Partus Serotinus

Joseph William Sri L Diana M Dicky S Erick S Feilicia H Fredrick Parlindungan

Definisi  Persalinan setelah kehamilan 42 minggu atau lebih .

Tanda-tanda Serotinus     Tidak ada lanugo Kuku panjang Rambut kepala banyak Kulit berkerut. sering berwarna kekuningan  Kadang anak agak kurus  Air ketuban sedikit & mengandung mekonium  Kalsifikasi dari placenta . mengelupas.

sebaliknya anak dapat kecil karena punurunan fungsi placenta .Bahayanya  Kematian anak di dalam rahim  Besar anak berlebihan  menimbulkan kesukaran saat persalinan.

Untuk diagnosis diperlukan  HPHT Pada amnioscopy didapatkan : • Air ketuban <<< • Mekonium + Partus serotinus sering terjadi pada Anencephalus .

Jika akan dilakukan induksi persalinan (persalinan anjuran)  cervic harus matang Kehamilan serotinus merupakan indikasi SC pada primi tua (terutama > 40 tahun) .

Bila Cervic matang  Dilakukan induksi persalinan asal tidak ada makrosomia  SC  bila BB anak > 4500 gram (non diabetes) BB anak 4000-4200 gram (diabetes)  Diperlukan pemantauan intrapartum dgn CTG .

penilaian diulang 3 hari lagi) . .Cervic belum matang  Bila NST & penilaian volume kantung amnion normal  kehamilan biarkan berlanjut & penilaian fetus 2x/minggu  Oligohidramnion atau deselerasi variabel pd NST  induksi persalinan  Volume cairan amnion normal & NST non reaktif  lakukan CST (jika +  anak dilahirkan. dibiarkan.

Cervic belum matang  Nilai keadaan cervic setiap kali kunjungan (Skor Bishop)  Kehamilan diakhiri bila sudah 44 minggu tanpa melihat keadaan cervic .

Pengelolaan Intrapartum  OS tidur miring ke kiri  Pemantauan elektronik jantung fetus  O2  bila keadaan jantung abnormal  Perhatikan jalannya persalinan  Periksa fetus segera setelah lahir (kemungkinan hipoglikemia. polisitemia) . hipotermia. hipovolemia.

Terima Kasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful