MAKALAH

PROSES KEHAMILAN DAN TUMBUH KEMBANG FETUS

OLEH :WIKA SEPTIA HELNI TINGKAT: IC DOSEN PEMBIMBING: Hj.Syafrida Safar,M.Biomed

POLTEKES KEMENKES RI PADANG PRODI KEBIDANAN BUKIT TINGGI TAHUN AJARAN 2012/2013

Semua rekan-rekan yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan makalah ini. Kedua orang tua penulis yang telah memberi dukungan dan motivasi dalam menyelesaikan makalah ini. Penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. kreatifitas. untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat konstruktif sehingga dapat menyempurnakan makalah ini.KATA PENGANTAR Puji syukur atas kehadirat Allah SWT atas rahmat dan ridha-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul ”proses kehamilan dan tumbuh kembang janin” dapat diselesaikan tepat pada waktunya. 2. M. 3. Makalah ini merupakan upaya pengembangan wawasan. Semoga bantuan dan kerjasama yang telah diberikan mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT. Hj. penambahan ilmu serta pengalaman bagi penulis. Syafrida Syafar. September 2012 Penulis . Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan yang disebabkan oleh kemampuan penulis.Biomed sebagai dosen pembimbing penulis dalam menyelesaikan makalah. Bukittinggi.

.......... B....................... Rumusan maslah ......................................................……..................................................... Daftar isi ................................................................................. D. Latar Belakang ..................................... BAB I PENDAHULUAN A..... C........... Tujuan……………………………………………………………………. Kesimpulan…………………………………………………………...............DAFTAR ISI Kata pengantar ................................................................................…......... Mamfaat………………………………………………………………………… BAB II PEMBAHASAN BAB III PENUTUP 1............................................ Saran…………………………………………………………………… DAFTAR PUSTAKA . 2...........

Bagaimana proses terjadinya kehamilan? 2. Penulis mampu menjelaskan tentang membahas proses kehamilan dan tumbuh kembang bayi dari bulan ke bulan. Bagaimana perkembangan bayi dari bulan ke bulan dalam satu tahun? 1. Agar dapat lebih memahami membahas proses kehamilan dan tumbuh kembang janin dari bulan ke bulan .1 latar belakang 1.3 Tujuan 1. Memenuhi tugas mata kuliah Biologi Dasar dan Perkembangan.BAB I PENDAHULUAN 1. dimana Penulis membahas proses kehamilan dan tumbuh kembang bayi dari bulan ke bulan 2.2 rumusan masalah 1. 3.

jumlah oogonium adalah : a) BBL :750.000 b) Umur 6-15 :439. PROSES KEHAMILAN Setiap kehamilan harus ada spermatozooa. pematangan kedua ovum terjadi pada waktu spermatozoa membuahi ovum. atau kepala yang berbentuk lonjong agak gepeng dan mengandung bahan nukleus. Pada masa pubertas sel spermatogonium tersebut di bawah pengaruh sel-sel interstisial Leydig mulai aktif mengadakan mitosis. sedangkan oosit kedua ini berada di dalam sitoplasma yang cukup banyak. ekor. hingga pada waktu dilahirkan korteks ovarii terisi dengan primordial ovarian follicles.sampal folikel itu terangsang dan berkembang lagi ke arah kematangan.000 e) Umur 35-45 :39. benda kutub (polar body) pertama disisihkan dengan hanya sedikit sitoplasma. dan nidasi hasil konsepsi. dan bagian yang silindrik menghubungkan kepala dengan ekor. Sel telur ( ovum ) Pertumbuhan embrional yang kelak menjadi ovum terjadi di genital ridge Menurut umur wanita.000 f) Masa menopause : semua hilang Urutan pertumbuhan Ovum ( Oogenesis ) a) Oogenia b) Oosit pertama(primary oocyte) c) kedua ovum Primary ovarian folliculi d) Pematangan pertama ovum e) Pematangan pada waktu sperma Sebelum janin dilahirkan. dan . Dalam pertumbuhan embrional spermatogonium berasal dari sel-sel primitif tubulus-tubulus testishingga masa pubertas tiba. Padanya dapat dilihat bahwa kromosomnya telah berpasangan. Sel yang terhenti dalam profase meiosis dinamakan oosit pertama. Pertumbuhan selanjutnya terhenti oleh sebab yang belum diketahui. Proses ini disebut pematangan pertama ovum. Dengan getaran ekornya spermatozoon dapat bergerak cepat.000 d) Umur 26-35 :59.000 c) Umur 16-25 :159. sebagian besar oogonium mengalami perubahanperubahan pada nukleusnya.Tiap spermatozoa terdiri atas tiga bagian yaitu kaput. jumlah spermatogonium yang ada tidak mengalami perubahan. Sel mani ( spermatozoa ) Setelah janin dilahirkan. Proses pembelahan ini terjadi sebelum ovulasi. DNAnya berduplikasi. 1. yang berarti bahwa sel menjadi tetraploid.PROSES KEHAMILAN DAN TUMBUH KEMBANG JANIN A. Terjadi pula perpindahan dari oogonium-oogonium ke arah korteks ovarii. ovum. pembuahan ovum (konsepsi). 2. Oleh rangsangan FSH meiosis (pembelahan ke arah pematangan) terjadi terus.

tempat benda-benda kutub. Dari spermatid ini kemudian tumbuh spermatozoa. tempat pembuahan umumnya terjadi. Segera setelah pembelahan im terjadi. Spermatozoa yang telah masuk ke vitellus kehilangan membran nukleusnya yang tinggal hanya pronukleusnya.Tiap spermatogonium membelah dua dan menghasilkan spermatosit pertama. Spermatosit pertama ini membelah dua dan menjadi dua spermatosit kedua. Perjalanan ovum di ampulla tuba makin berkurang. 3. maka pembelahan-pembelahan selanjutnya berjalan dengan lancar. dan dalam 3 hari terbentuk suatu kelompok sel-sel yang sama besarnya. Pada manusia terdapat 46 kromosom. Sesudah pembelahan kematangan maka ovum matang mempunyai 22 koromosom otosom serta I kromosom X.1 mm). Masuknya spermatozoa ke dalam vitellus membangkitkan nukleus ovum yang masih dalam. sedang 44 kromosom otosom serta I kromosom X dan I kromosom Y akan tumbuh sebagai seorang janin pria. terapung-apung dalam sitoplasma yang kekuning-kuningan yakni vitellus. dan di dalamnya terdapat ruang perivitellina. Vitellus ini mengandung banyak zat hidrat arang dan asam amino. Ditengah-tengahnya dijumpai nukleus yang berada dalam metafase pada pembelahan pernatangan kedua. metafase untuk pembelahan-pembelahannya. atau dengan perkataan lain. dan disalurkan terus ke arah medial. Jumlah sel-sel korona radiata di dalam Ovum yang dilepas oleh ovarium disapu o1eh mikrofilamen-mikrofilamen fimbria infundibulum ke arah ostium tuba abdominale. Ovum sesudah dilepas oleh ovarium mempunyai diameter 100″ (0. Hanya satu spermatozoa yang telah mengalami proses kapasitasi. Hal ini dapat berlangsung oleh karena sitoplasma ovum mengandung banyak zat asam amino dan enzim. Pronukleus spermatozoon telah mengandung juga jumlah kromosom yang haploid.terjadilah spermatogenesis yang amat kompleks itu. zona pellusida tetap utuh. mulailah pembelahan zigot. Hasil konsepsi berada dalam stadium morula. Sesudah anafase kemudian. hingga ovum hanya dilingkari oleh zona pellusida pada waktu berada dekat pada perbatasan ampulla dan ismus tuba. besarnya . Dalam beberapa jam setelah pembuahan terjadi. Bahan-bahan darl sel-sel korona radiata dapat disalurkan ke ovum melalul saluran-saluran halus di zona pellusida. dan suatu spermatozoon 22 kromosom otosom serta I kromosom X atau 22 kromosom otosom serta I kromosom Y. pada seorang pria satu X dan satu Y. timbul telofase. ialah 44 kromosom otosom dan 2 kromosom kelamin. Di luar zona pellusida ini ditemukan sel-sel korona radiata. spermatosit kedua membelah dua lagi tetapi dengan hasil bahwa dua spermatid masing-masing memiliki jumlah kromosom setengah dari jumlah yang khas untuk jenis itu. Ovum sekarang hanya mempunyai pronukleus yang haploid. Energi untuk pembelahan ini diperoleh dari vitellus. hingga volume vitellus makin berkurang dan terisi seluruhnya oleh morula. Zigot sebagai hasil pembuahan yang memiliki 44 kromosom otosom serta 2 kromosom X akan tumbuh sebagai seorang janin wanita. Dengan demikian. dapat melintasi zona pellusida masuk ke vitellus. Kedua pronukleus dekat mendekati dan bersatu membentuk zigot yang terdiri atas bahan genetik dari wanita dan pria. dan benda kutub (polar body) kedua menuju ke ruang perivitellina. Sesudah itu zona pellusida segera mengalami perubahan dan mempunyai sifat tidak dapat dilintasi lagi oleh spermatozoa lain. konsepsi Ovum dilingkari oleh zona pellusida.

6-7 hari setelah fertilisasi embryo akan mengadakan pertautan dengan dinding uterus untuk dapat berkembang ke tahap selanjutnya. Setelah memasuki uterus. Pada gastrulasi terjadi perkembangan embryo yang dinamis karena terjadi perpindahan sel. Rongga ini makin lama makin besar dan berisi cairan. Setelah memasuki uterus. berongga. mulamula blastosis terapung-apung di dalam lumen uteus. Ketika tubulasi ectoderm saraf berlangsung. 6. Embrio yang memiliki rongga disebut blastula. Selanjutnya blastula akan mengalir ke dalam uterus. Pembelahan hingga terbentuk blastula ini terjadi di oviduk dan berlangsung selama 5 hari. Dalarn ukuran yang sama ini hasil konsepsi disalurkan terus ke pars ismika dan pars interstisialis tuba (bagian-bagian tuba yang sempit) dan terus ke arah kavum uteri oleh arus serta getaran silia pada permukaan sel-sel tuba dan kontraksi tuba.hasil konsepsi tetap sama. Gastrulasi ini menghasilkan 3 lapisan lembaga yaitu laisan endoderm di sebelah dalam. rongganya disebut blastocoel. 1990: 136) 5. sekarang terletak cukup dekat untuk melakukan interkasi yang bersifat merangsang dalam pembentukansistem organ-organ tbuh. Kemudian 6-7 hari setelah fertilisasi embrio akan mengadakan pertautan dengan dinding uterus untuk dapat berkembang ke tahap selanjtnya. Implantasi ini telah lengkap pada 12 hari setelah fertilisasi (Yatim. menyusun diri sehingga berupa bumbung. Dalam proses gastrulasi disamping terus menerus terjadi pembelahan dan perbanyakan sel. mesoderm disebelah tengah dan ectoderm di sebelah luar. 4. perubahan bentuk sel dan pengorganisasian embryo dalam suatu sistem sumbu. mula mula blastosis terapumg –apung di dalam lumen uterus. Kemudian. Mengiringi proses tubulasi terjadi proses differensiasi setempat pada tiap bumbung ketiga lapis benih. yang pada pertumbuhan berikutnya akan menumbuhkan alat (organ) bentuk definitif. Daerah-daerah bakal pembentuk alat atau ketiga lapis benih ectoderm. Gastrula berlangsung pada hari ke 15. Yang tidak mengalami pembumbungan yaitu notochord. terjadi pula berbagai macam gerakan sel di dalam usaha mengatur dan menyusun sesuai dengan bentuk dan susunan tubuh individu dari spesies yang bersangkutan. bagian depan tubuh menjadi encephalon (otak) dan bagian belakang menjadi medulla spinalis bagi bumbung neural (saraf). Peristiwa terpautnya antara embryo pada endometrium uterus. Gastrulasi Menurut Tenzer (2000:212) Setelah tahap blastula selesai dilanjutkan dengan tahap gastrulasi. proses pembentukan blastula disebut blastulasi. Pada bumbung endoderm terjadi . Kumpulan sel yang semula terletak berjauhan. terjadi pula differensiasi awal pada daerah-daerah bumbung itu. Tahap gastrula ini merupakan tahap atau stadium paling kritis bagi embryo. Tubulasi Tubulasi adalah pertumbuhan yang mengiringi pembentukan gastrula atau disebut juga dengan pembumbungan. tetapi masif. Peristiwa terpautnya antara embrio pada endometrium uterus disebut implantasi atau nidasi. mesoderm dan endoderm. blastulasi nidasi Setelah sel-sel morula mengalami pembelahan terus-menerus maka akan terbentuk rongga di tengah.

karena otak sedang berkembang.perkembangan bulan pertama sampai ke 2 Ada tonjolan di jantung dan bengkak dikepala. 2. Fungsi plasenta: 1. Plasentasi Pada ± minggu ke 16 seluruh kantong rahim telah ditutupi oleh vili korialis. alat pembentuk hormone (Endokrin) 5. otot visera.dkk. 7. menyalurkan O2 dari ibu ke janin 4. 8. rangka dan alat urogenitalia. dan dapat dilihat detakannya pada suatu alat ultra sonic scan. nutritive. 3. respirasi. sehingga menjadi halus (korion halus). 2000). alat penyalur antibody dari ibu ke janin (Imunologi) 6. Jantung mulai berdetak. ekskresi. Farmakologi. alat yang menyalurkan hasil metabolisme dari janin ke ibu.differensiasi awal saluran atas bagian depan. vili diseberang janin (daerah desidua capsularis) terjepit. alat yang menyalurkan makanan dari ibu ke janin 2. Dengan berakhirnya organogenesis maka cirri-ciri eksternal dan system organ utama sudah terbentuk yang selanjutnya embryo disebut fetus (Amy Tenzer. dari sang ibu. Dan terjadi pengentalan yang nantinya akan membentuk mata. tengah dan belakang. Vili di desidua basalis berkembang dengan cepat membentuk plasenta (Plasenta Pars Fetalis). Pada bumbung mesoderm terjadi differensiasi awal untuk menumbuhkan otot rangka. menyalurkan obat yang dibutuhkan janin. Dan bengkak kecil menunjukan lengan dan kaki mulai tumbuh. Organogenesis Organogenesis atau morfogenesis adalah embryo bentuk primitive yang berubah menjadi bentuk yang lebih definitive dan memmiliki bentuk dan rupa yang spesifik dalam suatu spesies.TUMBUH KEMBANG FETUS 1. Lesung pipit pada sisi kepala akan menjadi telinga. B. bagian dermis kulit dan jaringan pengikat lain. Perkembangan Embrio Bulan Ke 3 . Organogensisi dimulai akhir minggu ke 3 dan berakhir pada akhir minggu ke 8. Plasenta dihubungkan dengan umbilikulus janin melalui tali pusar (Umbilical Cord) yang mengandung dua arteri umbilikalis dan satu vena umbilikalis. Mesoblast antara ruang amnion danm embrio menjadi padat disebut body stalk. mengalami degenerasi. menghubungkan embrio dengan dinding trofoblast yang kelak menjadi tali pusat. Setelah kantung membesar. Pada bagian atas badan akan terjadi pembengkakan yang akan membentuk tulang dan otot.

terkadang kepala janin belum masuk pintu atas panggul sampai kelahiran dimulai. siap untuk proses kelahiran. 6. Juga mulai terbentuk organ-organ dalam utama seperti jantung. kepala berpindah masuk ke panggul dan disebut “masuk pintu atas panggul”. Janin juga mempunyai kebiasaan untuk bangun dan tidur. denyut jantung berdetak lebih kencang dan dapat terdengar menggunakan alat ultrasonic detector. janin telah terbentuk sepenuhnya. Kebiasaan ini sering berbeda dengan kebiasaan anda. Semua organ badannya. Denyut jantung berdetak sangat cepat sekitar dua kali lebih cepat dari denyut jantung orang dewasa. Saat minggu ke 14. anda akan merasakan janin anda menendang. ginjal.Pada tahap ini. Perkembangan bulan ke 7-8 Janin kini bergerak dengan penuh semangat dan bereaksi terhadap sentuhan dan bersuara. janin pada umumnya terbaring turun. dan mungkin terasa seperti gangguan pencernaan. Janin mengalami pertumbuhan yang lebih matang. panjang janin normal Indonesia sekitar 33 cm. 5. yang sebelumnya berkerut. Pada minggu ke 30. Perkembangan bulan ke 5-6 Pada masa ini janin tumbuh dengan cepat. pada tahap ini lebih lembut dan halus. namun. Pada minggu ke 29. Pada minggu ke 21 hingga minggu ke 25. otak. Selanjutnya akan terlihat garis-garis bakal terbentuknya jari-jari tangan dan kaki. usus. hati. otot. Garis-garis pada kulit jari kini telah terbentuk. Pada tahap ini calon tangan dan kaki mulai terlihat menonjol pada sisi lateral corpus dan distal. 4. paru-paru. Kadang-kadang sebelum kelahiran. akan merasakan gerakan janin untuk pertama kali. janin mulai bangun dan menendang. Perkembangan Embrio Pada Bulan Ke 4 Dua belas minggu setelah proses pembuahan. 3. Selanjutnya. Ketika anda istirahat pada malam hari. Juga telah terbentuk mulut dengan lidah. kelopak mata janin terbuka untuk yang pertama kali. bagian muka pelan-pelan mulai terbentuk. Bagian tubuh tumbuh lebih besar sehingga badan dan kepala lebih proporsional. Pada mulanya akan terasa suatu denyutan atau sedikit peregerakan. . lengan dan tulang telah lengkap. Mata terlihat lebih jelas dan mempunyai beberapa warna. Perkembangan bulan ke 9 sampai lahir Pada minggu ke 35 terjadi proses penyempurnaan kulit. Pada minggu ke 38. sehingga janin memiliki sidik jari sendiri.

.2 saran Sebaiknya. para mahasiswa dapat mengetahui dan memahami proses kehamilan dan tumbuh kembang fetus dan tumbuh dengan seoptimal mungkin untuk menambah pengetahuan dan meniningkatkan kualitas diri. tempat benda-benda kutub. 3.setelah ini akan terjadi proses pembentukan blastula disebut blastulasi. kesimpulan Setiap kehamilan harus ada spermatozooa. gastrulasi. Proses kehamilan diawali dengan pertemuan antara sel telur denga sperma. ovum. Tumbuh kembang janin berlangsung secara teratur. saling berkaitan dan berkesinambungan dimulai sejak konsepsi sampai pada kelahiran. Bahan-bahan darl sel-sel korona radiata dapat disalurkan ke ovum melalul saluran-saluran halus di zona pellusida.organogenesis dan dan akan terbentuk plasenta.BAB III PENUTUP 3. Jumlah sel-sel korona radiata di dalam Ovum yang dilepas oleh ovarium disapu o1eh mikrofilamen-mikrofilamen fimbria infundibulum ke arah ostium tuba abdominale. dan di dalamnya terdapat ruang perivitellina. dan nidasi hasil konsepsi. pembuahan ovum (konsepsi).tubulasi. Ovum sesudah dilepas oleh ovarium mempunyai diameter 100″ (0.1. Setelah terjadi pertemuan antara sperma dengan sel telur maka akan terjadi konsepsi dimana Ovum dilingkari oleh zona pellusida. dan disalurkan terus ke arah medial.1 mm). Di luar zona pellusida ini ditemukan sel-sel korona radiata.

.unissula./ASKEB%20I%20(KEHAMILAN).doc http://id.id/download/.com/medicine-and-health/gynecology/1986340-tumbuh-kembang-janinfetus/#ixzz27mNDLE00 .DAFTAR PUSTAKA fik..ac.shvoong.