LAPORAN PRAKTIKUM ANATOMI FISIOLOGI MANUSIA “METABOLISME ENERGI DAN TERMOREGULASI”

Tanggal praktikum : 10 Desember 2012 disusun oleh: Kelompok 8 Ketua Anggota      : Febriyanda Ramadan : Mutia Maulani Dewi Putri Rahayu Cucu Ulmukulsum Monica Prabawati Ramdhan Herdiansyah (066111103) (066111076) (066111100) (066111102) (066111111) (066111107)

Dosen Pembimbing :  Dra. Moerfiah, M.Si.  Ir. E. Mulyati Effendi, M. S.  Rouland Ibnu Darda , M.Si. Asisten Dosen :  Affandi Kurniawan

LABORATORIUM FARMASI PROGRAM STUDI FARMASI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PAKUAN BOGOR 2012

Hasilnya pun berbeda antara katak dan mencit dapat dilihat secara fisik. Sedangkan pada hewan homoiterm. Dewi Putri Rahayu (0661 11 100).3. Cucu Ulmukulsum (0661 11 102). Mutia Maulani (0661 11 076). ABSTRAK Metabolisme energi merupakan bagian metabolisme perantara yang berisi jalur pembentukan dan penyimpanan energi. dan memakai senyawa kimia di sekitar untuk mempertahankan kelangsungan hidup.METABOLISME ENERGI DAN TERMOREGULASI Febriyanda Ramadan (0661 11 103). Mempelajari penentuan konsumsi O2.1. mengubah .2. Kata kunci : homoiotermik dan poikilotermik BAB I PENDAHULUAN 1. Hewan yang menjadi bahan percobaan yaitu mencit (homoioterm) dan katak (poikiloterm). Hipotesis Pada hewan poikiloterm akan mengikuti perubahan suhu yang terjadi dan bersifat pasif. Hal ini membuktikan adanya perbedaan produksi panas pada hewan poikilotermik dan homoiotermik dimana pada pengukuran hewan mencit pada menit ke 30 keaktifannya mulai berkurang sedangkan pada katak masih hiperaktif sehingga hewan mencit suhunya lebih cepat menurun dari pada katak serta pada percobaan konsumsi oksigen pada mencit setelah dilakukan koreksi dengan rumus jumlah liter O2 dihasilkan 0.702 liter O2 konsumsi/hari. Termoregulasi adalah suatu mekanisme makhluk hidup untuk mempertahankan suhu internal agar berada di dalam kisaran yang dapat ditolelir. Monica Prabawati (0661 11 111). Termoregulasi adalah suatu mekanisme makhluk hidup untuk mempertahankan suhu internal agar berada di dalam kisaran yang dapat ditolelir. 1. Tujuan Percobaan Mempelajari produksi panas pada hewan homoitermik dan hewan poikilotermik. 1. berusaha untuk mempertahankan suhu tubuh agar konstan dengan bersifat aktif. Pada praktikum yang telah dilaksanakan tanggal 10 Desember 2012 ini bertujuan untuk mempelajari produksi panas pada hewan homoiotermik dan hewan poikilotermik serta mempelajari penentuan konsumsi O2. Latar Belakang Metabolisme adalah segala pro-ses reaksi yang terjadi di dalam makhluk hidup mulai dari makhluk hidup bersel satu sampai yang paling kompleks (manusia) untuk mendapat. Ramdhan Herdiansyah (0661 11 107). Jumlah liter O2 yang dikonsumsi perhari oleh mencit berbanding ter- .

Sentuhan dengan benda umumnya memberi dampak kehilangan suhu yang kecil karena dua mekanisme. yaitu konduksi. (Amandor. Sebagai contoh. Konduksi juga bisa berarti perpindahan panas akibat paparan langsung kulit dengan benda-benda yang ada di sekitar tubuh.balik dengan berat tubuh mencit. Panas sebagai sebutan umum dari semua energi yang dikeluarkan oleh tubuh. Mekanisme perubahan panas tubuh hewan dapat terjadi dengan 4 proses. Metabolisme tubuh berarti semua reaksi kimia sederhana pada semua sel tubuh. Biasanya proses kehilangan panas dengan mekanisme konduksi sangat kecil. berat badan. 2003). bekerja. yaitu kecenderungan tubuh untuk terpapar langsung dengan benda re- . digunakan untuk menunjukan semua transformasi kimiawi dan tenaga yang timbul dalam badan. Tanpa energi yang masuk secara terus menerus dan tetap kehidupan akan terhenti. Selain itu sifat-sifat membran juga berubah dengan perubahan suhu. umur. radiasi. Di alam. stress. Faktor yang dapat mempengaruhi laju metabolisme adalah aktivitas. Istilah metabolisme secara harfiah berarti perubahan. Tinjauan Pustaka Metabolisme adalah suatu proses fisiologis dimana makanan yang dicerna akan diubah menjadi energi. Metabolisme sangat sensitif terhadap perubahan suhu lingkungan internal makhluk hidup. musim. Konduksi adalah pemindahan panas antara dua kegiatan secara kontak fisik langsung diantaranya keduanya. konveksi. sebagai gantinya. jenis kelamin. I. Proses sintesis ini disebut anabolisme dan proses penguraian disebut katabolisme. Energi ini akan digunakan untuk melakukan serangkaian aktivitas yaitu untuk pertumbuhan. dan mempertahankan suhu tubuh agar kehidupan berlangsung optimal. dan evaporasi. sebagian besar energi menjadi panas. suhu lingkungan. semakin besar berat tubuh mencit maka akan semakin kecil jumlah liter O2 yang dikonsumsi. dan kecepatan metabolisme dalam keadaan normal menyatakan kecepatan pengeluaran panas pada reaksi kimia. panjang siang hari. khususnya hewan dan manusia. produksi. jenis makanan yang di uraikan dan kehamilan. Pengukuran laju metabolisme adalah suatu bentuk pengukuran energi yang dihasilkan tubuh berdasarkan asupan makanan yang masuk dan melibatkan oksidasi oksigen. Perimbangan jumlah energi yang masuk ke dalam dan keluar dari tubuh merupakan proses yang pokok dalam sistem kehidupan tubuh tersebut. ukuran tubuh. pengaturan suhu tubuh oleh hewan dan manusia dilakukan untuk mengatur panas yang diterimanya atau yang hilang ke lingkungan.4. Tidak semua energi dalam makanan ditransfer menjadi ATP. Metabolisme meliputi proses sintesis dan proses pengurain senyawa atau komponen dalam sel hidup. laju respirasi seluler meningkat seiring peningkatan suhu sampai titik tertentu dan kemudian menurun ketika suhu itu sudah cukup tinggi sehingga mendenaturasi enzim.

satu-satunya cara tubuh melepaskan panas adalah melalui evaporasi. panas hilang melalui radiasi dan konduksi. Konveksi adalah transfer panas akibat adanya gerakan udara atau cairan melalui permukaan tubuh. Sebagian besar energi pada gerakan ini dapat dipindahkan ke udara bila suhu udara lebih dingin dari kulit. tubuh memperoleh suhu dari lingkungan melalui radiasi dan konduksi. Suhu tubuh hewan . Suhu tubuh bagian dalam lebih tinggi dibandingkan dengan suhu tubuh luar. Selama suhu kulit lebih tinggi dari pada suhu lingkungan. Hewan poikiloterm adalah hewan yang sangat bergantung pada suhu di lingkungan luar untuk meningkatkan suhu tubuhnya karena panas yang dihasilkan dari keseluruhan sistem metabolismenya hanya sedikit. Namun ketika suhu lingkungan lebih tinggi dari suhu tubuh. Evaporasi (penguapan air dari kulit) dapat memfasilitasi perpindahan panas tubuh. Untuk menghadapi cuaca yang sangat buruk (terlalu dingin atau terlalu panas). Di lain pihak hewan homoioterm disebut hewan berdarah panas. Tubuh manusia memancarkan gelombang panas ke segala penjuru tubuh. Berdasarkan pengaruh suhu lingkungan terhadap suhu hewan.1995). hewan poikioterm perlu menghemat energi dengan cara hibernasi atau estivasi. maka hewan dibagi menjadi dua golongan.lative jauh lebih kecil dari pada paparan dengan udara. Evaporasi ini tidak dapat dikendalikan karena evaporasi terjadi akibat difusi molekul air secara terus menerus melalui kulit dan sistem pernapasan. yang merupakan hasil samping dari metabolisme jaringan. Sekali suhu udara bersentuhan dengan kulit. suhu udara menjadi sama dan tidak terjadi lagi pertukaran panas. yaitu poikiloterm dan homoioterm. yang terjadi hanya proses pergerakan udara sehingga udara baru yang suhunya lebih dingin dari suhu tubuh. sebenarnya suhu tubuh aktual (yang dapat diukur) merupakan suhu yang dihasilkan dari keseimbangan antara produksi panas oleh tubuh dan proses kehilangan panas tubuh dari lingkungan. Memperhatikan pengaruh lingkungan terhadap suhu tubuh. Hal ini menyebabkan kehilangan panas terus menerus dengan kecepatan 12 – 16 kalori per jam. dan sifat isolator benda menyebabkan proses perpindahan panas tidak dapat terjadi secara efektif terus menerus. Hewan seperti ini juga disebut hewan berdarah dingin. Radiasi merupakan mekanisme kehilangan panas paling besar pada kulit (60%) atau 15% seluruh mekanisme kehilangan panas. adalah hewan yang suhu tubuhnya berasal dari produksi panas di dalam tubuh. Gelombang inframerah yang dipancarkan dari tubuh memiliki panjang gelombang 5 – 20 mikrometer. mekanisme evaporasi berlangsung sekitar 450 – 600 ml/hari. Panas adalah energi kinetik pada gerakan molekul. Radiasi adalah mekanisme kehilangan panas tubuh dalam bentuk gelombang panas inframerah. (Guyton. Suhu tubuh hewan poikiloterm dipengaruhi oleh lingkungan. Pada keadaan ini. Hewan homoioterm. Pada kondisi individu tidak berkeringat.

Dalam termoregulasi dikenal adanya hewan berdarah dingin (coldblood animals) dan hewan berdarah panas (warm-blood animals). air dingin. Contoh hewan berdarah panas adalah bangsa burung dan mamalia. 1995). dan mamalia (Campbell dkk. Namun ahli-ahli Biologi menggunakan istilah ektoterm dan endoterm. faktor lingkungan. dan set bilik hewan. Proses evaporasi yang dilakukan berfungsi untuk menjaga suhu tubuh agar tetap konstan. Endoterm umum dijumpai pada kelompok burung (Aves). berkeringat yang menyejukkan badan. Suhu tubuh hewan ini lebih konstan. Hewan berdarah panas adalah hewan yang dapat menjaga suhu tubuhnya. dan ekskresi merupakan elemen-elemen dari homeostasis. Pembagian golongan ini didasarkan pada sumber panas utama tubuh hewan tersebut. ●Konsumsi oksigen pada mencit Digunakan alat pengukur oksigen yang terdiri atas stoples yang dapat ditutup dengan karet. II. faktor kelamin. Hewan uji . dan reptilia. tergantung pada suhu lingkungan. Pengaturan suhu tubuh (termoregulasi).homoioterm lebih stabil. Hewan homoioterm dapat melakukan aktifitas pada suhu lingkungan yang berbeda akibat kemampuan mengatur suhu tubuh. ikan. spuit 20cc. Hewan homoioterm biasanya mempertahankan suhu tubuh mereka di sekitar 35 – 40°C. Hewan dalam kelompok ini adalah anggota invertebrata. amphibia. Suhu tubuh hewan ektoterm cenderung berfluktuasi.1 Alat dan Bahan Satu ekor katak dan satu ekor mencit dengan 3 set gelas piala atau stoples pelastik yang terdiri atas 3 gelas piala yang berbeda ukuran. Sedangkan hewan endoterm adalah hewan yang panas tubuhnya berasal dari hasil metabolisme. faktor makanan yang dikonsumsi dan faktor jenuh pencernaan air. BAB II BAHAN DAN CARA KERJA II. pada suhu-suhu tertentu yang konstan biasanya lebih tinggi dibandingkan lingkungan sekitarnya. Hewan homoioterm mempunyai variasi temperatur normal yang dipengaruhi oleh faktor umur. Sebagian panas hilang melalui proses radiasi. pengaturan cairan tubuh. bagian bawah diisi absorben yang dibatasi dengan kawat kasa yang di hubungkan dengan pipa U yang disi dengan air berwarna untuk mempermudah pengukuran.2 Prosedur Percobaan  Produksi panas pada hewan poikilotermik dan homoiotermik Dipersiapkan gelas piala atau setoples dan dibaca perubahan suhu pada termometer. termometer. Suhu tubuh merupakan keseimbangan antara perolehan panas dari dalam (metabolisme) atau luar dengan kehilangan panas. Hewan ektoterm adalah hewan yang panas tubuhnya berasal dari lingkungan (menyerap panas lingkungan). hal ini dikarenakan adanya reseptor dalam otaknya sehingga dapat mengatur suhu tubuh. manometer. faktor panjang waktu siang dan malam.

5 menit  Jumlah liter O2 per hari = Liter O2 yang dikonsumsi x 1440 menit / hari .1 Produksi panas pada hewan poikilotermik dan homoiotermik Temperatur waktu Mencit Katak Kosong (menit) Air Udara Air Udara Air Udara 10 8 24 10 24 10 17 20 10 28 10 21 10 16 30 10 26 10 21 10 15 40 8 26 10 20 11 15 50 6 25 10 21 8 15 60 6 23 10 22 10 15 70 6 19 10 22 10 14 80 5 19 10 22 10 14 = 0.1 Hasil Tabel. Digunakan volume udara yang masuk dengan rumus: Liter koreksi = Literobs x Keterangan :  Aktifitas Mencit 10 menit: Hiperaktif 20 menit: Salivasi. Menggigil 70 menit : Hipotermia 80 menit : Hipotermia  Aktifitas Katak 10 menit : Hiperaktif 20 menit : Aktif 30 menit : Aktif 40 menit : Diam 50 menit : Aktif 60 menit : Diam 70 menit : Diam 80 menit : Diam  Konsumsi oksigen pada mencit Liter Koreksi = Liter obs x x Dihitung jumah liter O2 yang di konsumsi perhari dengan rumus: BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN III.dimasukkan ke dalam stoples dan ditutup rapat-rapat kemudian dimasukkan udara 20cc ke dalam stoples. Defekasi.01 L x x = 0.890 Liter t1 (waktu) = 21 menit t2 (waktu) = 20 menit t rata-rata = = 20. dicatat waktunya sampai permukaan cairan pada pipa dalam ketinggian yang sama. Urinasi 30 menit: Aktifitas mencit mulai berkurang 40 menit : Menggigil 50 menit : Bulu basah. Menggigil 60 menit : Bulu basah.

Pada percobaan kedua. suhu lingkungan. Hal ini sesuai dengan literatur yang menyatakan bahwa suhu tubuh hewan poikilotermik selalu berubah-ubah mengikuti perubahan suhu lingkungan. maka hewan dibagi menjadi dua golongan. Volume oksigen yang dikonsumsi pertama diperoleh sebesar 0. Berdasarkan hasil pengamatan diatas dapat diketahui bahwa suhu tubuh hewan poikilotermik selalu berubah-ubah sesuai dengan perubahan suhu lingkungan. Aktifitas yang dilakukan mencit yaitu tetap berusaha untuk mempertahankan suhu tubuh terhadap lingkungan disekitarnya agar tetap konstan. Jumlah volume yang diperoleh dari kedua rumus diatas tidak memiliki perbedaan yang begitu jauh.2 Pembahasan Berdasarkan pengaruh suhu lingkungan terhadap suhu hewan. Hewan poikiloterm adalah hewan yang sangat bergantung pada suhu di lingkungan luar untuk meningkatkan suhu tubuhnya karena panas yang dihasilkan dari keseluruhan sistem metabolismenya hanya sedikit. Hal ini disebabkan suhu udara di sekitar katak tidak berubah yakni mengikuti perubahan suhu yang terjadi pada air dingin di gelas kimia yang besar.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan dapat disim- . ukuran tubuh. berat badan. BAB IV PENUTUP IV. Nilai ini tidak dipengarui oleh tekanan dan suhu standar sedangkan volume koreksi yang diperoleh adalah 0.01 liter / 20. udara bertekanan mendorong manometer. dengan bersifat lebih aktif seperti melakukan gerakan-gerakan menggaruk. Oksigen dikonsumsi oleh mencit menyebabkan tekanan udara lebih rendah sehingga memungkinkan permukaan manometer menurun secara perlahan. Berbeda dengan katak yang merupakan hewan poikilotermik. yaitu poikiloterm dan homoioterm. Aktivitas tersebut dilakukan dengan tujuan membakar energi ATP sehingga menghasilkan panas yang diperoleh dari hasil metabolisme. stress. pada percobaan terlihat katak saat awal sangat hiperaktif melompatlompat kemudian setelah beberapa lama katak mulai diam.= 0. umur.. jenis kelamin.702 Liter/hari III. jenis makanan yang di uraikan. Berbeda dengan hewan homoiotermik suhu tubuhnya dipertahankan konstan agar metabolisme dan fungsi organ bekerja secara optimal. jumlah oksigen lebih besar daripada CO2 sehingga salah satu permukaan manometer naik dan permukaannya lebih tinggi. dan berjalan.01 L.5 menit x 1440 menit /hari = 0. Faktor yang dapat mempengaruhi laju metabolisme adalah aktivitas. volume yang diperoleh berdasarkan pengaruh temperatur dan suhu standar. berpindah tempat.89 liter.

Keperawatan Gerontik. Yogyakarta .pulkan bahwa Mencit mempertahankan suhu tubuhnya agar tetap konstan termasuk ke dalam kelompok hewan homoiotermik. Fictor. Dasar-Dasar Biokimia. Pearce. Moekti Ariebowo.1997. Kamus Istilah Kesehatan Hewan dan Peternakan Penerbit Kanisus. K. d. 2006. Anonim.702 Liter per hari.c. Anatomi Fisiologi Untuk Paramedis. Sehingga dapat mengefektifkan waktu. 2007. Guyton. Katak mempertahankan suhu tubuhnya sesuai dengan suhu lingkungan sekitarnya sehingga termasuk ke dalam kelompok hewan poikilotermik. EGC: Jakarta. EGC: Jakarta. Anna. Biologi.2 Saran Dalam melakukan praktikum kali ini sebaiknya alat-alat yang akan dipergunakan telah dipersiapkan sebelumnya. Poedjiadi. Wahjudi. Evelyn C. 2000. Volume koreksi udara yang masuk adalah 0. Nugroho. Gramedia: Jakarta.89 L per hari IV. Volume oksigen yang dikonsumsi per hari pada mencit adalah 0. 2007. Hall JE. DEPDIKBUD: Jakarta. EGC: Jakarta. UI Press: Jakarta. Ferdinand P. 1993. Erlangga: Jakarta. dkk. Fisiologi Kedokteran. edisi 2. Media Visindo Persada: Jakarta. 2004. 1990. Guyton. Campbell. Praktis Belajar Biologi. Fisiologi Hewan..S. 1993. DAFTAR PUSTAKA Wulangi. Prinsip-prinsip Fisiologi Hewan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful