Pengertian
Secara etimologis seseorang yang mengalami kesulitan mengoptimalkan fungsi anggota tubuh sebagai akibat dari luka, penyakit, pertumbuhan yang salah bentuk, dan akibatnya kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan tubuh tertentu mengalami penurunan.

1977). Sehingga untuk kepentingan pembelajarannya perlu layanan khusus. . atau pertumbuhan tidak sempurna (Suroyo. penyakit. Secara definitif Ketidakmampuan anggota tubuh untuk melaksanakan fungsinya disebabkan oleh berkurangnya kemampuan anggota tubuh untuk melaksanakan fungsi secara normal. akibat luka.

Kerusakan fisik saat lahir adalah kerusakan yang diakibatkan kesalahan atau kekeliruan saat proses kelahiran. . 2. Koening): 1.Klasifikasi anak Tuna Daksa Klasifikasi anak Tuna Daksa (Frances G. Kerusakan fisik sejak lahir adalah kerusakan yang dialami sejak anak ada dalam kandungan.

Kerusakan fisik sesudah lahir adalah kerusakan yang terjadi setelah kelahiran dan disebabkan oleh banyak faktor. sakit berkepanjangan. seperti infeksi.3. dan kecelakaan. .

Kelainan pada sistem cerebral (cerebral system) 2.KLASIFIKASI ANAK TUNADAKSA 1. . Kelainan pada sistem otot dan rangka (musculus skeletal system).

sikap atau bentuk tubuh. . gangguan koordinasi. seperti cerebral palsy (CP) atau kelumpuhan otak.Kelainan pada sistem cerebral (cerebral system) Penyandang kelainan pada sistem cerebral. Cerebral palsy ditandai oleh adanya kelainan gerak. kadang-kadang disertai gangguan psikologis dan sensoris yang disebabkan oleh adanya kerusakan atau kecacatan pada masa perkembangan otak. kelainannya terletak pada sistem saraf pusat.

mengurus diri. yaitu dapat berjalan tanpa alat bantu. 2. seperti brace . bicara jelas. cerebral palsy diklasifikasikan menjadi: 1. dan dapat menolong diri. Ringan dengan ciri-ciri. berjalan. dan alat-alat khusus.Menurut derajat kecacatannya. Sedang dengan ciri-ciri: membutuhkan bantuan untuk latihan berbicara.

3. . yaitu membutuhkan perawatan tetap dalam ambulasi. bicara. Berat Dengan ciri-ciri. dan menolong diri.

Spastik dengan ciri seperti terdapat kekakuan pada sebagian atau seluruh ototnya .Menurut letak kelainan di otak dan fungsi geraknya cerebral palsy dibedakan atas: 1.

.

tremor (getaran kecil yang terus menerus pada mata. Dyskenisia Meliputi athetosis (penderita memperlihatkan gerak yang tidak terkontrol). tangan atau pada kepala ) . rigid (kekakuan pada seluruh tubuh sehingga sulit dibengkokkan).2.

.

4. jalannya gontai. koordinasi mata dan tangan tidak berfungsi . Ataxia adanya gangguan keseimbangan.

4. Jenis campuran seorang anak mempunyai kelainan dua atau lebih dari tipe-tipe di atas .

. Poliomyelitis merupakan suatu infeksi pada sumsum tulang belakang yang disebabkan oleh virus polio yang mengakibatkan kelumpuhan dan sifatnya menetap.Kelainan pada sistem otot dan rangka (musculus skeletal system) 1.

.

2. Penyakit ini ada hubungannya dengan keturunan. Muscle Dystrophy Jenis penyakit yang mengakibatkan otot tidak berkembang karena mengalami kelumpuhan yang sifatnya progresif dan simetris. .

.

fungsi jaringan saraf terganggu dan dapat mengakibatkan kelumpuhan. Biasanya kasus ini disertai dengan ketunagrahitaan (Black. yaitu pembesaran pada kepala karena produksi cairan yang berlebihan. hydrocephalus.3. 1975). . Spina bifida Merupakan jenis kelainan pada tulang belakang yang ditandai dengan terbukanya satu atau 3 ruas tulang belakang dan tidak tertutupnya kembali selama proses perkembangan. Akibatnya.

.

. sedangkan anak tunadaksa yang mengalami kelainan pada sistem cerebral. tingkat kecerdasannya berentang mulai dari tingkat idiocy sampai dengan gifted.KarakteristikAkademik Daksa Anak Tuna 1. Karakteristik Pada umumnya tingkat kecerdasan anak tunadaksa yang mengalami kelainan pada sistem otot dan rangka adalah normal sehingga dapat mengikuti pelajaran sama dengan anak normal.

Karakteristik Sosial/Emosional Karakteristik sosial/emosional anak tunadaksa bermula dari konsep diri anak yang merasa dirinya cacat. Kehadiran anak cacat yang tidak diterima oleh orang tua dan disingkirkan dari masyarakat akan merusak perkembangan pribadi anak. . bermain dan perilaku salah lainnya. dan menjadi beban orang lain yang mengakibatkan mereka malas belajar.2. tidak berguna.

gangguan bicara. penglihatan. berkurangnya daya pendengaran. .3. Kelainan tambahan itu banyak ditemukan pada anak tunadaksa sistem cerebral. dan lain-lain. seperti sakit gigi. Karakteristik Fisik/Kesehatan Karakteristik fisik/kesehatan anak tunadaksa biasanya selain mengalami cacat tubuh adalah kecenderungan mengalami gangguan lain.

TERIMAKASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful