LAPORAN PENDAHULUAN OKSIGENASI

OLEH : SRI WULANDARI 0803042

PRODI S1 KEPERAWATAN STIKES KARYA HUSADA SEMARANG 2011

Perawat seringkali menemukan klien yang tidak mampu memenuhi kebutuhan oksigennya. fisioterapi dada . hipoksia miokard. Tujuan pemberian oksigenasi adalah : untuk mempertahankan oksigen yang adekuat pada jaringan. Pengertian Oksigenasi adalah salah satu komponen gas dan unsur vital dalam proses metabolisme untuk mempertahankan kelangsungan hidup seluruh sel-sel tubuh.Oksigenasi A. kerusakan fungsi valvular. 2. 4. Gangguan jantung. Penyebab Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi penyebab klien mengalami gangguan oksigenasi. . Secara normal elemen ini diperoleh dengan cara menghirup O2 setiap kali bernapas. B. Pemenuhan kebutuhan oksigen dapat dilakukan dengan pemberian oksigen dengan menggunakan kanula dan masker. 3. Masuknya oksigen ke jaringan tubuh ditentukan oleh sistem respirasi kardiovaskuler dan keadaan hematologi (Wartonah. Tarwoto 2003). meliputi : ketidakseimbangan jantung meliputi ketidakseimbangan konduksi. untuk menurunkan kerja paru-paru dan untuk menurunkan kerja jantung. sebagai berikut: 1. dan hipoksia jaringan perifer. hipoventilasi dan hipoksia. Faktor perkembangan. Fisiologi jantung mencakup pengaliran darah yang membawa oksigen dari sirkulasi paru ke sisi kiri jantung dan jaringan serta mengalirkan darah yang tidak mengandung oksigen ke sistem pulmonar. Gangguan pernapasan meliputi hiperventilasi.dan cara penghisapan lendir(suction). Kapasitas darah untuk membawa oksigen. kondisi-kondisi kardiomiopati.

yaitu ventilasi. Adanya perbedaan tekanan antara atmosfer dengan paru. maka tekanan udara semakin rendah. d. Klasifikasi Pemenuhan kebutuhan oksigenasi di dalam tubuh terdiri atas tiga tahapan. Pengaruh proses ventilasi selanjutnya adalah complience recoil.5. Complience yaitu kemampuan paru untuk mengembang yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. antara lain: a. Adanya refleks batuk dan muntah. atau proses kemudian kerja saraf parasimpatis dapat mcnycbabkan kontriksi dapat menyebabkan vasokontriksi penyempitan. 1. Ventilasi Proses ini merupakan proses keluar dan masuknya oksigen dan atmosfer ke dalam alveoli atau dari alveoli ke atmosfer. difusi. Proses ventilasi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Adanya c. yaitu adanya surfaktan pada lapisan alveoli vang berfungsi untuk menurunkan tegangan permukaan dan adanva sisa udara yang menyebabkan tidak terjadinya kolaps dan gangguan toraks. kemampuan toraks dan paru pada alveoli dalam melaksanakan ekspansi atau kembang kempis. Surfaktan diproduksi saat terjadi peregangan sel alveoli. semakin rendah. Demikian pula sebaliknya. Adanya jalan napas yang dimulai dari hidung hingga alveoli yang terdiri atas berbagai otot polos yang kcrjanya sangat dipengaruhi oleh sistem saraf otonom. b. semakin tinggi tempat. Perilaku atau gaya hidup C. Terjadinya rangsangan simpatis dapat menyebabkan sehingga relaksasi schingga dapat terjadi vasodilatasi. dan . maka tempat tekanan udara semakin tinggi. dan transportasi. Adanya peran mukus siliaris sebagai penangkal benda asing yang mengandung interveron dan dapat rnengikat virus.

Difusi Gas Difusi gas merupakan pertukaran antara oksigen di alveoli dengan kapiler paru dan CO2. Peningkatan CO2. c. dari alveoli masuk ke dalam darah oleh karena tekanan O2. karena CO2 memiliki kemampuan merangsang pusat pernapasan. Pusat pernapasan yaitu medulla oblongata dan pons dapat memengaruhi proses ventilasi. yaitu: a. 3. (masuk dalam darah secara berdifusi) dan paCOJ dalam arteri pulmonalis juga akan berdifusi ke dalam alveoli. dalam batas 60 mmHg dapat dengan baik merangsang pusat pernapasan dan bila paCO. d. Luasnya permukaan paru. Proses pertukaran ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. dalam rongga alveoli lebih tinggi dari tekanan O 2.disekresi saat pasien menarik napas. Transportasi Gas Transportasi gas merupakan proses pendistribusian antara O2 kapiler ke jaringan tubuh dan CO2 jaringan tubuh ke kapiler. Apabila complience baik akan tetapi recoil terganggu maka CO2 tidak dapat di keluarkan secara maksimal. di kapiler dengan alveoli. da1am darah vena pulmonalis. Afinitas gas yaitu kemampuan untuk menembus dan saling mengikat Hb. Perbedaan tekanan dan konsentrasi O2 hal ini dapat terjadi sebagaimana O2. b. kurang dari sama dengan 80 mmHg maka dapat menyebabkan depresi pusat pernapasan. Tebal membran respirasi/permeabilitas yang terdiri atas epitel alveoli dan interstisial keduanya ini dapat memengaruhi proses difusi apabila terjadi proses penebalan. Pada . 2. sedangkan recoil adalah kemampuan untuk mengeluarkan CO2 atau kontraksi menyempitnya paru.

Secara langsung berpengaruh terhadap transpot oksigen.proses transportasi. Kondisi pembuluh darah. Namun fungsi tersebut dapat terganggu disebabkan oleh penyakit dan kondisi yang mempengaruhi irama jantung. sedangkan C02 akan berikatan dengan Hb membentuk karbominohemoglobin (30%). Umumnya. b. Patofisilogi/Pathway Fungsi sistem jantung ialah menghantarkan oksigen. Selain itu. dan lain-lain. sistem vaskular sirkulasi. D. jantung mengkompensasi dengan menambahkan ratarata pemompaannya untuk meningkatkan transport oksigen. kehilangan darah ) akan mengurangi jumlah oksigen yang dikirm ke jaringan. Kardiac output Merupakan jumlah darah yang dipompa oleh darah. dan subtansi lain ke jaringan dan membuang produk sisa metabolisme selular melalui pompa jantung. Dalam kooondisi patologi yang dapat menurunkan cardiac output ( misal pada kerusakan otot jantung. akan berikatan dengan Hb membentuk Oksihemoglobin (97%) dan larut dalam plasma (3%). Hiperventilasi merupakan suatu . kekuatan kontraksi. dan larut dalam plasma (50%). meningkatkan cardiac uotput dan penggunaan O2 oleh sel. Bertambahnya latihan menyebabkan peningkatan transport O2 ( 20 x kondisi normal ). dan sebagian menjadi HC03 berada pada darah (65%). latihan. Transportasi gas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya: a. perubahan fungsi pernapasan juga menyebabkan klien mengalami gangguan oksigenasi. dan integritas sistem lainnya. aliran darah melalui kamar-kamar pada jantung. normalnya 5 liter per menit. aliran darah miokard dan sirkulasi perifer. Iskemia miokard terjadi bila suplai darah ke miokard dari arteri koroner tidak cukup dalam memenuhi kebutuhan oksigen organ. nutrien.

Hipoventilasi terjadi ketika ventilasi alveolar tidak adekuat memenuhi kebutuhan oksigen tubuh atau mengeliminasi CO2 secara adekuat. Apabila ventilasi alveolar menurun. maka PaCO2 akan meningkat. Sementara hipoksia adalah oksigenasi jaringan yang tidak adekuat pada tingkat jaringan. Pathway TB.kondisiventilasi yang berlebih. yang diproduksi melalui metabolisme seluler. yang dibutuhkan untuk mengeliminasi karbondioksida normal di vena. Primer Kuman dibatukkan / bersin (droplet nudei inidinborne) Terisap organ sehat Menempel di jalan nafas / paru-paru Menetap / berkembang biak Sitoplasma makroflag Membentuk sarang TB Pneumonia kecil (sarang primer / efek primer) Radang saluran pernafasan (limfangitis regional) Komplek primer Sembuh Sembuh dengan bekas Komplikasi .

TB Sekunder Kuman dormat (TB Primer) Infeksi endogen TB DWS (TB. Post Primer) Sarang pneumenia kecil Tuberkel Reorpsi Meluas Meluas Sembuh Perkapuran Jaringan Keju Sembuh Kavitas Meluas Memadat/bekas Bersih Sembuh .

Sarang pneumonia baru Tuberkuloma Sistem kardiovaskular Sirkulasi darah+ suplai O2 Pengaturan CO2+H++O2 ssp sistem pernapasan Beban tekanan berlebihan Beban tekanan berlebihan energi Transport O2 Hambatan pengosongan ventrikel Beban sistole berlebihan Difusi O2 dan CO2 Pertukaran gas Preload meningkat Beban jantung meningkat Gangguan suplai O2 CO2 + O2 E. Pengkajian Pengkajian keperawatan tentang fungsi kardiopulmonar klien harus mencakup : .

yaitu klien melaporkan bahwa ia kehilangan daya tahan. Nyeri Nyeri jantung tidak menyertai variasi pernapasan. biasanya tidak menyebar dan dapat terjadi saat inspirasi. Dispnea Merupakan tanda klinis hipoksia dan termanifestasi dengan sesak napas. e. Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mengkaji tingkat oksigenasi jaringan klien yang meliputi evaluasi keseluruhan sistem kardiopulmonar. Keletihan Keletihan merupakan sensasi subjektif. Nyeri pericardium. c. Dispnea merupakan sensasi subjektif pada pernapasan yang sulit dan tidak nyaman. 2. Mengi Mengi disebabkan oleh gerakan udara berkecepatan tinggi melalui jalan nafas yng sempit. Nyeri ini paling sering terjadi di sisi kiri dada dan menyebar. d. Inspeksi Warna membran mukosa Penampilan umum . Batuk Batuk merupakan pengeluaran udara dari paru-paru yang tiba-tiba dan dapat didengar. b. Riwayat keperawatan untuk mengkaji fungsi keperawatan. Riwayat keperawatan harus berfokus pada kemampuan klien dalam memenuhi kebutuhan oksigen. a.1. merupakan akibat inflamasi kantong perikardium. a.

Palpasi Tingkat kesadaran Keadekuatan sirkulasi sistemik Pola pernapasan Gerakan dinding dada. adakah pulsasi.Dinding thorak. penebalan emphysema sumbatan bronchus. Hipersonor Suara yang ditimbulkan lebih keras dibandingkan dengan suara sonor. . rasa nyeri. infark atau fibrosis paru.b. Sedangkan getaran menurun pleura. Perkusi macam suara ketukan: sonor.Pengembangan dinding horak.Taktil fremitus Getaran meningkat pneumonia. atalektasis. cairan. Redup Suara yang timbul akibat adanya konsolidasi paru (pemadatan) : tumor. tumor. Suara yang normal terdengar diseluruh lapangan paru-paru. Tympani . c. atelektasis yang belum total. cekungan ? . atau pneumothorak. bandingkan kiri dan kanan . penumpukan secret. Akibat adanya udara berlebihan di paru-paru. emphysema paru. pleural effusion. pneumothorak.

aorta abdomen. Kalau terdengar di dinding thorak artinya tidak normal. Gerakan mengetuk hanya dari pergrlangan tangan. suara yang terdengar nyaring seperti kalau kita memukul gendang. d. dan arteri femoral. Jari tengah diletakkan di dinding thorak 2. terdapat cairan atau terjadi obstruksi. Auskultasi . 3. .Akibat adanya udara dalam suatu kantong atau ruang tertutup. Pemeriksaan Diagnostik .Auskultasi sistem kardiovaskuler meliputi : pengkajian dalam mendeteksi bunyi S1 dan S2 normal/tidak normal. serta bunyi gesekan. Suara napas tambahan terdengar. 5. bunyi murmur. Teknik perkusi 1. Ujung jari tengah tangan yang lain mengetuk dibagian distal jari tengah yang berada di dinding thorak 3. 4. Bandingkan kiri dan kanan.Auskultasi bunyi paru dilakukan dengan mendengarkan gerakan udara disepanjang lapangan paru. Auskultasi juga digunakan untuk mengidentifikasi bunyi bruit di atas arteri karotis. jika suatu daerah paru mengalami kolaps. setelah mengetuk segera diangkat. Normalnya terdengar dibawah diafragma kiri dimana terletak lambung dan usus besar. Mulai mengetuk dari bagian atas paru. kemudian menurun.

Ketidakefektifan bersihan jalan napas yang berhubungan dengan gangguan batuk. BGA.. dll. EKG. 3. Pemeriksaan untuk mengukur keadekuatan ventilasi dan oksigenasi . Pemeriksaan stres latihan. dan reaksi yang biasa terjadi  Status Respirasi : jalan nafas paten/lancar  Status Respirasi :Ventilasi efektif berhubungan dengan : Obstruksi Jalan nafas Data Subyektif Klien mengatakan :  Status Respirasi : Pertukaran gas Efektif  Tidak terjadi aspirasi Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama …… x 24 jam :  Sesak nafas  Sputum tak bisa keluar Data Obyektif  Batuk tidak efektif  Dispnea /Orthopnea/ . Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan pemasukann oksigen yang tidak adekuat. c. G... fisioterapi dada sesuai indikasi  Identifikasi kebutuhan insersi jalan nafas buatan  Monitor pemberian oksigen. b.a.makan an. Diagnosa Keperawatan 1. Ketidakefektifan bersihan jalan napas yang berhubungan dengan gangguan batuk. 2. Rencana Tindakan Keperawatan 1. No Diagnosa Keperawatan (NANDA) Ketidak pembersihan efektifan jalan nafas Tujuan Keperawatan ( NOC ) Rencana Tindakan (NIC ) Manajemen jalan nafas  Jaga kepatenan jalan nafas : buka jalan nafas.. F. Pemeriksaan ini memberiakn informasi tentang respond miokard terhadap peningkatan kebutuhan oksigen dan menentukan keadekuatan aliran darah koroner. pemeriksaan fungsi paru. jam  Monitor status respirasi : adanya suara nafas tambahan. suction. menghasilkan rekaman grafik aktivitas listrik jantung. mendeteksi transmisi impuls dan posisi listrik jantung. digunakan untuk mengevaluasi respond jantung terhadap stres fisik...  Identifikasi sumber alergi : obat. vital sign tiap . Ketidakefektifan pola napas berhubungan dengan obstruksi jalan napas.

x mnt S... No Diagnosa Keperawatan (NANDA) Tgl : Jam : Gangguan pertukaran gas berhubungan pemasukan tidak adekuat Data Subyektif Klien mengatakan : dengan oksigen : yang Tujuan Keperawatan ( NOC ) Rencana Tindakan (NIC )  Status respirasi : Manajemen jalan nafas  Kaji bunyi paru.. nafas cuping hidung. dan produksi sputum. wheezing Sputum produktif Karakteristik sputum: …… TD… mmHg N :…... retraksi dinding dada.. tidak terjadi aspirasi. x/mnt RR……. adanya Setelah dilakukan asuhan sianosis.jam..crakles..  Tinggikan posisi kepala tempat tidur 30-45 derajad setelah makan. obat anti allergi. terapi nebulizer. kedalaman. frekuensi. dan pemeriksaan laboratorium: AGD Penghisapan jalan nafas Tentukan kebutuhan penghisapan sekret melalui oral maupun tracheal Monitor saturasi oksigen klien dan status hemodinamik selama dan setelah penghisapan Catat tipe dan jumlah sekresi Pencegahan Aspirasi  Monitor tingkat kesadaran.      Sianosis Perubahan ritme & frekuensi pernafasan Gelisah Suara nafas tambahan : rales . Pertukaran gas adekuat usaha nafas. taktil fremitus Nama Perawat ( ...35 – 7. dyspnea..PaCO2 : 35 – 45 % ..SaO2 : 96-97 % ( perifer)  Tidak ada dyspnea dan sianosis. ....) 2..ronkhi... Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan pemasukann oksigen yang tidak adekuat.. obat bronkhodilator.. tidak ada : penggunaan otot-otot nafas tambahan.. insersi jalan nafas.….. dan efektifitas pemberian oksigen . reflek batuk.pH : 7.. efektif dan siapkan klien untuk tindakan ventilasi  Keseimbangan elektrolit mekanik sesuai indikasi dan asam basa  Monitor vital sign tiap . °C  Klien mampu mengidentifikasi dan mencegah faktor yang dapat menghambat jalan nafas  Menunjukkan jalan nafas yang paten : klien tidak merasa tercekik.PaO2 .45 ....... frekuensi pernafasan dalam rentang normal : Respirasi: Dewasa:16-20/mnt  Tidak ada suara nafas abnormal   Mampu mengeluarkan sputum dari jalan nafas   Menunjukkan pertukaran gas efektif  ....... muntah dan kemampuan menelan.  Status respirasi : Ventilasi  Identifikasi kebutuhan insersi jalan nafas.......BE : 85 – 100 % : + 2 s/d – 2 meq/L  Monitor respon alergi selama 24 jam  Ajarkan/ diskusikan dgn klien/keluraga untuk menghindari alergen  Ajarkan tehnik nafas dalam dan batuk efektif  Pertahankan status hidrasi untuk menurunkan viskositas sekresi  Kolaborasi dgn Tim medis : pemberian O2. mampu bernafas dengan mudah  Menunjukkan ventilasi adekuat  Ekspansi dinding dada simetris.. untuk mencegah aspirasi dan mengurangi dispnea.....

elektrolit.. dan tingkatkan periode istirahat yang adekuat  Kolaborasi dgn Tim medis : pemberian O2.. ansietas. batuk efektif  Lakukan tindakan untuk mengurangi konsumsi oksigen : kendalikan demam. x 24 jam :  Menunjukkan pertukaran gas efektif .5 meq / L Ca : 8.. dan alat bantu nafas  Ajarkan tehnik nafas dalam..5 meq /L BUN : 10-20 mg/dl yang dilembabkan. nadi perifer. nyeri.. Sakit kepala  Gangguan penglihatan / visual : pandangan kabur  Kelelahan  Sesak nafas  Merasa kebingungan Data Obyektif  Dispnea  Takikardi  Sianosis  Gelisah  Hipoksia(penurunan PO2)  Hiperkarbia(peningkatan PCO2)  Irama / frekuensi kedalaman nafas abnormal  Tensi ………. dyspnea...... obat bronkhodilator. x /mnt  Nadi ………x/mnt  SpO2 …………. suara nafas bersih.. dan status mental adekuat  Menunjukkan keseimbangan elektrolit dan asam basa Na : 135 – 145 meq/L Cl K : 100-106 meq /L : 3.. ekspansi dinding dada simetris. edema. taktil fremitus  TTV dalam batas normal  Menunjukkan orientasi kognitif baik. tidak ada : penggunaan otot-otot nafas tambahan... %  AGD / BGA abnormal keperawatan selama …. terapi nebulizer / inhaler.. mmHg  RR …………. suhu dan warna ekstremitas.. kejang  Kolaborasi dengan Tim medis untuk pemeriksaan AGD..5 meq/L . dengan hilang .5 – 2. batuk efektif  Kaji TTV...SaO2 : 96-97 %  Mg :1.. mampu bernafas dengan mudah  Menunjukkan ventilasi adekuat.. kelelahan  Berikan terapi oksigen sesuai indikasi  Monitor status neurologi dan atau neuromuskular : tingkat kesadaran dan adanya kebingungan. mesin penghisap. dan balance cairan  Monitor status mental..45 . nafas cuping hidung....  Jelaskan penggunaan alat bantu yang dipakai klien : oksigen.. No Diagnosa Keperawatan (NANDA) Ketidakefektifan nafas dengan : pola Tujuan Keperawatan Rencana Tindakan (NIC ) Manajemen Jalan Nafas  Atur posisi tidur untuk memaksimalkan ventilasi..... x 24 jam  Hypoventilasi  Sesak nafas berkurang sampai  Deformitas tulang. Ketidakefektifan pola napas berhubungan dengan obstruksi jalan napas.10. distensi JVP  Kolaborasi dgn Tim Medis untuk obat vasodilator dan atau vasokonstriktor Nama Perawat ( ..35 – 7. dan abnormalitas serum  Monitor tanda-tanda gagal nafas : hasil AGD abnormal.. pencegahan dan penanganan asidosis dan alkalosis: Respiratorik & Metabolik Hemodynamic regulation  Monitor status hemodinamik: saturasi oksigen. capillary refill.BE : 85 – 100 % : + 2 s/d – 2 meq/L  Tidak ada dyspnea dan sianosis.  Jaga kepatenan jalan nafas: suction..5 – 5. retraksi dinding dada....pH : 7... dan adanya sianosis  Pertahankan pemberian O2 sesuai kebutuhan ( NOC ) Status pernafasan : ventilasi adekuat  berhubungan  Status Tanda Vital Stabil Setelah dilakukan asuhan  Hiperventilasi keperawatan :selama ... insersi jalan nafas Manajemen Elektrolit & Asam-basa  Pertahankan kepatenan IV line.. parestesia.PaO2 .PaCO2 : 35 – 45 % ..5.) 3....

.... x mnt  Nadi: ….......... Cheynestokes.) H. Klien mampu mengidentifikasi dan mencegah faktor yang dapat menghambat jalan nafas b.. pemberian oksigen.. Biot Ajarkan teknik relaksasi kpd klien dan keluarga...... ansietas dan tersengal-sengal Monitor pola pernafasan (Bradipnea...  ( ... Laki2dewasa:60-70x/ menit Premp...... Ketidakefektifan bersihan jalan napas yang berhubungan dengan gangguan batuk. Menunjukkan jalan nafas yang paten c.. Evaluasi 1. 60-80 mmHg Anak > 10th: 90/60 mmHg Umur 10-30 th: 110/75 mmHg Umur 30-40 th: 125/85 mmHg Umur 40-60 th: 140/90 mmHg Umur > 60 th: 150/90 mmHg ... a.. kebutuhan insersi jalan nafas: ET..      dinding dada Penurunan energi / kelelahan: Anemia Disfungsi neuro muscular: GBS Kerusakan musculoskeletal: Cedera Tulang Belakang Posisi tubuh yg tidak sesuai Nyeri Obesitas  Ekspirasi dada simetris  Tidak ada penggunaan otot bantu    pernafasan..... Suhu: 36..... dan fisioterapi . .Eupnoe (pernafasan normal) .... Cheyne Stokes.. dan usaha respirasi Monitor tipe pernafasan : Kusmaul. Kolaborasi Tim medis : untuk program terapi...) Tidak ada nyeri dan cemas TTV dalam batas normal.... obat nyeri cairan.. pemasangan alat bantu nafas.......dewasa:70-85x /mnt Dewasa : 80-85x /menit ... ronchi.TD : Bayi syst.... tindakan/ pemeriksaan medis...Respirasi: Bayi: 30-50xmenit Balita: 30-40x/menit Anak: 22x/menit Dewasa: 10-18 x/ mnt  Kaji adanya penurunan ventilasi dan       bunyi nafas tambahan.90x /mnt. tidak ada nafas pendek Bunyi nafas tambahan tidak ada (wheezing.. takipnea. x mnt  Tipe Pernafasan : Kusmaul. Menunjukkan pertukaran gas efektif d. kedalaman...... irama. obat bronkhodilator..... nebulizer.. Nama Perawat Data Subyektif Klien mengatakan :  Sesak nafas  Nafas pendek  Cemas Data Obyektif  Penurunan tekanan inspirasi/ekspirasi  Penggunaan otot bantu nafas  Nafas cuping hidung  Ekspirasi memanjang  Pernafasan nasal faring  Dyspnea/Orthopnea  RR: …..4 °C Nadi: Bayi: 140x /menit Anak 2th: 120x /menit Anak 4th: 100x /menit Anak 10-14th:85..3-37....... Biot... hiperventilasi): kecepatan.. TT Tentukan lokasi dan luasnya krepitasi di tulang dada Kaji peningkatan kegelisahan... Menunjukkan ventilasi adekuat .

c. Tidak ada nyeri dan cemas c. Ketidakefektifan pola napas berhubungan dengan obstruksi jalan napas. d. a. Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan pemasukann oksigen yang tidak adekuat. Sesak nafas berkurang sampai dengan hilang b. b. a.2. Menunjukkan pertukaran gas efektif Menunjukkan ventilasi adekuat TTV dalam batas normal Menunjukkan keseimbangan elektrolit dan asam basa 3. TTV dalam batas normal. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful