Sejarah Singkat Kosmetik

8 Mar Sejak berabad abad yang lalu, kosmetik telah digunakan dan dikenal masyarakat. Hasil riset serta penyelidikan antropologi, arkiologi, dan etnologi di Mesir dan India membuktikan adanya pemakaian ramuan seperti bahan pengawet mayat dan salep salep aromatik, yang dianggap sebagai bentuk awal kosmetik yang kita kenal sekarang ini. Hal ini menunjukkan perkembangan kosmetik dimasa itu. Bukti lain misalnya 200 tahun yang lalu, Cleopatra menggunakan susu sebagai rendaman saat mandi. Dia begitu senang karena mendapat manfaat dari laktosa susu untuk kemulusan kulitnya. Sejak saat itu susu digunakan semacam kosmetik dan obat. Alam yang kaya akan tanaman obat, rempah-rempah, dll, oleh masyarakat dahulu digunakan sebagai kosmetik tradisional yang mereka olah secara tradisional pula. Misalnya rempahrempah, ginseng dll, biasanya digunakan sebagai campuran mandi para putri-putri raja dahulu. Hingga sekarang kosmetik tradisional tersebut juga masih diminati oleh kebanyakan masyarakat karena dipercaya lebih alami dan memberikan efek yang lebih sehat. Hippocrates ( 460 – 370 SM ) dan kawan-kawanya mempunyai peran yang penting dalam sejarah awal pengembangan kosmetik dan kosmetologi modern melalui dasar-dasar dermatologi, diet, dan olahraga sebagai sarana yang baik untuk kesehatan dan kecantikan, Beberapa ahli yang berperan aktif dalam pengembangan kosmetik, antara lain, adalah Comelius Celcus, Discorides, dan Galen, mereka adalah para ahli yang memajukan ilmu kesehatan gigi, bedah plastek, dermitologi, kimia, dan farmasi. Pada jaman Renaissance ( 1300 – 1600 ), Banyak universitas didirikan di Inggris, Eropa Utara, Eropa Barat, dan Eropa Timur kemudian pada masa itu ilmu kedokteran semakin bertambah luas, hingga kemudian ilmu kosmeti dan kosmetikologi di pisahkan dari ilmu kedokteran ( Henri De Medovile, 1260 – 1325 ). Kemudian dikenal ilmu kosmetik untuk merias atau decoration yang dipakai untuk pengobatan kelainan patologi kulit, Hingga pada tahun 1700 – 1900, pembagian tersebut dipertegas lagi dengan Cosmetic treatment yang berhubungan dengan ilmu kedokteran dan ilmu pengetahuan lainya. Misalnya dermatologi, farmakologi, kesehatan gigi, ophthal – mology, diet, dan sebagainya. Disinilah konsep kosmetologi mulai diletakkan, yang kemudian dikembangkan di Perancis, Jerman, Belanda, dan Italia. Kosmetik sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Yunani “ kosmetikos “ yang berarti ketrampilan menghias, mengatur, namun pada perkembanganya istilah kosmetik telah dipakai oleh banyak kalangan dan profesi yang brbeda, sehingga pengertian kosmetik menjadi begitu luas dan tidak jelas, istilah kosmetologi telah dipakai sejak tahun 1940 di Inggris, Perancis, Jerman. Istilah ini tidak sama bagi tiap profesi yang menggunakanya. Pada tahun 1970 oleh Jellinek, kosmetologi diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari hukum-hukum fisika, Biologi, maupun mikrobiologi tentang pembuatan, penyimpanan, dan penggunaan (aplikasi) kosmetik, Selanjutnya di tahun 1997 Mitsui

sumber : Waspada Bahaya Kosmetik // diterbitkan oleh : Flashbooks // . Industri kimia memberi banyak bahan dasar dan bahan aktif kosmetik. Dari mulai abad ke 19. Jellinek. serta membangun kerja sama yang saling menguntungkan dengan para ahli kosmetik dan ahli kecanikan. Kualitas dan kuantitas bahan biologis untuk digunakan pada kulit terus meningkat.menyebut kosmetologi sebagai ilmu kosmetik yang baru. Misalnya dalam hal pengetesan bahan baku atau bahan jadi. industri kosmetik semakin meningkat . yang lebih mendalam dan menyeluruh. yaitu kosmetik tidak hanya untuk kencantikan saja. Perkembangan ilmu kosmetik serta industri secara besar-besaran baru dimaulai pada abad ke-20 ( Wall. kosmetik mulai mendapat perhatian. Kosmetik menjadi sebuah alat usaha. Bahkan sekarang dengan kemajuan teknologi . Banyak para dokter yang terjun langsung dan meningkatkan perhatian terhadap ilmu kecantikan kulit ( cosmetodermatology ). 1970 ). atau yang sering desebut kosmetik medis (cosmeticals). dan penyusunan formula berdasarkan konsepsi dermatologi atau kesehatan. Sejak 40 tahun terakhir. melainkan juga untuk kesehatan. kosmetik menjadi sebuah perpaduan antara kosmetik dan obat ( Pharmaceutical ).

Meskipun kosmetika umumnya dipakai pada kulit. Bahan yang dapat memberi kelainan kulit pada aplikasi pertama disebut iritan.Setiap bahan yang ditempelkan pada kulit dapat menyebabkan kelainan kulit. hal ini terlihat pada dermatitis kelopak mata yang lebih sering disebabkan karena kosmetika rambut. Penggunaan kosmetika akan menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan karena pengaruh faktor . tidak tertutup kemungkinan efek sampingnya mengenai daerah lain. walaupun sukar dibuktikan tetapi patut mendapat perhatian. Kelainan yang terjadi tidak selalu pada lokasi aplikasi kosmetika. Reaksi iritasi Kelainan pada kulit akibat pemakaian kosmetika antara lain : Reaksi ini dapat disebabkan oleh kosmetika yang mengandung asam atau basa. oleh karena itu tata rias mata diharapkan lebih banyak memberikan reaksi daripada kosmetika untuk daerah kulit lainnya. Kandungan bahan yang mudah menguap misalnya alkohol.5 yang terdapat pada perontok rambut. pH kosmetika. Daerah sekitar mata kulitnya lebih tipis dan lebih sensitif. Kosmetika dcngan pH alkali misalnya pelurus atau perontok rambut akan lebih mudah memberikan efek samping. dasar bedak akan lebih banyak mengakibatkan efek samping dibandingkan dengan kosmetika yang sebentar menempel di kulit misalnya shampo. 3. sedangkan bahan yang dapat menimbulkan kelainan setelah pemakaian berulang disebut sensitizer. bila bahan tersebut sudah menguap akan mempertinggi konsentrasi bahan aktif sehingga dapat menimbulkan efek samping. Pada umumnya kelainan berbatas tegas dan dapat berupa eritematodeskuamasi sampai vesikobulosa. misalnya :    iritasi pada mata pada pemakaian shampo dan rias mata gangguan pernafasan pada pemakaian sprai rambut efek toksik jangka panjang seperti kelainan darah dan organ tubuh. Istilah intoleransi dipakai bila pemakai kosmetika mengeluh rasa kurang nyaman misalnya rasa pusing atau rasa mual setelah memakai kosmetik tertentu sedang pada kulit tidak dijumpai kelainan. Lokasi pemakaian. Bentuk-bentuk 1. muka atau kuku daripada karena rias mata sendiri. Reaksi alergi Reaksi ini pada umumnya berupa dermatitis eksematosa. dengan demikian maka pelembab.faktor antara lain :     Intensitas/lamanya kontak dengan kulit. Sebagai contoh adalah tioglikolat dengan pH 12. Reaksi foto sensitivitas . 2.

Kelainan dapat berupa eritem. lauril alkohol. kelainan ini sebenarnya merupakan akibat dermatitis kontak alergik atau foto alergik karena bahan pewangi atau zat warna yang terdapat dalam kosmetika.smallcrab. Bahan-bahan yang bersifat komedogenik antara lain: lanolin. asam oleat dan zat warna D & C Red-eyes yang terdapat dalam pemerah pipi. Manifestasi kulit berupa bercak / difus / retikuler kecoklatan. 4. kadang-kadang hitam atau biru hitam.com/kulit/514-bentuk-reaksi-kulit-akibat-pemakaian-kosmetika . Akne Lesi terutama berbentuk komedo yang ditemukan pada wanita dewasa yang terutama disebabkan oleh kosmetika krem muka. butil stearat. petrolatum. 4. Dapat bersifat foto toksik maupun foto alergik. eksematosa atau hiperpigmentasi yang biasanya disebabkan oleh parfum.Reaksi ini terjadi oleh karena aplikasi kosmetika yang mengandung fotosensitizer dan terpapar cahaya. Kelainan pigmentasi Suatu bentuk kelainan pigmentasi pada kulit dikenal sebagai Pigmented cosmetic dermatitis. sumber: cdk http://www.

tentu wanita tetap ingin tampil cantik dan menarik. Phathalates dapat ditemukan dalam produk perawatan kulit dengan “aroma” yang tercantum pada label. tetapi mengapa harus mengambil risiko ketika ada produk efektif yang tersedia tidak mengandung phathalates.Cream Hair Removers Ada kemungkinan bahan kimia dalam produk ini dapat diserap ke dalam kulit yang harus dihindari selama kehamilan. Meski diperlukan studi untuk memeperkuatnya. . Selain itu.Ada beberapa bahan kosmetik yang diduga bisa mengganggu perkembangan janin. hair spray atau parfum.Phathalates Bisa terdaftar sebagai DBP (dibutyl phathalate) dalam produk seperti cat kuku. Lebih aman untuk menghindari penggunaannya. Hindari produk dengan “aroma” pada label dan menemukan salah satu phathalate. Meski sedang hamil. . .Salicylic acid (BHA atau beta hydroxy acid) Bahan ini dapat ditemukan dalam produk yang digunakan untuk mengobati jerawat. . Sekarang adalah saatnya untuk membuat beberapa perubahan pada perawatan kulit dan kosmetik pilihan. Tubuh kita melakukan pekerjaan dengan baik untuk melindungi janin dengan menyaring bakteri dan kuman melalui plasenta tetapi ada bahan-bahan di beberapa produk yang dapat masuk ke janin yang sedang berkembang. Bahan yang harus dihindari selama kehamilan: . Kendati masih sedikit penelitian mengenai ini. dan karena asam salisilat merupakan bagian dari keluarga aspirin maka ini sebaiknya dihindari. banyak daftar merek “aroma” yang mungkin berisi phathalates. komplikasi pada kehamilan muncul pada wanita yang meminum aspirin.Retinol A Bahan ini merupakan bentuk vitamin A yang digunakan untuk mengobati jerawat dan digunakan untuk pengelupasan kulit mati.Parabéns Ini adalah bahan pengawet yang sangat umum digunakan dalam banyak produk perawatan kulit. deodoran. Lebih sering di sebagian besar produk dalam tidak akan terdaftar. Dosis tinggi vitamin A telah terbukti dapat mengganggu perkembangan bayi. Sebab. Dalam buku “Not Just a Pretty Face – The Ugly Side of the Beauty Industry”. Penelitian klinis mulai menunjukkan adanya hubungan bahan ini dengan efek buruk pada sistem reproduksi bayi laki-laki. . tetapi ada beberapa bahan yang biasanya ditemukan di dalam produk perawatan kulit dan kosmetik yang diduga bisa mengganggu perkembangan janin. Namun. tidak banyak yang tahu jika bahan atau alat yang digunakan dapat membahayakan sang jabang bayi. dan mencegah antipenuaan. Hal ini dapat ditemukan dalam jumlah perawatan kulit atau produk kosmetik termasuk cat kuku. karangan Shanna Swan. Professor of Obstetrics and Gynecology at the University of Rochester menunjukkan “hubungan signifikan” terhadap kehadiran lebih tinggi jumlah phathalates dalam tubuh wanita hamil dan perubahan dalam alat kelamin bayi laki-laki.

Cari perusahaan dan produk Anda dapat percaya. Pasalnya.” Pilihlah lipstik dari yang terbuat dari bahan alam yang akan membuat Anda terlihat cantik dan merasa aman. Telah ditemukan menyebabkan kanker dan sedikit yang diketahui apakah itu berefek buruk pada janin yang sedang berkembang.Accutane Ini pengobatan oral untuk jerawat sebaiknya tidak digunakan sama sekali selama kehamilan. Sebab berisiko janin cacat lahir yang serius dan kemungkinan kehilangan janin. Sayangnya.Essential Oils Belum ada kepastian apakah minyak esensial masuk dalam daftar bahan yang harus dihindari selama kehamilan. Bahan ini hadir dalam banyak jenis pembersihan produk yakni produk rambut dan pelembab. . .com/tag/pengaruh-kosmetik-terhadap-janin/ .4 Dioksana Ini bukan bahan yang tercantum pada setiap produk perawatan kulit karena merupakan bahan sintetis lain berbasis minyak bumi. -Benzoil peroksida Benzoil peroksida yang ditemukan dalam banyak produk yang digunakan untuk mengobati jerawat memiliki kategori C yang bermakna bahwa: Kalau studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenic atau embryocidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita..Lipstik Kampanye untuk Kosmetika Aman mengatakan bahwa “wanita hamil dan anak-anak muda sangat rentan terhadap paparan karena dengan mudah melintasi plasenta dan dapat masuk ke otak janin di tempat yang mengganggu perkembangan janin. -Hidrokortison Krim topikal ini digunakan untuk mengobati jerawat diyakini berisiko mengakibatkan cacat lahir dan janin keracunan. Menggunakan produk yang telah disertifikasi pihak ketiga seperti bersertifikat organik atau BDIH bersertifikat untuk memastikan Anda menggunakan yang paling aman. atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. ada beberapa minyak esensial yang sangat berguna untuk perawatan kulit saat hamil. https://babyorchestra. Pastikan untuk mengecek produk perawatan kulit saat hamil. Obat-obatan harus diberikan hanya jika manfaat potensial membenarkan potensi risiko pada janin.1. hal itu juga telah ditemukan dalam produk alam atau organik.wordpress. .

Kebotakan Pengeritingan rambut secara mekanis dapat menyebabkan kebotakan karena tarikan alat pengeritingan (traction alopecia). Reaksi fotosensitivitas Reaksi kulit yang terjadi pada tempat yang menggunakan kosmetik setelah kontak langsung dengan sinar matahari dengan panjang gelombang tertentu.Pengaruh Kosmetika Pada Kulit Kandungan zat-zat kimia dalam kosmetika dapat menyebabkan pengaruh yang buruk bagi kulit. Reaksi iritasi primer Kulit mengalami iritasi segera sesudah pemakaian kosmetika di tempat tersebut dan kulit menjadi gatal dan merah sampai berair. tetapi reaksi alergi juga berlangsung pada kontak dengan zat-zat yang . Penggunaan kosmetika yang berlebihan juga dapat dapat mempengaruhi atau bahkan merusak fungsi kulit sebagaimana mestinya. b. dapat menyebabkan rambut menjadi rontok atau rambut patah bahkan dapat timbul kebotakan sementara (alopecia temporer). c. Daerah kulit yang terkena umumnya muka (terutama kelopak mata dan telinga) dan leher atau ketiak ketika menggunakan deodorant. g. kulit menjadi merah. pelurusan dan pewarnaan rambut. tidak tumbuh atau menjadi radang karena zat kimia yang terkandung dalam kosmetik kuku. Zat kimia dalam kosmetika dapat menimbulkan : a. f. Kulit di bagian tersebut menjadi merah. Sensitisasi silang atau cross sensitization Pada peristiwa ini terjadi sensitisasi tidak saja terhadap satu alergen yang telah menimbulkan zat anti terhadapnya. Kerusakan kuku Kuku dapat rusak. kemudian mengalami reaksi hipertensivitas terhadap kosmetik tersebut. misalnya reaksi kulit terhadap penggunaan parfum dan reaksinya berupa bintil-bintil atau gelembunggelembung berwarna merah kehitaman. tumbuh bergelombang. Di daerah kulit muka dan kepala sering dijumpai reaksi kulit yang disebabkan oleh pemakaian kosmetika. d. e. gatal kemudian menjadi hitam (hiperpigmentasi). gatal sampai bengkakbengkak. misalnya karena penggunaan bleaching cream untuk memutihkan kulit. Reaksi alergi Bila seseorang menggunakan suatu jenis kosmetika. Kerusakan rambut Zat kimia yang dipakai pada pengeritingan. atau depilatori untuk menghilangkan rambut. berwarna kusam.

Yang membuat masalah semakin rumit. yang menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi daerah sekitarnya. banyak yang berbahaya dan bisa menimbulkan jerawat di muka cantik Anda. Informasi Kosmetik Wanita Yang Dapat Menimbulkan Jerawat di Wajah Tidak semua krim. bisa menimbulkan bakteri yang mengakibatkan tumbuhnya jerawat. Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. yang disebut p. yang cenderung berkembang biak di dalam kelenjar sebaceous yang tersumbat. misalnya pada hipersensitivitas terhadap cat rambut parafenilendiamida acapkali terjadi pula sensitisasi silang terhadap paratoluendiamina. dan mungkin akan pecah.struktur kimiawinya hampir serupa dengan alergen penyebabnya. Kelenjar tersebut terus membengkak. Inilah yang menyebabkan jerawatbatu jenis yang paling mungkin. seorang penelit masalah jerawat ternama di dunia berpendapat. dan stres. . Penyumbatan pori-pori seringkali terjadi oleh penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation. kehamilan. kosmetik dan pembersih perawatan wajah untuk kecantikan wanita itu aman. Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi. Foundation yang terkandung pada bedak menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori. Kligmann. Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. yaitu meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka seperti cacar yang permanen. Gunakan pembersih wajah yang cocok untuk jenis kulit wajah Anda. pemakaian pil KB. Maka hati-hati menggunakan kosmetik murah. bakteri biasanya ada di kulit. kemudian menyebarkan radang ke kulit daerah sekitarnya."Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya.acne." Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit.

Last edited by okha. http://www. tumpukan minyak atau sebum di kulit berkolaborasi dengan bakteri.com/f35/informasi-kosmetik-wanita-yang-dapat-menimbulkan-jerawat-diwajah-595/ . Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceus gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. 17-01-12 at 06:57. Rawatlah kulit wajah Anda dengan rajin membersihkannya dan selalu melakukan cara hidup sehat.Jerawat belum tentu muncul karena kotor. Penyebab jerawat yang paling umum adalah hormon.tdwclub. melainkan lebih disebabkan faktor dari dalam tubuh.

Hal ini karena tidak diiringinya perkembangan sistem komunikasi dan informasi baik melalui buku. serta dampak penggunaan kosmetik pemutih terhadap kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian dari 90 orang responden. tetapi penggunaannya yang berlebihan juga dapat menyebabkan dampak negatif seperti bercak-bercak/noda-noda hitam. Kosmetik pemutih wajah dapat memberikan dampak positif pada kulit yaitu kulit menjadi putih bersih dan bersinar. serta kematian. syaraf dan alergi. yaitu pengetahuan baik. Pengetahuan responden tentang kosmetik pemutih diukur melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Pengetahuan ini dikelompokkan menjadi tiga kategori pengetahuan. pengetahuan sedang dan pengetahuan kurang. http://repository. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan ibu-ibu (responden) tentang dampak penggunaan kosmetik pemutih terhadap kesehatan kulit adalah sedang. Kecamatan Medan Tuntungan. juga kanker kulit.id/handle/123456789/21585 . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan responden tentang dampak penggunaan kosmetik pemutih terhadap kesehatan kulit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif.ac. media masa. Penarikan sampel menggunakan non probability sampling.Gambaran Pengetahuan Dampak Penggunaan Kosmetik Pemutih Terhadap Kesehatan Kulit pada Ibuibu di Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2010 Pemutih kulit merupakan suatu bahan yang digunakan untuk mencerahkan atau merubah warna kulit yang tidak di inginkan. dengan teknik consecutive sampling. Kesehatan kulit mencerminkan keadaan atau kondisi kulit yang sehat atau terbebas dari penyakit. Populasi penelitian adalah wanita usia berusia 25-45 tahun yang bertempat tinggal di Kelurahan Mangga.usu. toksisitas yang tinggi terhadap organ tubuh seperti ginjal. maupun media elektronik dengan pengetahuan serta pemahaman responden yang baik dan benar secara menyeluruh tentang kosmetik dan kosmetik pemutih. 44 orang memiliki pengetahuan baik dan 46 orang memiliki pengetahuan sedang tentang dampak penggunaan kosmetik pemutih terhadap kesehatan kulit. Jumlah sampel minimal adalah sebanyak 90 orang. Bagi penelitian selanjutnya perlu dinilai sikap dan perilaku.

hasil uji F diperoleh Fhitung =77. II desa Limpung Kecamatan Limpung Kabupaten Batang sebanyak 59 orang yang terdiri dari 15 orang dari RT 01. Variabel penelitian ini adalah penggunaan kosmetika pemutih dan kesehatan kulit. II desa Limpung Kecamatan Limpung Kabupaten Batang termasuk kategori baik (64.010.602X. 02. Sampel penelitian diambil secara total sampling sehingga seluruh populasi sebanyak 59 orang dijadikan sebagai sampel penelitian. Universitas Negeri Semarang. 2006. Berdasarkan uraian di atas maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian tentang : “Dampak Pengguna Kosmetika Pemutih terhadap Kesehatan Kulit pada Ibu-ibu di RW II Desa Limpung Kecamatan Limpung Kabupaten Batang Jawa Tengah Tahun 2005”. Skripsi Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi.1%).pustakaskripsi. dan 2) Bagimana dampak dari penggunaan kosmetika pemutih terhadap kesehatan kulit?. Fakultas Teknik. Berbagai macam merek kosmetika pemutih yang beredar dipasaran telah menarik minat ibuibu untuk menggunakannya.572 + 0. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui ada tidaknya dampak pengguna kosmetika pemutih terhadap kesehatan kulit. dan 3) biro iklan hendaknya menayangkan iklan tentang kosmetika pemutih sewajarnya sesuai dengan fungsi serta kegunaannya tanpa melebih-lebihkan untuk melindungi konsumen dari dampak negatif yang sebenarnya ada pada produk tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada dampak penggunaan kosmetika pemutih terhadap kesehatan kulit pada ibu-ibu di RW II Desa Limpung Kecamatan Limpung Kabupaten Batang. 2) produsen kosmetika pemutih hendaknya memberikan informasi yang lengkap tentang hasil produknya untuk memberikan rasa tenang kepada kosumennya serta menghindari penggunaan mercuri atau hidroquinon yang melebihi batas ambang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kosmetika pemutih oleh ibu-ibu rumah tangga di RW. 03 dan 10 orang dari RT. Ada kalanya kulit mereka malah menjadi rusak.html . 16 orang dari RT. Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah: 1) Adakah dampak pengguna kosmetik terhadap kesehatan kulit?. http://www.42%) sedangkan kesehatan kulitnya termasuk kategori sehat (63. 2) untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari penggunaan kosmetika pemutih terhadap kesehatan kulit. bahkan seperti terbakar. 18 orang dari RT. Analisis yang digunakan adalah analisis deskrpitif persentase dan analisis regresi.DAMPAK PENGGUNA KOSMETIKA PEMUTIH TERHADAP KESEHATAN KULIT PADA IBU-IBU DI RW II DESA LIMPUNG KECAMATAN LIMPUNG KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH TAHUN 2005 Slamet Budi Asih. Berdasarkan hasil analisis regresi diperoleh persamaan regesi = 16. 04.213 > Ftabel = 4. Populasi penelitian ini adalah ibu-ibu rumah tangga pengguna kosmetika pemutih di RW. Saran yang dapat peneliti ajukan berdasarkan hasil penelitian adalah 1) ibu-ibu rumah tangga di RW II hendaknya tetap hati-hati dalam memilih produk kosmetika pemutih sebab banyak produk kosmetika pemutih yang beredar di pasaran dan jangan terpengaruh oleh iklan produk yang menarik.com/dampak-pengguna-kosmetika-pemutih-terhadap-kesehatan-kulitpada-ibu-ibu-di-rw-ii-desa-limpung-kecamatan-limpung-kabupaten-batang-jawa-tengah-tahun2005-4356. Mereka cenderung mencoba-coba dan berharap kulitnya menjadi putih dan cantik. Tetapi pada kenyataannya tidak semua hasil yang didapatkan sesuai dengan harapan meraka. Pengumpulan data menggunakan metode angket dan metode observasi.