KLASIFIKASI DAN STRUKTUR TULANG (SKELETAL) (Arbert Beny Sagita

)

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Konsep gerak tidak hanya diartikan sebagai perpindahan tempat saja akan tetapi gerakan dari bagian-bagian tubuh disebut juga sebagai suatu gerakan. Contohnya, pada saat kita menulis, kita tidak berpindah tempat hanyatangan kita saja yang bergerak. Pada saat kita menulus, kita dikatakan juga sedang bergerak. Manusia bergerak berpindah tempat atau hanya menggerakkan bagian tubuhnya saja sesuai dengan keinginananya. Gerakan tubuh manusia terjadi karena adanya kerjasama anatar tulang danotot. Tulang tidak mempunyai kemampuan untuk menggerakkan dirinya, oleh karena itu tulang disebut sebagai alat gerak pasif. Sednagkan otot mempunyai kemmapuan untuk berkontraksi dan berelaksasi sehingga dapat menggerakkan tulang, oleh karena itu otot disebut sebagai alat gerak pasif. Sistem muskuloskeletal merupakan sistem tubuh yang terdiri dari otot (muskulo) dan tulangtulang yang membentuk rangka (skelet). Otot adalah jaringan tubuh yang mempunyai kemampuan mengubah energi kimia menjadi energi mekanik (gerak). Sedangkan rangka adalah bagian tubuh yang terdiri dari tulang –tulang yang memungkinkan tubuh mempertahankan bentuk, sikap dan posisi. Sistem muskuloskeletal memberi bentuk bagi tubuh. Sistem muskuloskeletal melindungi organorgan penting, misalnya otak dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak, jantung dan paru-paru terdapat pada rongga dada (cavum thorax) yang dibentuk oleh tulang-tulang kostae (iga).

1.2.

Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut : 1.Apa itu sistem musculoskeletal ? 2.Bagaimana klasifikasi dan struktur tulang ? 3.Bagaimana struktur anatomi dari aksial skeleton ? 4.Bagaimana struktur dari anatomi apendikular skeleton ? 5.Apa itu articaltion dan body movement ? 6.Bagaimana struktur otot tubuh dan struktur ekstreminitas ?

1.3.

Tujuan
Adapun tujuan penulisan paper ini adalah :

2. Dapat dijadikan sebagai bahan acuan bagi mahasiswa dalam mempelajari pengertian lebih jauh dari system muskuloskeletal itu. 4. .1. Diharapkan mahasiswa dapat mengetahui mengenai pengertian dari system muskuloskeletal. Sistem ini terdiri dari   Muskuler/Otot : Otot. Sebagai proteksi sistem muskuloskeletal melindungi organ-organ penting. Mahasiswa mampu memahami pengklasifikasian dan struktur dari tulang. 3. Memproteksi organ-organ internal dari trauma mekanis. 6. tendon. 1. jantung dan paru-paru terdapat pada rongga dada (cavum thorax) yang dibentuk oleh tulang-tulang kostae (iga). Agar mahasiswa mampu memahami mengenai definisi system muskuloskeletal. Fungsi Sistem Skeletal : 1. Bagian terpenting adalah tulang belakang. Melekat pada tulang 4. sikap dan posisi. 5. Sedangkan rangka adalah bagian tubuh yang terdiri dari tulang -tulang yang memungkinkan tubuh mempertahankan bentuk. Berisi dan melindungi sum-sum tulang merah yang merupakan salah satu jaringan pembentuk darah. misalnya otak dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak. Mahasiswa mampu memahami struktur otot tubuh dan struktur ekstreminitas. yang tersusun atas tulang-tulang. Definisi Sistem muskuloskeletal merupakan penunjang bentuk tubuh dan bertanggung jawab terhadap pergerakan. 2. Klasifikasi dan Struktur Tulang (Skeletal) Skeletal disebut juga sistem rangka. Membentuk kerangka yang yang berfungsi untuk menyangga tubuh dan otot-otot yang. Mahasiswa mampu menjelaskan struktur dari apendikular skeleton. Komponen utama system musculoskeletal adalah jaringan ikat. BAB II PEMBAHASAN 2. Mahasiswa mengetahui struktur anatomi dari aksial skeleton.1. 2. Tubuh kita memiliki 206 tulang yang membentuk rangka.4.dan ligamen Skeletal/Rangka : Tulang dan sendi Otot adalah jaringan tubuh yang mempunyai kemampuan mengubah energi kimia menjadi energi mekanik (gerak). . Manfaat Adapun manfaat dari penulisan paper ini adalah : 1. 2. Mahasiswa mampu mengerti dan memahami articaltion dan body movement. 3. Sebagai kerangka tubuh sistem muskuloskeletal memberi bentuk bagi tubuh.2.

Periosteum mengandung osteoblas (sel pembentuk jaringan tulang).2. Kanalikuli (memancar di antara lacuna dan tempat difusi makanan sampai ke osteon). Pars kompakta teksturnya halus dan sangat kuat. dan kalsium.5. Tulang rawan ditemukan terutama pada sendi dan di antara dua tulang. 2.2. Pars spongiosa merupakan jaringan tulang yang beronga seperti spons (busa). yaitu : a). Banyak terdapat di hidung. kolagen. Tulang kompak memiliki sedikit rongga dan lebih banyak mengandung kapur (Calsium Phosfat dan Calsium Carbonat) sehingga tulang menjadi padat dan kuat. Tulang Rawan Tulang rawan dibentuk oleh kondrosit (sel tulang rawan) dam matriks bahan dasar). jaringan ikat dan pembuluh darah. aliran limfe) 2. Permukaan luar tulang dilapisi selubung fibrosa (periosteum). Sistem Havers (saluran yang berisi serabut saraf. 6. pertumbuhan dan reparasi tulang rusak. Rongga tersebut diisi oleh sumsum merah yang dapat memproduksi sel-sel darah. b) Tulang Rawan Fibrosa . pembuluh darah.2. Lacuna (ruangan kecil yang terdapat di antara lempengan–lempengan yang mengandung sel tulang). sendi gerak dan ujung tulang rusuk. Secara Mikroskopis tulang terdiri dari : 1. Membran periosteum berasal dari perikondrium tulang rawan yang merupakan pusat osifikasi.1. lapis tipis jarigan ikat (endosteum) melapisi rongga sumsum dan meluas ke dalam kanalikuli tulang kompak. Kandungan tulang manusia dewasa lebih banyak mengandung kapur dibandingkan dengan anak-anak maupun bayi. Periosteum merupakan tempat melekatnya otot-otot rangka (skelet) ke tulang dan berperan dalam memberikan nutrisi. Tulang rawan dibedakan menjadi 3. Merupakan tempat penyimpanan bagimineral seperti calcium dari dalam darah misalnya. 4. Lamella (lempeng tulang yang tersusun konsentris). Tulang Rawan Hialin Mempunyai matriks yang transparan. 3. Tulang spongiosa terdiri dari kisi-kisi tipis tulang yang disebut trabekula. Periosteum merupakan selaput luar tulang yang tipis. Klasifikasi Tulang Berdasarkan bahan pembentuknya : 1. Merupakan jenis tulag rawan yang paling banyak terdapat di dalam tubuh mausia. Matriks tulang rawan tersusun dari kondrin. Bayi dan anak-anak memiliki tulang lebih banyak mengandung seratserat sehingga lebih lentur. Hemopoesis 2. Tulang kompak paling banyak ditemukan pada tulang kaki dan tulang tangan. Struktur Tulang Secara makroskopis tulang terdiri dari dua bagian yaitu pars spongiosa (jaringan berongga) dan pars kompakta (bagian yang berupa jaringan padat).

tulang muka. femur. contoh : humerus. Banyak dijumpai di dalam telinga. Berdasarkan Bentuknya : 1. contoh : tulang pergelangan tangan dan pergelangan kaki. Tulang panjang : tulang yang ukuran panjangnya terbesar. tulang pelvis. membran ini mengandung :   Bagian luar percabangan pembuluh darah yang masuk ke dalam tulang. rusuk. c) Tulang Rawan Elastik Tulang rawan elastik terbentuk dari serabut elastik yang lentur. Tulang tidak beraturan. contoh : vertebra. Tulang pendek: tulang yang ukurannya pendek. 2. cuping hidung dan epiglotis. Tulang Kompak  Padat. pelvis. tulang rusuk dan sternum.Mempunyai matriks yang berisi kolagen yang kaku. Matriks tulang keras mengandung sedikit kolagen dan mengandung banyak kalsium dan fosfor. radius. dibentuk oleh asteosit yang banyak mengeluarkan matriks.  Rongga anatar trebakula terisis “red bone marrow” yang mengandung pembuluh darah yang memberi nutrisi pada tulang. contoh : tulang tengkorak kepala. Tulang rawan ini tidak akan mengalami perubahan menjadi tulang keras. Tulang pipih : tulang yang ukurannya lebar. 3. Osteoblas. ulna. Kalsium dan fosfor yang terkandung dalam matriks menyebabkan tulang menjadi keras dan tidak lentur.  Contoh. Merupakan jenis tulang rawan yang dapat dijumpai di bagian tubuh yang memerlukan kekuatan besar. meskipun orang tersebut telah dewasa.  Tulang kompak dan spongiosa dikelilingi oleh mebarn tipis yang disebut periosteur. Berdasarkan penyusunnya : 1.  Struktur tersebut menyebabkan tulang dapat menahan tekanan. 2. mislanya pada ruas tulang belakang dan lutut. 2. halus dan homogen  Pada bagian tengah terdapat medullary cavity yang mengandung “yellow bone marrow”  Tersusun atas unit : Osten  Haversian System  Pada pusat osteon mengandung saluran (Haversian Kanal) tempat pembuluh darah dan saraf yang dikelilingi oleh lapisan konsentrik (lamellae). . tulang belakang. 4. Tulang Spongiosa  Tersusun atas “honeycomb” network yang disebut trabekula. tengkorak dan pada ujung tulang lengan dan paha. Tulang Keras Tulang ini berasal dari tulang rawan yang mengalai asifikasi (pengerasan).

1. Axial Skeleton (80 tulang) 1. Tulang hyoid 1. Tulang banyak mengandung bahan kristalin anorganik (terutama garam-garam kalsium) yang membuat tulang keras dan kaku. Anatomi tulang manusia 1. tetapi sepertiga dari bahan tersebut adalah jaringan fibrosa yang membuatnya kuat dan elastis. Struktur Anatomi 2.3. Tulang tengah telinga    Malleus 2 Incus 2 Stapes 2 6 tulang 1. Columna  1 tulang Cervical 7 26 tulang . Struktur Anatomi Aksial Skeleton dan Struktur Anatomi Apendikular Skeleton Tulang rangka orang dewasa terdiri atas 206 tulang. Tengkorak 22 buah tulang Tulang cranial (8 tulang)       Frontal 1 Parietal 2 Occipital 1 Temporal 2 Sphenoid 1 Ethmoid 1 Maksila 2 Palatine 2 Zygomatic 2 Lacrimal 2 Nasal 2 Vomer 1 Inferior concha 2 nasal Tulang fasial (13 tulang)        Tulang tlng) mandibula (1 1 1.3.2. Tulang adalah jaringan hidup yang akan suplai saraf dan darah.

Ekstremitas bawah        Femur 2 Tibia 2 Fibula 2 Patella 2 Tarsal 14 Metatarsal 10 Phalanx 28 Tulang-tulang tengkorak merupakan tulang yang menyusun kerangka kepala. Tulang tengkorak 206 tulang tersusun atas 8 buah tulang yang menyusun kepala dan empat belas tulang yang menyusun bagian wajah. 60 tulang  Bagian ethmoid yaitu tulang yang menyususn rongga hidung. 1. Hal tersebut merupakan satu-satunya hubungan antar tulang dengan gerakan yang lebih bebas. . Pelvic girdle  Os coxa 2 (setiap 2 tulang Bagian occipitas terletak pada daerah belakang dari tengkorak. Appendicular Skeleton (126 tulang) 1.  Rahang bawah adalah tulang yang menyusun sebagian dari hidung. Tulang thorax rongga   Tulang iga 24 Sternum 1 2. Pectoral girdle   Scapula 2 Clavicula 2 Humerus 2 Radius 2 Ulna 2 Carpal 16 Metacarpal 10 Phalanx 28 4 tulang 1. os coxa terdiri dari penggabungan tulang) 3  Bagian spenoid letaknya berdekatan dengan tulang rongga mata. Tulang tengkorak bagian kepala 60 tulang terdiri dari:  Bagian parietal terletak di bagian tulang dahi. Tulang tengkorak bagian wajah terdiri dari:  Rahang bawah letaknya yaitu menempel pada tulang tengkorak bagian temporal. Sendi yang terdapat diantara tulang-tulang tengkorak merupakan sendi mati yang disebut sutura. 1. Ekstremitas atas       1. 25 tulang leher dan badan.  Bagian temporal terletak di tulang samping kiri kanan kepala dekat telinga. Total tulang tengkorak bagian kepala merupakan bingkai pelindung dari otak. seperti tulang baji. Macam-macam skeleton aksial yaitu: 1.vertebrae    Thorakal 12 Lumbal 5 Sacrum (penyatuan dari 5 tl) 1 Aksial Skeleton Terdiri atas sekelompok tulang yang menyusun memberikan poros tubuh dan dan  Korkigis (penyatuan dr 3-5 tl) 1 dukungan perlindungan pada organ di kepala. 2. dan langit-langit.

tulang dada memberikan perlindungan pada jantung. tempat melekatknya tulang rusuk yang pertama dan kedua.  Tulang hidung  Tulang lakrimal yaitu sekat tulang hidung. gabungan tulang rusuk ke delapan sampai sepuluh. 3. Pada sisi kiri dan kanan tulang dada terdapat tempat lekat dari rusuk. paru-paru dan pembuluh darah besar dari kerusakan. Bersama-sama dengan rusuk. Tulang-tulang rusuk ini pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ujung depannya berhubungan dengan tulang dada dengan perantaraan tulang rawan. limpa dan c).  Tulang taju pedang / xiphoid process. dan 5. tempat melekatnya tulang rusuk ke tiga sampai ke tujuh. Membantu pernapasan Ruas-ruas tulang belakang disebut juga tulang belakang. Ke-33 buah tulang tersebut terbagai atas 5 bagian yaitu:  Tujuh ruas pertama disebut tulang leher.  Zigomatik yaitu tulang yang ada pada daerah pipi. Tulang dada tersusun atas 3 tulang yaitu:  Tulang hulu / manubrium yaitu tulang yang terletak di bagian atas dari tulang dada. Tulang rusuk memiliki beberapa fungsi diantaranya: jantung dan paru-paru dari goncangan ginjal. dan ruas kedua berupa tulang pemutar atau poros. . 4. Ruas pertama dari tulang leher disebut tulang atlas. Pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ketiga ujung tulang bagian depan disatukan oleh tulang rawan yang melekatkannya pada satu titik di tulang dada. pipih dan melengkung.  Tulang rusuk palsu berjumlah 3 pasang. Bentuk dari tulang atlas memungkinkan kepala untuk melakukan gerakan. Tulang ini terbentuk dari tulang rawan. terletak di bagian bawah dari tulang dada. Melindungi b).  Rusuk melayang berjumlah 2 pasang.Tulang rusuk ini memiliki ukuran lebih pendek dibandingkan tulang rusuk sejati. terletak di bagian tengah dada. Tulang rusuk dibedakan atas tiga bagian yaitu:  Tulang rusuk sejati berjumlah tujuh pasang. Tulang rusuk ini pada ujung belakang berhubungan dengan ruasruas tulang belakang. Tulang Dada Tulang dada termasuk tulang pipih. Melindungi lambung. Bersama-sama dengan tulang dada membentuk rongga dada untuk melindungi jantung dan paru-paru. sedangkan ujung depannya bebas. terletak dibagian tengah. Palatinum (tulang langit-langit) tulang yang menyusun sebagian dari rongga hidung dan bagian atas dari atap rongga mulut. Ruas-ruas tulang belakang a). Tulang rusuk Tulang rusuk berbentuk tipis. disusun oleh 33 buah tulang dengan bentuk tidak beraturan.  Tulang badan / gladiolus.

Tulang anggota gerak bawah disusun oleh : . • anggota gerak bawah.Termasuk kelompok tulang panjang /pipa. Tulang anggota gerak bawah (ekstremitas inferior).  Palanges (tulang jari-jari).tersusun atas 14 buah tulang. • gelang bahu.menyokong kepala dan tangan. Setiap jari tersusun atas tiga buah tulang.Ukuran tulang pinggang lebih besar dibandingkan tulang punggung. berbentuk segitiga terletak dibawah ruas-ruas tulang pinggang.  Lima ruas tulang kelangkangan (sacrum). yang menyatu. sedangkan bagian bawah berhubungan dengan tulang-tulang jari (palanges). Tulang penyusun anggota gerak atas tersusun atas :  Humerus / tulang lengan atas. Tersusun atas 8 buah tulang yang saling dihubungkan oleh ligament. tersusun atas 3 sampai dengan 5 ruas tulang belakang yang menyatu. ujung atasnya besar. dan tempat melekatnya otot. Ruas-ruas tulang belakang berfungsi untuk menegakkan badan dan menjaga keseimbangan.  Radius dan ulna / pengumpil dan hasta. • gelang panggung.Tulang ulna berukuran lebih besar dibandingkan radius. 2. Tersusun atas lima buah tangan. Ruas-ruas tulang pinggang menahan sebagian besar berat tubuh dan banyak melekat otot-otot. Tulang radius memiliki kontribusi yang besar untuk gerakan lengan bawah dibandingkan ulna. Dua belas ruas berikutnya membentuk tulang punggung.  Metakarpal / telapak tangan. Pada bagian atas berhubungan dengan tulang pergelangan tangan.  Karpal / pergelangan tangan. Apendikular skeleton ini terdiri dari : • Anggota gerak atas. kecuali ibu jari yang hanya tersusun atas 2 buah tulang. rusuk dan beberapa organ. Tulang anggota gerak atas (extremitas superior).  Lima ruas berikutnya merupakan tulang pinggang. • bagian akhir dari ruas-ruas tulang belakang seperti sakrum dan tulang coccyx. Apendikular Skeleton Apendikular skeleton tersusun atas tulang tulang yang merupakan tambahan dari skeleton aksial. halus. Ruas-ruas tulang punggung pada bagian kiri dan kanannya merupakan tempat melekatnya tulang rusuk. dan melekat dengan kuat di humerus. 1. dan dikelilingi oleh tulang belikat pada bagian bawah memiliki dua lekukan merupakan tempat melekatnya tulang radius dan ulna.  Bagian bawah dari ruas-ruas tulang belakang disebut tulang ekor (coccyx).

Ukuran tulang kering lebih besar dibandingkan tulang betis karena berfungsi untuk menahan beban atau berat tubuh. tulang ischiun (bagian bawah) dan tulang pubis (bagian tengah). oleh sebab itu keduanya sering dikelompokkan menjadi satu nama yaitu sistem musculo-skeletal. Fungsi gelang panggung terutama untuk mendukung berat badan bersama-sama dengan ruas tulang belakang. Gelang panggul Tulang gelang panggul terdiri atas dua buah tulang pinggul. dan tersusun atas 8 tulang dengan salah satunya adalah tulang tumit.  Metatarsal / Tulang telapak kaki. 4. paru-paru dan jantung dilindungi oleh tulang dada dan tulang rusuk.  Palanges / tulang jari-jari tangan.Termasuk kelompok tulang panjang. organ reproduksi.  Tibia dan fibula / tulang kering dan tulang betis. Patela berfungsi melindungi sendi lutut.melindungi dan mendukung organ-organ bawah. Femur / tulang paha. bentuk segitiga. bentuk segitiga dan pipih. Dibagian belakang dari gelang panggul terdapat tulang sakrum yang merupakan bagian dari ruas-ruas tulang belakang. terletak pada bagian belakang dari tulang rusuk. Secara umum fungsi sistem rangka adalah membentuk kerangka yang kaku dengan jaringan-jaringan dan organ-organ yang melekat padanya. dan sebagai tempat tumbuh kembangnya janin. Tulang selangka berbentuk seperti huruf “S”. Tersusun atas 5 buah tulang yang tersesun mendatar. seperti kandung kemih. dan memberikan kekuatan pada tendon yang membentuk lutut. Tulang belikat (skapula) berukuran besar. Tulang betis merupakan tempat melekatnya beberapa otot. Tulang gelang bahu (klavikula dan scapula / belikat dan selangka).  Tarsal / Tulang pergelangan kaki. ujung yang satu berhubungan dengan tulang dada sedangkan ujung lainnya berhubungan dengan tulang belikat.Fungsi utama dari gelang bahu adalah tempat melekatnya sejumlah otot yang memungkinkan terjadinya gerakan pada sendi.3. Sistem rangka melindungi organ-organ vital seperti otak yang dilindungi oleh tulang tengkorak. 3. Articaltion . Bagian pangkal berhubungan dengan lutut bagian ujung berhubungan dengan pergelangan kaki. Antara tulang yang satu dengan tulang yang lain dikaitkan dengan perantaraan ligamen. Pada anak anak tulang pinggul ini terpisah terdiri atas tiga buah tulang yaitu illium (bagian atas). Setiap jari tersusun atas 3 tulang kecuali tulang ibu jari atas 14 tulang. Gerakan tubuh terbentuk dari kerjasama antara sistem rangka dengan otot. 2. terletak antara femur dengan tibia.  Patela / tempurung lutut. Pada bagian depan terdapat simfisis pubis merupakan jaringan ikat yang menghubungkan kedua tulang pubis. terletak mulai dari gelang panggul sampai ke lutut. Termasuk tulang pendek. Rangka merupakan tempat melekatnya otot melalui perantaraan tendon.2. berhubungan dengan tulang lengan atas (humerus) untuk membentuk persendian yang menghasilkan gerakan lebih bebas.

Sendi ini biasanya terikat misalnya sutura tulang tengkorak. Sendi kartilaginosa (amfiartrodial) Permukaan tulang ditutupi oleh lapisan kartilago dan dihubungkan oleh jaringan fibrosa kuat yang tertanam kedalam kartilago misalnya antara korpus vertebra dan simfisis pubis.  Sendi Peluncur. Memungkinkan gerakan melipat hanya pada satu arah.Artikulasi atau sendi adalah tempat pertemuan dua atau lebih tulang. Memungkinkan gerakan bebas penuh. hitung sel darah putih pada cairan ini normalnya kurang dari 200 sel/ml dan terutama adalah sel-sel mononuclear. Sendi pada dasar ibu jari adalah sendi pelana dua sumbu.3. misalnya dengan kapsul sendi. Tulang-tulang dihubungkan oleh serat-serat kolagen yang kuat. sendi sakroiliaka). Jumlah yang ditemukan pada tiap-tiap sendi normal relatif kecil (1 sampai 3 ml). pita fibrosa. fasia. rahang) Jenis sendi synovial :  Sendi Peluru. Body Movement . dan tidak berwarna atau berwarna kekuningan.  Sendi Engsel. b.. Sendi fibrosa (sinartrodial) Merupakan sendi yang tidak dapat bergerak. Cairan synovial juga bertindak sebagai sumber nutrisi bagi rawan sendi. misal pada persendian panggul dan bahu. c. tidak membeku. Cairan sinovial normalnya bening. Permukaan tulang dilapisi dengan kartilago artikular halus dan keras dimana permukaan ini berhubungan dengan tulang lain. dll. 2.3. tendon. a. Membran ini mensekresi cairan sinovial ke dalam ruang sendi untuk melumasi sendi. lutut. Sendi synovial (diartrodial) Sendi ini adalah jenis sendi yang paling umum. misal sendi-sendi tulang karpalia di pergelangan tangan. Sendi ini biasanya memungkinkan gerakan sedikit bebas. atau otot. Pada beberapa sendi terdapat suatu sabit kartilago fibrosa yang sebagian memisahkan tulang-tulang sendi (mis..  Sendi Pivot. siku. ligament. misal siku dan lutut. Sendi ini dibungkus dalam kapsul fibrosa dibatasi dengan membran sinovial tipis. Sendi diklasifikasikan sesuai dengan strukturnya. Sendi ini biasanya memungkinkan gerakan yang bebas (mis. bahu.) tetapi beberapa sendi sinovial secara relatif tidak bergerak (mis. memungkinakan gerakan dua bidang yang saling tegal lurus.. Memungkinkan gerakan terbatas kesemua arah. pergelangan tangan. misal adalah sendi anatar radius dan ulna.  Sendi Pelana. Memungkinkan rotasi untuk melakukan aktivitas seperti memutar pegangan pintu. lutut. Tulang-tulang ini dipadukan dengan berbagai cara.

Supinasi adalah rotasi lateral lengan bawah. adalah gerakan bagian tubuh saat kembali ke aksis utama tubuh atau aksis longitudinal tungkai. Eversi adalah gerakan sendi pergelangan kaki yang memungkinkan telapak kaki menghadap kea rah luar. seperti gerakan menekuk torso atau kepala kea rah belakang. yang mengakibatkan telapak tangan menghadap ke depan.  Sirkumduksi Sirkumduksi adalah kombinasi dari semua gerakan angular dan berputar untuk membuat ruang berbentuk kerucut. Aduksi kebalikan dari abduksi. Gerakan Sudut (angular motion)  Fleksi-ekstensi-hiperektensi Fleksi adalah gerakan yang memperkecil sudut antar dua tulang atau dua bagian tubuh. atau menjauhi aksis longitudinal tungkai. pergelangan tangan. d. yang mengakibatkan telapak tangan menghadap kebelakang. trunkus. Hiperekstensi mengacu pada gerakan yang memperbesar sudut pada bagian-bagian tubuh melebihi 180%. bahu. seperti saat mengayunkan lengan membentuk putaran. seperti gerak meluruskan persendian pada siku dan lutut setelah fleksi.a. dan persendian lutut.  Abduksi-adduksi Abduksi adalah gerakan bagian tubuh menjauhi garis tengah tubuh. Gerakan inversi dan eversi pada kaki sangat berguna untuk berjalan diatas daerah yang rusak dan berbatu-batu.  Dorsofleksi-plantar fleksi Dorsofleksi adalah gerakan menekuk telapak kaki dipergelangan kearah depan (meninggikan bagian dorsal kaki) Plantar fleksi adalah gerakan meluruskan telapak kaki pada pergelangan kaki  Opposisi . seperti saat menekuk siku (menggerakkan lengan kea rah depan). Gerakan seperti ini dapat berlangsung pada persendiaan panggul. Gerakan khusus  Inversi-eversi Inversi adalah gerakan sendi pergelangan kaki yang memungkinkan telapak kai menghadap ke dalam atau kea rah medial. menekuk lutut (menggerakkan tungkai kearah belakang). Gerakan Lurus (linear motion)-gliding b. Ekstensi bagian tubuh kembali ke posisi anatomis. atau juga menekuk torso kea rah samping. c. Seperti gerakan abduksi jari tangan dan jari kaki. seperti saat lengan berabduksi. Gerakan putar (rotation)  Rotasi kanan-kiri  Rotasi medial-lateral  Pronasi-Supinasi Pronasi adalah rotasi medial lengan bawah dalam posisi anatomis.

2. c.  Fleksi lateral 2. Humerus. Retraksi adalah gerakan menarik bagian tubuh kea rah belakang. b. Struktur Otot Tubuh Otot adalah sebuah jaringan dalam tubuh dengan kontraksi sebagai tugas utama. Clavicula.Otot polos Otot yang ditemukan dalam intestium dan pembuluh darah bekerja dengan pengaturan dari sistem saraf tak sadar. Pergerakannya tidak dipengaruhi sinyal saraf pusat.serta mempunyai satu inti. Scapula (tulang belikat) . Radius. seperti saat membuka mulut.5. otot polos dan otot jantung.Otot jantung Otot yang ditemukan dalam jantung ini bekerja secara terus-menerus tanpa henti. seperti yang terlihat pada gambar.Pergerakannya diatur sinyal dari sel syaraf motorik. seperti saat mengatupkan mulut (mengelevasi mandibula) atau mengangkat bahu (mengelevasi skapula). Struktur Otot Ektremitas Adapun tulang pembentuk regio ekstremitas superior yaitu: Scapula.Otot lurik Memiliki desain yang efektif untuk pergerakan yang spontan dan membutuhkan tenaga besar. Depresi adalah menggerakkan suatu struktur ke arah inferior.4. Phalangs.Otot menyebabkan pergerakan suatu organisme maupun pergerakan dari organ dalam organisme tersebut.  Protraksi-retraksi Protaksi adalah memajukan bagian tubuh. Ulna. Otot diklasifikasikan menjadi tiga jenis yaitu otot lurik. Otot polos dibangun oleh sel-sel otot yang terbentuk gelondong dengan kedua ujung meruncing. 1. s seperti saat meretraksi girdle pektoral untuk membusungkan dada  Elevasi-depresi Elevasi adalah pergerakan struktur kea rah superior. carpal. Metacarpal. seperti saat menonjolkan rahang bawah ke depan.Gerakan ibu jari menyentuh telapak tangan. atau memfleksi girdel pektoral ke arah depan. yaitu saraf otonom. Sel otot merupakan sel dengan banyak nuclei yang terjadi karena proses fusi dari sel mioblas.Otot ini menempel pada kerangka dan digunakan untuk pergerakan. Jenis-jenis otot yang ada dalam tubuh : a.

Metacarpal dan Phalangs BAB III PENUTUP 3.Dalam anatomi manusia. Menghubungkan lengan atas pada batang tubuh.Aspek posterior yang lebih besar terus tuberositas sebagai lateral distal ridge yang berakhir di supracondylar lateral punggungan. dan coracobrachialis. Carpal. Anatomi humerus memiliki implikasi yang penting untuk internal dan eksternal fiksasi Lengan dibagi menjadi kompartemen anterior dan posterior oleh fasia septae. Deltoideus Tuberculum yang membentuk lateral keunggulan hanya proksimal ke midshaft. saraf radialis beteen panjang dan lateral kepala trisep. 6. Batang humerus memiliki posterior. Radius (Tulang Pengumpil) adalah tulang yang lebih pendek dan terletak lebih ke lateral antara kedua tulang lengan bawah. 3.Bagian anterior tuberositas semakin besar meluas ke anterior punggungan yang berakhir pada fosa coronoid distal.Kanal yang meduler berakhir humerus proksimal ke olecranon fosa. sebuah anterolateral. biceps brachii dan brakialis. Clavicula (tulang selangka) Dalam anatomi manusia tulang selangka atau clavicula adalah tulang yang membentuk bahu dan menghubungkan lengan atas pada batang tubuh.Ujung medial klavicula bersendi pada manubrium sterni melalui artikulatio sternoclavicularis. Compartmentcontains posterior otot trisep. 4. Ulna (Tulang hasta) antara kedua tulang lengan bawah ulna adalah yang lebih panjang dan lebih medial. 2. Humerus (Tulang Lengan Atas) Batang humerus terletak di antara batas atas pectoralis penyisipan besar proksimal dan distal ridge supracondylar.  untuk meneruskan goncangan dari ekstremitas superior ke kerangka aksial. Simpulan .Ini merupakan tengah tiga perlima dari seluruh humerus. Anterior atau flexorcompartment berisi fleksor dari siku. tulang belikat atau scapula adalah tulang yang menghubungkan humerus (tulang lengan atas) dan clavicula (tulang selangka). dan anteromedial permukaan. Clavicula berguna :  sebagai pengganjal untuk menghubungkan ekstrimititas superior dari toraks supaya lengan dapat bergerak sebebas-bebasnya. 5. Melds tuberositas yang lebih kecil menjadi medial terletak punggung bukit yang membentuk punggungan supracondylar medial distal. The brakialis telah mendapat pasokan dua saraf-satu dari muskulokutaneus dan lain dari saraf radialis.1.

.html.. Anatomi dan fisiologi untuk keperawatan. dan tulang lengan serta tungkai. DAFTAR PUSTAKA Sloane. diharapkan adanya saran-saran yang membangun.2001. Diposkan oleh Ditya Didit di 02:05 ..com/ap/…/skeleton/menu/menu.. Dikarenakan penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah (Anatomi Muskuloskenetal) ini.blogspot. girdel pelvis. Anatomi dan Fisiologi untuk Pemula.. Yang dibuat penyusun. Dikarenakan penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah (Anatomi Muskuloskenetal) ini. 3. tulang hioid..com. Bagian rangka aksial meliputi tengkorak. http://www. leher dan dada. ethel. kolumna vertebra.blogspot. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran. danmenurut fungsi persendian (berdasarkan jumlah gerakan yang mungkin dilakukan pada persendian). Lauralee. Tambayong..2.Rangka aksial terdiri dari tulang-tulang dan bagian kartilago yang melindungi dan menyangga organ-organ kepala. www. Diakses pada tanggal . Sherwood.getbodysmart. Diakses pada tanggal . Rangka apendikular terdiri dari girdel pektoral (bahu). http://kinanta-biologi. 2004. osikel auditori. diharapkan adanya saran-saran yang membangun. Artikulasi atau sendi adalah hubungan antara dua tulang yang berdekatan.anakfkmui. Fisiologi Manusia Edisi 2. sternum dan tulang iga. Jakarta: penerbit buku kedokteran. 2001.com/2010/02/klasifikasi-tulang-rangka-pada-manusia. Sendi di klasifikasikan sesuai dengan struktur (berdasarkan ada tidaknya rongga persendian diantara tulangtulang yang berartikulasi dan jenis jaringan ikat yang berhubungan dengan persendian tersebut). Jan. Diakses pada .. Saran Demi kebaikan dan kesempurnaan makalah (Anatomi Muskuloskenetal) yang dibuat penyusun.html. Jakarta: penerbit buku kedokteran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful