MAKALAH

SEJARAH SINGKAT ISLAM DI INDONESIA
Disusun Oleh : Ana Masitoh

SMKN 2 BANDUNG Jalan Ciliwung No 4

Saya mohon maaf apabila dalam penyusunan makalah ini banyak sekali kekurangankekurangannya. temanteman serta para pembaca untuk memberikan saran dan kritiknya. .KATA PENGANTAR Alhamdulillah alrabbi al„alamin saya ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmatnya kepada saya dan seijin-Nyalah sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). dan kami sangat berbesar hati dan berlapang dada sekali apabili Bapak Guru. Dan kami ucapkan terima kasih kepada bapak guru dan teman-teman yang telah memberikan saran dan bantuannya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini.

DAFTAR ISI Kata Pengantar BAB I A. Sejarah Singkat Islam Di Indonesia B. Peranan Umat Islam Dalam Mengusir Penjajah C. Hikmah BAB II Kesimpulan Daftar Pustaka .

Umar bin Khattab. menurut kesimpulan seminar “ masuknya Islam di Indonesia” pada tanggal 17 s. karena Islam datang dengan membawa prinsip-prinsip perdamaian. Misalnya Sunan Kali Jaga dengan pengembangan kesenian wayang. Sedang Sunan Giri menciptakan banyak sekali mainan anak-anak. Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama hijriyah atau pada abad ke tujuh masehi. kerajaan Sriwijaya di Sumatra dan sebagainya. Sunan Muria dengan pengembangan gamelannya. Para da‟i dan muballig yang menyebarkan Islam diseluruh pelosok Nusantara . Hindu dan Budha. Perdagangan Jalur ini dimungkinkan karena orang-orang melayu telah lama menjalin kontak dagang dengan orang Arab. Ia mengembangkan wayang kulit. jamuran.S. bukan dengan peperangan ataupun penjajahan. Disamping mencari keuntungan duniawi juga mereka mencari keuntungan rohani yaitu dengan menyiarkan Islam. al-Baqarah ayat 256 : Artinya : Tidak ada paksaan dalam agama (Q. Islam berkembang dan tersebar di Indonesia justru dengan cara damai dan persuasif berkat kegigihan para ulama. disebarkan langsung dari Madinah.d 20 Maret 1963 di Medan. mengisi wayang yang bertema Hindu dengan ajaran Islam. Namun Islam datang ke wilayah-wilayah tersebut dapat diterima dengan baik.BAB I A. sebagaimana yang dilakukan oleh para wali sanga di pulau jawa. dinamisme. Menurut sumber lain menyebutkan bahwa Islam sudah mulai ekspedisinya ke Nusantara pada masa Khulafaur Rasyidin (masa pemerintahan Abu Bakar Shiddiq. berbagai agama dan kepercayaan seperti animisme. Misalnya kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. kerajaan Taruma Negara di Jawa Barat. persamaan antara manusia (tidak ada kasta). Apalagi setelah berdirinya kerajaan Islam seperti kerajaan Islam Malaka dan kerajaan Samudra Pasai di Aceh. Kedua kesenian tersebut masih digunakan dan digemari masyarakat Indonesia khususnya jawa sampai sekarang. SEJARAH SINGKAT ISLAM DI INDONESIA Ketika Islam datang di Indonesia. seperti jalungan. 1. ilir-ilir dan cublak suweng dan lain-lain. Pendidikan Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang paling strategis dalam pengembangan Islam di Indonesia. 2. Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib). Tentang kapan Islam datang masuk ke Indonesia. Artinya mereka berdagang sambil menyiarkan agama Islam. Cara Masuknya Islam di Indonesia : Islam masuk ke Indonesia. Kultural Artinya penyebaran Islam di Indonesia juga menggunakan media-media kebudayaan. Karena memang para ulama berpegang teguh pada prinsip Q. sudah banyak dianut oleh bangsa Indonesia bahkan dibeberapa wilayah kepulauan Indonesia telah berdiri kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu dan Budha. menghilangkan perbudakan dan yang paling penting juga adalah masuk kedalam Islam sangat mudah hanya dengan membaca dua kalimah syahadat dan tidak ada paksaan.S. 3. maka makin ramailah para ulama dan pedagang Arab datang ke Nusantara (Indonesia). al-Baqarah ayat 256) Adapun cara masuknya Islam di Indonesia melalui beberapa cara antara lain .

bahkan saat itu sudah berdiri beberapa kerajaan Islam. Dan para Sultan di seluruh Nusantara melakukan komunikasi. PERANAN UMAT ISLAM DALAM MENGUSIR PENJAJAH Ketika kaum penjajah datang. Tulisan tentang Thomas Mattulessy hanyalah omong kosong. Rasulullah saw pernah bersabda :” Allah telah menundukkan pada dunia.adalah keluaran pesantren tersebut. bahu membahu dan tolong menolong dalam melindungi dakwah Islam di Nusantara. Jauh sebelum mereka datang. Tokoh Thomas Mattulessy yang ada adalah Kapten Ahmad Lussy atau Mat Lussy. hingga ke Nusa Tenggara. Perlak. Demikian pula Sisingamangaraja XII menurut fakta sejarah adalah seorang muslim. Datuk Ribandang yang mengislamkan kerajaan Gowa-Tallo dan Kalimantan Timur adalah keluaran pesantren Sunan Giri. Dan sampai sekarang pesantren terbukti sangat strategis dalam memerankan kendali penyebaran Islam di seluruh Indonesia. Santri-santri Sunan Giri menyebar ke pulau-pulau seperti Bawean. B. Madura. Sebagai bukti misalnya Ki Hajar Dewantara (Suwardi Suryaningrat) tadinya berasal dari Sarekat Islam (SI). umat Islam Indonesia sudah memiliki identitas bendera dan warnanya adalah merah putih. Ia seorang pejuang Islam yang sedang dalam perjalanan menuju Islam yang kaaffah. seorang muslim yang memimpin perjuangan rakyat Maluku melawan penjajah. Yasin ayat 17 :”Tidak . tapi juga mereka sangat paham bahwa tugasnya hanya sekedar menyampaikan. Aku diberi pula warna yang sangat indah. mencintai tanah air dan membasmi kezaliman adalah faktor terpenting dalam membangkitkan semangat melawan penjajah. Tidak akan bangsa ini mempunyai bahasa Indonesia kecuali ketika ulama menjadikan bahasa ini bahasa pasar. Beberapa ajaran Islam seperti jihad. Ternate. Keadaan ini menjadi cikal bakal tumbuhnya negara nasional Indonesia dimasa mendatang. Islam sudah mengakar dalam hati bangsa Indonesia. Raja Gowa-Tallo di Sulawesi selatan melakukan hal yang sama sebagaimana yang dilakukan oleh Demak di Jawa. Soekarno sendiri pernah jadi guru Muhammadiyah dan pernah nyantri dibawah bimbingan Tjokroaminoto bersama S. seperti Samudra Pasai. Kangean. yakni Al-Ahmar dan Al-Abyadl. Ini terinspirasi oleh bendera Rasulullah saw. Ketika sedang mencetuskan ide-idenya. Semangat jihad yang dikumandangkan para pahlawan semakin terbakar ketika para penjajah berusaha menyebarkan agama Nasrani kepada bangsa Indonesia yang mayoritas sudah beragama Islam yang tentu saja dengan cara-cara yang berbeda dengan ketika Islam datang dan diterima oleh mereka. Di pulau Jawa. misalnya keSultanan Demak. lalu menjadi bahasa ilmu dan menjadi bahasa jurnalistik. Haruku. ia sedang beralih dari kegelapan (jahiliyah) kepada cahaya terang (Islam) atau minaz-zulumati ilannur (habis gelap terbitlah terang). merupakan pusat dakwah dan menjadi pelindung perkembangan Islam. tidak terlepas dari dukungan yang kuat dari para Sultan.M Kartosuwiryo yang kelak dicap sebagai pemberontak DI/TII. yang juga berwarna merah dan putih. Bisa dikatakan bahwa hampir semua tokoh pergerakan. timur dan barat. Para da‟i Islam sangat paham dan menyadari akan kewajiban menyebarkan Islam kepada orang lain. Patimura seorang pahlawan yang diklaim sebagai seorang Nasrani sebenarnya dia adalah seorang Islam yang taat. 4. Begitu juga raja-raja lainnya di seluruh Nusantara. Begitu juga dengan bahasa Indonesia. merah dan putih “. membela yang tertindas. Hal ini sesuai dengan Q. RA Kartini juga sebenarnya bukanlah seorang yang hanya memperjuangkan emansipasi wanita. bahwa Islam tersebar dan dianut oleh mereka dengan jalan damai dan persuasif yakni lewat jalur perdagangan dan pergaulan yang mulia bahkan wali sanga menyebarkannya lewat seni dan budaya. termasuk yang berlabel nasionalis radikal sekalipun sebenarnya terinspirasi dari ruh ajaran Islam.S. Demak dan lain-lain. Kekuasaan politik Artinya penyebaran Islam di Nusantara.

. seluruh kerajaan yang ada di Nusantara kemudian melakukan perlawanan kepada Portugis meskipun dalam waktu dan tempat yang berlainan. Pada tahun 1512 Demak dibawah pimpinan Adipati Yunus memimpin sendiri armada lautnya menyerang Portugis yang saat itu sudah menguasai Malaka. bahwa kekuasaan di dunia diserahkan kepada dua rumpun bangsa: Spanyol dan Portugis. Dunia sebelah barat menjadi milik Spanyol dan sebelah timur termasuk Indonesia menjadi milik Portugis. dan sekaligus tujuannya ingin merebut rempah-rempah yang merupakan komoditi penting saat itu. Sepeninggal Adipati Yunus. maka Sultan Demak dan para wali mengobarkan semangat jihad Perang Sabil. (Q. Glory (kemulyaan. Kalau perlawanan umat Islam terhadap penjajah Portugis di Malaka mengalami kegagalan. Dengan modal restu sakti dari Paus Alexander VI dalam suatu dokumen bersejarah yang terkenal dengan nama “Perjanjian Tordesillas” yang berisi. keagungan). Demikian pula para pedagang dari Demak dan Malaka yang saat itu sudah terjalin sangat erat. Pertama mereka menyerang Malaka dan menguasainya (1511 M). namun terhadap penjajah Portugis di Sunda Kelapa (Jakarta) dan Maluku memperoleh hasil yang gemilang. yang sasarannya sama yaitu mengusir pasukan asing Portugis dari wilayah Nusantara demi mengamankan jalur niaga dan dakwah yang memanjang dari Malaka-Demak dan Maluku. sehingga dapat membangun kekuatan angkatan perangnya dan dapat menahan serangan Portugis. Meskipun pada masa Sultan Prawoto negara dalam keadaan goncang karena perseteruan dalam negeri tapi kekuatan perang untuk melawan dan mempertahankan diri dari serangan Portugis masih terus digalang. Diberitakan. tapi kali ini mengalami kegagalan karena persenjataan lawan begitu tangguh penyerangan kedua kalinya dilakukan tahun 1521 dengan mengerahkan armada yang berkekuatan 100 buah kapal dan dibantu oleh balatentara Aceh dan Sultan Malaka yang telah terusir. Demikian pula. Untuk menjalankan misinya itu Portugis berusaha dengan menghalalkan semua cara. bahwa saat itu Demak masih sanggup membangun kekuatan militernya terutama angkatan lautnya yang terdiri dari 1000 kapal-kapal layar yang dipersenjatai. Kalau orang-orang Portugis mengobarkan semangat Perang Salib. Karena itu Portugis sangat bernafsu untuk menguasai negeri Zamrud Katulistiwa yang penuh dengan rempah-rempah yang menggiurkan. 1. Yasin : 17) Di bawah ini hanya sebagian kecil contoh atau bukti sejarah perjuangan umat Islam Indonesia dalam mengusir penjajah. bahkan ia gugur mati syahid dalam pertempuran tersebut. keras dilawan dengan keras. Sebab itulah ia mendapat gelar ”Pangeran sabrang lor” artinya pangeran yang menyebrangi lautan di sebelah utara. Sultan Demak dan para wali merasa terpanggil untuk berjihad. dan Gospel (penyebaran agama Nasrani). Penjajah Portugis Kaum penjajah yang mula-mula datang ke Nusantara ialah Portugis dengan semboyan Gold (tambang emas). Mulailah mereka mengusik ketenangan berniaga di perairan nusantra yang saat itu banyak para pedagang muslim dari Arab. mendengar perlakuan Portugis yang zalim terhadap para pedagang warga Demak muslim. Kerajaan Aceh misalnya sempat minta bantuan kerajaan Usmani di Turki dan negara-negara Islam lain di Nusantara.ada kewajiban bagi kami hanyalah penyampai (Islam) yang nyata”. Halus dihadapi dengan halus. Namun perjuangannya tidak berhasil pula. Portugis nampaknya sengaja ingin mematahkan hubungan Demak dan Malaka. kemudian Samudra Pasai tahun 1521 M. Setiap kapal itu mampu memuat 400 prajurit masing-masing mempunyai tugas pengamanan wilayah Nusantara dari serangan Portugis. Dengan sikapnya yang tak bersahabat dan arogan dari penjajah Portugis. Banyak kapal-kapal mereka dirampas oleh Portugis termasuk kapal pedagang muslim Arab. perlawanan terhadap Portugis diteruskan oleh Sultan Trenggana (1521-1546) dan juga oleh putranya Sultan Prawoto.S. Apalagi saat itu mereka masih menyimpan dendamnya terhadap bangsa Timur (Islam) setelah usai Perang Salib .

Dari Jawa Barat misalnya Apan Ba Sa‟amah dan Muhammad Idris (memimpin perlawanan terhadap Belanda sekitar tahun 1886 di daerah Ciomas) Di pulau Sumatra tercatat nama-nama : Tuanku Imam Bonjol dan Tuanku Tambusi (Memimpin perang Padri tahun 1833-1837). Maka pantaslah almarhum Dr. yaitu berjihad fi sabi lillah. Tujuannya sama dengan penjajah Portugis. Sultan Agung dari Mataram dan Pangeran Diponegoro dari Jogjakarta memimpin perang Diponegoro dari tahun 1825-1830 bersama panglima lainnya seperti Basah Marto Negoro. pengerukan kekayaan alam sebanyak-banyaknya dan membiarkan rakyat Indonesia dalam keadaan miskin dan terbelakang adalah kondisi yang dialami saat itu. Setia Budi (1879-1952) mengungkapkan dalam salah satu ceramahnya di Jogya menjelang akhir hayatnya antara lain mengatakan : “Jika tidak karena pengaruh dan didikan agama Islam. Dari kesultanan Aceh misalnya : Teuku Syeikh Muhammad Saman atau yang dikenal Teuku Cik Ditiro. Kristenisasi secara besar-besaran terutama pada tahun 1546 dilakukan oleh seorang utusan Gereja Katolik Roma Fransiscus Xaverius dengan sangat ekstrimnya ditengah-tengah penduduk muslim dan di depan mata seorang Sultan Ternate yang sangat saleh. tombak dan golok. Betapa berat penderitaan kaum muslimin semasa penjajahan Belanda selama kurang lebih 3. Namun mereka bertempur habis-habisan melawan orang-orang kafir Belanda dengan niat yang sama. Rakyat Ternate terus melanjutkan perjuangannya melawan Portugis dibawah pimpinan Babullah. dan Raden Mas Rajab. dan Alhamdulillah berhasil mengusir penjajah Portugis dari Maluku 2. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 22 Juni 1527 M. dari pihak musuh tewas sekitar 8000 orang serdadu bangsa Eropa dan 7000 orang serdadu bangsa Pribumi. Kyai Badaruddin. dilanjutkan oleh Jan Pieterszoon Coen menduduki Jakarta pada tanggal 30 Mei 1619 serta mengganti nama Jakarta menjadi Batavia. Sejarah telah mencatat sederetan pahlawan Islam Indonesia dalam melawan Belanda yang sebagian besar adalah para Ulama atau para kyai antara lain : Di Pulau Jawa misalnya Sultan Ageng Tirtayasa. Penindasan. Namun kemudian rakyat Ternate sadar. putra Sultan Haerun selama empat tahun mereka berperang melawan Portugis. memimpin pasukan Demak menyerang Portugis di Sunda Kelapa lewat jalur laut. Mereka berhasil mengepung dan merebutnya dari tangan penjajah Portugis. Portugis menghasut dan mengadu domba kerajaan Islam Ternate dan Tidore. tentu saja membuat rakyat marah dan bangkit melawan Portugis. Fathan Mubina diterjemahkan menjadi Jayakarta (Jakarta). Panglima Ibrahim. Lebih marah lagi ketika Sultan Haerun dibunuh secara licik oleh Portugis pada tahun 1570. maka patriotisme bangsa Indonesia tidak akan sehebat seperti apa yang diperlihatkan oleh sejarahnya sampai kemerdekaannya”. kemudian diganti namanya menjadi Fathan Mubina diambil dari Quran Surat al-Fath ayat satu. Penjajah Belanda Belanda pertama kali datang ke Indonesia tahun 1596 berlabuh di Banten dibawah pimpinan Cornelis de Houtman. Jika Portugis menyebarkan agama Katolik maka Belanda menyebarkan agama Protestan. Teuku Umar dan istrinya Cut Nyak Dien. Hanya satu pilihan mereka : Hidup mulia atau mati Syahid. tapi juga persoalan penyebaran agama oleh Portugis. adu domba (Devide et Impera). yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya kota Jakarta. Kiyai Tapa dan Bagus Buang dari kesultanan Banten.Adalah panglima Fatahillah (menantu Sultan Syarif Hidayatullah) pada tahun 1526 M. sehingga mereka dibawah pimpinan Sultan Haerun berbalik melawan Portugis. Panglima Polim. Maka wajarlah jika seluruh umat Islam Indonesia bangkit dibawah pimpinan para ulama dan santri di berbagai pelosok tanah air. yaitu untuk memonopoli perdagangan dan menanamkan kekuasaan terhadap kerajaan-kerajaan di wilayah Nusantara. Konon dalam perang Diponegoro ini sekitar 200 ribu rakyat dan prajurit Diponegoro yang syahid. Kyai Imam Misbah. Raden Mas Juned. . Nampaknya yang menjadi persoalan bukan hanya faktor perdagangan atau ekonomi. dengan persenjataan yang sederhana: bambu runjing.5 abad. Di Maluku.

Sultan Muhammad Seman (Putra pangeran Antasari). Penghulu Rasyid. Banjarmasin. dibawah pimpinan Pangeran Antasari yang didukung dan dilanjutkan oleh para mujahid lainnya seperti pangeran Hidayat. Balik Papan. Panglima Batur dari Muara Bahan. 3. kemudian sebagai gantinya dibentuklah organisasi-organisasi baru misalnya Putera (Pusat Tenaga Rakyat). dan lain-lain. Pontianak. rakyat muslim bergerak melawan penjajah kafir Belanda yang terkenal dengan perang Banjar. Panglima Bukhari. Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa). Palembang dan Bali. Sultan Alaudin Muhammad Daud Syah. Temanggung Abdul jalil dari Amuntai. Peta dan lain-lain. Sederetan Mujahid-mujahid lain disetiap pelosok tanah air yang belum diangkat namanya atau dicatat dalam buku sejarah adalah lebih banyak dari pada yang telah dikenal atau sudah tercatat dalam buku-buku sejarah. Dalam perang Banjar ini sekitar 3000 serdadu Belanda tewas. Di Sulawesi Selatan terkenal pahlawan Islam Indonesia seperti Sultan Hasanuddin dan Lamadu Kelleng yang bergelar Arung Palaka. Bangsa Indonesia dikerja paksakan (Romusa) dengan ancaman siksaan yang mengerikan seperti dicambuk. Selain itu. diganti oleh penjajah Jepang. Keibodan. Sebab mereka telah betul-betul berjihad dengan tulus demi menegakkan dan membela Islam di tanah air. Penjajahan Jepang Pendudukan Jepang di Indonesia diawali di kota Tarakan pada tanggal 10 januari 1942. Haji Bayasin. Motif utama . Banyak tokoh-tokoh Islam tidak mau kooperatif dengan pemerintah penjajah Jepang bahkan melakukan gerakan bawah tanah misalnya dibawah pimpinan Sutan Syahrir dan Amir Syarifuddin. Imam Leungbatan. yang ternyata penjajah Jepang lebih kejam dari penjajah manapun yang pernah menduduki Indonesia. Mereka juga paham bahwa bangsa Indonesia kebanyakan beragama Islam. dicabuti kukunya dengan tang. Nippon Pelindung Asia dan Nippon Pemimpin Asia). Temanggung Surapati dari Muara Teweh. Temanggung Antaludin dari Kandangan. Cuo Sangi In (Badan pengendali politik). Ibarat pepatah “Lepas dari mulut harimau jatuh ke mulut buaya”. Kota Jakarta berhasil diduduki tanggal 5 Maret 1942. Pada awalnya Jepang membujuk rayu bangsa Indonesia dengan mengklaim dirinya sebagai saudara tua Bangsa Indonesia (ingat gerakan 3 A yaitu Nippon Cahaya Asia. Pangeran Neuku dan Said dari kesultanan Ternate dan Tidore. Jepang membubarkan organisasi-organisasi yang bersifat politik atau yang membahayakan Jepang yang dibentuk semasa Belanda.Habib Abdul Rahman. Temanggung Naro dari buruh Bahino. Mereka sengaja tidak mau dikenal. Fujinkai. para wanita diculik dan dijadikan pemuas nafsu sex tentara Jepang (Geisha). Tapi upaya Jepang tidak banyak ditanggapi oleh tokoh-tokoh Islam. Selanjutnya Minahasa. Untuk sementara penjajah Belanda hengkang dari bumi Indonesia. Seinendan. Seluruh kekayaan alam dikuras habis dibawa ke negerinya. Temanggung Macan Negara. Heiho. Demang Leman dari Martapura. Karena itu pada tanggal 13 Juli 1942 mereka mencoba menghidupkan kembali Majlis Islam A‟la Indonesia (MIAI) yang telah terbentuk pada pemerintahan Belanda (September 1937). Makasar. dimasukkan kedalam sumur. Di Kalimantan Selatan. khawatir akan mengurangi keikhlasannya di hadapan Allah. dan lain-lain. Di Maluku Umat Islam bergerak juga dibawah pimpinan Sultan Jamaluddin.

yang ajarannya mencakup berbagai bidang kehidupan manusia. politik. yakni Portugis. Zaenal Mustafa. Para Bintaranya adalah para pemuda Islam. Jadi TNI tidak mungkin ada jika PETA yang terdiri dari 68 bataliyon yang dipimpin oleh para ulama tersebut tidak ada. Madriyas. Tuan Guru H. masuk ke Indonesia. maupun dalam hubungannya dengan sesama manusia dan mahluk Allah lainnya (social. Pemberontakan di Indramayu Perlawanan ini dipimpin oleh H. Muchtar.Djoenaedi. Agama Islam agama yang sempurna. Tercatat sebagai pendirinya adalah KH. Sebabnya karena tentara Jepang melakukan penghinaan terhadap umat Islam Aceh dengan membakar masjid dan membunuh sebagian jamaah yang sedang salat subuh. dan panji-panji tentara PETA adalah bulan bintang putih di atas dasar merah. HM. H. Pemberontakan Rakyat Sukamanah Perlawanan ini dipimpin oleh KH. pelecehan. Peranan Umat islam pada Masa Penjajahan Sebelum kaum penjajah. KH.Kholid. d. Ini tentu saja pelanggaran aqidah Islam. Pemberontakan Cot Pileng di Aceh Perlawanan ini dipimpin oleh seorang ulama muda bernama Tengku Abdul Jalil. e. . Tanggal 5 Oktober 1945 terbentuklah BKR (Barisan Keamanan Rakyat) yang sebagian besar pimpinannya adalah berasal dari PETA. menghormat kepada kaisar Jepang dengan cara membungkukkan setengah badan ke arah matahari.dibentuknya organisasi-organisasi tersebut hanyalah sebagai kedok saja yang ternyata untuk kepentingan penjajah Jepang juga. Maka umat Islam di berbagai daerah bangkit menentang penjajah Jepang. Misalnya melalui Jawa Hokokai rakyat secara paksa untuk mengumpulkan padi.Abdul Madjid dan U. guru ngaji di Cot Pileng pada tanggal 10 November 1942. Tuan guru H.Sodri.H. besi tua serta menanam jarak yang hasilnya harus diserahkan kepada pemerintah pendudukan Jepang. karena mereka tidak tahan melihat kesengsaraan rakyat di daerah dan banyak rakyat yang korban karena dikerjapaksakan (Romusha). Sebagai contoh adalah pembentukan tentara PETA (Pembela Tanah Air) pada tanggal 3 Oktober 1943 di Bogor yang merupakan cikal bakal adanya TNI. penghinaan terhadap agama Islam dan umat Islam sudah terang-terang. Namun ada beberapa organisasi bentukan Jepang yang sangat kentara merugikan dan bahkan berbuat aniaya terhadap bangsa Indonesia. PETA saat itu terdiri dari 68 batalion yang masing-masing dipimpin oleh para alim ulama. KH. b. baik dalam hubungannya dengan Allah (akidah dan ibadah). mayoritas masyarakat Indonesia telah menganut agama Islam. Masa penjajahan a.Mas Mansur. C. Belanda dan Jepang. permata. Sebabnya karena rakyat tidak tahan terhadap kekejaman yang dilakukan tentara Jepang. Pemberontakan PETA di Blitar Perlawanan ini dipimpin oleh seorang komandan Pleton PETA yang bernama Supriadi pada tahun 14 Februari 1945 di Blitar. BKR kemudian menjadi TKR dan selanjutnya TNI. diantaranya: a.Adnan. Yacob. ekonomi dan kebudayaan). HIKMAH 1. Terbentuknya memang atas persetujuan penjajah Jepang yang didukung oleh para alim ulama.Karim Amrullah. Namun bangsa kita sudah cerdas justru organisasi-organisasi tersebut sebaliknya dimanfaatkannya untuk melawan penjajah Jepang. Dr. pemimpin pondok pesantren di Sukamanah Singaparna Tasik Malaya pada tanggal 25 februari 1944. c. Pemberontakan Teuku Hamid di Aceh Perlawanan ini dipimpin oleh Teuku Hamid pada bulan November 1944. Penyebabnya karena para santrinya dipaksa untuk melakukan Seikirei. Mereka betul-betul memanfaatkan PETA ini untuk kepentingan perjuangan bangsa.

Berkali-kali beliau mengirim . Perlawanan terhadap Penjajah Portugis Bangsa Portugis dating dari Eropa Barat ke Dunia Timur. dengan semboyan “gold. adipati Unus. yang waktu itu berada di bawah kekuasaan Sultan aMahmyd Syah (1488-1511_. yang imbalannya adalah surga. Perjuangan mengusi penjajah terus berlanjut. khususnya para pemudanya. Tuhan yang maha Esa. karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas. glory dan gospel”. martabat dan hak-hak yang sama. Antara lain pada tahun 1511 mereka merebut Bandar Malaka. Semangat cinta tanah air dan rasa kebangsaan yang didengungkan Islam dengan semboyan”Hubbulwatan minaliiman” (cinta tanah air sebagian dari iman) mamou mengubah cara berpikir masyarakatIndonesia. dengan mengerahkan armada yang berkekuatan 100 buah kapal dan dibantu oleh bala tentara Aceh dan Sultan Malaka yang sudah tersingkir. memimpin penyerangan terhadap penjajah Portugis di Malaka (1513). yang bermaksud merebut kekuasaan dan memaksakan kemauannya dalam perdagangan. tetapi lebih cinta kemerdekaan” telah mampu mendorong masyarakat Indonesia untuk melakukan usaha-usaha mewujudkan kemerdekaan bangsanya dengan berbagai cara. b. Namun penyerangan ini dapat digagalkan oleh penjajah Portugis. menyebabkan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia bangkit untuk memberikan perlawanan mengusir penjajah Portugis dari bumi Nusantara. Rasa persamaan dan rasa keadilan yang diajarkan islam mampu mengubah masyarakat Indonesia yang dulunya menganut sistem kasta dan diskriminasi menjadi masyarakat yang setiap anggotanya mempunyai kedudukan.” Menurut Islam. Mula-mula dengan cara damai. berperang dalam ragka mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa. Untuk mewujudkan semboyan tersebut. bangsa Portugis melakuka berbagai usaha dengan menghalakan segala cara. harkat. Perlawanan Kerajaan Islam dalam Menentang Penjajahan 1. Hal ini ditandai dengan lahirnya organisasi pemuda yang bernama Jong Indonesia pada bulan februari 1927 dan dikumandangkannya sumpah pemuda pada tanggal 28 oktober 1928. antara lain dengan cara peperangan. Sikap bangsa portugis yanga kasar dan angkuh. Perubahan-perubahan cara berpikir. tetapi janganlah kamu melampaui batas. Allah SWT berfirman. Putra mahkota Kesultanan Demak. perlawanan terhadap penjajah Portugis yang bermarkas di Malaka ini diteruskan oleh Sultan trenggonoyang memerintah Demak selama 25 tahun (1521-1546). Semvoyang yang diajarkan Islam yang berbunyi “Islam adalah agama yang cinta damai. bersikap dan berbuat yang ditanamkan islam tersebut mendorong umat islam Indonesia di berbagai pelosok tanah air untuk berjuang mengusir kaum penjajah dengan berbagai cara.Dengan dianutnya agama islam oleh mayoritas masyarakat Indonesia. yang dulunya bersifat sectarian (lebih mementingkan sukunya dan daerahnya) menjadi bersifat nasionalis. sampai kaum penjajah betul-betul angkat kaki dari bumi Indonesia. dari Malaka bangsa Portugis melebarkan pengaruh kekuasaannya ke kepulauan Nusantara. ajaran islam telah banyak mendatangkan perubahan. antara lain ke kepulauan Maluku lalu mendirikan benteng pertahanan di sana dank e pulau Jawa dengan mendirikan benteng pertahanan di Sunda Kelapa. Perubahan-perubahan itu antara lain: Masyarakat Indonesia dibebaskan dari pemujaan berhala dan pendewaan raja-raja serta dibimbing agar menghambakan diri hanya kepada Allah. karena keunggulan mereka di bidang persenjataan. termasuk Indonesia. tapi karena tidak bisa lalu dengan cara menempu peperangan. Negara dan agama merupakan “jihad fi sabilillah” tersebut dianggap mati syahid. „dan perangila dijalan Allah orang-orang yang memerangi kamu.

Menghadapi sikap dan perilaku bangsa Belanda yang tidak berperi kemanusiaan dan berperikeadilan tersebut. Perlawanan terhadap Penjajah Belanda Setelah penjajah Portugis angkat kaki dari Bumi Indonesia. Kalau perlawanan umat Islam terhadapa Portugis yang bermarkas di Malaka mengalami kegagalan. Pada tahun 1526 bala tentara Demak di bawah pimpinan panglima perang Fatahillah berangkat melalui jalan laut menuju Sunda Kelapa. Dalam pertempuran ini Fatahillah dan bala tentaranya memperoleh kemenangan. Portugis yang bersahabat dengan Ternate. Kyai Tapa dan Bagus Buang dari kesultanan Banten. rakyat Ternate berhasil mengusir Portugis dari bumi Maluku. dan Spanyol yang bersahabat dengan Tidore. terutama Ternate. Portugis dan Spanyol mengadakan perjanjian Tordesilas (1529) yang isinya : 1. sederetan nama pejuang kusuma bangsa yang rela menderita. Di Pulau Sumaera tercatat nama Tuanku Imam Bonjol. Fatahillah dan bala tentaranya mengepung Sunda Kelapa dan terjadilah pertempuran sengit melawan penjajah Portugis. rakyat Ternate berperang dangan gagah berani. 2. sehingga merepotkan penjajah Belanda dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Setelah Tuanku Imam Bonjol tertangkap. yakni untuk memaksakan praktik monopoli perdagangan untuk menanamkan kekuasaan terhadap kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara. menerapkan politik Divide et Impera. Sejarah mencatat denga tinta emas.bantuan ke Johar dan Aceh untuk merebut Malaka dari penjajah Portugis. putra Sultan Haerun. yang telah memimpin bala tentara muslim dalam berperang melawan penjajah Belanda selama 17 tahun. Oleh karena itu. penjajah Belanda menempuh berbagai usaha dan menghalalkan segala cara. Di daerah Maluku. Filipina selatan menjadi milik Spanyol Perjanjian ini sangat menekan rakyat Maluku. ketika Sultan haerun dibunuh secara licik pada tahun 1570. Untuk mencapai tujuan tersebut. lain halnya terhadap penjajah Portugis yang berpusat di Sunda Kelapa (Jakarta) dan Maluku yang memperoleh hasil gemilang. Maluku menjadi milik Portugis 2. Setelah berperang selama empat tahun. Misalkan. berhasil mengdu domba dua kerajaan Islam tersebut. akhirnya pada tahun 1574. Perang pun meletus. Sultan Agung dri Kesultanan Mataram dan Pangeran Diponegoro dari Kesultanan Yogyakarta. bahkan berkorban jiwa dalam berperang melawan penjajah Belanda. yang untuk pertama kali berlabuh di Banten pada tahun 1596 dipimpin oleh Corneli de Houtman. kerajaan-kerajaan islam dan umat islam dipimpin panglima perangnya masing-masing. Tejuan kedatang Belanda ke Indonesia sama dengan tujuan penjajah Portugis. namuntetap tidak berhasil. Kebencian rakyat Ternate semakin meluas. Sultan Haerun bersama rakyatnya berbalik melawan Portugis. mengeruk kekayaan sebanyak-banyaknya dari bumi Nusantara untuk membangun bangsanya dan membiarkan rakyat Indonesia berada dalam kemiskinan dan keterbelakangan. dipimpin Sultan Baabullah. Kemudian Sunda Kelapa diganti namanya menjadi Jayakarta(Jakarta). Di pulau jawa nama-nama tersebut antara lain: Sultan Ageng Tirtayasa. Dari kesultana Aceh kita mengenal sederetan nama para panglima perang Islam seperti: Panglima . musliha damai. bangsa Indonesia kembali dijajah oleh bangsa Belanda. perjuangan diteruskan oleh Tuanku Tambusai. demi tegaknya kemerdekaan bangsa dan Negara Indonesia tecinta. Sunda Kelapa di rebut dari tangan penjajah Portugis. bangkit melawan penjajah Belanda. Sementara kedua kerajaan tersebut bertempur mati-matian. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 22 Juni 1527 M yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya kota Jakarta.

terkenal nama para pahlawan bangsa seperti Sultan Hasanudin da Lamadu Kelleng yang Bergelas Arung Palaka. Cut Nyak Dien. Walaupun perlawanan para pahlawan Islam tersebut dapat dipatahkan oleh kaum penjajah. Kyai Damang Lemam. Teuku Cek Ditiro. Haji Masrin. Berasa.Polim. Saidi. dan Tumenggung Mancanegara. tercatat nama-nama para pejuang kusuma bangsa seperti. sehingga kemerdekaan bangsa dan Negara Indonesia betul-betul terwujud. Dari Sulawesi Selatan. perlawanan mereka dapat dipatahkan oleh Belanda. Pangeran Hidayat. Hal ini disebabkan antara lain kaerena perlawanan mereka lebih bersifat local regional sporadic (tidak merata) dan kurang terkoordinasi serta persenjataan pihak kaum imperialis jauh lebih canggih. Demikianlah nama-nama para pahlawan Islam sebagai para pejuang kusuma bangsa dari berbagai kepulauan di Nusantara yang telah berjuang melawan imperialism belanda. Sultan Jamaluddin dan Pangeran Neuku. rakyat yang mengalami penderitaan dan kesengsaraan akibat pajak yang tinggi dan kewajiban kerja paksa serempak mengangkat senjata di bawah pimpinan para panglima perang seperti: Pangeran Antasari. Habib Abdul Rahman. Haji Bayasin. Kyai Langlang. Sayangnya. yakni dari Kesultanan Ternate dan Tidore. namum perlawanan dan perjuangan umat islan terus berlanjut dengan berbagai bentuk dan cara. Sedangkan dari Kalimantan Selatan. yakni dari kerajaan Gowa-Tallo dan Bone. Panglima Ibrahim. Dari Maluku. . Pangeran Maradipa. Imam Leungbatan dan sultan Alaudin Muhammad Daud Syah.

BAB II KESIMPULAN Setelah Islam datang ke Indonesia banyak perubahan-perubahan yang terjadi terutama bagi rakyat yang menengah ke bawah. karena semua masyarakat memiliki derajatyang sama. Islam juga bisa mempersatukan seluruh masyarakat Indonesia untuk melawandan memgusir para penjaja .I s l a m j u g a m e m b a w a p e r u b a h a n p e r u b a h a n b a i k d i b i d a n g p o l i t i k . e k o n o m i d a n agama. Mereka lebih di hargai dan tidak tertindas lagikarena Islam tidak mengenal sistem kasta.

Jakarta: GemaInsani Press. Azyumardi. Jakarta: Ali Daud. M.DAFTAR PUSTAKA Abdillah. dalam Seminar Nasionaltentang "Menatap Masa Depan Politik Islam di Indonesia". Muhammad Syafi'I. ke-2Antonio. Jakarta: Raj . Jakarta: Paramadina. Islam reformis: Dinamika Intelektual dan Gerakan. Masykuri. "Potret Masyarakat Madani di Indonesia". Bank Syari'ah: Dari Teori ke Praktek. Muhammad. Pemikiran dan Aksi Islam Indonesia: Sebuah Kajian Politik tentang Cendekiawan Muslim Orde Baru. Cet . Jakarta: Rajawali. 1991. 1995 Azra. 2001Anwar. Syafi'i. Asas-Asas Hukum Islam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful