P. 1
manajemen operasional

manajemen operasional

|Views: 111|Likes:
manajemen operasional
manajemen operasional

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Iskandar Tri Kumorohadi on Jan 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/17/2013

pdf

text

original

Manajemen Operasional

Agustus 31st, 2012 by Pandu W | Posted under Kuliah.
Manajemen Operasional – Inilah artikel lengkap mengenai Manajemen Operasional. Selamat membaca. Teori Manajemen Operasional dari beberapa para ahli Pengertian Manajemen

Pengertian manajemen menurut T. Hani Handoko ( 2003 : 3 ) adalah Proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya – sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Pengertian manajemen menurut Melayu S.P Hasibuan ( 2006 : 2 ) adalah: ”Ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu.”

Pengertian Manajemen Menurut Kosasih dan Soewedo (2009:1) adalah: ”Pengarahan menggerakkan sekelompok orang dan fasilitas dalam usaha untuk mencapai tujuan tertentu.” Pengertian Manajemen Operasional Sedangkan pengertian manajemen operasional menurut Richard L. Daft ( 2006 : 216) adalah ”Bidang manajemen yang mengkhususkan pada produksi barang, serta

menggunakan alat-alat dan tekhnik-tekhnik khusus untuk memecahkan masalah-masalah produksi.” Operasional berasal dari kata operasi yang mempunyai arti menurut Subagyo (2000:1) ialah “kegiatan untuk mengubah bentuk untuk menambah manfaat atau menciptakan manfaat baru dari suatu barang atau jasa.” Menurut Soentoro ali idris (2000:1) dalam bukunya cara mudah belajar Manajemen Operasi bahwa dari Perkembangan dari konsep manajemen produksi yang menyangkut masalah produksi produk riel. Jadi operasi (operation) merupakan proses transformasi dari input menjadi output yang mempunyai nilai lebih tinggi dibandingkan inputnya. Pengertian Target Menurut Fandy Tjiptono (2007:65) Target adalah mengevaluasi daya tarik masing – masing segmen dengan menggunakan variable – variable yang bisa menguantifikasi kemungkinan permintaan dari setiap segmen, biaya melayani setiap segmen, biaya memproduksi produk dan jasa yang diinginkan pelanggan, dan kesesuaian antara kompetensi inti perusahaan dan peluang pasar. Menurut Ali Hasan (2008:191) Target adalah “sebagai kegiatan menentukan pasar sasaran, yaitu tindakan memilih satu atau lebih segmen untuk dilayani”

manajemen kegiatan merencanakan. Sling. pengoperasian. baik yang berbentuk barang maupun jasa.Dahlan Y. kita dapat melihat komponen-komponen pembentuknya seperti pada gambar berikut: Aktivitas manajemen Kita dapat menggunakan pengertian yang lebih praktis dari manajemen yaitu siklus kegiatan Pengertian merencanakan. 11th ed] 3.B (2003:978) ”Realisasi adalah Pelaksanaan Sesuatu sehingga menjadi nyata” Menurut Ali hasan (2008:239) ”Realisasi adalah tindakan yang nyata atau adanya pergerakan/perubahan dari rencana yang sudah dibuat atau dikerjakan” Menurut Diklat BP3IP (2006:13) realisasi dalam kontek pembahasan bongkar / muat berati hasil yang dicapai dalam periode waktu tertentu dengan menggunakan sumber daya perusahaan: a) Sumber daya manusia ialah kemampuan dari crew kapal dalam melaksanakan prosedur bongkar / muat hingga kegiatan bongkar / muat berlangsung dengan cepat dan aman. dengan cara mengubah input menjadi output. Perancangan. umum melaksanakan. c) Peralatan penunjang kegiatan bongkar / muat ialah semua peralatan yang menunjang kegiatan bongkar / muat seperti : Mobile crane.Menurut Kamus besar Bahasa Indonesia (2008: 1404) Target adalah “Sasaran atau batas ketentuan yang telah ditetapkan untuk dicapai”. forklift dan lain – lain yang menunjang kelancaran kegiatan bongkar / muat. Hampir semuanya berjalan senada. Aktivitas manajemen [Plan-Do-Check (evaluation)-Action (improvement)] yang terkait dengan proses penciptaan nilai pada suatu produk dengan cara yang efektif dan efisien. Ada baiknya saya kutip beberapa di antaranya sebagai berikut: 1. Pengertian Realisasi Menurut M. b) Aspek manajerial atau system manajemen ialah kemampuan sebuah perusahaan dan kapal dalam melaksanakan sistem manajemen bongkar / muat hingga kapal dalam melaksanakan bongkar / muat dengan aman dan cepat sehingga kapal dapat beroperasi dengan lancar. dan mengendalikan lebih tepat jika digunakan dalam . menggerakkan. mengorganisasikan. [Heizer and Render. Ada beberapa definisi manajemen operasi dari berbagai buku teks. yang mengevaluasi mengandung dan melakukan perbaikan. [ini versi saya] Untuk memahami pengertian Manajemen Operasi lebih jauh. dan perbaikan suatu sistem yang menciptakan dan mengantarkan produk dan jasa utama dari sebuah perusahaan [Chase et al. 9th ed] 2. Kumpulan aktivitas untuk menciptakan nilai dalam suatu produk.

Setiap proses pasti memiliki input dan output. Input dapat berupa material. Terlepas apakah hasil aktivitas evaluasi terhadap proses menyatakan baik atau tidak. Suatu proses makin baik jika dapat melakukannya lebih cepat. Proses dikatakan baik jika mampu memberi nilai tambah pada input yang diterima. Ada baiknya saya kutip beberapa di antaranya sebagai berikut: 1. baik yang berbentuk barang maupun jasa. Termasuk ke dalam pengertian responsif adalah fleksibilitas perusahaan dalam membuat barang dan jasa yang dibutuhkan pelanggan. . dengan cara mengubah input menjadi output. Efisiensi dan Efektivitas Efisiensi adalah ukuran tingkat penggunaan sumber daya dalam suatu proses. Semakin hemat/sedikit penggunaan sumber daya. lebih murah dan/atau lebih aman. bahan baku. jam orang. Konsep IPO Input-Proses-Output (IPO) menjadi inti dari aktivitas manajemen. Output merupakan hasil dari proses yang dicirikan dengan adanya nilai yang bertambah dari input yang diterima.Safety menyatakan tingkat keamanan dan keselamatan kerja bagi karyawan dan belakangan diperluas hingga keamanan dampak proses bagi lingkungan. Proses yang efektif ditandai dengan perbaikan proses sehingga menjadi lebih baik dan lebih aman. uang. waktu atau sumber daya lainnya. tenaga kerja. Kumpulan aktivitas untuk menciptakan nilai dalam suatu produk. Proses yang efisien ditandai dengan perbaikan proses sehingga menjadi lebih murah dan lebih cepat. komponen. Proses yang lebih aman harus terus diupayakan dalam perbaikan proses. [Heizer and Render. Hasilnya diharapkan setiap proses dapat menjadi lebih baik. maka prosesnya dikatakan semakin efisien. Indikator Proses Indikator proses diturunkan dari tipikal kebutuhan industri: Quality.Cost menyatakan ukuran biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan suatu proses. Suatu proses makin baik bila memerlukan biaya lebih murah dengan output yang sama. Efektivitas adalah ukuran tingkat pemenuhan output atau tujuan proses. lebih cepat. Delivery (responsif).Delivery/responsif menyatakan kecepatan perusahaan mengantarkan barang dan jasanya kepada pelanggan. dan Safety. Semakin tinggi pencapaian target atau tujuan proses maka dikatakan proses tersebut semakin efektif. Cost. Quality menyatakan kualitas yang dapat diterjemahkan sebagai upaya membuat produk dengan lebih baik dari kondisi sebelumnya atau lebih baik dalam pemenuhan spesifikasi. adanya indikator proses dapat menjadi pemicu aktivitas perbaikan. bahan bakar.konteks organisasi secara menyeluruh.

dan Safety. Hasilnya diharapkan setiap proses dapat menjadi lebih baik. Perancangan. Konsep IPO Input-Proses-Output (IPO) menjadi inti dari aktivitas manajemen. Quality menyatakan kualitas yang dapat diterjemahkan sebagai upaya membuat produk dengan lebih baik dari kondisi sebelumnya atau lebih baik dalam pemenuhan spesifikasi. uang. dan mengendalikan lebih tepat jika digunakan dalam konteks organisasi secara menyeluruh. jam orang. Termasuk ke dalam pengertian responsif adalah fleksibilitas perusahaan dalam membuat barang dan jasa yang dibutuhkan pelanggan. Setiap proses pasti memiliki input dan output. lebih cepat. mengorganisasikan. kita dapat melihat komponen-komponen pembentuknya seperti pada gambar berikut: Aktivitas manajemen Kita dapat menggunakan pengertian yang lebih praktis dari manajemen yaitu siklus kegiatan Pengertian merencanakan. Delivery (responsif). umum melaksanakan. Indikator Proses Indikator proses diturunkan dari tipikal kebutuhan industri: Quality. manajemen kegiatan merencanakan. Aktivitas manajemen [Plan-Do-Check (evaluation)-Action (improvement)] yang terkait dengan proses penciptaan nilai pada suatu produk dengan cara yang efektif dan efisien. [ini versi saya] Untuk memahami pengertian Manajemen Operasi lebih jauh. komponen. Terlepas apakah hasil aktivitas evaluasi terhadap proses menyatakan baik atau tidak. Suatu proses makin baik bila memerlukan biaya lebih murah dengan output yang sama. Proses dikatakan baik jika mampu memberi nilai tambah pada input yang diterima.Cost menyatakan ukuran biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan suatu proses. pengoperasian. tenaga kerja. dan perbaikan suatu sistem yang menciptakan dan mengantarkan produk dan jasa utama dari sebuah perusahaan [Chase et al. 11th ed] 3.Safety menyatakan tingkat keamanan dan keselamatan kerja bagi karyawan dan belakangan diperluas hingga keamanan dampak proses bagi lingkungan. yang mengevaluasi mengandung dan melakukan perbaikan. bahan bakar. lebih murah dan/atau lebih aman. Output merupakan hasil dari proses yang dicirikan dengan adanya nilai yang bertambah dari input yang diterima. Suatu proses makin baik jika dapat melakukannya lebih cepat.9th ed] 2. menggerakkan. bahan baku. Cost. Proses yang lebih aman harus . waktu atau sumber daya lainnya.Delivery/responsif menyatakan kecepatan perusahaan mengantarkan barang dan jasanya kepada pelanggan. Input dapat berupa material. adanya indikator proses dapat menjadi pemicu aktivitas perbaikan.

Efisiensi dan Efektivitas Efisiensi adalah ukuran tingkat penggunaan sumber daya dalam suatu proses.terus diupayakan dalam perbaikan proses. Pengendalian dan pengawasan. 1. 5. Mengambil transformasi. Mengkaji pengambilan keputusan dari suatu fungsi operasi. Proses yang efisien ditandai dengan perbaikan proses sehingga menjadi lebih murah dan lebih cepat. Proses yang efektif ditandai dengan perbaikan proses sehingga menjadi lebih baik dan lebih aman. pengorganisasian. 1. Efektivitas adalah ukuran tingkat pemenuhan output atau tujuan proses. mesin-mesin. harga. waktu dan tempat tertentu sesuai dengan permintaan konsumen. Semakin tinggi pencapaian target atau tujuan proses maka dikatakan proses tersebut semakin efektif. 2. 6. Fungsi Produksi Dan Operasi Proses produksi dan operasi. bahan mentah dan faktor produksi lainnya dalam proses tranformasi menjadi berbagai produk barang dan jasa. Pengertian Dan Definisi Manajemen Operasional Manajemen Operasional adalah usaha pengelolaan secara optimal penggunan faktor produksi : tenaga kerja. peralatan. maka prosesnya dikatakan semakin efisien. kualitas. Tanggung Jawab Manajer Operasi Menghasilkan barang dan jasa. Ruang Lingkup Manajemen Operasi Perancangan atau disain sistem produksi dan operasi penunjang pelayanan produksi. pembentukan staf. keputusan yang berkaitan dengan fungsi operasi dan sistem Seleksi dan perancangan disain produk     Seleksi dan perancangan proses dan peralatan Pemilihan lokasi dan site perusahaan dan unit produksi Rancangan tata letak dan arus kerja Rancangan tugas pekerjaan . Orientasi manajer operasi ialah mengarahkan keluaran/output dalam jumlah. Semakin hemat/sedikit penggunaan sumber daya. 3. 4. Jasa-jasa Perencanaan. Apa Yang Bisa Dilakukan Manajer Operasi : Dan Orientasi Manajer Operasi Melakukan fungsi-fungsi proses manajemen perencanaan. kepemimpinan dan pengendalian.

Strategi Pengoperasian produksi dan operasi serta pemilihan dan kapasitas operasi sistem produksi Penyusunan rencana produk dan operasi     Perencanaan dan pengendalian persediaan dan pengadaan bahan Pemeliharaan mesin dan peralatan Pengendalian mutu Manajemen tenaga kerja (SDM) Pengambilan Keputusan Dilihat dari kondisi atau keadaan dari keputusan yang harus diambil. kualitas dan kapan bahan baku dipesan Tenaga kerja : keputusan tenaga kerja mencakup seleksi. lokasi Strategis produk gudang. mingguan dan bulanan. kompensasi dan promosi terhadap karyawan. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti 4. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti 2. tata arus. supervise. tempat dan waktu yang tepat Persediaan : keputusan persediaan mencakup mengenai apa yang dipesan. berapa banyak. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan lain. dan rencana : jasa ekspansi Sistem pembekalan. Pengertian Sistem Produksi : . disain peralatan. 2. pelatihan. jalur proses. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko 3. Keputusan Pemilihan Keputusan disain perencanaan Perencanaan rangkaian kapasitas. karyawan trampil. Kualitas/mutu : keputusan untuk menentukan mutu barang dan jasa yang dihasilkan. penggunaan tenaga spesialis. penyimpanan dan logistik. PHK. ada 4 macam pengambilan keputusan : 1. penggajian. dan pengawasan produk dan jasa. Beberapa Proses : Jenis Pengambilan mengenai Keputusan proses Dalam fisik dan Manajemen fasilitas Operasi : keputusan yang dipakai Kapasitas : keputusan untuk menghasilkan jumlah. dan susunan saran fisik Keputusan implementasi operasi : harian. penetapan standar. recruitment. Manajemen Operasional Keputusan Keputusan Dalam perencaan strategik Manajemen jangka panjang Sistem dalam sumber Produksi daya Disain sistem produktif : pekerjaan.

 PERENCANAAN PABRIK Perencanaan pabrik (factoy planning) angat penting karena diperlukan untuk menjamin kelangsungan hidup dan perkembangan perusahaan agar tujuan perusahaan tercapai dengan efektif dan efisien. Penentuan lokasi memperhatikan faktor biaya produksi & biaya distribusi barang yang dihasilkan & faktor lokasi sangat penting untuk menurunkan biaya operasi. Perencanaan Penentuan Perencanaan Penyusunan Pabrik lokasi bangunan peralatan : pabrik pabrik pabrik Penerangan. baru : masalah pemasaran. menciptakan Ada Proses Proses tiga macam sistem produksi : produksi produksi kontinyu terputus-putus Proses produksi bersifat proyek STRATEGI OPERASI Strategi operasi merupakan fungsi operasi yang menetapkan arah untuk pengambilan keputusan yang diintegrasikan dengan strategi bisnis melalui perencaan formal. dan kelangsungan hidupnya. : : Teknologi tinggi. Bagian 2. efektif dan efisien. dan udara dalam pabrik. pengaturan suara rebut. tingkat persediaan rendah. Penentuan lokasi pabrik juga harus mempertimbangkan kemungkinan ekspansi. Strategi produksi biaya rendah. Manajemen Operasional Tujuan Perencanaan Lokasi Pabrik Tujuannya adalah agar perusahaan dapat beroperasi dengan lancar. biaya tenaga kerja rendah. karena mempengaruhi kedudukan perusahaan dalam persaingan. Harga Strategi pemasaran inovasi bukan produk dan dan keuangan pengenalan dalam produk mendukung.Wahana yang dipakai untuk mengubah barang masukan-masukan dan dalam yang proses sumberdaya untuk jasa. melalui penekanan biaya produksi bagi perusahaan. . Pemilihan Lokasi Pabrik Penentuan atau pemilihan lokasi pabrik adalah penting. mutu terjamin. Menghasilkan pola pengambilan keputusan operasi yang konsisten dan keunggulan bersaing Tipe 1. Fleksibilitas dalam pengenalan produk baru.

tetapi fasilitas prasarana jalan dan saran transportasi belum dibangun. Lokasi di sekitar pemukiman dan sulit membuang limbah. Mempertimbangkan dan menilai alternatif pilihan yang menguntungkan. Pemilihan Berbagai Alternatif Lokasi : . Lokasi dengan harga tanah murah. Tahap Melihat kemungkinan Pemlihan beberapa alternatif Lokasi daerah yang akan Pabrik dipilih. tetapi kondisinya jelek sehingga perlu biaya mahal untuk membuat pondasi.Faktor-Faktor Faktor Lingkungan Kedekatan Tenaga Kedekatan Fasilitas Sumberdaya Faktor Harga Dominasi Peraturan Rencana Kedekatan Tingkat Cuaca/iklim Keamanan Peraturan Yang Mempengaruhi utama Lokasi Pabrik : : masyarakat dengan pasar kerja dengan dan alam bahan mentah biaya dari pemasok transportasi lainnya sekunder tanah masyarakat tenaga tata dengan lokasi pabrik kerja ruang pesaing pajak lingkungan hidup Pendekatan situasional atau contingency adalah penentuan lokasi berdasarkan faktor terpenting menurut kebutuhan dan kondisi masing-masing perusahaan. Misalnya : Dekat Dekat Tersedia Perangkap Lokasi sulit Dalam mendapatkan dengan dengan sumber tenaga Pemilihan tenaga kerja bahan baku pasar saja kerja Lokasi . Lokasi diluar kota dengan harga murah. Melihat pengalaman orang lain dan pengalaman sendiri untuk menentukan lokasi pabrik.

yakni dalam hal pengambilan keputusan mengenai kebutuhan-kebutuhan operasional. demi lancarnya manajemen operasional yang tengah dijalankan. bahan-bahan mentah. Tugas dari seorang manajer adalah melakukan dan memetakan fungsi-fungsi manajemen sesuai dengan tugasnya. pengorganisasian. fungsi manajemen operasional. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Manajemen operasional adalah bentuk pengelolaan secara menyeluruh dan optimal pada masalah tenaga kerja. Yang ketiga atau terakhir mengenai hak pengambilan keputusan dalam sebuah manajemen operasional.Sekian dulu artikel kuliah mengenai “Manajemen Operasional”. Pertama. sesuai dengan permintaan para konsumen. serta memiliki jiwa kepemimpinan dalam mengendalikan manajemen operasional secara keseluruhan. Jika disandingkan dengan kata operasional. Kedua. artinya dalah pengaturan pada masalah produksi atau operasional baik dalam bidang barang atau jasa. Struktur Manajemen Operasional Dalam persoalan manajemen operasional. Mereka-mereka ini yang menjadi tiang atau pilarpilar dalam berjalannya manajemen operasional. Sistem ini termasuk juga dalam sistem pengurusan mengenai membuat rancangan serta analisis dalam operasi nanti. pembentukan staf. Baik dalam bidang barang atau jasa. Dilihat dari definisi. secara definisi. harga yang terus dikontrol. manajemen operasional juga sebagai penanggung jawab dalam sebuah organisasi bisnis yang mengurusi persoalan produksi. Pimpinan tertinggi dalam sistem manajemen operasional adalah manajer operasional. Terutama sistem transformasi. kualitas barang. . Sesuai dengan definisinya sendiri. Sepenuhnya. manjemen operasional sangat erat kaitannya dengan pengambilan keputusan seorang pemimpin operasional. manajer itu mesti berorientasi pada pengarahan baik dalam hal pengeluaran atau output dari jumlah. serta waktu yang tepat dalam memanjakan konsumen. jika para manajer operasional memanjakan konsumen selayaknya adalah raja. ada struktur kepengurusan yang mesti dibentuk. atau produk apa saja yang sekiranya bisa dijadikan sebuah produk barang dan jasa yang biasa dijualbelikan. manajeman yang berasal dari kata manage yang berarti mengatur penggunaan. maka rasanya pas. Selanjutnya. manajamen operasional mesti juga memperhatikan mengenai sistemnya. Oleh karena itu. barang-barang seperti mesin. peralatan. tetapi bukan hanya dibentuk. Sebagaimana dikehatui bahwa keputusan adalah hal yang terpenting bagi seseorang agar bisa bersikap tegas dan tepat. misalnya membuat konsep dalam hal perencanaan. melainkan mesti juga dilaksanakan sebagaimana fungsi dari masing-masing tugasnya.

yang melingkupi perencanaan serta pengendalaian dan kontrol yang ekstra. ada juga jasa penunjang pelayanan produksi. pengendalian persediaan atau dalam hal penambahan bahan. langkah terakhir. Mengenai pengambilan keputusan sebagai bentuk operasi dan sistem transformasi yang akan dilakukan. Ada juga manajemen operasional yang dilihat dari segi persediaan. operasional. Juga dari sisi kapasitas yang melingkupi keputusan dalam menghasilkan jumlah. beserta pemilihan tempat dan waktu yang tepat. dari peristiwa yang belum pasti. memilih lokasi dan site perusahaan serta unit produksi. dan peristiwa yang lahir dari pertentangan-pertentangan dari keadaan lain. sedikitnya ada empat langkah dalam pengambilan keputusan dalam manajemen operasional. kualitas bahan hingga kapan bahan tersebut akan dipesan. para pemegang keputusan. kita membuat perancangan desain sistem produksi dan operasi itu sendiri. juga membuat rancangan tugas pekerjaan. menyusun strategi dalam memproduksi serta pemilihan kapasitas yang baik. Kita tentu harus melakukan seleksi dari perencanaan suatu desain produk tersebut. baik itu mengenai apa yang dipesan.Dalam dunia manajemen operasional. dari peristiwa yang mengandung risiko. manajer operasional juga memiliki tanggung jawab yang tidak sedikit. Jika melihatnya dari segi pengambilan keputusan. Dari fungsi operasi juga ada bagian yang mesti dijabarkan dalam pengembangannya. upgrade mesin yang ada. seleksi yang meliputi mengenai perancangan dalam peralatan. Begitulah fitrah yang harus ada pada pola manajemen operasional. Di antaranya sebagai manajer mestilah mempunyai pikiran luas sehingga konsepnya mesti menghasilkan barang dan jasa. tapi terlebih dulu kita mengkajinya dalam langkah pengambilan keputusan lewat fungsi operasi. akan mengarah pada kriteria yang memang wajib dilaksanakan. seperti harus disiapkan adanya proses produksi dan operasi. yakni mengenai proses fisik sebuah produk maupun dari fasilitas yang dipakai. Selain itu. Tenaga kerja . kita terlebih dulu tidak terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan. Ambil contoh. adanya penyusunan rencana produk dan operasi dalam manajemen operasional. Selain itu. yaitu pengambilan keputusan dari peristiwa yang pasti. Jika kita melihat dari segi ruang lingkup manajemen operasional. kita juga mesti menyiapkan rancangan sebagai tata letak dan arus kerja nanti. Itulah yang disebut sebagai pengorganisasian sistem produksi pada manajemen Langkah-Langkah Manajemen Operasional Manajemen operasional juga meliputi langkah-langkah dalam pengambilan keputusan sebagaimana telah disebut di awal. Namun sebelum mengambil sebuah keputusan itu. pengendalian mutu baik ditingkat barang dan jasa juga meliputi manajemen sumber daya manusia. Sementara itu. ada juga proses yang disebut lewat keputusan.

