P. 1
BIOMOLEKUL

BIOMOLEKUL

|Views: 31|Likes:
Published by lolipopliplip

More info:

Published by: lolipopliplip on Jan 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/30/2014

pdf

text

original

Kelompok 5 Faizatu ulya Lilia sarifatamin Lulu balqis Mardhatillah M. Idris iswardana M.

Rifqi

H. Biomolekul : Senyawa2 kimia yg secara alami hanya ditemukan dlm tubuh organisme atau sisa organisme setelah mati Atom penyusun biomolekul : C.S.O.N.P  .

cincin) .   Berupa senyawa-senyawa organik Mempunyai gugus fungsional Hidrokarbon  merupakan senyawa organik yang paling sederhana ( rantai.

  Pembagian Biomolekul : 1. Makromolekul : * Polisakarida * Polipeptida * Polinukleotida . Biomolekul sederhana * Monosakarida * Asam amino * Asam lemak 2.

ATP . hormon. DNA. STRUKTURAL : penyusun jaringan/tubuh organisme Contoh : kolagen. FUNGSIONAL : untuk melaksanakan fungsi fungsi kehidupan Contoh : enzim. BIOMOLEKUL dibagi menjadi 2 yaitu : 1. RNA. keratin 2.

G. 2.d. Fosfolipid 3. : T. relatif tidak larut dlm air 2. Lemak netral : TG = Triasilgliserol Contoh : mentega/margarin. kloroform. minyak goreng Jaringan lemak terutama t. sifatnya : 1.LIPID * sekelompok senyawa heterogen yg berhubungan dgn asam lemak. Kolesterol & steroid  . benzen  Macam2 lipid : 1. larut dlm pelarut non polar : eter.

fobia= takut) . Bersifat hidrofobik ( hidro= air.

D.K . Fosfolipid  Kandungan energi : tinggi   Sumber asam lemak essensial Sumber vitamin yg larut dlm lemak : A.E.Lipid individual tidak termasuk makromolekul 1. Kolesterol 3. Triasilgliserol (TG) 2.

rantai panjang alkohol fungsi : kutikula (daun. .d gliserol + 3 asam lemak monomer: asam lemak dan gliserol fungsi: simpanan energi contoh : lemak. Lilin (waxes) monomer : asam lemak. minyak 2. kulit binatang  proteksi) 1.Trigliserida t.

fosfat. Fosfolipid monomer: asam lemak. gliserol Fungsi : penyusun membran sel .3.

 ASAM LEMAK : asam monokarboksilat * rantai pendek ( atom C < 6 ) * rantai medium ( atom C 8 – 14 ) * rantai panjang ( atom C > 14 ) Secara biologis yg banyak biasanya : asam lemak rantai lurus. jumlah atom C genap ( 16-20) Pemberian nama : * gugus –COOH diberi nomor 1 atau * gugus –COOH tanpa simbol.γ dstnya  . atom C disebelahnya : Cα β.

asam lemak : 1.mis.u.akhiran : … + anoat (-anoic) . p.jika rantainya panjang. Asam palmitat C16 Asam stearat C18 .Asam palmitat C16 (C15H31COOH) / CH3(CH2)14COOH = asam heksadekanoat = hexadecanoic acid . Asam lemak jenuh ( saturated ) . bersifat padat pd suhu kamar .tidak ada ikatan rangkap . Berdasarkan ikatan rangkap.

Minyak kelapa yg banyak mengandung asam lemak jenuh ) . ASAM LEMAK TAK JENUH ( UNSATURATED ) * ≥ 1 ikatan rangkap * akhiran : -enoat ( enoic ) * yg alami : umumnya berbentuk Cis (sis) cair pd suhu kamar * asam lemak tak jenuh banyak terdapat pd minyak tumbuhan ( kec.

 Enzim adalah suatu biokatalisator. Jadi enzim juga berfungsi menurunkan energi aktivasi . Suatu reaksi kimia yang berlangsung dengan bantuan enzim memerlukan energi yang lebih rendah. yaitu suatu bahan yang berfungsi mempercepat reaksi kimia dalam tubuh makhluk hidup tetapi zat itu sendiri tidak ikut bereaksi karena pada akhir reaksi terbentuk kembali.

Na). atau koenzim yang berupa bahan organik.   bagian protein dan bukan protein. Mg. misalkan vitamin B (B1. B2) . Fe. Kofaktor dapat berupa ion logam (Cu. Bagian protein disebut apoenzim bagian non protein disebut kofaktor. K.

    kerja enzim bersifat spesifik/khusus. artinya selain dapat memecah substrat juga dapat membentuk substrat dari penyusunnya . artinya bahwa satu enzim hanya dapat bekerja pada satu substrat enzim bekerja pada suhu tertentu enzim berkerja pada derajat keasaman (pH) tertentu kerja enzim dapat bolak-balik.

       suhu derajat keasaman (pH) konsentrasi enzim jenis substrat penimbunan hasil akhir pengaruh aktivator/penggiat pengaruh inhibitor/penghambat .

  Lock and key (gembok dan anak kunci) Setiap enzim memiliki sisi aktif yang tersusun dari sejumlah asam amino. bentuk sisi aktif berubah bentuk sesuai dengan bentuk substrat kemudian terbentuk kompleks enzim-substrat. Pada saat produk sudah terlepas dari kompleks. Induced fit (induksi pas) Sisi aktif enzim merupakan bentuk yang tidak kaku (fleksibel). . maka enzim lepas dan kembali bereaksi dengan substrat yang lain. Bentuk sisi aktif ini sangat spesifik. sehingga hanya molekul dengan bentuk tertentu yang dapat menjadi substrat bagi enzim. Ketika substrat memasuki sisi aktif enzim.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->