•Faudzan Chairil •Muh.

Arya Nugraha
•Ita Adha Iriani •Andy Fazlur Rahman

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) adalah kajian mengenai

dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan
pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan di Indonesia. AMDAL ini dibuat saat perencanaan suatu proyek yang diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. Yang dimaksud lingkungan hidup di sini adalah aspek Abiotik, Biotik, dan Kultural. Dasar hukum AMDAL adalah Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 1999 tentang "Analisis Mengenai

Dampak Lingkungan Hidup". Berikut ini adalah beberapa contoh dampak
pembangunan proyek terhadap lingkungan disekitarnya.

 Pembangunan Pasar  Penimbunan Laut  Pembangunan Pabrik  Jalan Raya  Tempat Parawisata .

hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang. jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. bungkus makanan. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. . Dampak pembangunan pasar terhadap lingkungan sebagai berikut . institusi. Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian. seperti sisa sisa makanan.  limbah dari sisa sisa barang atau makanan jadi maupun yang tidak jadi.  Sampah sampah yang tercecer diselokan sekitar pasar dapat menyebabkan saluran air tersumbat sehingga air dapat meluap dan itu bisa menjadi sumber penyakit seperti DBD maupun penyakit lainnya. sayur jadi yang membusuk yang jika dibiarkan dapat menyebabkan bau yang tidak sedap. Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem.  Kendaraan yang diparkir sembarangan disekitar kawasan pasar dapat menyebabkan macetnya proses lalu lintas yang dapat mengakibatkan terhambatnya transportasi dan yang terburuk ialah kecelakaan lalu lintas. prosedur.

Penimbunan laut  Penimbunan laut yang bertujuan untuk memperluas suatu daerah yang biasanya digunakan untuk pembangunan proyek menyebabkan ekosistem bawah laut yang ditimbuni menjadi hilang. sehingga dapat mempengaruhi kehidupan mahkluk hidup dilaut seperti ikan dan terumbu karang yang seharusnya masih bisa dirasakan oleh anak cucu kita nanti. .

air. kebisingan ataupun tanah.Pabrik adalah suatu bangunan industri besar di mana para pekerja mengolah benda atau mengawasi pemrosesan mesin dari satu produk menjadi produk lain. yang umumnya yang terkena dampak negatif dari polusi ini adalah warga yang tinggal dikawasan industri maupun disekitar kawasan industri. dan mesin industri. modal. Polusi dari pabrik pabrik dikawasan industri dapat berupa polusi udara. terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan akibat polusi dan limbah limbah yang dihasilkan oleh pabrik pabrik. sehingga mendapatkan nilai tambah. Kebanyakan pabrik modern memiliki gudang atau fasilitas serupa yang besar yang berisi peralatan berat yang digunakan untuk lini perakitan. Pabrik mengumpulkan dan mengkonsentrasikan sumber daya: pekerja. . Beberapa dampak pembangunan pabrik terhadap lingkungan seperti.

. pembangunan jembatan dan terowong.  Proses pembangunannya membutuhkan area yang luas.  Pembabatan hutan yang diperuntukkan untuk pembangunan jalan. Pada dasarnya pembangunan jalan raya adalah proses pembukaan ruangan lalu lintas yang mengatasi pelbagai rintangan geografi. Hal ini dapat menyebabkan area hutan menjadi gundul dan mengakibatkan habitat hewan hewan menjadi hilang serta dapat menyebabkan banjir dikarenakan kurangnya penyerapan air oleh tanah yang disebabkan oleh gundulnya hutan. Proses ini melibatkan pengalihan muka bumi. Beberapa dampak pembangunan jalan raya terhadap lingkungan sekitarnya. Pelbagai jenis mesin pembangun jalan akan digunakan untuk proses ini. terkadang harus menyebabkan penimbunan terhadap sawah maupun lahan lahan pertanian masyarakat disekitarnya. Hal ini menyebabkan kurangnya sumber penghasilan terhadap pemilik sawah dan lahan lahan pertanian yang ditimbun akibat proses pembangunan jalan tersebut.

mulai dari gunung. Biasanya masayarakat mengunjungi tempat-tempat pariwisata yang menarik.  Proses pembangunan tempat parawisata khususnya kebun binatang. Apalagi didukung oleh semakin banyaknya armada transportasi yang menawarkan tarif serta harga yang menarik dengan destinasi tertentu membuat masyarakat menjadi lebih bersemangat dalam berekreasi. dll. perkotaan. . Pariwisata merupakan kegiatan perjalanan untuk rekreasi. dan hal itu dapat menyebabkan terganggunya ekosistem hutan itu. pastinya mempunyai dampak terhadap lingkungan ditempat wisata itu maupun disekitar tempat wisata itu seperti. Tempat wisata yang pastinya banyak didatangi oleh para pengunjung. pantai. Manusia modern sekarang ini menjadikan pariwisata sebagai kebutuhan pokok setelah disibukkan oleh urusan pekerjaan.  Limbah sampah para pengunjung yang jika tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan disekitarnya dan itu bisa menjadi sumber penyakit seperti Diare. yang bisanya dibangun ditengah hutan pastinya melibatkan penebangan sebagian pohon untuk penataan kebun binatang itu. DBD dan sebagainya.

 Bendung  Drainase  Jalan beton  Perumahan  Pertambangan Pasir .

Dan pastinya itu akan menyebabkan kerugian yang begitu besar terhadap lingkungan sekitarnya dan yang terburuk dapat merenggut korban jiwa.  Dapat menampung air untuk persediaan dimusim kemarau sehingga lingkungan sekitarnya tidak kering atau kekurangan air  Jika bendungan tidak dibuat atau dikelola dengan semestinya dapat menyebabkan bendungan rusak (jebol). danau. . Seringkali bendungan juga digunakan untuk mengalirkan air ke sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Air. atau tempat rekreasi. Bendungan atau dam adalah konstruksi yang dibangun untuk menahan laju air menjadi waduk. Dampaknya terhadap lingkungan diantaranya sebagai berikut:  Bendungan bisa menjadi tempat atau ekosistem untuk ikan berkembang biak. Kebanyakan dam juga memiliki bagian yang disebut pintu air untuk membuang air yang tidak diinginkan secara bertahap atau berkelanjutan.

Drainase dibuat untuk mengurangi resiko terjadinya banjir dimasa mendatang.Drainase  Drainase adalah lengkungan atau saluran air di permukaan atau di bawah tanah. baik yang terbentuk secara alami maupun dibuat oleh manusia. .

 Jalan beton hampir sama kegunaannya dengan jalan aspal yang biasa hanya saja jalan beton strukturnya lebih kompleks dan lebih tahan dibandingkan dengan jalan aspal biasa. dimisalkan lebar dari jalan tersebut 10 meter. . Proses pembangunan jalan beton yang memakan waktu lama karena pembuatannya dilakukan secara bertahap. hal itulah yang mengundang kemacetan lalu lintas. maka pembuatan dilakukan secara setengah setengah.

hal sebagai berikut :  Limbah – limbah dari sampah pembuangan rumah tangga yang jika pembuangannya tidak sebagaimana semestinya dapat menyebabkan sampah itu menumpuk sehingga menjadi pencemaran lingkungan.Perumahan  Perumahan adalah kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian yang dilengkapi dengan prasarana lingkungan yaitu kelengkapan dasar fisik lingkungan. misalnya penyediaan air minum. jalan. Yang jika pengelolaan perumahan tidak di lakukan sebagaimana mestinya akan menyebabkan hal . telepon. . yang memungkinkan lingkungan pemukiman berfungsi sebagaimana mestinya. tersedianya listrik. pembuangan sampah.  Septiteng yang kurang besar dapat mengakibatkan menumpuknya kotoran yang dapat menyebabkan pencemaran udara lewat retakan pada penutup septiteng yang penuh.

panas bumi. Penambangan pasir yang biasa dilakukan untuk kegiatan industri maupun pembangunan jika dilakukan secara terus menerus akan mengakibatkan mengecilnya sungai sehingga ekosistem yang hidup di sungai itu menjadi terganggu. sehingga penyaring alami air tidak bekerja dengan baik dan menyebabkan air menjadi keruh. batubara. Adapula dampak dari mesin berat yang melakukan penambangan yaitu :  Sisa oli dari mesin yang mengenai Air mengakibatkan tercemarnya air di sungai itu  Dasar sungai yang terus di keruk mengakibatkan lapisan pasir di dasar sungai berkurang. migas). penambangan (penggalian). .Pertambangan Pasir  Pertambangan adalah rangkaian kegiatan dalam rangka upaya pencarian. pengolahan. pemanfaatan dan penjualan bahan galian (mineral.

 Pembangunan Perumahan  Pembangunan Sekolah  Pembangunan Jembatan  Pembangunan Pasar  pembangunan jalan lingkar .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful