Makalah

di-ajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah seminar pembelajaran biologi pada semester-VI A

Oleh: RAMA WARDINI (7109050023)

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

Kebanyakan di kalangan masyarakat ternak-ternak mereka untuk dapat berkembang biak dibiarakan oleh pemiliknya di gembalakan secara liar. Ternak dibiarkan mencari makanannya berupa rumput yang berada di tanggul irigasi,pinggir jalan, lapangan kosong,maupun sawah dan tegalan yang sudah tidak ada tanamannya apabila musim kemarau tiba.

Keadaan fisik ternak timbul-tenggelam dengan gejolaknya iklim dalam musim hujan rumput berlimpah ruah tidak habis termakan sedangkan apabila musim kemarau tiba rumput-rumputpun ikut mengering dan ikut kurus keringlah ternaknya.

peternakan dan perikanan. namun gejala kekurangan setiap tahunnya bila mana musim kemarau berkepanjangan pasti ada.tempat-tempat yang tadinya menghasilkan banyak rumput. B. Peningkatan produksi pangan ini digalang melalui peningkatan produksi pertanian.terutama dataran rendah. Disamping itu sudah menjadi kenyataan pola pangan di Negara yang sudah maji lebih memanfaatkan protein hewani dari pada pangan yang banyak mengandung zat karbohidrat. Karena apabila iklim sedang kemarau pengusaha rela membeli rerumputan dengan harga yang mahal. Bagaimana agar dapat mendayagunakan rumput dengan baik dalam bidang peternakan? . Kini banyak yang menjadi lahan untuk menghasilkan pangan bagi manusia maupun di jadikan tempat pemukiman rakyat. Permasalahnya 1. Diseluruh dunia setiap Negara yang ingin memajukan rakyatnya. baik fisik maupun psikis senantiasa mendambakan produksi pangan di negaranya. tidak mudah di kembangkan tanpa persediaan maknan ternak yang cukup untuk sepanjang tahun di tempat-tempat yang sudah berdiri perusahaan sapi perah. Maka kekurangan makana ternak dimusim kemarau inilah yang sebenarnya merupakan tantangan bagi setiap pengusaha peternakan yang besar maupun yang kecil. Meningkatkan ternak di desa-desa.Dengan bertambahnya penduduk khususnya di pulau jawa. penanaman rumput yang khusus sudah lama dilaksanakan. Pengawetan rerumputan dan lain-lain di Indonesia praktis belum mendapatkan perhatian dari pengusaha ternak.

diperoleh dari rerumputan juga.2. Menurut buku Rismunandar. menghasilkan ½ bagian dari jumlah makanannya. di AS dinyatakan bahwa lading rumput merupakan sumber makanan ternak yang cukup murah. Rumput apa saja yang baik untuk ternak? Bab II Pembahasan A. PERANAN RERUMPUTAN Di Negara –negara yang sudah maju. dinyatakan bahwa reruputan merupakan fondasi yang kokoh dalam meningkatkan produksi protein hewani. Sapi potong yang di gembalanya selama 200 hari dalam satu tahun. Energi yang dibutuhkan oleh ternak untuk menghasilkan daging. ternak termasuk bidang peternakannya. Sebaliknya harganya hanya 1/3 bagian dari seluruh jumlah biaya jumlah pemelihararaannya. . peningkatan produksi perluasan rerumputan di perlukan untuk peningkatan produksi protein dan lemak hewani. Bila mana diseluruh dunia di adakan perluasan/ intensifitas produksi biji-bijian sebagai sumber zat karbohidrat. air susu dan lemak.

Tidak salahlah kiranya bahwa makanan ternak di kandang merupakan gado-gado dari beberapa jeeniss rumput dan lain-lain hijauan. Berikut di bawah ini beberapa data singat tentang rumput yang baik untuk ternak: a. 11. Kandungan rumput gajah terdiri atas. Dengan sendirinya tinggi rendahnya nilai gizi makanan ternak tidak menentukan setiap harinya. 34. Rumput Gajah Rumput gajah banyak di jumpai di persawahan.6% lemak. dan 42. tidak atau belum sepenuhnya di manfaatkan oleh peternak besaratau peternak kecil karna letaknya tidak mudah terjangkau. .di pinggir jalan. 10. Sebagia besar jenis rerumputan yang berada di lapangan. berbatang tebal dan keras.9% bahan kering (BK). Bila dikumpulkan oleh tukang-tukang jual rumput pengumpulannya tidak semudah yang kita pikirkan karena harus di pilih rumputnya dan akhirya harga di tempat pengumpulan kadang menjadi mahal.lapangan atau di mana saja yang anda temukan? Saya yakin bahwa anda menemukan lebih dari satu jenis rerumputan. Tingginya bisa mencapai 5 m.7% abu.3% bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN). Pengenalan beberapa jenis rumput Sudah kan anda mengadakan penelitian ada berapa jeniskah rerumputan yang tumbuh di pekarangan rumah anda.2% protein kasar (PK). Di daerah yang banyak hujan sepanjang tahun maupun di daerah yang mengalami beberapa bulan kekeringan. B. dan dapat berbunga seperti es lilin. 1. 19.Di Indonesia para peternak nya tidak mengenal musim dingin. daun panjang. ternak dapat di gembalakan di padang rumput praktis sepanjang tahun.2% serat kasar.walaupun di gemari ternak.

tsp/kcl) ataupun pupuk alami (kotoran kambing). c. Permukaan daun luas dan tidak berbunga kecuali jika di tanam di daerah yang dingin. dan berbunga. ketinggian dapat mencapai kurang lebih 4 m. npk. ditandai dengan batang dan daun yang kecil. dan ada bulu agak panjang pada daun helaian dekat liguna. antara lain varietas afrika dan varietas hawai. dengan curah hujan tahunan lebih dari 1. berdaun halus dan . Mutu hijauan rumput raja lebih tinggi jika dibandingkan dengan rumput gajah Hawai ataupun rumput Afrika. Tinggi potongan dari permukaan tanah antara 10-15 cm. b. Alangkah lebih baik kalau sehabis pemanenan rumput gajah diberi pupuk. 2. berbunga dan produksi lebih rendah jika dibandingkan dengan rumput varietas hawai. Rumput setaria tumbuh tegak. varietas hawai. Produksi hijauan rumput raja dua kali lipat dari produksi rumput gajah. tinggi dapat mencapai 2 m. Sehingga pertumbuhan rumput itu akan semakin bagus dikemudian hari. batang tebal dan keras. yaitu dapat mencapai 40 ton rumput segar/hektar sekali panen atau setara 200-250 ton rumput segar/hektar/tahun.Rumput gajah mempunyai beberapa varietas. 1. produksi cukup tinggi. Rumput Raja atau King Grass Rumput raja mempunyai karakteristik tumbuh tegak berumpun-rumpun. daun lebar agak tegak. Rumput raja dapat di tanam di daeah yang subur di dataran rendah sampai dataran tinggi. ditandai dengan batang dan daun yang lebar. pupuk dapat berupa pupuk kimia (urea. Produksi hijauan rumput gajah antara 100-200 ton rumput segar/hektar/tahun. berumpun lebat. varietas afrika. Rumput Setaria Rumput setaria sering juga disebut sebagai rumput setaria lampung.000 mm. Panen pertama pada rumput gajah dapat di lakukan pada umur 90 hari setelah tanam. Panen selanjutnya setiap 40 hari sekali pada musim hujan dan 60 hari sekali pada musim kemarau. pertumbuhan rumpun sedikit menyebar. tumbuh tegak.

Daun turi merupakan hijauan makanan ternak yang potensial. lignin 2. protein kasar 27. dan bunga berbentuk seperti kupu-kupu berwarna merah muda atau putih.5% dan P 0.3% dan total digestible nutrients (TDN) 52. Komposisi zat gizi daun turi terdiri atas. dengan pupuk urea 100 kg/hektar lahan. Turi dapat beradaptasi pada tanah asam yang tidak subur. berbatang lunak dengan warna merah keungu-unguan.8%. dan tahan terhadap genangan air. protein ksar (PK) 8. energi kasar 4. dengan curah hujan tahunan 750 mm atau lebih.5%. d.4%. tinggi tanaman bisa mencapai 10 meter.3%.8%. toleran terhadap tanah yang kurang subur. abu 11.5%. kadang-kadang juga tumuh subur pada tanah yang tergenang air.825 kkal/kg. Rumput setaria sangat cocok di tanam di tanah yang mempunyai ketinggian 1200 m dpl.lebar berwarna hijau gelap.7%. Turi (sesbania grandiflora) Sifat khusus dari tanaman turi adalah pertumbuhannya yang begitu cepat. dan pelepah daun pada pangkal batang tersusun seperti kipas. Pemupukan di lakukan pada tanaman berumur kurang lebih dua minggu. Ca 1.5%. bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) 44. tanaman kaliandra dapat tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1500 m dpl. dapat tumbuh di berbagai jenis tanah. . ekstrak eter (EE) 2. Komosisi rumput setaria (dasar bahan kering) terdiri atas. Produksi hijauan rumput setaria dapat mencapai 100 ton rumput segar/hektar/tahun. dapat tumbuh cepat dan berbintil akar sehingga mampu menahan erosi tanah dan air.4%. serat kasar (SK) 32. pangkal batang pipih. abu 7. Pembiakan dapat di lakukan dengan memisahkan rumpun dan menanamnya dengan jarak 60 x 60 cm. e. Kaliandra (calliandra calothrysus) Tinggi tanaman (pohon) kaliandra dapat mencapai 8 m. dan sebulan sekali di tambah dengan 100 kg urea/hektar.88%. SDN 24.

