P. 1
Ipa Biologi SMA kelas X

Ipa Biologi SMA kelas X

|Views: 79|Likes:
Published by Aziz Harria Restama
tentang perkembangan karya ilmiah biologi
tentang perkembangan karya ilmiah biologi

More info:

Published by: Aziz Harria Restama on Jan 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

08/21/2013

$0.99

USD

pdf

text

original

PENGARUH INTENSITAS CAHAYA TERHADAP TANAMAN JAGUNG

NAMA KELAS TUGAS

: AZIZ HARRIA RESTAMA : X.5 : IPA BIOLOGI
1

karena atas rahman dan kehendak-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan penelitian ini.…………………… Latar Belakang………………………………………. C. D.. E. Semoga hal yang kami lakukan dan sampaikan dapat bermanfaat nantinya. Tujuan……………………………………………………. Terima kasih.……………………………………. Allah SWT..……………… Manfaat Penelitian…………………………………………………….. Rumusan Masalah………………………………………. B. 2 .……………….… Ruang Lingkup Penelitian…. Sebagai manusia biasa yang tak luput dari kesalahan kami sebagai penyusun mohon maaf sebelumnya apabila ada yang kurang sesuai di paloran ini.………………… BAB I PENDAHULUAN………………………………….…… A..Kata Pengantar Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Penelitian yang dilakukan selama 12 hari terhadap tanaman jagung akhirnya telah dapat diambil kesimpulannya dan ditulis dalam sebha laporan.…………………….………………….. Agustus 2012 Penyusun Daftar Isi HALAMAN SAMPUL…………………………………………………………… KATA PENGANTAR……………………………………. Yogyakarta. DAFTAR ISI………………………………………………….….

.… 3 .. BAB IV PEMBAHASAN……………………………………………………..………………. C. Simpulan……………………………………………………………. D. B.BAB II LANDASAN TEORI………………………………………………..…. Variabel Penelitian………………………………………………. E.……………… A....……………..… A. B. Pembahasan….………………………………………………………….... BAB V PENUTUP……………………………………………………………… A..…………….……….. Metode Penelitian ………………………………………..….……………….... Teknik Analisis Data…………………………………………………. BAB III METODOLOGI PENELITIAN……..... A. Pembahasan secara Umum………………………………………………. DAFTAR PUSTAKA…………………………………. Metode Pengumpulan Data………………………………………………. Populasi dan Sampel Penelitian………………………..……………….... Hipotesis…………………………………………………. F....………………. C.…. Table Penelitian…………………………………………………………… B..… Intrumen penelitian……………………………………………………….. Landasan Teori…………………………………………….

Jagung termasuk dalam tanaman yang lebih mudah perawatannya dimana tidak terlalu membutuhkan air banyak. Apa pengaruh cahaya terhadap perkecambahan biji jagung dan pertanamannya? 2. Indonesia adalah negara yang mendapat sinar matahari cukup tiap tahunnya. Pada penelitian kali ini kami memilih tanaman jagung karena tanaman ini banyak tersebar di Indonesia dan masyarakat pun sering mengolah jagung menjadi aneka makanan.BAB I PENDAHULUAN A. Dan dengan penelitian terhadap tanaman jagung ini kami ingin memaparkan sedikit pengaruh cahaya pada tanaman jagung. Tentunya jagung yang memiliki kualitas lebih baik yang akan menghasilkan berbagai makanan yang baik pula. misal tanaman palawija. daun. Pada musim penghujan para petani relatif mudah untuk melakukan perawatan bagi tanamannya. Tapi pada musim kemarau dimana air sulit di dapat para petani harus mengakalinya dengan mencari sumber pengairan baru atau mananam tanaman yang relatif mudah perawatannya saat jumlah air terbatas. misalnya jagung. Latar Belakang Indonesia adalah negara tropis yang memiliki dua musim. Rumusan Masalah Berikut ini beberapa masalah yang akan terjawab dengan penelitian kami ini: 1. missal padi. yaitu musim penghujan dan musim kemarau. mengingat Indonesia ada di kawasan katulistiwa. B. Dengan keadaan alam Indonesia yang sudah dijelaskan di atas mungkin banyak membuat tanaman kurang mendapat perlakuan yang baik sesuai dengan keadaannya. dan akar) pertanaman jagung pada intensitas cahaya yang berbeda? 3. Adakah perbedaan bentuk fisik (batang. Indonesia juga di kenal sebagai negara agraris dimana sektor pertanian menjadi ujung tombak perekonomian. Intensitas pencahayaan terntunya juga mempengaruhi pertumbuhan jenis tanaman tertentu. Bagaimana perbedaan yang terjadi pada tanaman satu dengan yang lain? 4 .

C. Mengetahui intensitas cahaya yang baik dalam menanam tanaman jagung.D 25 AGUSTUS BAB II LANDASAN TEORI A. selanjutnya plimula tumbuh dan berkembang menjadi batang dan daun. Perubahan embrio saat perkecambahan umumnya adalah radikula (calon akar) tumbuh dan berkembang menjadi akar. khususnya tanaman jagung. Pengertian Perkecambahan Merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan embrio. 3. Mengetahui penyebab tanaman jagung yang mendapatkan cahaya matahari mengalami perbedaan dengan tanaman jagung yang tidak mendapatkan cahaya matahari. 5. 2. 2. Hasil perkecambahan ini adalah munculnya tumbuhan kecil dari dalam biji. Mengetahui pengaruh cahaya terhadap pertanaman tanaman. 4. 1. Mengetahui cara menanam tanaman jagung yang baik dan benar. D. E. Landasan Teori a. 3. Tujuan Tujuan dari penelitian kami adalah : 1. Mengetahui perbedaan yang terjadi pada tanaman jagung akibat intensitas cahaya yang berbeda. 2. Manfaat Penelitian Manfaat penelitian kami adalah : 1. Mengetahui seberapa besar pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman jagung. Ruang Lingkup Penelitian Jenis penelitian : Komparatif (membandingkan) Subjek penelitian : Intensitas cahaya matahari Objek penelitian : Tanaman jagung Lokasi penelitian : Halaman rumah Waktu penelitian : 15 AGUSTUS S. 3. 5 .

selain berpengaruh dalam proses fotosintesios cahaya berpengaruh terhadap pertumbuhan setiap organ dan keseluruhan tumbuhan. a) Nutien dan air. b. dikenal dua macam tipe perkecambahan. dan ada yang mengahambat pertumbuhan. Peran hormon adalah merangsang pertumbuhan. Perkecambahan hypogeal. yaitu factor dalam dan factor luar. yang dengan konsentrasi rendah menyebabkan suatu dampak fisiologis. Faktor Dalam Gen. tetapi kotiledon tetap berada di dalam tanah. asam absisat. c. tumbuhan hijau tidak akan melakukan fotosintesis. Hormon. a) b) 2. Berikut penjabaran mengenai factor luar dan factor dalam. Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman dibedakan menjadi dua. sehingga tak mungkin mampu bertahan hidup untuk 6 . pembelahan sel. Contoh hormon pada tumbuhan. Air dibutuhkan tumbuhan sebagai pelarut bagi kebanyakan reaksi dalam tubuh tumbuhan dan sebagai medium reaksi enzimatis. 2. yaitu tidak dapat kembali ke semula. nutrien dan zat makanan terdiri dari unsur-unsur atau senyawa kimia. pemanjangan sel. Nutrient yang diperlukan merupakan sumber energi dan sumber materi untuk sintesis berbagai komponen sel yang diperlukan selama pertumbuhan.1. b) Cahaya. Tanpa adanya cahaya. etilen. Berdasarkan letak kotiledon pada saat perkecambahan. Faktor Luar 1. asam traumatin. adalah pembawa sifat keturunan atau hereditas. sitokinin. Pengertian Pertumbuhan Pertumbuhan diartikan sebagai suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible. yaitu: Perkecambahan epigeal. merupakan pemtumbuhan memanjang darihipokotil (sumbu embrio bagian bawah kotiledon) yang menyebabkanplumula dan kotiledon terdorong ke permukaan tanah. oksin.Cahaya khususnya cahaya matahari merupakan sumber energy yang sangat penting untuk melaksanakan proses fotosintesis. adalah suatu senyawa organik yang dibuat pada suatu bagian tumbuhan dan kemudian diangkut ke bagian lain. geberelin. dan kalin. dimana pertumbuhan memanjang dariepikotil (sumbu embrio bagian atas kotiledon) yang menyebabkanplumula (pucuk embrio) keluar menembus kulit biji dan muncul di atas tanah.

sehingga suhu juga berpengaruh terhadap fisiologi tumbuhan. kelembapan udara mempengaruhi proses penguapan air yang berhubungan dengan penyerapan nutrien. Hipotesis Hipotesis tentang penelitian ini adalah bahwa tanaman jagung yang diberi cahaya matahari cukup pertumbuhannya akan lebih baik dan normal dibanding dengan tanaman jagung yang tidak dikenai cahaya matahari atau yang bidebri cahaya lampu. d) Oksigen. 7 . B.jangka waktu yang lama. Respon tumbuhan terhadap lama penyinaran dan intensitas cahaya disebut fotoperiodisme. akibatnya tumbuhan dapat menyerap banyak nutrien. suhu berpengaruh terhadap kerja enzim. Suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah akan menghambat proses pertumbuhan dna perkembangan. Penguapan air akan meningkat apabila kelembapan rendah. Suhu yang baik atau ideal yang diperlukan tumbuhan sehingga pertumbuhan dan perkambangan berlangsung baik disebut suhu optimum (10º C . Keadaan ini memacu pertumbuhan tanaman. Umumnya tumbuhan tidak dapat tumbuh di bawah suhu 0ºC dan di atas 40ºC. c) Suhu udara. e) Kelembapan.38ºC). berpengaruh terhadap pertumbuhan bagian tanaman di atas tanah maupun pertumbuhan akar yang berada di dalam tanah.

2. dapat disimpulkan bahwa variabel bebasnya adalah intensitas cahaya. kadar oksigen dan hama. Variabel control: variabel kontrol adalah variabel yang mempengaruhi variabel terikat selain variabel bebas. Variabal Penelitian 1. Dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini. air. C. Sampel pada penelitian ini adalah sepuluh tanaman jagung yang ditanam di bawah cahata matahari. Variabel terikat: variabel terikat adalah suatu variabel dalam bentuk yang lebih spesifik. sepuluh tanaman jagung yang ditanam tanpa cahaya matahari. 3. variabel kontrolnya adalah kualitas dari bibit tanaman jagung. dan juga menggunakan metode kuantitatif dengan cara merata-rata perubahan pertumbuhan tanaman dari hari ke hari. Variabel bebas : variabel bebas adalah variabel yang digunakan untuk menyatakan hal yang masih bersifat umum. Metode Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. cahaya. D. 8 . Populasi dan Sampel Penelitian Polulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh tanaman jagung. dan sepuluh tanaman jagung yang ditanam di bawah cahaya lampu. B. Metode Penelitian Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan cara membandingkan tanaman jagung yang diberi cahaya matahari cukup dan tanaman jagung yang tidak diberi cahaya matahari. Teknik obseravasi dilakukan dengan mengamati pertumbuhan tanaman jagung yang diberi tiga perlakuan berbeda tentang intensitas cahaya yang diberikan. Dalam penelitian ini. dapat disimpulkan bahwa variabel terikatnya adalah kecepatan pertumbuhan tanaman jagung. suhu.

Adapun beberapa langkah yang akan dilakukan oleh penulis adalah: Tahap persiapan: Melakukan penyeleksian terhadap bibit tanaman jagung.5 cm di dalam media tanam. Penelitian ini berdasarkan suatu langkah analisis data untuk mendapatkan kesimpulan dari rumusan masalah dengan metode observasi penanaman tanaman jagung.E. F. air) 3. bibit jagung. b. Mempersiapkan tempat penyimpanan untuk sampel yang mendapat tiga perlakuan tadi (siapkan lapu warna kuning sebesar 5 Watt untuk memberi cahaya pada sampel yang diberi perlakuan disinari cahaya lampu). 3. c. Teknik Analisis Data Analisis data adalah tindak lanjut kegiatan peneliti sesudah penelitian data. Tahap penulisan laporan Penulisan laporan dilakukan setelah penelitian. a. c. Tahap penanaman dan penelitian: Rendam biji jagung yang sudah dipilih. Tanam biji jagung 1. Media internet. Instrument Penelitian Instrumen penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: 1. tanah. Alat dan bahan tanam (sekop. 2. 1. Mempersiapkan tanah bermuhus sebanyak tiga puluh kantong palstik sebagai media tanam. a. Penulisan laporan disertai dengan data satistik dan tabel. Alat tulis 2. plastik tanam. Siram tanaman setiap hari dan lakukan pengamatan serta pengukuran dalam 2 hari sekali selama 2 minggu. 9 . b.

50 22.00 21.05 3.50 11.00 15.00 5.50 18.30 3.00 22.00 19.50 12.00 7.05 3.00 5.65 3.00 16.00 10.00 4.50 20.50 1.50 26.00 3.00 29. Table Penelitian Tanaman dengan cahaya matahari: Tanaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Rata-rata Rata-rata/ 2 hari 15 agustus 17 agustus 20 agustus 22 Agustus 25 Agustus 5.50 11.00 8.65 6.00 10.00 23.00 25.55 10 .00 28.50 7.00 28.00 7.00 27.00 23.00 16.50 11.50 10.50 12.00 4.00 29.50 18.00 17.00 11.00 23.00 6.50 6.50 20.50 9.50 16.50 14.00 19.00 22.00 18.50 12.00 5.65 18.00 14.00 16.50 14.50 11.0 4.15 5.00 3.00 21.50 4.00 0.00 8.00 20.50 27.00 6.80 11.00 10.50 5.00 10.00 1.50 3.00 4.50 28.50 17.00 10.00 5.00 13.50 Tanaman dengan cahaya lampu: Tanaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Rata-rata Rata-rata/ 2 hari 15 agustus 17 agustus 20 agustus 22 Agustus 25 Agustus 3.00 29.00 27.00 18.60 5.BAB IV PEMBAHASAN A.05 8.60 13.00 13.00 17.00 4.50 3.80 4.00 4.00 4.50 9.00 7.00 23.65 5.00 16.50 23.00 29.50 4.50 10.35 23.00 24.50 13.30 5.00 19.75 21.00 16.50 16.50 12.00 8.

Tanaman tanpa diberi cahaya: Tanaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Rata-rata Rata-rata/ 2 hari 15 agustus 17 agustus 20 agustus 22 Agustus 25 Agustus 7. Dengan adanya cahaya.00 6.00 32.00 6.00 12.00 31.55 5.00 17.00 22.50 11.50 25.50 18.50 5.00 31.00 21. pertumbuhan batang akan terkontrol dan tumbuhan akan tumbuh dengan normal.00 12. tidak terlalu cepat tapi juga tidak lambat.00 27.50 12.50 31.00 13. batang dan akarnya lebih kokoh.50 5.50 5.50 6.50 26.00 26.00 32.10 6.00 26.50 27.00 21.00 32. sehingga proses anabolisme 11 .00 12.50 13. sehingga disesuaikan dengan pertumbuhan akar yang masih labil. Fakta tersebut menunjukan bahwa klorofil pada daun aktif dalam melakukan fotolisis (reaksi terang.50 30.00 12.50 21.00 24.00 5. Hal itu disebabkan oleh cahaya yang telah menguraikan hormon auksin disekitar batang tumbuhan jagung.00 25.00 33. Diberi Perlakuan dengan Cahaya Matahari Pada tanaman jagung yang di tanam di bawah cahaya matahari tampak pertumbuhan yang sedang.55 13. Warna daun dan batang pada tumbuhan jagung yang terkena sinar matahari hijau segar. klorofil dapat menyerap atau menangkap cahaya dengan baik.00 6.50 12. merupakan tahap awal dari proses fotosintesis).50 26.50 13.50 32.00 22.10 7.55 27. Serat daun lebih kuat sehingga daun tidak melengkung ke tanah.00 17.45 B. Dengan aktifnya klorofil pada daun. Pembahasan A. Karena hormon auksin terurai.50 20. Hingga penelitian selama 10 hari daun yang sudah mulai membuka rata-rata 2-3 helaian panjang.00 19.50 21. Akar tanaman yang labil tidak akan bisa menopang batang tanaman jagung yang terus meninggi karena tidak terkontrolnya hormon auksin.55 6.00 26. Warna daunnya hijau.50 7.00 31. maka pertumbuhan tanaman terhambat.00 32.00 5.55 7.

Diberi Perlakuan dengan Cahaya Lampu Pada tanaman jagung yang hanya diberi cahaya lampu pertumbuhannya sedikit terhambat. batang membelok menuju arah datangnya cahaya. dimana hormon ini tidak rusak karena tidak terkena cahaya. Bentuk keseluruhan sampel tanaman jagung jadi menyerupai susunan genting yang miring.B. batang. tetapi kotiledon tetap berada di dalam tanah. pertumbuhan akar. Warna batang dan daun juga terluhat pucat. Tanaman jagung yang diletakkan pada tempat gelap pertumbuhannya lebih cepat karena auksin tidak rusak akibat terkana sinar. dimana pertumbuhan memanjang dari epikotil(sumbu embrio bagian atas kotiledon) yang menyebabkan plumula (pucuk embrio) keluar menembus kulit biji dan muncul di atas tanah. menjalar ke segala arah. Ini karena pengaruh hormon auksin. Pada bagian ujung yang lebih dekat dengan sinar lampu batangnya tumbuh lebih kuat dan cepat. dan yang paling dekat dengan lampu yang paling panjang. karena pada dasarnya tumbuhan tumbuh ke arah datangnya cahaya seperti yang telah dijelaskan di atas. Semakin jauh dari sinar lampu tanaman makin pendek. Akar. karena auksin mengalami kerusakan jika terkena cahaya. tidak hijau seperti jagung yang diberi cahaya matahari. Pada tanaman jagung yang kami teliti dapat diketahui bahwa tanaman jagung mengalami perkecambahan hypogeal. yaitu cahaya lampu. Diberi Perlakuan dengan Tanpa Cahaya Tanaman jagung yang diletakkan pada tempat gelap pertumbuhannya sangat cepat. Pembahasan secara Umum Pada proses perkecambahan dapat dibedakan menjadi dua. Hal ini karena tidak ada sumber cahaya. namun lebih lemah dan tidak teratur arah pertumbuhannya. baik sinar matahari atau lampu. C. Akibatnya. Batang jagung yang terkena cahaya mamiliki auksin lebih sedikit. Pertumbuhan tanaman jagung ke arah sinar lampu karena pengaruh auksin pada tumbuhan. C. namun ujung daunnya layu karena panas dari lampu yang tidak sesuai dengan kondisi tanaman jagung. Tanaman jagung yang tidak diberi cahaya keadaan tanahnya lebih lembap dan basah. batang dan daunnya sangat rapuh dan warnanya putih kekuningan. Selain itu tanaman jagung yang diletakkan di tempat 12 . Tanaman jagung yang lebih jauh dari lampu pertumbuhannya lebih lambat. Namun tanaman jagung yang tidak terkena sinar. Terlihat dari batang yang lemas dan akar yang pertumbuhannya tidak sekuat akar dengan cahaya matahari. yaitu perkecambahan hypogeal dan epigeal. banyak tumbuh jamur dan hewan kecil seperti semut. Bagian batang yang tidak terkena cahaya mempunyai lebih banyak auksinsehingga tumbuh lebih panjang daripada bagian yang terkena cahaya. dan daunnya tumbuh tidak terkontrol.

Juga keadaan yang lembap membuat intensitas air tinggi sehingga akar tanaman jagung rawan busuk. karena kelembapan tanah dan udara tidak terlalu tinggi. Kesimpulan Dari penelitian yang kami lakukan dapat disimpulkan bahwa tanaman jagung mengalami perkecambahan hypogeal. batang dan daunnya tidak sekokoh tanaman jagung yang diberi cahaya matahari. batang dan daunnya kokoh.gelap snagat rentan mengalami kegagalan. Hormon sitokinin juga menghambat efek dominasi apikla oleh auksin. dimana sitokininmerangsang pembelahan sel dan memacu perkembangan kloroplas dan pembentukanklorofil. tapi kondisi akar. karena tempat lembap yang banyak disukai organisme yang kurang menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman jagung. Tanaman jagung yang ditempatkan di tempat gelap pertumbuhannya lebih cepat tapi arahnya tidak terkontrol dan bagian-bagiannya mudah patah. tapi lebih sehat dan kokoh. BAB V PENUTUP A. Tanaman jagung yang ditanam di tempat dengan intensitas cahaya cukup lebih terhindar dari organisme merugikan. Tanaman jagung yang ditanam di tempat terang dan terkena sinar matahari pertumbuhannya tidak terlalu cepat. 13 . hal ini membuat proses forosintesis yang diperlukan tumbuhan untuk hidup berjalan lancar. Tanaman jagung yang mendapat intensitas cahaya cukup pertumbuhannya lebih lambat dari yang ditempatkan di tempat gelap. Laju kerja auksin dan sitokinin seimbang. Tanaman jagung yang diberi cahaya lampu pertumbuhannya hampir sama seperti yang diberi cahaya matahari. Akar. tapi tumbuh dengan baik.

wordpress.net/2009/04/sistematika-penyusunan-tugas-akhir.id/search?q=pengaruh+cahaya+terhadap+pertumbuhan&ie=utf http://www.files.google. Jakarta : Erlangga.kti-skripsi.com/pdf/pengaruh-intensitas-cahaya.html http://www. Istamar.com/2008/04/kep_tumbang.2007 .rusmanmalili.anneahira. http://creasoft.com/sistematika-penulisan-proposal-penelitian.pdf http://www.co.id/#q=pengaruh+cahaya+lampu+terhadap+pertumbuhan&hl http://www. dkk .DAFTAR PUSTAKA Syamsuri.google.html 14 .htm http://www. Biologi untuk SMA Kelas XII Semester 1 .co.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->