P. 1
konsep dasar matematika

konsep dasar matematika

|Views: 55|Likes:
Published by g_dra33
BAB I konsep dasar matematika
BAB I konsep dasar matematika

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: g_dra33 on Jan 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2013

pdf

text

original

BAB I KONSEP DASAR MATEMATIKA

1

1. Model Ekonomi

Model ekonomi merupakan penyederhanaan hubungan antara variabel-variabel ekonomi, dan hanya berupa kerangka kasar dari dunia nyata yang sesungguhnya. Model Ekonomi :  Model Matematika  Model Non-matematika Model-model matematika sering dinyatakan dengan sekelompok tanda atau simbol, masing-masing terdiri atas beberapa kombinasi variabel, konstanta, koefisien dan/atau parameter. Simbol-simbol ini mewakili satu bilangan nyata atau sekelompok bilangan nyata
2

2. Variabel, Konstanta, Koefisien & Parameter
A. Variabel Yaitu sesuatu yang nilainya dapat berubah-ubah dalam suatu masalah tertentu. Varibael terdiri dari variabel endogen dan variabel eksogen.  Variabel Endogen suatu variabel yang nilai penyelesaiannya diperoleh dari dalam model.  Variabel Eksogen suatu variabel yang nilai penyelesaiannya diperoleh dari luar model, atau sudah ditentukan berdasarkan data yang ada. B. Konstanta Yaitu suatu bilangan nyata tunggal yang nilainya tidak berubah-ubah dalam suatu masalah tertentu. C. Koefisien Yaitu angka pengali konstan terhadap variabelnya. D. Parameter Yaitu suatu nilai tertentu dalam suatu masalah tertentu dan mungkin akan menjadi nilai lain pada suatu masalah yang lainnya.
3

3. Sistem Bilangan
3.1. Pembagian Jenis Bilangan 3.2. Hubungan Perbandingan Antar Bilangan 3.3. Operasi Bilangan

4

3.1. Pembagian Jenis Bilangan
BILANGAN

Nyata

Khayal

Irrasional

Rasional

Bulat

Pecahan
5

3.2. Hubungan Perbandingan Antar Bilangan
Bilangan-bilangan nyata mempunyai sifat-sifat hubungan perbandingan sbb:  Jika a ≤ b maka –a ≥ -b, jika a ≥ b maka -a ≤ -b  Jika a ≤ b dan x ≥ 0 maka x.a ≤ x.b, jika a ≥ b dan x ≥ 0 maka x.a ≥ x.b  Jika a ≤ b dan x ≤ 0 maka x.a ≥ x.b, jika a ≥ b dan x ≤ 0 maka x.a ≤ x.b  Jika a ≤ b dan c ≤ d maka a + c ≤ b + d,  sedangkan jika a ≥ b dan c ≤ d maka a + c ≥ b + d

6

3.3. Operasi Bilangan
No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Kaidah Komutatif Asosiatif Pembatalan Identitas Invers Distributif Penjumlahan (+) a+b=b+a (a + b) + c = a + (b + c) Perkalian axb=bxa (a x b) x c = a x (b x c)

a + c = b + c, maka a = c ac = bc (c ≠ 0), maka a = b a±0=a a + (-a) = 0 a (b + c) = ab + ac a x 1 = a dan a : 1 = a a x 1/a = 1 -

7

4. Persamaan Dan Pertidaksamaan

Persamaan  suatu pernyataan bahwa dua lambang adalah sama, biasanya disimbolkan dg tanda =
Pertidaksamaan  suatu pernyataan yang menyatakan bahwa dua lambang adalah tidak sama, biasanya disimbolkan dengan tanda < atau >

8

Jenis-Jenis Persamaan
a. Persamaan Definisi (identity)  suatu bentuk kesamaan di antara dua pernyataan yg mempunyai arti yg sama. Contoh : GNP = C + I + G + (X – M) b. Persamaan Perilaku (behavior equation)  suatu persamaan yg menunjukkan bahwa perubahan perilaku suatu variabel sebagai akibat dari perubahan variabel lainnya yg ada hubungannya. Contoh : TC = 100 + 25Q TC = 150 + Q

9

c. Persamaan Kondisi Keseimbangan (equilibrium)  suatu persamaan yang menggambarkan prasyarat untuk pencapaian keseimbangan (equilibrium). Dua keseimbangan yg paling terkenal dalam ilmu ekonomi adalah : - Model kondisi keseimbangan pasar : Qd = Qs (jumlah yg diminta = jumlah yg ditawarkan) - Model kondisi keseimbangan pendapatan nasional : S = I (tabungan = investasi)

10

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->