Pengertian Hormon

• Kelenjar endokrin merupakan sekelompok susunan sel yang mempunyai susunan mikroskopis sangat sederhana. Kelompok ini terdiri dari deretan sel-sel, lempengan atau gumpalan sel disokong oleh jaringan ikat halus yang banyak mengandung pembuluh kapiler. Kelenjar endokrin mensekresi substansi kimia (hormone) yang langsung dikeluarkan ke dalam pembuluh darah.

• Tidak seperti system saraf, komunikasi dengan perantaraan hormone saat menuju sel-sel target menggunakan aliran darah sebagai perantaranya. Oleh karena itu, sistem ini bekerja relative lambat. Oleh karena pentingnya hormone dalam kehidupan manusia, maka perlu diketahui mengenai proses pengaturan sekresi hormon, pembagian hormone, karakteristik hormone, pengikatan dengan protein transpor, dan kemampuan untuk didegradasi dan dibersihkan agar tidak memberikan dampak metabolisme yang berkepanjangan.

Sistem Endokrin
• Hormon (dari bahasa Yunani, όρμή: horman "yang menggerakkan") adalah pembawa pesan kimiawi antarsel atau antarkelompok sel. Semua organisme multiselular, termasuk tumbuhan, memproduksi hormon. • Hormon merupakan mediator kimia yang mengatur aktivitas sel / organ tertentu. Dahulu sekresi hormonal dikenal dengan cara dimana hormon disintesis dalam suatu jaringan diangkut oleh sistem sirkulasi untuk bekerja pada organ lain disebut sebagai fungsi Endokrin.

– Hanya mempengaruhi sel yang mempunyai reseptor terhadap hormon tersebut. ada yang pengaruh terhadap berbagai tipe sel Contoh: growth hormone . otak. jantung. Contoh: ACTH berpengaruh terhadap sekresi hormon adrenocortical oleh adrenal cortex.Jenis dan Karakteristik Hormon – Disekresi oleh kelenjar atau sel penghasil hormon. (ada yang spesifik. contoh: di usus.

. sistem endokrin memiliki efek yang lebih persistent dibanding dengan sistem neural (adaptasi lambat)p • Bersirkulasi ke seluruh tubuh • Dapat dipicu ekskresinya oleh neuron dan dapat menginhibisi atau memicu kerja neuron.(reaksi lambat) • Setelah stimulus hilang.• Pelepasan hormon antara beberapa detik hingga beberapa hari setelah adanya stimulus. beberapa hormon endokrin efeknya masih ada hingga beberapa hari atau bahkan minggu • Pada stimulasi jangka panjang.

• Asam lemak_ merupakan biosintesis dari dua FA.Struktur Dasar Sistem Endokrin • Derivat asam amino_ dikeluarkan oleh sel kelenjar buntu yang berasal dari jaringan nervus medulla supra renal dan neurohipofise. contoh hormon prostaglandin . ovarium dan korteks suprarenal. contoh hormon testes. contoh epinefrin dan norepinefrin • Peptide /derivat peptide_ dibuat oleh kelenjar buntu yang berasal dari jaringan alat pencernaan • Steroid_dibuat oleh kelenjar buntu yang berasal dari mesotelium.

Fungsi Sistem Endokrin – Membedakan system saraf dan system reproduktif pd janin yang sedang berkembang – Menstimulasi urutan perkembangan – Mengkoordinasi system reproduktif – Memelihara lingkungan internal optimal .

hormon peptida dari protein. Hormon-hormon ini bekerjasama dengan sistem saraf pusat sebagai fungsi pengatur dalam berbagai kejadian dan metabolisme dalam tubuh. maka komunikasi intraseluler dimulai. hormon steroid dari kolesterol. .Sekresi Hormon • Hormon diturunkan dari unsur-unsur penting. dan hormon tiroid serta katekolamin dari asam amino. Jika hormone sudah berinteraksi dengan reseptor di dalam atau pada sel-sel target.

• Hormon peptida merupakan protein dengan beragam ukuran. Vesikel bergerak ke dan berfusi dengan aparatus Golgi. Setelah transpor protein kedalam reticulum endoplasmik. Vesikel ini ditutupi oleh suatu lapisan protein yang memungkinkan untuk berikatan dengan membran aparatus Golgi. protein bergerak melalui suatu seri kompartemen khusus . Protein yang disintesis disisipkan ke dalam vesikel untuk sekresi. dan dapat diproses melalui proteolisis atau modifikasi lain. Pelipatan ditentukan oleh rangkaian primer protein maupun oleh protein tambahan. Untuk sekresi . . protein disisipkan ke dalam retikulum endoplasmik. dilipat. dimodifikasi sebelum dilepaskan . yang akhirnya mencapai vesikel sekretorik.

• Interaksi hormon dengan reseptor permukaan sel akan memberikan sinyal pembentukan senyawa yang disebut sebagai second messenger (hormon sendiri dianggap sebagai first messenger) .Mekanisme Kerja Hormon • Reseptor Hormon adalah molekul pengenal spesifik dari sel tempat hormon berikatan sebelum memulai efek biologiknya Umumnya pengikatan Hormon Reseptor ini bersifat reversibel dan nonkovalen Reseptor hormon bisa terdapat pada permukaan sel (membran plasma) atau pun intraselluler.

maka peristiwa-peristiwa komunikasi intraseluler dimulai. Hal ini dapat melibatkan reaksi modifikasi seperti fosforilasi dan dapat mempunyai pengaruh pada ekspresi gen dan kadar ion. Peristiwa ini hanya memerlukan dilepaskannya zat-zat pengatur .• Jika hormon sudah berinteraksi dengan reseptor spesifiknya pada sel-sel target.

masih belum jelas bagaimana mereka mempenetrasi membran inti . Hormon steroid tampaknya mempenetrasi membrana plasma sel secara bebas dan berikatan dengan reseptor sitoplasmik. Hormon yang berikatan dengan permukaan sel kemudian berikatan dengan reseptor. Bukti-bukti mendukung pendapat bahwa hormon-hormon ini memasuki sel melalui mekanisme transpor. Pada beberapa kasus (contohnya. estrogen). Kasus pada hormon trioid tidak jelas.Interaksi Hormon-Reseptor • Hormon menemukan permukaan dari sel melalui kelarutannya serta disosiasi mereka dari protein pengikat plasma. hormon juga perlu untuk mempenetrasi inti sel (kemungkinan melalui pori-pori dalam membrana inti) untuk berikatan dengan reseptor inti-setempat.

hormon dapat dibagi menjadi 3 kelas: Protein dan polipeptida Yang termasuk hormon jenis ini antara lain: Thyrotropin-releasing hormone (TRH) Corticotropin-releasing hormone (CRH) Growth hormone–releasing hormone (GHRH) Growth hormone inhibitory hormone (GHIH) Gonadotropin-releasing hormone (GnRH) Growth hormone Thyroid-stimulating hormone (TSH) Adrenocorticotropic hormone (ACTH .Klasifikasi hormon berdasarkan senyawa kimia pembentuknya • • • • • • • • • • • Secara umum.

• • • • • • • • • • • • • • • • • • Prolactin Follicle-stimulating hormone (FSH) Luteinizing hormone (LH) Antidiuretic hormone (ADH) Oxytocin Calcitonin Insulin (b cells) Glucagon (a cells) Parathyroid hormone (PTH) Human chorionic gonadotropin (HCG) Human somatomammotropin Renin Erythropoietin Atrial natriuretic peptide (ANP) Gastrin Secretin Cholecystokinin (CCK) Leptin .

25-Dihydroxycholecalciferol Hormone-hormon turunan steroid dihasilkan oleh gonad korteks adrenal dan plasenta Hormon ini disintesis dari kolesterol. lipid soluble dan terdiri dari 3 cincin cyclohexyl menyatu menjadi satu. maka setelah disintesis akan berdifusi di membran sel dan masuk ke cairan interstitial dan ke darah.Steroid • • • • • • • • Yang termasuk hormon jenis ini antara lain: cortisol aldosterone testosterone estrogen progesterone 1. . Karena hormon ini lipid soluble.

Sekresi terjadi saat amine memisah dari thyroglobulin dan hormon masuk ke darah. .Derivat asam amino tyrosine (amine hormone) • • • • • Yang termasuk hormon ini adalah: Dopamine/prolactin-inhibiting factor (PIF) Thyroxine (T4) and triiodothyronine (T3) Norepinephrine. Hormon thyroid (thyroxine & triiodothyronine) disintesis dan disimpan di glandula tiroid. epinephrine Hormon ini(thyroid & hormon medula adrenalis) dibentuk oleh aksi enzim di kompartemen sitoplasma di sel glandular. bergabung dengan protein makromolekul thyroglobulin tang disimpan di folikel besar di gland tiroid.

Lintasan Kinase sebagai mediator intraseluler. Fosfoinositol.cGMP. .Ca2+.• Berdasarkan sifat kelarutan molekul hormon – Lipofilik : kelompok hormon yang dapat larut dalam lemak – Hidrofilik : kelompok hormon yang dapat larut dalam air • Berdasarkan lokasi reseptor hormon – Hormon yang berikatan dengan hormon dengan reseptor intraseluler – Hormon yang berikatan dengan reseptor permukaan sel (plasma membran) • Berdasarkan sifat sinyal yang mengantarai kerja hormon di dalam sel • Hormon yang menggunakan kelompok second messenger senyawa cAMP.

adalah fungsi neuroendokrin yang berpengaruh terhadap sistem syaraf otonomi sehingga dapat memelihara homeostasis tekanan darah. suhu tubuh dan perilaku konsumsi dan emosi. Kelenjar hipotalamus terletak di bawah otak besar . denyut jantung. Salah satu di antara fungsi hipotalamus yang paling penting karena terhubung dengan sistem syaraf dan kelenjar hipofisis yang merupakan salah satu homeostasis sistem endokrin. glukosa dan suhu.Kelenjar endokrin pada manusia dapat dibedakan menjadi sebagai berikut: • • Hipotalamus Hipotalamus (hypothalamus) adalam bagian dari otak yang terdiri dari sejumlah nukleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid dan glukokortikoid.

• Gonadorelin : GnRH. pada ionfertilitas pria karena insufiensi GnRH. bronchopasme. somatofalk. • Protirelin : TRH. edema. . Relefact • Digunakan terutama pada diagnosa gangguan tireoid dan pada produksi prolaktin berlebihan (heperprolaktinemia). • Somatrotopin : GHR-IF.urticaria. Cryptocur. shock anafilaksis). LH-RH. pada pria gynocamasti dan priapisme. relefact • Digunakan pada kemandulan wanita akibat anovulasi. Stilamin • Terutama digunakan pada perdarahan akut yang parah dair tukak lambung usus dan varices esofagus. SR-IF. Efek sampingnya berupa nyeri buah dada. jarang reaksi hipersensitivitas (gatal-gatal.

• . dahulu juga disebut ICSH ( = Interstitial Cell Stimulating Hormone) :Menstimulasi antara lain transformasi folikel masak menjadi badan kuning (Corpus luteum) serta produksi estrogen oleh ovaria. LH ( = Luteinizing Hormone).Kelenjar Hipofise (Pituitari) • • • • Adenohipofisis gonadotropin atau hormon gonadotrop FSH ( = Follicle Stimulating Hormone) : Menstimulasi perkembangan folikel (de Graaf) dalam ovaria dan pembentukan spermatozoa dalam testes. Juga mendorong sel-sel Leydig ( = sel-sel interstitium testes untuk memproduksi testosteron.

juga berefek laktogen. • Prolaktin • Menstimulasi sekresi air susu ibu yang disiapkan oleh estrogen dan progesteron selama masa hamil. .• Kortikotropin. hormon tirotrop atau TSH • Menstimulasi produksi tiroid dan kelenjar tiroid. GH) Menstimulasi pertumbuhan umum dari jaringan. hormon kortikotrop atau ACTH (= Adreno-Corticotropic Hormone) Menstimulasi kulit anak ginjal untuk memproduksi kortisol dan hormon-hormon kelamin. • Tirotropin. • Somatropin (STH) atau hormon pertumbuhan (Growth hormone.

• Setiap bulan FSH bersama LH menstimulir pemasakan satu sel telur(ovum) hingga berkembang menjadi sebuah gelembung kecil. setelah ovaria menghentikan produksinya sekitar bulan ke-4 . yang stimulasinya untuk mensekresi progesteron dan estrogen dalam jumlah besar. yakni folikel masak melepaskan sel telurnya. Produksi esterogen oleh ovaria juga distimulasi olehnya. . produksi LH memuncak dan terjadilah ovulasi. yakni Folikel de Graaf.Efek atas ovaria. Kira-kira dua minggu kemudian pada pertengahan siklus haid.Plasenta membentuk HCG (gonadotropin) yang mendorong sekresi progesteron guna memelihara kehamilan. Ketika terjadi kehamilan. Di bawah pengaruh LH pula sisa folikel berkembang lagi menjadi suatu badan kuning (Corpus luteum).

. sedangakan LH bekerja terhadap sel-sel Leydig dalam testes untuk meningkatkan sintesa dan sekresi testosteron. • Sedian • Gonadotropin dapat diperoleh dari air kemih wanita hamil dan wanita sesudah menopause. • FSH khusus bertanggung jawab atas perkembangan testes dan pembentukan sel-sel mani (spermatogenesis).Efek atas testes.

HMG ini diekskresikan dalam kemih . organ penghubung antara ibu dan janin) tumbuh ke dalam pembuluh ibu. Human Menopausal Gonadotropin (Menotropin. HMG) Pada wanita sesudah menopause produksi estrogen yang sangat menurun memicu bertambahnya sekresi FSH (dan LH) oleh hipofisis melalui feedback negatif. Sel-sel ini secara khas membuat chorion gonaotropin (chorion = selubung janin bagian luar).• • • • Human chorion gonadotropine (HCG). Telur yang sudah dibuahi dalam tuba sesudah kira-kira 8 hari tiba di rahim dan bersarang di endometrium janin mudah berkembang dengan cepat dan sel-sel tertentu dari plasenta (=uri.

Kedua hormonnya adalah : • oksitosin (oxytocin): berdaya mengkontraksi rahim dan menstimulasi dimulainya laktasi. • vasopresin atau ADH (Anti Diuretic Hormone) mencegah ekskresi air berlebihan oleh ginjal. .Neurohipofisis • Umbai belakang (lobus posterior) terutama terdiri dari jaringan saraf. • Kedua hormon ini disintesa di dalam hipotalamus dan diangkut sabagai paket-paket kecil melalui ujung-ujung neuron di tangkai hipofisis ke umbai belakangnya.

Disamping itu bekerja laktogen (milk-eject-ing) dengan jalan kontraksi ritmis dari otot sekitar kelenjar susu. Syntocinon. Piton-S. • Berkhasiat oksitosis. • Efek sampingnya berupa kejang rahim (tetania) dengan resiko rahim robek (ruptura uteri) dan hambatan sikulasi janin.Zat-zat Tersendiri. juga aritmia dan reaksi hipersensitivitas. yakni menimbulkan kontraksi ritmis pada rahim dan memperkuat kontraksi yang sudah ada. • Oksitosin : Oxytocin-S. .

ADH. terutama pada dosis tinggi. tekanan darah naik. bronchokontriksi. • Berkhasiat antidiureti. kejang lambung-usus dan uterus. • Penggunaannya untuk menguji fungsi hipofisis berdasarkan daya kerjanya menstimulir sekresi ATCH. yang bergejala poliuria (bekemih banyak) akibat kekurangan ADH. • Efek sampingnya berkaitan dengan efek kontraksinya terhadap jaringan otot polos dan berupa muka pucat. .• Vasopresin : antidiuretic hormone. Pitressin. yaitu mencegah sekresi iar berlebihan oleh ginjal dengan jalan menigkatkan resorpsi kembalinya oleh tubuli ginjal. Terutama digunakan pada diabetes insipidus.

• Dihidrotestosteron (DHT) • Adalah metabolit aktif yang terbentuk dengan bantuan enzim 5-alfa-reduktase dalam darah dan di kebanyakan jaringan tujuan dari testosterone. yang juga menstimulir pertumbuhan testes dan pembentukan sel-sel mani.5-11 mg sehari. ovarium dan anak ginjal. Sel-sel leydig dari testes distimulir oleh LH untuk menghasilkan testosteeron sebanyak 2. Sintesa testosterone diregulasi oleh FSH dan LH dari hipofisis. sedangkan ovaria dan anak ginjal membentuk hanya 0. DHT bertanggung jawab atas sebagian besar aktivitas androgen dan hipertrofi prostate .5-2 mg sehari.Hormon-Hormon Pria • Testosterone adalah zat androgen utama yang disintesa dalam testis.

• Estradiol • Suatu estrogen. produksi yang berlebihan dapat mengakibatkan feminisasi pada pria. yang dibentuk di jaringan perifer dan berkhasiat memperkuat atau memperlemah beberapa efek androgen. Produksi berlebihan dapat menimbulkan efek virilisasi.• Androgen • (Yun. adalah metabolit testosterone pula. Setiap hari dibentuk rata-rata 2_25 mcg. Andros = pria) juga dapat disintesa oleh ovaria dan anak ginjal. yakni dehidro-epi androsteron (DHEA) dan androstendion. Organ terakhir ini juga dapat membentuk 2 precursor dari testosterone dan estradiol. .

Dalam ovaria dan folikel reaksi yang sama berlangsung di bawah pengaruh FSH. .Mekanisme kerja • LH yang dahulu juga disebut ICSH bereaksi dengan sel-sel Leydig dengan efek peningkatan produksi c-AMP. Akibatnya ialah dimulainya reaksi enzimatis: asetat → kolesterol → testosteeron. Kadar testosterone darah yang meningkat menimbulkan feedback negative terhadap GnRH dan gonadotropin. Pada pria FSH mengaktifkan sel-sel Sertoli dalam dinding saluran mani untuk memproduksi sel-sel sperma. Selain itu juga dapat menstimulir sintesa testosterone dan memperkuat aktivitas LH.

Efek fisiologi testosterone • • Efek Virilisasi Testosteron bertanggung jawab atas ciri-ciri kelamin primer dan sekunder. • • • • • • . Mempengaruhi hasrat seks (libido) dan daya ereksi (potensi). Efek Anabol Yakni daya protein / menghambat perombakannya → khususnya dalam jaringan otot. Efek Anti-Gonadotrop Artinya menghambat sekresi FSH dan LH bila kadar testosterone dalam darah melebihi nilai tertentu. Efek Tulang Androgen mempercepat pertumbuhan tulang pipa dan epifisis. yaitu tulang rawan dikedua ujungnya. Memegang peranan penting pada spermatogenesis. meningkatklan pembentukan protein dan pembentukan sel-sel otot.

Pemberian estrogen memperbaiki acne dengan jalan menekan sekresi gonadotropin dan androgen. Efek Atas Sebum Kelenjar sebum diperbesar dan sekresi urapnya (lemak. .kulit) ditingkatkan selama pubertas dapat mengakibatkan acne. Efek Kolestrol Testosteron menurunkan kadar HDL-kolestrol dan menaikkan sedikit LDL. misdalnya pertumbuhan endometrium rahim.Sifat ini dimiliki oleh semua hormone steroida. juga pada anak permpuan. Retensi Garam dan Air Dengan efek berat badan meningkat.• • • • • • • • Efek Anti-Estrogen Testosteron melawan sejumlah efek estrogen. Sifat ini dianggap sebagai factor resiko bagi penyakit jantung dan pembuluh.

Penggunaan Pada Pria
• Androgen digunakan sebagai terapi siplesi pada insufisiensi fungsi hipofisis atau testes, seperti setelah kastrasi dan pada klimakterium pria di atas k.l. usia 50 tahun, yang diplesetkan menjadi prenopouse. • Pada pubertas terlambat, bagi anak laki-laki di atas usia 16 tahun yang terlambat pertumbuhanya (Kerdil) akibat hipofungsi hipofisis. • Indikasi lainnya seperti pada kanker buah dada dan osteoporosis, dewasa ini jarang digunakan lagi berhubung tersedianya obat-obat baru yang lebih efektif.

Pada Wanita
 Digunakan bersama estrogen untuk mengobati keluhan klimakterium juga untuk mengobati karsinoma alat kelamin dan karsinoma buah dada.

Efek samping
• Efek samping yang dapat ditimbulkan dari pada penggunaan oral yang menimbulkan efek lebih serius yaitu: • Efek virilisasi pada wanita dengan gejala seperti acne, tumbuh rambut di muka, suara menjadi rendah, dan gangguan haid. • Menekan spermatogenesis dan degenerasi tubuli mani. • Efek feminisasi • Gynecomastia (buah dada laki-laki membesar), terutama pada anak-anak. • Udema dan naiknya berat badan • Diakibatkan retensi garam dan air, khususnya pada dosis tinggi. • Penyakit kuning: Akibat tersumbatnya kapiler empedu, khususnya dengan derivate 17- alkyl yang aktif secara oral. • Tumor hati: Pada penggunaan lama dengan dosis tinggi.

Contoh sediaan androgen
• Testosteron, Contoh obat: Andriol, Sustanon, Testoviron • Ester-esternya: • T-Undekanoat (Andriol) • T-Enantat (Testoviron) • T- Propionat + Decanoat (Sustanon) • Mesterolon - Prasteron • Proviron - DHEA, dehidro-epi-endrosteron

Hormon-Hormon Wanita
• Esterogen bekerja terhadap mukosa (selaput lendir) rahim (endometrium) dengan mendorongnya untuk berkembang dan menebal. Proses proliferasi ini berlangsung pada 2 minggu pertama dari siklus haid dan berfungsi menampung telur yang sudah dibuahi. • Progesteron, bersama esterogen, penting sekali bagi pemasakkan folikel dan pelepasan telur. Ovulasi ini baru terjadi beberapa hari setelah kadar LH mencapai puncaknya.

Dua fungsi penting dari progesterone • menstimulir endometrium untuk tumbuh lebih lanjut (fase proliferasi) serta mensekresi dan mengumpulkan zat gizi bagi perkembangan telur menjadi janin • memelihara kehamilan karena terhentinya produksi progesteron bias mengakibatkan pelepasan endometrium dan abortus .

E2. dan E3 sesuai jumlah gugusan-OH dalam molekulnya. dan estriol merupakan esterogen alamiah. . Dalam jumlah lebih sedikit juga dibentuk oleh folikel dan corpus luteum. Estradiol memiliki daya estrogen terkuat dan 2 – 5 kali lebih aktif dari pada kedua hormone lainnya. estron. yang adakalanya disingkat sebagai masing-masing E1.• • • Estrogen Estradiol. Estrogen terutama dihasilkan oleh ovarium sebanyak 2 – 25 mcg sehari pada minggu pertama sampai 25 – 100 mcg di pertengahan siklus haid. testes dan anak ginjal (pria dan wanita).

Penggunaan • Estrogen digunakan pada berbagai gangguan dan yang terpenting adalah : • Terapi substitusi. Begitu pula pada keluhan serius selama klimakteriumyang tidak dapat diatasi dengan obat-obat biasa. • Bersama suatu progestagen. berdaya langsung menghambat sekresi air susu secara primer (artinya bila laktasi belum berlangsung) . seperti juga progestagen dan androgen. • Untuk mensuplei hormone bila produksi alamiah tidak mencukupi kebutuhan. juga sebagai morning after-pil • Menekan laktasi. • Anti-ovulasi (pil anti hamil). • Estrogen. Umpamanya pada hipogonadisme dan sesudah pengangkatan ovaria (ovarectomi).

Estrogen berdaya memulihkan keseimbangan antara pembentukkan dan perombakkan selsel tulang yang terganggu pada osteoporosis. Atrofia dan colpitis .• • • • • • • Menghambat pertumbuhan Anak-anak perempuan sekitar usia 12 tahun yang tumbuh terlalu pesat dan dikhawatirkan menjadi terlampau tinggi. Estrogen menstimulasi penutupan epifisis tulang pipa yang mengakibatkan penghentian pertumbuhan. Pada osteoporosis postmenopausal. Kanker prostat Dapat diusahakan pengobatannya dengan estrogen (misalnya fosfestrol) atau progestagen (misalnya megestrol).

yang berdasarkan daya antigonadotropnya. Bila menurun di bawah nilai itu. endometrium dilepaskan dan terjadilah perdarahan.Efek • • • Efek anti-ovulasi. . Kadar estrogen darah harus melebihi nilai ambang tertentu guna memelihara fase proliferasi dan fase sekresi endometrium. Salah satu akibatnya adalah tercegahnya ovulasi Estrogen menstimulir pertumbuhan rahim hingga dapat tumbuh besar (hyperplasia). di samping itu juga menimbulkan fase proliferasi dari endometrium. Estrogen dan progestagen di atas kadar tertentu menghambat GnRH di hipotalamus dan FSH/LH di hipofisis dengan jalan feed back negative.

yang menstimulir keluarnya air susu dengan jalan menghambat produksi dopamine. Lagi pula estrogen memperlebar arteri jantung hingga aliran darah lebih deras dan resiko penciutan dan infark menjadi lebih kecil. Pada dosis tinggi. estrogen justru menekan laktasi. Sesudah persalinan. mungkin karena menghambat efek prolaktin terhadap mamae . Sifat ini adalah penyebab mengapa wanita sebelum menopause lebih jarang menderita penyakit kardiovaskuler dibandingkan pria. hingga sekresi prolaktin meningkat. estrogen membantu prolaktin.• • • Estrogen menurunkan kadar androgen bebas dengan meningkatkan SHBG Esrogen meningkatkan kadar HDL-kolesterol dan sedikit menurunkan LDL.

dan epimestrol (Stimovul) • Zat non-steroida : dietilstilbestrol. estron. estriol.mestranol .dan flavonoida dalam tumbuhan yang dalam saluran cerna dikonversi oleh florausus menjadi zat-zat yang menyerupai estrogen. • Zat steroida : estradiol. etinilestradiol . .flavon.dienestrol dan fosfestrol (Honvan) • Fyto-estrogen adalah zat-zat polifenol.Penggolongan • Estrogen yang digunakan dalam terapi dapat dibagi dalam dua kelompok berdasarkan struktur kimiawinya.

yang terutama dapat terjadi pada penggunakan lama dengan dosis tinggi (diatas 50 mcg sehari) • Kanker endometrium: Dosis tinggi yang diminum untuk jangka waktu lama mengakibatkan hiperlasia endometrium. • Efek-emboli : yakni penyumbatan arteri kecil oleh darah beku. anoreksia. nyeri kepala dan pusing. .impotensi dan hambatan spermatogenesis. serta pada dosis tinggi mual dan muntah. diare). yang meningkatkan resiko akan berkembangnya menjadi kanker. Selain itu juga sejumlah efek samping yang lebih berat yaitu: • Efek Feminisasi: pada pria dengan gynecomastia.Efek Samping • Estrogen dapat menimbulkan gangguan lambung usus (mual.pusing. libido berkurang.

• Pendarahan tak teratur: Terjadi bila kadar estrogen faal menurun (breaktrought bleeding). timbulah pendarahan. Bila terapi dengan estrogen dihentikan. Pada pasien jantung dan manula. • Udema dan naiknya berat badan : Juga nyeri buah dada akibat retensi garam dan air. bila pendarahan antara ini hanya ringan disebut “spotting”. udema memperbesar resiko gagal jantung (dekompensasi . khususnya pada dosis tinggi.

. . migrain dan hipertirosis.Penggunaannya hendaknya berhati-hati pada pasien diabetes.Kontra-indikasi • Estrogen tidak boleh diberikan pada wanita hamil.pasien myoma atau kanker serta pasien jantung dan pembuluh.

* Etinilestradiol Adalah derivate semi-sintetis yang berdaya amat kuat.oral sama efektifnya denmgan estradiol i.Zat-Zat Tersendiri • • Estradiol : E2. kecuali ester-valeratnya (progynova) yang lebih lambat perombakannya dalam hati.m. (atau 25x dari pada penggunaan oral). • • • . Estraderm TTS Estrogen alamiah terkuat ini diperoleh antara lain dari jaringan plasenta. * Mestranol adalah metileter-EE yang baru aktif sesudah dirombak menjadi EE kembali di dalam hati. progynova. Secara oral kurang aktif akibat FPE tinggi dan cepat.

*Epimestrol (Stimovul) adalah derivat metoksi yang sebagai estrogen lemah memiliki aktivitas antiestrogen. Estriol : E3. terutama estron.konyugat-estrogen. . Sifatnya mirip estron.• • • • • Estron: E1.Ovestin Hormon alamiah yang terlemah ini juga aktif secara oral.Synapause.Premarin Hormon alamiah ini diisolasi dari air seni kuda hamil dan mengandung sebanyak 100mg konyugat dari sejumlah estrogen. Sebagai estrogen lemah digunakan oral pada klimakterium secara kontinu dan sebagai krem berkat efek stimulasinya terhadap mukosa vagina dan cervix.Zat ini menstimulir ovulasi melalui peningkatan sekresi gonadotropin dan digunakan pada kemandulan akibat hipofungsi hipofisis.

Aktif secara oral dengan kerja panjang.• • • • Dietilstilbestrol (F.I) DES.stilbestrol Derivat/stilben ini tanpa rumus steroida (1938) memiliki daya estrogen yang letaknya antara E1 dan E2.Zat ini terutama digunakan sebagai krem 0.01% pada vaginitis . *Fosfestrol (Honvan) adalah derivatedioksifosfat yang khusus digunakan pada kanker prostat dengan dosis 3 dd 1-4 tablet dari 120 mg. *Dienestrol (Ortho-dienestrol) adalah isomer DES yang 4x lebih lemah.

.Zat antiestrogen • Zat-zat ini dapat melawan atau mengurangi efek estrogen. yakni estrogen lemah dan penghambat-enzim aromatase. Dalam arti luas androgen dan progestagen dapat dianggap sebagai zat antiestrogen • Dikenal dua kelompok zat dengan khasiat antiestrogen.

epimestrol. • Mekanisme kerja zat-zat ini diperkirakan berdasarkan penggeseran hormon alamiah dari reseptornya dihipotalamus. – Penghambat-aromatase aminoglutetimida. Akibatnya ialah terhambatnya mekanisme feedback yang mengatur produksi estrogen. anastrozol (Arimidex) dan letrozol (Femara) • Sebelum menopause produksi utama dari estrogen berlangsung di ovaria.– Estrogen lemah klomifen. tamoksifen. hingga aktifitas dan kadar estradiol darah menurun. dan raloksifen. Setelah menopause estradiol dan estron terutama dibentuk oleh enzim aromatase dari masing-masing tertosteron dan androstendion di jaringan perife .

Efek sampingnya jarang terjadi dan berupa gangguan lambung-usus dan penglihatan. Profertil Derivat klor ini dari stilbestrol (1961) adalah campuran dari dua isomer dan hanya bentuk-cisnya yang aktif. nyeri kepala. pusing. Berkhasiat anti estrogen cukup baik dengan efek estrogen lemah dan tidak memiliki efek androgen dan progestagen. dapat terjadi tetapi lebih jarang dari pada dengan terapi HMG. Hipertrofia dari ovaria akibat overstimulasi dan hiperovulasi-yang ada dapat menimbulkan kehamilan ganada. depresi dan sukar tidur.Zat Antiestrogen • • Klomifen : Clomid.HCG. • . flushing.

. nyeri kepala. pusing. Derivat klomifen ini tanpa klor (1973) memiliki daya anti-estrogen kuat dan efek estrogen lemah. Tamofen. pendarahan tak teratur. berkeringat.meningkatkan massanya) dan berdaya menurunkan risiko akan kanker mamma dan endometrium. dan sebagainya. pruritus vulvae. *Raloksifen (Evista) adalah derivat yang bekerja terhadap jaringan tulang (menghambat resorpsi tulang. Efek sampingnya dapat berupa gangguan lambung-usus. flushing.• • • • Tamoksifen : Nolvadex.

tetapi tidak semuanya memiliki efek gestagen (memelihara kehamilan). tetapi spektrum kerjanya dapat saling berbeda banyak. menghambat ovulasi atau berdaya antiestrogen. .Zat Progestagen • Zat-zat progestagen atau progestativa adalah steroida sintetis dengan kegiatan progesterone. Semua zat berkhasiat progestagen.

norgestrel. megestrol. linestrenol. gestoden. Linestrenol. begitu pula noretisteron. desogestrel dan gestoden memiliki efek anti estrogen kuat. dan alilestrenol. Linestrenol. Norgestrel. tetapi lebih lemah. • Semua zat ini juga memiliki efek androgen.• Secara kimiawi zat-zat ini dapat dibagi dalam 2 kelompok. noretisteron dan tibolan berefek estrogen. yaitu : • derivat progesterone: hidroksiprogesteron. megestrol dan medroksi progesteron. . kecuali alilestrenol. dan didrogesteron. tibolon. desogestrel. medroksiprogesteron. • Derivate testosterone: noretisteron.

zat-zat ini terdapat dalam kebanyakan pil antihamil. Karena sifat ini zat gestagen digunakan untuk menghindari abortus. norgestre. Medroksiprogesteron juga bekerja gestagen. Kedua efek ini paling nyata pada OH-progesteron. Karena bekerja antigonadotrop zat ini bersifat mencegah ovulasi.Khasiat Farmakologi • • Efek progestagen: yakni mempersiapkan rahim untuk implantasi telur dengan jalan menginduksi fase sekresi dari endometrium. Anti-ovulasi. Efek gestagen berupa memelihara kehamilan. • . tetapi tidak dianjurkan berhubung efek androgennya. didrogesteron dan alilestrenol. desogestrel. linestrenol. Sifat ini terutama kuat pada nerotisteron. dan gestoden. Oleh karena sifat itu.

kadar progesterone dara meningkat karena C. karena di dalam hati diubah menjadi estrogen.38º C. Efek estrogen.• • • • Efek androgen dimiliki oleh progesteron dan kebanyakan zat progestagen turunan (nor) testosterone. Efek termogen.Sesudah ovulasi. Khususnya derivat-testosteron berdaya estrogen lemah.luteum mulai memproduksinya dan suhu dasar naik kira-kira 0. Efek antiestrogennya Nampak dari dayanya untuk mengentalkan lender cervix. Dalam dosis tinggi zat-zat ini mengurangi produksi androgen (dan estrogen). yakni meningkatkan suhu badan. yang justru mencair di bawah pengaruh estrogen. . Efek ini merupakan salah satu mekanisme kerja dari pil antihamil dan terkuat pada norgestrel.

Penggunaan • prevensi abortus yang mengancam (abortus imminens) karena kekurangan progesteron. berdasarkan dayanya untuk menekan ovulasi dan menstruasi. mudah tersinggung serta nyeri buah dada dan kepala). tetapi (hidroksi) progesteron atau alilestrenol. Berhubung risiko mencederai C luteum (luteolyse) dan mengakibatkan cacat pada janin (teratogenese). Juga sebagai senyawa tunggal dalam pil implantasi. . Efektivitasnya lebih ringan dari pada pil kombinasi. sebaiknya jangan menggunakan zat-zat yang sintetis. tegang. juga sebagai zat tunggal dalam pil-mini dan pil-suntik. • gangguan haid akibat defisiensi progesterone dan pada PMS (premenstrual syndrome) yaitu sekelompok gejala tidak nyaman sebelum datangnya haid (murung. • pil antihamil (bersama estrogen).

• endometriosis yang mengakibatkan kemandulan. • kanker endometrium/mamma tersebar yang tak dapat dibedah.Tibolon digunakan sebagai monoterapi tanpa estrogen.• klimakterium sebagai tambahan (12-14 hari per siklus) dari terapi suplesi dengan estrogen guna mengurangi resiko kanker endometrium. .

• efek sentral. sbbi: • efek virilisasi pada (janin) wanita bila digunakan untuk jangka waktu lama dengan dosis tinggi. migrain.Efek Samping • Zat-zat progestagen dapat menimbulkan efek samping agak ringan seperti mual.kelesuan. khususnya derivate testosterone berhubung kerja sisa androgennya. • gangguan hati. khususnya dapat terjadi penyumbatan saluran empedu (cholestasis). anorexia. • Selain itu juga memperlihatkan efek-efek yang lain. . nyeri kepala. juga pendarahan penarikan setelah penggunaannya dihentikan. Pada dosis tinggi semua steroida menekan SSP dan dapat menimbulkan rasa kantuk. peningkatan berat badan. terutama pada dosis tinggi.Juga udema akibat retensi garam dan air.perubaha suasana jiwa dan depresi.

*Didrogesteron (Duphaston) (1960) adalah derivate dengan gugus-metil pada C10 atom-H pada C14 berada dalam posisi-alfa.berlainan dengan zat-zat lannya MPA tidak mempengaruhi lipoprotein darah.Zat-zat Tersendiri • • • • • Progesteron (F. 1963) dapat dianggap sebagai turunan-MPA yang dihidrogenasi (C6-7).zat ini juga memiliki efek androgen tanpa efek estrogen. *Megestrol (Megace. Niagestin.Progestan Progesteron diperoleh dari ovaria ternak (1933) atau dibuat secara sintesis dari diosgenin atau kolesterol *Hidroksiprogesteron (proluton depot *Medroksiprogesteronasetat adalah derivate sintesis dengan daya progestagen agak lemah. . artinya mengarah ke belakang. tetapi daya progestagennya kira-kira 10x lebih kuat.I): Progestine.

.juga efek antiestrogen. * Norgestrel (levo-) adalah isomer aktif dari norgestrel dan homolog dari noretisteron. Primolut-N Derivat-nortestosteron ini (1957) berkhasiat menekan ovulasi serta memiliki daya androgen dan estrogen lemah.juga berdaya antiestrogen kuat dan androgen lemah. Efek progestagennya kuat sekali dengan kerja panjang.• • • Noretisteron : noretindrom.

Profil kegiatannya sama dengan desogestrel. Bersifat lipofil dan baik distribusinya ke dalam organ. Berkhasiat progestagen terkuat dari semua derivate lainnya. Derivat-nortestosteron ini (1961) tanpa gugus 3-keto baru aktif setelah dirombak dalam hati menjadi noretisteron.*Minulet. • • .Zat ini memiliki daya estrogen.*Femodeen) adalah derivate-norgestrel dengan ikatan ganda pada C15-16 (1987). antiestrogen dan androgen.• • Linestrenol: Exluton. Endometril. *Gestoden (*Gynera. *Ministat. *Lyndiol.

Desogestrel terutama digunakan dalam pil antihamil kombinasi dari generasi ketiga.Zat ini merupakan pro-dug yang didalam hati diubah menjadi ketodesogestrel (=etonogestrel) aktif (1981) dengan masa paruh 25-31 jam.Implanon) adalah metabolit aktif dari desogestrel yang dalam bentuk terdispersidalam suatu kopolimer terdapat dalam “pil implantasi” (implanon).Juga berdaya anti estrogen kuat dan bersifat androgen lemah. Etonogestrel (3-ketodesogestrel. Berdaya antigonadotrop kuat dengan menekan ovulasi dan mengentalkan lender cervix.• • • Desogestrel : *Marvelon.*Mercilon Rumus steroid dasar zat ini sama dengan linestrenol. .

*Angelik) Senyawa steroid ini (2000) memiliki rumus berlainan. . acne.oleh karena ini menyebabkan retensi air lebih ringan dengan efek baik atas tekanan darah. dan androgen. estrogen. Disamping berkhasiat progestagen juga berdaya anti-androgen.• • • • Tibolon (Livial) Berkhasiat Progestagen. berat badan. tetapi semuanya agak lemah. dan seborrhoea. Drospirenon (*Yasmin.

Mifepriston : Mifegyne • Zat ini berkhasiat antiprogestagen dengan jalan blockade reseptor progesterone. Digunakan khusus sebagai abortivum medis (misalnya janin mati) atas dasar peniadaan efek gestagen dan progesterone.Zat antiprogestagen • Zat-zat ini melawan kegiatan progesterone dengan jalan memblok secara kompetitif reseptornya di organ tujuan. .

• Berupa kondom lateks (tak tahan lemak yang berasal dari krem dan ovula) bagi pria.Antikonseptika/KB • Metode Antikonsepsi ada 2 macam yaitu : • Metode Tradisional. – Alat-alat mekanis. khususnya bentuk sediaan intravaginal. yang dibuat dari poliuretan (tahan lemak). • Ada 2 yaitu alat-alat mekanis dan sediaan spermicida. sudah mulai ditinggalkan. – Sediaan spermicida • Sediaan yang mengandung zat-zat yang dapat mematikan spermatozoa dan agak banyak digunakan. pessarium (kondom wanita). .

Kerjanya diperkirakan berdasarkan pencegahan implantasi sel telur di endometrium. Akibat peradangan terjadi infiltrasi leukosit (makrofag) dan fagocitosis dari sel-sel mani. berupa spiral atau huruf T. yang dimasukkan oleh dokter kedalam rahim melalui vagina dengan suatu alat khusus. karena mukosa rahim selalu berada dalam keadaan terangsang dan timbulnya peradangan steril tanpa gejala. . .• • • Metode Modern IUD (Intra Uterin Device) IUD adalah alat plastik dengan panjang beberapa cm.

. hingga sel-sel mani terhentijalan keluarnya dan diresorpsi kembali oleh jaringan testis.. Pria yang telah disterilkan masih tetap membentuk cairan mani (ejakulat) tetapi tidak berisi sel-sel mani lagi (spermatozoa).• • Sterilisasi Pria Pada operasi ini saluran mani (vas deferens) dalam testis diputuskan.

Zat progestagen juga berdaya sama. sedangkan testosteron berfungsi menghindarkan efek-efek samping akibat supresi sekresinya.• • • Pil antihamil pria Spermatogenesis dapat dihambat oleh banyak zat termasuk zat-zat antiandrogen. . prinsipnya adalah progestagen memperkuat supresi sekresi gonadrotropin dan spermatogenesis oleh tertosteron. tetapi menimbulkan relatif banyak efek samping. Kombinasi testosteron dan progestagen mungkin efektif. derivat sulfonamida dan penghambat asam folat lainnya (pirimetamin). Testosteron pada dosis tinggi juga menekan spermatogenesis. gossypol. sitostatika. tetap zat-zat ini tidak dapat digunakan kerena toksisitasnya atau kerjanya yang tidak reversibel.

Pincus. juga bersifat reversibel dengan efek samping yang sangat akseptabel.Pil perintang ovulasi • Pil ini merupakan cara antikontrasepsi yang mendekati ideal. karena paling padat dipercaya dengan keamanannya sekitar 99.9%. . • Sejarah : • Pil antihamil pertama pada tahun 1955 telah diintroduksi di Puetro Rico oleh biolog Dr. Pil ini terdiri dari suatu estrogen dan progestagen yang diminum secara siklis.

yakni : • Estrogen : umumnya etinilestradiol. adakalanya mestranol • Progestagen : umumnya suatu derivat nortestosteron. gestoden. dan drospirenon . yang semuanya mengandung kombinasi 2 hormon. desogestrel. antara lain noretisteron. linestrenol.• Pada tahun-tahun berikutnya banyak kombinasi lain dipasarkan.

Mekanisme Kerja • Kegiatan kontraseptif pil antihamil berdasarkan kerja 2 komponennya : • Efek estrogen : Perintangan ovulasi melalui supresi GnRH dan pelepasan gonadotropin • Efek progestagen : Pengentalan lendir cervix dan perintangan pertumbuhan endometrium. .

Perintangan Ovulasi • Baik estrogen maupun progestagen tersendiri memiliki daya menghambat pemasakan dan pelepasan ovum. Penghambatan ovulasi nampak dengan jalan menentukan kadar pregnandiol (metabolit progesteron) delam air seni sesudah ovulasi atau kadar progesteron darah .

• Morning-after pil antara lain menggunakan estrogen tunggal dalam dosis tinggi dan penghentian pengunaannya menginduksi pendarahan penarikan. lendir menjadi lebih kental dan liat.Pengentalan Lendir cervix • Pada minggu pertama siklus. sehingga sel-sel mani tidak dapat menembusnya lagi.lendir inimenjadi lebih cair dan bening guna memudahkan masuknya spermatozoa kedalam rahim. Akibat progestagen didalam pil. mekanisme ini merupakan suatu katup pengaman ekstra terhadap pembuahan. pil suntik dan pil implantasi mengandung hanya progestagen tanpa estrogen dan bekerja khusus menurut mekanisme ini. leher rahim tertutup oleh suatu sumbat lendir. Selama masa ovulasi dibawah pengaruh estrogen. • Pil mini. Dengan demikian. .

. implantasi telur tidak dapat berlangsung. Dengan demikian dalam hal ini dimana kedua mekanisme diatas gagal.Perintangan pertumbuhan endometrium • Dibawah pengaruh kedua hormon dalam pil.perkembangan dan proliferasi endometrium dihambat. tidak mengalami fase sekresi dan setelah penggunaan lama malah menjadi lisut (atrofia).

Triquilar) terdiri dari 3 jenis tablet dengan perbandingan antar komponennya yang berbeda-beda. Yasmin) berisi kedua hormon dalam dosis tetap.Jenis Pil • Pil Kombinasi terdiri dari estrogen dan progestagen. Gynera.Marvelon. • • • . Pil bifasis (Binordiol) terdiri dari 2 jenis tablet dengan susunan hormon berlainan Pil trifasis (Trinordiol. Pil mulai ditelan pada hari pertama haid (atau hari kelima) selama 21 hari disusul dengan istirahat salama 7 hari atau 7 pil kosong tanpa hormon (memory pills). yakni sebagai : Pil monofasis (Microgymon. Pil kombinasi terdapat dalam beberapa bentuk. tergantung pada fase siklus.

Pil mini mulai diminum pada hari haid pertama secara kontinue tanpa istirahat.misalnya linestrenol 500mcg (Exluton) atau desogestrel 75mcg (Cerazette). Efek samping utama adalah menjadi kacaunya pola pendarahan. Keamanan pil mini lebih rendah dari pil kombinasi. yang juga hanya berisi progestagen MPA (medroxyprogesteron-asetat 150mcg). terutama pada bulan-bulan pertama dan sesudah 3 – 12 bulan.umumnya berhenti dengan tuntas. Pil Suntik (Depo Provera) sebetulnya bukan pil. Cara kerjanya berdasarkan penghambatan pelepasan LH dan perintangan ovulasi serta pengentalan lendir cervix. melainkan injeksi. .• • Pil Mini hanya berisi progestagen.

Pil implantasi terdiri dari batang-batang kecil dengan kandungan hanya progestagen (bersama suatu polimer pembantu). Keamanannnya 100% dan bila perlu implantasi dapat dengan mudah dikeluarkan. Pil Acne (Diane) adalah pil kombinasi yang mengandung progestagen siproteron dengan efek antiandrogen. Hal ini berbeda dengan progestagen dalam pil lainyang memiliki efek androgen . yang dimasukkan kebawah kulit lengan atas dengan suatu alat suntik khas (trocar). Implanon) khusus dikembangkan untuk program family planing besar-besaran di negara berkembang bagi keluarga yang sudah lengkap.• • Pil Implantasi (Norplant.

.• • Pil melatonin mengandung hormone alamiah dari epifysis. yang diserap melalui tiap harinya. Suatu cara antikonsepsi hormonal relative baru adalah dalam bentuk plester yang harus digunakan sekali setiap minggu. yang akhirnya akan diserap kembali. Melatonin dapat dianggap sebagai zat antikonsepsi alamiah. sedangkan produksi FSH praktis tidak dipengaruhi sehingga pemasakan folikel berlangsung terus. Pil ini khusus mengurangi sekresi LH. yang berdaya antigonadotrop dan merintangi ovulasi. Pil plester (plaster pil). Plester ini melepaskan 20 ug etinilestradiol dan 150 ug norelgestromin (Evra).

Zat ini menghambat ovulasi dan implantasi dari telur yang dibuahi dengan jalan memblok secara kompetitif reseptor progesterone. tetapi keberatannya adalah perasaan mual da adalah perasaan mual dan muntahan muntah. yaitu guna menghindari kehamilan sesudah senggama “tanpa perlindungan”. Semula khusus digunakan estrogen dalam dosis tinggi sekali (etinilestradiol/ stibestrol).zat antiprogesteron yang paling aman adalah mifeprison.after pill (MAP).• Morning. seperti pada perkosaan atau bila kondom pecah. Pil ini diminum pada pagi sesudahnya sebagai suatu kur singkat dari beberapa hari. MAP dapat digunakan sebagai cara antikonsepsi postcoital. Beberapa kontrasepsi yang digunakan untuk penghentian kehamilan: . yang sering terjadi.

efektif 100% bila dimulai selambat. • • • • • Mekanisme kerja: . .– Pil estrogen menggunakan etinilestradiol selama 5 hari.perlambatan poliferasi endometrium mennyebabkan telur yang telah dibuahi tercegah implantasinya.lambatnya dimulai 48 jam „sesudahnya‟. . perubahan suasana jiwa. pusing. dan nyeri buah dada.ovulasi dirintangi Efek samping: mual dan muntah akibat dosis estrogen tinggi.

kombinasinya: – EE 50 mcg+ l.19 dari siklus teratur. • • Pil progesterone Norlevo menggunakan 2 tablet levonorgestrel 750mcg dengan selang waktu 12 jam. lamanya kur hanya satu hari. Jarang menimbulkan efek samping. tablet kedua 12 jam kemudian. .lambatnya 72 jam setelah pembuahan. tablet pertama ditelan sedini mungkin (24 jam).norgestret 250mcg. Digunakan selambat.• Pil kombinasi digunakan sebagai MAP selambat. IUD digunakan sebagai pencegah kehamilan postcoital yang sangat dipercaya.lambatnya pada hari ke.

menormalisir siklus tak teratur dan nyeri perut yang menyertainya.Penggunaan Lainnya • Kontrasepsi antihamil dapat digunakan untuk sejumlah keadaan: • Gangguan haid. • Acne. khususnya pil dengan siproteron (Diane. pemakaiannya sampai 8 hari dan maksimal 2 minggu. • Menunda haid. .35).

– – Factor. – • – – Sebaiknya diadakan istirahat selama 4 hari. Gangguan lambung –usus.. dan dimulai kur baru. keamanannya tidak dapat dipercaya dan pil yang telupa lebih dari 12 jam merupakan empat pil terakhir. Resiko pendarahan lebih besar. dapat mengurangi keamanan pil antihamil akibat berkurangnya resorpsi dari usus. Bila pil terlupa 3 kali/ lebih.obat lain. maka dalam 12 jam masih dapat diminum bila lebih 12 jam atau lebih 2.3 pil. – . kur dihentikan.factor yang mengurangi keamanan pil Terlupa menelannya bila lupa menelan satu pil. pemakaian bersamaan beberapa obat dapat mengurangi keamanan dengan mereduksi enzim dan mempercepat penguraian hormone dalam pil. ketika akan terjadi pendarahan dan dimulai lagi dengan kur baru. Interaksi dengan obat.

Terjadi trombosis (penggumpalan darah). nyeri kepala dan buah dada tegang serta sensitive. .5 dari siklus haid. berkurangnya toleransi glukosa.efek kombinasi: – pendarahan antara bila pil pertama diminum pada hari ke. terbentuk batu empedu dan pigmentasi kulit. Efek yang serius meningkatnya tekanan darah. mual.Efek Samping • Efek.

. hypermenorroea. kolesterol. peningkatan tekanan darahserta melesma. pembesaran myoma. mudah tersinggung. retensi air dan udema. muntah. Gangguan fungsi hati.HDL meningkat dan LDL diturunkan. dan kontraksi nyeri dari rahim. pendarahan antara di paruh kedua dari siklus.• Efek estrogen • berupa mual. nyeri buah dada dan kepala.

• Efek androgen dari derivate nortesteron: – acne. Pendarahan antara minggu pertama. depresi. hipomenorroea dan amenorroea. nyeri kepala. mengurangi nyeri perut. diperbaiki siklus haidnya. libido berkurang dan gangguan pembuluh. letih. pendrahan ovulasi dan dysmenorrea.• Efek progesterone: – obstipasi. • Efek samping positif: mamma jinak. . kulit dan rambut berlemak.kejang tungkai. varices dan kejang. reaksi kulit alergi dan malesma. penurunan HDL dan meningkatmya LDL. nafsu makan dan berat badan bertambah.

mamae) – pendarahan rahim yang tidak terdiagnosa – pasien hati. terutama pada wanita perokok. – Tidak digunakan pada usia 45 tahun karena kemungkinan hamil kecil dan dapat terjadi tromboemboli. migrain hebat. – Pil tidak dianjurkan untuk wanita diatas usia 40 tahun.apalagi yang merokok dan terlalu gemuk / memiliki factor resiko lain bagi PJP. . mioma dan semua kanker yang bersifat estrogen defenden (endometrium. jantung dan pembuluh. hiperlibemia. – Penggunaan hati-hati pada diabetes dan hipertensi.Kontraindikasi – terdapat riwayat trombosis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful