SEJARAH PERKEMBANGAN OLAHRAGA DI INDONESIA SEJARAH OLAHRAGA di INDONESIA PENDAHULUAN 1.

Latar Belakang Dalam bidang olahraga sangat dibutuhkan suatu daya tahan tubuh yang kuat, sehingga kita bisa melakukan sebuah aktivitas olahraga dengan semangat karena didukung oleh daya tahan tubuh yang kuat. Dengan itu maka kita menjalani kegiatan tersebut dengan perasaan senang menjalani aktivitas tersebut. Kita sering berolahraga, tetapi apakah kita tahu perkembangan olahraga di Negara kita ini yaitu Indonesia. Mungkin kebanyakan orang di sekitar kita tidak tahu perkembangan olahraga di Indonesia saat ini, karena mereka hanya menjalankan olahraga dan tidak ingin tahu bagaimana sejarah dari olahraga itu sendiri. Sehubungan dengan itulah maka perlu adanya suatu pengetahuan mengenai sejarah olahraga supaya kita semua bisa tahu bagaimana perkembangan olahraga tidak hanya bisa berolahraga saja. Judul makalah ini sengaja dipilih karena menarik perhatian penulis untuk dicermati dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap dunia olahraga. 2. Perumusan Masalah a. Bagaimana perkembangan olahraga sejak jaman pra sejarah sampai penyelenggaraan GANEFO. b. Sejauhmana Indonesia berusaha dalam meningkatkan olahraga di tanah air. 3. Tujuan a. Mengetahui perkembangan olahraga di tanah air. b. Memahami perkembangan olahraga supaya semakin meningkat di masa depan. Jaman prasejarah Pada zaman nenek moyang Indonesia, kegiatan fisik berkembang pada waktu itu untuk mempertahankan diri dari keganasan alam maupun lingkungannya.tantangan dapat berupa sungai yang harus diseberangi, hujan, badai, topan, menghadapi serangan binatang buas,atau beburu buinatang untuk konsumsi. Olahraga pada masyarakat kuno adalah untul menciptakan kekuatan dan pengembangan kesadaran kelompok, yang dilakukan oleh keluarga. Pada masyarakat ini Olahraga merupakan sport utility maksudnya gerakan yang dilakukan adalah semacam olahraga namun fungsinya untukn mem-pertahankan diri untuk kelangsungan hidup. Jenis olahraga ini seperti:  Renang

 Zaman Penjajahan Belanda.  Masa Kebudayaan Islam. Indonesia sebagai tempat persinggahan.dan lebih jauh lagi untuk jasmani mencapai kesempurnaan akhirat.Kerajaan Tarumanegara ( Raja Purnawarman ) dan Muara Kaman (raja Mulawarman). Demak. Dalam agama islam tidak menuntut suatu sikap badan tertentu untuk mencapai kesempurnaan hidup didunia. dikarenakan hal-hal sbb:  Syarat masuk Islam sangat mudah. Perkembangan kebudayaan Islam mulai berkembang saat kerajaan demak mengalahkan majapahit. Masa Sebelum Penjajahan. 4.  Tidak ada pembagian kasta. yaitu Pencak Silat.  Kekebalan tubuh. setelah masa pra-sejarah berakhir. Banyak sejarawan meyakini ajaran agama Islam dibawa oleh orang-orang Gujarat. Mataram. Adanya pedangang India yang tingal di Indonesia. Berkembang latihan beladiri untuk mempertahankan diri dan rekreasi seperti :  Menuggang kuda. . Ada beberapa faktor penyebab datangnya pengaruh Hindu di wilayah Indonesia sebagai berikut:  1. 3. Banten. Penyebaran Agama Hindu oleh orang-orang India. Dayung  Lari  Gulat  Memainkan senjata  Beladiri dan tarian-tarian perang.  Perang.  Masa kebudayaan Hindu Berawal pada abad 5 SM. Faktor Agama Islam dapat berkembang di indonesia. Dapat disebutkan beberapa kerajaan yang cukup terkenal dan berpengaruh.  Islam pada masa itu mengusai perdagangan. dan Ternate.  Telah disesuaikan dengan jalan pemikiran orang indonesia. 2.  Memainkan senjata. Ada satu peniggalan yang amat berkembang hingga bisa hingga bisa meluas kemancanegra. Panjang. Kerajaan yang pertama mucul adalah kerajaan smudra pasai. Perdagangan antara Cina dan India.

dan tokoh/pejabat yang berwenang belum ada. jalan.  Tahun 1936: PELTI bediri di Semarang.) • Taiso (senam) • Keterampila menggunakan bayonet ( senapan yang pada bagian ujungnya dipasng pisau/bealti). antara lain: • Kyoreng ( Latihan baris berbaris.Mulai abad ke XIX. Suratin. Pendidikan Jasmani disusun dan dibentuk untuk pertama kalinya tanpa modal. yaitu:  Tahun 1930: PSSI terbentuk di Yogyakarta.) • Kendo ( bela diri khas Jepang. dengan tugas pokok: menyelenggarakan latiahn-latihan fisik dikalangan pemuda serta mengusahakan rehabilitasi fisik dan mental.senam. yaitu: • Di Sekolah. lompat. dengan ketua Ir. Dibentuk bagian Pendidikan Jasmani. Pengajaran dan Kebudayaannya untuk mengisi Kemerdekaan. tanpa pedoman yang jelas. dan dasa lomba. atas dasar pengabdian dan bersifat amatir. Tahun-Tahun penting berdirinaya beberapa organisasi olahraga di masa penjajahan. • Di Masyarakat.ini terlihat dari perlawanan PETA diberbagai wilayah di Indonesia terhadap Sekutu bahkan terhadap Jepang sendiri. karena Profesinya. Boentara.  Tahun 1938: ISI (Ikatan Sport Indonesia) beridiri di Jakarta. dan bola tangan.  Zaman penjajahan Jepang Tujuan pendidikan jasmani yang dikembangkan pada masa penjajahan jepang adalah membentuk manusia yang setia kepada jepang dan memiliki kemampuan berperang.  Tahun 1938 dan 1942 : dilaksanakan kongres dan pekan Olahraga di Solo dan Jakarta. Dibentuk Kementrian Pendidikan. lempar. Bentuk-bentuk latihan yang sering dilakukan Warga Negara Indonesia pada masa pendudukan Jepang. bola bakar. ketua Soetarjo Hadikusumo. yaitu atletik. lompat. mulai berkembang dan diajarkan bentuk-bentuk latihan.panca lomba. ketua Dr. Inpeksi Olahraga berubah menjadi inpeksi Pendidikan Jasmani. Masa Kemerdekaan Pada tahun 1945-1950. Sering dipertandingkan nomornomor lari. Latihan yang diberiakan oleh tentara Jepang ini sungguh bermamfaat bagi pergerakan Indonesia. Pembinaan gerakan Olahraga di Indonesia berkembang kearah dua bidang. dengan langkahlangkah yang dilakukan: 1. sepak bola. .

Pada tahun 1957. Kemajuan pesat terlihat hampir dalam segala segi. dibentuk 7 maret 1962. • Tahun 1954: Jurusan Pendidikan Jasmani – FKIP bandung. dan II diSurabaya tahun 1953. PON dapat berlansung sesuai rencana. dan 3. yaitu: 1. mempersembahkan hidup Indonesia. president Soekarno menekankan bahwa Pendidikan Jasmni sebagai “ Nation Building” . merupakan aparat pemerintahan yang dipimpin oleh seorang Menteri Olahraga dalam melakukan pembimbingan dan pengawasan atas semua kegiatan. baik teknis maupun organisator. Departmen Olahraga ( Depora). Urusan tata usaha. Pada tahun 1961 – 1965. Pada tahun 1951-1956. 3. Pada tahun1952 diselenggarakan panca lomba I pelajar SLTP dan SLTA di Semarang. 3. Menyelidiki dan merencanakan Pendidikan Jasmani di Sekolah dan di Masyarakat. sesuai dengan amanat Presiden Soekarno. Segala persiapan untuk national building Indonesia. Olahragawan harus dedicate. Urusan perencanaan dan penyelidikan 2. Perguruan Tinggi Pendidikan Guru. Kursus aplikasi Pendidikan Jasmani. Sekolah Pendidikan Jasmani Tentara di Cimahi. sebagai bagian dari Fakultas Paedagogik UGM. Dasar-baru pembianaan Olahraga di Indonesia. Olahraga di dalam Masyarakat . yang ditanggapi baik oleh Menteri PP dan K. Hubungan dengan Organisai Bidang Olahraga. pada tanggal 9 april 1961 saat menghadapi Asian Games IV dan Thomas Cup. Diselenggarakan Sekolah Olahraga (SORA). Pada Tahun 1957 – 1960. • Tahun 1950: berdiri Akademi Pendidikan Djasmani ( APD) di Yogykarta. 2. Urusan Pendidikan Guru untuk Pendidikan Jasmani. 3. Sarino Mangun – Pranoto. 4. Merencankan dan mengwasi Pendidikan bidang Pendidikan Jasmani. karena setelah tahun 1950 Indonesia mendapatkan kedaulatan dan Negara kesatuan RI. Tugas dan lapangan kerja yang menjadi bidang garapan Biro Pendidikan Jasmani adalah: 1. Berdiri Sekolah Guru Pendidikan Djasmani (SGPD) di Bnadung dan Yogyakarta. 2. perubahan inpeksi pusat Pendidikan Jasmani menjadi Biro Pendidikan Jasmani.2. terdari atas : 1. Olahragawan berfungsi membangun manusia Indonesia. ada tiga hal yang dianggap sangant prinsip. Training Center (TC) dilaksanakan sebagai persiapan mengikuti Olmpyade dilondon.

yang diatur. tetapi ditolak pada tanggal 15 Januari 1963.tanggal 18 Desember 1962. Presiden akhirnya memmutuskan unutukkeluar dari IOC pada tanggal 14 Februari 1963. Departemen Olahraga diciutkan dan dijadikan Direktorat Jenderal Olahraga(Kol. tetapi diharapkan sebagai partner pihak Pemerintah. Langakah yang diamabil oleh top-top Organisasi adalah membentuk sekretariat bersama. meskipun indonesia sudah berusaha untuk menyelesaikan dengan IOC. mengundang ketua IOC lewat Surat kawat. merupakan akhir dari masa DEPORA dan DORI ( Dewan Olahraga Indonesia). Hal ini dikarenakan tidak adanaya dukungan yang memadai dari Toptop Olahraga yang tergabung dalam sekretariat bersama.tetapi KONI yang terbentuk dari perpaduan konsep tersebut akhirnya praktis tidak berjalan/macet. Masa kerja sampai 1966. Tanggal 9 Februari 1963.dengan ketua eksekutif Menteri Olahraga. Dalam susunan Kabinet Ampera. tidak dikuasai oleh Pemerintah. untuk menentang tindakan pimppinan IOC yang sewenang-wenang. sehingg kehilangan kedaulatannya. karena keputasan diambil tanpa mendengar Indonesia. Masa sebelum tahun 1966 inisiatif dari DEPORA . berinisiatif mengadakan pertemuan antara top-top Organisasi Olahraga. Sedangkan IOC pada tanggal 26 juni 1963. Lahirnya KONI “versi baru”. tanpa syarat apapun (without further qualification) menurut pendapat umum. Salah satu pertimbangannya adalah untuk menghindari pemboikotan Olympiade oleh Negaranegara Asia serta Arab. menganggap keputusan IOC sebagai kemenangan Indonesia.S) yang ada dalam Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K). kareana penolakan indonesia terhadap Israel dan Taiwan saat Asian Games IV. berdasarkan berita Reuter tentang keputusan IOC untuk menskor keanggotaan Indonesia untuk waktu yang tidak ditentukan. setelah itu pemerintah yang membinaOlahraga menjadi Dirjen Olahraga dan Pemuda. Ketua KOI Sri Paku Alam VII. sehingga mengakibatkan sector Top-top Organisasi Olahraga timbul ketidak puasan dan ketegangan antara Pembina. Pada tanggal 7 Februari 1963.Sukmato. Keputusan antara lain. Top-top Organisasi berpendapat adanya DORI memotong hak-hak Organisasi Olahgara. sekretariat bersama dan Dirjen Olahraga. Lahirlah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) “versi lama” merupakan perpaduan antara konsep sekretaris bersama dengan konsep Maladi (saat itu sebagai Menteri Olahraga) yang dituangkan dalam keputusan Presiden (keppres) 143 A dan 156 A tahun 1966. telah memutuskn mencabut skorsing atas Indonesia. harian AP Menyiarkan tentang keputusan Executive Board IOC. menytakan bahwa KONI sifatnya harus non govermental dan Independent. Yang berisi antara lain tentang struktur Organisasidan personalia KONI. Alasan keluar dari IOC. peng-orde baruan bidang keOlahragaan agar tidak tergantung di satu . Pada tahun 1966-1967.

Pada tanggal 31 Desember 1966 tepat pada pukul 12. • Kekuasaan tertinggi pada Musorna.00 Wib. ini tertuang dalam Keppres No. • Keanggotaan KONI: top-top organisasi Olahraga dan badan-badan keolahragaan fungsional. . • Tugas dan wewenang membantu pemerintah(dirjen Pemerintah). • Lahir atas kehendak Masyarakat pembina Olahraga sendiri. terbentuklah KONI.tangan.57.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful