MAKALAH

SEJARAH SINGKAT ISLAM DI INDONESIA
Disusun Oleh : Ana Masitoh

SMKN 2 BANDUNG Jalan Ciliwung No 4

Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). temanteman serta para pembaca untuk memberikan saran dan kritiknya. Dan kami ucapkan terima kasih kepada bapak guru dan teman-teman yang telah memberikan saran dan bantuannya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Saya mohon maaf apabila dalam penyusunan makalah ini banyak sekali kekurangankekurangannya. dan kami sangat berbesar hati dan berlapang dada sekali apabili Bapak Guru. .KATA PENGANTAR Alhamdulillah alrabbi al„alamin saya ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmatnya kepada saya dan seijin-Nyalah sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini.

Sejarah Singkat Islam Di Indonesia B.DAFTAR ISI Kata Pengantar BAB I A. Hikmah BAB II Kesimpulan Daftar Pustaka . Peranan Umat Islam Dalam Mengusir Penjajah C.

Islam berkembang dan tersebar di Indonesia justru dengan cara damai dan persuasif berkat kegigihan para ulama. seperti jalungan. Sedang Sunan Giri menciptakan banyak sekali mainan anak-anak. menghilangkan perbudakan dan yang paling penting juga adalah masuk kedalam Islam sangat mudah hanya dengan membaca dua kalimah syahadat dan tidak ada paksaan. karena Islam datang dengan membawa prinsip-prinsip perdamaian. disebarkan langsung dari Madinah. Para da‟i dan muballig yang menyebarkan Islam diseluruh pelosok Nusantara . Tentang kapan Islam datang masuk ke Indonesia. Artinya mereka berdagang sambil menyiarkan agama Islam. Namun Islam datang ke wilayah-wilayah tersebut dapat diterima dengan baik.S. Cara Masuknya Islam di Indonesia : Islam masuk ke Indonesia. jamuran.BAB I A. ilir-ilir dan cublak suweng dan lain-lain.d 20 Maret 1963 di Medan. maka makin ramailah para ulama dan pedagang Arab datang ke Nusantara (Indonesia). menurut kesimpulan seminar “ masuknya Islam di Indonesia” pada tanggal 17 s. al-Baqarah ayat 256 : Artinya : Tidak ada paksaan dalam agama (Q. Apalagi setelah berdirinya kerajaan Islam seperti kerajaan Islam Malaka dan kerajaan Samudra Pasai di Aceh. 2. Misalnya Sunan Kali Jaga dengan pengembangan kesenian wayang. kerajaan Taruma Negara di Jawa Barat. Karena memang para ulama berpegang teguh pada prinsip Q. kerajaan Sriwijaya di Sumatra dan sebagainya. Pendidikan Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang paling strategis dalam pengembangan Islam di Indonesia. Kedua kesenian tersebut masih digunakan dan digemari masyarakat Indonesia khususnya jawa sampai sekarang. Perdagangan Jalur ini dimungkinkan karena orang-orang melayu telah lama menjalin kontak dagang dengan orang Arab. sebagaimana yang dilakukan oleh para wali sanga di pulau jawa. 1. Sunan Muria dengan pengembangan gamelannya. persamaan antara manusia (tidak ada kasta). SEJARAH SINGKAT ISLAM DI INDONESIA Ketika Islam datang di Indonesia. Hindu dan Budha. mengisi wayang yang bertema Hindu dengan ajaran Islam. Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama hijriyah atau pada abad ke tujuh masehi. Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib). Ia mengembangkan wayang kulit. dinamisme. sudah banyak dianut oleh bangsa Indonesia bahkan dibeberapa wilayah kepulauan Indonesia telah berdiri kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu dan Budha. Misalnya kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. berbagai agama dan kepercayaan seperti animisme. Kultural Artinya penyebaran Islam di Indonesia juga menggunakan media-media kebudayaan. Umar bin Khattab.S. 3. al-Baqarah ayat 256) Adapun cara masuknya Islam di Indonesia melalui beberapa cara antara lain . bukan dengan peperangan ataupun penjajahan. Disamping mencari keuntungan duniawi juga mereka mencari keuntungan rohani yaitu dengan menyiarkan Islam. Menurut sumber lain menyebutkan bahwa Islam sudah mulai ekspedisinya ke Nusantara pada masa Khulafaur Rasyidin (masa pemerintahan Abu Bakar Shiddiq.

seorang muslim yang memimpin perjuangan rakyat Maluku melawan penjajah. Sebagai bukti misalnya Ki Hajar Dewantara (Suwardi Suryaningrat) tadinya berasal dari Sarekat Islam (SI). Madura. Demikian pula Sisingamangaraja XII menurut fakta sejarah adalah seorang muslim. ia sedang beralih dari kegelapan (jahiliyah) kepada cahaya terang (Islam) atau minaz-zulumati ilannur (habis gelap terbitlah terang). lalu menjadi bahasa ilmu dan menjadi bahasa jurnalistik. tapi juga mereka sangat paham bahwa tugasnya hanya sekedar menyampaikan. bahkan saat itu sudah berdiri beberapa kerajaan Islam. Haruku. Tokoh Thomas Mattulessy yang ada adalah Kapten Ahmad Lussy atau Mat Lussy. Ia seorang pejuang Islam yang sedang dalam perjalanan menuju Islam yang kaaffah.M Kartosuwiryo yang kelak dicap sebagai pemberontak DI/TII. seperti Samudra Pasai. Ini terinspirasi oleh bendera Rasulullah saw. B.adalah keluaran pesantren tersebut. yakni Al-Ahmar dan Al-Abyadl. Begitu juga dengan bahasa Indonesia. Yasin ayat 17 :”Tidak . Demak dan lain-lain. hingga ke Nusa Tenggara. Tidak akan bangsa ini mempunyai bahasa Indonesia kecuali ketika ulama menjadikan bahasa ini bahasa pasar. Bisa dikatakan bahwa hampir semua tokoh pergerakan. mencintai tanah air dan membasmi kezaliman adalah faktor terpenting dalam membangkitkan semangat melawan penjajah. yang juga berwarna merah dan putih. Ketika sedang mencetuskan ide-idenya. PERANAN UMAT ISLAM DALAM MENGUSIR PENJAJAH Ketika kaum penjajah datang. Di pulau Jawa. misalnya keSultanan Demak. Dan sampai sekarang pesantren terbukti sangat strategis dalam memerankan kendali penyebaran Islam di seluruh Indonesia. bahu membahu dan tolong menolong dalam melindungi dakwah Islam di Nusantara. Raja Gowa-Tallo di Sulawesi selatan melakukan hal yang sama sebagaimana yang dilakukan oleh Demak di Jawa.S. Dan para Sultan di seluruh Nusantara melakukan komunikasi. Kangean. tidak terlepas dari dukungan yang kuat dari para Sultan. Soekarno sendiri pernah jadi guru Muhammadiyah dan pernah nyantri dibawah bimbingan Tjokroaminoto bersama S. Para da‟i Islam sangat paham dan menyadari akan kewajiban menyebarkan Islam kepada orang lain. Jauh sebelum mereka datang. 4. Datuk Ribandang yang mengislamkan kerajaan Gowa-Tallo dan Kalimantan Timur adalah keluaran pesantren Sunan Giri. Rasulullah saw pernah bersabda :” Allah telah menundukkan pada dunia. Islam sudah mengakar dalam hati bangsa Indonesia. merupakan pusat dakwah dan menjadi pelindung perkembangan Islam. termasuk yang berlabel nasionalis radikal sekalipun sebenarnya terinspirasi dari ruh ajaran Islam. Tulisan tentang Thomas Mattulessy hanyalah omong kosong. Patimura seorang pahlawan yang diklaim sebagai seorang Nasrani sebenarnya dia adalah seorang Islam yang taat. bahwa Islam tersebar dan dianut oleh mereka dengan jalan damai dan persuasif yakni lewat jalur perdagangan dan pergaulan yang mulia bahkan wali sanga menyebarkannya lewat seni dan budaya. Keadaan ini menjadi cikal bakal tumbuhnya negara nasional Indonesia dimasa mendatang. membela yang tertindas. Perlak. Ternate. Kekuasaan politik Artinya penyebaran Islam di Nusantara. merah dan putih “. timur dan barat. Begitu juga raja-raja lainnya di seluruh Nusantara. Beberapa ajaran Islam seperti jihad. Hal ini sesuai dengan Q. RA Kartini juga sebenarnya bukanlah seorang yang hanya memperjuangkan emansipasi wanita. umat Islam Indonesia sudah memiliki identitas bendera dan warnanya adalah merah putih. Santri-santri Sunan Giri menyebar ke pulau-pulau seperti Bawean. Semangat jihad yang dikumandangkan para pahlawan semakin terbakar ketika para penjajah berusaha menyebarkan agama Nasrani kepada bangsa Indonesia yang mayoritas sudah beragama Islam yang tentu saja dengan cara-cara yang berbeda dengan ketika Islam datang dan diterima oleh mereka. Aku diberi pula warna yang sangat indah.

sehingga dapat membangun kekuatan angkatan perangnya dan dapat menahan serangan Portugis. perlawanan terhadap Portugis diteruskan oleh Sultan Trenggana (1521-1546) dan juga oleh putranya Sultan Prawoto. Namun perjuangannya tidak berhasil pula. Demikian pula. Glory (kemulyaan. .ada kewajiban bagi kami hanyalah penyampai (Islam) yang nyata”. dan Gospel (penyebaran agama Nasrani). Kalau perlawanan umat Islam terhadap penjajah Portugis di Malaka mengalami kegagalan. Apalagi saat itu mereka masih menyimpan dendamnya terhadap bangsa Timur (Islam) setelah usai Perang Salib . Sebab itulah ia mendapat gelar ”Pangeran sabrang lor” artinya pangeran yang menyebrangi lautan di sebelah utara. Pada tahun 1512 Demak dibawah pimpinan Adipati Yunus memimpin sendiri armada lautnya menyerang Portugis yang saat itu sudah menguasai Malaka. bahwa saat itu Demak masih sanggup membangun kekuatan militernya terutama angkatan lautnya yang terdiri dari 1000 kapal-kapal layar yang dipersenjatai. Dengan sikapnya yang tak bersahabat dan arogan dari penjajah Portugis. Sepeninggal Adipati Yunus. Kalau orang-orang Portugis mengobarkan semangat Perang Salib. Untuk menjalankan misinya itu Portugis berusaha dengan menghalalkan semua cara. Portugis nampaknya sengaja ingin mematahkan hubungan Demak dan Malaka. (Q. Kerajaan Aceh misalnya sempat minta bantuan kerajaan Usmani di Turki dan negara-negara Islam lain di Nusantara. kemudian Samudra Pasai tahun 1521 M. Karena itu Portugis sangat bernafsu untuk menguasai negeri Zamrud Katulistiwa yang penuh dengan rempah-rempah yang menggiurkan. seluruh kerajaan yang ada di Nusantara kemudian melakukan perlawanan kepada Portugis meskipun dalam waktu dan tempat yang berlainan. keras dilawan dengan keras. Diberitakan. Yasin : 17) Di bawah ini hanya sebagian kecil contoh atau bukti sejarah perjuangan umat Islam Indonesia dalam mengusir penjajah. bahwa kekuasaan di dunia diserahkan kepada dua rumpun bangsa: Spanyol dan Portugis. Setiap kapal itu mampu memuat 400 prajurit masing-masing mempunyai tugas pengamanan wilayah Nusantara dari serangan Portugis. maka Sultan Demak dan para wali mengobarkan semangat jihad Perang Sabil. 1. Dengan modal restu sakti dari Paus Alexander VI dalam suatu dokumen bersejarah yang terkenal dengan nama “Perjanjian Tordesillas” yang berisi. Penjajah Portugis Kaum penjajah yang mula-mula datang ke Nusantara ialah Portugis dengan semboyan Gold (tambang emas). Demikian pula para pedagang dari Demak dan Malaka yang saat itu sudah terjalin sangat erat.S. Mulailah mereka mengusik ketenangan berniaga di perairan nusantra yang saat itu banyak para pedagang muslim dari Arab. tapi kali ini mengalami kegagalan karena persenjataan lawan begitu tangguh penyerangan kedua kalinya dilakukan tahun 1521 dengan mengerahkan armada yang berkekuatan 100 buah kapal dan dibantu oleh balatentara Aceh dan Sultan Malaka yang telah terusir. bahkan ia gugur mati syahid dalam pertempuran tersebut. Dunia sebelah barat menjadi milik Spanyol dan sebelah timur termasuk Indonesia menjadi milik Portugis. Meskipun pada masa Sultan Prawoto negara dalam keadaan goncang karena perseteruan dalam negeri tapi kekuatan perang untuk melawan dan mempertahankan diri dari serangan Portugis masih terus digalang. Sultan Demak dan para wali merasa terpanggil untuk berjihad. Halus dihadapi dengan halus. keagungan). yang sasarannya sama yaitu mengusir pasukan asing Portugis dari wilayah Nusantara demi mengamankan jalur niaga dan dakwah yang memanjang dari Malaka-Demak dan Maluku. Pertama mereka menyerang Malaka dan menguasainya (1511 M). dan sekaligus tujuannya ingin merebut rempah-rempah yang merupakan komoditi penting saat itu. mendengar perlakuan Portugis yang zalim terhadap para pedagang warga Demak muslim. Banyak kapal-kapal mereka dirampas oleh Portugis termasuk kapal pedagang muslim Arab. namun terhadap penjajah Portugis di Sunda Kelapa (Jakarta) dan Maluku memperoleh hasil yang gemilang.

Adalah panglima Fatahillah (menantu Sultan Syarif Hidayatullah) pada tahun 1526 M. Tujuannya sama dengan penjajah Portugis. tentu saja membuat rakyat marah dan bangkit melawan Portugis. Kiyai Tapa dan Bagus Buang dari kesultanan Banten. Maka pantaslah almarhum Dr. yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya kota Jakarta. adu domba (Devide et Impera). Kristenisasi secara besar-besaran terutama pada tahun 1546 dilakukan oleh seorang utusan Gereja Katolik Roma Fransiscus Xaverius dengan sangat ekstrimnya ditengah-tengah penduduk muslim dan di depan mata seorang Sultan Ternate yang sangat saleh. sehingga mereka dibawah pimpinan Sultan Haerun berbalik melawan Portugis. Jika Portugis menyebarkan agama Katolik maka Belanda menyebarkan agama Protestan. dilanjutkan oleh Jan Pieterszoon Coen menduduki Jakarta pada tanggal 30 Mei 1619 serta mengganti nama Jakarta menjadi Batavia. Hanya satu pilihan mereka : Hidup mulia atau mati Syahid. kemudian diganti namanya menjadi Fathan Mubina diambil dari Quran Surat al-Fath ayat satu. tapi juga persoalan penyebaran agama oleh Portugis. Betapa berat penderitaan kaum muslimin semasa penjajahan Belanda selama kurang lebih 3. Kyai Imam Misbah.5 abad. dengan persenjataan yang sederhana: bambu runjing. Maka wajarlah jika seluruh umat Islam Indonesia bangkit dibawah pimpinan para ulama dan santri di berbagai pelosok tanah air. Setia Budi (1879-1952) mengungkapkan dalam salah satu ceramahnya di Jogya menjelang akhir hayatnya antara lain mengatakan : “Jika tidak karena pengaruh dan didikan agama Islam. Sultan Agung dari Mataram dan Pangeran Diponegoro dari Jogjakarta memimpin perang Diponegoro dari tahun 1825-1830 bersama panglima lainnya seperti Basah Marto Negoro. maka patriotisme bangsa Indonesia tidak akan sehebat seperti apa yang diperlihatkan oleh sejarahnya sampai kemerdekaannya”. . Portugis menghasut dan mengadu domba kerajaan Islam Ternate dan Tidore. Mereka berhasil mengepung dan merebutnya dari tangan penjajah Portugis. Namun mereka bertempur habis-habisan melawan orang-orang kafir Belanda dengan niat yang sama. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 22 Juni 1527 M. putra Sultan Haerun selama empat tahun mereka berperang melawan Portugis. Dari kesultanan Aceh misalnya : Teuku Syeikh Muhammad Saman atau yang dikenal Teuku Cik Ditiro. Rakyat Ternate terus melanjutkan perjuangannya melawan Portugis dibawah pimpinan Babullah. dan Alhamdulillah berhasil mengusir penjajah Portugis dari Maluku 2. Teuku Umar dan istrinya Cut Nyak Dien. Kyai Badaruddin. Di Maluku. memimpin pasukan Demak menyerang Portugis di Sunda Kelapa lewat jalur laut. Fathan Mubina diterjemahkan menjadi Jayakarta (Jakarta). dan Raden Mas Rajab. tombak dan golok. Lebih marah lagi ketika Sultan Haerun dibunuh secara licik oleh Portugis pada tahun 1570. yaitu berjihad fi sabi lillah. Dari Jawa Barat misalnya Apan Ba Sa‟amah dan Muhammad Idris (memimpin perlawanan terhadap Belanda sekitar tahun 1886 di daerah Ciomas) Di pulau Sumatra tercatat nama-nama : Tuanku Imam Bonjol dan Tuanku Tambusi (Memimpin perang Padri tahun 1833-1837). Raden Mas Juned. Nampaknya yang menjadi persoalan bukan hanya faktor perdagangan atau ekonomi. Penjajah Belanda Belanda pertama kali datang ke Indonesia tahun 1596 berlabuh di Banten dibawah pimpinan Cornelis de Houtman. Namun kemudian rakyat Ternate sadar. pengerukan kekayaan alam sebanyak-banyaknya dan membiarkan rakyat Indonesia dalam keadaan miskin dan terbelakang adalah kondisi yang dialami saat itu. Konon dalam perang Diponegoro ini sekitar 200 ribu rakyat dan prajurit Diponegoro yang syahid. dari pihak musuh tewas sekitar 8000 orang serdadu bangsa Eropa dan 7000 orang serdadu bangsa Pribumi. Sejarah telah mencatat sederetan pahlawan Islam Indonesia dalam melawan Belanda yang sebagian besar adalah para Ulama atau para kyai antara lain : Di Pulau Jawa misalnya Sultan Ageng Tirtayasa. Panglima Polim. Panglima Ibrahim. Penindasan. yaitu untuk memonopoli perdagangan dan menanamkan kekuasaan terhadap kerajaan-kerajaan di wilayah Nusantara.

dan lain-lain. khawatir akan mengurangi keikhlasannya di hadapan Allah. Banyak tokoh-tokoh Islam tidak mau kooperatif dengan pemerintah penjajah Jepang bahkan melakukan gerakan bawah tanah misalnya dibawah pimpinan Sutan Syahrir dan Amir Syarifuddin. Pontianak. 3. Jepang membubarkan organisasi-organisasi yang bersifat politik atau yang membahayakan Jepang yang dibentuk semasa Belanda. Temanggung Naro dari buruh Bahino. Ibarat pepatah “Lepas dari mulut harimau jatuh ke mulut buaya”. Pangeran Neuku dan Said dari kesultanan Ternate dan Tidore. Cuo Sangi In (Badan pengendali politik). dan lain-lain. Di Kalimantan Selatan. Temanggung Antaludin dari Kandangan. dimasukkan kedalam sumur. Karena itu pada tanggal 13 Juli 1942 mereka mencoba menghidupkan kembali Majlis Islam A‟la Indonesia (MIAI) yang telah terbentuk pada pemerintahan Belanda (September 1937). Makasar. Panglima Bukhari. dicabuti kukunya dengan tang. dibawah pimpinan Pangeran Antasari yang didukung dan dilanjutkan oleh para mujahid lainnya seperti pangeran Hidayat. rakyat muslim bergerak melawan penjajah kafir Belanda yang terkenal dengan perang Banjar. Temanggung Macan Negara. Tapi upaya Jepang tidak banyak ditanggapi oleh tokoh-tokoh Islam. para wanita diculik dan dijadikan pemuas nafsu sex tentara Jepang (Geisha). Heiho. Imam Leungbatan. Motif utama . yang ternyata penjajah Jepang lebih kejam dari penjajah manapun yang pernah menduduki Indonesia. Kota Jakarta berhasil diduduki tanggal 5 Maret 1942. Sultan Muhammad Seman (Putra pangeran Antasari). Keibodan. Haji Bayasin.Habib Abdul Rahman. Dalam perang Banjar ini sekitar 3000 serdadu Belanda tewas. Penghulu Rasyid. Sultan Alaudin Muhammad Daud Syah. Banjarmasin. Pada awalnya Jepang membujuk rayu bangsa Indonesia dengan mengklaim dirinya sebagai saudara tua Bangsa Indonesia (ingat gerakan 3 A yaitu Nippon Cahaya Asia. Mereka sengaja tidak mau dikenal. diganti oleh penjajah Jepang. Bangsa Indonesia dikerja paksakan (Romusa) dengan ancaman siksaan yang mengerikan seperti dicambuk. Sebab mereka telah betul-betul berjihad dengan tulus demi menegakkan dan membela Islam di tanah air. Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa). Nippon Pelindung Asia dan Nippon Pemimpin Asia). Demang Leman dari Martapura. kemudian sebagai gantinya dibentuklah organisasi-organisasi baru misalnya Putera (Pusat Tenaga Rakyat). Seluruh kekayaan alam dikuras habis dibawa ke negerinya. Di Sulawesi Selatan terkenal pahlawan Islam Indonesia seperti Sultan Hasanuddin dan Lamadu Kelleng yang bergelar Arung Palaka. Seinendan. Selanjutnya Minahasa. Penjajahan Jepang Pendudukan Jepang di Indonesia diawali di kota Tarakan pada tanggal 10 januari 1942. Palembang dan Bali. Peta dan lain-lain. Fujinkai. Untuk sementara penjajah Belanda hengkang dari bumi Indonesia. Di Maluku Umat Islam bergerak juga dibawah pimpinan Sultan Jamaluddin. Sederetan Mujahid-mujahid lain disetiap pelosok tanah air yang belum diangkat namanya atau dicatat dalam buku sejarah adalah lebih banyak dari pada yang telah dikenal atau sudah tercatat dalam buku-buku sejarah. Temanggung Abdul jalil dari Amuntai. Balik Papan. Panglima Batur dari Muara Bahan. Temanggung Surapati dari Muara Teweh. Selain itu. Mereka juga paham bahwa bangsa Indonesia kebanyakan beragama Islam.

diantaranya: a. Ini tentu saja pelanggaran aqidah Islam. e. baik dalam hubungannya dengan Allah (akidah dan ibadah).Sodri.Adnan. Tanggal 5 Oktober 1945 terbentuklah BKR (Barisan Keamanan Rakyat) yang sebagian besar pimpinannya adalah berasal dari PETA. guru ngaji di Cot Pileng pada tanggal 10 November 1942. karena mereka tidak tahan melihat kesengsaraan rakyat di daerah dan banyak rakyat yang korban karena dikerjapaksakan (Romusha). Mereka betul-betul memanfaatkan PETA ini untuk kepentingan perjuangan bangsa. Dr. Jadi TNI tidak mungkin ada jika PETA yang terdiri dari 68 bataliyon yang dipimpin oleh para ulama tersebut tidak ada. besi tua serta menanam jarak yang hasilnya harus diserahkan kepada pemerintah pendudukan Jepang. Pemberontakan Teuku Hamid di Aceh Perlawanan ini dipimpin oleh Teuku Hamid pada bulan November 1944. BKR kemudian menjadi TKR dan selanjutnya TNI. PETA saat itu terdiri dari 68 batalion yang masing-masing dipimpin oleh para alim ulama. HIKMAH 1. Agama Islam agama yang sempurna. ekonomi dan kebudayaan). Tercatat sebagai pendirinya adalah KH. mayoritas masyarakat Indonesia telah menganut agama Islam. yang ajarannya mencakup berbagai bidang kehidupan manusia. HM. c. Pemberontakan PETA di Blitar Perlawanan ini dipimpin oleh seorang komandan Pleton PETA yang bernama Supriadi pada tahun 14 Februari 1945 di Blitar. Pemberontakan Rakyat Sukamanah Perlawanan ini dipimpin oleh KH. Peranan Umat islam pada Masa Penjajahan Sebelum kaum penjajah. masuk ke Indonesia. pelecehan.Abdul Madjid dan U. H. Masa penjajahan a. Belanda dan Jepang. Namun bangsa kita sudah cerdas justru organisasi-organisasi tersebut sebaliknya dimanfaatkannya untuk melawan penjajah Jepang. yakni Portugis.Djoenaedi. Muchtar. Pemberontakan di Indramayu Perlawanan ini dipimpin oleh H. Sebabnya karena tentara Jepang melakukan penghinaan terhadap umat Islam Aceh dengan membakar masjid dan membunuh sebagian jamaah yang sedang salat subuh. d.Kholid. C. politik. permata. Zaenal Mustafa. menghormat kepada kaisar Jepang dengan cara membungkukkan setengah badan ke arah matahari. Para Bintaranya adalah para pemuda Islam.Karim Amrullah. Tuan Guru H. Misalnya melalui Jawa Hokokai rakyat secara paksa untuk mengumpulkan padi. Terbentuknya memang atas persetujuan penjajah Jepang yang didukung oleh para alim ulama. Yacob. . Namun ada beberapa organisasi bentukan Jepang yang sangat kentara merugikan dan bahkan berbuat aniaya terhadap bangsa Indonesia. b. Madriyas. Pemberontakan Cot Pileng di Aceh Perlawanan ini dipimpin oleh seorang ulama muda bernama Tengku Abdul Jalil. maupun dalam hubungannya dengan sesama manusia dan mahluk Allah lainnya (social. KH. KH. Maka umat Islam di berbagai daerah bangkit menentang penjajah Jepang. Tuan guru H. Penyebabnya karena para santrinya dipaksa untuk melakukan Seikirei. penghinaan terhadap agama Islam dan umat Islam sudah terang-terang. Sebagai contoh adalah pembentukan tentara PETA (Pembela Tanah Air) pada tanggal 3 Oktober 1943 di Bogor yang merupakan cikal bakal adanya TNI.dibentuknya organisasi-organisasi tersebut hanyalah sebagai kedok saja yang ternyata untuk kepentingan penjajah Jepang juga. Sebabnya karena rakyat tidak tahan terhadap kekejaman yang dilakukan tentara Jepang. dan panji-panji tentara PETA adalah bulan bintang putih di atas dasar merah.H. pemimpin pondok pesantren di Sukamanah Singaparna Tasik Malaya pada tanggal 25 februari 1944.Mas Mansur.

sampai kaum penjajah betul-betul angkat kaki dari bumi Indonesia. yang bermaksud merebut kekuasaan dan memaksakan kemauannya dalam perdagangan. ajaran islam telah banyak mendatangkan perubahan. dari Malaka bangsa Portugis melebarkan pengaruh kekuasaannya ke kepulauan Nusantara. Perubahan-perubahan itu antara lain: Masyarakat Indonesia dibebaskan dari pemujaan berhala dan pendewaan raja-raja serta dibimbing agar menghambakan diri hanya kepada Allah. antara lain ke kepulauan Maluku lalu mendirikan benteng pertahanan di sana dank e pulau Jawa dengan mendirikan benteng pertahanan di Sunda Kelapa. Perubahan-perubahan cara berpikir. Tuhan yang maha Esa. Namun penyerangan ini dapat digagalkan oleh penjajah Portugis. Negara dan agama merupakan “jihad fi sabilillah” tersebut dianggap mati syahid. menyebabkan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia bangkit untuk memberikan perlawanan mengusir penjajah Portugis dari bumi Nusantara. yang waktu itu berada di bawah kekuasaan Sultan aMahmyd Syah (1488-1511_. dengan mengerahkan armada yang berkekuatan 100 buah kapal dan dibantu oleh bala tentara Aceh dan Sultan Malaka yang sudah tersingkir. yang imbalannya adalah surga. Perjuangan mengusi penjajah terus berlanjut. Hal ini ditandai dengan lahirnya organisasi pemuda yang bernama Jong Indonesia pada bulan februari 1927 dan dikumandangkannya sumpah pemuda pada tanggal 28 oktober 1928.” Menurut Islam. Untuk mewujudkan semboyan tersebut. bersikap dan berbuat yang ditanamkan islam tersebut mendorong umat islam Indonesia di berbagai pelosok tanah air untuk berjuang mengusir kaum penjajah dengan berbagai cara. Berkali-kali beliau mengirim . yang dulunya bersifat sectarian (lebih mementingkan sukunya dan daerahnya) menjadi bersifat nasionalis. Allah SWT berfirman. perlawanan terhadap penjajah Portugis yang bermarkas di Malaka ini diteruskan oleh Sultan trenggonoyang memerintah Demak selama 25 tahun (1521-1546). bangsa Portugis melakuka berbagai usaha dengan menghalakan segala cara. khususnya para pemudanya. berperang dalam ragka mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa. karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas. Putra mahkota Kesultanan Demak. karena keunggulan mereka di bidang persenjataan. Sikap bangsa portugis yanga kasar dan angkuh. tetapi janganlah kamu melampaui batas. b. harkat. Rasa persamaan dan rasa keadilan yang diajarkan islam mampu mengubah masyarakat Indonesia yang dulunya menganut sistem kasta dan diskriminasi menjadi masyarakat yang setiap anggotanya mempunyai kedudukan. tapi karena tidak bisa lalu dengan cara menempu peperangan. Perlawanan Kerajaan Islam dalam Menentang Penjajahan 1. tetapi lebih cinta kemerdekaan” telah mampu mendorong masyarakat Indonesia untuk melakukan usaha-usaha mewujudkan kemerdekaan bangsanya dengan berbagai cara. Antara lain pada tahun 1511 mereka merebut Bandar Malaka.Dengan dianutnya agama islam oleh mayoritas masyarakat Indonesia. martabat dan hak-hak yang sama. termasuk Indonesia. Perlawanan terhadap Penjajah Portugis Bangsa Portugis dating dari Eropa Barat ke Dunia Timur. Mula-mula dengan cara damai. adipati Unus. Semangat cinta tanah air dan rasa kebangsaan yang didengungkan Islam dengan semboyan”Hubbulwatan minaliiman” (cinta tanah air sebagian dari iman) mamou mengubah cara berpikir masyarakatIndonesia. „dan perangila dijalan Allah orang-orang yang memerangi kamu. antara lain dengan cara peperangan. memimpin penyerangan terhadap penjajah Portugis di Malaka (1513). dengan semboyan “gold. glory dan gospel”. Semvoyang yang diajarkan Islam yang berbunyi “Islam adalah agama yang cinta damai.

Sejarah mencatat denga tinta emas. Sementara kedua kerajaan tersebut bertempur mati-matian. Kyai Tapa dan Bagus Buang dari kesultanan Banten. menerapkan politik Divide et Impera. dan Spanyol yang bersahabat dengan Tidore. musliha damai. Misalkan. Menghadapi sikap dan perilaku bangsa Belanda yang tidak berperi kemanusiaan dan berperikeadilan tersebut. Tejuan kedatang Belanda ke Indonesia sama dengan tujuan penjajah Portugis. Sunda Kelapa di rebut dari tangan penjajah Portugis. Pada tahun 1526 bala tentara Demak di bawah pimpinan panglima perang Fatahillah berangkat melalui jalan laut menuju Sunda Kelapa. demi tegaknya kemerdekaan bangsa dan Negara Indonesia tecinta. Untuk mencapai tujuan tersebut. Dari kesultana Aceh kita mengenal sederetan nama para panglima perang Islam seperti: Panglima . kerajaan-kerajaan islam dan umat islam dipimpin panglima perangnya masing-masing. lain halnya terhadap penjajah Portugis yang berpusat di Sunda Kelapa (Jakarta) dan Maluku yang memperoleh hasil gemilang. dipimpin Sultan Baabullah. rakyat Ternate berperang dangan gagah berani. Dalam pertempuran ini Fatahillah dan bala tentaranya memperoleh kemenangan. yang untuk pertama kali berlabuh di Banten pada tahun 1596 dipimpin oleh Corneli de Houtman. namuntetap tidak berhasil.bantuan ke Johar dan Aceh untuk merebut Malaka dari penjajah Portugis. Perang pun meletus. yakni untuk memaksakan praktik monopoli perdagangan untuk menanamkan kekuasaan terhadap kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara. Sultan Haerun bersama rakyatnya berbalik melawan Portugis. Kemudian Sunda Kelapa diganti namanya menjadi Jayakarta(Jakarta). Setelah berperang selama empat tahun. Filipina selatan menjadi milik Spanyol Perjanjian ini sangat menekan rakyat Maluku. Portugis yang bersahabat dengan Ternate. Perlawanan terhadap Penjajah Belanda Setelah penjajah Portugis angkat kaki dari Bumi Indonesia. putra Sultan Haerun. Di pulau jawa nama-nama tersebut antara lain: Sultan Ageng Tirtayasa. akhirnya pada tahun 1574. sehingga merepotkan penjajah Belanda dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Di daerah Maluku. perjuangan diteruskan oleh Tuanku Tambusai. bangsa Indonesia kembali dijajah oleh bangsa Belanda. Portugis dan Spanyol mengadakan perjanjian Tordesilas (1529) yang isinya : 1. terutama Ternate. rakyat Ternate berhasil mengusir Portugis dari bumi Maluku. Oleh karena itu. Di Pulau Sumaera tercatat nama Tuanku Imam Bonjol. Maluku menjadi milik Portugis 2. ketika Sultan haerun dibunuh secara licik pada tahun 1570. Setelah Tuanku Imam Bonjol tertangkap. sederetan nama pejuang kusuma bangsa yang rela menderita. yang telah memimpin bala tentara muslim dalam berperang melawan penjajah Belanda selama 17 tahun. Fatahillah dan bala tentaranya mengepung Sunda Kelapa dan terjadilah pertempuran sengit melawan penjajah Portugis. Kebencian rakyat Ternate semakin meluas. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 22 Juni 1527 M yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya kota Jakarta. penjajah Belanda menempuh berbagai usaha dan menghalalkan segala cara. bangkit melawan penjajah Belanda. Kalau perlawanan umat Islam terhadapa Portugis yang bermarkas di Malaka mengalami kegagalan. bahkan berkorban jiwa dalam berperang melawan penjajah Belanda. berhasil mengdu domba dua kerajaan Islam tersebut. mengeruk kekayaan sebanyak-banyaknya dari bumi Nusantara untuk membangun bangsanya dan membiarkan rakyat Indonesia berada dalam kemiskinan dan keterbelakangan. 2. Sultan Agung dri Kesultanan Mataram dan Pangeran Diponegoro dari Kesultanan Yogyakarta.

Panglima Ibrahim. Berasa.Polim. terkenal nama para pahlawan bangsa seperti Sultan Hasanudin da Lamadu Kelleng yang Bergelas Arung Palaka. Sedangkan dari Kalimantan Selatan. perlawanan mereka dapat dipatahkan oleh Belanda. . Dari Maluku. tercatat nama-nama para pejuang kusuma bangsa seperti. Sultan Jamaluddin dan Pangeran Neuku. Pangeran Maradipa. rakyat yang mengalami penderitaan dan kesengsaraan akibat pajak yang tinggi dan kewajiban kerja paksa serempak mengangkat senjata di bawah pimpinan para panglima perang seperti: Pangeran Antasari. Teuku Cek Ditiro. Dari Sulawesi Selatan. Pangeran Hidayat. Kyai Langlang. Haji Masrin. Saidi. sehingga kemerdekaan bangsa dan Negara Indonesia betul-betul terwujud. Walaupun perlawanan para pahlawan Islam tersebut dapat dipatahkan oleh kaum penjajah. Cut Nyak Dien. Kyai Damang Lemam. dan Tumenggung Mancanegara. Imam Leungbatan dan sultan Alaudin Muhammad Daud Syah. Haji Bayasin. Habib Abdul Rahman. Demikianlah nama-nama para pahlawan Islam sebagai para pejuang kusuma bangsa dari berbagai kepulauan di Nusantara yang telah berjuang melawan imperialism belanda. Hal ini disebabkan antara lain kaerena perlawanan mereka lebih bersifat local regional sporadic (tidak merata) dan kurang terkoordinasi serta persenjataan pihak kaum imperialis jauh lebih canggih. Sayangnya. namum perlawanan dan perjuangan umat islan terus berlanjut dengan berbagai bentuk dan cara. yakni dari Kesultanan Ternate dan Tidore. yakni dari kerajaan Gowa-Tallo dan Bone.

Mereka lebih di hargai dan tidak tertindas lagikarena Islam tidak mengenal sistem kasta.BAB II KESIMPULAN Setelah Islam datang ke Indonesia banyak perubahan-perubahan yang terjadi terutama bagi rakyat yang menengah ke bawah. karena semua masyarakat memiliki derajatyang sama. e k o n o m i d a n agama.I s l a m j u g a m e m b a w a p e r u b a h a n p e r u b a h a n b a i k d i b i d a n g p o l i t i k . Islam juga bisa mempersatukan seluruh masyarakat Indonesia untuk melawandan memgusir para penjaja .

1991. Pemikiran dan Aksi Islam Indonesia: Sebuah Kajian Politik tentang Cendekiawan Muslim Orde Baru. Masykuri. Muhammad Syafi'I. Bank Syari'ah: Dari Teori ke Praktek. 2001Anwar. Azyumardi. Muhammad. 1995 Azra. Asas-Asas Hukum Islam. Jakarta: Rajawali. Jakarta: Paramadina. "Potret Masyarakat Madani di Indonesia". ke-2Antonio. Jakarta: Raj .DAFTAR PUSTAKA Abdillah. M. Syafi'i. Jakarta: Ali Daud. Jakarta: GemaInsani Press. Islam reformis: Dinamika Intelektual dan Gerakan. Cet . dalam Seminar Nasionaltentang "Menatap Masa Depan Politik Islam di Indonesia".