TUGAS PEMASARAN INTERNASIONAL RINGKASAN STRATEGI PEMASARAN KOMPETITIF INTERNASIONAL DAN MANAJEMEN PRODUK DAN JASA GLOBAL

DODI DAUD KOMARUDIN NIM. 43112110212

serta citra merek/perusahaan 2. struktur pangsa pasar. Structural Position Posisi ini mencakup evaluasi terhadap struktur industri. 1. Fletcher & Brown. Operational Excellence dapat diwujudkan melalui upaya berkesinambungan untuk menjadi pemimpin industri dalam hal harga dan kenyamanan (convenience). kekuatan tawar-menawar konsumen. perubahan teknologi. Product leadership. akuisisi. posisi kompetitif dinilai berdasarkan sejumlah dimensi yang berpengaruh terhadap : 1. dan ancaman produk subsitusi Sejumlah upaya bisa dilakukan untuk menyeimbangkan 5 kekuatan yang berpengaruh terhadap intensitas kompetitif industri tersebut. dan strategi bersaing langsung. keunggulan kompetitif. ancaman pendatang baru. 2. Strategic position. di antaranya inovasi. a. Dimensi-dimensi tersebut dapat diklasifikasikan kedalam empat kategori (Brown. atau penceruk pasar (nicher). Customer intimacy bisa direalisasikan dengan jalan melakukan segmentasi pasar secara akurat. pengikut (follower). tergantung pada posisi awalnya yaitu : . Kinerja pasar internasional (Overseas market permormance). Strategic Position Posisi Strategic perusahaan tercermin dari caranya menghadapi kekuatan-kekuatan persaingan dan menciptakan keunggulan kompetitif. Struktur industri berkenaan dengan five forces model Porter. Keunggulan kompetitif : Beberapa tindakan strategik bisa dilakukan. dan customer intimacy. kemudian mengadaptasi produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sasaran tersebut. pembentukan aliansi strategik. kekuatan tawar-menawar pemasok. operational excellence. b. dan pangsa pasar perusahaan. market position. Competitive stance mencerminkan peranan perusahaan dalam pasar sasaran di luar negeri. seperti pendapatan penjualan. dan resources position).STRATEGI PEMASARAN KOMPETITIF INTERNASIONAL Model Posisi Kompetitif Secara umum. biaya. seperti tingkat investasi. marjin. Kinerja laba internasional (Overseas Profit Performance). Product leadership bisa dicapai melalui upaya secara terusmenerus berinovasi dan mengembangkan produk atau jasa superior yang mampu membuat produk terdahulu dan pesaing menjadi usang. 1997. Competitive Stance : Perubahan dari market follower ke market challenger dan ke market leader bakal memperkuat posisi perusahaan. pangsa pasar. Sementara itu basis keunggulan kompetitif meliputi tiga disiplin nilai. 1999) : Structural position. Posisi strategic perusahaan terbentuk dari tiga elemen: Competitive stance. yaitu persaingan antar perusahaan sejenis. dan market coverage. harga dan produktivitas. yaitu sebagai pemimpin (leader). yaitu dalam industri yang sama. penantang (challenger).

ekonomik. Mengidentifikasi ceruk pasar atau pasar terspesialisasi dengan potensi global dan berusaha mendominasinya. Dari low-cost menjadi differentiated sebagai pemimpin produk (product leader) atau customer intimacy. c. Tujuan utama perusahaan dominan adalah mempertahankan. . Mengembangkan market sensing dan competitive intelligence Perusahaan dominan harus selalu memahami secara cermat kewajiban-kewajiban sosial. Memperkuat Persepsi pasar Pemimpin dominan harus berusaha memperkuat leader positioningnya sebagai standar industri dalam benak konsumen disemua pasar yang dilayani. 2. seperti 1. Dari differentiated menjadi low-cost dan diferensiasi tinggi dalam hal produk atau relasi pelanggan. Perusahaan Dominan adalah pemimpin pasar yang posisinya secara historis dibangun dengan jalan menjadi yang pertama dalam benak konsumen. Market Position Mengacu pada pengakuan dan persepsi pasar relevan terhadap posisi perusahaan di pasar yang dimasuki yang menyangkut keberadaan dan produk perusahaan dibandingkan para pesaing. 3.   Dari undifferentiated menjadi low cost atau differentiated. 4. 1. Resources Position Elemen profitabilitas dan sumberdaya alam dalam posisi kompetitif merupakan aspek internal bagi perusahaan. atau bahkan memperkuat posisi kompetitif di masa depan. 3. Perusahaan-perusahaan yang berusaha mengejar dominasi di pasar luar negeri memiliki dua rute sukses . Tujuan ini biasanya dicapai melalui beberapa cara. 2. Strategi bagi Perusahaan Internasional Dominan Karakteristik utama perusahaan dominan adalah pangsa pasar yang secara signifikan lebih besar dibandingkan pesaing terdekat di pasar lua negeri. tetapi harus di evaluasi dan dinilai dalam kaitannya dengan profitabilitas dan sumberdaya para pesaing. baik di pasar luar negeri saat ini maupun di pasar masa depan yang dipilih. dan politis berkaitan dengan posisi dominannya. Market coverage : Perubahan dari unfocused position ke arah focused position bisa menjadi pilihan untuk memperkuat posisi strategic. Berfokus pada satu pasar luar negeri. Mengelola Pasar Perusahaan dominan memiliki peluang terbesar untuk mengelola pasar dan persaingan melalui investasi dalam inisiatif-inisiatif baru.

2. pemimpin pasar juga harus selalu berusaha melindungi bisnis yang sudah ada di pasar luar negeri dari segala kemungkinan serangan para pesaing. . harga dan distribusi pesaing yang dijadikan target penyerangan. Enam Strategi bertahan yang bisa diterapkan pemimpin pasar dalam rangka melindungi pangsa pasarnya. Mobile defense f. 4. Frontal Attack : Penantang berusaha menyamai produk. strategi pemimpin pasar internasional meliputi tiga bentuk. Pemilihan strategi harus mempertimbangkan kondisi politik dan peraturan di negara tujuan pemasaran. Encirclement Attack : Mencakup serangan dari semua arah. struktur distribusi. Contraction defense 3. Flanking Attack : Penantang justru berusaha menyerang titik-titik lemah pesaingnya. Position defense b.     Tujuan strategik harus ditetapkan dengan cermat. periklanan. Melindungi Pangsa Pasar : Sembari berupaya meningkatkan besarnya ukuran pasar total. Counteroffensive defense e. Penantang pasar harus memilih strategi penyerangan yang tepat. Penantang pasar harus memilih pesaing yang ingin ditantang. 1.Strategi bagi Internasional Market Leader Kebanyakan pasar luar negeri memiliki pemimpin pasar yang mapan. Strategi Bagi Internasional Challenger Penantang pasar internasional perlu memutuskan tiga kebijakan strategik. Memperluas pasar keseluruhan : Umumnya pemimpin pasar meraih keuntungan terbesar dari peningkatan pasar atau permintaan total. Flanking defense c. yaitu : 1. dan loyalitas konsumen di masing-masing negara. 2. Pre-emptive defense d. Meningkatkan Pangsa Pasar : Pemimpin pasar bisa pula berkembang dengan cara meningkatkan pangsa pasarnya. sehingga pesaing harus melindungi dirinya pada semua sudut secara simultan. Secara garis besar. a. Bypass Attack : Strategi tidak langsung. sekalipun ukuran pasar tetap konstan. 3.

Pilihan-pilihan spesialisasi yang tersedia bagi penceruk pasar internasional meliputi : end use specialist. Flanking Strategi bagi Internasional Niche Firm Hampir semua pasar luar negeri memiliki perusahaan-perusahaan yang berspesialisasi dalam melayani cerukceruk pasar tertentu. vertical level specialist. quality price specialist dan service specialist. 2. specific customer specialist. Perusahaan-perusahaan yang berpangsa pasar Kecil bisa saja sangat profitabel melalui strategi ceruk pasar yang cerdik. Stripping down 4. Guerilla Attack : Penantang pasar bisa melakukan serangan-serangan kecil secara periodik untuk melemahkan mental pesaing. Imitator. Berbeda dengan pemasar massal yang menekankan volume tinggi. Adding features 3. strategi pengikut pasar internasional bisa dikategorikan menjadi empat macam : 1. product or feature specialist. Strategi Bagi Internasional Follower Tidak semua perusahaan runer-up tertarik untuk menantang pemimpin pasar. dan adaptor. 3. memperluas saluran distribusi. Perusahaan pengikut pasar memiliki sejumlah keuntungan : 1. maka penceruk pasar lebih mengutamakan marjin laba besar.5. customer size specialist. Secara garis besar. Pengikut pasar bisa diklasifikasikan ke dalam tiga jenis : Cloner. dengan harapan secara perlahan tapi pasti dapat mengembangkan pijakan yang lebih permanen. dan mendidik konsumen telah ditanggung oleh pemimpin pasar. baik kesuksesan maupun kegagalan pemimpin pasar. Imitation 2. Geographical specialist. . Biaya berkenaan dengan upaya mengembangkan produk dan pasar baru. Pengikut pasar bisa meniru atau memperbaiki produk dan program pemasaran pemimpin pasar. Pengikut pasar bisa belajar dari pengalaman.

High Tech Positioning 5. Positioning Berdasarkan Atribut Atau Manfaat 2. Hukum dan Peraturan : Pemenuhan ketentuan hukum dan regulasi di berbagai negara berdampak langsung pada keputusan desain produk. sehingga dipersepsikan unik dan unggul dibandingkan merek pesaing dalam hal atribut dan manfaat produk. Biaya : Perancangan produk harus mempertimbangkan faktor biaya secara luas. bahkan seringkali menuntut adaptasi desai produk yang bakal menaikkan biaya. produk internasional. 1. Produk Global dan Merek Global Adalah produk yang ditawarkan di pasar global. yaitu produk lokal/nasional. dan produk global. Positioning Berdasarkan Kualitas Harga 3. Positioning Produk Menyangkut posisi suatu merek dalam benak konsumen sedemikian rupa.MANAJEMEN PRODUK DAN JASA GLOBAL Lingkup Produk Global Produk bisa diklasifikasikan menurut berbagai kategori. misalnya masalah warna dan selera. High Touch Positioning Desain Produk Global Merupakan faktor kunci dalam menentukan kesuksesan pemasaran global. Perbedaannya terletak pada lingkup geografisnya yang bisa dibedakan menjadi tiga macam. Positioning berdasarkan pemakaian / Aplikasi dan pemakai 4.  . yaitu :    Preferensi : Wajib memahami perbedaan penting dan signifikan dalam hal preferensi antar budaya dan negara. Kompatabilitas : dengan lingkungan tempat produk bersangkutan digunakan. Produk Nasional Adalah produk suatu perusahaan yang hanya ditawarkan atau dijual di satu pasar nasional atau negara. Terdapat 4 faktor yang harus dipertimbangkan secara cermat oleh setiap pemasar global dalam membuat keputusan desain produk. Produk Internasional Adalah Produk yang ditawarkan dalam pasar multinasional atau kawasan regional.

reputasi produk. Preferensi Model. Desain. Berfokus pada satu atau hanya beberapa bisnis.Modifikasi Produk Secara teoritis. 2. Faktor determinannya meliputi iklan dan promosi sebelumnya. Merek Dagang (Trademarks) 4. Adalah Segala pengaruh dari negara produsen terhadap persepsi positif maupun negatif konsumen atas produk tertentu. . Standar dan Regulasi Produk 2. Bahasa dan Simbolisme 6. Produk Baru dalam Pemasaran Global Karakteristik Perusahaan : 1. Iklim dan Kondisi Pemakaian 5. Manajemen senior terlibat secara aktif dalam menentkan dan menyempurnkan proses pengembangan produk. Proses modifikasi produk kerapkali perlu dilakukan karena pengaruh beberapa faktor berikut : 1. dan evaluasi serta pengalaman produk. pemasar global bisa memperoleh beberapa manfaat lewat standarisasi produk di semua pasar yang dimasukinya. Dan Rasa Efek Negara Asal (Country Of Origin) Dalam pemasaran global kerapkali dijumpai adanya stereotyping tentang sikap terhadap produk buatan luar negeri. Penghematan biaya. utilisasi dan transfer know-how. citra kualitas dan layanan yang seragam. Strategi Ekspansi Geografis Strategi 1 : Perluasan Produk – Komunikasi Strategi 2 : Perluasan Produk – Adaptasi Komunikasi Strategi 3 : Adaptasi Produk – Perluasan Komunikasi Strategi 4 : Adaptasi ganda Strategi 5 : Product Invention Siklus Hidup Produk Internasional Dalam konteks pemasaran internasional terdapat siklus hidup produk internasional yang menggambarkan proses difusi suatu inovasi anta batas negara. Sistem Pengukuran dan Kalibrasi 3.

maupun jasa yang melekat pada produk fisik.3. Value – Added Customized Projects . Berkemampuan untuk merekrut dan mempertahankan karyawan terbaik dalam bidangnya. Jasa Global Dalam beberapa tahun terakhir. 4. Internasionalisasi jasa juga mengalami pertumbuhan pesat. Location – free Profesional Services 2. Location – Bound Customized Projects 3. Standarized Service Packages 4.    People – Processing Services Possession – Processing Services Information – Based Services Tipologi : 1. baik dalam bentuk jasa profesional . Menyadari sepenuhnya bahwa faktor kecepatan dalam memasarkan produk baru memperkuat kualitas produk. peranan sektor jasa semakin meningkat tajam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful