Induksi Elektromagnetik

Pada pembahasan sebelumnya tentang Medan Magnetik telah dijelaskan bahwa kuat dan arah medan magnetik dinyatakan oleh garis-garis gaya magnetik. Tahukah kamu… bahwa sesungguhnya Medan magnet tidak kasat mata namun bisa dibuktikan dengan mengamati penyimpangan jarum kompas atau serbuk halus besi di sekitar kawat berarus listrik. Hal ini menyatakan bahwa:
• •

Arus listrik dapat menghasilkan medan magnetik atau Medan magnetik mengerjakan gaya pada kawat berarus listrik atau pada muatan bergerak.

Akibat dari pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan : “ Jika arus listrik dapat menghasilkan medan magnetik apakah medan magnetik juga dapat menghasilkan arus listrik ? ”. Melalui berbagai percobaan, Michael Faraday (1791-1867), seorang ilmuwan jenius dari inggris akhirnya berhasil membuktikan bahwa arus listrik memang dapat dihasilkan dari perubahan medan magnetik. Peristiwa dihasilkannya arus listrik akibat adanya perubahan medan magnetik dinamakan induksi elektromagnetik, sedangkan arus yang dihasilkan dari induksi elektromagnetik dinamakan arus induksi. Penemuan ini dikenal dengan “Hukum Faraday”. Penemuan ini dianggap sebagai penemuan monumental. Mengapa? Pertama, “Hukum Faraday” memiliki arti penting dalam hubungan dengan pengertian teoretis tentang elektromagnetik. Kedua, elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai penggerak secara terus-menerus arus aliran listrik seperti yang digunakan oleh Faraday dalam pembuatan dinamo listrik pertama.

Arus listrik timbul karena adanya perubahan jumlah garis gaya magnet. Ketika magnet tidak digerakkan (berhenti) dalam kumparan. yang mengakibatkan pada ujung-ujung kumparan timbul beda potensial. jarum pada galvanometer tidak menyimpang (menunjukkan angka nol). Beda potensial ini disebut gaya gerak listrik induksi (ggl induksi) . jarum pada galvanometer akan menyimpang.Percobaan Faraday • • • • Ketika magnet digerakkan ( keluar. Penyimpangan jarum galvanometer ini menunjukkan bahwa di dalam kumparan mengalir arus listrik. Arus listrik seperti ini disebut arus induksi.masuk ) dalam kumparan.

maka pada penghantar tersebut akan timbul tegangan induksi. yaitu “Ggl Induksi selalu membangkitkan arus yang medan magnetiknya berlawanan dengan sumber perubahan fluks magnetik”. Perubahan fluks medan magnetik didalam suatu rangkaian bahan penghantar. Jika sebuah penghantar memotong garis-garis gaya dari suatu medan magnetik (fluks) yang konstan. artinya fluks magnetik yang berada pada permukaan yang lebih luas kerapatannya rendah dan kuat medan magnetik (B) lebih lemah. sedangkan pada permukaan yang lebih sempit kerapatan fluks magnet akan kuat dan kuat medan magnetik (B) lebih tinggi. akan menimbulkan tegangan induksi pada rangkaian tersebut.Hukum Faraday 1. disingkat Wb dan didefinisikan dengan: ”Suatu medan magnet serba sama mempunyai fluks magnetik sebesar 1 weber bila sebatang penghantar memotong garis-garis gaya magnetik selama satu detik akan menimbulkan gaya gerak listrik (ggl) sebesar satu volt” . Fluks Magnetik Fluks Magnetik adalah kerapatan garis-garis gaya dalam medan magnet. Satuan internasional dari besaran fluks magnetik diukur dalam Weber. Persamaan Ggl induksi (Eind) yang memenuhi hukum Faraday adalah sebagai berikut: Apa arti tanda negatif itu ? Tanda negatif berati sesuai dengan Hukum Lenz. 2.

Aplikasi dari Induksi Elektromagnetik • Generator/Dinamo • Trafo .

Tegangan dan Arus AC) 2. diperlukan kabel yang sangat panjang. A. Modul 4 _ Induksi Elektromagnetik (Power Point . keperluan listrik pada tegangan yang sesuai dapat terpenuhi. atau lebih dikenal transmisi daya listrik. Karena itu diperlukan alat yang dapat menaikkan kembali tegangan sesuai keperluan. Seandainya transformator belum ditemukan. Dahulu untuk membawa listrik diperlukan kuda. Arus listrik bisa terjadi jika pada ujung-ujung kumparan terdapat GGL (gaya gerak listrik). Untuk membawa energi listrik. Menurutmu. . Galvanometer merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengetahui ada tidaknya arus listrik yang mengalir. Arus listrik hanya timbul pada saat magnet bergerak. jarum galvanometer menyimpang ke kanan dan ke kiri. berapa ekor kuda yang diperlukan untuk penerangan sebuah kota? Fenomena pemindahan listrik akan kamu pelajari pada bab ini. dapatkah kemagnetan menimbulkan kelistrikan? Kemagnetan dan kelistrikan merupakan dua gejala alam yang prosesnya dapat dibolak-balik.6 Induksi Elektromagnetik Listrik dalam era industri merupakan keperluan yang sangat vital. di ujung kumparan tidak terjadi arus listrik. Oersted membuktikan bahwa di sekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnet (artinya listrik menimbulkan magnet). kamu sudah mengetahui bahwa kelistrikan dapat menghasilkan kemagnetan. Kuda (pada gambar) sedang membawa pembangkit listrik untuk penerangan lapangan ski. Tahun 1821 Michael Faraday membuktikan bahwa perubahan medan magnet dapat menimbulkan arus listrik (artinya magnet menimbulkan listrik) melalui eksperimen yang sangat sederhana. Pada bab ini kamu akan mempelajari pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi.C. Adakah pusat pembangkit listrik di dekat rumahmu? Pembangkit listrik biasanya terletak jauh dari permukiman penduduk. Jika magnet diam di dalam kumparan. Latihan Soal _ 3. PDF: Induksi Elektromagnetik. GGL yang terjadi di ujung-ujung kumparan dinamakan GGL induksi. Sebuah magnet yang digerakkan masuk dan keluar pada kumparan dapat menghasilkan arus listrik pada kumparan itu. Pernahkah kamu melihat tabung berwarna biru yang dipasang pada tiang listrik? Alat tersebut adalah transformator yang berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan tegangan. Ketika H. Bagaimanakah cara menaikkan dan menurunkan tegangan listrik? Untuk memahami hal ini pelajari uraian berikut. para ilmuwan mulai berpikir keterkaitan antara kelistrikan dan kemagnetan.Selengkapnya dalam: 1. Bergeraknya jarum galvanometer menunjukkan bahwa magnet yang digerakkan keluar dan masuk pada kumparan menimbulkan arus listrik. Dengan adanya transformator. GGL INDUKSI Pada bab sebelumnya. Kabel yang demikian dapat menurunkan tegangan. Ketika sebuah magnet yang digerakkan masuk dan keluar pada kumparan (seperti kegiatan di atas).

kecepatan gerakan magnet atau kecepatan perubahan jumlah garis-garis gaya magnet (fluks magnetik). Pada saat magnet masuk.1. Peristiwa timbulnya GGL induksi dan arus induksi akibat adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet disebut induksi elektromagnetik. medan magnet . jumlah garis gaya-gaya magnet yang terdapat di dalam kumparan bertambah banyak. Ketika kutub utara magnet batang digerakkan keluar dari dalam kumparan.a (ingat kembali cara menentukan kutub-kutub solenoida). Arah arus induksi dapat ditentukan dengan cara memerhatikan arah medan magnet yang ditimbulkannya. Penyebab Terjadinya GGL Induksi Ketika kutub utara magnet batang digerakkan masuk ke dalam kumparan. Jadi. ujung kumparan itu merupakan kutub utara sehingga arah arus induksi seperti yang ditunjukkan Gambar 12. GGL induksi dapat terjadi pada kedua ujung kumparan jika di dalam kumparan terjadi perubahan jumlah garis-garis gaya magnet (fluks magnetik). GGL yang timbul akibat adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet dalam kumparan disebut GGL induksi. Karena jumlah garis-garis gaya tetap. Faktor yang Memengaruhi Besar GGL Induksi Sebenarnya besar kecil GGL induksi dapat dilihat pada besar kecilnya penyimpangan sudut jarum galvanometer. kumparan itu merupakan kutub selatan. Dengan demikian.garis gaya ini menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung kumparan. b. Bagaimanakah cara memperbesar GGL induksi? Ada tiga faktor yang memengaruhi GGL induksi. ujung. tidak terjadi arus listrik dan jarum galvanometer tidak bergerak. Akibatnya. Jika sudut penyimpangan jarum galvanometer besar. garis gaya dalam kumparan bertambah. Dengan demikian. GGL induksi yang ditimbulkan menyebabkan arus listrik mengalir menggerakkan jarum galvanometer. jumlah garis-garis gaya magnet di dalam kumparan tidak terjadi perubahan (tetap). Sama halnya ketika magnet batang masuk ke kumparan. Coba sebutkan bagaimana cara memperlakukan magnet dan kumparan agar timbul GGL induksi? 2. Akibatnya medan magnet hasil arus induksi bersifat mengurangi garis gaya itu. maka pada ujung-ujung kumparan tidak terjadi GGL induksi. sehingga arah arus induksi seperti yang ditunjukkan Gambar 12.1.1. jumlah garis-garis gaya magnet yang terdapat di dalam kumparan berkurang. yaitu : a. GGL induksi yang ditimbulkan menyebabkan arus listrik mengalir dan menggerakkan jarum galvanometer. jumlah lilitan. Akibatnya medan magnet hasil arus induksi bersifat menambah garis gaya itu. Arus listrik yang ditimbulkan GGL induksi disebut arus induksi. c. pada saat magnet keluar garis gaya dalam kumparan berkurang.b. GGL induksi dan arus induksi yang dihasilkan besar. Ketika kutub utara magnet batang diam di dalam kumparan. Bertambahnya jumlah garis. Berkurangnya jumlah garis-garis gaya ini juga menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung kumparan.

terjadi lagi kumparan berarus tegak lurus dengan arah medan magnet. namun arahnya berbeda. Kumparan atau magnet yang berputar menyebabkan terjadinya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet dalam kumparan. Bagian dinamo yang berputar disebut rotor. arus dan GGL beranjak naik sampai kumparan membentuk sudut 90 derajat. Saat itu posisi kumparan tegak lurus dengan arah medan magnet. Generator arus DC. dinamo arus searah (DC) dan dinamo arus bolak-balik (AC). yaitu generator arus searah (DC) dan generator arus bolak-balik (AC). arus dan tegangan turun perlahanlahan hingga mencapai nol dan kumparan kembali ke posisi semula hingga memb entuk sudut 360 derajat. Sebuah generator AC kumparan berputar di antara kutub. Arus listrik yang dihasilkan berupa arus bolak-balik. Kumparan merupakan bagian generator yang berputar (bergerak) disebut rotor. Pada saat membentuk sudut 270 derajat. Prinsip kerja dinamo sama dengan generator yaitu memutar kumparan di dalam medan magnet atau memutar magnet di dalam kumparan. Pada dinamo arus searah menggunakan satu cincin yang dibelah menjadi dua yang disebut cincin belah (komutator). Pembangkit energi listrik yang menerapkan induksi elektromagnetik adalah generator dan dinamo. Perubahan tersebut menyebabkan terjadinya GGL induksi pada kumparan. arus yang dihasilkan berupa arus searah.2).kutub yang tak sejenis dari dua magnet yang saling berhadapan. belum terjadi arus listrik dan tidak terjadi GGL induksi (perhatikan Gambar 12. putaran kumparan terus berputar. Generator AC sering disebut alternator. Hal itu menyebabkan GGL induksi dihasilkan secara terus-menerus dengan pola yang berulang secara periodik 1. Bagian dinamo yang tidak bergerak disebut stator. arus dan GGL makin berkurang. Jadi. Kedua kutub magnet akan menimbulkan medan magnet. Pada kedudukan ini kuat arus dan GGL induksi menunjukkan nilai maksimum. Generator Generator dibedakan menjadi dua. 2. Ketika kumparan mem bentuk sudut 180 derajat kedudukan kumparan sejajar dengan arah medan magnet. PENERAPAN INDUKSI ELEKTROMAGNETIK Pada induksi elektromagnetik terjadi perubahan bentuk energi gerak menjadi energi listrik.B. maka GGL induksi dan arus induksi menjadi nol. Selanjutnya. Ciri generator DC menggunakan cincin belah (komutator). Perbedaan antara dinamo DC dengan dinamo AC terletak pada cincin yang digunakan. Putaran kumparan berikutnya arus dan tegangan mulai naik lagi dengan arah yang berlawanan. Energi mekanik yang diberikan generator dan dinamo diubah ke dalam bentuk energi gerak rotasi. Pada saat kumparan berputar perlahan-lahan. Kedua ujung kumparan dihubungkan dengan sikat karbon yang terdapat pada setiap cincin. Bagaimanakah generator bekerja? Ketika kumparan sejajar dengan arah medan magnet (membentuk sudut 0 derajat). Induksi elektromagnetik digunakan pada pembangkit energi listrik. Di dalam generator dan dinamo terdapat kumparan dan magnet. Pada kedudukan kuat arus dan GGL induksi menunjukkan nilai maksimum lagi. generator AC dapat diubah menjadi generator DC dengan cara mengganti cincin ganda dengan sebuah komutator. Magnet tetap merupakan bagian generator yang tidak bergerak disebut stator. Dinamo Dinamo dibedakan menjadi dua yaitu. Putaran kumparan selanjutnya. Baik generator AC dan generator DC memutar kumparan di dalam medan magnet tetap. Cincin ini memungkinkan arus listrik yang dihasilkan pada rangkaian luar Dinamo berupa arus searah . Ciri generator AC menggunakan cincin ganda.

Terminal output terdapat pada kumparan sekunder. transformator (trafo) dibedakan menjadi dua. yaitu trafo step up dan trafo step down. kumparan atau magnet ikut berputar. Jika pada kumparan primer dialiri arus AC. Akibatnya. Terminal input terdapat pada kumparan primer. Dengan demikian. GGL induksi pada dinamo dapat diperbesar dengan cara putaran roda dipercepat. ketika kamu akan menghidupkan radio yang memerlukan tegangan 6 V atau 12 V. inti besi yang dililiti kumparan akan menjadi magnet (elektromagnet). dan menggunakan inti besi lunak di dalam kumparan. Perubahan garis gaya tersebut akan bergeser ke kumparan sekunder. Hal itulah yang menimbulkan GGL induksi pada kumparan sekunder. Adapun. yaitu terminal input dan terminal output. kumparan primer. Makin cepat gerakan roda sepeda. b. trafo yang digunakan berfungsi sebagai penaik tegangan. jumlah lilitan primer lebih sedikit daripada jumlah lilitan sekunder. yaitu inti besi yang berlapis-lapis. Tegangan listrik yang akan diubah dihubungkan dengan terminal input. . makin cepat magnet atau kumparan berputar. Trafo step up adalah transformator yang berfungsi untuk menaikkan tegangan AC. tegangan primer lebih kecil daripada tegangan sekunder. jumlah lilitan diperbanyak. trafo yang digunakan berfungsi sebagai penurun tegangan. Adapun. nyala lampu makin terang. Jika dihubungkan dengan lampu. Karena arus AC. Bahkan generator pembangkit listrik menghasilkan tegangan listrik yang sangat tinggi mencapai hingga puluhan ribu volt. Trafo memiliki dua terminal. Tenaga yang digunakan untuk memutar rotor adalah roda sepeda. timbul GGL induksi pada ujung-ujung kumparan dan arus listrik mengalir. Adapun. TRANSFORMATOR Di rumah mungkin kamu pernah dihadapkan persoalan tegangan listrik. c. Makin besar pula GGL induksi dan arus listrik yang dihasilkan. pada elektromagnet selalu terjadi perubahan garis gaya magnet. arus induksi yang dihasilkan adalah arus AC yang besarnya sesuai dengan jumlah lilitan sekunder. Padahal tegangan listrik yang disediakan PLN 220 V. Jika roda berputar. hasil pengubahan tegangan diperoleh pada terminal output. Alat pembangkit listrik arus bolak balik yang paling sederhana adalah dinamo sepeda. Trafo ini memiliki ciri-ciri: a. menggunakan magnet yang kuat (besar). pada dinamo arus bolak-balik menggunakan cincin ganda (dua cincin). 1. Prinsip kerja transformator menerapkan peristiwa induksi elektromagnetik. Bagaimanakah cara mengubah tegangan listrik? Alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan AC disebut transformator (trafo).walaupun di dalam dinamo sendiri menghasilkan arus bolak-balik. Kumparan primer yang dihubungkan dengan PLN sebagai tegangan masukan (input) yang akan dinaikkan atau diturunkan. Bagian utama transformator ada tiga. kuat arus primer lebih besar daripada kuat arus sekunder. Kenyataannya sampai di rumah tegangan listrik tinggal 220 V. dan kumparan sekunder. Macam-Macam Transformator Apabila tegangan terminal output lebih besar daripada tegangan yang diubah. Dengan demikian. pada kumparan sekunder juga terjadi perubahan garis gaya magnet. C. Sebaliknya apabila tegangan terminal output lebih kecil daripada tegangan yang diubah. Kumparan sekunder dihubungkan dengan beban sebagai tegangan keluaran (output).

Hubungan antara tegangan dengan kuat arus pada kumparan primer dan sekunder dirumuskan Jika kedua ruas dibagi dengan t. Berdasarkan rumus-rumus di atas. Efisiensi trafo dinyatakan dengan η . Besar efisiensi trafo dapat dirumuskan sebagai berikut. Ada beberapa alat yang . daya primer lebih besar daripada daya sekunder. Makin banyak jumlah lilitan tegangan yang dihasilkan makin besar. tegangan 220 V dari PLN dihubungkan dengan trafo step down terlebih dahulu untuk diturunkan. Hubungan antara jumlah lilitan primer dan sekunder dengan tegangan primer dan tegangan sekunder dirumuskan Trafo dikatakan ideal jika tidak ada energi yang hilang menjadi kalor. Perbandingan antara daya sekunder dengan daya primer atau hasil bagi antara energi sekunder dengan energi primer yang dinyatakan dengan persen disebut efisiensi trafo. Efisiensi Transformator Di bagian sebelumnya kamu sudah mempelajari transformator atau trafo yang ideal. Hal ini berlaku untuk lilitan primer dan sekunder. Transformator Ideal Besar tegangan dan kuat arus pada trafo bergantung banyaknya lilitan. diperoleh rumus Dalam hal ini faktor (V × I) adalah daya (P) transformator. pada kenyataannya trafo tidak pernah ideal. apabila alat itu dipasang trafo step down yang mampu mengubah tegangan 220 V menjadi 25 V. energi listrik yang masuk pada kumparan primer selalu lebih besar daripada energi yang keluar pada kumparan sekunder. Dengan: Vp = tegangan primer (tegangan input = Vi ) dengan satuan volt (V) Vs = tegangan sekunder (tegangan output = Vo) dengan satuan volt (V) Np = jumlah lilitan primer Ns = jumlah lilitan sekunder Ip = kuat arus primer (kuat arus input = Ii) dengan satuan ampere (A) Is = kuat arus sekunder (kuat arus output = Io) dengan satuan ampere (A) 3. Penggunaan Transformator Banyak peralatan listrik di rumah yang menggunakan transformator step down. Berkurangnya daya dan energi listrik pada sebuah trafo ditentukan oleh besarnya efisiensi trafo. tegangan primer lebih besar daripada tegangan sekunder. Namun. Jika alat itu langsung dihubungkan dengan PLN. Trafo ini memiliki ciri-ciri: a. Sebelum masuk rangkaian elektronik pada alat. Akibatnya. jumlah lilitan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder. c. alat itu akan rusak atau terbakar. hubungan antara jumlah lilitan primer dan sekunder dengan kuat arus primer dan sekunder dapat dirumuskan sebagai Dengan demikian untuk transformator ideal akan berlaku persamaan berikut. kuat arus primer lebih kecil daripada kuat arus sekunder. Misalnya kebutuhan peralatan listrik 25 V. 4. b. Besar tegangan sebanding dengan jumlah lilitan. Namun.Trafo step down adalah transformator yang berfungsi untuk menurunkan tegangan AC. yaitu ketika jumlah energi yang masuk pada kumparan primer sama dengan jumlah energi yang keluar pada kumparan sekunder. Dengan demikian. selalu timbul energi kalor. Jika trafo digunakan. alat itu akan terhindar dari kerusakan. 2. Trafo tersebut berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik PLN yang besarnya 220 V menjadi tegangan lebih rendah sesuai dengan kebutuhan.

. Untuk menyalurkan energi listrik ke konsumen yang jauh. Power supply (catu daya) Catu daya merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan tegangan AC yang rendah. Transmisi daya listrik jarak jauh Pembangkit listrik biasanya dibangun jauh dari permukiman penduduk. Proses pengiriman daya listrik kepada pelanggan listrik (konsumen) yang jaraknya jauh disebut transmisi daya listrik jarak jauh. Adaptor (penyearah arus) Adaptor terdiri atas trafo step down dan rangkaian penyearah arus listrik yang berupa diode. tegangan yang dihasilkan generator pembangkit listrik perlu dinaikkan mencapai ratusan ribu volt. yaitu energi yang hilang dalam perjalanan dapat dikurangi dan kawat penghantar yang diperlukan dapat lebih kecil serta harganya lebih murah. c. Fungsi penyearah arus adalah mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC. diperlukan trafo step up.menggunakan transformator antara lain catu daya. Catu daya menggunakan trafo step down yang berfungsi untuk menurunkan tegangan 220 V menjadi beberapa tegangan AC yang besarnya antara 2 V sampai 12 V b. Dengan cara itu akan diperoleh beberapa keuntungan. Sebelum masuk ke rumah-rumah penduduk tegangan diturunkan menggunakan trafo step down hingga menghasilkan 220 V. adaptor. Adaptor merupakan catu daya yang ditambah dengan penyearah arus. Tegangan tinggi ditransmisikan melalui kabel jaringan listrik yang panjang menuju konsumen. Untuk itu. a. Transmisi daya listrik jarak jauh dapat dilakukan dengan menggunakan tegangan besar dan arus yang kecil. dan transmisi daya listrik jarak jauh.

Namun ada pula contoh lain seperti sinyal-sinyal radio atau audio yang disalurkan melalui kabel. telah diketahui bahwa generator arus bolak-balik sebagai sumber tenaga listrik yang mempunyai GGL : E = Emax sin t Persamaan di atas jelas-jelas menunjukkan bahwa GGL arus bolak-balik berubah secara sinusoidal. f dan t. tujuan utama yang paling penting adalah pengambilan informasi yang termodulasi atau terkode di dalam sinyal arus bolak-balik tersebut. Dalam persamaan : E = Emax sin 2 ft. karena ini yang memungkinkan pengaliran energi yang paling efisien. misalnya bentuk gelombang segitiga (triangular wave) atau bentuk gelombang segi empat (square wave). Tegangan puncak-kepuncak (Peak-to-peak) yang dinyatakan dengan Epp ialah beda antara tegangan minimum dan tegangan maksimum. 4. yang juga merupakan listrik arus bolak-balik. 2. Di dalam aplikasi-aplikasi ini. Jadi Epp = 2 Emax. Tegangan sesaat : Yaitu tegangan pada suatu saat t yang dapat dihitung dari persamaan E = Emax sin 2 ft jika kita tahu Emax. . Bentuk gelombang dari listrik arus bolak-balik biasanya berbentuk gelombang sinusoida. listrik bolak-balik berarti penyaluran listrik dari sumbernya (misalnya PLN) ke kantor-kantor atau rumah-rumah penduduk. Namun dalam aplikasi-aplikasi spesifik yang lain. yaitu : 1.Arus bolak-balik Arus bolak-balik (AC/alternating current) adalah arus listrik dimana besarnya dan arahnya arus berubah-ubah secara bolak-balik. Secara umum. Tegangan rata-rata (Average Value). Suatu sifat yang menjadi ciri khas arus bolak-balik. bentuk gelombang lain pun dapat digunakan. Arus bolak balik dapat berupa sinyal periodik maupun sinyal tak periodik. Berbeda dengan arus searah dimana arah arus yang mengalir tidak berubah-ubah dengan waktu. Gambar arus dan tegangan bolak-balik. Dalam menyatakan harga tegangan AC ada beberapa besaran yang digunakan. Sinyal periodik adalah suatu sinyal yang bersifat berulang untuk selang waktu tertentu yang sama (perioda) yang biasanya dinyatakan dalam fungsi sinusoidal. Amplitudo tegangan Emax : Yaitu harga maksimum tegangan. amplitudo tegangan adalah Emax. 3. Tegangan efektif atau tegangan rms (root-mean-square) yaitu harga tegangan yang dapat diamati langsung dalam skala alat ukurnya. 5.

Gambar arti arus dan tegangan yang dikuadratkan. Harga Efektif Arus Bolak-balik. kumparan persegi panjang yang diputar dalam medan magnetik akan membangkitkan Gaya Gerak Listrik (GGL) sebesar : E = Em sin t Dengan demikian bentuk arus dan tegangan bolak-balik seperti persamaan di atas yaitu : i = Im sin v = vm sin t t im dan vm adalah arus maksimum dan tegangan maksimum. Arus dan tegangan sinusoidal. . Bentuk kurva yang dihasilkan persamaan ini dapat kita lihat di layar Osiloskop. Dalam generator. Bentuk kurva ini disebut bentuk sinusoidal gambar.

707 Imax Vef = = 0. Harga efektif arus bolak-balik ialah harga arus bolak-balik yang dapat menghasilkan panas yang sama dalam penghantar yang sama dan dalam waktu yang seperti arus searah.707 Vmax Kuat arus dan tegangan yang terukur oleh alat ukur listrik menyatakan harga efektifnya. Ternyata besar kuat arus dan tegangan efektifnya masing-masing : Ieff = [ ] ½ Ief = = 0. Antara kuat arus dan tegangan tidak ada perbedaan fase. baik tegangan maupun kuat arusnya berubahubah secara periodik. Oleh sebab itu untuk penggunaan yang praktis diperlukan besaran listrik bolak-balik yang tetap. . Bila hambatan murni sebesar R berada dalam rangkaian arus bolak-balik. demikian juga kuat arusnya. yaitu harga efektif. kuat arusnya mencapai harga maksimum pula. Resistor dalam rangkaian arus bolak-balik. besar tegangan pada hambatan berubah-ubah secara sinusoidal.Dalam rangkaian arus bolak-balik. artinya pada saat tegangan maksimum.

dalam hal ini tegangan mendahului kuat arus.Kumparan induktif dalam rangkaian arus bolak-balik.R = 0 t. Karena Besar GGL induksi yang terjadi pada kumparan E1 = -L Bila tegangan antara AB adalah V. . kuat arus akan mengalir bila : V=L V=L V= L Imax. cos t Jadi antara tegangan pada kumparan dengan kuat arusnya terdapat perbedaan fase . Andaikan kuat arus yang melewati kumparan adalah I = Imax sin hambatan kumparan diabaikan I.

dinamo. kecepatan perubahan jumlah garis-garis gaya magnet. 7. dan trafo. Pada transformator ideal berlaku rumus 8. Induksi elektromagnetik diterapkan pada: generator. Dengan cara ini akan diperoleh beberapa keuntungan. . 3. c. Fungsi transformator atau trafo adalah menaikkan atau menurunkan tegangan AC. yaitu energi yang hilang dalam perjalanan dapat dikurangi dan kawat penghantar yang diperlukan dapat lebih kecil serta harganya lebih murah. Menurut Faraday.RANGKUMAN 1. 2. Transformator digunakan pada catu daya. adaptor. dan instalasi transmisi daya listrik jarak jauh 10. Untuk menaikkan tegangan listrik digunakan trafo step-up. Fungsi generator atau dinamo adalah untuk mengubah energi kinetik menjadi energi listrik. Transmisi daya listrik jarak jauh dapat dilakukan dengan menggunakan tegangan yang besar dan arus yang kecil. yaitu a. 4. Arah arus induksi dalam kumparan selalu sedemikian rupa sehingga menghasilkan medan magnet yang menentang sebab-sebab yang menimbulkannya. Besar GGL induksi bergantung pada tiga faktor. adanya perubahan medan magnet pada suatu kumparan dapat menimbulkan gaya gerak listrik. kuat medan magnet. 6. 5. sedangkan untuk menurunkan tegangan listrik digunakan trafo step-down. Untuk transformator yang tidak ideal berlaku rumus efisiensi 9. b. jumlah lilitan.

Daftar Pustaka http://id.ui.id/internal/131645339/material/02_RangkaianAC.ac.blogspot.pdf http://basicsphysics.com/2009/09/rangkaian-arus-bolak-balik.html .wikipedia.org/wiki/Arus_bolak-balik http://staff.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful