang meliputi penilaian penilaian kinerja (performamce assessment) pada saat kegiatan berlangsung. Prayitno. S. 3.Pd. a.. H. Kel. CD pembelajaran. tes tertulis. Ketelitian mengukur 7. Nilai: Berikan tanda  untuk setiap penampilan dari setiap tindakan yang dilakukan kelompok N = jumlah skor yang diperoleh x 10 35 Kepala SMA Negeri 1 Bangil Bangil. Unsur-unsur yang dinilai meliputi: Aspek Penilaian Nama Kelompok No. Menyimpulkan hasil percobaan Skor Total Skor adalah 1 sampai 4 dimana: 5 = sangat baik. 130 146 272 20 . M. Brosur. 1 = Sangat Kurang Nilai yang diperoleh adalah: : b. Kel. 4 = baik. Penilaian Kinerja Nilai diperoleh dari hasil pengamatan guru terhadap kinerja kelompok selama proses pembelajaran berlangsung yaitu pada saat melakukan percobaan. Kel. Menetapkan alat dan bahan yang sesuai 5. LKS. Menetapkan Variabel yang tetap dan yang dikendalikan 4. …… …. 3 = Cvukup. Memberi latihan C. 2 = Kurang.Pd. …. Memberi informasi tentang Hukum kekekalan energi mekanik 2. 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Drs.

Berapakah besar usaha yang dilakukan oleh gaya gesekan ? g = 10 m/s2 awal ( 1 ) akhir ( 2 ) V2 2. Jika massa dan jari-jari bumi masing-masing 6.0 m Kepala SMA Negeri 1 Bangil Bangil.0 . 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Drs. Hitung usaha yang dikerjakan gaya bila sudut antara gaya dan perpindahan : a. 60o b.Pd. 90o 2. H. S. Prayitno. Sebuah gaya konstan 30 N dikerjakan pada benda sehingga berpindah sejauh 15 m. Nip. Benda B diangkat vertikal sampai puncak ( g = 10 m/s2 ) 3. Sebuah benda bermassa 150 kg diluncurkan dari permukaan bumi.7 . jika : a. 130 673 928 Dwi Sulistyani. Berapakah usaha yang dilakukan gaya gesekan antara permukaan lintasan dan mobil mainan ? 5. M. Nip. Tentukanlah energi potensial gravitasi di permukaan bumi ( G = 6. 1024 kg dan 6370 km.0 m/s.Tes tertulis 1. Dua buah balok A dan B bermassa sama ( 8 kg ). kelajuannya di dasar 4. Berapakah besarnya usaha pada A dan B. 10-11 N m2 kg-2 ) 4.Pd. 130 146 272 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 21 . Sebuah mobil mainan yang massanya 2 kg meluncur pada lintasan lurus dengan kelajuan awal 6 ms -1 hingga berhenti pada jarak 2 m. Benda A didorong melalui bidang miring licin sampai ke puncaknya b. Seorang anak bermassa 20 kg meluncur dari keadaan diam dari puncak papan luncur.

Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak misalnya gerak jatuh bebas. Penugasan 4. parabola dan gerak harmonik sederhana 2. Metode Eksperimen 2. Kegiatan Inti 1. gerak planet/satelit. gerak dalam bidang lingkaran. 4. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak jatuh bebas. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah gerak jatuh bebas. Pertemuan kedua (2 x 45’) A. 2. parabola dan gerak harmonik sederhana B. Memberi latihan C. Tanya jawab (diskusi) 3. gerak planet/satelit Penerapan energi mekanik pada Penerapan energi mekanik pada Penerapan energi mekanik pada Penerapan energi mekanik pada gerak jatuh bebas gerak di bidang miring gerak planet/ satelit gerak getaran Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 22 . gerak bidang miring. Pertemuan Pertama (2x 45”) A. gerak parabola dan gerak harmonik sederhana Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak dalam bidang miring Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak benda pada bidang lingkaran Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak satelit Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak getaran Tujuan Pembelajaran: Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. 3. dan gerak getaran secara berkelompok Materi Ajar (Materi Pokok) : Hukum kekekalan energi mekanik     Metode Pembelajaran: 1. Memberi informasi tentang hukum kekekalan energi mekanik pada gerak jatuh bebas. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah gerak jatuh bebas. Menyelidiki berlakunya hukum kekekalan energi mekanik pada gerak jatuh bebas. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan ke Alokasi waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator: 1. Ceramah Langkah-langkah Pembelajaran: I. : : : : : : Fisika XI/1 Kedua puluh tujuh sampai ketiga puluh dalam semester ke satu 8 x 45 ’ Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik untuk menganalisis gerak dalam kehidupan sehari-hari 5. gerak dalam bidang lingkaran. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan II. parabola dan gerak harmonik sederhana 2. gerak bidang miring.

1. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan III. CD pembelajaran. 4 = baik. Merancang alat Menyusun Hipotesis Menetapkan Variabel yang tetap dan yang dikendalikan Menetapkan alat dan bahan yang sesuai Menentukan langkah-langkah kerja Ketelitian mengukur Menyimpulkan hasil percobaan Skor Total Kel. Kel. Pertemuan ketiga (2 x 45’) A. 3 = Cvukup. Memberi latihan C. gerak bidang miring. B Nama Kelompok Kel. Unsur-unsur yang dinilai meliputi: Aspek Penilaian No. dan berbagai tulisan dari internet Penilaian: Penilaian dilakukan secara individu atau kelompok yang meliputi penilaian penilaian kinerja (performamce assessment) pada saat kegiatan berlangsung. Memberi latihan C. LKS.B. Skor adalah 1 sampai 4 dimana: 5 = sangat baik. 3.. 2 = Kurang. gerak dalam bidang lingkaran 2. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah gerak getaran B. 4. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. …… C D …. Brosur. 1 = Sangat Kurang Nilai yang diperoleh adalah: : N = jumlah skor yang diperoleh x 10 35 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 23 . tes tertulis. …. 7. Charta. A Kel. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan Alat/ bahan dan Sumber: Alat dan bahan: media presentasi Sumber: buku Fisika. 5. Kegiatan Inti 1. 2. Penilaian Kinerja Nilai diperoleh dari hasil pengamatan guru terhadap kinerja kelompok selama proses pembelajaran berlangsung yaitu pada saat melakukan percobaan. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. dan penugasan (proyek). Memberi informasi tentang hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah gerak jatuh bebas. a. Kegiatan Inti 1. Memberi informasi tentang hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah gerak getaran 2. 6.

130 673 928 Dwi Sulistyani.Pd. 2. 4. 7 Aspek Penilaian Kesungguhan dalam melakukan kegiatan Kejujuran dalam mengungkap fakta Ketelitian dalam bekerja Penggunaan waktu secara efektif Kerja sama Tanggung Jawab Memperhatikan keselamatan kerja Sangat Baik (5) Baik (4) Cukup (3) Kurang (2) Sangat Kurang (1) Catatan: Berikan tanda  untuk setiap penampilan dari setiap tindakan yang dilakukan kelompok . H. Nip. Nip. 5. 1. 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Drs. 6.Pd. S. Aspek Sikap Ilmiah Skor setiap kelompok No. Nilai: N = jumlah skor yang diperoleh x 10 35 Kepala SMA Negeri 1 Bangil Bangil.b. 3. 130 146 272 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 24 . Prayitno. M.

5 meter ? 6. Prayitno. agar kenaikan dari posisi diamnya setinggi 0. Berapa kelajuan awal kedua mobil tersebut ? Sebuah peluru dengan massa 200 gram ditembakkan vertikal ke atas dari permukaan tanah dengan kecepatan 60 m/s. Peti berpindah sejauh 3 m ke kanan. hitung usaha total yang dilakukan oleh resultan gaya yang bekerja pada benda itu ? 90 N 30o 5. agar saat berada pada posisi tertinggi tidak jatuh? (g = 10 m. Jika bidang miring diandaikan licin. Tinggi maksimum yang dicapai peluru ? c. Energi kinetik peluru pada ketinggian 40 m ? Seorang anak bermassa 50 kg memerlukan waktu 8 sekon untuk berlari me-naiki sebuah tangga dengan ketinggian 16 m. Jari-jari lintasan berupa silender raksasa sepanjang 3.Tes tertulis 1. 3. 130 146 272 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 25 . tetapi energi kinetiknya hanya setengah kali mobil kedua.s-2) Kepala SMA Negeri 1 Bangil Bangil. 7. 9. 10. Berapa usaha yang dilakukan untuk melawan gaya berat agar benda 3 kg terangkat setinggi 40 cm ? Sebuah benda dengan massa 5 kg meluncur pada bidang miring licin yang membentuk sudut 60 o terhadap horizontal.6 ). 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Drs. Hitunglah : a.2 kg serta pecepatan gravitasi bumi di tempat itu 10 m. Jika benda berpindah sejauh 20 m. b. m Gambarlah diagram bebas peti ? Hitung usaha yang dilakukan oleh setiap gaya yang bekerja pada peti ? Hitung usaha total yang dilakukan pada peti ? Pada sebuah benda bermassa 4 kg dikerjakan gaya 90 N searah bidang miring ( lihat gambar ). energi kinetik keduanya menjadi sama. gaya 100 N searah gerak benda dan gaya gesekan 10 N melawan arah gerak benda. Hitung daya rata-rata anak itu ? Sebuah ayunan kerucut menggunakan tali panjang 1 meter dan massa bandul 0.s-2 seperti gambar disamping.6 meter. berapa usaha yang dilakukan oleh gaya berat ( g = 10 m/s2 ) ? Sebuah peti 6 kg ditarik dengan gaya tetap F = 50 N yang arahnya 37o terhadap horizontal ( sin 37o = 0. Usaha total oleh ketiga gaya tersebut ? Mobil pertama bermassa dua kali mobil kedua. Massa sepeda motor 100 kg dan pengemudi 60 kg. Jika benda bergeser sejauh 5 m. 4. Usaha yang dilakukan oleh tiap-tiap gaya ? b. Hitunglah kecepatan minimum sepeda motor. Jika g = 10 m/s2. Hitung : a. 8.Pd. 2.6 ) terhadap horizontal. a. Ketika kedua mobil menambah kelajuannya dengan 5 m/s. Nip. Tiga buah gaya luar bekerja pada benda yaitu gaya 80 N horizontal. Sebuah gaya P = 10 N menghambat gerakan peti.Pd. S. 130 673 928 Dwi Sulistyani. c. Energi peluru di titik tertinggi ? b. M. H. Nip. Seorang pemain akrobatik dalam pertunjukkan sirkus nampak seperti gambar di bawah. Benda itu berpindah sejauh 20 m ke atas. Sebuah benda bermassa 4 kg bergerak ke atas pada sebuah bidang miring yang bersudut 37 o ( sin 37o = 0. Berapakah kecepatan tangensial bandul dan energi mekaniknya.

Kegiatan Inti 1. Metode Eksperimen 2. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. serta aplikasinya dalam kehidupan (misalnya roket) Merumuskan hukum kekekalan momentum untuk sistem tanpa gaya luar Mengintegrasikan hukum kekekalan energi dan kekekalan momentum untuk berbagai peristiwa tumbukan Tujuan Pembelajaran: Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. Memberi informasi tentang hukum kekekalan momentum untuk sistem tanpa gaya luar 2. hubungan antara impuls dan momentum dalam diskusi kelas 2. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan konsep impuls dan momentum B. impuls 3. Pertemuan kedua (2 x 45’) A. Momentum 2. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. tumbukan Metode Pembelajaran: 1. keterkaitan antar keduanya. Ceramah Langkah-langkah Pembelajaran: I. Memberi latihan C. 2. Kegiatan awal Memotivasi dengan mengajukan permasalahan hukum kekekalan momentum untuk sistem tanpa gaya luar B. Melakukan percobaan hukum kekekalan momentum 3. Memberi latihan C. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan II. impuls. Mendiskusikan konsep momentum. Pertemuan Pertama (2x 45”) A. Tanya jawab (diskusi) 3. Memberi informasi tentang konsep impuls dan momentum 2. Menganalisis pemecahan masalah tumbukan dengan menggunakan hukum kekekalan momentum Materi Ajar (Materi Pokok) : 1. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 26 . Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Kegiatan Inti 1. Penugasan 4.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas/ Semester Pertemuan ke Alokasi waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : : : : : Fisika XI/1 Ketigapuluh satu sampai ketiga puluh enam dalam semester ke satu 12 x 45 ’ Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik Menunjukkan hubungan antara konsep impuls dan momentum untuk menyelesaikan masalah tumbukan Indikator: 1. 3. Memformulasikan konsep impuls dan momentum.

dan penugasan (proyek). tiker timer. Memberi informasi tentang hukum kekekalan energi dan kekekalan momentum untuk berbagai peristiwa tumbukan 2. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 27 . 4. Pertemuan keempat (2 x 45’) A. CD pembelajaran. Brosur. 1. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan Alat/ bahan dan Sumber: Alat dan bahan: kereta dinamik. Memberi informasi tentang percobaan hukum kekekalan momentum 2. 2. a. Memberi latihan C. Pertemuan kelima (2 x 45’) A. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Kegiatan Inti 1.III. 7. B Nama Kelompok Kel. Kegiatan Inti 1. Kegiatan awal Memotivasi untuk pemecahan masalah tumbukan B. Kel. A Kel. LKS. Kegiatan Inti 1. tes tertulis. …. 3.. media presentasi Sumber: buku Fisika. Memberi latihan C. 6. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan V. Charta. Unsur-unsur yang dinilai meliputi: Aspek Penilaian No. Kegiatan awal Memotivasi untuk percobaan hukum kekekalan momentum B. dan berbagai tulisan dari internet Penilaian: Penilaian dilakukan secara individu atau kelompok yang meliputi penilaian penilaian kinerja (performamce assessment) pada saat kegiatan berlangsung. Kegiatan penutup Membimbing dan mengarahkan dalam mengambil kesimpulan IV. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam berdiskusi 4. Pertemuan ketiga (2 x 45’) A. Memberi informasi tentang pemecahan masalah tumbukan 2. Penilaian Kinerja Nilai diperoleh dari hasil pengamatan guru terhadap kinerja kelompok selama proses pembelajaran berlangsung yaitu pada saat melakukan percobaan. …… C D …. papan luncur. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Memberi latihan C. Membimbing dan mengarahkan siswa dalam mengerjakan LKS 3. Kegiatan awal Memotivasi untuk hukum kekekalan energi dan kekekalan momentum untuk berbagai peristiwa tumbukan B. Merancang alat Menyusun Hipotesis Menetapkan Variabel yang tetap dan yang dikendalikan Menetapkan alat dan bahan yang sesuai Menentukan langkah-langkah kerja Ketelitian mengukur Menyimpulkan hasil percobaan Skor Total Kel. 5.

14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Drs. 4. H. Prayitno. 3 = Cvukup. 5. 2. 130 146 272 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 28 .Pd. Nip.Pd.Skor adalah 1 sampai 4 dimana: 5 = sangat baik. 1 = Sangat Kurang Nilai yang diperoleh adalah: : N = jumlah skor yang diperoleh x 10 35 b. 3. 130 673 928 Dwi Sulistyani. 4 = baik. 2 = Kurang. S. 6. Aspek Sikap Ilmiah Skor setiap kelompok No. Nip. Nilai: N = jumlah skor yang diperoleh x 10 35 Kepala SMA Negeri 1 Bangil Bangil. 7 Kesungguhan dalam melakukan kegiatan Kejujuran dalam mengungkap fakta Ketelitian dalam bekerja Penggunaan waktu secara efektif Kerja sama Tanggung Jawab Memperhatikan keselamatan kerja Catatan: Berikan tanda  untuk setiap penampilan dari setiap tindakan yang dilakukan kelompok . M. Aspek Penilaian Sangat Baik (5) Baik (4) Cukup (3) Kurang (2) Sangat Kurang (1) 1.

setelah tumbukan kedua benda saling menjauh c. tumbukan e. 20 e. Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian 80 m di atas lantai. Jika burung dalam keadaan diam dan peluru menjadi satu dengan burung itu.99 d. a. (2). 4 d. a. 15 c. (2) dan (3) b. Seekor burung massanya 0. 0.5 kg ditembak dengan senapan angin yang berpeluru timah dengan massa 5 gr kecepatannya 100 m/s. 8 b.2 e.99 e.991 c. Pada tumbukan yang tidak lenting sama sekali dapat ditunjukkan pada pernyataan berikut : a. 49. maka kecepatan pantulan burung adalah … m/s. berlaku hukum kekekalan momentum dan energi b. Jika tumbukan yang terjadi tidak lenting sama sekali.5 b. perubahan momentum 2. Jika e = 0. a. (1) dan (2) c. 2 kg V1 = 10 m/s 2 kg V2 = 0 Berdasarkan gambar di atas dapat dipastikan besar momentum kedua setelah bola berhenti sebesar … kgm/s.4 c. benda yang bertumbukan harus bergerak berlawanan arah 6. setelah tumbukan kedua benda menjadi satu d. 7. 5. 2 3. (1) dan (4) d. 12 c.TesTulis : 1. 40 b. hukum kekekalan momentum c. Sebuah balok bermassa 2 kg dalam keadaan diam ditumbuk oleh balok lain m = 3 kg yang kecepatannya 5 m/s. (2) dan (4) e. 99. maka kecepatan balok sesudah tumbukan … m/s.2 kg dan kecepatannya 2 m/s maka besarnya momentumnya adalah … a. maka perkalian antara massa dan kecepatan dinamakan … a. Bila kecepatan pemukulan itu = v. kecepatan pantulan benda setelah tumbukan sebesar … m/s. 0. 5 e. 0 4. Sebuah benda berupa bola kasti memiliki massa 2 kg dilempar di udara untuk selanjutnya dipukul dengan stik. 10 b. Pernyataan impuls yang benar adalah sesuai dengan pernyataan berikut : (1) impuls merupakan perubahan momentum (2) impuls merupakan tumbukan (3) impuls sama dengan momentum (4) impuls sama dengan gaya kali perubahan waktu a. 2.99 b. 10 d.1 8. 0. kecepatan benda sesudah tumbukan lebih besar dari pada sebelum tumbukan e. impuls b. a. 2 d. (3) dan (4) 5. 10 d. Bila massa bola di atas adalah 0. 20 c.9 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 29 . 45.2. 3 7. momentum d. 2 e. (1).

s. 15 b. Nip.Pd. 0. pantulan kembali 3 m. 130 146 272 Dwi Sulistyani – RSBI SMAN 1 Bangil 30 . diperlukan impuls sebesar … N. 130 673 928 Dwi Sulistyani.8 m/s2.Pd. M. impuls b. 5 10. jika g = 10 m/s2.4 c. 10 e. a.9. Untuk menghentikan benda yang bermassa 2 kg bergerak dengan kecepatan 5 m/s. Bola m = 400 gr jatuh bebas setinggi 5 m. Nip. S. Besar koefisien restitusi bila diketahui bola jatuh dengan ketinggian h dan memantul setinggi 0. 25 c.6 d.05 s 12. tentukan : a. gaya yang dikerjakan pada bola oleh lantai jika t = 0. Prayitno.64 h adalah … a. H.8 b. 1. 0 11.0 e. maka massa roket adalah … Kepala SMA Negeri 1 Bangil Bangil. Jika roket bergerak perlahan-lahan g = 9. 14 Juli 2008 Guru Mata Pelajaran Fisika Drs. 20 d. 0. 0. Roket berdiri tegak di lapangan setelah mesinnya dihidupkan gas disemburkan sebesar 1500 kg/s dengan kecepatan 50 m/s.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->