BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Masalah remaja merupakan masa di mana seorang individu mengalami peralihan dari suatu tahap ke tahap berikutnya dan mengalami perubahan baik emosi, tubuh, minat, pola prilaku dan juga penuh dengan masalah-masalah (Hurelock, 1998). Oleh karenanya remaja sangat rentan sekali mengalami masalah psikososial, yaitu masalah psikis atau kejiwaan yang timbul sebagai akibat terjadinya perubahan sosial. Masa remaja adalah sebuah periode dalam kehidupan manusia yang batasan usia maupun peranannya sering kali tidak jelas. Pubertas yang dahulu dianggap sebagai tanda awal keremajaan, ternyata tidak lagi valid sebagai patokan atau batasan umur untuk mengkategorikan remaja, sebab usia pubertas yang dahulu terjadi pada akhir usia belasan (15-18) kini terjadi pada belasan tahun bahkan sebelum usia 11 tahun. Seorang anak usia 10 tahun mungkin saja sudah (atau sedang) mengalami pubertas, namun tidak berarti ia sudah bisa dikatakan sebagai remaja dan sudah siap menghadapi dunia orang dewasa, ia belum siap menghadapi dunia nyata orang dewasa meski di saat yang sama ia juga bukan anak-anak lagi.

1

Secara psikologis, remaja adalah usia dimana individu terintegrasi ke dalam masyarakat, suatu usia di mana anak tidak merasa sama atau paling tidak sejajar. Memasuki masyarakat dewasa, ini mengandung efektif lebih atau kurang dari usia pubertas. (Hurlock dalam Ali dan Asrori, 2006:9). Adapun tugas-tugas perkembangan anak usia remaja adalah mampu menerima keadaan dirinya, memahami peran seks/jenis kelamin, mengembangkan kemandirian,

mengembangkan tanggung jawab pribadi sosial dan menginternalisasikan nilainilai moral dan merencanakan masa depan. Dewasa ini tidak sedikit remaja dapat melakukan perbuatan anti sosial dan asusila karena tugas-tugas prkembangan tersebut kurang berkembang dengan baik. (Mohammad Ali dan Mohammad Asrori 2006:12). Terkait dengan karakteristik remaja yang erat dengan keinginan adanya kebebasan, independensi, dan berontak dari norma-norma, maka merokok di usia remaja merupakan suatu hal yang bisa dikatakan menyimpang dari norma-norma. Merokok di usia remaja perlu mendapat perhatian khusus dari semua pihak dan lapisan masyarakat. Hal ini disebabkan karena kebiasaan merokok bagi remaja yang dimulai sejak muda dapat memperburuk kesehatan di usia produktifnya. Berdasarkan data hasil sidak yang dilakukan oleh guru BK dan guru mata pelajaran serta wali kelas pada bulan April tahun 2009 di SMK Muhammadiyah Ambarawa diperoleh data sebagai berikut.

2

Rumusan Masalah Berdasarkan pada uraian latar belakang di atas.Tabel 1 : Data hasil sidak SMK Muhammadiyah Ambarawa tahun 2009 No 1 2 3 4 5 Jenis Pelanggaran Merokok di luar jam sekolah Membawa rokok Membawa korek api Membawa tembakau kemasan kecil Membawa cengkeh Jumlah F 11 21 20 5 6 63 % 17 33 32 8 10 100% Sumber : BK SMK Muhammadiyah Ambarawa tahun 2009 Dari data di atas dapat diketahui yang menjadi frekuensi tertinggi adalah membawa rokok dan membawa korek api. maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut : “Apa saja faktor penyebab remaja suka merokok pada siswa SMK Muhammadiyah Ambarawa tahun 2009”. B. Untuk itulah menarik bagi peneliti untuk mengadakan penelitian secara ilmiah tentang faktor-faktor penyebab remaja suka merokok pada siswa SMK Muhammadiyah Ambarawa tahun 2009. Dari rumusan masalah di atas maka penulis merumuskan judul penelitian sebagai berikut : “FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB REMAJA SUKA MEROKOK” 3 .

2. c.C. b. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab remaja suka merokok pada siswa SMK Muhammadiyah Ambarawa tahun 2009. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan memiliki manfaat sebagai berikut: a. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Bagi Orang Tua Memperoleh informasi tentang dampak dan bahaya merokok sehingga orang tua tersebut lebih berhati-hati dan waspada dalam mendidik anakanak mereka terutama remaja. Ruang Lingkup Penelitian Agar peneliti ini tidak menyimpang dari permasalahan yang ada maka penulis membatasi ruang lingkup penelitian sebagai berikut : 1. Bagi Peneliti Sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar sarjana pendidikan. Objek penelitian adalah faktor-faktor penyebab remaja suka merokok 3. Bagi Siswa Menambah pengetahuan bahwa merokok tidak baik untuk kesehatan. Waktu penelitian adalah pada tahun 2009 D. Tempat penelitian adalah di SMK Muhammadiyah Ambarawa 4. 4 . Subjek penelitian adalah seluruh siswa laki-laki SMK Muhammadiyah Ambarawa tahun 2009 2.

Sementara Singgih D. 5 . Pengertian Remaja Ada beberapa pengertian mengenai remaja. 2006 : 9) bahwa “Masa remaja berlangsung antara umur 12 tahun sampai dengan 21 tahun bagi wanita dan 13 tahun sampai dengan 22 tahun bagi pria. tapi juga merupakan karakteristik paling menonjol dari semua periode perkembangan”. sikap. dimana anak-anak mengalami pertumbuhan cepat disegala bidang baik bentuk badan. Show dan Castanzo (Ali dan Asrori. cara bertindak tetapi bukan pula orang dewasa yang telah matang pada masa ini kira-kira remaja pada umur 13 tahun dan berakhir 23 tahun”. menurut Andi Mappiere (Ali dan Asrori. Remaja 1. 2006:9) “Mengemukakan bahwa remaja juga sedang mengalami perkembangan besar dalam aspek intelektual. Gunarso dan Ny.BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PIKIR A. Transformasi intelektual dari cara berfikir remaja ini memungkinkan mereka tidak hanya mampu mengintegrasikan dirinya kedalam masyarakat dewasa. Ningsih D. Rentang usia remaja dibagi menjadi dua bagian yaitu usia 12/13 tahun sampai dengan 17/18 tahun sampai dengan 21/22 tahun adalah remaja akhir”. Sedangkan menurut Zakiyah Drajat (1996:101) masa remaja adalah “Masa peralihan di antara masa anak-anak dan masa dewasa. Gunarso (2007:6) mengemukakan “Masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak ke masa dewasa. cara berfikir. meliputi perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa. Seiring dengan pendapat di atas.

Akibatnya. Pertentangan yaitu sebagai individu yang sedang mencari jati diri. dan cara berfikir serta mampu mengintegrasikan dirinya ke dalam masyarakat. c. remaja pria merokok secara sembunyi seolah-olah ingin membuktikan apa yang dilakukan orang dewasa dapat pula dilakukan oleh remaja. remaja cenderung ingi berpetualang. Berkeinginan mencoba segala hal yang belum diketahuinya. dapat penulis simpulkan bahwa remaja adalah masa peralihan dari masa anak ke masa dewasa yang berkisar umur 12 tahun sampai 21 tahun bagi perempuan dan 13 tahun sampai 22 tahun bagi pria di mana mereka sedang mengalami pertumbuhan yang cepat di segala bidang baik bentuk badan. b. sikap. 2..Berdasarkan keempat pendapat di atas. Mereka mempunyai keinginan yang selalu tidak dapat dipenuhi yaitu ingin tahu segala peristiwa yang terjadi di lingkungan luas. menjelajah dan mencoba segala sesuatu yang belum pernah dialaminya. Ciri-ciri Remaja Setiap individu melalui beberapa periode yang penting selama rentang/perjalanan kehidupannya. Gunarso (2007:67-68) ciri-ciri anak usia remaja adalah sebagai berikut: a. Anak usia remaja juga ingin mencoba apa yang dilakukan oleh orang dewasa. Kemudian 6 . anak usia remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Pada umumnya. Kegelisahan adalah keadaan yang tidak tenang menguasai diri remaja. remaja berada pada situasi psikologis antara ingin melepaskan diri dari orang tua dan perasaan masih belum mampu untuk mandiri. Remaja sering mengalami kebingungan karena sering terjadi pertentangan pendapat antara mereka dengan orang tua yang menyebabkan timbulnya keinginan untuk melepaskan diri dari orang tua kemudian ditentangnya sendiri karena dalam keadaan diri remaja ada keinginan untuk memperoleh rasa aman. tetapi tidak berani mengambil untuk mencari pengalaman dan pengetahuan yang langsung dari sumbernya. Menurut Singgih dan Ny Singgih D. masa anak usia remaja ciri-ciri tertentu yang membedakannya dengan periode sebelum dan sesudahnya.

Kegelisahan. c. Menghayal keinginan untuk menjelajah dan berpetualang tidak semuanya tersalurkan karena tidak tersedianya biaya. e. Kemudian adanya bermacam-macam larangan dari orang tua seringkali melemahkan semangat anak usia remaja. Pertentangan sebagai individu yang sedang mencari jati diri remaja pada situasi psikologis antara ingin melepaskan diri dari orang tua dan perasaan masih belum mampu untuk mandiri. Dari dua pendapat di atas.sedangkan remaja hanya memperoleh uang dari pemberian orang tuanya. Keinginan berkelompok ini tumbuh sedemikian besarnya dan dapat dikatakan ciri umum remaja. Keinginan mencoba dalam bidang penggunaan obat-obatan atau narkotika. remaja putri seringkali mencoba memakai kosmetik baru. seperti penemuan alat baru atau modifikasi radio serta alat-alat elektronik lainnya. keinginan menjelajah dan bertualang tidak semua tersalurkan. remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Mengkhayal dan berfantasi. dapat dismipulkan bahwa ciri-ciri remaja adalah : (a) kegelisahan. Keinginan mencoba sering juga diarahkan pada diri sendiri maupun orang lain. keinginan menjelajah dan menyelidiki ini dapat disalurkan dengan baik ke penyelidikan yang bermanfaat. Berbagai macam keinginan para remaja seringkali tidak dapat dipenuhi karena bermacam-macam kendala. g. Keinginan mencoba segala sesuatu. f. d. Karena banyak faktor penghambatnya yaitu dari segi keuangan atau lebih luas membutuhkan biaya yang banyak. 7 . (d) mengkhayal. sehingga mereka memilih berkumpulkumpul melakukan kegiatan bersama dan mengadakan penjelajahan secara berkelompok. Keinginan menjelajah alam sekitar pada remaja lebih luas. (f) keinginan menjelajah ke alam sekitar. (b) pertentangan. Aktivitas berkelompok. b. Bukan hanya lingkungan dekatnya saja yang ingin dijelajah tetapi juga lingkungan yang lebih luas lagi.d. mencari kepuasan. (e) aktivitas berkelompok. meskipun sekolah melarangnya. remaja mempunyai banyak keinginan atau angan-angan yang hendak diwujudkan di masa depan. bahkan menyalurkan khayalanya melalui dunia fantasi. Akibatnya remaja mengkhayal. Selanjutnya menurut Mohammad Ali dan Mohammad Asrori (2006:16) ciriciri remaja adalah: a. dan yang sering terjadi tidak tersedianya biaya. (c) keinginan mencoba.

Memperoleh kebebasan emosionil dari orang tua dan orang dewasa lain. baik pria maupun wanita. Memilih dan mempersiapkan lapangan pekerjaan. Tugas-tugas Perkembangan Remaja Setiap individu tumbuh dan berkembang selama perjalanan kehidupannya melalui beberapa fase-fase perkembangan. Memperoleh peranan sosial. g. 2006:164 ) mengatakan bahwa “Tugas perkembangan adalah tugas yang muncul pada saat atau sekitar satu periode tertentu dari kehidupan inividu dan jika berhasil akan menimbulkan fase bahagia dan membawa keberhasilan dalam melaksanakan tugas-tugas berikutnya. Menerima kebutuhan dan menggunakan dengan efektif. Mencapai kemandirian ekonomi.Gunarso. f. Menurut Hurlock (Ali dan Asrori. c. 2006:10) tugas-tuga perkembangan remaja adalah sebagai berikut : a. Memcapai kemandirian emosional.J. Mampu menerima dan memahami peran seks usia dewasa. e. Mampu membina hubungan baik dengan anggota kelompok yang berlainan jenis. b.3. c. Setiap fase perkembangan mempunyai serangkaian tugas perkembanan yang harus diselesaikan dengan baik oleh setiap individu. Havigurs ( Singgih dan Ny Singgih D. h. Mampu menerima keadaan fisiknya. d. Mencapai kepastian akan kebebasan dan kemampuan berdiri sendiri. Memperluas hubungan antar pribadi dan berkomunikasi secara lebih dewasa dengan teman sebaya. Membentuk sistem nilai-nilai moral dan falsafah hidup. d. 8 . Havigurs ( Ali dan Asrori. b. e. Menurut R. Memilih dan mempersiapkan diri dalam membentuk keluarga. 2007:35 ) ada sejumlah tugas perkembangan pada remaja sebagai berikut : a.

Memahami dan menginternalisasikan nilai-nilai orang dewasa dan orang tua. (d) kebutuhan aktualisasi diri. Menembangkan konsep dan keterampilan intelektual yang sangat diperlukan untuk melakukan peran sebagai anggota masyarakat. 1999:61) mencakup : (a) kebutuhan memiliki sesuatu. j. dapat disimpulkan bahwa tugas perkembangan pada remaja adalah : (a) sebagai individu remaja harus mampu menerima dan memahami peran seksnya. Agung Hartono. yaitu kebudayaan fisiologis dan kebutuhan psikologis.f. (b) memperoleh peranan sosial baik dalam anggota kelompok maupun anggota masyarakat. Mengembangkan perilaku tanggung jawab sosial yang diperlukan untuk memajukan dunia dewasa. i. (c) kebutuhan akan keyakinan diri.” Kebutuhan fisiologis misalnya. 4. istirahat dan perlindungan diri. seperti dikemkakan oleh Maslow (Sunarto dan Ny. (b) kebutuhan akan cinta kasih sayang.Kebutuhan-kebutuhan Anak Usia Remaja Menurut Sed Cole dan Bruce (Sunerto dan Ny. makan minum. g. h. Mempersiapkan diri untuk memasuki perkawinan. 9 . Memahami dan mempeersiapkan berbagai tanggung jawab keluarga. Dari uraian di atas. 1999:61) “Membedakan kebutuhan menjadi dua kelompok. (c) memperoleh kebebasan serta memahami dan menginternalisasikan nilai-nilai orang dewasa dan orang tua serta mampu memilih dan mampu mempersiapkan berbagai tanggung jawab keluarga. Agung Hartono. Sedangkan kebutuhan psikologis.

sejak mereka begantung dalam hubungan teman sebaya dan penerimaan tema sebaya. secara individu mengarah pada kematangan atau kedewasaa. dan menjadi bertambah penting seirama dengan pertambahan kematangan. b. c. Kebutuhan untuk dihargai dirasaannya berdasarkan pandangan oleh ukuran sendiri. f. Kebutuhan akan pengakuan dari orang lain sangat penting. 1982:152) menyatakan tujuh kebutuhan anak usia remaja secara khusus (khas) yaitu : a. Kebutuhan akan kasih sayang. Kebutuhan untuk berdiri sendiri yang dimulai sejak usia lebih muda (remaja awal). Kebutuhan akan keikutsertaan dan diterima dalam kelompok merupakan hal yang sangat penting sejak remaja “Melepaskan diri” dan keterkaitan keluarga dan berusaha memantapkan hubungan-hubungan dengan teman lawan jenis. yaitu terlihat adanya sejak merasa yang lebih muda dan menunjukkan berbagai cara perwujudan selama remaja. Kebutuhan akan berpartsisipasi menjadi sangat penting dan pasti seirama dengan pertumbuhan. menjadi sangat penting selama masa remaja. manakala remaja dituntut untuk membuat berbagai pilihan dan mengambil keputusan.Sedangkan menurut Garisson (Andi Mapiare. d. yang menurutnya pantas bagi dirinya (sesuai dengan kenyataan). 10 . e.

Semua pemuda butuh untuk mengerti tentang hak dan kewajiban warga negara dalam masyarakat demokratis. Artinya remaja butuh untuk mengerti dan menerima apa dan sejauh mana yang boleh dilakukan dan harus dilakukan sebagai warga negara. nocturnal emosion. Semua pemuda butuh untuk mengerti arti (pentingnya) keluarga bagi individu dan masyarakat. Artinya remaja membutuhkan adanya persiapan untuk kelak dapat melaksanakan pekerjaan-pekerjaan dalam suatu jabatan yang dipilihnya. Kebutuhan untuk memperoleh falsafah hidup yang utuh. dan sebagainya untuk menghindari akibat-akibat negatif dari salah pengertian terhadapnya. Selanjutnya menurut Andi Mapiare ( 1982:139-153 ) mengemukakan ada sepuluh kebutuhan anak usia remaja umum yaitu : a. perlu atau butuh mengetahui dan melaksanakan latihan-latihan fisik dan pemenuhan gaji. memelihara Semua pemuda butuh untuk berkembang dari kesehatan dan kesegaran fisik. Artinya keluarga (suatu lembag yang kelak dibentuk oleh remaja) mempunyai yang sangat penting bagi kehidupan individu dan masyarakat. masturbasi. d. b. c. terutama nampak dengan bertambahnya kematangan (kedewasaan). Artinya remaja membutuhkan pengetahuan tentang menstruasi. 11 .g. Semua pemuda butuh akan pengembangan keterampilan untuk bekerja menghasilkan uang.

sikap. Bahwa remaja butuh untuk mengerti dan melaksanakan etika dan teknik-teknik bergaul dan memberikan 12 . Remaja butuh untuk mengerti apa arti peranan ilmu-ilmu pengetahuan yang dipelajarinya di sekolah dalam hubungannya dengan kehidupan seharihari. Semua remaja butuh mengembangkan rasa hormat (serpek) terhadap individu lain. Semua pemuda butuh untuk mengerti pengaruh (peranan) ilmu pengetahuan (science) bagi kehidupan manusia. Artinya remaja membutuhkan pengetahuan tentang seluk beluk suatu barang tertentu sebelum barang itu dibelinya. Remaja butuh memiliki rasa. Semua pemuda butuh untuk mengerti bagaimana memperoleh dan menggunakan barang serta mengerti bagaimana pemeliharaannya secara baik. i. dan tingkah laku positif dalam “Membaca” informasi atau objek seni yang berupa bacaan-bacaan atau penorama alam yang indah. h. g.e. ketekunan dan sikap yang bertanggung jawab terhadap suatu kegiatan (hobby) yang menguntungkan. piker. Semua pemuda butuh untuk bisa menggunakan waktu luang mereka dengan baik. f. Remaja diharapkan memiliki keterampilan-keterampilan. Semua pemuda butuh peresapan makna (apresiasi) atau penghargaan terhadap seni musik dan keindahan alam.

Sejarah Singkat tentang Rokok Dalam bukunya. j. (c) kebutuhan secara umum. 13 . sebagai berikut : Rokok terbuat dari bahan dasar tembakau yang diperoleh dari tanaman Nicotiana Tabacum L. Tembakau berasal dari Amerika Selatan dan Hindia Barat. Abu Umar Basyir (2005:14-15) mengemukakan tentang sejarah singkat tentang rokok. B. Walaupun tembakau dipergunakan pertama kali Amerika Utara. rasa hormat (respek) terhadap orang lain teman bergaulnya. Dari Amerika Utara tembakau mausk ke Eropa melalui Spanyol. Tembakau dipergunakan sebagai bahan untuk sigaret dan cerutu. membuat dan menentukan pilihan-pilihan serta membuat keputusan-keputusan dengan mempertimbangkan akal yang intelegen. dan (d) kebutuhan secara khusus. Remaja membutuhkan cara-cara yang dapat ditempuh dan menumbuhkan kemampuan melihat permasalahanpermasalahan yang dihadapi. Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa kebutuhan-kebutuhan anak usia remaja adalah : (a) kebutuhan fisiologis.penghargaan. (b) kebutuhan psikologis. Rokok 1. Semua pemuda butuh tumbuh dalam kemampuan untuk berfikir secara rasional. baik penggunaannya dengan pipa maupun tanpa pipa.

presiden ketiga Amerika Serikat. Pada decade 1960-an. tembakau menyebar ke dalam negeri-negeri Islam. dalam laporannya “Kreasi terbesar yang dapat dilakukan oleh negeri manapun sekarang adalah menambahkan suatu jenis pokok yang amat berguna demi kemajuan bangsa. tembakau secara permanen menjadi tanaman yang mendatangkan hasil pendapatan besar bagi wilayah Virginia. para ahli perniagaan Eropa memperkenalkan tembakau diseluruh Asia dan Afrika. Sebagaimana dituturkan oleh Thomas Jefferson. Lalu pada abad ke-19 orang-orang Spanyol memperkenalkan cerutu ke Asia lewat Filipina dan kemudian ke Rusia dan Turki. sebagian pelaut Eropa menemukan pohon tembakau sebagai bahan dasar rokok ketika mereka pertama kali menemukan benua Amerika. Dengan cara itulah. Pengertian Rokok Merokok dalam bahasa Arab disebut “Tadkhim” dan dalam bahasa Inggris disebut “Smoking” merupakan istilah yang digunakan aktivitas menghisap rokok atau tembakau dengan berbagai cara.” Dalam abad ke-17.Tembakau pertama kali di Meksiko sejak lebih 2500 tahun yang lalu. Sekitar tahun 1942 Masehi. 14 . tembakau mulai di pasok ke berbagai belahan benua Eropa. Setelah itu. ia mulai dikenal luas di berbagai negara bagian Amerika Utara dan Selatan. 2.

Termasuk juga dengan sejenis pipa khusus yang mengandung air di bagian tengahnya.com/donydonkers). Ia merupakan salah satu jenis obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah.Kata mereka itu sendiri nampaknya ditujukan untuk perbuatan menyalakan api pada rokok sigaret atau cerutu. atau tembakau dalam pipa rokok. Nikotin membuat pemakainya kecanduan. Diantara materi beracun tersebut misalnya : 1. walaupaun bahannya ukan berasal dari tembakau. Bahayanya bisa 15 . bahkan merusak proses pertumbuhan tubuh manusia. Asap dari tembakau atau bahan sejenis yang terkena api itu disedot melaluui mulut sehingga merasuk kebagian dalam tubuh.scribd. mirip dengan alkaline. Abu Umar Basyir (2005:17) melalui berbagai sumber buku-buku ilmiah mengemukakan bahwa :Rokok terdiri dari berbagai macam materi beracun yang dapat mengakibatkan perubahan struktur dan dikoodinasi pada mayoritas organ tubuh. Nikotin Sejenis unsur kimia beracun. http://www. lalu dihisap melalui hidung atau mulut atau melalui kedua-duanya sekaligus. Itulah yang disebut “Merokok”. atau sejenis bahan mirip tembakau yang memberikan cita rasa sama seperti cita rasa tembakau.

Yaitu gas yang terbentuk ketika pembakaran tembakau dan kertas pembungkus rokok dalam waktu lama.dijelaskan oleh faktor 4 cc nikotin terbkti cukup untuk membunuh seekor kelinci besar. tubuh terpaksa menyerap unsur timah berat yang beracun. 3. 2. Distilasi Proses menciptakan unsur hedrokarbon yang sangat dikenal sebagai penyebab penyakit kanker. Akibatnya suplai oksigen keseluruh organ tubuh terhambat. Gas Karbon Monooksida Gas beracun yang dapat mengurangai kemampuan darah membawa oksigen. Unsur ini juga merangsang produksi air liur. 5. 4. Arsenic Sejenis unsur kimia yang biasa digunakan untuk membunuh serangga. Sebagai gantinya. Amonium Karbonat Unsur kimia yang membentuk plak kuning pada permukaan lidah dan mengganggu kelenjar makanan dan perasa yang terdapat dipermukaan lidah tersebut. Nitrogen Oksigen Unsur kimia yang dapat mengganggu saluran pernafasan bahkan merangsang kerusakan dan perubahan kulit tubuh. 6. 16 . Unsur ini memiliki kemampuan sekali bersenyawa dengan Homoegilobine.

Acrolein Sejenis zat cair tidak berwarna. 7. Bertambahnya jenis acid apapun dalam peredaran darah akan mengakibatkan pernapasan menjadi cepat. Zat ini sangat tajam baunya dan merangsang. tenggorokan dan amandel. Tar Bahan rokok yang mengandung bahan kimia beracun yang merusak sel paru-paru dan menyebabkan kanker. Ammonia Sejenis gas tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hydrogen. Zat ini menyebabkan seseorang seperti merasa digigit semut. Cairan ini sangat tajam dan baunya menusuk.menimbulkan batuk dan membantu tubuh untuk menerima berbgaai macam penyakit seperti pilek. Zat ini diperoleh dengan mengambil cairan dari glyceril atau dengan metode pengeringan. radang mulut. Begitu kerasnya racun yang terdapat pada ammonia itu. 8. Dengan kata lain Acrolein adalah alcohol yang cairannya telah di ambil. 9. 17 . Formic Acid Jenis cairan yang ridak berwarna yang bergerak bebas dan dapat mengakibatkan lepuh. seperti aldehyde. Ammonia ini sangat mudah memasuki sel-sel tubuh. Cairan ini sangat mengganggu dan berbahaya bagi kesehatan. Zat ini sedikit banyak mengandung kadar alcohol. sehingga jika disuntikkan seidikit saja ke dalam peredaran darah akan mengakibatkan seseorang pingsan. 10.

Dapat membahayakan seperti yang terdapat dalam bom hydrogen. 14. formaldehyde itu mengandung racun keras terhadap semua organisme hidup. 13. Formaldehyde hanya digunakan sebagai pengawet dalam laboratorium.11. 12. Cyanide adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat berbahaya. Karena itu. Formaldehyde Salah satu jenis dari formaldehyde ini adalah formalin. Nitrous Oxide adalah jenis zat yang pada mulanya dapat digunakan sebagai anesthesia (obat bius) dalam operasi. selain diperoleh 18 . Sedikit saja Cyanide yang dimasukkan langsung ke dalam tubuh dapat mengakibatkan kematian. Zat ini merupakan zat yang paling ringan serta gampang terbakar. Zat ini sangat efisien untuk menghalangi pernapasan. Phenol Merupakan campuran yang terdiri dari kristal yang dihasilkan dari destilasi beberapa zat organik seperti kayu dan arang. Nitrous Oxide Sejanis gas tidak berwarna yang jika dihisap dapat menghilangkan pertimbangan dan mengakibatkan rasa sakit. Hydrogen Cyanide Sejenis gas tidak berwarna tidak berbau dan tidak mempunyai rasa.

Bahan ini merupakan zat racun yang sangat berbahaya. Methyl Cloride Suatu campuran dari zat-zat bervalensi satu dimana hydrogen dan karbon merupakan unsurnya yang utama. 15. Hydrogen Sulfide Sejenis gas beracun yang gampang terbakar dengan bau yang keras. Methanol Sejenis cairan ringan yang mudah menguap dan mudah terbakar. 19. 18. 16. serta dari pembungkusan dari sejenis alkaloid tertentu. 17. Ia diperoleh dari penyulingan minyak tulang-tulang. Phenol ini terikat ke protein dan menghalangi aktivitas enzim. Zat ini manghalangi oxidasi enxym (zat besi yang berisi pigmen). Pyridine Sejenis cairan tidak berwarna dan berbau tajam. Sejenis alkalid dari tumbuh-tumbuhan. Acetol Merupakan hasil pemanasan aldehyde (sejanis zat yang tidak berwarna yang bebas bergerak) dan mudah menguap dengan alcohol. Cairan ini dapat diperoleh melalui penyulingan bahan kayu atau dari sintesis 19 . Zat ini adalah merupakan Compound organis yang sangat beracun. ter arang. Pyridine ini juga terdapat pada tembakau zat ini dapat digunakan untuk mengubah sifat alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama. Gas hydrogen gampang terbakar.dari ter arang.

Termasuk dalam kategori ini adalah perokok yang lebih senang berlama-lama memainkan rokoknya dengan jari-jarinya sebelum ia nyalakan dengan api. Sedangkan untuk mengisapnya hanya dibutuhkan waktu beberapa menit saja. b. Pleasure of handling the cigarette. Banyak orang menggunakan rokok untuk mengurangi perasaan negatif.karbon monooksida dan hydrogen. ketika seseorang marah. Green (Psychological Factor Indonesia Smoking.1978) menambahkan ada tiga sub pada tipe ini: a. misalnya merokok setelah minum kopi atau makan. Tipe-tipe Perokok Ada baiknya juga kita mengenal tipe-tipe perokok. Perokok sedang menghabiskan rokok 11-21 batang dengan selang waktu 31-60 menit setelah bangun pagi. antara perokok yang satu dengan yang lain.perokok yang dipengaruhi oleh perasaan positif. Pleasure Relaxation. bahkan kematian. Stimulation to pick them up. 3. maka rokok dianggap sebagai 20 . Misalnya. 2005:23). Dengan merokok seseorang merasakan brtambahnya rasa positif. Perokok berat merokok sekitar 21-30 batang per hari dengan selang waktu bangun pagi berkisar antara 6-30 menit. Yakni perilaku merokok hanya dilakukan sekedarnya untuk menyenangkan perasaan. Perokok ringan menghabiskan rokok sekitar 10 batang dengan selang waktu 60 menit dari bangun pagi. (Abu Umar Basyir. muncul pula tingkat kecanduan yang berbeda-beda dan bentuk implementasi yang juga tidak sama. c. Mereka yang dikatakan perokok sangat berat adalah jika mengkonsumsi rokok lebih dari 31 batang per hari dan selang merokoknya 5 menit setelah bangun pagi. Yakni . perilaku merokok yang dipengaruhi oleh perasaan negatif. prilaku merokok hanya untuk menambah atau mengkatkan kenikmatan yang sudah diperoleh. cemas dan gelisah. Menurut Silvan Tamkins (Al-Bachri. Kedua. Meminum atau menghisap methanol dapat mengakibatkan kebutaan. Yakni kenikmatan yang diperoleh dengan memegang rokok khusus pada perokok pipa. Sebagaimana kebiasaan yang sangat melekat dalam keseharian banyak orang.1991) terdapat empat kategori prilaku merokok berdasarkan Managemen of Affect Theory: Pertama. Perokok pipa akan menghabiskan waktu untuk mengisis pipa dengan tembakau.

Merokok di tempat umum/ruang publik Kelompok homogen (sama-sama perokok) secara bergerombol mereka menikmati kebiasaannya. Ia menghidupkan api rokoknya ketika rokok yang sebelumnya telah benar-benar habis. Mereka menggunakan rokok untuk mengurangi perasaan tidak enak yang dirasakan. 21 . bagi orang-orang tipe ini merokok merupakan prilaku yang bersifat otomatis. Menurut Abu Umar Basyir. Mereka tega menyebar “Racun” kepada orang lain yang tidak bersalah. tempat merokok juga mencerminkan pola perilaku perokok. Kelompok heterogen (merokok di tengah-tengah orang lain yang tidak merokok. Berdasarkan tempat-tempat dimana seseorang mengisap rokok. Green menyebutnya sebagai psychological Addictifn. anak kecil. Mereka umumnya pergi keluar rumah membeli rokok. dan lain-lain). sering kali tanpa dipikirkan dan tanpa disadari. Karena khawatir kalau rokok tidak tersedia setiap saat ia menginginkannya. Ketiga. perilaku merokok yang sudah menjadi kebiasaan. bertindak kurang terpuji dan kurangsopan. orang jompo. Keempat. maka dapat digolongkan atas: a. orang sakit. perilaku merokok yang adiktif (kecanduan). Umumnya mereka masih menghargai orang lain. Dapat dikatakan. karena itu mereka menempatkan diri di tempat yang dibolehkan merokok (Smoking Area). Mereka yang sudah kecanduan akan menambah dosis rokokyang digunakan setiap saat setelah efek dari rokok yang dihisapnya berkurang.penenang. Mereka yang berani merokok di tempat tersebut tergolong orang yang tidak berperasaan. Tapi karena benar-benar sudah menjadi kebiasaan rutinnya. walau tengah malam sekalipun. Mereka menggunakan rokok sama sekali bukan karena untuk mengendalikan perasaan mereka. 2005 dalam bukunya. tidak etis dan tidak punya tata krama.

Selain itu rokok dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.b. Merokok di toilet Perokok jenis ini dapat digolongkan sebagai orang yang suka berfantasi. 4. dilingkungan rumah. akibatnya pajak yang ditetapkan oleh pemerintah terhadap produksi rokok. Hampir setiap saat dapat disaksikan dan dijumpai orang yang sedang merokok. Uangnya akan digelontorkan keluar untuk usaha pengobatan tersebut. c. harga rokok itu mahal. Hal ini dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. maka terpaksa ia harus berobat. kalau seorang perokok terserang penyakit akibat kebiasaannya itu. perilaku merokok tidak pernah surut dan tampaknya merupakan perilaku yang masih dapat di tolerir oleh masyarakat. dari waktu ke waktu ia makin bertambah mahal. penuh dengan perasaan gelisah yang mencekam. kantor. angkutan umum maupun di jalan-jalan. Mereka memilih tempattempat seperti ini sebagai tempat merokok dapatdigolongkan sebagai individu yang kurang menjaga kebersihan diri. Sebagaimana diketahui. Merokok di tempat pribadi Misalnya di kantor atau di kamar tidur pribadi. Dampak dan Bahaya Merokok Meski semua orang tahu akan bahaya yang ditimbulkan akibat merokok. Dampak Ekonomi 1. 22 . Dalam bukunya Abu Umar Basyir (2005:178-189) mengemukakan tentang dampak dan bahaya merokok yang diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu: a.

juga akan menjadi korban bahaya rokok karena turut menghisp asap sampingan. Dampak Sosial dan Psikologis Berbagai lembaga pendidikan ilmu psikologis menandaskan.dalam hal ini keluarga berperan sangat penting. umumnya anak-anak pecandu narkoba menggunakan jarum suntik secara bergantian. Selain asap utama yang dihembuskan balik oleh perokok. Perilaku inilah yang membuka mereka tertular HIV/AIDS. namun ikut menghirup asap rokok secara tidak sengaja. Rokok juga dapat mengganggu jantung. jantung koroner. terlebih 23 . Bagi anak-anak dibawah umur. penyakit pencernaan. penyakit pernafasan. 3) Bahaya rokok terhadap remaja Tren merokok di kalangan remaja harus diwaspadai selain memperbesar jalan kecanduan narkoba. penyakit syaraf dan kandungan kencing. ingin mempengaruhi teman atau sekedar inginmeniru orang dewasa saja. Sebanyak 90% pecandu narkoba adalah perokok. Rokok juga mempengaruhi keturunan dan reproduksi. seorang remaja yang pertama kali merokok biasanya melakukannya demi mengisi kekosongan. yang menjadi faktor penyebab penyumbatan pembuluh darah dan saluran darah ke otak. narkoba akan mulai dicoba. 2) Bahaya rokok bagi orang lain Bagi perokok pasif. gigi. kebanyakan perokok berorientasi pada keluarga yang salah satu dari orang tuanya juga punya kebiasaan merokok. Sebab. dan amandel. TBC. lidah. akan disusul kemungkinan tertular HIV/AIDS. dan gangguan pernafasan. dan berbagai jenis penyakit mulut. Jika sudah terkena narkoba. yaitu orang yang tidak merokok. Sebuah sensus membuktikan. antara lain kanker. dapat disimpulkan bahwa begitu banyak dampak dan bahaya dari merokok baik untuk diri sendiri maupun orang lain. tak akan mempan lagi terhadap zat adiktif (nikotin dan tar) dalam rokok. bibir.2. Remaja yang telah kecanduan rokok. terdapat resiko kematian mendadak akibat asap rokok tersebut. sehingga menyebabkan berkurangnya daya ingat. b. Dari uraian di atas. Bahaya Merokok 1) Bahaya merokok bagi penghisapnya Rokok dapat menimbulkan berbagai penyakit. Perokok pasif memiliki resiko cukup tinggi terhadap kanker paru-paru. Mereka mencari lagi yang lebih “Enak”. Pada saat seperti inilah.

Pengaruh Orang tua Salah satu temuan tentang remaja perokok adalah mereka berasal dari anakanak dari rumah tangga yang tidak bahagia. Sebagaimana dikemukakan oleh Abu Umar Basyir (2005:31-35) bahwa ada empat faktor yang menyebabkan remaja suka merokok. 1999 : 294). yaitu: a. Tembakau atau narkoba dibandingkan dengan keluarga permisif yang menekankan falsafah “kerjakan unsur-unsurmu sendiri-sendiri”. Karenanya. 5. Kaum remaja pun telah terbias mengkonsumsinya. Faktor-faktor Penyebab remaja Suka Merokok Sebagaimana telah kita ketahui bersama. pengantar psikologi. rokok bukanlagi sekedar konsumsi orang dewas. merokok sering dianggap sebagai pelampiasan rasa frustasi dan kegundahan hati. Kebiasaan itu dilatari oleh berbagai sebab. Orang tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan terbiasa memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah dibanding anak-anak muda yang berasal dari lingkungan rumah tangga yang bahagia (Bea dan corado dalam Arkinson. Remaja yang berasal dari keluarga yang menekankan nilai-nilai sosial dan agama dengan baik. dengan tujuan jangka panjang lebih sulit untuk terlibat dengan rokok. Yang paling kuat pengaruhnya 24 .lagi bagi para remaja sebagai penerus generasi untuk mencapai cita-cita bangsa.

membebaskan diri dari rasa bosan. Begitu juga sebaliknya faktor tersebut menyatakan dua kemungkinan: remaja itu terpengaruh oleh teman-temannya atau teman-teman remaja tersebut dipengaruhi olehnya. Begitu pula dengan remaja non perokok. Namun. c. Pengaruh iklan 25 . d. b. terdapat 87% mempunyai sekurang-kurangnya satu atau lebih sahabat yang perokok. Begitu hebatnya pengaruh teman dalam pergaulan. anak-anaknya sangat semakin mencontohnya. atau ingin melepaskan diri dari rasa sakit fisik atau jiwa.Faktor kepribadian Orang mencoba rokok karena alasan ingin tahu. yang memiliki skor tinggi dari berbagai tes konformitas sosial lebih mudah menjadi pengguna dibandingkan dengan mereka yang memiliki skor rendah. Orang. salah satu sifat kepribadian prediktif pada pengguna obat-obatan (termasuk rokok) adalah konformitas sosial.adalah ketika orang tua sendiri menjadi vigur contohnya sebagai perokok berat. sehingga semua akhirnya menjadi perokok. semakin banyak remaja merokok maka semakin besar kemungkinan teman-temannya adalah perokok juga. sehingga mudah seseorang mengikuti kebiasaan temannya yang suka merokok. Dengan begitu. Diantara remaja perokok. Pengaruh teman Berbagai faktor mengungkapkan.

iklan diberbagai media masa yang menampilkan bahwa perokok adalah lambang kejantanandan glamour membuat remaja sering terpicu untuk mengikuti prilaku seperti yang terdapat dalam iklan tersebut (buleti RSKO tahun IX/1991 oleh Mari Jumiarti). Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor penyebab remaja suka merokok adalah (a) faktor orang tua. Tokoh idola yang dimaksud adalah orang-orang yang dipersepsi menjadi idola atau pujaan remaja berasal dari kalangan selebritis seperti para penyanyi. itu juga berasal dari para tokoh masyarakat pejuang atau pahlawan (Syamsu Yusuf. sikap. Iklan juga berpengaruh memberikan kesempatan bagi remaja untuk mengikuti dan mencontoh dalam kehidupan sehari-hari. dan tokoh idola remaja. C. dalam hal ini tokoh idola dalam iklan. dn tata cara berfikir serta mampu mengintregasikan dirinya ke dalam masyarakat. Merokok merupakan suatu pandangan yang tidak 26 . (b) pengaruh teman. 2006:202). Kerangka Pikir Remaja adalah masa peralihan dari masa ana ke masa dewasa yang berkisar umur 12 tahun sampai 21 tahun bagi wanita. (d) pengaruh iklan. bintang film.(c) faktor kepribadian. dan 13 tahun sampai 22 tahun bagi pria dimana mereka sedang mengalami pertumbuhan secara cepat di segala bidang baik bentuk. sehingga tidak disadari mereka telah menirunya.

Pengaruh iklan 27 . Pengaruh teman 3. terlebih lagi usia perokok yang semakin tahun semakin muda.asing. memiliki kepribadian yang baik serta berusaha memperoleh informasi dari media cetak maupun media media elektronik yang baik dan menambah pengetahuan remaja itu sendiri. Kebiasaan merokok dianggap dapat memberikan kenikmatan bagi si perokok. Tak lepas dari semua itu merokok juga sudah menjadi tren bagi remaja dengan berbagai macam alasan yang mendasarinya. pergaulan dengan teman-temannya secara lebih terarah. Pengaruh orang tua 2. bukan hanya kalangan orang tua dan orang dewasa saja. golongan anak-anak yang masih duduk di bangku SD ikut mencoba rokok. Remaja dapat melaksanakan tugas perkembangannya dengan baik apabila di dukung faktor keluarga (orang tua) yang memiliki perhatian dan kasih sayang terhadap anak-anaknya. Faktor-faktor kepribadian 4. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada skema kerangka pikir sebagai berikut : SKEMA KERANGKA PIKIR FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB REMAJA SUKA MEROKOK Indikator-indikator : 1. namun dilain pihak dapat menimbulkan dampak buruk dan bahaya bagi si perokok sendiri maupun orang-orang disekitarnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful