P. 1
Final Samsul

Final Samsul

|Views: 318|Likes:
Published by Samsul Mutakim

More info:

Published by: Samsul Mutakim on Jan 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/04/2015

pdf

text

original

1. Pengertian Media Gambar

Menurut Oemar Hamalik (1986:43) berpendapat bahwa “ Gambar
adalah segala sesuatu yang diwujudkan secara visual dalam bentuk dua
dimensi sebagai curahan perasaan atau pikiran”. Sedangkan dalam Kamus
Besar Bahasa Indonesia (2001: 329) “ Gambar adalah tiruan barang,
binatang, tumbuhan dan sebagainya.”
Selain fungsi umum tersebut, secara khusus gambar berfungsi pula
untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, mengilustrasikan atau
menghiasi fakta yang mungkin cepat akan dilupakan atau diabaikan tidak
digambarkan. Gambar termasuk media yang relatif mudah ditinjau dari segi
biayanya.
Di bawah ini beberapa pengertian media gambar, diantaranya:
a. Media gambar adalah segala sesuatu yang diwujudkan secara
visual kedalam bentuk dua dimensi sebagai curahan ataupun pikiran

25

yang bentuknya bermacam-macam seperti lukisan, potret, slide, film,
strip, opaque projector (Hamalik, 1994:95).
b.Media gambar adalah media yang paling umum dipakai, yang
merupakan bahasan umum yang dapat dimengerti dan dinikmati dimana-
mana (Sadiman,1996:29).
c. Media gambar merupakan peniruan dari benda-benda dan
pemandangan dalam hal bentuk, rupa, serta ukurannya relatif terhadap
lingkungan (Soelarko,1980:3).
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa media gambar
adalah perwujudan lambang dari hasil peniruan-peniruan benda-benda,
pemandangan, curahan pikir atau ide-ide yang di visualisasikan kedalam
bentuk dua dimensi. Bentuknya dapat berupa gambar situasi dan lukisan
yang berhubungan dengan pokok bahasan berhitung.
2. Fungsi Media Gambar

Menurut Arief Sadiman, Dkk (2003: 28-29): Media grafis visual
sebagimana halnya media yang lain. Media grafis untuk menyalurkan pesan
dari sumber ke penerima pesan. Saluran yang dipakai menyangkut indera
penglihatan. Pesan yang akan disampikan dituangkan ke dalam simbol-
simbol komunikasi visual. Simbol-simbol tersebut perlu dipahami benar
artinya agar proses penyampian pesan dapat berhasil dan efisien.
3. Kelebihan media gambar adalah
a.Sifatnya konkrit dan lebih realistis dalam memunculkan pokok
masalah, jika dibandingkan dengan bahasa verbal.
b.Dapat mengatasi batasan ruang dan waktu.
c.Dapat mengatasi keterbatasan pengamatan kita.
d.Memperjelas masalah dalam bidang apa saja dan untuk semua
orang tanpa memandang umur sehingga dapat mencegah atau
membetulkan kesalahpahaman.
e.Harganya murah dan mudah didapat serta digunakan (Sadiman,
1996:31).
4.Adapun kelemahan media gambar adalah

26

a.Hanya menampilkan persepsi indera mata, ukurannya terbatas
hanya dapat terlihat oleh sekelompok siswa
b.Gambar diintepretasikan secara personal dan subyektif.
c.Gambar disajikan dalam ukuran yang sangat kecil, sehingga
kurang efektif dalam pembelajaran (Rahadi, 2003:27)
Menurut Sudjana (2001:12) tentang bagaimana siswa belajar melalui
gambar gambar adalah sebagai berikut:
a.Ilustrasi gambar merupakan perangkat pengajaran yang dapat
menarik minat belajar siswa secara efektif.
b.Ilustrasi gambar merupakan perangkat tingkat abstrak yang dapat
ditafsirkan berdasarkan pengalaman dimasa lalu, melalui penafsiran
kata-kata.
c.Ilustrasi gambar membantu para siswa membaca buku pelajaran
terutama dalam menafsirkan dan mengingat-ingat isi materi teks yang
menyertainya.
d.Dalam booklet, pada umumnya anak-anak lebih menyukai setengah
atau satu halaman penuh bergambar, disertai beberapa petunjuk yang
jelas.

e.Ilustrasi gambar isinya harus dikaitkan dengan kehidupan nyata, agar
minat para siswa menjadi efektif.
f.Ilustrasi gambar isinya hendaknya ditata sedemikian rupa sehingga
tidak bertentangan dengan gerakan mata pengamat, dan bagian-bagian
yang paling penting dari ilustrasi itu harus dipusatkan dibagian sebelah
kiri atas medan gambar.
Dengan demikian media gambar merupakan salah satu teknik media
pembelajaran yang efektif karena mengkombinasikan fakta dan gagasan
secara jelas, kuat dan terpadu melalui pengungkapan kata-kata dan gambar.

27

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A.Subyek Penelitian

1.Lokasi dan waktu penelitian

Penelitian dilaksanakan di SDN Bulu 02, Kecamatan
Pilangkenceng, Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2012 / 2013 pada kelas
IV. Dengan jumlah murid sebanyak 27 siswa terdiri dari 8 siswa laki-laki
dan 19 siswa perempuan.

Adapun jadwal pelaksanaan dari pra siklus, kegiatan perbaikan
siklus I dan kegiatan perbaikan siklus 2.
a.Pra Siklus
Tahap pra siklus mulai dilaksanakan pada tanggal 27 Nopember 2012
dalam pembelajaran IPA di kelas IV SDN Bulu 02, Kecamatan
Pilangkenceng, Kabupaten Madiun dengan pokok bahasan
“Penggolongan Hewan Berdasarkan Makanannya”.
b.Siklus I
Dilaksanakan pada tanggal 02 Nopember 2012 dengan alokasi waktu 1
x 35 menit pada jam ke-4 pukul 09.00 – 09.35 di kelas IV mata
pelajaran IPA pokok bahasan penggolongan hewan berdasarkan
makanannya pada SDN Bulu 02, Kec. Pilangkenceng, Kab. Madiun
Tahun Pelajaran 2012 / 2013.
c.Siklus 2
Dilaksanakan pada tanggal 09 Nopember 2012 dengan alokasi waktu 1
x 35 menit pada jam ke-4 pukul 09.00 – 09.35 di kelas IV mata
pelajaran IPA pokok bahasan penggolongan hewan berdasarkan
makanannya pada SDN Bulu 02, Kec. Pilangkenceng, Kab. Madiun
Tahun Pelajaran 2012 / 2013.
2.Karakteristik Siswa

Karakteristik siswa kelas IV SDN Bulu 02 Kecamatan
Pilangkenceng Kabupaten Madiun pada tahun pelajaran 2012 / 2013 pada

28

umumnya dapat dikatakan cukup baik, dilihat dari penampilan di dalam
maupun diluar kelas, antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran,
serta pakaian yang dikenakan setiap hari. Meskipun demikian ada beberapa
hal yang kurang yaitu siswa sering kali ramai saat kegiatan pembelajaran
berlangsung dan ada beberapa siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan
rumah (PR). Hal tersebut dapat dikatakan pula bahwa proses belajar
mengajar ada sebagian siswa yang kurang berminat.

B.Deskripsi Per Siklus

1.

Perencanaan

Di dalam tahap perencanaan ini peneliti membuat Rencana
Pembelajaran (RP) untuk kegiatan pembelajaran pra siklus, dan Rencana
Perbaikan Pembelajaran (RPP) untuk pelaksanaan siklus I dan II. Peneliti
juga membuat lembar kerja siswa (LKS), menyiapkan lembar evaluasi,
menyiapkan media dan sumber belajar untuk tiap siklus.

a.Pra Siklus

Satuan Pendidikan

: SDN BULU 02

Mata Pelajaran

: IPA

Kelas / Semester

: IV / I

Alokasi Waktu

: 1 x 35 Menit

Standar Kompetensi

3. Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya.

Kompetensi Dasar

3.2 Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya.

Indikator

1.Menyebutkan contoh hewan yang termasuk kedalam jenis hewan
Herbivora
2.Menyebutkan contoh hewan yang termasuk kedalam jenis hewan
Karnivora

29

3.Menyebutkan contoh hewan yang termasuk kedalam jenis hewan
Omnivora
4.

Menyimpulkan bahwa makanan masing-masing hewan

tidak sama.

Tujuan Pembelajaran

1.Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk kedalam
jenis Herbivora
2.Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk kedalam
jenis Karnivora
3.Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk kedalam
jenis Omnivora
4.Siswa mampu menyimpulkan bahwa makanan masing-masing
hewan tidak sama.

Materi Pokok

1.

Penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya
Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin

Tekun
Tanggung jawab
Bersemangat
Mandiri
Kasih Sayang

Pendekatan dan Metode Pembelajaran

1.Tanya jawab.
2.Penugasan.
3.Diskusi
4.Ceramah bervariasi

Langkah-langkah Pembelajaran

Pada pra kegiatan, guru membuka pelajaran dengan
memberi salam, dan memeriksa kehadiran siswa dan
mengkondisikan kelas agar siswa siap mengikuti pelajaran.
Selanjutnya guru menyiapkan sumber belajar yang akan digunakan.

30

Dalam kegiatan apersepsi guru bertanya kepada siswa
tentang nama-nama hewan yang diketahui siswa serta bertanya
kepada siswa tentang hewan peliharaan yang ada di rumahnya.
Setelah itu guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
diajarkan.

Dalam kegiatan inti (eksplorasi) guru menjelaskan materi
tentang pengelompokkan hewan berdasarkan makanannya dan
siswa mendengarkan penjelasan guru. Selanjutnya guru menunjuk
beberapa siswa untuk menyebutkan contoh beberapa hewan yang
termasuk ke dalam herbivora, karnivora dan omnivora selain yang
sudah dicontohkan oleh guru. Dalam kegiatan elaborasi guru
membentuk siswa menjadi beberapa kelompok, dengan kemampuan
bervariasi (satu bangku) selanjutnya guru memberikan tugas pada
masing-masing kelompok untuk mendiskusikan hewan berdasarkan
makanannya. Setelah itu guru memberikan waktu pada masing-
masing kelompok untuk mengerjakan tugas tersebut. Selama siswa
mendiskusikan tugas kelompok, guru mengamati dan mengawasi
cara kerja siswa dalam diskusi kelompok sambil memberikan
arahan dan penjelasan kepada siswa dalam kelompok apabila ada
yang mengalami kesulitan. Setelah selesai, guru dan siswa
mengevaluasi hasil diskusi secara bersama-sama. Dalam kegiatan
konfirmasi, guru memberikan tes lisan kepada siswa, siswa yang
berhasil menjawab pertanyaan tersebut mendapatkan reward setelah
itu guru menegaskan kembali materi pelajaran yang baru saja
dipelajari.

Dalam kegiatan penutup, guru bersama siswa menyimpulkan
materi penggolongan hewan berdasarkan makanannya setelah itu
guru berpesan kepada siswa untuk selalu menjaga dan menyayangi
hewan dengan sebaik mungkin. Setelah semuanya dilakukan guru
mengucapkan salam penutup.

31

b.Rencana Perbaikan Siklus I

Satuan Pendidikan

: SDN BULU 02

Mata Pelajaran

: IPA

Kelas / Semester

: IV / I

Alokasi Waktu

: 1 x 35 Menit

Standar Kompetensi

3. Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya.

Kompetensi Dasar

3.2 Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya.

Indikator

1.

Menyebutkan contoh hewan yang termasuk jenis

Herbivora
2.

Menyebutkan contoh hewan yang termasuk jenis

Karnivora
3.

Menyebutkan contoh hewan yang termasuk jenis

Omnivora
4.

Menyimpulkan bahwa makanan masing-masing hewan

tidak sama.

Tujuan Pembelajaran

1.

Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk

jenis Herbivora
2.

Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk

jenis Karnivora
3.

Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk

jenis Omnivora
4.

Siswa mampu menyimpulkan bahwa makanan masing-

masing hewan tidak sama.
Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin

Tekun
Tanggung jawab

32

Bersemangat
Mandiri
Kasih Sayang

Tujuan perbaikan pembelajaran

1.Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk hewan
herbivora melalui metode demonstrasi dengan media gambar
2.Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk hewan
karnivora melalui metode demonstrasi dengan media gambar
3.Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk hewan
omnivora melalui metode demonstrasi dengan media gambar
4.Siswa mampu menyimpulkan bahwa makanan masing-masing
hewan tidak sama melalui metode demonstrasi dengan media
gambar

Materi Pokok

1.

Penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya

Pendekatan dan Metode Pembelajaran

1.

Tanya jawab.

2.

Penugasan.

3.

Diskusi

4.

Ceramah bervariasi

5.

Demonstrasi

Langkah-langkah Pembelajaran

Dalam pra kegiatan, guru membuka pelajaran dengan
memberi salam, dan memeriksa kehadiran siswa serta
mengkondisikan kelas agar siswa siap mengikuti pelajaran. Setelah
itu guru menyiapkan sumber belajar dan media pembelajaran yang
akan digunakan.

Dalam kegiatan awal (apersepsi) guru bertanya kepada siswa
tentang hewan peliharaan yang ada di rumah siswa setelah itu guru

33

menunjukkan berbagai macam gambar hewan lalu menyampaikan
tujuan pembelajaran yang akan diajarkan

Dalam kegiatan inti (eksplorasi), guru menjelaskan materi
tentang pengelompokkan hewan berdasarkan makanannya setelah
itu guru bersama siswa mendemonstrasikan pengelompokkan hewan
berdasarkan makanannya dengan menggunakan media gambar.
Dalam kegiatan elaborasi, guru membentuk siswa menjadi beberapa
kelompok, dengan kemampuan bervariasi (satu bangku) lalu
memberikan tugas pada masing-masing kelompok untuk
mendiskusikan hewan berdasarkan makanannya kemudian guru
memberikan waktu pada masing-masing kelompok untuk
mengerjakan tugas tersebut. Selama siswa mendiskusikan tugas
tersebut dengan kelompoknya guru mengamati dan mengawasi cara
kerja siswa dalam diskusi kelompok serta memberikan arahan dan
penjelasan kepada siswa dalam kelompok apabila ada yang
mengalami kesulitan. Setelah selesai, guru dan siswa mengevaluasi
hasil diskusi secara bersama-sama.
Dalam kegiatan konfirmasi, guru memberikan tes tulis
kepada siswa dan bersama dengan siswa membahas tugas individu
selanjutnya menegaskan kembali materi pelajaran yang baru saja
dipelajari.

Dalam kegiatan akhir guru bersama siswa menyimpulkan
materi penggolongan hewan berdasarkan makanannya serta
berpesan kepada siswa untuk selalu menjaga dan menyayangi
hewan dengan sebaik mungkin. Setelah semua selesai dilakukan
guru mengucapkan salam penutup

34

c.Rencana Perbaikan Siklus 2

Satuan Pendidikan

: SDN BULU 02

Mata Pelajaran

: IPA

Kelas / Semester

: IV / I

Alokasi Waktu

: 1 x 35 Menit

Standar Kompetensi

3. Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya.

Kompetensi Dasar

3.2 Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya.

Indikator

1.

Menyebutkan contoh hewan yang termasuk jenis

Herbivora
2.

Menyebutkan contoh hewan yang termasuk jenis

Karnivora
3.

Menyebutkan contoh hewan yang termasuk jenis

Omnivora
4.

Menyimpulkan bahwa makanan masing-masing hewan

tidak sama.

Tujuan Pembelajaran

1.Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk jenis
Herbivora
2.Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk jenis
Karnivora
3.Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk jenis
Omnivora
4.Siswa mampu menyimpulkan bahwa makanan masing-masing
hewan tidak sama.
Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin

Tekun
Tanggung jawab

35

Bersemangat
Mandiri
Kasih Sayang

Tujuan perbaikan pembelajaran

1.

Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk
hewan herbivora melalui metode demonstrasi dengan media gambar
2.

Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk
hewan karnivora melalui metode demonstrasi dengan media gambar
3.

Siswa mampu menyebutkan contoh hewan yang termasuk
hewan omnivora melalui metode demonstrasi dengan media gambar
4.

Siswa mampu menyimpulkan bahwa makanan masing-
masing hewan tidak sama melalui metode demonstrasi dengan
media gambar

Materi Pokok

1.

Penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya

Pendekatan dan Metode Pembelajaran

1.

Tanya jawab.

2.

Penugasan.

3.

Diskusi

4.

Ceramah bervariasi

5.

Demonstrasi

Langkah-langkah Pembelajaran

Dalam pra kegiatan, guru membuka pelajaran dengan
memberi salam, dan memeriksa kehadiran siswa serta
mengkondisikan kelas agar siswa siap mengikuti pelajaran. Setelah
itu guru menyiapkan sumber belajar dan media pembelajaran yang
akan digunakan.

Dalam kegiatan apersepsi, guru bertanya kepada siswa
tentang hewan peliharaan yang ada di rumah siswa setelah itu

36

menunjukkan berbagai macam gambar hewan dan makananya serta
menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan diajarkan
Dalam kegiatan inti (eksplorasi), guru menjelaskan materi
tentang pengelompokkan hewan berdasarkan makanannya setelah
itu guru bersama siswa mendemonstrasikan pengelompokkan hewan
berdasarkan makanannya menggunakan media konkret ( jenis
makanan nyata ). Dalam kegiatan elaborasi, guru membentuk siswa
menjadi beberapa kelompok, dengan kemampuan bervariasi (satu
bangku) lalu memberikan tugas pada masing-masing kelompok
untuk mendiskusikan hewan berdasarkan makanannya kemudian
guru memberikan waktu pada masing-masing kelompok untuk
mengerjakan tugas tersebut. Selama siswa mendiskusikan tugas
tersebut dengan kelompoknya guru mengamati dan mengawasi cara
kerja siswa dalam diskusi kelompok serta memberikan arahan dan
penjelasan kepada siswa dalam kelompok apabila ada yang
mengalami kesulitan. Setelah selesai, guru dan siswa mengevaluasi
hasil diskusi secara bersama-sama.
Dalam kegiatan konfirmasi, guru memberikan tes tulis
kepada siswa dan bersama dengan siswa membahas tugas individu
selanjutnya menegaskan kembali materi pelajaran yang baru saja
dipelajari.

Dalam kegiatan akhir guru bersama siswa menyimpulkan
materi penggolongan hewan berdasarkan makanannya serta
berpesan kepada siswa untuk selalu menjaga dan menyayangi
hewan dengan sebaik mungkin. Setelah semua selesai dilakukan
guru mengucapkan salam penutup

2.

Pelaksanaan
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Jika digambarkan
dalam sebuah diagram model, penelitian tindakan kelas berbentuk spiral
dari siklus yang satu ke siklus berikutnya adalah sebagai berikut:

37

Gambar 1: Spiral Penelitian Tindakan Kelas

3.

4.

Dari gambar di atas dapat diuraikan bahwa sebelum melakukan
tindakan peneliti harus terlebih dahulu merencanakan secara seksama
jenis tindakan yang akan dilakukan. Setelah apa yang direncanakan
matang barulah dilaksanakan. Bersamaan dengan pelaksanaan tindakan
tersebut peneliti mengamati proses pelaksanaan tindakan tersebut dan
akibat yang timbul dari tindakan tersebut.

3.

Pengamatan / Pengumpulan Data / Instrumen
Peneliti mengadakan pengamatan dalam kegiatan perbaikan
meningkatkan minat belajar IPA pokok bahasan penggolongan hewan
berdasarkan makanannya dengan menggunakan metode demonstrasi dan
media gambar pada siswa kelas IV SDN Bulu, 02 Kecamatan
Pilangkenceng, Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

38

Perencanaan

SIKLUS I

Pengamatan

Pelaksanaan

Refleksi

Perencanaan

SIKLUS 2

Pengamatan

Pelaksanaan

Refleksi

?

Perencanaan

PRA SIKLUS

Pengamatan

Pelaksanaan

Refleksi

Dalam pelaksanan Perbaikan Pembelajaran siklus 1 dan 2, peneliti
menggunakan alat penilaian sebagai berikut :
1.Lembar observasi penilaian minat, digunakan untuk menilai minat
dalam diri siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
2.Penilaian proses, digunakan untuk menilai keaktifan siswa selama
dalam kegiatan diskusi kelompok.
3.Lembar evaluasi individu, digunakan untuk menilai hasil evaluasi
siswa secara individu di akhir pembelajarn.
Secara lengkap instrumen penelitian ini adalah sebagai berikut:

39

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi.2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.
Jakarta: PT. Asdi Mahasatya

Arikunto, Suharsimi.2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Modul Universitas Terbuka .2008. Strategi Pembelajaran di SD. Jakarta :
Universitas Terbuka.

Modul Universitas Terbuka .2008. Pembelajaran IPA di SD. Jakarta :
Universitas Terbuka.

Syaodih, Nana. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.

Tim PKP PGSD.2012.Panduan Pemantapan Kemampuan Profesional. Jakarta :
Universitas Terbuka.

Usman, Uzer. 2002. Menjadi Guru Professional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

40

41

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->