Gambaran Dahsyatnya Siksa Neraka dalam Al-Qur'an Oleh: Badrul Tamam Bahkan doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam

yang paling sering beliau baca, sebagaimana yang disampaikan oleh Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu berisi memohon perlindungan dari neraka, ِ ّ َ َ َ َ ِ َ ً َ َ َ ِ َ ِ َْ ِ َ ً َ َ َ َ ْ ّ ِ َ ِ َ َ َّ ‫ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الخرة حسنة وقنا عذاب النار‬ "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Al Baqarah: 201) Neraka dalam Al-Qur’an Berikut ini kami suguhkan tentang gambaran neraka dalam Al-Qur’an. Di antaranya adalah firman Allah Ta’ala: ُ ِ َ ْ ُ ِ ِ ُ ُ ِ ْ َ ْ ِ ّ َ ُ ٍ َ ْ ِ ٌ َ ِ ْ ُ َ ْ َ ّ ُ ُ َ َ َ ِ ّ َ ْ ِ َّ ِ ُ َ َ ْ ِ َ ْ َ ِ َ َ ‫هذان خصمان اختصموا في ربهم فالذين كفروا قطعت لهم ثياب من نار يصب من فوق رءوسهم الحميم‬ “Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.” (QS. Al-Hajj: 19) Para penghuni neraka akan dikenakan untuk mereka pakaian dari aspal yang lalu dibakar dengan api neraka . Tidak cukup itu saja, al-hamim (air yang sedang mendidih dan sangat panas) akan disiramkan ke atas kepala mereka, kita berlindung kepada Allah dari menjadi ahli neraka! Kemudian Allah melanjutkan, ُ ُُ ْ َ ْ ِ ِ ُ ُ ِ َ ِ ِ ُ َ ْ ُ ‫يصهر به ما في بطونهم والجلود‬ “Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka).” (QS. Al-Hajj: 20) betapa dahsyatnya panas air tersebut. Saat disiramkan di atas kepala, maka air tersebut akan menghancurkan isi perut; daging, lemak, dan ususnya. Yakni isi perutnya meleleh karena panasnya air neraka yang mendidih tersebut. Sehinggapun kulit mereka juga meleleh. Kita memohon keselamatan kepada Allah dari beratnya siksa neraka. Selanjutnya Allah berfirman, ٍ ِ َ ْ ِ ُ ِ َ َ ْ ‫ََه‬ ‫ول ُم مقامع من حديد‬ “Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.” (QS. Al-Hajj: 21) Maqami’ itu semacam palu atau martil dari besi yang dipukulkan ke kepala mereka. Maka ketika mereka hendak keluar dari neraka, dipukulkan martil-martil tersebut di atas kepala mereka supaya siksa tidak terputus dari mereka.

pasti kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis. jauhkan kami dari siksa neraka!. niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. Sedangkan di akhriat mereka sangat-sangat berharap bisa mati. jauhkan kami dari siksa neraka!. ŠÍŠptø:$# ÇËËÈ “Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka. Kita berlindung kepada Allah dari menjadi bagian orang-orang kafir.” (QS. Mereka ingin sekali mati sehingga tidak merasakan adzab neraka yang maha dashsyat. tidak cukup hanya disiramkan ke atas kepala mereka. namun al-hamim (air neraka yang sedang mendidih dan sangat panas) tersebut diminumkan kepada mereka sehingga usus-usus mereka terpotong-potong. Hal ini sebanding dengan angan-angan mereka di dunia. Jadi tidak cukup hanya disiramkan ke atas kepala mereka. Ya Allah. Muhammad: 15) ya benar. Dalam ayat lain.!$yJ¯=à2 (#ÿrߊ uŠr& br& (#qã_ãŠøŠsŠ $pk÷]ÏB ô`ÏB AdOxî # (#rߊŠÏãé& $pk ŠÏù (#qè%rèŠur z>#xŠtã È. Allah Ta’ala menyebutkan tentang angan-angan para penghuni neraka. sedangkan dari atasnya mereka diselimuti dengan selimut dari neraka juga. kita tidak mengetahui sebagaimana yang diketahui oleh beliau shallallahu 'alaihi wasallam. ْ ُ َ َ ْ َ َ ّ َ َ ً ِ َ ً َ ُُ َ ِ ّ ِ ٌ ِ َ َ ُ ْ َ َ ‫كمن هو خالد في النار وسقوا ماء حميما فقطع أمعاءهم‬ “Sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” (QS. “Kalau kalian tahu apa yang aku ketahui. yaitu kematian. . Ya Allah.” Masalahnya. tercabik-cabik dan hancur berantakan. tercabik-cabik dan hancur berantakan. yaitu mereka berangan dan berhayal dapat hidup seribu tahun atau lebih. “Orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” Coba bayangkan keadaan ahli neraka yang dijelaskan ayat ini! karenanya benar-lah sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. ٍ َ َ ْ ِ ِ ْ َ ْ ِ َ ٌ َ ِ َ َّ َ ْ ِ ْ ُ َ ‫لهم من جهنم مهاد ومن فوقهم غواش‬ “Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman. Al-A’raf: 41) dari bawah penghuni neraka ada tikar yang terbuat dari api neraka. mereka dipaksa meminum air neraka yang sedang mendidih dan sangat panas menghancurkan. Mereka sangat cinta kepada kehidupan dunia. Al-Hajj: 22) . Allah Subhanahu wa Ta'ala menggambarkan tentang tikar dan selimut ahli neraka.” (QS. Pada ayat lain. namun al-hamim (air neraka yang sedang mendidih dan sangat panas) tersebut diminumkan kepada mereka sehingga usus-usus mereka terpotong-potong. (Kepada mereka dikatakan): "Rasailah adzab yang membakar ini". .

berapa tahun dan seberapa hebat mereka menyiksa sesama manusia? Penyiksanya bisa bertaham menyiksa paling hanya satu atau dua jam secara berturut-turut lalu istirahat. setiap menit dan setiap jam penghuni neraka disiksa tanpa henti dan mereka tidak bisa mati. biarlah Tuhanmu membunuh kami saja". Faathir: 36) Yakni. Karena itulah.” (QS. #¹Š tã $VJ Š ŠÍŠ Å3ym ÇÎÏÈ “Setiap kali kulit mereka hangus. Setiap detik. supaya mereka merasakan adzab.r& Èd.‫والذين كفروا لهم نار جهنم ل يقضى عليهم فيموتوا ول يخفف عنهم من عذابها‬ َ ِ َ َ ْ ِ ْ ُ ْ َ ُ ّ َ ُ َ َ ُ ُ َ َ ْ ِ ْ ََ َ ْ ُ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ُ َ ُ َ َ َ ِ ّ َ “Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahanam. Di dalamnya tidak ada kematian. minum. Dan ujung dari siksaannya adalah kematian. Al-Zukhruf: 77-78) . adzab tidak akan dihentikan barang sejenak.” (QS. yaitu mereka berangan dan berhayal dapat hidup seribu tahun atau lebih. ôMpg¾ÖmW Nèdߊqè=ã_ öNßg»uZø9£Št/ #·Šqè=ã_ $yduŠ xî (#qè%räŠuŠÏ9 z>#xŠyèø9$# 3 Š ©!$# tb öŠ cÎ) %x. $uZÏG»tŠ$t«Î/ t$ôqyŠ öNÍkŠÎ=óÁçR #YŠ$tR $yJ¯=ä.ptø:$$Î/ £`Å3»s9ur öNä. Al-Nisa’: 56) Ahli neraka ingin sekali mati sehingga tidak merasakan adzab neraka yang maha dashsyat Hal ini sebanding dengan angan-angan mereka di dunia.” (QS. buang air dan kebutuhan lainnya sehingga siksa akan berkurang atau dihentikan sementara. berlindung kepada Allah 'Azza wa Jalla dari siksa neraka yang luar biasa. ¨bÎ) tûïÏ%©!$# (#rãŠxÿx. sebagaimana Allah kisahkan tentang permintaan penghuni neraka kepada Malaikat Malik sang penjaga neraka. Pun dia masih butuh makan. kita harus senantisa mengingat akan neraka.ysù=Ï9 Š Š ä tbqèd̊»x. wahai saudaraku seiman. Mereka tidak mengenal lelah atau capek sehingga tidak ada istirahat dari siksa bagi penghuni neraka. karena yang menyiksa adalah para malaikat yang sudah Allah bekali dengan kekuatan luar bisa dan sangat menyeramkan. Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu. Alzukhruf: 77) Maka Malikat Malik menjawab. ÇÐÑÈ "Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini). Sedangkan di neraka. Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain. َ ّ َ َ ْ ََ ِ ْ َ ِ ُ ِ َ َ ْ َ َ َ ‫ونادوا يا مالك ليقض علينا ربك‬ “Mereka berseru: "Hai Malik.uŠsYø. Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka adzabnya. dia tidak mati dan tidak akan diringankan adzabnya. Š )s9 Š3»uZ÷¥Å_ Èd.” (QS. Berbeda dengan siksa manusia di dunia.

. Maka bagi setiap mukmin agar merenungi ayat-ayat tersebut dan sering membaca keterangan-keterangan tentang neraka. . Kedahsyatannya melebihi dari setiap gambaran manusia tentang berat dan dahsyatnya siksa. agar hati ini takut dan khawatir terhadapnya. lebih banyak dari itu. Kemaksiatan ditinggalkan sedangkan kewajiban dijalankan dengan semestinya. . Sehingga dia akan bertakwa kepada Allah dan menjauhi segala laranganNya. Kalau bisa. agar hati ini takut dan khawatir terhadapnya.Sesungguhnya siksa neraka jahannam tidak bisa dibayangkan. Maka bagi setiap mukmin agar merenungi ayat-ayat tersebut dan sering membaca keterangan-keterangan tentang neraka. Al-Fajr: 25). Sehingga dia akan bertakwa kepada Allah dan menjauhi segala laranganNya. Sesungguhnya masih banyak ayat lain yang menceritakan tentang kengerian dan dahsyatnya siksa neraka.” (QS. minimal satu bulan sekali. 7ŠÍ´tBöquŠsù Š Ü>ÉjŠyè㊠ÿ¼çmt/#xŠtã ӊtnr& ÇËÎÈ w “Maka pada hari itu tiada seorang pun yang menyiksa seperti siksa-Nya. Tidak seorang pun yan menyiksa bisa menyamai siksa Allah Subhanahu wa Ta'ala. .