MAKALAH

TANAMAN OBAT : BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN DAUN (FOLIUM)

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kenikmatan yang tak terhingga, sehingga tugas yang bertemakan “TANAMAN OBAT, Bagian Tanaman yang Digunakan Daun (Folium)” ini dapat diselesaikan tanpa hambatan. Sholawat serta salam tak lupa kami sanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah menjadikan kita sebagai umat uang lebih baik. Kami ucapkan terima kasih kepada pihak yang telah bersedia membantu dalam pembuatan makalah ini. Dan tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Solikhatun, S.Farm. selaku dosen pengampu pada mata kuliah Biologi Farmasi yang telah memberikan dorongan kepada kami untuk membuat makalah ini. Kami menyadari bahwa makalah ini masih belum sempurna dan banyak kekurangannya. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun semangat kami dengan harapan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam penilaian berikutnya. Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca.

Tegal,

Februari 2011

Penulis

ii

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ........................................................................................ KATA PENGANTAR ..................................................................................... DAFTAR ISI .................................................................................................. BAB I PENDAHULUAN ........................................................................... Belakang Masalah .................................................................. n Masalah .............................................................................. Penulisan ............................................................................... BAB II TANAMAN OBAT .......................................................................... Bagian Tanaman yang Digunakan Daun (Folium) ......................... KATUK .......................................................................................... KEJI BELING ................................................................................. KETEPENG CINA ......................................................................... KI TAJAM / DANDANG GENDIS ................................................... LAMPES ........................................................................................ LANDIK ......................................................................................... NONA MAKAN SIRIH .................................................................... PANDAN WANGI .......................................................................... POHON MANGKOK / MANGKOKAN ............................................ RANGGA DIPA ............................................................................. SAMBANG COLOK ....................................................................... SAMBUNG NYAWA ...................................................................... SIRIH ............................................................................................. SIRIH MERAH ............................................................................... SISIK NAGA .................................................................................. TARUM ......................................................................................... TEH ............................................................................................... TEMBAKAU ................................................................................... i ii iii 1 1 2 2 3 3 3 5 8 11 14 17 20 22 26 29 32 34 37 40 42 45 48 50

1.1..............................................................................................Latar 1.2..............................................................................................Rumusa 1.3..............................................................................................Tujuan

iii

........................................................................................................................................................................WIDOSARI ............................................................................................ ..............................................................................................Kesimpu 4.......................... 55 56 56 56 57 4............... iv .........1........................................2..................... 52 BAB III BAB IV ANALISIS ................................................................................. PENUTUP ......................................................................Saran DAFTAR PUSTAKA ............................................................... lan .......................................

masyarakat perkotaan umumnya sudah melupakannya.1 Latar Belakang Masalah Sejak dahulu pengobatan dengan memanfaatkan aneka tanaman yang terdapat di alam. Penemuan-penemuan kedokteran modern yang berkembang pesat menyebabkan pengobatan tradisional berkesan kampungan atau ketinggalan zaman. dapat dimanfaatkan untuk mengobati dan aneka keperluan sesuai dengan kegunaan lainnya. Dunia kedokteran modern pun banyak kembali mempelajari obat-obatan tradisional. Tidak perlu menghabiskan uang untuk membeli dan hanya cukup dengan memetik tanaman di pekarangan. hasilnya ternyata mendukung bahwa tanaman obat memang memiliki kandungan zat-zat atau senyawa yang secara klinis terbukti bermanfaat bagi kesehatan. tanaman tersebut dapat menjadi obat yang mujarab. Hanya saja peracikannya dilakukan secara klinis laboratories sehingga terkesan modern. tanaman pagar. Tanaman berkhasiat ditelaah dan dipelajari secara ilmiah. tradisi itu sebagian besar masih dipertahankan. Namun. tanaman sayur atau bahkan tanaman liar pun dapat ditata di pekarangan sebagai tanaman obat. yang dilakukan secara turun temurun diajarkan oleh generasi yang terdahulu ke generasi selanjutnya.BAB I PENDAHULUAN 1. v . Tanaman obat tidak berarti tumbuhan yang ditanam hanya tanaman hias yang berkhasiat obat. Di daerah pedesaan. Banyak obat-obatan modern yang dibuat dari tanaman obat. Penemuan kedokteran modern pun ternyata mendukung penggunaan obat tradisional. tanaman buah. Tanaman obat menjadi alternatif obat yang paling mudah dicari. lalu meraciknya. Tren gaya hidup yang mengarah kembali ke alam (back to nature) membuktikan bahwa hal-hal yang alami bukanlah hal yang kampungan atau ketinggalan zaman. Tanaman obat yang tergolong rempah-rempah atau bumbu dapur.

vi .Meskipun pemakaian obat tradisional sebagai tindakan pengobatan penyakit.2 Rumusan Masalah Bagaimana Tanaman Obat yang Digunakan Bagian Daun (Folium) ? 1. 1. tidak berarti pengobatan medis atau kedokteran modern diabaikan. puskesmas atau dokter. Penderita tetap boleh dibawa ke rumah sakit. terlebih lagi jika penyakitnya parah.3 Tujuan Penulisan Untuk mengetahui pemanfaatan tanamanobat terutama pada bagian Daun (Folium).

babing.) Merr. katu. katukan (Jawa). : - vii . Nama Nama Ilmiah Nama Daerah Nama Asing : Sauropaus androginus (L. dan kerakur (Madura). mata-mata. simasi (Sumatera). : memata. cekop manis.BAB II TANAMAN OBAT Bagian Tanaman yang Digunakan Daun (Folium) KATUK Sinonim : Sauropaus albicus Wight 1.

Bunganya berbentuk unik dan berwarna putih semu kemerahan. seperti kancing dan berwarna putih. Batangnya tumbuh tegak. Klasifikasi Kingdom Subkingdom Super Divisi Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae (Tumbuhan) : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) : Spermatophyta (Menghasilkan biji) : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (Berkeping dua / dikotil) : Rosidae : Euphorbiales : Euphorbiaceae : Sauropus : Sauropus androgynus (L. berukuran kecil. ladang atau pekarangan. Setelah tua. buahnya berbentuk bulat. Bijinya beruang empat. Tanaman ini banyak ditanam di kebun. 3.200 m dpl. Saat masih muda. Katuk menyukai tempat terbuka atau sedikit terlindung dengan struktur tanah yang ringan. Tanaman tumbuh di dataran rendah hingga 1. Kelopaknya keras. katuk sering ditanam beberapa batang sekaligus sebagai tanam pagar. batang berwarna hijau. Daunnya merupakan daun majemuk yang berjumlah genap.2. viii . Batang berkayu dengan percabangannya jarang. Tinggi tanaman sekitar 1 -2 m. warna batang menjadi kelabu keputihan.) Merr. Uraian Tumbuhan Sosok tanaman katuk berupa perdu yang tumbuh menahun karena berkesan ramping.

daun keji beling. enyoh kelo (Jawa Tengah). ix .) Bremek 1. : daun picah beling (Jakarta). : fenugreek. : Strobilanthes crispus BI. Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2.KEJI BELING Sinonim : Sericocalyx crispus (L. Klasifikasi Kingdom Subkingdom Super Divisi Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae (Tumbuhan) : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) : Spermatophyta (Menghasilkan biji) : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (Berkeping dua / dikotil) : Asteridae : Scrophulariales : Acanthaceae : Strobilanthes : Strobilanthes crispus BI.

Percabangan yang menyentuh tanah akan keluar akar sehingga bisa dipisahkan dari tanaman induk. Uraian Tumbuhan Keji beling tumbuh liar di hutan. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Bahan kimia yang terkandung dalam keji beling di antaranya kalium dengan kadar tinggi. Tanaman ini terdapat dari Madagaskar sampai Indonesia. Helaian daun lanset memanjang atau hampir jurung. natrium. Biji bulat. berisi 2 – 4 biji. tepi sungai. 5. berbentuk bulat bercabang-cabang. 6. berambut dan berwarna kuning. Lipupuk dengan pupuk organik.5 – 1 m. terbagi 5.3. Batu ginjal x . kecil-kecil berwarna coklat. tepi bergeligi atau beringgit. panjang 1. Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan manfaatannya Daun keji beling dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut : 1.200 m dpl. Perbanyakan dengan biji. ujung meruncing. dan beberapa senyawa ya. Buah berbentuk gelondong. Tumbuhan semak ini memiliki tinggi 0. berambut kasar dan berwarna hijau. lebar 3 – 8 cm dan berwarna hijau. pertulangan menyirip. dijaga kelembapan tanahnya. panjang 9 – 18 cm. 4. Daun tunggal. yang tumbuh pada ketinggian 50 m sampai 1. kedua permukaan kasar. bertangkai pendek dengan letak berhadapan. asam silikat. kalsium. tebing-tebing dan sering ditanam sebagai tanaman pagar di pekarangan atau taman. mahkota bunga berbentuk corong. Batang beruas.5 – 2 cm. pipih. stek batang atau cabang yang cukup Na. Perbungaan majemuk. Efek farmakologis keji beling di antaranya peluruh kencing (diuretic) pencahar. berkumpul dalam bulir padat. pangkal runcing. Kejidirawat dengan disiram air yang cukup. Perbanyakan dan Perawatan Tumbuhan Perbanyakan keji beling dapat dilakukan dengan setek batang.

Cara lainnya. saring air rebusan lalu minum sekaligus. 5 lembar daun tempuyung dan 6 buah tongkol jagung.Cuci 50 g daun keji beling. xi . saring air rebusan dan minum tiga kali sehari masing-masing 2/3 gelas. lalu rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. 6. Lakukan pada pagi atau siang hari. Lakukan setiap hari sampai rasa sakit menghilang. Kencing manis Rebus 40 g daun keji beling segar. dan 7 lembar daun sampai bersih. Setelah dingin. lalu rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. 7 lembar daun ungu segar bersih. 7 batang meniran segar. Sembelit Cuci setengah genggam daun keji beling segar sampai bersih. 5. 7. saring air rebusan dan minum pada pagi dan sore hari masing-masing ½ gelas. Air rebusan diminum seperti teh. Baring air rebusan dan minum tiga kali sehari masing-masing ¾ gelas. 2. 3. Setelah dingin. 4. lalu rebus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 ¼ gelas. Batu kandung empedu Cuci 5lembar daun keji beling segar. cuci 5 lembar daun keji beling. saring air rebusan dan minum dua kali sehari masing-masing 1/2 gelas. Kencing kurang lancar Cuci 25 g daun keji beling segar sampai bersih kemudian direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. saring air rebusan dan minum tiga kali masing-masing 1 gelas sehari. Setelah dingin. Setelah dingin. Setelah dingin. dengan 6 gelas air sampai air tersisa 3 gelas (untuk 3 hari). Batu kandung kencing Cuci segenggam daun keji beling dan 1 tongkol jagung muda. Setelah dingin. Wasir Rebus 40 g daun keji beling segar dengan 6 gelas air sampai tersisa 3 gelas (untuk 3 hari). Setelah dingin. lalu rebus dengan 2 liter air bersih sampai tersisa 1 liter. saring air rebusan dan minum tiga kali sehari masing-masing 1 gelas per hari. lalu rebus dengan 4 gelas air sampai menjadi 2 gelas.

1. ketepeng cina (Jawa Tengah). tabakum (Tidore). ki manila (Sunda).KETEPENG CINA Sinonim : Smilax macrocarpa B1. Kingdom Subkingdom Super Divisi Divisi Kelas Sub Kelas : seven golden candlestick (Inggris). Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2.kupang-kupang (Ternate). : daun kupang (Melayu). acong-acong (Madura). Klasifikasi : Plantae (Tumbuhan) : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) : Spermatophyta (Menghasilkan biji) : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (Berkeping dua / dikotil) : Rosidae xii . dui ye dou (Cina) . Nama : Cassida alata L.

Buahnya berupa buah polong yang bersayap dan pipih berwarna hitam. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam tanaman ini diantaranya tannin. rein aloe-emodina. Bunga ketepeng cina mempunyai mahkota yang pada bagian bawahnya berwarna kuning dan ujung kuncup pada tandan berwarna coklat muda.Ordo Famili Genus Spesies 3. dijaga kelembapan tanahnya d an dipupuk dengan pupuk organik. Uraian Tumbuhan Ketepeng cina (Cassia alata) merupakan jenis perdu yang besar dan banyak tumbuh secara liar di tempat-tempat yang lembab. dan asam krisofanat. Efek farmakologis yang dimiliki olehketepeng cina diantaranya sebagai pencahar. 4. Kini tumbuhan ini sering dipelihara sebagai perindang halaman rumah/gedung. Ketepeng cina dirawat dengan disiram air yang cukup. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Ketepeng cina memiliki rasa pedas dan bersifat hangat. penghilang gatal-gatal. xiii . Ketepeng Cina tumbuh subur pada dataran rendah sampai ketinggian 1400 meter di atas permukaan laut. Ketepeng Cina atau sering disebut sebagai ketepeng kerbau mempunyai ukuran daun besarbesar dengan bentuk bulat telur yang letaknya berhadap-hadapan satu sama lain dan terurai lewat ranting daun (bersirip genap). dan obat kelainan kulit yang disebabkan oleh parasit kulit. obat cacing. 5. rein aloe-emodina-diantron. : Fabales : Fabaceae (suku polong-polongan) : Cassia : Cassia alata L. rein aloe-emodina. Perbanyakan dan Perawatan Tumbuhan Perbanyakan ketepeng cina dapat dilakukan dengan biji.

lalu tambahkan sedikit tawas (atau 1 sendok makan kapur sirih). Panu. lalu minum saat masih hangat. sedangkan ampasnya dibuang. xiv . Gosokkan campuran ini dengan kuat pada kulit yang sakit dua kali sehari. lalu kunyah dengan garam secukupnya (seperti mengunyah sirih) selama beberapa menit. Air daun ketepeng cina ditelan. Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya Daun ketepeng cina dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut : 1. Sembelit Rebus 7 lembar daun ketepeng cina muda segar dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. asam secukupnya (untuk menghilangkan bau). Saring hasil rebusan. 3. kurap dan eksim Lumatkan satu genggam daun ketepeng cina segar. dan 2 sendok teh bubuk akar kelembak (Rheum officinale Baill) dalam 2 gelas air sampai airnya tersisa 1 gelas. Cacing kremi pada anak Rebus 7 lembar daun ketepeng cina. 4. Sariawan Cuci bersih 4 lembar daun ketepeng cina.6. 2. Minum hasil rebusan sekaligus.

dandang gendis (Jawa). Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2.Ki Tajam / Dandang Gendis Sinonim : Clinacanthus burmani Nees 1. : ki tajam (Sunda). gendis (Jawa Tengah). : - xv . Klasifikasi Famili : Achantaceae : Clinacanthus nutans Lindau.

Buah kotak. bulat memanjang berwarna coklat. tinggi lebih kurang 2. berhadapan. lebar 4-6 mm. Ki tajam dirawat dengan disiram air yang cukup. Perbanyakan dan Perawatan Tumbuhan Perbanyakan ki tajam dapat dilakukan dengan setek batang. panjang 8-12 mm. bentuk lanset. Uraian Tumbuhan Tanaman perdu tahunan. panjang 2-3 cm berwarna merah muda. Batang berkayu. Bagian yang digunakan daun. 4. xvi . dijaga kelembapan tanahnya dan dipupuk dengan pupuk organik. Daun tunggal. Tumbuhan ini memerlukan cukup sinar matahari. mahkota bunga berbentuk tabung. 5.5 meter.3. Bunga majemuk. Efek farmakologis yang dimiliki oleh ki tajam diantaranya mengefektifkan fungsi kelenjar tubuh. bentuk malai. di ketiak daun dan di ujung batang. bertulang menyirip. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam ki tajam diantaranya saponin dan polifenol. meningkatkan sirkulasi diuretic. beruas dan berwarna hijau. berwarna hijau. antidemam dan antidiare. tegak.

minum air rebusan dua kali sehari.6. xvii . Kencing manis Rebus 7 lembar (untuk sakit ringan/gejala awal) atau 21 lembar (untuk sakit berat) daun segar ki tajam dalam 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas.5 g daun ki tajam segar dalam air 1 gelas selama 15 menit. Susah kencing Rebus 1. 2. Disentri Rebus segenggam daun segar ki tajam dalam 5 gelas air sampai tersisa 3 gelas. saring air rebusannya. lalu minum sekaligus satu kali sehari. Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya Daun segar ki tajam dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut : 1. Setelah dingin. 3. Minum air rebusan tiga kali sehari masing-masing 1 gelas. Setelah dingin.

uku-uku (Bali). : lampes : (Jawa Tengah). xviii . Klasifikasi Kingdom Subkingdom Super Divisi Divisi Kelas : Plantae (Tumbuhan) : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) : Spermatophyta (Menghasilkan biji) : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (Berkeping dua / dikotil) : Ocimum sanctum L. lufe-lufe (Ternate).LAMPES Sinonim : Acimi sancti Folium 1. kemanghi (Madura). lampes (Sunda). Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2.

Lakukan pengobatan dua kali sehari dengan dosis sama. 4. Efek farmakologis lampes diantaranya untuk diaforetikum. Sariawan Lumatkan daun lampes.Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Asteridae : Lamiales : Lamiaceae : Ocimum : Ocimum sanctum L. 2. Rematik Cuci 25 g daun lampes. lalu makan sebagai lalap setiap xix . lalu blender. Tambahkan sedikit cuka. lalu tempelkan atau peras airnya terlebih dahulu sebelum ditempelkan di bagian yang sakit. 4. Tegang saraf Peluruh air susu ibu (ASI) Cuci bersih 25 g daun lampes segar. hari. 5. Biji dirawat dengan disiram air yang cukup. Sementara bijinya mengandung saponin. flavonoid dan tannin. 3. dijaga kelembapan tanahnya. flavonoid dan polifenaol. Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya Lampes dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut. dan dipupuk dengan pupuk organik. Tumbuhan ini memerlukan tempat yang terbuka atau sedikit terlindung. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Lampes memiliki rasa agak pahit dan bersifat dingin. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam daun lampes diantaranya minyak asiri. 1. Perbanyakan dan Perawatan Tumbuhan Perbanyakan tumbuhan lampes dengan menggunakan biji. 3. lalu saring air jusnya dan minum. saponin.

lalu blender. lalu saring air jusnya dan minum. Tambahkan sedikit cuka.Cuci 25 g daun lampes. xx . Lakukan pengobatan dua kali sehari dengan dosis sama.

1. : Balreria lupulina Lindl.LANDIK Sinonim : Balreria lupulina Lind. Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2. Klasifikasi Bangsa Suku Marga Jenis : Solanales : Acanthaceae : Balreria : Balreria lupulina Lindl. : landak. sujen trus (Jawa) : hua ye jia du juan (Cina) xxi .

berduri. 5. panjang 4-8 cm. warna coklat tua. bisul. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam batang dan akar landak diantaranya polifenol. sapoin dan flavonoid. luka berdarah. dan dipupuk dengan pupuk organik. Daun landak digunakan untuk mengobati gigitan ular berbisa dan anjing. coklat kehitaman. pertulangan sejajar dengan ibu tulang daun di tengah berwarna kuning. Landik dirawat dengan disiram air yang cukup.3. pada pangkal tangkai terdapat sepasang duri yang kuat dan tajam berwarna merah ungu. Perdu bercabang banyak. xxii . bengkak terpukul atau terjatuh. batang berkayu. pangkal menyempit. bertangkai pendek. koreng dan rematik. Uraian Tumbuhan Tumbuhan ini berasal dari Madagaskar dan dapat ditemukan sampai ketinggian 100 m dpl. Buahnya buah kotak bulat hijau. 4. tepi rata. pahit dan bersifat hangat. ujung runcing. dijaga kelembapan tanahnya. lebar 1-2 cm. Perbanyakan dan Perawatan Tumbuhan Perbanyakan tumbuhan landik dengan menggunakan setek. warna daun hijau mengkilap. Perbanyakan dengan stek batang. Bunga berwarna kuning emas. Biji bulat pipih. Helai daun lanset. Daun tunggal. letak berhadapan. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Landak memiliki rasa pedas. tanaman pagi dan sebagai tumbuhan obat. Efek farmakologis landak diantaranya untuk melancarkan aliran meridian. Nama Simplisia : Barleriae lupulinae Folium (daun landak). berkumpul dalam rangkaian berbentuk bulir yang keluar di ujung batang. berambut halus berwarna putih. Sementara daunnya mengandung polifenol. Tumbuh liar di hutan dan di ladang/di tanam di halaman tanaman hias. tinggi 1-2 m.

Aduk sampai menjadi adonan dan balurkan pada bagian tubuh yang sakit. koreng. 3.6. Minum air rebusannya sekaligus saat hangat. Untuk pemakaian luar. lalu tempelkan pada bagian yang terkena gigitan. dan bengkak karena terpukul xxiii . Rematik dan encok Cuci bersih 15 g daun landik segar. Digigit ular berbisa Rebus 9 g daun landik dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Bisul. atau jatuh Rebus 9 g daun landik dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. luka berdarah. Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya Daun landik dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut : 1. 2. lalu tumbuk halus dan tambalhkan 1/4 sendok teh kapur sirih. Saring air rebusan dan minum dua kali sehari masing-masing 1/2 gelas. lumatkan daun landik.

F 1. Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2. Klasifikasi Kingdom Subkingdom Super Divisi Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae (Tumbuhan) : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) : Spermatophyta (Menghasilkan biji) : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (Berkeping dua / dikotil) : Asteridae : Lamiales : Lamiaceae : Cleorodendrum : Clerodendrum thomsonae Balf. long tu zhu (Cina) xxiv . : Clerodendrum thomsonae Balf.F. : nona makan sirih (Sunda) : glory bower (Inggris).F.NONA MAKAN SIRIH Sinonim : Clerodendrum thomsonae Balf.

lalu rebus dengan 3 gelas air selama 15 menit. bertangkai. dapat ditanam di pot atau di tanah. 4. Saring air rebusannya. bila masak warnanya coklat hitam. Perdu memanjat atau merambat. dan dipupuk dengan pupuk organik. tepi rata. Radang kronis selaput gendang telinga (pada anak-anak) Cuci bersih 10-15 g daun nona makan sirih. Bunga keluar dari ujung ranting atau ketiak daun. dan dapat ditemukan sampai ketinggian 1. dijaga kelembapan tanahnya. saring air rebusan.3. xxv . Perbanyakan dan Perawatan Tumbuhan Perbanyakan tumbuhan nona makan sirih dengan menggunakan setek batang. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Bahan kimia yang terkandung dalam nona makan sirih masih belum banyak diketahui. 5. bentuknya bulat telur memanjang. Setelah dingin. 2. dalam rangkaian yang bersifat rasemos. menyukai lokasi yang sedikit terlindung atau terkena matahari penuh untuk berbunga bagus. Tanaman ini mempunyai ranting muda yang bentuknya persegi empat. Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya Daun nona makan sirih dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit berikut : 1. lalu minum dua kali sehari masing-masing 1/2 gelas. 6. tinggi 2-5 m. stek atau pemecahan akar. lalu bagi dug untuk diminum 2 kali pada waktu pagi dan sore hari.000 m dpl. Nona makan sirih dirawat dengan disiram air yang cukup. buah bulat warnanya hijau dengan 2-4 biji. Daun tunggal. Uraian Tumbuhan Tanaman ini biasa di tanam sebagai tanaman hias di halaman atau di taman-taman. Kencing batu dan pelancar air seni Cuci bersih 15 g daun nona makan sirih segar. ujung runcing. lalu rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. warnanya merah berseludang putih kekuningan. Perbanyakan dengan biji. Sementara efek farmakologis nona makan sirih di antaranya menghilangkan pangs dan racun (toksin). Asalnya dari Afrika tropis.

seuke musan (Aceh). pandan rempai. pandan rampe. Klasifikasi Kingdom Subkingdom Super Divisi Divisi Kelas Sub Kelas : Plantae (Tumbuhan) : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) : Spermatophyta (Menghasilkan biji) : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Liliopsida (Berkeping satu / Monokotil) : Arecidae : glory bower (Inggris). pandan musang (Sumbar). long tu zhu (Cina) xxvi . Nama asing 2. pandan wangi (Jakarta). pamdam jau (Batak).PANDAN WANGI Sinonim : Pandanus amaryllifolius Roxb. Nama Nama ilmiah Nama daerah : Pandanus amaryllifolius Roxb : pandan wangi (Jawa). pandan seungit wangi (Sunda). 1. pandan bunga (Sumbar). pondang (Minahasa).

Buahnya buah batu.. warnanya putih. Bunga majemuk. menjalar.5 cm. Efek farmakologis pandan wangi di antaranya menguatkan saraf (tonikum). pewangi dan pemberi warna hijau pada masakan atau penganan. sering diselipkan di sanggul supaya rambut menjadi harum. melati. dan zat warna. sering digunakan sebagai bahan penyedap. bentuk bongkol. yang tumbuh diantara akar-akarnya. cempaka dan kenanga. lemah saraf (neurastenia). Pandan wangi selain sebagai rempah-rempah juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak wangi. sakit disertai gelisah. warnanya jingga. 3. ujung runcing. bercabang. atau diletakkan diantara pakaian dalam lemari. Daunnya harum kalau diremas atau diiris-iris. batang bulat dengan bekas duduk daun. tumbuh subur dari daerah pantai sampai daerah dengan ketinggian 500 m dpl. Daun tunggal. tinggi 1-2 m. menggantung. akar tunjang keluar di sekitar pangkal batang dan cabang. Helai daun berbentuk pita. tidak nafsu makan. 4. tanin. bentuk bola. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Pandan wangi mempunyai bau yang harum (aromatik) dan bersifat sejuk. bertulang sejajar. Perbanyakan dengan pemisahan tunas-tunas muda. duduk. diameter 4-7. warna hijau. dan di tempat-tempat yang agak lembap. menambah nafsu makan (stomachica) dan penenang (sedative). dinding buah berambut. Pandan kadang tumbuh liar di tepi sungai. lebar 3-5 cm. berduri tempel pada ibu tulang daun permukaan bawah bagian ujung-ujungnya. tepi rata. dengan pangkal memeluk batang. polifenol. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam pandan wangi di antaranya alkaloida. tipis. Daun pandan yang diiris kecil-kecil juga digunakan untuk campuran bunga rampai atau bunga tujuh rupa. tekanan xxvii . tepi rawa.Ordo Famili Genus Spesies : Pandanales : Pandanaceae : Pandanus : Pandanus amaryllifolius Roxb. tersusun berbaris tiga dalam garis spiral. Irisan daun pandan muda dicampur bunga mawar. licin. Perdu tahunan. Uraian Tumbuhan Pandan wangi tumbuh di daerah tropis dan banyak di tanam di halaman atau di kebun. flavonoid. saponin. panjang 40-80 cm.

60 g daun orang-aring (Eclipta alba L. dan ketombe. Potong kecil-kecil semua bahan. 1 kuntum bunga mawar (Rosa chinensis Jasq. 100 ml minyak kemiri (Aleurites molumlana Willd.). lalu bilas rambut dengan air. lalu tumbuk sampai halus. Dinginkan dan embunkan air rebusan selama semalam. Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya Daun segar pandan wangi dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit berikut : 1. rematik.). dijaga kelembapan tanahnya. Tambahkan 100 ml air.darah tinggi (hipertensi). lalu potong kecilkecil. lalu saring. Setelah dingin.). menghitamkan rambut. 10 lembar daun waru muda (Hibiscus tiliaceus). Gunakan air rebusan tersebut untuk mencuci rambut. 3. tambahkan 1 liter air. 5. 5 lembar daun mangkokan (Nothopanax scutellarium). Pandan wangi dirawat dengan disiram air yang cukup. Rambut rontok Cuci bersih 2 lembar daun pandan wangi segar. pegal linu. Ketombe Cuci bersih 7 lembar daun pandan wangi segar. saring air rebusannya lalu minum dua kali sehari (pagi dan sore hari) masingmasing 200 ml. Campur semua bahan. Lakukan secara teratur. 6. xxviii . loo ml minyak wijen (Sesanum indicum). 2. aduk rata. Lemah saraf (neurastenia) Cuci bersih 5 lembar daun pandan wangi segar. lalu rebus sampai air berwarna hijau. rambut rontok. Oleskan campuran tersebut pada kulit kepala sampai merata. Perbanyakan dan Perawatan Tumbuhan Perbanyakan tumbuhan pandan wangi dengan menggunakan anakan atau setek batang. Menghitamkan rambut Cuci bersih 7 lembar daun pandan wangi segar dan 5 lembar daun mangkokan (Nothopanax scutellarium). Tumbuhan ini memerlukan cukup sinar matahari. 10 kuntum bunga melati (Jasminum sambac A. Lakukan 3 kali dalam seminggu sampai terlihat hasilnya. dan loo ml minyak kelapa (Cocos nucifera). Diamkan selama 30 menit. 4. dan dipupuk dengan pupuk dasar.). Rebus dengan 60o ml air sampai tersisa 400 ml.

Tidak nafsu makan Cuci bersih lo g daun pandan wangi segar. lalu tumbuk halus. saring air rebusan. lalu oleskan pada kulit kepala sambil dipijat-pijat. lalu eskan atau gosokkan pada bagian tubuh yang sakit.) secukupnya. saring. saring air rebusannya. xxix . lalu potong kecil-kecil.) dan minyak gandapura (Abelmoschus moschatus Medik. lalu potong kecil-kecil. lalu minum sekaligus satu kali sehari. Setelah ton. minum dua kali sehari pada pagi dan sore masing-masing 1/4 gelas. Tambahkan iinyak kayu putih (Mellaleuca leucadendron L. Tekanan darah tinggi (hipertensi) Cuci bersih daun pandan wangi segar. 7.) secukupnya. 6. Aduk sampai merata.lalu rebus sampai mendidih dengan menggunakan panci email. Setelah dingin. Setelah dingin. 5. Rematik dan pegal linu Cuci bersih 5 lembar daun pandan wangi segar dan batang sereh (Cymbopogon nardus L. Rebus tongan daun pandan dengan 400 ml air sampai tersisa 200 ml. Seduh Dngan daun pandan dengan 1/2 gelas air panas.

Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2. Miq = Polyscias scutellaria. daun papeda (Melayu). 1. (Lamk.). : godong mangkokan (Jawa). puring (Madura). (Burm.POHON MANGKOK / MANGKOKAN Sinonim : N. daun mangkok.f. shell leaf (Inggris) xxx . Fosb. mamanukan (Sunda). : saucer leaf. cochleatum.). DC. Klasifikasi Famili : Araliaceac : Nothopanax scutellarium Merr. = Panax cocheatum. daunkoin.

fosfor. polifenol. 6. tinggi 1-3 m. Daun muda dapat dimakan sebagai lalap. Mangkokan di sini jarang atau tidak pernah berbunga. Bijih kecil. agak tebal. dan dipupuk dengan pupuk dasar. Perbanyakan dengan setek batang. bercabang. Uraian Tumbuhan Tumbuhan ini sering ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman pagar. urapan mentah. B. serta vitamin (A. 5. saponin. besi. pipih. bentuknya bulat. warnanya hijau. Setek dapat ditanam langsung atau disemaikan. bentuk payung. Pohon mangkok dirawat dengan disiram air yang cukup. antiradang. walaupun dapat ditemukan tumbuh liar di ladang dan tepi sungai. Bunga majemuk. dijaga kelembapan tanahnya. peluruh air seni.3. flavonoid. Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya Daun segar pohon mangkok dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit berikut : xxxi . dalam keadaan darurat daunnya digunakan sebagai piring atau mangkok untuk makan bubur sagu sehingga dinamakan daun mangkok. Perbanyakan dan Perawatan Tumbuhan Perbanyakan tumbuhan pohon mangkok dengan menggunakan setek. Efek farmakologis pohon mangkok di antaranya anti-inflamasi. Buahnya buah buni. tumbuh tegak. lemak. tepi bergerigi. Perdu tahunan. 4. kalsium. menyukai tempat terbuka yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindung dan dapat tumbuh pada ketinggian 1 – 200 m dpl. atau rebus dan dibuat sayur. pangkal berbentuk jantung. Daun tunggal. diameter 6-12 cm. dan antirambut rontok. bentuknya bulat berlekuk seperti mangkok. warnanya hijau tua. bertangkai. hijau. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam pohon mangkok di antaranya alkaloid. Zaman dahulu.panjang dan lurus. pertualangan menyirip. Daunnya juga dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak. keras dan berwarna coklat. Batang berkayu. dan C).

Lakukan pengobatan tiga kali sehari. Setelah dingin. Cara lainnya. lalu tambahkan loo ml minyak kelapa. lalu balut. Bau keringat Rebus 13 g daun mangkokan dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Balurkan campuran ini pada bagian yang luka. Oleskan air perasan pada kulit kepala seperti menggunakan minyak rambut sambil dipijat-pijat. makan daun mangkokan muda secukupnya sebagai lalap. minum air rebusannya dua kali pada pagi dan sore hari masing-masing 1 gelas. xxxii . Rambut rontok Cuci bersih 25 g daun mangkokan segar. Remas-remas daun mangkokan dan peras airnya. lalu giling sampai halus.1. potong kecil-kecil. 3. 2. Luka Cuci bersih daun mangkokan segar secukupnya.

the.RANGGA DIPA Sinonim : Clerodendron fortunatum B1 1.) O. mamadatan (Jakarta). Klasifikasi Bangsa Suku Marga Jenis : Verbenales : Verbenaceae : Clerodendron : Clerondendron indicum (L. Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2. biduyuk. genje (Sunda) : cang guan jia mo li (Cina) xxxiii . Ktje : daun apium. : Clerodendron indicum (L.) O.s ekar petak (Jawa).

letak berkarang. daun tunggal. 6. dan berongga di tengah. berwarna hijau tua mengkilap. Radang saluran kencing dan radang kandung kemih Rangga dipa digunakan untuk menyembuhkan radang saluran kencing radang kandung kemih. Tanaman ini bisa ditemukan sampai ketinggian 1. Bagian Tanaman yang Digunakan dan Pemanfaatannya Hanya daun yang lazim dimanfaatkan sebagai obat untuk beragam penyakit : 1. bertangkai pendek. Nama simplisia : Clerodendrin indici Folium 4. panjang 7-15 cm. ujung panjang. perlu cukup air untuk menjaga kelembapan dan pemupukan. Warna batang hijau. Pemeliharaan mudah. terutama pupuk dasar. Sementara daunnya untuk mengobati asma dan rematik. ladang dan kadang ditanam di halaman dekat pagar. berwarna putih kekuningan.200 m dpl. berbentuk memanjang sampai lanset.3. tulang daun menyirip. lebar 1. pangkal menyempit. tepi rata. Uraian Tumbuhan Rangga dipa tumbuh liar di hutan. anggota famili Verbenaceae itu memiliki sifat pahit. tinggi 1-3 m. Caranya dengan merebus rangga dipa dan rumput lidah ular secukupnya dalam 3 gelas air hingga airnya tersisa 1 gelas. Hasil rebusan itu kemudian diminum. buah berbentuk bulat. tegak. Perdu. Akarnya untuk mengatasi asma dan penyakit kulit. dan deuretik alias peluruh urine. Cara Budi Daya Perbanyakan tanaman dengan biji dan setek. Namun. 5. xxxiv .5-2 cm. Bunga majemuk. berkumpul dalam bentuk payung yang keluar dari ketiak daun dan ujung tangkai. retak-retak membujur. sejuk. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Kandungan kimia rangga dipa belum banyak diketahui.

2. Lalu. Baring hasil rebusan dan minum. Asma dan sesak napas Ambil daun rangga dipa dan cucilah sampai bersih. Kemudian. 3. cuci bersih daun rangga dipa secukupnya. Setelah dingin. Setelah itu. gulung daun dan isap seperti rokok. xxxv . daun dijemur hingga kering. Keseleo dan rematik Sekitar 10-15 gram daun rangga dipa yang telah dicuci bersih direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih. lumatkan dengan cara menumbuk dan tempelkan di bagian tubuh yang keseleo atau rematik. Biarkan ramuan hingga yang tersisa 1 gelas. Untuk obat luar.

sambang colok (Jawa) : - 2. Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing : Aerva sanguinolenta B1. gondang kasih. Klasifikasi Kingdom Subkingdom Super Divisi Divisi Kelas Sub Kelas Ordo : Plantae (Tumbuhan) : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) : Spermatophyta (Menghasilkan biji) : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (Berkeping dua / dikotil) : Hamamamelidae : Caryophyllales xxxvi .SAMBANG COLOK Sinonim : Aerva sanguinolenta B1 1. : ki sambang (Sunda).

3. Rebus bahan dalam 1 gelas air selama 15 menit. Rebus dengan 3 gelas air selama 15 menit. Sebagai tanaman obat. dan minyak asiri. Saring hasil rebusan setelah dingin. dan pemupukan. Nyeri haid Cuci bersih 10 gram daun segar. xxxvii . Bagian Tanaman yang Digunakan dan Pemanfaatannya Bahan tanaman yang digunakan sebagai bahan baku obat tradisional adalah daun untuk mengatasi beragam penyakit seperti berikut ini : 1. dan antipiretik. Radang rahim Ambil 20 gram daun segar. anti-inflamasi. polifenol. Cara Budi Daya Perbanyakan sambang colok dengan setek batang. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Sambang colok kaya kandungan kimia seperti saponin. flavonoid. b. Pemeliharaan mudah. c. terutama pupuk dasar. 2. Sambang colok menghendaki tempat yang cukup sinar matahari. saring hasil rebusan dan minum sekaligus. Rebus bahan dalam 1 gelas air selama 15 menit Setelah dingin. Sulit berurine Cuci bersih 10 gram daun segar. Setelah dingin. Minum ramuan sekaligus. 3. menjaga kelembapan. perlu cukup air dengan penyiraman yang memadai. saring hasil rebusan dan minum sekaligus. Anggota famili Amaranthaceae itu memiliki sifat diuretik. hindari penggunaan pupuk dan pestisida kimia.Famili Genus Spesies : Amaranthaceae (suku bayam-bayaman) : Aerva : Aerva sanguinolenta B1. lalu cuci bersih. Uraian Tumbuhan a.

) Back : daun dewa.) MErr. : she juan jao atau fujung jao (Cina) xxxviii . daun dewa (Mekayu).) Merr : Gynura procumbens (Lour. Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2. Klasifikasi Kingdom Subkingdom Super Divisi Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae (Tumbuhan) : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) : Spermatophyta (Menghasilkan biji) : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (Berkeping dua / dikotil) : Asteridae : Asterales : Asteraceae : Gynura : Gynura procumbens (Lour. 1.SAMBUNG NYAWA Sinonim : Gynura procumbens (Lour. ngokilo (Jawa).

3. Uraian Tumbuhan Sambung nyawa dpl. Terna, batang tegak/bagian pangkalnya rebah di atas tanah dan keluar akar, berbatang basah, bercabang, berwarna keunguan, panjang sampai 6 m, berbau harum. Daun tunggal, agak tebal, mudah dipatahkan, bertangkai, letak berseling. Helaian daun berbatang bulat telur sampai memanjang, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, pertulangan berkelamin ganda. Sambung nyawa biasa di makan sebagai lalap mentah. Mudah diperbanyak dengan stek. Nama simplisia : Gynurae procumbens Folium (daun sambung nyawa). menyirip, berwarna hijau muda. Sambung nyawa jarang berbunga, kalau pun ada, warna bunga jingga kuning, umumnya ditanam di pekarangan sebagai tanaman obat. Tumbuhan asli Myanmar dan China. Di jawa bisa ditemukan dari 1-500 m

4. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis
Kandungan kimia daun dewa antara lain alkaloid, saponin, flavonoid dan tannin. Tumbuhan ini bersifat dingin dan netral. Khasitanya antara lain antineoplastik dan penurun tekanan darah. 5. Cara Budi Daya Daun dewa diperbanyak dengan setek. Pemeliharaan tanaman mudah, perlu cukup air dengan cara penyiraman yang memadai, menjaga kelembapan, dan pemupukan, terutama pupuk dasar. Sambung nyawa menghendaki tempat yang sedikit terlindung atau terbuka. 6. Bagian Tanaman yang Digunakan dan Pemanfaatannya Bagian tanaman yang digunakan untuk pengobatan adalah daun untuk mengatasi berbagai penyakit seperti berikut ini : 1. Tekanan darah tinggi Ambi14 daun segar (untuk anak-anak) atau 7 lembar (dewasa), lalu cuci bersih. Konsumsi daun mentah sebagai lalap. Daun itu juga dapat dijus, ditumis, atau dikukus sebentar sebelum dikonsumsi.

xxxix

2.

Kolesterol tinggi Cuci bersih 3 daun segar, lalu konsumsi sebagai lalapan setiap hari

secara teratur setiap kali makan nasi. Daun juga dapat dijus untuk diminum. Hindari makanan berlemak bagi penderita penyakit ini. 3. Tumor Cuci bersih 3 daun segar, lalu dimakan sebagai lalapan setiap hari secara teratur setiap kali makan nasi. Daun juga dapat dijus untuk diminum. Bagi penderita, hindari ikan asin, cabai, tauge, sawi putih, kangkung, nanas, durian, lengkong, nangka, es, alkohol, tapai, limun, dan penyedap masakan. 4. Diabetes melitus, lever, dan wasir Cuci bersih 3 daun segar, lalu dimakan sebagai lalapan setiap hari secara teratur setiap kali makan nasi. Daun juga dapat dijus untuk diminum. Bagi penderita, hindari makanan berlemak. Khusus untuk penderita wasir, hindari daging kambing dan makanan pedas.

xl

SIRIH Sinonim : Piper betle L.

1. Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2. Klasifikasi Kingdom Subkingdom Super Divisi Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae (Tumbuhan) : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) : Spermatophyta (Menghasilkan biji) : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (Berkeping dua / dikotil) : Magnoliidae : Piperales : Piperacea (suku sirih-sirihan) : Piper : Piper betle L. : Piper betle L. : sedah, suruh (Jawa), seureuh (Sunda) : betle vine (Inggris), ju jiang (Cina)

xli

26. dan 2.5% eugenol. 2.2% kavibetol. 2. dan menghilangkan gatal. Efek zat aktif arecoline (seluruh tanaman) merangsang saraf pusat dan daya pikir. kerabat lada ini juga mengandung estragol. Minum ramuan 3 kali sehari. mematikan cendawan Candida albicans yang merupakan penyebab keputihan.5% p-cymene.8% eugenol metil eter. Khasiatnya antara lain sebagai peluruh kentut. 4. Cara Budi Daya Perbanyakan tanaman dengan setek. saring hasil rebusan. eugenol metil eter. hidroksikavicol.2-5. Setelah dingin. gula. Sirih bisa ditanam di tempat panas atau agak terlindung.8 42. fenil propana.4-4.8% caryophyllene. pelindung hati. dan meredakan dengkur. 2. dan pati. Rebus bahan dengan 3 gelas air hingga Hanya tersisa 2 1/4 gelas. Selain itu. Pemeliharaannya mudah. bersama 1 sendok makan madu. antikejang. terutama pupuk dasar. dan penekan pengendali gerak. diastase. meningkatkan gerakan peristaltik. 1. terpennena.2% minyak asiri.7-6.7% kavicol. 3-9.8% cyneole. dan antimutagenik. dan pemupukan. menjaga kelembapan.6% allylpyrokatekol. perlu cukup air dengan penyiraman yang cukup. Tanin (daun) berfungsi sebagai astrigen (mengurangi sekresi cairan pada vagina). Tambahkan 2 gelas air dan 1 potong gula batu.3. Bagian Tanaman yang Digunakan dan Pemanfaatannya Daun segar digunakan untuk mengatasi beragam penyakit sebagai berikut : 1. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Sirih mengandung 1-4. Anggota famili Piperaceae itu bersifat rasa hangat dan pedas.2-2. 4. Bronkitis Cuci bersih daun sirih sebanyak 7 lembar.2-15. menghentikan batuk. Batuk Cuci bersih 17 lembar daun sirih. Sementara eugenol (daun) untuk mencegah ejakulasi dini. 7. tanin. seskuiterpena. 0-9.4-15. anti kejang. Rebus bahan hingga mendidih dan airnya tersisa 1 xlii . anestetik.8% cadinene. 5.2-16. mengurangi peradangan.6% karvakol. 2. antidiare. masing-masing 3/4 gelas. analgesik.

5. Remas-remas. lalu balut dengan kain bersih. gunakan air hasil rebusan untuk cuci mata dengan memakai gelas cuci mata. masingmasing 13 gelas. 6. Mata gatal dan mata merah Cuci bersih daun sirih muda segar sebanyak 7 lembar. bersama 1 sendok makan madu. Balurkan ramuan pada bisul dan sekelilingnya. Rebus daun dalam 1 gelas air hingga mendidih. saring ramuan. lalu gulung daun.lalu tumbuk halus. Gunakan daun untuk menyumbat hidung berdarah. Bisul Cuci bersih daun sirih secukupnya. lalu giling halus. Peras hasil tumbukan hingga diperoleh airnya. Luka bakar Cuci bersih daun sirih segar secukupnya.gelas. Rebus bahan sampai airnya tersisa 2 gelas. 3. Minum ramuan 3 kali sehari. Minum ramuan 2 kali sehari bersama 1 sendok makan madu. Menghilangkan bau badan dan keringat berlebihan Cuci bersih 17 daun sirih segar. lalu saring ramuan. pagi sore hari. Tambah sedikit madu pada air perasan. Dinginkan. Setelah dingin. Lakukan pengobatan sehari 3 kali sampai sembuh. 4. Tambahkan 1 sendok teh garam dan 4 gelas air. Oleskan ramuan ke tempat luka bakar. Mimisan Cuci bersih daun sirih yang agak muda. Setelah dingin. Ganti ramuan sehari 2 kali. 7. xliii .

: sirih talan (Maluku). Klasifikasi Kingdom Subkingdom Super Divisi Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae (Tumbuhan) : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) : Spermatophyta (Menghasilkan biji) : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) : Magnoliopsida (Berkeping dua / dikotil) : Magnoliidae : Piperales : Piperacea (suku sirih-sirihan) : Piper : Piper crocatum Ruiz & Pav. 1. : Piper decumanum L. jahe sunti (Jawa) : - xliv .SIRIH MERAH Sinonim : Piper crocatum Ruiz & Pav. Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2.

masing-masing ½ gelas. bersama 1 sendok makan madu. Minuman ramuan 3 kali sehari. lalu potong ujung daun. 2. Daun tumbuh berselang-seling dari batangnya. Rebus bahan dengan 3 gelas air hingga airnya tersisa 1 ½ gelas.3. lalu potongkecil-kecil. Uraian Tumbuhan Sirih merah adalah tanaman merambat yang berbatang bulat berwarna hijau keunguan dan tidak berbunga. Bengkak Cuci bersih daun sirih merah secukupnya. terutama pupuk dasar berupa pupuk kandang atau kompos. menjaga kelembapan. Balurkan ramuan pada kulit yang bengkak. flavonoid. TBC Cuci bersih 7 lembar daun. 5. dan minyak asiri. lalu tumbuk halus. dan daun berwarna merah keperakan dengan permukaan daun mengkilap dan tidak merata. Cara Budi Daya Perbanyakan tanaman dengan setek batang. Bagian Tanaman yang Digunakan dan Pemanfaatannya Daun segar digunakan untuk mengatasi beragam penyakit sebagai berikut : 1. dan pemupukan. Tambahkan sedikit air dan aduk hingga menjadi adonan. 6. 3. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Sirih merah mengandung saponin. polifenal. Pemeliharaannya mudah. 4. bila daunnya disobek maka akan berlendir serta aromanya lebih wangi. Gulung. Mimisan Cuci bersih daun sebanyak 2 lembar. Yang membedakan dengan sirih hijau adalah selain daunnya berwarna merah keperakan. xlv . perlu cukup air dengan penyiraman yang cukup. Daunnya bertangkai membentuk jantung hati dan bagian ujung daun meruncing. Masukkan daun ke lubang hidung. Anggota famili Piperaceae itu bersifat antipiretik dan anti-inflamasi.

duitvaren (Belanda) bao shu lian (Cina) 2.) Presl. : picisan. Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing : Drymoglossum pilosellloides (L. Chr. duiteblad.SISIK NAGA Sinonim : Drymoglossum heterophyllum C. sisik naga. pakis duwitan (Jawa). paku duduwitan (sunda) : dubbeltjesvaren. Klasifikasi Kingdom Subkingdom Divisi Kelas : Plantae (Tumbuhan) : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) : Pteridophyta (paku-pakuan) : Pteridopsida xlvi . 1. sakat ribu-ribu (Sumatera).

permukaan daun tua gundul dan berambut jarang pada permukaan bawah. Sisik naga dapat ditemukan tumbuh lair di hutan. Daunnya ada yang mandul dan ada yang membawa spora. bersisik. dan digunakan untuk mengatasi beragam penyakit sebagai berikut : xlvii . panjang 1-5 cm. berbentuk jorong atau jorong memanjang. 5. Tanaman ini bersifat manis. Kandungan Kimia dan Efek farmakologis Sisik naga mengandung saponin. Bagian Tanaman yang Digunakan dan Pemanfaatannya Seluruh tanaman sisik naga. merayap. lebar 1-2 cm. gula dan tannin. Daun yang satu dengan yang lainnya tumbuh dengan jarak yang pendek. Khasiatnya sebagai antiphloogistik.Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Polypoditae : Polypodiales : Polypodiaceae : Drymoglossum : Drymoglossum pilosellloides (L. kecil. plavonoid. Sisik naga dapat diperbanyak dengan spora dan pemisahan akar. merupakan tumbuhan epifit (tumbuhan yang menumpang pada pohon lain) tetapi bukan parasit karena dapat membuat makanan sendiri. Terna.) Presl. Ukuran daun yang berbentuk bulat sampai jorong hampir sama dengan uang logam picisan sehingga tanaman ini dinamakan picisan. berwarna hijau kecoklatan. 4. di ladang. akar melekat kuat. panjang 5-22 cm. tepi rata. tumbuh di batang dan dahan pohon. ujung tumpul atau membundar. polifenal. Daun bertangkai pendek. fenol. dan tempat-tempat lainnya pada daerah yang agak lembab mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1000 m dpl. tawar dan sejuk. baik segar maupun keringkan. Daun fertil bertangkai pendek atau duduk. triterpen/sterol. oval memanjang. akar rimpang panjang. minyak asiri. tebal berdaging. antitoksik dan peluruh dahak. pangkal runcing. 3. Uraian Tumbuhan Sisik naga dapat ditemukan di seluruh daerah Asia Tropik.

Kanker payudara Cuci bersih 50 gram daun sisik naga segar. masingmasing1/2 gelas. 3.1. 6. 2. kemudian giling hingga halus. Rebus daun dalam 3 gelas air hingga airnya tersisa 1 gelas. Ulangi pengobatan 3 kali sehari dengan dosis yang sama. Minum ramuan 2 kali sehari. xlviii . Gunakan air rebusan itu untuk kumurkumur. TBC paru-paru disertai batuk darah Cuci bersih 30 gram daun sisik naga segar. Minum ramuan 2 kali sehari. Rematik pada jaringan lunak Cuci bersih 30 gram daun sisik naga segar. Cuci bersih. lalu buang ampasnya. 4. Pendarahan Cuci hingga bersih 30 gram daun. lalu minum air perasan itu sekaligus. 5. Lakukan pengobatan 3 kali sehari dengan dosis yang sama sampai sembuh. masingmasing1/2 gelas. Rebus daun dalam 3 gelas air hingga airnya tersisa 1 gelas. Minum ramuan 2 kali sehari. lalu kunyah. masingmasing1/2 gelas. Rebus daun dalam 3 gelas air hingga airnya tersisa 1 gelas. Biarkan sisi naga yang dikunyah agak lama di atas gusi yang meradang. Peras daun lumat tersebut. Radang gusi Cuci bersih 5 lembar daun sisik naga. Sariawan Ambil 15 gram daun segar. lalu rebus daun dengan 3 gelas air hingga airnya tersisa 2 gelas.

TARUM 1. Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2. Tinctoria : Indigofera tinctora Auct. tarum (Sunda) :- xlix . brendel (Jawa). Klasifikasi Kingdom Divisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae (Tumbuhan) : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Fabales : Fabaceace : Indigofera : I. atau Indigofera sumatrana Gaertn : tom jawa.

Zat pewarna indigo. juga merupakan komoditi dagang yang penting. Orang Jawa menyebutnya sebagai tom.3. Merupakan tumbuhan penghasil warna biru alami. 4. suku [olongpolongan atau Fabaceae. Cairan ini lalu direbus. Uraian Tumbuhan Tarum dari bahasa Sunda. Tumbuhan ini sangat baik karena menyuburkan tanah dan dapat manahan erosi. kebanyakan dari marga Indigofera. flavonoid. l . Penggunaan zat pewarna pakaian ini terutama dilakukan dalam pembuatan batik atau tenun ikat tradisional dari Nusantara. Cara Budi Daya Perbanyakan tanaman dengan biji dan setek batang. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Tarum kaya kandungan kimia seperti alkaloid. Tarum yang sejati adalah I. Pemeliharaan tanaman ini mudah antara lain membutuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembapan tanah dan pemupukan. terutama pupuk dasar. Senyawa saponin dan tanin terdapat pada bunga. polifenol dan saponin pada daun. Setelah semalaman akan terbentuk lapisan di atas yang berwarna hijau atau biru. Tarum digunakan untuk berbagai jenis tumbuhan penghasil warna biru. 5. sebagai produk dari tumbuhan ini. tinctoria. lalu dijemur hingga kering. nila atau indigo (Indigofera. Warna biru dihasilkan dari perendaman daun selama semalaman. Akar tarum atau tarum areuy yang juga sering dipakai orang adalah Marsdenia tinctoria. Anggota famili Fabaceae itu bersifat antisipilis dan antelmintik. Warna biru indigo diperoleh dari rendaman daun (dalam jumlah banyak).

li . Setelah dingin. Rebus daun dalam 3 gel. Rebus daun dalam 3 gelas air sampai mendidih dan airnya tersisa 1 gelas. Bagian Tanaman yang Digunakan dan Pemanfaatannya Daun tanaman segar atau kering berkhasiat mengatasi beragam berikut ini : 1. saring dan minum ramuan sekaligus. epilepsi. 2.as air sampai mendidih dan airnya tersisa 1 gelas. Cacingan. Setelah dingin. dan mengurangi depresi Cuci bersih daun tarum secukupnya. saring dan minum ramuan sekaligus. Rajasinga atau sipifis Cuci bersih daun tarum secukupnya.6.

Anggota famili Theaceae itu bersifat dingin dan agak sepet. karbohidrat. Polifenol. Tanin mengandung zat epigallocatechin galat yang mampu mencegah kanker lambung dan kerongkongan. adenine. kuersetin. dan pektin terdapat pada daun teh.) O. theobromin. enteh (Sunda) : pu erch cha (Cina). dan natural fluoride. diare. naringenin. Kuntze : pokok teh (Melayu). minyak asiri. Khasiat daun teh untuk sakit kepala. Nama : camellia sinensis (L. kolesterol daun lii . tea (Inggris) Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2.TEH 1. penyubur dan penghitam rambut. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Teh kaya kandungan kimia seperti kafein 2-3%. serat. tanin. kafein. xantin. Biji mengandung saponin yang beracun dan mengandung minyak. theofilin. protein.

serta infeksi saluran cerna. Minum teh hasil fermentasi. Beruban Cuci rambut dengan air teh untuk menghambat tumbuhnya uban. antitoksik. Cara Budi Daya Perbanyakan tanaman dengan biji. lalu gulung dan fermentasikan. Pemeliharaan tanaman relatif mudah. liii . mengurangi terbentuknya karang gigi. Teh menghendaki tempat terbuka atau sedikit terlindungi. perlu cukup air dengan cara penyiraman teratur untuk menjaga kelembapan. 4.trigliserida darah tinggi. 3. kanker lambung dan kerongkongan minum seduhan daun teh secara teratur. Keracunan logam berat atau alkaloida Petik pucuk daun. kencing manis. 2. 3. Berikan pupuk secara berkala. Bagian Tanaman yang Digunakan dan Pemanfaatannya Bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat adalah daun segar atau kering yang berkhasiat untuk mengatasi berbagai penyakit : 1. penyamak.

3. Sunda) debak (Madura). flavonoid. dan minyak terbang.TEMBAKAU 1. Cara Budi Daya liv . tembakau (Melayu) : tobacco (Inggris) Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2. saponin. Anggota famili Solanaceae itu bersifat antiinflamasi dan mencegah pendarahan/mengobati luka. Alkaloid yang terkandung terutama berupa nikotin yang berkhasiat mengobati luka. polifenol. Nama : Nicotiana tabacum L. Jawa. : bako (Bali. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Tembakau kaya kandungan kimia seperti alkaloid.

perlu cukup air dengan cara penyiraman teratur untuk menjaga kelembapan. Pemeliharaan tanaman relatif mudah. Tambahkan 25 ml minyak tanah ke dalam tumbuhan. Luka Cuci bersih 25 gram daun segar. ulat dan lintah. lalu tumbuk sampai halus. Bagian Tanaman yang Digunakan dan Pemanfaatannya Bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat adalah daun segar untuk mengatasi berbagai penyakit : 1. Hindari memberikan pupuk dan pestisida kimia. 2. Berikan pupuk secara berkala. lalu peras. Oleskan air perasan itu ke bagian yang luka.Perbanyakan tanaman dengan anakan dan biji. Aduk rata. Insektisida Tanaman ini berguna sebagai insektisida. lv . Tembakau menghendaki tempat yang cukup sinar matahari. Hama yang diberantas di antaranya beberapa jenis serangga. 4.

Nama Nama ilmiah Nama daerah Nama asing 2. Klasifikasi Kingdom Divisi Subdivisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae (Tumbuhan) : Spermatophyta : Angiospermae : Dicotyledoneae : Solanaes : Convolaceae : Ipomea : Ipomea digitata L. akar laus (Melayu). : Ipomoea digitata L. : widosari (Jawa). kaledek hutan (Sumatera) :- lvi .WIDOSARI Sinonim : Ipomea digiitata L. 1.

Tumbuh baik pada berbagai jenis tanah mulai dari ketinggian 100 m sampai 800 m di atas permukaan laut. membentuk tabung. ujung lepas membentuk corong. panjang 3-6 m. berseling. panjang 5-8 cm. Anggota famili Convolvulaceae itu bersifat antiradang. tanaman diberikan pupuk secara berkala. panjang runcing 1-2 cm. Widosari menghendaki tempat terbuka yang cukup sinar matahari. Cara Budi Daya Perbanyakan tanaman dengan biji. panjang 3-10 cm. warna ungu. Daunnya tunggal. Bunganya majemuk. lvii . hijau. berumbi. menjari. panjang 6-20 cm. menahun. dan diuretik. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis Widosari mengandung saponin. bulat. berongga. kelopak lepas. berlekuk. memanjat. ujung runcing.3. antibengkak.5-2 cm. berbilang ganjil. keras coklat kehitaman. berongga. ujung runcing pangkal tumpul. Uraian Tumbuhan Merupakan tumbuhan liar di pinggir hutan atau dibudidayakan sebagai tanaman pangan. Bijinya bulat. berumah satu. lebar 5-18 cm. helai daun bentuk bulat atau jantung. Pemeliharaan tanaman relatif mudah. 5. dan polifenol. bersulur. panjang 0. permukaan licin. diketiak daun. Akarnya serabut. kardenolin. hijau. 4. membelit. Habitus terna. ujung runcing. perlu cukup air dengan cara penyiraman teratur untuk menjaga kelembapan. pertulangan menyirip. putih kekuningan. Buahnya tunggal. sempurna. selaain itu. bentuk bulat telur. bentuk malai. hijau muda. tangkai silindris. hijau. Berbunga pada bulan Mei – Desember dan permanen dapat dilakukan sepanjang tahun. hijau mahkota berlekatan.

lalu tempelkan pada payudara selagi hangat. Tambahkan anggur secukupnya. lalu rebus dalam 2 gelas air selama 15 menit. Bagian Tanaman yang Digunakan dan Pemanfaatannya Bagian tanaman bermanfaat sebagai obat adalah daun segar untuk mengatasi berbagai penyakit : 1. Bengkak Cuci bersih 15 gram daun segar. lviii . lalu ditumbuk halus. 2. lalu bungkus dengan daun pisang.6. Radang payudara Sepuluh gram daun segar dicuci bersih. Panaskan ramuan. Saring dan minum ramuan sekaligus setelah dingin.

Tubuh manusiapun relatif lebih mudah menerima obat dari bahan tanaman dibandingkan dengan obat kimiawi. diabetes militus. tidak sekeras efek obat-obatan kimia. Perjalanan penyakit kronik degeneratif. Pengobatan dengan ilmu kedokteranmodern. lix . Pengobatan dengan kemoterapi kadang tidak berhasil menekan pertumbuhan dengan kemoterapi kadang tidak berhasil menekan pertumbuhan sel kanker karena terjadi kekambuhan.. dan rematik artikular cenderung progresif dan tidak mempan lagi ditekan dengan obat-obat kimia konvensional. memang tidak bisa menyembuhkan semua penyakit.BAB III ANALISIS Obat tradisional yang berasal dari tanaman memiliki efek samping yang jauh lebih rendah tingkat bahayanya dibandingkan obat-obatan kimia. selain murah dan mudah diperoleh. seperti kolesterol tinggi. Hal ini disebabkan efek dari tanaman obat bersifat alami. Apalagi penderita kanker. darah tinggi.

BAB IV PENUTUP 4.perlu diperkenalkan jenis-jenis tumbuhan obat berikut cara pemakaiannya supaya dapat digunakan sebagai bagian dari sistem pengobatan yang murah dan aman. kami telah menyelesaikan tugas ini dengan baik.2 Saran Alhamdulillah dengan mengucap rasa syukur dan usaha yang semaksimalnya. rumah sakit atau bahkan dokter belum ada atau jarang terdapat di desa. Oleh sebab itu. Ada yang berupa tanamanliar tumbuh di sembarang tempat tanpa ada yang diperhatikan. maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : • Keberadaan tanaman obat sangatlah menolong masyarakat pedesaan karena apotek. tanaman obat penting untuk penyembuhan penyakit yang ringan serta untuk pengobatan awal bagi penderita penyakit berat sebelum dibawa ke dokter atau ke rumah sakit. • Jenis tanaman obat yang ditanam di pekarangan dapat diberaneka ragam karena alam Indonesia yang subur memungkinkan banyak sekali tanaman yang berguna tumbuh di sekitar kita. terdapat tumbuhan yang mempunyai nama sama walaupun jenisnya berbeda. tumbuhan obat merupakan potensi kekayaan yang perlu dilindungi karena dpaat dimanfaatkan sebagai pendukung dari perekonomian rakyat Indonesia. • Dengan keanekeragaman tumbuhan berkhasiat obat yang ada. Dengan demikian. Selain itu. Semoga apa yang ditulis bermanfaat bagi pembaca guna meningkatkan kesehatannya.1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan masalah yang telah diuraikan. 4. lx . Hal ini dikarenakan beberapa tumbuhan belum teridentifikasi secara lengkap dan belum banyak ragam yang diketahui masyarakat.

Arief.shvoong. Hariana. 2008. 2009. 2008. Fauziah. Lihat Ringkasan pada : http://id. Jakarta : Penebar Swadaya.DAFTAR PUSTAKA Hariana. Tanaman Obat Kelaurga (TOGA). ATLAS TUMBUHAN OBAT INDONESIA JILID 6. 2009. Jakarta : Pustaka Bunda. Jakarta : Penebar Swadaya.com/writers/stargoldman/ lxi . Arif. Tumbuhan dan Khasiatnya Seri 2. Dalimartha. Tumbuhan Obat dan Khasitanya Seri 3. Muhlisah. Jakarta : Penebar Swadaya. Setiawan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful