Perulangan (loop) dengan statement for digunakan untuk sebuah blok statement berulang kali sejumlah yang ditentukan

. Ada tiga bentuk perulangan dengan statement for, yaitu: 1. Perulangan positif Perulangan positif adalah perulangan dengan penghitungan dari kecil ke besar atau dengan kata lain pertambahannya positif. Perulangan positif dibentuk dengan menggunakan statement ForTo-Do, dengan bentuk umum: For variabel := nilai_awal To nilai_akhir Do statement; Variabel, nilai_awal, dan nilai_akhir harus mempunyai tipe yang sama, yaitu integer. contoh : 1var 2 i : integer; 3begin for i := 1 to 5 do 4 writeln('Turbo Pascal'); 5 end. 6 Bila kode program diatas dijalankan, akan didapat hasil: Turbo Pascal Turbo Pascal Turbo Pascal Turbo Pascal Turbo Pascal Jika statement yang diulang lebih dari satu statement, maka penulisannya dapat dilakukan dengan menggunakan blok statement (diawali dengan Begin dan diakhiri dengan End;). contoh : 1var i : integer; 2begin 3 for i := 1 to 5 do begin 4 write(i); 5 writeln(' Turbo Pascal'); 6 end; 7end.

8 9 Bila kode program diatas dijalankan, akan didapat hasil: 1 Turbo Pascal 2 Turbo Pascal 3 Turbo Pascal 4 Turbo Pascal 5 Turbo Pascal 2. Perulangan negatif Perulangan negatif adalah perulangan dengan penghitungan dari besar ke kecil atau dengan kata lain pertambahannya negatif. Perulangan negatif dibentuk dengan menggunakan statement ForDownTo-Do, dengan bentuk umum: For variabel := nilai_awal DownTo nilai_akhir Do statement; contoh : 1var 2 i : integer; 3begin for i := 5 downto 1 do 4 write(i); 5 end. 6 Bila kode program diatas dijalankan, akan didapat hasil: 54321 3. Perulangan tersarang Perulangan tersarang (nested-loop) adalah perulangan yang berada dalam perulangan lainnya. contoh : 1 var i, j : integer; 2 3 begin 4 for i := 1 to 5 do

10 11 Bila kode program diatas dijalankan. 8 end. 8 writeln. akan didapat hasil: 12345 12345 12345 12345 12345 contoh lainnya : 1 2 var i.begin 5 for j := 1 to 5 do 6 write(j. ' '). 9 end. j : integer. 3 4 begin 5 for i := 1 to 5 do 6 begin for j := i to 5 do 7 write(j. 11 . 9 end. ' '). 7 writeln. 10end.

7 writeln(' Turbo Pascal').. 2. .. tapi blok statement setelah repeat tetap akan dikerjakan hingga statement until. 11 Bila program dijalankan maka akan didapatkan hasil: 1 Turbo Pascal 2 Turbo Pascal 3 Turbo Pascal 4 Turbo Pascal 5 Turbo Pascal Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perulangan repeat until adalah: 1. Paling sedikit statement didalam perulangan diproses sekali.. Perulangan repeat. Kalaupun ditambahkan blok statement begin dan end didalam perulangan repeat.until mempunyai bentuk umum : Repeat statement Until kondisi.. contoh: 1 2 var i : integer. Jadi walaupun kondisi awal sudah tidak sesuai dengan kondisi statement until. 9 until i > 5..until digunakan untuk mengulang statement atau blok statement hingga kondisi yang diseleksi di until terpenuhi.Struktur repeat.. Pada repeat. hasilnya akan sama saja dengan tanpa menggunakan begin dan end. 6 repeat write(i). 10end.. karena batas perulangannya telah ditunjukkan mulai Repeat sampai Until (Jadi Repeat dan Until merupakan pengganti begin dan end).until dapat tidak menggunakan blok statement (tidak diperlukan begin dan end untuk menunjukkan batas perulangannya). karena seleksi kondisi pada statement until yang terletak dibawah.until.. 3 4 begin 5 i := 1. 8 inc(i).

.until dengan perulangan while-do: contoh perulangan dengan repeat. sementara script dengan perulangan repeat.. 11 contoh perulangan dengan while-do: 1 2 var i : integer. 11end.until tersarang ... 6 repeat write(i).. 3 4 begin 5 i := 10. bisa kita lihat contoh perbedaan penggunaan perulangan repeat.until maupun while-do. Jika kedua script diatas dijalankan maka script dengan perulangan while-do tidak akan menampilkan hasil apapun. 10 end. 7 writeln(' Turbo Pascal').. 8 writeln(' Turbo Pascal').. 9 until i > 5. dan menampilkan hasil seperti ini: 10 Turbo Pascal Dari contoh diatas semoga kita bisa memahami perbedaan penggunaan repeat. 8 inc(i). 10end.until: 1 2 var i : integer... 6 while i < 5 do begin 7 write(i).. baik repeat..Untuk dapat lebih memahami maksud dari pernyataan diatas. 3 4 begin 5 i := 10.until tetap akan menjalankan statement program minimal satu kali. 9 inc(i).. Struktur Perulangan repeat. 12 Kedua script diatas sengaja dibuat nilai awal yang tidak memenuhi kondisi pada tiap perulangan.until dan whiledo.

.. 11 writeln.until lainnya. 13 until i > 5. contoh: 1 2 var i. struktur perulangan repeat. 3 4 5 begin i := 1.. 8 repeat write(j.until tersarang adalah suatu perulangan repeat. 14end.Sama seperti perulangan lainnya. ' ').. 9 inc(j). 10 until j > 5. 15 . 12 inc(i)..until yang berada didalam perulangan repeat.. 6 repeat 7 j := 1. j : integer.

3 4 begin i := 1. 9 end. 8 i := i + 1. 11 Bila program dijalankan. contoh : 1 var 2 i. akan didapatkan hasil: 0 Turbo Pascal 1 Turbo Pascal 2 Turbo Pascal 3 Turbo Pascal 4 Turbo Pascal Perulangan While-Do tersarang Perulangan while-do tersarang (nested While-Do) merupakan perulangan while-do yang berada didalam perulangan while-do lainnya.Statement While-Do digunakan untuk melakukan proses perulangan suatu statement atau blok statement secara terus-menerus selama kondisi ungkapan logika pada while masih bernilai logika benar. 5 while i <= 5 do 6 begin 7 j := 1. 6 while i < 5 do begin 7 writeln(i. Perulangan While-Do mempunyai bentuk umum: While ungkapan_logika Do statement. . ' Turbo Pascal'). 3 4 begin 5 i := 0. j : integer. uses wincrt. contoh: 1 2 var i : integer. 10end.

20 i := i + 1. 2 3 var i. i := 1. 15 16 17 18 Bila program dijalankan. ' '). j. .while j <= i do 8 begin 9 write(j. 4 lagi : char. 12 i := i + 1. akan didapatkan hasil: 1 12 123 1234 12345 contoh lainnya : 1 uses wincrt. 7 while lagi = 'Y' do 8 begin 9 clrscr. 12 while i <= n do 13 begin 14 j := 1. n : integer. 13 end. 10 write('Input jumlah perulangan : '). ' '). 14end. 11 end. 15 while j <= n do begin 16 write(i. 5 6 begin lagi := 'Y'. 19 writeln. 10 j := j + 1. 18 end. writeln. 17 j := j + 1. 11 readln(n).

26 27 28 29 30 Bila program dijalankan. 25end. Jika ya maka perulangan akan dilakukan lagi.end. 24 end. 21 write('Apakah anda ingin mengulang lagi ? '). 23 lagi := upcase(lagi). maka akan didapatkan hasil sebagai berikut: Input jumlah perulangan : 3 111 222 333 Apakah anda ingin mengulang lagi ? _ . maka didapatkan hasil sebagai berikut: Input jumlah perulangan : 5 11111 22222 33333 44444 55555 Apakah anda ingin mengulang lagi ? _ Kita bisa melakukan perulangan lagi dengan menginput nilai Y jika ada pertanyaan apakah anda ingin mengulang lagi. Sebagai contoh jika kita input jumlah perulangan dengan nilai 5. Sebagai contoh jika kita menginput nilai 3 pada jumlah perulangan. maka akan meminta inputan jumlah perulangan terlebih dahulu. 22 readln(lagi).

Witch adalah perulangan yang akan mencari nilai ekspresi yang sesuai dengan nilai-nilai yang didaftarkan pada pernyataan case.. while i=5 do begin edit3. diantaranya (While Do. jika salahsatu nilai ditemui. Default. ada beberapa jenis perulangan.. Contoh Perintah: While do Statement While – variable syarat – do Pernyataan For Statement for – variable syarat – var End Witch Witch (ekspresi) Case nilai.. Begin For i:=1 to 5 do Edit1.seltext:=int to str (i). i:=i+1. maka program akan melompat kecabang case tersebut dan melakikan perintah tersebut. Switch. While do adalah statement perulangan akan terus melakukan suatu proses perulangan selama kondisi atau syarat yang ditentukan barnilai benar 2. . Perintah1 Break. Perintah_lain. For Var I:=integer. For adalah perulangan yang digunakan untuk melakukan suatu proses dalam suatu nlok berulang kali. end. dan For) Pengertian While do: 1. end.seltext :=int to str (i). While do Var i:integer begin i:=0. jika tidak ditemui.Didalam bahasa Turbo Pascal. maka akam melompat keperintah default. 3.. Witch.

return0. Witch Var Print(“masukkan nilai 1-3”). Break. Default. Printf (“dua/n”).End. Scanf(“%d”.&nilai). End. Witch (nilai) Case1. Print (“empat/n”). … else .

Perulangan & Penyelesaian Kondisi Materi 1. Var i : Integer. Maka bila program diatas dicompile hasilnya : I Love Dinda I Love Dinda I Love Dinda I Love Dinda I Love Dinda Penjelasan : Berati statemen I Love Dinda akan diulang sebanyak 5 kali yaitu dengan menghitung nilai i dari i ke 1 sampai nilai i terakhir yaitu i ke 5. • Perulangan For positif contoh : perulangan positif untuk satu statement : Uses Crt. # Contoh dengan menggunakan blok statement: cara penulisannya dengan pada awal blok diawali dengan Begin dan pada akhir blok diakhiri dengan End. Perulangan dengan statemen For digunakan untuk mengulang statemen atau suatu blok statemen berulang kali. Begin . Var i : Integer. Dalam materi ini akan memberikan gambaran konsep dasar dari pengertian diatas. a) Perulangan For. Begin For i := 1 To 5 Do Writeln ('I Love Dinda‟). Uses Crt. Perulangan dengan statemen For dapat berupa perunlangan positif dan perulangan negatif. END. Tujuan perulangan disini adalah untuk mengulang statement atau blok statement berulang kali sesuai sejumlah yang ditentukan pemakai. Bentuk – bentuk Perulangan Dalam hampir setiap program yang kompleks mutlak memerlukan suatu perulangan dan percabangan.

000 2 4 8 0. bagi := 1/a. tapi yang harus diingat disini untuk penggunaan blok pada perulangan For biasanya mempunyai banyak statement [lebih dari 1 statement] # Contoh 3 : Penggunaan perulangan For dalam blok statement untuk membuat tabel Uses Crt. For a := 1 To 10 Do Begin b:= a*a.111 10 100 1000 0.500 3 9 27 0.143 8 64 512 0.b. Begin Writeln('----------------------------------------------').For i:= 1 To 10 Do Begin Writeln ('I Love Dinda'). { blok statement } End. Var a. End. End.200 6 36 216 0.c : Integer. . Writeln(a:4.100 ---------------------------------------------• Perulangan For negatif : Perulangan negatif adalah perulangan dengan menghitung (counter) dari besar ke kecil. Hasil yang akan didapat akan sama dengan contoh yang pertama. Writeln('----------------------------------------------').167 7 49 343 0. bagi : Real. Writeln ('----------------------------------------------').bagi:12:3).d:10. End.c:10. c:=a*a*a.333 4 16 64 0. maka hasilnya : ---------------------------------------------a a*a a*a*a 1/a ---------------------------------------------1 1 1 1. Writeln(' a a*a a*a*a 1/a ').250 5 25 125 0.125 9 81 729 0.

Until a>3. Var i : Integer. Contoh : Var a. { berhenti jika a lebih besar dari 3 untuk perulangan luar } .">25. Begin For a := 1 To 3 Do Begin For b := 1 To 2 Do Write (a :4. Hasil : 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 • Perulangan For tersarang Perulangan For tersarang adalah perulangan For yang berada pada perulangan yang lainnya. Perulangan While – Do tidak dilakukan jika kondisi tidak terpenuhi. sehingga program dapat menentukan tindakan apa yang harus dikerjakan. { berhenti jika b lebih besar dari 5 untuk perulangan dalam } a:=a+1. kemudian perulangan yang lebih luar baru akan bertambah. Perulangan yang lebih dalam akan diproses terlebih dahulu sampai habis. Writeln. While < i="5. Begin For i := 10 DownTo 1 Do Write (i:3). End. End.Statement yang digunakan adalah For-DownTo-Do contoh : Uses Crt. Begin i := 0.Do Penyeleksian kondisi digunakan untuk agar program dapat menyeleksi kondisi. Hasil : 1112 2122 3132 • Perulangan While .b : Integer. Contoh : Uses Crt.b:2). Var i : Integer. End. mengerjakan perulangan yang lebih dalam lagi mulai dari nilai awalnya dan seterusnya. tergantung dari kondisi yang diseleksi tersebut.

Then Bentuk struktur If – Then adalah sebagai berikut : If Kondisi Then Statement Ungkapan adalah kondisi yang diseleksi oleh statement If.. { Dilaksanakan jika variabel nilai lebih kecil dari 60 } End. End. sebaliknya bila kondisi tidak terpenuhi.. Hasil : Jika kita Memasukan 40 pada varibel nilai. Else . maka yang akan diproses statement berikutnya. Maka program diatas akan mencetak Tidak lulus.. Bila kondisi yang diseleksi terpenuhi. End Else{ jika kondisi tidak terpenuhi. Var Nilai : Real. { Pemasukan data } If nilai > 60 Then { seleksi kondisi variabel nilai } Writeln('Lulus') { Dilaksanakan jika nilai lebih besar dari 60 } Else Writeln('Tidak lulus').. Yaitu jika pilihan = 2 } .. • Percabangan  If . maka statement yang mengikuti Then akan diproses.....Writeln(' ======================================='). Readln (nilai). Misalnya : If Pilihan = 2 Then Begin{ jika kondisi terpenuhi. End. Bentuk statement If tersarang sebagai berikut : If kodisi1 Then atau If Kondisi1 Then If kondisi2 Then Begin statemen1 IF kondisi2 Then Else statemen1 statemen2. ..  If tersarang (nested If) Struktur If tersarang merupakan bentuk dari suatu statement If berada di dalam lingkungan statemen If yang lainya... yaitu jika pilhan tidak sama dengan 2} Begin ... Contoh Program : Uses Crt. ... Begin Write ('Jumlah Nilai :').......

. 'B': Writeln('Baik‟).  Case . Case – Label 3. End.. Uses Crt.. Bentuk struktur dari Case . Contoh program . Program Pemakaian_Array_Untuk_10_data_dengan_menggunakan_For. range dari konstanta yang bukan bertipe real.statemen2 End. Const . Statement yang mempunyai case label yang bernilai sama dengan case label yang bernilai sama dengan nilai selector akan diproses sedang statemen yang lainya tidak. Case – Label 4. Statement n .. 'E': Writeln('Sangat Kurang').. Statement 3.Of: Case Variabel Kondisi Of Case – Label 1. . 'D': Writeln('Kurang'). Case nil Of 'A': Writeln ('Sangat Baik‟). { end dari case } Daftar Case label dapat berupa konstanta. End. Program input data dengan array..... Var nil : Char .. Readln (nil). Statement 2. Case – Label n . 'C': Writeln('Cukup'). Statement 4. . End . Case – Label 2. Statement 1. Begin Write ('Nilai Numerik yang didapat :').. Program nilai.... hasil : Nilai Numerik yang didapat : B Input Baik Contoh Listing Program untuk Dicoba 1.Of Struktur Case – Of mempunyai suatu ungkapan logika yang disebut dengan selector dan sejumlah statemen yang diawali dengan suatu label permasalahan (case label) yang mempunyai tipe sama dengan selector.

GotoXY(54.5). tl : Char.8+i). Readln (n). GotoXY(10. GotoXY(30.5).10] Of 0. GotoXY(47. GotoXY(9. Write('Nilai 2 :').10] Of String [8]. Readln (npm[i]). Write (Garis).5+i). GotoXY(10. { proses data dalam array } ClrScr. If jum>= 90 Then tl:='A' Else If jum>80 Then tl:='B' Else If jum>60 then tl:='C' Else If jum 50 Then tl:='D' Else . For i:= 1 To n Do Begin jum:=(nil1[i]+nil2[i])/2. Write('NPM :')..bar : Integer. GotoXY(41. Write ('Nilai 1'). GotoXY(18.5).garis='------------------------------------------------------'. Write ('NPM').. Readln (nama[i]).5). Var nil1. GotoXY(10. Write('Nilai 1 :').6). GotoXY(5. Write('Data Ke-:'.6+i). Write ('Nama'). GotoXY(34. Write ('Abjad‟).5).5). Readln(nil 2[i]).5).4+1). Realdn(nil 1[i]).i. Write ('Nilai 2'). End.10] Of String [15]. GotoXY(10. {Array dgn Type subjangkauan} npm : Array [1. GotoXY(5. Write ('Rata'). Write(Garis).nil2 : Array [1.i:2). Write('Nama :'). jum : Real.4). Write ('No'). nama : Array [1.7+i). Begin ClrScr.100... For i:= 1 To n Do Begin ClrScr. GotoXY(5. n. { pemasukan data dalam array } Write ('Mau Isi Berapa Data:'). { proses Cetak isi array dan seleksi kondisi } bar := 7.

GotoYX(9. GotoXY (44. Writeln (NIL1[i]:4). GotoYX(34.tl:='E'. Writeln (jum:5:1). End. Delay(100). bar:=bar+1. Begin For i:=1 To 15 Do Begin Sound (i*100). 2.bar). . Writeln(i:2). Writeln ('U').2). Writeln (NAMA[i]). ClrScr.bar). GotoXY (30. GotoYX(47.15+i). GotoXY(5.bar+1). GotoYX(54. ClrScr.bar). Program Window_Bergerak_dgn_delay. TextColor(black).3). Window (42-i*4. TextBackGround(black). Delay (100). TextColor (29.bar). Writeln ('B E L A J A R'). GotoYX(18. GotoXY (44. Readln.3). GotoXY(28.bar). TextColor(15). Writeln ('A'). Writeln ('3'). GotoXY (28. For i := 1 To 9 Do Begin TextBackGround(white). Writeln (NPM[i]).Writeln(garis). Writeln (tl). End.Writeln('c'). { cetak hasil yang disimpan di array dan hasil } { penyeleksian kondisi } GotoYX(5. Writeln (NIL2[i]:4). End.38+i*4. GotoYX(41.4).3).bar).4). TextColor (red*25).bar). GotoXY (8. Writeln ('&'). NoSound. Var i : Integer. Writeln ('3'). Program jendela bergerak.10-i. End.2). Uses Crt.

.. 5..3. For i := 6 To 20 Do Begin GotoXY(65...1/3..15... TextColor(white).1/2....=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T.TextColor (black)... End.. 1.21)..5).. TextColor(yellow).. GotoXY (5.... End.=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T.-2..i)...... Writeln (' '). End...... Write('U')..............5.27.4.. Writeln ('c').. 2..... GotoXY (65. Write('c').. Writeln('3').. Jumlah suku sesuai dengan input dari keyboard.. GotoXY(65........ For i := 6 To 20 Do Begin GotoXY(5.3..7.21)..... Textcolor dll)........-4. End.. Buat tabel deret bergoyang 1..... 4. Writeln ('').=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T.=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T.. 6.i).. 3.. Buat deret hitung 3..-2...1... Buat deret seperti berikut 1. Buat deret suku harmonis 1.5).....5)........ Buat deret ukur 3........ Buat deret kuadrat 1.=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T........ Buat deret fibbonaci 1.11... 4. For i := 6 To 65 Do Begin GotoXY (i....... End..... GotoXY (5.=? .... 7.21). Readln....... For i := 6 To 64 Do Begin GotoXY (i.=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T..-8.9.. 9. Soal Latihan Buatlah program untuk soal dibawah ini dengan tampilan sebagus mungkin (gunakan perintah Window. Writeln('3 ').... Writeln(' `).2.....

144.. 8..Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T. sesuai dengan input yang diminta. 24. 1. 196.......... Ada dua model percabangan if a.1.. Buat deret seperti berikut 100.=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T... Buatlah program huruf yang berjatuhan sehingga membentuk suatu kalimat yang telah diinput dari keyboard .. 12.. 10. Percabangan Percabangan 3.. Percabangan If merupakan operator percabangan yang digunakan untuk menentukan pilihan atas beberapa kondisi yang merupakan syarat terhadap pilihan yang sudah ditentukan.1. b..... 2.=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T. 70 . 1... Dalam bahasa pemograman Delphi mengenal dua operator per cabangan 3. 2... Percabangan untuk kondisi pilihan tunggal Merupakan operator percabangan yang digunakan untuk menentukan sebuah pilihan dengan kondisi tunggal Bentuk Umum If Syarat then hasil... 4. 90. Buat deret seperti berikut 1. Percabangan untuk kondisi majemuk .. 11. Buat deret seperti berikut 256... 3... 6. Contoh If Nilai > 80 then keterangan = „Lulus‟. Operator Percabangan percabangan adalah merupakan operator yang digunakan untuk menentukan pilihan terhadap beberapa pilihan yang ada. Buatlah program untuk mencari faktorial.1. 9. 5.=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T.

Secara fungsi scee dan if tidak ada perbedaan tetapi untuk penulisan fungsi case lebih mudah diterapkn untuk pilihan atau kondisi lebih dari satu. ……………………… . Percabangan case case of adalah merupakan metode lain dari sebuah percabangan. berfungsi sama seperti fungsi if yaitu untuk melakukan seleksi atas beberapa pilihan dengan kondisi sebagai syarat yang harus terpenuhi.Merupakan operator percabangan yang digunakan untuk menentukan pilihan dengan kondisi yang harus dipeuhi lebih dari satu.1. .3. Contoh If nilai > 80 then Grade = “A” Else if nilai > 70 then grade = “B” else if nilai > 60 then grade = “C” else grade = “E‟. . hasil2. …………… end. Bentuk Umum If Syarat1 then Hasil1 Else If syarat2 then Hasil2 Else ……………. hasil1. 3.hasil3. Bentuk Umum fungsi Case OF Case of .

. Hasil Yang Diperoleh Gambar 3. Mengenal Object II (combo box. . list box dan radio button) 1 Checkbox Digunakan untuk menentukan pilihan lebih dari satu 2 Radio Button Digunakan untuk menentukan pilhan.2. 3.. end.hasil3. 3:showmessage(„Angka 3‟). end. 2:showmessage(„Angka 2‟). Dalam Struktur organisasi perusahaan ketentuan gaji perusahaan terbagi menjadi 3 struktur . end. hasiln.3. hasil1. Merancang Program dengan fungsi IF a. hasil2. atau fungsi case of bisa juga diberikan else untuk piliahn terakhir. Contoh Case Bilangan of 1:showmessage(„Angka 1‟). ……………………… else hasiln.1 Gambar Perhitungan Gaji Ketentuan Perhitungan Gaji 1. Bentuk Umum Case of . tetapi hanya satu pilhan yang bisa digunakan 3 List Box Menmpilkan pilihan dalam bentuk list 4 Combo Box Menampilkan pilihan dalam bentuk popup 3.

2. Desain Properties Object Name Caption Label 1 Label1 Nama Pegawai Label 2 Label2 Jabatan Label 3 Label3 Gaji Pokok Label 4 Label4 Tunjangan Status Label5 Label5 Gaji Bersih GroupBox GroupBox1 Status RadioButton1 Rtetap Tetap RadioButton2 Rhonorer Honorer Object Name Text Edit1 enama Edit2 epokok Edit3 etunjangan Edit4 ebersih Combo Box Cjabatan - Object Name Caption Button1 Btotal Total Gaji Button2 Blagi Isi Data Lagi Button3 Bclose Close d. Besarnya tunjangan ditentukan oleh status kep b. Listing Program . Desian Form Gambar 3.utama Jabatan Gaji Pokok Direktur 5000000 Manager 3000000 Karyawan 1000000 2. Desain Form Gaji c.

aktifkan combo box yang akan dipilih 2.Add('Manager'). Aktifkan combo box untuk jabatan 2. Setelah selesai klik OK Melalui jendela code editor Double click pada form. pada properties pilih dan klik item. lalu klik command (…) 3. Ketikan kata sebagai kata pilihan pada jendela seperti contoh tersebut diatas. Seperti yang terlihat seperti gambar berikut ini. cjabatan. end. sebarang tempat dan ketikan program berikut ini.FormCreate(Sender: TObject). Memberikan pilihan pada combo box sesuai dengan piihan pada jabatan Dengan Menggunakan Object Properties Langkah – langkahnya 1.Items. Pada pada jendela properties pilih event. . Pada jendela String list Editor. cjabatan.Add('Karyawan').Items. 3. begin cjabatan. pilih dan aktifkan onclick. 5.Items. Seperti terlihat pada jendela berikut 4.  Program untuk mencari gaji pokok 1. procedureTForm1.Add('Direktur').

Text).etetapClick(Sender: TObject).Text := floattostr(hasil) end. etunjangan.Checked = true then a := strtofloat(epokok. 6.3.1.4.Text := '1000000' else epokok.  Program menghitung Gaji Bersih .Text = 'Direktur' then epokok.Text := '2000000' else if cjabatan. begin if cjabatan.Text = 'Manager' then epokok.Text := '0' end.  Program menghitung Tunjangan Karyawan Honorer Double click pada option honorer dan ketikan program berikut ini procedure TForm3.Text).Text := floattostr(hasil) end.Checked = true then a := strtofloat(epokok. begin if rhonorer. Double click pada combo onclick. begin if etetap.  Program menghitung Tunjangan Karyawan Tetap Double click pada option tetap dan ketikan program berikut ini procedure TForm3.Text = 'Karyawan' then epokok.Text := '5000000' else if cjabatan. hasil :=a*0.rhonorerClick(Sender: TObject).cjabatanClick(Sender: TObject). hasil :=a*0. etunjangan. Ketikan program berikut ini procedure TForm3. 5.

etunjangan.Text). end. begin a := strtofloat(epokok.Text := ''.Checked := false.MB_YESNO)= IDYES)then close end.Checked := false.blagiClick(Sender: TObject). ebersih. begin cjabatan.  Program bersih Double click pada Isi Data Lagi.3 Form Pesan procedure TForm3. end.Double click pada command total gaji. rhonorer. seperti tampilan sebagai berikut. ebersih. b := strtofloat(etunjangan. dan ketikan program berikut ini : procedure TForm3.MessageBox('Anda Yakin akan keluar'.Text := 'Jabatan'.Text := '0'.btotalClick(Sender: TObject).Text := floattostr(c). begin if (application. Tampilan yang diinginkan adalah sebagai berikut .Text := '0'. etetap. 3.Text).4.  Program Close dengan pesan.'Informasi'. dan ketikan program berikut ini procedure TForm3.Text := '0'. Gambar 3. c := a+b. enama. Program Biaya Ujian Buatlah program untuk mencari biaya ujian untuk calon siswa pada suatu perguruan tinggi.bcloseClick(Sender: TObject). epokok.

close untuk mentup program. Total biaya diperoleh dari penjumlahan Semua jurusan ditambah biaya waktu kuliah. 6. Keterangan = Gagal jika nilai murni <>= 60 3. Nilai murni didapat dari penjumlahan (nilai Prkatek * 60%) ditambah (Nilai Teori * 40 %). Isi data lagi untuk mengulang input data 7.Ketentuan Pencarian Biaya 1. 1000000 untuk biaya kuliah malam. 2. . jika pilihan TK maka biaya = 300000 4. Pilihan Biaya Waktu Ujian diperoleh dari 2 waktu kuliah yang ada. Jika pilihan pagi maka biaya kuliah = 50000. jika pilhan MI maka biayanya = 250000 2. Biaya perjurusan diperoleh dari dua pilihan jurusan yang ada: 1. 5.