30 kkal/kg. Selain itu juga akan meminimalkan kambing merasa bosan makan apabila di sajikan dalam satu jenis tanaman saja secara berulang-ulang. dalam zaman modern ini telah menggunakan mesin pemotong rumput. Tidak hanya mesin pemotong rumput saja yang telah di kembangakan namun mesin penggulung rumput kering. Namun sebernya jika meraka rajin dan mau meluangkan waktu untuk membuat awatan rumput sebagai persediaan makan ternak meraka atau bisa juga mereka menjualnya sebagai penghasilan tambahan bagi mereka yang mau mengerjakannya.0%. untuk memekan hay tidak peerlu lagi belajar. Demikian pula ternak diIndonesia. Cara pembuatan awetan rumput (hay-making): Pada hakikatnya ternak besar dan kecil tanpa belajarpun menggemari rumput kering bila mana sudah tidak ada lagi rumput yang segar lagi. mengepak dan mencetak rumput kering dalam bentuk kubus hingga pellet pun . Daun kaliandra mudah dikeringkan dan dapat dibuat sebagai tepung makanan ternak kambing. mereka mendapatkan makananya dari Negara lain yang mengimpor makanan ternak. Selain itu tanaman ini dapat digunakan sebagai tanaman penahan erosi dan penyubur tanah. SDN 24.6% dan P 0. bagai mana pula di Negara lain seperti Saudi Arabia mempunyai peternakan sapi perah walaupun Negara mereka merupakan tanah pasir yang gersang. energi kasar 46. Penanaman kaliandra pada tanah-tanah yang kurang produktif dapat menekan pertumbuhan gulma. lignin 1995. Pemotongan rumput yang semula mempergunakan berbagai bentuk sabit. Kaliandra mengandung protein kasar 22. Hal ini bertujuan agar kandungan yang berada di dalam masing-masing tanaman dapat saling melengkapi. Ada baiknya sewaktu pemberian makanan kepada ternak di berikan secara campur. Pengawetan rerumputan Apa bila musim kemarau tiba banyak peternak merasa sukar mencari rumput untuk ternak-ternak mereka. Ca 1.1%. sehingga kambing akan merasa tercukupi kandungan gizi maupun proteinnya. C.Manfaat kaliandra pada makana ternak adalah sebagai bank protein.4%.2%.0%. lemak 4.

Pokoknya di luar negeri bisnis pengeringan rumput merupakan business yang menyibukkan teknisi dan teknologi dari berbagai bidang. Alat besar pemotong rumput rotary rakes(alat pengumpul rumput) ROLLPROFI round balers (alat penggulung rumput hay maupun silase) .telah di kembangkan. Mesin pengering rumput dikembangkan dengan menggunakan udara panas maupun biasa.

Hay yang bermutu sifat . untuk kemudian diangkut oleh truk-truk besar/trailer untuk dikumpulkan dalam suatu tempat pengolahan selanjutnya. selanjutnya akan diangkat dengan mesin. untuk Indonesia merupakan makanan ternak dalam musim kemarau. Bila mana hay di daerah subtropos merupakan makanan ternak untuk musim dingin. Kadara air hay yang baiak adalah minimal kurang lebih 15-16%.Dari hasil gulungan rumput. Kadar nilai gizinya masih cukup tinggi.sifatnya sebagai berikut: - warnanya hijau mengkilau daun-daunnya masih untuh dan lentur baunya harum khas bau hay nilai gizinya tetap tinggi - . Pengolahan rumput kering Tujuannya: Mengurangi kadar air dalam rumput dan lain-lain hijauan hingga titik terendah dalam keaddaan rumput/hijauan masih cukup lentur/tidakgetas tanpa kehilangan warna hijaunya. Dalam kondisi itu rumput tidak mungkin membusuk bilamana disimpan.

merupakan usaha yang peling murah dan sederhana dengan alat pengering penjemuran dengn sinar matahari cara yang murah dan efisien di Indonesia dapat dilaksanakan dalam musim kemarau. Cara mengeringkan hay: Ada dua cara untuk dapat mengeringkan rumput dan lain-lain hijauan. Rumput yang tidak berbunga saatnya dipotong di sesuakan dengan umurnya. Jenis-jenis rumput yang bisa berbunga di potong pada saat hamper berbunga. .tanaman ini misalnya: tanaman jagung dan sorgum yang khusus di potong sebelum berbunga untuk di jadikan hay. yaitu ketika masih cukup muda.yaitu: dengan sinar matahari. glirisidia. Bila mana sudah menua kadar protein kasarnya rendah dan kadar serat kasarnya cukup tinggi sehingga nilai gizinya di anggap rendah. dan sebagainya dapat dikeringkan dalam musim kemarau.batang dan daunya masih banyak mengandung air. dan tanaman yang dapat di jadikan hay-making pun tidak sembarangan . Bila mana masih terlalu muda. dan cuaca mulai cerah. Saat lainya yang baik untuk memotong rumput untuk di jadikan hay adalah bila mana rumputnya sudah tidak berembun.- mudah di cernakan tidak mengandung bahan lain dari rumput atau bahan hijauan lainnya bebas dari lapuk Saat memotong rumput untuk dijadikan hay Tinggi tendahnya kualita hay di tentukan oleh umurnya rumput yang di potong untuk keperluan tersebut.hijauna leguminosa. kaddar selulosanya masih terlalu rendah.pucuk tanaman tebu. walaupun kaddar protein kasarnya tinggi.

di hamparkan. Bila rumputnya gak remah sedikit dan tidak ada airnya yang keluar dari puntiran. setelah rrumput dipotong.maka akan mudah terjadi : Pembusukan/berjamur . Bila mana cuaca cerah hamparan rumput di balik beberapa kali supaya lekas mengering. maka sudah cukup keringlah hay tersebut.bila mana kulitnya massi dapat mengelupas merupakan ssuatau tanda kadar airnya masih tinggi. Kadar air hay yang sudah cukup kering harus harus di sesuaikan dengan cara penyimpanannya. usahakan agar tumpukan rumput tidak tebal. Maka bila mana kulit tersebut sudah melekat. Dalam beberapa hari hay sudah cukup kering.problemnya ialah mengeringkan rumput tanpa pemanasan sinar matahari. b. Penjemuran dengan pemanasan matahari prosesnya sangat sederhana.Di Indonesia yang berkelebihan rumputnya justru jatuh dalam musim hujan alias kekurangan sinar matahari. untuk mengetahui rumputnya sudah memenuhi persyaratan tinggi kadar airnya laksanakan percobaan sebagia berikut: a. Mengelupass kulit batang rumput dengan kuku jari . yaitu sebagai berikut: Hay yang di simpan terurai : 25% Hay yang di pres/dibal/dipak :20-22% Hay yang di potong-potong: 18-20% Bila mana ketentuan kadar air hay masing-masing di lampaui. pengang ujungnya dengan tangan kanandan tangan kiri kemudian puntir sekuat tenaga. berarti kaddar airnya sudah cukup rendah aliass hay-nya sudah cukup kering. Kadar air hay Hijauan temasuk rerumputan bila mana maasih segar mengandung air 75-80 %. Ambillah segenggam rumput yang cukup panjang.

Rumput ditimbun di atas rak yang tersusun.alih-alih teknik telah dapat menentukan sesuaikan dengan besarnya gudang pengeringan.yang penting ialah jangan sampai timbunan hay kebocoran. Di luar negeri hay di simpan dalam beberapa bentuk: Digulung Dibal(dipak) Di cetak dalam bentuk kubus . Penyimpanan dengan menimbun hay yang agak terurai merupakan cara penimbunan yang cukup sederhana. Cara penyimpanan hay Hay yang sudah cukup kering dapat di timbun secara tradisional.- Nilai gijinya sangat turun Karena ada fermentasi dapat meningkatkan suhu dalam timbunan dan bukannya tidak mungkin dapat mengakibatkan kebakaran (spontaneous combustion = menyala dengan sendirinya) Pengeringan rumput dalam musim hujan Bilamana di usahan pengeringan rumput dalam musim tampa mekanisasi dapat dapat di usahan sebai berikut: - Rumput di potong bila mana sudah tidak berembun Setelah di potong di biarkan sebentar di lapangan agar agak menjadi layu Kemudian di angkut ke dalam gudang yang terbuka sisi-sisinya. Hamparan rumput jangan tebal-tebal untuk menghindarkan pembusukan. - Aliran udara dapat ditingkatkan kecepatannya bilamana ada aliran listrik untuk kipas angin.yang isinya agak di padatkan.dapat juga di kekuatan kipas angin yang di masukkan ke dalam kantog plastic yang besar untuk dapat ditutup rapat. yang dapat mengakibatkan pembusukan.

dapat diselesaikan dalam satu musim. proses pembuatan sampai denagn pembongkaran dan penggunaannya.Di AS dalam musim panass ratusan ribu Ha terumputan maupun leguminosa di potong untuk dijadikan hay. Pengertian silage dan silo Silage ialah hijauan makanan ternak yang disimpan dalam keadaan segar (kadar air 60-70%). maka untuk bisa . dan ahli pengwet rumput. Semuanya dapat bejalan lancer. di dalam suatu tempat yang disebut silo karena hjauan yang baru dipotong kadar airnya sekitar 75-85%.ahli gizi makanan ternak.misalnya: Mesin pemotong rumput Mesin untuk menggulung rumuput Mesin pengepak/mengebal hay Mesin pengering Mesin pembikin pellets dan bentuk kubus Maka pengembangan pembikinan hay menyibukkan berbagai teknisi. Gambar penyimpanan hay apa bila tidak ada hujan CARA MEMBUAT SILAGE Sehubungan dengan silage ini.berkat adanya alat-alat mekanisasi yang serba efisien. berturut-turut akan dipelajari hal-hal yang bertalian dengan pengertian-pengertian.

atau musim paceklik. Dan silo yang dibuat dari berbagai bahan ini bentuknya bisa berbeda-beda. tetapi belum dipergunakan. . Prinsip-prinsip pembuatan silage Prinsip pembuatan silage ialah usaha untuk mencapai dan mempercepat keadaan hampa udara (unaerob) dan suasana asam ditempat penyimpanan. Hijauan makanan ternak yang telah dipanen b) c) d) Bahan-bahan pengawet. Bentuk silo Silo bisa dibuat dari berbagai bahan seperti tanah. Mendayagunakan hasil sisa pertanian atau hasil ikutan pertanian. Persiapan pembuatan silage Untuk melakukan pembuatan silage ini perlu dipersiapkan semua peralatan dan bahan-bahannya seperti : a) Silo. 2-4 jam. Chopper atau alat-alat lainnya yang bisa dipergunakan untuk memotong bahan hijauan yang hendak disimpan menjadi potongan pendek-pendek ± 6 cm. 5 % dari total bahan. beton. Untuk menampung kelebihan produksi hijauan makanan ternak atau memanfaatkan hijauan pada saat pertumbuhan terbaik. Berbagaibentuk Tujuan pembuatan silage Untuk mengatasi kekurangan makanan ternakdimusim kemarau panjang. tempat yang dipakai untuk pembuatan atau penyimpanan silage. baja. anyaman bamboo dan lain sebagainya.memperoleh hasil silage yang baik.untuk penyimpanan silage disebut silo. hijauan tersebut bisa dilayukan terlebih dahulu. Silo ialah tempat penyimpanan makana ternak (hijauan). Hal ini sangat tergantung kepada pengalaman dan minat para peternak itu sendiri. baik yang dibuat di dalam tanah atau pun di atas tanah.

Cara pembuatannya • Tahap pengisian Hijauan yang akan dibuat silage harus dilayukan dan dipotong pendek-pendek (± 6 cm) terlebih dahulu. kemudian segera ditutup rapat-rapat. sehingga udara dan air tidak dapat masuk ke dalam silo. • Penutupan Setelah selesai dilakukan pengisian ke dalam silo. . bisa dicampur dengan bahan pengawet terlebih dahulu. agar mempermudah pemadatan di dalam penyimpanan. Bila bahan-bahan ini hendak diberikan bahan pengawet. yang bisa dipergunakan sebagai penutup atau sebagai alat penahan perembesan air di bagian dindingnya.e) Plastic.

karena dalam proses ensilageakan terbentuk asam organis CO2 dan NO yang apabila kontak dengan udara akan menghasilkan NO2 yang berbahaya bila terhisap oleh manusia. Hal ini tentu saja tergantung kebutuhan. haruslah diusahakan secara hati-hati. Ciri-ciri silage yang baik  Rasa dan bau asam  Warna masih hijau. Silage yang baru saja diambil hendakya diangin-anginkan atau dijemur terlebih dahulu. silo bisa dibongkar untuk diambil silagenya. sebab beracun. Silage diambil secukupnya saja. Setelah pengambilan selage selesai. silo harus ditutup kembali dengan cepat. 2-3 tahun.Cara pengambilan silage dan penggunannya Setelah delapan minggu.  Tekstur hijauan masih jelas seperti alamnya. dan jangan diberikan langsung kepada hewan. silage yang disimpan dalamnya bisa bertahan sampai bertahun-tahun. Di waktu silo itu dibuka. . bukan coklat. Sebab pada silo yang sempurna. misalnya untuk persediaan 7 hari.

- Penjualan hay tidak hanya terbatass pada sapi perah dan ternak potong saja. tetapi juga diekspor. Maka berkembanglah sepesialisasi usaha dalam bentuk : Peternak sapi perah. Tak berjamur. Akibatnya ialah kebanyakan perusahaan ternak bergantung pada pengusaha hay. kadar N (amonia) rendah kurang dari 10%. ternak potong dengan meenyerahkan pengadaan pangan ternaknya kepada perusahaan hay Dan pengusaha yang menyubukkan diri dengan pembikinan hay Akhirnya pengusaha yang menghasilkan susu. Di AS di nyatakan bahwa 15-20% dari hay yang di hasilkan di jual keluar.daging dan menjual kelebihan hay yang di produksinya keluar.  pH rendah. namun juga peternak kuda. tak berlendir dan pula tidak bergumpal. tak mengandung asam butirat.000 ton silage dan dapat di perediksikan bahwa pembuatan silage tiap tahunya akan terus meningkat. Pinto Romo. penjualan tidak hanya terbatas di dalam negeri saja.  Secara laboratories banyak asam laktat. 3.5-4. akhirnya menjadi big business. yang di kelola oleh PT. daerah bogor. Di AS setiap tanunya dihasilkan tidak kurang dari 170. Dengan senantiasa berkembangnya peternkan sapi perah maupun sapi potong. dan domba. Hay-making dan silage sebagai bahan perdagangan Hay yang semula merupakan hasil usaha petrnakan dan di manfaatkan untuk kepentingan sendiri.maka hay yang di hasilkan oleh masing-masing perusahaan ternak tidak mencukupi kebutuhannya. . Di AS juga pembulatan silage ini sudah lama di kenal oleh bangsa Indian.000. Di Indonesia juga ada yang melakukan penjualan rumput yaitu di suatu prusahaan rumput di desa tonjong.mereka menyimpan makanan ternak di lubang berbentuk sumur yang kini di beri nama silo.

Untuk dapat mendayagunakan rumput dengan baik kita sebagai pengusaha petrnakan dapat menjadikannya sebagai hay-making dan siglage yaitu makanan awatan bagi ternak. B. Kesimpulan 1. Bab III Penutup A. PT ini di dirikan oleh tokoh-tokoh PWRI rating 09/ Jakarta selatan.berkedudukan di Jakarta. Di Bengkulu telah beroprasi perusahaan pengeringan rumput yang di kelola PT Indonesia Greenery. Hasilnya di ekspor ke jepang dan bahkan ssampai ketaiwan. Perusahaan ini memiliki tumbuhan rumput unggul seluas 400ha. PT itu menguasai tanaman unggul seluas 65 ha yang dalam waktu tidak lama lagi akan meningkat menjaddi 105 ha. 2. Saran . Hasil rumputnya di jual kepada peternak besar – kecil.