P. 1
Makalah Ana

Makalah Ana

|Views: 7|Likes:
Published by Ulana Masitoh

More info:

Published by: Ulana Masitoh on Jan 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/15/2013

pdf

text

original

MAKALAH

SEJARAH SINGKAT ISLAM DI INDONESIA
Disusun Oleh : Ana Masitoh

SMKN 2 BANDUNG Jalan Ciliwung No 4

Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).KATA PENGANTAR Alhamdulillah alrabbi al„alamin saya ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmatnya kepada saya dan seijin-Nyalah sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini. Dan kami ucapkan terima kasih kepada bapak guru dan teman-teman yang telah memberikan saran dan bantuannya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Saya mohon maaf apabila dalam penyusunan makalah ini banyak sekali kekurangankekurangannya. temanteman serta para pembaca untuk memberikan saran dan kritiknya. . dan kami sangat berbesar hati dan berlapang dada sekali apabili Bapak Guru.

Hikmah BAB II Kesimpulan Daftar Pustaka . Peranan Umat Islam Dalam Mengusir Penjajah C.DAFTAR ISI Kata Pengantar BAB I A. Sejarah Singkat Islam Di Indonesia B.

Misalnya kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. Kedua kesenian tersebut masih digunakan dan digemari masyarakat Indonesia khususnya jawa sampai sekarang.d 20 Maret 1963 di Medan. karena Islam datang dengan membawa prinsip-prinsip perdamaian. 1. jamuran. maka makin ramailah para ulama dan pedagang Arab datang ke Nusantara (Indonesia). seperti jalungan. sudah banyak dianut oleh bangsa Indonesia bahkan dibeberapa wilayah kepulauan Indonesia telah berdiri kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu dan Budha. Karena memang para ulama berpegang teguh pada prinsip Q. bukan dengan peperangan ataupun penjajahan. kerajaan Sriwijaya di Sumatra dan sebagainya. Kultural Artinya penyebaran Islam di Indonesia juga menggunakan media-media kebudayaan. Pendidikan Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang paling strategis dalam pengembangan Islam di Indonesia. menghilangkan perbudakan dan yang paling penting juga adalah masuk kedalam Islam sangat mudah hanya dengan membaca dua kalimah syahadat dan tidak ada paksaan. Namun Islam datang ke wilayah-wilayah tersebut dapat diterima dengan baik. kerajaan Taruma Negara di Jawa Barat. Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama hijriyah atau pada abad ke tujuh masehi. Hindu dan Budha.S. Artinya mereka berdagang sambil menyiarkan agama Islam. sebagaimana yang dilakukan oleh para wali sanga di pulau jawa. Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib). SEJARAH SINGKAT ISLAM DI INDONESIA Ketika Islam datang di Indonesia. 2. Disamping mencari keuntungan duniawi juga mereka mencari keuntungan rohani yaitu dengan menyiarkan Islam. Tentang kapan Islam datang masuk ke Indonesia. Sunan Muria dengan pengembangan gamelannya. Para da‟i dan muballig yang menyebarkan Islam diseluruh pelosok Nusantara . Sedang Sunan Giri menciptakan banyak sekali mainan anak-anak. Menurut sumber lain menyebutkan bahwa Islam sudah mulai ekspedisinya ke Nusantara pada masa Khulafaur Rasyidin (masa pemerintahan Abu Bakar Shiddiq. dinamisme. Apalagi setelah berdirinya kerajaan Islam seperti kerajaan Islam Malaka dan kerajaan Samudra Pasai di Aceh. Perdagangan Jalur ini dimungkinkan karena orang-orang melayu telah lama menjalin kontak dagang dengan orang Arab. Cara Masuknya Islam di Indonesia : Islam masuk ke Indonesia. ilir-ilir dan cublak suweng dan lain-lain. al-Baqarah ayat 256) Adapun cara masuknya Islam di Indonesia melalui beberapa cara antara lain . al-Baqarah ayat 256 : Artinya : Tidak ada paksaan dalam agama (Q. menurut kesimpulan seminar “ masuknya Islam di Indonesia” pada tanggal 17 s. 3. disebarkan langsung dari Madinah. Islam berkembang dan tersebar di Indonesia justru dengan cara damai dan persuasif berkat kegigihan para ulama.S. Umar bin Khattab. berbagai agama dan kepercayaan seperti animisme. Misalnya Sunan Kali Jaga dengan pengembangan kesenian wayang. mengisi wayang yang bertema Hindu dengan ajaran Islam. Ia mengembangkan wayang kulit.BAB I A. persamaan antara manusia (tidak ada kasta).

tapi juga mereka sangat paham bahwa tugasnya hanya sekedar menyampaikan. Aku diberi pula warna yang sangat indah. Demak dan lain-lain. Soekarno sendiri pernah jadi guru Muhammadiyah dan pernah nyantri dibawah bimbingan Tjokroaminoto bersama S. RA Kartini juga sebenarnya bukanlah seorang yang hanya memperjuangkan emansipasi wanita. Demikian pula Sisingamangaraja XII menurut fakta sejarah adalah seorang muslim. Kangean. Beberapa ajaran Islam seperti jihad. Ketika sedang mencetuskan ide-idenya. merupakan pusat dakwah dan menjadi pelindung perkembangan Islam. Datuk Ribandang yang mengislamkan kerajaan Gowa-Tallo dan Kalimantan Timur adalah keluaran pesantren Sunan Giri. Santri-santri Sunan Giri menyebar ke pulau-pulau seperti Bawean. Begitu juga dengan bahasa Indonesia. Sebagai bukti misalnya Ki Hajar Dewantara (Suwardi Suryaningrat) tadinya berasal dari Sarekat Islam (SI). B. Bisa dikatakan bahwa hampir semua tokoh pergerakan.M Kartosuwiryo yang kelak dicap sebagai pemberontak DI/TII. misalnya keSultanan Demak. Tokoh Thomas Mattulessy yang ada adalah Kapten Ahmad Lussy atau Mat Lussy. seperti Samudra Pasai.S. Semangat jihad yang dikumandangkan para pahlawan semakin terbakar ketika para penjajah berusaha menyebarkan agama Nasrani kepada bangsa Indonesia yang mayoritas sudah beragama Islam yang tentu saja dengan cara-cara yang berbeda dengan ketika Islam datang dan diterima oleh mereka. Madura. umat Islam Indonesia sudah memiliki identitas bendera dan warnanya adalah merah putih. PERANAN UMAT ISLAM DALAM MENGUSIR PENJAJAH Ketika kaum penjajah datang. Perlak. Islam sudah mengakar dalam hati bangsa Indonesia. merah dan putih “. lalu menjadi bahasa ilmu dan menjadi bahasa jurnalistik. Rasulullah saw pernah bersabda :” Allah telah menundukkan pada dunia. membela yang tertindas. Kekuasaan politik Artinya penyebaran Islam di Nusantara. Hal ini sesuai dengan Q. Ini terinspirasi oleh bendera Rasulullah saw. Raja Gowa-Tallo di Sulawesi selatan melakukan hal yang sama sebagaimana yang dilakukan oleh Demak di Jawa. tidak terlepas dari dukungan yang kuat dari para Sultan. Di pulau Jawa. yakni Al-Ahmar dan Al-Abyadl. bahu membahu dan tolong menolong dalam melindungi dakwah Islam di Nusantara. timur dan barat. yang juga berwarna merah dan putih. Patimura seorang pahlawan yang diklaim sebagai seorang Nasrani sebenarnya dia adalah seorang Islam yang taat. Ternate. ia sedang beralih dari kegelapan (jahiliyah) kepada cahaya terang (Islam) atau minaz-zulumati ilannur (habis gelap terbitlah terang). Dan sampai sekarang pesantren terbukti sangat strategis dalam memerankan kendali penyebaran Islam di seluruh Indonesia. Haruku. Para da‟i Islam sangat paham dan menyadari akan kewajiban menyebarkan Islam kepada orang lain. Yasin ayat 17 :”Tidak . seorang muslim yang memimpin perjuangan rakyat Maluku melawan penjajah. Jauh sebelum mereka datang. bahwa Islam tersebar dan dianut oleh mereka dengan jalan damai dan persuasif yakni lewat jalur perdagangan dan pergaulan yang mulia bahkan wali sanga menyebarkannya lewat seni dan budaya.adalah keluaran pesantren tersebut. Keadaan ini menjadi cikal bakal tumbuhnya negara nasional Indonesia dimasa mendatang. Begitu juga raja-raja lainnya di seluruh Nusantara. Ia seorang pejuang Islam yang sedang dalam perjalanan menuju Islam yang kaaffah. Dan para Sultan di seluruh Nusantara melakukan komunikasi. 4. bahkan saat itu sudah berdiri beberapa kerajaan Islam. Tulisan tentang Thomas Mattulessy hanyalah omong kosong. mencintai tanah air dan membasmi kezaliman adalah faktor terpenting dalam membangkitkan semangat melawan penjajah. hingga ke Nusa Tenggara. termasuk yang berlabel nasionalis radikal sekalipun sebenarnya terinspirasi dari ruh ajaran Islam. Tidak akan bangsa ini mempunyai bahasa Indonesia kecuali ketika ulama menjadikan bahasa ini bahasa pasar.

Portugis nampaknya sengaja ingin mematahkan hubungan Demak dan Malaka.S. dan sekaligus tujuannya ingin merebut rempah-rempah yang merupakan komoditi penting saat itu. Namun perjuangannya tidak berhasil pula. bahwa saat itu Demak masih sanggup membangun kekuatan militernya terutama angkatan lautnya yang terdiri dari 1000 kapal-kapal layar yang dipersenjatai. Penjajah Portugis Kaum penjajah yang mula-mula datang ke Nusantara ialah Portugis dengan semboyan Gold (tambang emas). Setiap kapal itu mampu memuat 400 prajurit masing-masing mempunyai tugas pengamanan wilayah Nusantara dari serangan Portugis. . Banyak kapal-kapal mereka dirampas oleh Portugis termasuk kapal pedagang muslim Arab. Demikian pula. Meskipun pada masa Sultan Prawoto negara dalam keadaan goncang karena perseteruan dalam negeri tapi kekuatan perang untuk melawan dan mempertahankan diri dari serangan Portugis masih terus digalang. Glory (kemulyaan. Sebab itulah ia mendapat gelar ”Pangeran sabrang lor” artinya pangeran yang menyebrangi lautan di sebelah utara. Untuk menjalankan misinya itu Portugis berusaha dengan menghalalkan semua cara. Pertama mereka menyerang Malaka dan menguasainya (1511 M). Kalau perlawanan umat Islam terhadap penjajah Portugis di Malaka mengalami kegagalan. Pada tahun 1512 Demak dibawah pimpinan Adipati Yunus memimpin sendiri armada lautnya menyerang Portugis yang saat itu sudah menguasai Malaka. (Q. Kalau orang-orang Portugis mengobarkan semangat Perang Salib. Yasin : 17) Di bawah ini hanya sebagian kecil contoh atau bukti sejarah perjuangan umat Islam Indonesia dalam mengusir penjajah. Demikian pula para pedagang dari Demak dan Malaka yang saat itu sudah terjalin sangat erat. Halus dihadapi dengan halus. namun terhadap penjajah Portugis di Sunda Kelapa (Jakarta) dan Maluku memperoleh hasil yang gemilang. maka Sultan Demak dan para wali mengobarkan semangat jihad Perang Sabil. Sepeninggal Adipati Yunus. mendengar perlakuan Portugis yang zalim terhadap para pedagang warga Demak muslim. keras dilawan dengan keras. Dunia sebelah barat menjadi milik Spanyol dan sebelah timur termasuk Indonesia menjadi milik Portugis. Dengan modal restu sakti dari Paus Alexander VI dalam suatu dokumen bersejarah yang terkenal dengan nama “Perjanjian Tordesillas” yang berisi. seluruh kerajaan yang ada di Nusantara kemudian melakukan perlawanan kepada Portugis meskipun dalam waktu dan tempat yang berlainan. perlawanan terhadap Portugis diteruskan oleh Sultan Trenggana (1521-1546) dan juga oleh putranya Sultan Prawoto. Dengan sikapnya yang tak bersahabat dan arogan dari penjajah Portugis. 1. Diberitakan. Sultan Demak dan para wali merasa terpanggil untuk berjihad. kemudian Samudra Pasai tahun 1521 M. Karena itu Portugis sangat bernafsu untuk menguasai negeri Zamrud Katulistiwa yang penuh dengan rempah-rempah yang menggiurkan. Kerajaan Aceh misalnya sempat minta bantuan kerajaan Usmani di Turki dan negara-negara Islam lain di Nusantara. keagungan). bahkan ia gugur mati syahid dalam pertempuran tersebut. tapi kali ini mengalami kegagalan karena persenjataan lawan begitu tangguh penyerangan kedua kalinya dilakukan tahun 1521 dengan mengerahkan armada yang berkekuatan 100 buah kapal dan dibantu oleh balatentara Aceh dan Sultan Malaka yang telah terusir. bahwa kekuasaan di dunia diserahkan kepada dua rumpun bangsa: Spanyol dan Portugis. dan Gospel (penyebaran agama Nasrani). sehingga dapat membangun kekuatan angkatan perangnya dan dapat menahan serangan Portugis. yang sasarannya sama yaitu mengusir pasukan asing Portugis dari wilayah Nusantara demi mengamankan jalur niaga dan dakwah yang memanjang dari Malaka-Demak dan Maluku. Apalagi saat itu mereka masih menyimpan dendamnya terhadap bangsa Timur (Islam) setelah usai Perang Salib .ada kewajiban bagi kami hanyalah penyampai (Islam) yang nyata”. Mulailah mereka mengusik ketenangan berniaga di perairan nusantra yang saat itu banyak para pedagang muslim dari Arab.

Mereka berhasil mengepung dan merebutnya dari tangan penjajah Portugis. Namun kemudian rakyat Ternate sadar. Penindasan. tombak dan golok. Maka pantaslah almarhum Dr. Teuku Umar dan istrinya Cut Nyak Dien. dengan persenjataan yang sederhana: bambu runjing. Konon dalam perang Diponegoro ini sekitar 200 ribu rakyat dan prajurit Diponegoro yang syahid. dan Raden Mas Rajab. putra Sultan Haerun selama empat tahun mereka berperang melawan Portugis. Kyai Imam Misbah. Nampaknya yang menjadi persoalan bukan hanya faktor perdagangan atau ekonomi. Jika Portugis menyebarkan agama Katolik maka Belanda menyebarkan agama Protestan. adu domba (Devide et Impera).Adalah panglima Fatahillah (menantu Sultan Syarif Hidayatullah) pada tahun 1526 M. Lebih marah lagi ketika Sultan Haerun dibunuh secara licik oleh Portugis pada tahun 1570. Tujuannya sama dengan penjajah Portugis. yaitu berjihad fi sabi lillah. maka patriotisme bangsa Indonesia tidak akan sehebat seperti apa yang diperlihatkan oleh sejarahnya sampai kemerdekaannya”. Fathan Mubina diterjemahkan menjadi Jayakarta (Jakarta). Setia Budi (1879-1952) mengungkapkan dalam salah satu ceramahnya di Jogya menjelang akhir hayatnya antara lain mengatakan : “Jika tidak karena pengaruh dan didikan agama Islam. tapi juga persoalan penyebaran agama oleh Portugis. Maka wajarlah jika seluruh umat Islam Indonesia bangkit dibawah pimpinan para ulama dan santri di berbagai pelosok tanah air. Rakyat Ternate terus melanjutkan perjuangannya melawan Portugis dibawah pimpinan Babullah. Sultan Agung dari Mataram dan Pangeran Diponegoro dari Jogjakarta memimpin perang Diponegoro dari tahun 1825-1830 bersama panglima lainnya seperti Basah Marto Negoro.5 abad. Raden Mas Juned. Panglima Ibrahim. Sejarah telah mencatat sederetan pahlawan Islam Indonesia dalam melawan Belanda yang sebagian besar adalah para Ulama atau para kyai antara lain : Di Pulau Jawa misalnya Sultan Ageng Tirtayasa. Betapa berat penderitaan kaum muslimin semasa penjajahan Belanda selama kurang lebih 3. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 22 Juni 1527 M. sehingga mereka dibawah pimpinan Sultan Haerun berbalik melawan Portugis. Hanya satu pilihan mereka : Hidup mulia atau mati Syahid. pengerukan kekayaan alam sebanyak-banyaknya dan membiarkan rakyat Indonesia dalam keadaan miskin dan terbelakang adalah kondisi yang dialami saat itu. Dari kesultanan Aceh misalnya : Teuku Syeikh Muhammad Saman atau yang dikenal Teuku Cik Ditiro. Kyai Badaruddin. Kiyai Tapa dan Bagus Buang dari kesultanan Banten. Panglima Polim. . Di Maluku. dan Alhamdulillah berhasil mengusir penjajah Portugis dari Maluku 2. kemudian diganti namanya menjadi Fathan Mubina diambil dari Quran Surat al-Fath ayat satu. yaitu untuk memonopoli perdagangan dan menanamkan kekuasaan terhadap kerajaan-kerajaan di wilayah Nusantara. Namun mereka bertempur habis-habisan melawan orang-orang kafir Belanda dengan niat yang sama. yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya kota Jakarta. Dari Jawa Barat misalnya Apan Ba Sa‟amah dan Muhammad Idris (memimpin perlawanan terhadap Belanda sekitar tahun 1886 di daerah Ciomas) Di pulau Sumatra tercatat nama-nama : Tuanku Imam Bonjol dan Tuanku Tambusi (Memimpin perang Padri tahun 1833-1837). Portugis menghasut dan mengadu domba kerajaan Islam Ternate dan Tidore. memimpin pasukan Demak menyerang Portugis di Sunda Kelapa lewat jalur laut. dari pihak musuh tewas sekitar 8000 orang serdadu bangsa Eropa dan 7000 orang serdadu bangsa Pribumi. dilanjutkan oleh Jan Pieterszoon Coen menduduki Jakarta pada tanggal 30 Mei 1619 serta mengganti nama Jakarta menjadi Batavia. Kristenisasi secara besar-besaran terutama pada tahun 1546 dilakukan oleh seorang utusan Gereja Katolik Roma Fransiscus Xaverius dengan sangat ekstrimnya ditengah-tengah penduduk muslim dan di depan mata seorang Sultan Ternate yang sangat saleh. Penjajah Belanda Belanda pertama kali datang ke Indonesia tahun 1596 berlabuh di Banten dibawah pimpinan Cornelis de Houtman. tentu saja membuat rakyat marah dan bangkit melawan Portugis.

Haji Bayasin. yang ternyata penjajah Jepang lebih kejam dari penjajah manapun yang pernah menduduki Indonesia. Bangsa Indonesia dikerja paksakan (Romusa) dengan ancaman siksaan yang mengerikan seperti dicambuk. Keibodan. Sederetan Mujahid-mujahid lain disetiap pelosok tanah air yang belum diangkat namanya atau dicatat dalam buku sejarah adalah lebih banyak dari pada yang telah dikenal atau sudah tercatat dalam buku-buku sejarah. Pontianak. Sebab mereka telah betul-betul berjihad dengan tulus demi menegakkan dan membela Islam di tanah air. Ibarat pepatah “Lepas dari mulut harimau jatuh ke mulut buaya”. Peta dan lain-lain. Dalam perang Banjar ini sekitar 3000 serdadu Belanda tewas. Banjarmasin. dicabuti kukunya dengan tang. Di Maluku Umat Islam bergerak juga dibawah pimpinan Sultan Jamaluddin. diganti oleh penjajah Jepang. Pada awalnya Jepang membujuk rayu bangsa Indonesia dengan mengklaim dirinya sebagai saudara tua Bangsa Indonesia (ingat gerakan 3 A yaitu Nippon Cahaya Asia. Demang Leman dari Martapura. Sultan Alaudin Muhammad Daud Syah. dan lain-lain. Penjajahan Jepang Pendudukan Jepang di Indonesia diawali di kota Tarakan pada tanggal 10 januari 1942. Temanggung Abdul jalil dari Amuntai. Temanggung Antaludin dari Kandangan. Di Kalimantan Selatan. Mereka sengaja tidak mau dikenal. Pangeran Neuku dan Said dari kesultanan Ternate dan Tidore. Selanjutnya Minahasa. Selain itu. Imam Leungbatan. Makasar. Motif utama . Nippon Pelindung Asia dan Nippon Pemimpin Asia). Seinendan. dan lain-lain. Seluruh kekayaan alam dikuras habis dibawa ke negerinya. Heiho. 3. Kota Jakarta berhasil diduduki tanggal 5 Maret 1942. khawatir akan mengurangi keikhlasannya di hadapan Allah. Panglima Bukhari. para wanita diculik dan dijadikan pemuas nafsu sex tentara Jepang (Geisha). Karena itu pada tanggal 13 Juli 1942 mereka mencoba menghidupkan kembali Majlis Islam A‟la Indonesia (MIAI) yang telah terbentuk pada pemerintahan Belanda (September 1937). Tapi upaya Jepang tidak banyak ditanggapi oleh tokoh-tokoh Islam. dimasukkan kedalam sumur. Temanggung Surapati dari Muara Teweh. Jepang membubarkan organisasi-organisasi yang bersifat politik atau yang membahayakan Jepang yang dibentuk semasa Belanda. Palembang dan Bali. Sultan Muhammad Seman (Putra pangeran Antasari). Untuk sementara penjajah Belanda hengkang dari bumi Indonesia. kemudian sebagai gantinya dibentuklah organisasi-organisasi baru misalnya Putera (Pusat Tenaga Rakyat).Habib Abdul Rahman. Penghulu Rasyid. Temanggung Naro dari buruh Bahino. Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa). Banyak tokoh-tokoh Islam tidak mau kooperatif dengan pemerintah penjajah Jepang bahkan melakukan gerakan bawah tanah misalnya dibawah pimpinan Sutan Syahrir dan Amir Syarifuddin. rakyat muslim bergerak melawan penjajah kafir Belanda yang terkenal dengan perang Banjar. Mereka juga paham bahwa bangsa Indonesia kebanyakan beragama Islam. Cuo Sangi In (Badan pengendali politik). Panglima Batur dari Muara Bahan. Temanggung Macan Negara. dibawah pimpinan Pangeran Antasari yang didukung dan dilanjutkan oleh para mujahid lainnya seperti pangeran Hidayat. Fujinkai. Balik Papan. Di Sulawesi Selatan terkenal pahlawan Islam Indonesia seperti Sultan Hasanuddin dan Lamadu Kelleng yang bergelar Arung Palaka.

Terbentuknya memang atas persetujuan penjajah Jepang yang didukung oleh para alim ulama. Zaenal Mustafa. Sebabnya karena tentara Jepang melakukan penghinaan terhadap umat Islam Aceh dengan membakar masjid dan membunuh sebagian jamaah yang sedang salat subuh.H. Para Bintaranya adalah para pemuda Islam. Sebabnya karena rakyat tidak tahan terhadap kekejaman yang dilakukan tentara Jepang. C. Tercatat sebagai pendirinya adalah KH. HIKMAH 1. guru ngaji di Cot Pileng pada tanggal 10 November 1942. Pemberontakan Cot Pileng di Aceh Perlawanan ini dipimpin oleh seorang ulama muda bernama Tengku Abdul Jalil. Sebagai contoh adalah pembentukan tentara PETA (Pembela Tanah Air) pada tanggal 3 Oktober 1943 di Bogor yang merupakan cikal bakal adanya TNI. Tuan Guru H. Penyebabnya karena para santrinya dipaksa untuk melakukan Seikirei. Jadi TNI tidak mungkin ada jika PETA yang terdiri dari 68 bataliyon yang dipimpin oleh para ulama tersebut tidak ada. . karena mereka tidak tahan melihat kesengsaraan rakyat di daerah dan banyak rakyat yang korban karena dikerjapaksakan (Romusha). yang ajarannya mencakup berbagai bidang kehidupan manusia. ekonomi dan kebudayaan). b. KH. Belanda dan Jepang. BKR kemudian menjadi TKR dan selanjutnya TNI. Dr. Mereka betul-betul memanfaatkan PETA ini untuk kepentingan perjuangan bangsa.Djoenaedi. Tuan guru H. Namun ada beberapa organisasi bentukan Jepang yang sangat kentara merugikan dan bahkan berbuat aniaya terhadap bangsa Indonesia. penghinaan terhadap agama Islam dan umat Islam sudah terang-terang. Agama Islam agama yang sempurna. Pemberontakan Teuku Hamid di Aceh Perlawanan ini dipimpin oleh Teuku Hamid pada bulan November 1944.Abdul Madjid dan U. Madriyas. Maka umat Islam di berbagai daerah bangkit menentang penjajah Jepang. Misalnya melalui Jawa Hokokai rakyat secara paksa untuk mengumpulkan padi. H. permata.dibentuknya organisasi-organisasi tersebut hanyalah sebagai kedok saja yang ternyata untuk kepentingan penjajah Jepang juga. mayoritas masyarakat Indonesia telah menganut agama Islam. yakni Portugis. maupun dalam hubungannya dengan sesama manusia dan mahluk Allah lainnya (social. baik dalam hubungannya dengan Allah (akidah dan ibadah). PETA saat itu terdiri dari 68 batalion yang masing-masing dipimpin oleh para alim ulama. Pemberontakan di Indramayu Perlawanan ini dipimpin oleh H. Masa penjajahan a. masuk ke Indonesia. e.Sodri. dan panji-panji tentara PETA adalah bulan bintang putih di atas dasar merah. besi tua serta menanam jarak yang hasilnya harus diserahkan kepada pemerintah pendudukan Jepang.Mas Mansur.Kholid. Pemberontakan Rakyat Sukamanah Perlawanan ini dipimpin oleh KH.Karim Amrullah. pelecehan. KH. Peranan Umat islam pada Masa Penjajahan Sebelum kaum penjajah. Ini tentu saja pelanggaran aqidah Islam. HM. Namun bangsa kita sudah cerdas justru organisasi-organisasi tersebut sebaliknya dimanfaatkannya untuk melawan penjajah Jepang. c. Tanggal 5 Oktober 1945 terbentuklah BKR (Barisan Keamanan Rakyat) yang sebagian besar pimpinannya adalah berasal dari PETA. Yacob.Adnan. diantaranya: a. menghormat kepada kaisar Jepang dengan cara membungkukkan setengah badan ke arah matahari. pemimpin pondok pesantren di Sukamanah Singaparna Tasik Malaya pada tanggal 25 februari 1944. Pemberontakan PETA di Blitar Perlawanan ini dipimpin oleh seorang komandan Pleton PETA yang bernama Supriadi pada tahun 14 Februari 1945 di Blitar. Muchtar. d. politik.

Antara lain pada tahun 1511 mereka merebut Bandar Malaka. perlawanan terhadap penjajah Portugis yang bermarkas di Malaka ini diteruskan oleh Sultan trenggonoyang memerintah Demak selama 25 tahun (1521-1546). ajaran islam telah banyak mendatangkan perubahan. bersikap dan berbuat yang ditanamkan islam tersebut mendorong umat islam Indonesia di berbagai pelosok tanah air untuk berjuang mengusir kaum penjajah dengan berbagai cara. harkat. khususnya para pemudanya. Semvoyang yang diajarkan Islam yang berbunyi “Islam adalah agama yang cinta damai. yang waktu itu berada di bawah kekuasaan Sultan aMahmyd Syah (1488-1511_. b. memimpin penyerangan terhadap penjajah Portugis di Malaka (1513). Hal ini ditandai dengan lahirnya organisasi pemuda yang bernama Jong Indonesia pada bulan februari 1927 dan dikumandangkannya sumpah pemuda pada tanggal 28 oktober 1928. yang imbalannya adalah surga. tetapi janganlah kamu melampaui batas. Allah SWT berfirman. Perlawanan terhadap Penjajah Portugis Bangsa Portugis dating dari Eropa Barat ke Dunia Timur. karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas. Perubahan-perubahan cara berpikir. karena keunggulan mereka di bidang persenjataan. Namun penyerangan ini dapat digagalkan oleh penjajah Portugis. dengan semboyan “gold. martabat dan hak-hak yang sama. Perjuangan mengusi penjajah terus berlanjut. termasuk Indonesia. antara lain dengan cara peperangan.” Menurut Islam. „dan perangila dijalan Allah orang-orang yang memerangi kamu. antara lain ke kepulauan Maluku lalu mendirikan benteng pertahanan di sana dank e pulau Jawa dengan mendirikan benteng pertahanan di Sunda Kelapa. Rasa persamaan dan rasa keadilan yang diajarkan islam mampu mengubah masyarakat Indonesia yang dulunya menganut sistem kasta dan diskriminasi menjadi masyarakat yang setiap anggotanya mempunyai kedudukan. Sikap bangsa portugis yanga kasar dan angkuh. tetapi lebih cinta kemerdekaan” telah mampu mendorong masyarakat Indonesia untuk melakukan usaha-usaha mewujudkan kemerdekaan bangsanya dengan berbagai cara. adipati Unus. tapi karena tidak bisa lalu dengan cara menempu peperangan. glory dan gospel”. berperang dalam ragka mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa. Mula-mula dengan cara damai. yang bermaksud merebut kekuasaan dan memaksakan kemauannya dalam perdagangan. sampai kaum penjajah betul-betul angkat kaki dari bumi Indonesia. Berkali-kali beliau mengirim . Untuk mewujudkan semboyan tersebut. dengan mengerahkan armada yang berkekuatan 100 buah kapal dan dibantu oleh bala tentara Aceh dan Sultan Malaka yang sudah tersingkir. Perubahan-perubahan itu antara lain: Masyarakat Indonesia dibebaskan dari pemujaan berhala dan pendewaan raja-raja serta dibimbing agar menghambakan diri hanya kepada Allah. yang dulunya bersifat sectarian (lebih mementingkan sukunya dan daerahnya) menjadi bersifat nasionalis. dari Malaka bangsa Portugis melebarkan pengaruh kekuasaannya ke kepulauan Nusantara.Dengan dianutnya agama islam oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Negara dan agama merupakan “jihad fi sabilillah” tersebut dianggap mati syahid. Perlawanan Kerajaan Islam dalam Menentang Penjajahan 1. bangsa Portugis melakuka berbagai usaha dengan menghalakan segala cara. menyebabkan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia bangkit untuk memberikan perlawanan mengusir penjajah Portugis dari bumi Nusantara. Semangat cinta tanah air dan rasa kebangsaan yang didengungkan Islam dengan semboyan”Hubbulwatan minaliiman” (cinta tanah air sebagian dari iman) mamou mengubah cara berpikir masyarakatIndonesia. Tuhan yang maha Esa. Putra mahkota Kesultanan Demak.

perjuangan diteruskan oleh Tuanku Tambusai. demi tegaknya kemerdekaan bangsa dan Negara Indonesia tecinta. ketika Sultan haerun dibunuh secara licik pada tahun 1570. kerajaan-kerajaan islam dan umat islam dipimpin panglima perangnya masing-masing. bangkit melawan penjajah Belanda. Sejarah mencatat denga tinta emas. Perang pun meletus. bangsa Indonesia kembali dijajah oleh bangsa Belanda. Kebencian rakyat Ternate semakin meluas. Kalau perlawanan umat Islam terhadapa Portugis yang bermarkas di Malaka mengalami kegagalan. menerapkan politik Divide et Impera. Misalkan. Portugis yang bersahabat dengan Ternate.bantuan ke Johar dan Aceh untuk merebut Malaka dari penjajah Portugis. Sultan Haerun bersama rakyatnya berbalik melawan Portugis. penjajah Belanda menempuh berbagai usaha dan menghalalkan segala cara. Sementara kedua kerajaan tersebut bertempur mati-matian. sederetan nama pejuang kusuma bangsa yang rela menderita. Maluku menjadi milik Portugis 2. Kemudian Sunda Kelapa diganti namanya menjadi Jayakarta(Jakarta). akhirnya pada tahun 1574. Di pulau jawa nama-nama tersebut antara lain: Sultan Ageng Tirtayasa. Di Pulau Sumaera tercatat nama Tuanku Imam Bonjol. sehingga merepotkan penjajah Belanda dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. yang telah memimpin bala tentara muslim dalam berperang melawan penjajah Belanda selama 17 tahun. Di daerah Maluku. 2. rakyat Ternate berhasil mengusir Portugis dari bumi Maluku. Filipina selatan menjadi milik Spanyol Perjanjian ini sangat menekan rakyat Maluku. putra Sultan Haerun. Portugis dan Spanyol mengadakan perjanjian Tordesilas (1529) yang isinya : 1. Untuk mencapai tujuan tersebut. Dari kesultana Aceh kita mengenal sederetan nama para panglima perang Islam seperti: Panglima . Sultan Agung dri Kesultanan Mataram dan Pangeran Diponegoro dari Kesultanan Yogyakarta. Fatahillah dan bala tentaranya mengepung Sunda Kelapa dan terjadilah pertempuran sengit melawan penjajah Portugis. Sunda Kelapa di rebut dari tangan penjajah Portugis. lain halnya terhadap penjajah Portugis yang berpusat di Sunda Kelapa (Jakarta) dan Maluku yang memperoleh hasil gemilang. dan Spanyol yang bersahabat dengan Tidore. bahkan berkorban jiwa dalam berperang melawan penjajah Belanda. berhasil mengdu domba dua kerajaan Islam tersebut. Setelah berperang selama empat tahun. rakyat Ternate berperang dangan gagah berani. yang untuk pertama kali berlabuh di Banten pada tahun 1596 dipimpin oleh Corneli de Houtman. dipimpin Sultan Baabullah. Tejuan kedatang Belanda ke Indonesia sama dengan tujuan penjajah Portugis. Setelah Tuanku Imam Bonjol tertangkap. namuntetap tidak berhasil. Pada tahun 1526 bala tentara Demak di bawah pimpinan panglima perang Fatahillah berangkat melalui jalan laut menuju Sunda Kelapa. Perlawanan terhadap Penjajah Belanda Setelah penjajah Portugis angkat kaki dari Bumi Indonesia. Dalam pertempuran ini Fatahillah dan bala tentaranya memperoleh kemenangan. Menghadapi sikap dan perilaku bangsa Belanda yang tidak berperi kemanusiaan dan berperikeadilan tersebut. terutama Ternate. musliha damai. Oleh karena itu. Kyai Tapa dan Bagus Buang dari kesultanan Banten. yakni untuk memaksakan praktik monopoli perdagangan untuk menanamkan kekuasaan terhadap kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara. mengeruk kekayaan sebanyak-banyaknya dari bumi Nusantara untuk membangun bangsanya dan membiarkan rakyat Indonesia berada dalam kemiskinan dan keterbelakangan. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 22 Juni 1527 M yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya kota Jakarta.

Dari Sulawesi Selatan. terkenal nama para pahlawan bangsa seperti Sultan Hasanudin da Lamadu Kelleng yang Bergelas Arung Palaka. Habib Abdul Rahman. Imam Leungbatan dan sultan Alaudin Muhammad Daud Syah. Sultan Jamaluddin dan Pangeran Neuku. Teuku Cek Ditiro. namum perlawanan dan perjuangan umat islan terus berlanjut dengan berbagai bentuk dan cara. Dari Maluku. yakni dari kerajaan Gowa-Tallo dan Bone. Pangeran Hidayat. Pangeran Maradipa. Berasa. Cut Nyak Dien.Polim. Kyai Damang Lemam. Haji Masrin. Demikianlah nama-nama para pahlawan Islam sebagai para pejuang kusuma bangsa dari berbagai kepulauan di Nusantara yang telah berjuang melawan imperialism belanda. Haji Bayasin. perlawanan mereka dapat dipatahkan oleh Belanda. Sedangkan dari Kalimantan Selatan. . yakni dari Kesultanan Ternate dan Tidore. tercatat nama-nama para pejuang kusuma bangsa seperti. Saidi. Panglima Ibrahim. dan Tumenggung Mancanegara. sehingga kemerdekaan bangsa dan Negara Indonesia betul-betul terwujud. rakyat yang mengalami penderitaan dan kesengsaraan akibat pajak yang tinggi dan kewajiban kerja paksa serempak mengangkat senjata di bawah pimpinan para panglima perang seperti: Pangeran Antasari. Kyai Langlang. Walaupun perlawanan para pahlawan Islam tersebut dapat dipatahkan oleh kaum penjajah. Sayangnya. Hal ini disebabkan antara lain kaerena perlawanan mereka lebih bersifat local regional sporadic (tidak merata) dan kurang terkoordinasi serta persenjataan pihak kaum imperialis jauh lebih canggih.

Mereka lebih di hargai dan tidak tertindas lagikarena Islam tidak mengenal sistem kasta.BAB II KESIMPULAN Setelah Islam datang ke Indonesia banyak perubahan-perubahan yang terjadi terutama bagi rakyat yang menengah ke bawah. Islam juga bisa mempersatukan seluruh masyarakat Indonesia untuk melawandan memgusir para penjaja . karena semua masyarakat memiliki derajatyang sama. e k o n o m i d a n agama.I s l a m j u g a m e m b a w a p e r u b a h a n p e r u b a h a n b a i k d i b i d a n g p o l i t i k .

Jakarta: Rajawali. Muhammad Syafi'I. Jakarta: Raj . "Potret Masyarakat Madani di Indonesia". Jakarta: Ali Daud. ke-2Antonio. Jakarta: GemaInsani Press. 1995 Azra. Bank Syari'ah: Dari Teori ke Praktek. M. 2001Anwar. Jakarta: Paramadina. Islam reformis: Dinamika Intelektual dan Gerakan.DAFTAR PUSTAKA Abdillah. Cet . Asas-Asas Hukum Islam. Muhammad. Azyumardi. Masykuri. 1991. Syafi'i. dalam Seminar Nasionaltentang "Menatap Masa Depan Politik Islam di Indonesia". Pemikiran dan Aksi Islam Indonesia: Sebuah Kajian Politik tentang Cendekiawan Muslim Orde Baru.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->