efektif. Serta adanya fleksibilitas dalam pengenalan produk baru. rekrutmen. kita bisa melihat banyak faktor yang bisa mempengaruhi lokasi pabrik yang masih terkait dengan menejemen operasional. dan juga sumber daya alam di sekitar lokasi yang mempengaruhi. mesin-mesin. Sedikitnya. Agar perusahaan bisa berjalan lancar. ada dua tipe dalam pengambilan strategi. serta pengawasan produk atau jasa. Ini tentu bisa berjalan berbarengan jika bagian keuangan serta pemasaran mendukung dan tidak mati.yang meliputi pemilihan tenaga kerja lewat seleksi. Selain itu. dengan menggunakan biaya rendah yang ditekan dari biaya produksi. Pertama. Pemilihan lokasi pabrik sangat penting karena bisa mempengaruhi dalam daya saing dengan perusahaan lain. Di antara perencanaan pabrik itu adalah penentuan lokasi pabrik. ada baiknya kita memetakan strategi yang akan digunakan dalam teori manajemen operasional. namun tetap menggunakan teknologi bagus. juga harus memperhatikan adanya kemungkinan terjadi ekspansi. dan sirkulasi udara dalam pabrik. bahan mentah dan faktor produksi . kedekatan dari pengiriman bahan pemasok. desain peralatan. pemberian kompensansi atau promosi. Mutu yang harus tetap terjamin. Strategi Manajeman Operasional Sebelum kita melangkah dalam hal pengambilan keputusan-keputusan atau mengeluarkan suatu produk. biaya transportasi. Selain itu. bangunan. mesti juga memastikan kualitas atau mutu yang meliputi mutu barang dan jasa dari yang dihasilkan. dan tingkat persediaannya juga rendah. tapi biaya tenaga kerja diusahakan rendah. Dan yang berikutnya adalah perencanaan pabrik atau dalam bahasa asing disebut factoy planning. peralatan. Ini peting dalam praktik manajemen operasional. Salah satu strategi dalam menetapkan arah dan tujuan untuk mengambil keputusan bisnis lewat perencanaan formal sehingga mampu menghasilkan pola pengambilan keputusan yang konsisten serta menjadi keunggulan saat bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain. Yang kedua adalah dengan menggunakan strategi invasi dalam menciptakan produk atau pengenalan produk baru. Ini adalah langkah yang penting dalam kelangsungan hidup serta kemajuan perusahaan sesuai tujuan perusahaan yang ingin dicapai dalam hal teori manajemen operasional. tidak usah terlalu memikirkan harga pemasaran karena tidak ada masalah. dekat dengan pasar. peralatan. hingga penerangan. dan efisien. di antaranya lingkungan masyarat. hingga PHK. MANAJEMEN OPERASIONAL Manajemen Operasional adalah usaha pengelolaan secara optimal penggunan faktor produksi : tenaga kerja. tapi tetap menjaga mutu. Dari beberapa kriteria yang dimaksud adalah langkah sebagai salah satu jenis pengambilan keputusan dalam manajemen operasional. pemberian gaji. dan tenaga kerja. Pada bagian ini.

Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan lain. penetapan standar. Orientasi manajer operasi ialah mengarahkan keluaran/output dalam jumlah. kompensasi dan promosi terhadap karyawan.lainnya dalam proses tranformasi menjadi berbagai produk barang dan jasa.  Perencanaan. Pengoperasian sistem produksi dan operasi  Penyusunan rencana produk dan operasi  Perencanaan dan pengendalian persediaan dan pengadaan bahan  Pemeliharaan mesin dan peralatan  Pengendalian mutu  Manajemen tenaga kerja (SDM) Pengambilan Keputusan Dilihat dari kondisi atau keadaan dari keputusan yang harus diambil. PHK. harga.  Jasa-jasa penunjang pelayanan produksi. Beberapa Jenis Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen Operasi :  Proses : keputusan mengenai proses fisik dan fasilitas yang dipakai  Kapasitas : keputusan untuk menghasilkan jumlah. Apa Yang Bisa Dilakukan Manajer Operasi Dan Orientasi Manajer Operasi Melakukan fungsi-fungsi proses manajemen : perencanaan. kualitas. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti 4. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko 3. Fungsi Produksi Dan Operasi  Proses produksi dan operasi. dan pengawasan produk dan jasa. Perancangan atau disain sistem produksi dan operasi  Seleksi dan perancangan disain produk  Seleksi dan perancangan proses dan peralatan  Pemilihan lokasi dan site perusahaan dan unit produksi  Rancangan tata letak dan arus kerja  Rancangan tugas pekerjaan  Strategi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas 2. berapa banyak. kualitas dan kapan bahan baku dipesan  Tenaga kerja : keputusan tenaga kerja mencakup seleksi. Keputusan Dalam Manajemen Sistem Produksi .  Mengambil keputusan yang berkaitan dengan fungsi operasi dan sistem transformasi.  Kualitas/mutu : keputusan untuk menentukan mutu barang dan jasa yang dihasilkan.  Pengendalian dan pengawasan. penggajian. Tanggung Jawab Manajer Operasi  Menghasilkan barang dan jasa. kepemimpinan dan pengendalian. Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti 2. pembentukan staf. disain peralatan. ada 4 macam pengambilan keputusan : 1. tempat dan waktu yang tepat  Persediaan : keputusan persediaan mencakup mengenai apa yang dipesan. pengorganisasian.  Mengkaji pengambilan keputusan dari suatu fungsi operasi. recruitment. waktu dan tempat tertentu sesuai dengan permintaan konsumen. supervise. penggunaan tenaga spesialis. pelatihan. Ruang Lingkup Manajemen Operasi 1. karyawan trampil.

Strategi inovasi produk dan pengenalan produk baru :  Harga bukan masalah dalam pemasaran. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Lokasi Pabrik : Faktor utama :  Lingkungan masyarakat  Kedekatan dengan pasar  Tenaga kerja  Kedekatan dengan bahan mentah dari pemasok . dan udara dalam pabrik. 2.  Bagian pemasaran dan keuangan mendukung. Strategi produksi biaya rendah. melalui penekanan biaya produksi :  Teknologi tinggi. Menghasilkan pola pengambilan keputusan operasi yang konsisten dan keunggulan bersaing bagi perusahaan. dan kelangsungan hidupnya. Penentuan lokasi memperhatikan faktor biaya produksi & biaya distribusi barang yang dihasilkan & faktor lokasi sangat penting untuk menurunkan biaya operasi. Penentuan lokasi pabrik juga harus mempertimbangkan kemungkinan ekspansi. Perencanaan Pabrik :  Penentuan lokasi pabrik  Perencanaan bangunan pabrik  Penyusunan peralatan pabrik  Penerangan. biaya tenaga kerja rendah. dan susunan saran fisik  Keputusan implementasi operasi : harian. karena mempengaruhi kedudukan perusahaan dalam persaingan. Tipe : 1. Keputusan perencaan strategik jangka panjang dalam sumber daya  Disain sistem produktif : pekerjaan. PERENCANAAN PABRIK Perencanaan pabrik (factoy planning) angat penting karena diperlukan untuk menjamin kelangsungan hidup dan perkembangan perusahaan agar tujuan perusahaan tercapai dengan efektif dan efisien. rencana ekspansi  Sistem pembekalan. Keputusan Perencanaan Strategis :  Pemilihan disain rangkaian produk dan jasa  Keputusan perencanaan kapasitas. tata arus. mingguan dan bulanan. Pemilihan Lokasi Pabrik Penentuan atau pemilihan lokasi pabrik adalah penting. efektif dan efisien. tingkat persediaan rendah.  Fleksibilitas dalam pengenalan produk baru. Tujuan Perencanaan Lokasi Pabrik Tujuannya adalah agar perusahaan dapat beroperasi dengan lancar. penyimpanan dan logistik. Ada tiga macam sistem dalam proses produksi :  Proses produksi yang kontinyu  Proses produksi terputus-putus  Proses produksi bersifat proyek STRATEGI OPERASI Strategi operasi merupakan fungsi operasi yang menetapkan arah untuk pengambilan keputusan yang diintegrasikan dengan strategi bisnis melalui perencaan formal. pengaturan suara rebut. mutu terjamin. jalur proses. Pengertian Sistem Produksi : Wahana yang dipakai untuk mengubah masukan-masukan sumberdaya untuk menciptakan barang dan jasa. lokasi gudang.

 Mempertimbangkan dan menilai alternatif pilihan yang menguntungkan. baik yang berbentuk barang maupun jasa.  Lokasi dengan harga tanah murah. Perancangan. tetapi fasilitas prasarana jalan dan saran transportasi belum dibangun. dengan cara mengubah input menjadi output. Kumpulan aktivitas untuk menciptakan nilai dalam suatu produk. kita dapat melihat komponenkomponen pembentuknya seperti pada gambar berikut: . Aktivitas manajemen [Plan-Do-Check (evaluation)-Action (improvement)] yang terkait dengan proses penciptaan nilai pada suatu produk dengan cara yang efektif dan efisien. Ada baiknya saya kutip beberapa di antaranya sebagai berikut: 1.  Lokasi diluar kota dengan harga murah. 9th ed] 2. [ini versi saya] Untuk memahami pengertian Manajemen Operasi lebih jauh. 11th ed] 3. Misalnya :  Dekat dengan pasar  Dekat dengan sumber bahan baku saja  Tersedia tenaga kerja Perangkap Dalam Pemilihan Lokasi  Lokasi sulit mendapatkan tenaga kerja . dan perbaikan suatu sistem yang menciptakan dan mengantarkan produk dan jasa utama dari sebuah perusahaan [Chase et al.  Lokasi di sekitar pemukiman dan sulit membuang limbah. Tahap Pemlihan Lokasi Pabrik  Melihat kemungkinan beberapa alternatif daerah yang akan dipilih. Pemilihan Berbagai Alternatif Lokasi : Ada beberapa definisi manajemen operasi dari berbagai buku teks. tetapi kondisinya jelek sehingga perlu biaya mahal untuk membuat pondasi. Fasilitas dan biaya transportasi  Sumberdaya alam lainnya Faktor sekunder  Harga tanah  Dominasi masyarakat  Peraturan tenaga kerja  Rencana tata ruang  Kedekatan dengan lokasi pabrik pesaing  Tingkat pajak  Cuaca/iklim  Keamanan  Peraturan lingkungan hidup Pendekatan situasional atau contingency adalah penentuan lokasi berdasarkan faktor terpenting menurut kebutuhan dan kondisi masing-masing perusahaan. [Heizer and Render. pengoperasian. Hampir semuanya berjalan senada.  Melihat pengalaman orang lain dan pengalaman sendiri untuk menentukan lokasi pabrik.

jam orang. Proses yang lebih aman harus terus diupayakan dalam perbaikan proses.Aktivitas manajemen Kita dapat menggunakan pengertian yang lebih praktis dari manajemen yaitu siklus kegiatan merencanakan. Proses dikatakan baik jika mampu memberi nilai tambah pada input yang diterima. bahan bakar.Delivery/responsif menyatakan kecepatan perusahaan mengantarkan barang dan jasanya kepada pelanggan. waktu atau sumber daya lainnya. adanya indikator proses dapat menjadi pemicu aktivitas perbaikan. lebih cepat. Suatu proses makin baik jika dapat melakukannya lebih cepat.Cost menyatakan ukuran biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan suatu proses. uang. Setiap proses pasti memiliki input dan output. mengevaluasi dan melakukan perbaikan. Konsep IPO Input-Proses-Output (IPO) menjadi inti dari aktivitas manajemen. Efisiensi dan Efektivitas Efisiensi adalah ukuran tingkat penggunaan sumber daya dalam suatu proses. Termasuk ke dalam pengertian responsif adalah fleksibilitas perusahaan dalam membuat barang dan jasa yang dibutuhkan pelanggan. . dan Safety. tenaga kerja.Safety menyatakan tingkat keamanan dan keselamatan kerja bagi karyawan dan belakangan diperluas hingga keamanan dampak proses bagi lingkungan. komponen. dan mengendalikan lebih tepat jika digunakan dalam konteks organisasi secara menyeluruh.Quality menyatakan kualitas yang dapat diterjemahkan sebagai upaya membuat produk dengan lebih baik dari kondisi sebelumnya atau lebih baik dalam pemenuhan spesifikasi. bahan baku. menggerakkan. Pengertian umum manajemen yang mengandung kegiatan merencanakan. Hasilnya diharapkan setiap proses dapat menjadi lebih baik. Cost. Delivery (responsif). Indikator Proses Indikator proses diturunkan dari tipikal kebutuhan industri: Quality. Output merupakan hasil dari proses yang dicirikan dengan adanya nilai yang bertambah dari input yang diterima. Suatu proses makin baik bila memerlukan biaya lebih murahdengan output yang sama. Terlepas apakah hasil aktivitas evaluasi terhadap proses menyatakan baik atau tidak. melaksanakan. Input dapat berupa material. lebih murah dan/atau lebih aman. mengorganisasikan.

Semakin tinggi pencapaian target atau tujuan proses maka dikatakan proses tersebut semakin efektif. Proses yang efektif ditandai dengan perbaikan proses sehingga menjadi lebih baik dan lebih aman. .Semakin hemat/sedikit penggunaan sumber daya. Proses yang efisien ditandai dengan perbaikan proses sehingga menjadi lebih murah dan lebih cepat. Efektivitas adalah ukuran tingkat pemenuhan output atau tujuan proses. maka prosesnya dikatakan semakin efisien.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->