P. 1
Pokok Pikiran DPRD

Pokok Pikiran DPRD

|Views: 393|Likes:
Published by andiharun
Pembangunan untuk rakyat
Pembangunan untuk rakyat

More info:

Published by: andiharun on Jan 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $9.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

03/06/2015

$9.99

USD

pdf

text

original

Sections

  • 1) Bidang Pendidikan
  • 2) Bidang Kesehatan
  • 3) Bidang Pekerjaan Umum dan Infrastruktur
  • 4) Bidang Lingkungan Hidup
  • 5) Bidang Sosial
  • 7) Bidang Perencanaan Pembangunan
  • 8) Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
  • 9) Bidang Perhubungan
  • 10) Bidang Koperasi dan UKM
  • 11) Bidang Ketenagakerjaan
  • 12) Bidang Penanaman Modal
  • 13) Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral
  • 14) Bidang Ketahanan Pangan
  • 15) Bidang Kependudukan dan Catatan Sipil
  • 16) Bidang Pertanahan
  • 17) Perbatasan
  • 18) Bidang Pertanian
  • 19) Bidang Kehutanan
  • 20) Bidang Kelautan dan Perikanan
  • 21) Bidang Pariwisata
  • 22) Bidang Penataan Ruang (RTRWP)
  • 23) Bidang Perumahan
  • 24) Bidang Kepariwisataan dan Kebudayaan
  • 25) Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri
  • 26) Bidang Penelitian dan Pengembangan
  • 27) Bidang Perpustakaan
  • 28) Bidang Komunikasi dan Informatika
  • 29) Bidang Industri dan Perdagangan
  • 30) Bidang Hukum

POKOK- POKOK PIKIRAN DPRD PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2012 MASUKAN UNTUK MUSRENBANG PROVINSI TAHUN 2012

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Berbagai paket kebijakan pembangunan telah lahir dalam rentang 11 (sebelas tahun) terakhir dalam penyelenggaraan otonomi daerah. Berbagai kebijakan tersebut diarahkan bagi percepatan kesejahteraan sebagai bagian fundamental bagi tujuan penyelenggaraan pemerintah daerah. Kerangka fundamental ini merupakan arah dalam mendesain pembangunan daerah dalam skala pembangunan jangka panjang, menengah, dan program tahunan. Provinsi Kalimantan Timur dalam kedudukannya sebagai salah satu daerah penghasil sumber daya alam telah memberikan andil dalam performa struktur APBN dalam beberapa dasawarsa terakhir. Pendapatan yang mengandalkan sumber daya alam memang demikian besar bagi keberlangsungan anggaran nasional dan daerah, tetapi jika dilihat dari aspek keberlanjutan ekonomi masih memerlukan penajaman berbagai program pembangunan terutama kebijakan dalam menyiapkan pengganti SDA tidak terbarukan.

Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim, Tahun 2012

Page 1

Kebijakan menyiapkan pengganti SDA tidak terbarukan adalah hal yang sangat strategis dalam menyiapkan kegiatan ekonomi berkelanjutan. Dalam perspektif pengelolaan keuangan daerah, ekonomi berkelanjutan dengan SDA atau tanpa SDA seharusnya memiliki kepastian dalam penyiapan sumber pemasukan dalam struktur APBD jangka panjang. Sumber-sumber penerimaan dalam struktur APBD saat ini ditopang oleh ekonomi SDA yang tidak dapat diperbaharui. Komposisi anggaran yang demikian akan memunculkan kerentanan dalam struktur APBD pada masa mendatang. Komposisi penerimaan Provinsi, atau Kabupaten/Kota di wilayah Kalimantan Timur, juga dipengaruhi oleh penerimaan dari aktivitas SDA, di antaranya pajak kendaraan dari subyek pajak yang berasal dari perusahaan-perusahaan pengelolaan SDA, pajak hotel, restoran, hiburan (pekerja dan aktivitas bisnis SDA), PBB (area-area perkantoran dan tempat-tempat tertentu), BPHTB (banyaknya pembeli rumah/kantor/property lainnya), reklame, termasuk multyplayer effect yang dimunculkan dari ekonomi SDA. Pendapatan yang tidak berhubungan dengan penggunaan SDA inipun akan hilang bersamaan dengan hilangnya atau berkurangnya SDA yang tidak diperharui seperti minyak, gas, dan batubara. Penggunaan SDA dengan pendekatan tidak berkelanjutan akan menjadi beban bagi generasi yang akan datang. Dalam jangka pendek, pengelolaan SDA yang tidak memperhatikan kaidahkaidah pengelolaan lingkungan hidup akan melahirkan beban keuangan daerah untuk membiayai bencana alam seperti banjir. Di samping itu, munculnya kelangkaan sumber SDA yang dapat diakses rakyat, keadilan dalam pemanfaatan SDA termasuk

Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim, Tahun 2012

Page 2

pontensi konflik pemanfaatan SDA. Dalam pengelolaan mendatang SDA berupa dengan tidak

jangka panjang, kaedah seperti

memperhitungkan bencana ekologis

lingkungan yang baik akan mendatangkan beban bagi generasi munculnya kelangkaan air, kelangkaan energi, ketidakadilan antar generasi terhadap pemanfaatan SDA, dan penggunaan anggaran daerah dengan jumlah yang tidak terbatas untuk recovery lingkungan rusak dan tercemar. Di lain pihak, pendapatan daerah yang diperoleh dari nilai ekonomi SDA Kalimantan Timur belum sepenuhnya dirancang untuk menutupi potensi bahaya ekologis ke depan seperti keterbatasan kayu, ketercukupan air, bahaya banjir, perbaikan kondisi ekonomi-sosial, kerusakan ekosistem laut, dan bahaya-bahaya lain yang muncul pada fase pasca tambang. Regulasi pada tingkat Pemerintah dan Pemerintah daerah saat ini belum SDA Keterlambatan realisasi pembangunan infrastruktur baru dan peningkatan infrastruktur yang telah ada ikut memperlambat akselerasi kegiatan ekonomi yang menghubungkan kepentingan para pelaku ekonomi. Kelambatan infrastruktur ini telah membatasi rencana-rencana kegiatan bisnis untuk menjangkau wilayah-wilayah persebaran penduduk di Kaltim. Peningkatan dari sisi jumlah dan kualitas infrastruktur di Kaltim diharapkan menjadi pemicu munculnya alternatif kegiatan ekonomi pasca ekonomi SDA. mengatur belum menentukan dengan tepat dan bahkan mengenai biaya eksternalitas yang dapat

memperhitungkan pembiayaan atas dampak negatif pemanfaan

Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim, Tahun 2012

Page 3

47% dan menyisahkan masyarakat miskin 243. Kalimantan Timur sebagai salah satu daerah yang memiliki pertambahan sepantasnya jumlah memiliki APBD dari tahun besar ke bagi tahun sudah rancangan kesejahteraan. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.6%) pada tahun 2010. Peningkatan dari sisi jumlah otonomi harus memiliki korelasi positif dengan terus peningkatan tujuan mengalami kesejahteraan masyarakat sebagai APBD bagian yang essensial daerah. akses masyarakat dalam bidang pendidikan dan kesehatan.550. Lebih arif dan bijak dengan memunculkan kebijakan-kebijakan kesejahteraan pembangunan pekerjaan yang dan memiliki pendapatan) basis bagi (akses masyarakat luas Kalimantan Timur.81% diatas laju pertumbuhan nasional 1. Tahun 2012 Page 4 .586 jiwa dengan laju pertumbuhan 3. Pertumbuhan penduduk berdasarkan sensus 2010 jumlah penduduk Kaltim 3.000 (7. pemanfaatan sumber daya perairan merupakan pilihan realistis perlu perhatian lebih dan tindak lanjut nyata. Ketimpangan pendapatan. keadilan dalam pemanfaatan SDA.Peningkatan APBD Provinsi Kalimantan Timur pada Tahun 2013 dengan berjumlah Rp. pembangunan bagian wilayah dari pedalaman dan perbatasan.2 Triliun merupakan rekor baru dalam performa anggaran pembangunan saat ini. Peningkatan infrastruktur dari arah selatan ke utara. 10. Peningkatan peningkatan tetapi tidak dapat memberikan perubahan dari sisi capaian kesejahteraan masyarakat merupakan bagian yang harus dikoreksi bersama. daya saing sumber daya manusia lokal terhadap pendatang merupakan masalah. pembukaan kawasan pertanian dalam skala luas.

yaitu menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera. Dibutuhkan sinergisme dan konsistensi perencanaan pembangunan antar daerah di Kalimantan Timur dalam rangka mencapai tujuan bersama. terukur dan dapat direalisasikan. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Rencana Investasi dalam dokumen MP3EI yang terdiri atas beberapa fase tersebut harus diterjemahkan dalam bingkai keterpaduan antar penyelenggara pembangunan.Master Percepatan dan Perluasan Pengembangan Ekonomi Industri (MP3EI) melalui PP Nomor 32 Tahun 2011 menetapkan bahwa Provinsi Kalimantan Timur sebagai Koridor pengembangan ekonomi dalam perspektif nasional. dibutuhkan segera Dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Kaltim (RTRWP) terkini yang sudah ditetapkan dengan Peratura Daerah. Persoalan yang muncul di Kabupaten/Kota akan menjadi persoalan Provinsi Kaltim. Dan persoalan sinergisme Provinsi Rencana dengan Pembangunan Jangka dalam Panjang rangka antara meraih Kabupaten/Kota keunggulan dan penguatan menuju keadilan dan kesejahteraan mayarakat Kaltim. dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang. Tahun 2012 Page 5 . Konsep ini tidak boleh lagi hanya sebagai bagian skenario pendekatan yang digulirkan pemerintah pusat. Gagasan besar pemenuhan pangan skala besar(food estate) yang telah digulirkan harus ditindak lanjuti lebih serius dan komprehensive. tetapi daerah harus lebih menterjemahkannya pada kebutuhankebutuhan yang lebih spesifik. khususnya penyediaan lahan perlu dukungan payung hukum tata ruang dan tata guna lahan. Hingga saat ini masih muncul persoalan mengenai konsistensi Rencana Pembangunan Tahunan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah. Dan Rakyat kabupaten/kota adalah juga rakyat provinsi Kaltim.

) 2. Tahun 2012 Page 6 . tapi mengeksplor keunggulan kompetitif masing-masing provinsi dan mensinergikan rencana pembangunan jangka panjang antar provinsi yang selanjutnya akan menjadi rencana pembangunan jangka panjang nasional. Pertanyaan berikut harus dijawab untuk mengetahui sinergisme dan konsistensi rencana pembangunan jangka panjang : 1. Apakah ada sinergitas Rencana Pembangunan Jangka Panjang yang jangka antar Provinsi menjadi di Indonesia?. hingga saat ini sinergisme dan konsistensi rencana pembangunan masih perlu diverifikasi. maka melengkapi dibutuhkan sinergitas dan menyusun rencana saling dalam pembangunan jangka panjang daerah Provinsi dengan Kabupaten/Kota dan antara Kabupaten/Kota di Kaltim. (Adakah agenda yang bersifat sama dan agenda yang bersifat spesifik di masing-masing daerah yang akan diraih bersama. rencana Tidak (Selanjutnya pembangunan hanya sekedar rencana pembangunan jangka panjang antar provinsi sinergis basis panjang pemerintah.) Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Apakah ada sinergitas Rencana Pembangunan Jangka Panjang Provinsi dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur?. menyelaraskan rencana pembangunan jangka panjang provinsi dengan rencana pembangunan jangka panjang pemerintah pusat. Dalam rangka meraih keunggulan dan peluang bersama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kaltim.Namun.

Apakah ada konsistensi isi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah?. pada jalur sesuai garis RPJPD. Tahun 2012 Page 7 . dalam rangka mewujudkan masyarakat Kaltim yang adil. Apakah Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahunan Kalimantan Timur sudah konsisten dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Pemerintah Provinsi Kaltim? 5. Daerah yang di rancang Gubernur dan Bupati/Walikota terpilih dengan Rencana Jangka Panjang (Perlu ada komitmen dan kekuatan parapihak di Kaltim secara bersama menjaga dan mendorong konsistensi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kepala Daerah terpilih agar dalam menetapkan visi. Posisi pokok-pokok Pikiran DPRD menurut kerangka alur pikir dalam berikut: perencanaan pembangunan dapat dilihat ragaan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Apakah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahunan konsisten dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah tahun yang bersangkutan?. misi.) 4.3. dan kebijakan terhadap Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). makmur dan sejahtera.

Sumber Masukan Proses Musrenbang POKOK-POKOK PIKIRAN DPRD Normatifikasi (RKPD) Sumber masukan berasal sinergi kepentingan kolektif melalui Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional. Visi-Misi Pembangunan Kalimantan Timur. hasil aspirasi. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah. Proses normatifikasi adalah hasil akhir dari disain perencanaan pembangunan yang menghasilkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan sebagai basis pertimbangan penganggaran tahunan di pemerinhan daerah. dan proses politik di DPR. Tahun 2012 Page 8 . Musrenbang merupakan proses perencanaan yang berbasiskan multipihak dalam upaya menetapkan perencanaan pembangunan tahunan. Dalam perspektif itulah dokumen ini disampaikan sebagai bahan pokok-pokok Timur pikiran dalam Dewan forum Perwakilan Rakyat Rencana Kalimantan Musyawarah Pembangunan daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 104. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Undang (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125. TLN RI Nomor: 4438) 5. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota 6. TLN RI Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan atas Nomor: 4437) sebagaimana telah dirobah dengan UndangUndang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 108. Dewan Perwakilan Daerah. Undang-Undang nomor 27 Tahun 2007 tentang Kedudukan Majelis Permusyawaratan Rakyat. TLN RI Nomor: 4421) 3.B. Tahun 2012 Page 9 . Dewan Perwakilan Rakyat. Dasar Hukum Beberapa rujukan hukum dalam penyusunan yang menghasilkan dokumen pokok-pokok pikiran untuk kegiatan Musrembang tersebut adalah sebagai berikut: 1. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. TLN RI Nomor: 4548) 4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara 2. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Tentang Perimbangan Keungan Pemerintah dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 126.

Pemerintahan Kabupaten/Kota 11. Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Pemerintahan Daerah 12. Tata Cara Penyusunan. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan. Tahun 2006 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang tentang Protokeler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD. 9. Peraturan Protokeler Pemerintah dan Nomor 24 Tahun dan 2004 Anggota tentang DPRD Keuangan diubah Pimpinan dengan sebagaimana telah Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2005 tentang Perubahan atas Peraturan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang tentang Protokeler Peraturan dan Keuangan Pimpinan Pemerintah Nomor 37 dan Anggota DPRD. Tahun 2012 Page 10 .7. dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang tentang Protokeler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD. Peraturan Penyusunan Pemerintah Nomor 21 Kerja Tahun dan 2004 tentang Anggaran Rencana Kementerian/Lembaga (RKA-KL) 8. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah 10. Peraturan Pembagian Pemerintah Pemerintah Urusan Daerah Nomor 38 dan Tahun antara 2007 tentang Daerah Pemerintahan Provinsi Pemerintah.

Tata Cara Penyusunan.13. Tahun 2012 Page 11 . Peraturan Daerah Kalimantan Timur Nomor 4 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kalimantan Timur 2009-2013 Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Peraturan Meneteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Istruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan yang Berkeadilan 15. Peraturan Daerah Kalimantan Timur Nomor 04 Tahun 2004 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah 19. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010-2014. jo. 17. jo. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan. Peraturan Meneteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006. Peraturan Daerah Kalimantan Timur Nomor 04 Tahun 2003 tentang Organisasi Perangkat Daerah 18. 14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2006 tentang Perubahan Pertama atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006. Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan 16.

Pemerintah Pusat mempunyai kewenangan yang berskala nasional atau lintas Provinsi.BAB II POKOK-POKOK PIKIRAN A. Pemerintah berharap dengan memberi urusan pilihan kepada daerah mereka dapat mengembangkan kegiatan yang dapat menjadi keunggulan daerah dan berdasarkan struktur ekonomi dan sumberdaya yang tersedia di daerah. Tahun 2012 Page 12 . Dalam UU 32/2004 mengatur pembagian urusan pemerintahan mempergunakan prinsip ”concurrence function” artinya apa yang dikerjakan di Pusat. sedangkan Kabupaten/Kota mempunyai kewenangan skala Kabupaten/Kota atas 31 urusan pemerintahan yang di desentralisasikan. sebagaimana telah diubah dengan Perpu Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. hanya skalanya yang berbeda. Provinsi mempunyai kewenangan dengan skala Provinsi atau lintas Kabupaten/Kota. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Dasar Pertimbangan Dalam UU 32/2004. Urusan pemerintahan diklasifikasikan kedalam dua kategori yaitu ”urusan wajib” yang terkait dengan pelayanan dasar dan urusan pilihan yang terkait dengan pengembangan sektor unggulan yang potensial tumbuh dan berkembang di daerah tersebut. menjadi juga kewenangan Provinsi dan kewenangan Kabupaten/Kota.

Standard. Kemunculan PP 38/2007 masih menyisakan persoalan terkait dengan ketidakjelasan konsep skala provinsi dan skala kabupaten/ kota yang dipergunakan untuk mendefinisikan urusan provinsi dan kabupaten/ kota.Pembagian urusan pemerintahan antara Pusat. pelaksanaan pembagian urusan pemerintahan daerah juga sering berbenturan dengan UU sektoral yang sering tidak Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Pembagian urusan pemerintahan menjadi isu yang strategis karena implikasi dari ketidakjelasan dalam pembagian urusan sangat luas. Tahun 2012 Page 13 . Ketidakjelasan pembagian urusan sering memicu konflik antar susunan pemerintahan karena menimbulkan perebutan kewenangan diantara mereka. UU 32/2004 masih mengandung beberapa kelemahan dan proses revisi terhadap isi dari undang-undang tersebut masih berlangsung hingga saat ini. tidak hanya menyangkut hubungan antar susunan pemerintahan tetapi juga antara kementrian/ lembaga dengan pemerintah daerah. juga mendorong pemerintahan Lebih dari itu. Provinsi dan Kabupaten/Kota dituangkan dalam matriks pembagian urusan yang dipayungi dalam PP 38/2007. Selain itu. Pemerintah menetapkan Norma. Prosedur dan Kriteria (NSPK) yang dijadikan pedoman atau acuan bagi Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangannya. ketidakjelasan pembagian urusan terjadi tumpang tindih dan duplikasi urusan dan menimbulkan masalah efisiensi sehingga efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Pendidikan. Kesehatan. hal yang sama terjadi dalam hubungan antara peraturan perundangan sektoral lainnya dengan UU 32/2004. Koperasi dan usaha kecil dan menengah.6/2007 dan PP3/2008 yang mengatur tentang Tata Hutan dan Pengelolaan Hutan tidak konsisten dengan PP 38/2007 dan UU 32/2004 yang telah mendesentralisasikan urusan kehutanan kepada daerah. g. Perencanaan pembangunan. f. Kependudukan dan catatan sipil. Page 14 Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Tahun 2012 . Misalnya dalam pengelolaan hutan. h. Lingkungan hidup. di tetapkan Peraturan Daerah Nomor 05 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Kepemudaan dan olahraga. e. Penanaman modal. j. k.harmonis dengan UU pemerintahan daerah. Tindak lanjut dari kemunculan peraturan perundangan tersebut. Perumahan. d. b. Penataan ruang. disebutkan bahwa Urusan wajib Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terdiri dari 26 (dua puluh enam) bidang urusan pemerintahan yang meliputi: a. Demikian juga. UU 32/2004 dan PP 38/2007 yang belum sempurna tidak boleh menghambat proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. PP N0. Pekerjaan umum. Dalam Peraturan Daerah Nomor 05 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan Daerah Provinsi Kalimantan Timur. c. pemerintah (Departemen Akibatnya sering muncul konflik antara Kehutanan) dengan daerah dalam pengelolaan hutan. i.

Kebudayaan. b. Otonomi daerah. Pariwisata. Keluarga berencana dan keluarga sejahtera. p. Urusan pilihan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terdiri dari 8 (delapan) bidang urusan pemerintahan meliputi: a.l. Kehutanan. y. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. v. o. Pemberdayaan masyarakat dan desa. s. Ketenagakerjaan. perangkat daerah. w.2013 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah telah menetapkan tiga agenda pembangunan daerah. Komunikasi dan informatika. Ketahanan pangan. Kesatuan bangsa dan politik dalam negeri. yaitu: Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Kearsipan dan Perpustakaan. Statistik. pemerintahan umum. Pertanian. administrasi keuangan daerah. Perdagangan dan Ketransmigrasian. t. f. c. Perhubungan. Kelautan dan Perikanan. d. g. Pertanahan. Energi dan Sumber Daya Mineral. r. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur periode 2009 . kepegawaian. h. q. e. m. u. dan persandian. n. Tahun 2012 Page 15 . z. Sosial. Industri. x.

Daya Infrastruktur. dan mobilisasi pembiayaan dan investasi di luar APBN 3. pedalaman dan daerah tertinggal 2. Listrik. Revitalisasi Pertanian Tahap/ Meningkatkan Produksi Ketahanan Kecukupan Rakyat/ pemanasan Peningkatan Pemberdayaan perbankan. Menciptakan Kalimantan Timur yang aman. pencegahan dan pemberantasan korupsi. Kewirausahaan/ global/perubahan Pengembangan Sektor Riil/UKM melalui Pengucuran kredit Mengantisipasi iklim. Agenda ini mencakup Reformasi birokrasi/tata kelola yang baik/peningkatan kapasitas aparatur dan pelayanan publik. Agenda ini mencakup Pembenahan Penggunaan Tanah dan Penyelesaian Pembangunan dan Rencana Tata Ruang Provinsi (RTRWP).1. dan Reformasi pelayanan kesehatan dalam rangka Kaltim sehat. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia. pelayanan gratis bagi masyarakat miskin dan revitalisasi Keluarga Berencana. dan pembangunan kawasan perbatasan. Peningkatan Program Kaltim Cemerlang/Peningkatan Kualitas Pendidikan. Mewujudkan ekonomi daerah yang berdaya saing pro rakyat. Tahun 2012 Page 16 . Agenda ini mencakup: Peningkatan Upaya Penanggulangan Kemiskinan. Pangan/ Ekonomi Revitalisasi/Peningkatan Pupuk. Peningkatan dan Perluasan Kesempatan Kerja. dan APBD. Demokratis dan Damai didukung Pemerintah yang Bersih dan Berwibawa. penegakan hukum. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.

Anggaran pendidikan 20% harus diwujudkan secara nyata sesuai formulasi yang dimaksud dalam Undangundang No. Tahun 2012 Page 17 . yang harus mendapatkan perhatian dan alokasi anggaran dari bidang pendidikan. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 55 ayat (4). Selain itu. jumlah pegawai yang meraih sertifikasi dan kualifikasi keahlian tertentu. bebas pungutan-pungutan dengan mengatasnamakan biaya pendidikan. Anggaran tersebut difokuskan pada program dan kegiatan di Dinas Pendidikan sebagai leading sector dan sebagai penanggung jawab utama pembangunan di bidang pendidikan. jumlah lulusan siswa yang mengikuti ujian nasional dan nilai rata-ratanya. ada beberapa kegiatan bidang pendidikan yang ditangani oleh badan/unit/dinas selain Dinas Pendidikan. Alokasi anggaran yang besar ini harus dibuktikan dengan bebas buku ajar. Namun luasnya cakupan bidang pendidikan. dan jumlah guru lulus mengikuti ujian sertifikasi kompetensi.B. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional. jumlah SDM guru/Dosen/Tenaga Pendukung yang Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. POKOK-POKOK PIKIRAN 1) Bidang Pendidikan Alokasi anggaran yang bersumber dari APBD Provinsi Kaltim untuk bidang pendidikan di Kalimantan Timur harus memenuhi amanah UUD 1945 yakni sebesar 20% dari total belanja APBD. sesuai amar putusan MK terhadap JR Undang-undang No. maka Pemprov wajib mengalokasikan anggaran pendidikan kepada sekolah swasta dalam APBD 2013. lolos ujian seleksi perguruan tinggi negeri ternama.

nasional dan internasional. dan kepala sekolah minimal Peningkatan kualitas ketrampilan tenaga pendukung pendidikan dalam bidang manajemen pendidikan dan sekolah. Program untuk perbaikan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. jumlah penemuan-penemuan hasil penelitian terapan tingkat lokal. Untuk perbaikan dan pembangunan ruang kelas Sekolah Dasar. sehingga wajib belajar 12 tahun yang telah dicanangkan Pemerintah Provinsi Kaltim dirasakan secara adil. peningkatkan jumlah tenaga pengajar. jumlah tenaga pendukung bidang pendidikan terutama di daerah terpencil dan pedalaman masih sangat kurang. merata dan proporsional diseluruh daerah di Kalimantan Timur. Peningkatan kualitas guru dengan menargetkan seluruh guru SD minimal berpendidikan berpendidikan S1 S2. Anggaran bidang pendidikan prioritas peruntukannya diarahkan kepada: (1) Pendidik dan Tenaga Kependidikan.berpendidikan sarjana. Pemerintah provinsi menjamin terselenggaranya penyelenggaraan koordinasi pendidikan. Tahun 2012 Page 18 . dan integrasi sistem pengembangan pendanaan pendidikan. pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat diseluruh kabupaten/kota yang belum memenuhi syarat standar pelayanan pendidikan minimal. (2) Prasarana dan sarana sekolah.

Fasilitas ini dipakai untuk kepentingan ditanda-tangani untuk Gubernur bersama Pemkab/Pemkot membangun sekolah-sekolah Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Pemerintah Provinsi Kaltim perlu membangun Science Center/Education Center sebagai pusat pengembangan pendidikan.ruang sekolah-sekolah yang rusak ini harus tetap mendapat prioritas pada APBD 2013. Pemerintah Provinsi Kaltim membantu penyediaan sarana dan prasarana pendidikan antar-kabupaten/kota di wilayahnya dalam pelaksanaan program wajib belajar pendidikan menengah. Perlu tindak lanjut MoU yang telah unggulan. Yang merupakan fasilitas penunjang bagi pendidikan supaya memenuhi syarat standarisasi internasional. Tahun 2012 Page 19 . Pemerintah Provinsi juga harus membantu pengembangan/ pembangunan sekolah non RSBI sekolah swasta untuk pemerataan kualitas pendidikan dan sarana pendidikan. termasuk untuk pendidikan Pemerintah provinsi harus mengalokasikan anggaran untuk membiayai program dan jenjang setiap menjadi bersama pemerintah satu pendidikan dasar pemerintah dalam satuan dan untuk bertaraf dan kabupaten/kota menyelenggarakan pendidikan menengah dikembangkan pada di sekurang-kurangnya kabupaten/kota satuan pendidikan internasional. dasar.

BPPNFI. Pemerintah Provinsi Kaltim bertanggung jawab dan harus mengalokasikan sarana dan dan anggaran demi terwujudnya penyediaan kualifikasi prasarana penyelenggaraan dan tenaga pendidikan untuk pelaksanaan program peningkatan kompetensi juga perlunya pendidik untuk kependidikan Timur. Pemerintah anggaran dengan Provinsi untuk Kaltim harus mengalokasikan kerja sama kantor wilayah menjalankan program pemerintah kabupaten/kota.bersama bagi semua sekolahan yang ada di Kalimantan Timur. Tahun 2012 Page 20 . LPMP. departemen agama provinsi. dan LPTK untuk membantu pendidik dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan kualifikasi dan kompetensinya. dimana pusat pendidikan tersebut menambah kompetensi guru dan murid. Pemerintah Provinsi Kaltim harus mengalokasikan anggaran untuk menyiapkan sistem tanggap darurat rawan bencana alam yang menimpa satuan pendidikan di kabupaten/kota di Kalimantan Timur. sesuai dengan SNP. Pemerintah anggaran Provinsi dan Kaltim harus pada mengalokasikan terhadap dan/atau memperluas perpustakaan daerah di wilayah provinsi Kalimantan bertanggung akreditasi jawab program terselenggaranya Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.

pendidilkan. baik jalur pendidikan formal pada jenjang pendidikan dasar dan menengah maupun satuan pendidikan nonformal. workshop (untuk pendidikan SMK sederajat) memenuhi Provinsi standar harus minimal. sehingga tidak ditemukan masyarakat/orang tua murid selalu dihadapkan pada kewajiban membeli buku pelajaran yang dilakukan di sekolah-sekolah khususnya pendidikan wajib 12 tahun. tanpa mengecualikan perhatian yang sama pada perguruan tinggi lainnya baik negeri maupun swasta.satuan pendidikan. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Dan masih ditemukan di beberapa daerah bahwa jumlah dan keragaman buku sangat kurang. Pemerintah Provinsi Kaltim juga mengarahkan anggaran bidang pendidikan untuk membantu pengembangan Universitas Mulawarman sebagai salah satu universitas besar sebagai pusat pengembangan dan peningkatan kualitas SDM di Kalimantan Timur. harus diberikan anggaran supaya memenuhi syarat standar minimal fasilitas penyelenggaraan di bidang pendidikan. Tahun 2012 Page 21 . Pemerintah mengalokasikan anggaran tiap tahun untuk pengadaan buku-buku paket/pelajaran. Pada beberapa sekolah khususnya daerah-daerah terpencil masih sangat minim sarana dan prasarananya. Anggaran pengadaan yang masih pendidikan juga harus diarahkan alat pada peraga kelayakan dan wajib buku-buku belum pelajaran.

(3) Pembiayaan. pengolahan. dan mutakhir. Tahun 2012 Page 22 . akurat. Pemerintah provinsi harus mengalokasikan anggaran untuk program kerja sama dengan dewan pendidikan provinsi. Pemerintah provinsi harus memutakhirkan data statistik pendidikan setiap tahun. Pemerintah provinsi harus mengalokasikan anggaran untuk memfasilitasi pengembangan kapasitas peningkatan mutu pelayanan pendidikan pemerintah kabupaten/kota sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Pengendalian Mutu Pendidikan dan Manajemen ditingkatkan manajemen pengelolaan Sekolah perlu akhir. Pendidikan. maka perlu anggaran Kualitas agar sudah untuk peningkatan dan diarahkan Kerjasama proses manajemen mulai berbasis teknologi informasi (IT) khususnya Rintisan Bertaraf ditingkatkan Internasional lagi. valid. Perlu (RSBI). sekolah dengan pihak ketiga khususnya dunia industri perbaikan pemberian beasiswa dan bantuan penyelesaian tugas Pemerintah provinsi harus mengalokasikan anggaran untuk memperkuat sistem informasi berbasis TIK yang meliputi pengumpulan. Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. alokasi sekolah. sekolah Kinerja sekolah dapat ditingkatakan melalui manajemen yang baik. dan penyajian data statistik pendidikan yang baku.

(BAP-S/M). Beasiswa dan subsidi pendidikan. Penjaminan (LPMP). Pemberantasan buta aksara masih perlu ditingkatkan status dengan tujuan harkat untuk dan meningkatkan ekonomi. yang Provinsi dalam bukan diharapakan pembangunan merupakan membantu sarana dan prasarana pendidikan dasar dan menengah sekolah non kewenangan Pemerintah Provinsi berdasarkan PP 38 Tahun 2007. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Lembaga Pendidikan kemasyarakatan bidang pendidikan lainnya. martabat masyarakat. social. Mengingat pendidikan dibutuhkan oleh semua orang dan merupakan kebutuhan dasar. Nonformal Pendidikan Tenaga Badan Akreditasi Lembaga Provinsi Pendidikan Mutu (BAP-PNF). Pemerintah Kabupaten/Kota unggulan. Balai Pengembangan Pendidikan Kependidikan (LPTK). dan organisasi Nonformal dan Informal (BPPNFI). sehingga mereka dapat merasakan pemerataan dan mengenyam pendidikan yang sama dengan anak-anak di kota. karena dari data yang ada menunjukkan bahwa penduduk tidak mampu berasal dari mereka yang tidak sekolah dan tidak tamat Sekolah Dasar. Penuntasan wajib belajar 12 tahun. Tahun 2012 Page 23 . Perlunya penambahan alokasi dana beasiswa dan subsidi untuk perlengkapan sekolah di tingkat Provinsi sehingga anak-anak tidak mampu/miskin di daerah pedalaman dan terpencil.

khususnya untuk jenjang Strata satu (S1). Pemerintah Provinsi Kaltim memberikan dukungan melalui keuangan kepada Kabupaten/Kota. Sebagaimana tertuang dalam KUA bahwa data penduduk sebesar 14 % maka puskesmas dari sebagi pintu pengguna rumah sakit pelayanan walaupun belanja kesehatan menjadi bantuan dan yang memanfaatkan puskesmas 76 %. Pemerintah pelayanan berkualitas bagi masyarakat umum khususnya masyarakat tidak mampu atau kurang mampu.Peningkatan kualitas tenaga pengajar : guru Pemerintah Provinsi menambah anggaran bantuan beasiswa pendidikan. Pembentukan lingkungan yang Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. karena masih banyak penduduk yang tidak mampu membiayai pendidikan S1. Permasalahan pada bidang kesehatan adalah pelayanan harus memberikan kesehatan yang subsidi menyentuh langsung kesehatan yang masyarakat bawah masih jauh dari harapan. kewenangan Kabupaten/Kota. Tahun 2012 Page 24 . masyarakat dipelosok harus mendapatkan perhatian alokasi anggaran wajib bidang kesehatan. 2) Bidang Kesehatan Anggaran kesehatan. Pemerintah Provinsi Kaltim harus dan wajib meningkatkan alokasi anggaran untuk program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan keluarga keluarga Masyarakat yang meliputi Peningkatan Pemberdayaan masyarakat melalui konseling individu dan penggerak masyarakat menuju desa siaga dan sadar gizi.

membangun jejaring kerja dan peningkatan surveilans faktor risiko lingkungan. massa.mendukung masyarakat. aturan. peningkatan kajian. Pengembangan kerangka kebijakan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah Provinsi Kaltim harus dan wajib meningkatkan alokasi anggaran untuk program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit yang meliputi Penyediaan aturan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. aturan. standar dan peningkatan fasilitasi program serta pengembangan metode/teknologi penyediaan air bersih dan sanitasi menuju desa siaga. standar. Tahun 2012 Page 25 . Penyediaan norma. melalui bina suasana kepada dan pemuka media kelompok-kelompok potensial Peningkatan advokasi kepada stakeholders untuk mengupayakan dukungan kebijakan dan dukungan dana. standar. Penyediaan norma. Penyediaan norma. Dukungan stimulan penyediaan air bersih dan sanitasi. Peningakatan dukungan operasional pelaksanaan program promosi kesehatan. Pemerintah Provinsi harus dan wajib meningkatkan alokasi anggaran untuk program Lingkungan Sehat sesuai kewenangannya yang terkait dengan Penyediaan norma. fasilitasi dan dukungan operasional wilayah sehat termasuk pengembangan pulaupulau kecil/terpencil & perbatasan. Peningkatan kapasitas tenaga. aturan dan standar. Review dan revitalisasi pengawasan lingkungan. dukungan laboratorium pengendalian dampak pencemaran lingkungan termasuk sanitasi makanan serta fasilitasi AMDAL yang memenuhi syarat kesehatan. aturan.

Penyediaan aturan dan standar dan peningkatan kajian. dan dan pelaporan tidak kejadian menular. fasilitasi dalam penemuan dan pelaporan kejadian penyakit di desa serta dukungan teknis tatalaksana penderita di Instansi kesehatan. Penyediaan pengelolaan Penguatan penyakit Kebijakan data. Penguatan dan pengembangan manajemen pengendalian penyakit menular dan tidak menular. penerapan kewaspadaan penyakit menular dan tidak menular. termasuk Early Warning of Recognition System (EWORS). utamanya untuk mendukung terbentuknya desa siaga. Tahun 2012 Page 26 . ibu hamil dan kelompok karantina masyarakat kesehatan. dan Penyediaan Standarisasi Diagnosis/Pengobatan peningkatan kajian.anak. ibu hamil dan kelompok masyarakat resiko tinggi serta peningkatan karantina kesehatan. peningkatan kajian. Dukungan operasional peningkatan akses & kualitas pencegahan dan penanggulangan faktor resiko penyakit menular dan tidak menular. anak.dan standar. pengembangan dan Standarisasi sistem manajemen pengendalian menular dan Epidemiologi & Penanggulangan KLB/wabah secara cepat. Dukungan operasional peningkatan akses & kualitas Surveilans Epidemiologi & Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. resiko Dukungan operasional peningkatan akses & kualitas pemberian kekebalan/imunisasi bagi setiap bayi. fasilitasi tinggi dalam serta pemberian peningkatan dalam kekebalan/imunisasi bagi setiap bayi. Dukungan operasional peningkatan akses & kualitas dalam penemuan. Surveilans dini penyakit. fasilitasi pencegahan dan penanggulangan faktor resiko penyakit menular dan tidak menular.

Pembinaan tenaga kesehatan termasuk pengembangan karir tenaga kesehatan. Pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.Penanggulangan KLB/Wabah penyakit menular dan penyakit tidak menular. Pemerintah Provinsi Kaltim harus dan wajib meningkatkan alokasi anggaran untuk program Sumber Daya Kesehatan yang meliputi Perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan pusat dan daerah. Pemerintah Provinsi Kaltim harus dan wajib meningkatkan alokasi anggaran untuk program Perbaikan Gizi Masyarakat yang meliputi Peningkatan kapasitas/ kemampuan Sumber Daya Manusia tenaga gizi dan masyarakat menuju Keluarga Sadar Gizi. sistem informasi. Peningkatan jumlah keluarga sadar gizi dalam Desa Siaga. Penyusunan standar kompetensi dan regulasi profesi kesehatan. anak dan kelompok masyarakat resiko tinggi dari penyakit. Pemerintah Pelayanan Provinsi dalam hal peningkatan miskin mutu dan Kesehatan terutama masyarakat pedalaman di Kabupaten/Kota diharapkan memperbanyak program puskesmas 24 jam dan bantuan keuangan. sakit kabupaten/kota terutama di daerah terpencil dan bencana termasuk desa siaga. Perlindungan Berfungsinya bayi. Peningkatan KIE Gizi Seimbang. Tahun 2012 Page 27 . puskesmas terutama dan untuk pelayanan serta kesehatan rumah di jaringannya. Peningkatan keterampilan dan profesionalisme tenaga kesehatan melalui pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan.

Peningkatan pemerataan obat dan perbekalan kesehatan. Oleh karena itu. masyarakat perbatasan tidak dan daerah untuk mampu peningkatan kualitas hidup. Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan. terutama bagi masyarakat terpencil di dan pedalaman. Tahun 2012 Page 28 . khususnya pada kelompok fasilitas Kelas III fasilitasnya dan manajemennya. Peningkatan ini perlu dan penting karena mayoritas masyarakat (74%) dari total penduduk menggunakan layanan puskesmas. Peningkatan kebijakan dan standarisasi harga obat dan perbekalan kesehatan terutama Peningkatan mutu pelayanan farmasi komunitas dan rumah sakit. Pemerintah Provinsi Kaltim harus dan wajib meningkatkan alokasi anggaran untuk program Obat dan Perbekalan Kesehatan yang meliputi Peningkatan ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan. pemerintah provinsi perlu menganggarkan program-program yang Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Peningkatan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Peningkatan mutu penggunaan obat dan untuk perbekalan penduduk kesehatan. miskin.Pemerintah provinsi membantu kabupaten/kota dalam hal peningkatan pelayanan kesehatan. diantaranya peningkatan fasilitas puskesmas 24 jam khususnya daerah yang jauh dari dari Pelayanan Rumah Sakit. Anggaran bidang kesehatan pada tahun 2013 agar dengan memperbaiki diprioritaskan kepada: 1.

serta disempurnakan manajemennya sampai optimal. 3. yang intinya Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Tahun 2012 Page 29 . sosialisasi dan penyuluhan mengenai tindakan kuratif. dengan memberikan bantuan hibah prasarana dan sarana kepada puskesmas yang ada dipelosok daerah juga pada RSUD khususnya Kelas III.menyangkut kesehatan. Bantuan pembinaan manajemen Kesehatan Masyarakat. Untuk melakukan distribusi tenaga agar seimbang antara kota dan daerah pedalaman maka perlu kebijakan Anggaran khusus bagi tenaga Medis dan Guru di daerah terpencil. harus ditingkatkan penganggarannya agar derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat. terisolir dan perbatasan dengan pemberian insentif. dan promotif dalam bidang melalui Bantuan keuangan Kabupaten/Kota bagi Program Puskesmas 24 jam agar benar-benar direalisasikan sesuai maksud dan tujuannya. obat-obatan dan juga penanganan penyakit menular berbahaya. 2. terpencil. 4. tunjangan kesulitan di lokasi. masayarakat. terisolir umumnya kekurangan tenaga kesehatan dan tenaga pendidik. Daerah pedalaman. SDM. seperti DBD. kesehatan rehabilitatif. pemberian tunjangan perumahan. preventif. tunjangan kemahalan. sementara di kota terjadi penumpukan tenaga tersebut. Demikian pula sarana dan prasarana kesehatan. Bantuan masalah peningkatan mutu pelayanan penyediaan Sarana dan Prasarana.

pembangunan dan pemeliharaan terminal kapal. kepada lalulintas. pembangunan dan pemeliharaan terminal angkutan umum bus antar kabupaten/kota. Prioritas kewajiban dasar dan anggaran harus pula ditujukan kepada: proyek-proyek Contract daerah oleh pembayaran penggugat melalui pemerintah yang atas reses keputusan pengadilan (pembayaran eskalasi). Tahun 2012 Page 30 . Juga sangat penting memberikan perhatian pada pelayanan kesehatan prima yang sudah harus terwujud pada tahun 2013 nanti dengan fokus tercapainya rasio kecukupan dokter dan paramedis di puskesmas dan RSUD. Multi Years lampu persimpangan (MYC). rambu lalu-lintas. 3) Bidang Pekerjaan Umum dan Infrastruktur 1. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. pembuatan marka jalan dan parit samping kiri dan kanan. terpadu itu. Program diusulkan Selain pusat masyarakat hearing. namun masih perlu penambahan anggaran untuk pemeliharaan jalan-jalan. harapannya adalah agar para tenaga medis dan guru yang menumpik di kota tertarik untuk mengabdi dan mancari nafkah di daerah terpencil. Alokasi anggaran untuk Bidang Pekerjaan Umum (PU) dan Bidang Perhubungan sudah memenuhi harapan. pembangunan desa infrastruktur (KTP2D) yang seharusnya diarahkan untuk pengembangan kawasan pengembangan sekaligus meminimalisir keberadaan desa-desa tertinggal.pemberian dana tunjangan yang jauh lebih besar dengan para tenaga yang ada di daerah perkotaan.

000 bawah nasional yaitu 115 km/1. Pembangunan infrastrutur sebaiknya fokus pada peningkatan jalan yang menghubungkan daerah – daerah yang selama ini terisolasi dari pembangunan (daerahdaerah perbatasan) dan program-program yang telah ada dan harus diselesaikan hingga batas akhir tahun 2013. Serta mengalokasikan keuangan kerusakan bentuk masih bantuan belum kabupaten/kota kabupaten/kota memperbaiki ditangani karena keterbatasan anggaran.2. Dan banyak jalan kabupaten/kota yang yang mengalami memperoleh kerusakan ringan/berat belum penanganan karena keterbatasan anggaran.53 jalan sangat rendah. Pembangunan dan pemeliharaan Infrastruktur jalan antar kabupaten/kota Data menunjukkan bahwa rasio panjang jalan terhadap luas wilayah masih 52. jembatan. serta infrastruktur penunjang lainnya. dan bandara. Tahun 2012 Page 31 . Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. km2 di Rasionya rasio menunjukkan provinsi dan km/1. Infrastruktur Jalan dan Jembatan.000 km2. Pemerintah provinsi harus mengalokasikan anggaran belanja khususnya pemeliharaan dan perbaikan jalan provinsi dan jembatan yang tersebar di 14 kabupaten dan kota di wilayah ke jalan Provinsi anggaran Kalimantan dalam untuk yang Timur. 3. Pembangunan infratruktur yang perlu ditingkatkan yaitu: pembangunan dan peningkatan jalan.

bandara terminal (termasuk dan penyelesaian dan BSB). Hampir seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur masih membutuhkan pembangunan. gedung pergudangan. pemerintahan. Tahun 2012 Page 32 . pedalaman. daerah pasar pemerintah provinsi dalam bentuk juga harus mengalokasikan anggaran pada bidang pertanian kepada kabupaten/kota bagi pembangunan Dengan jaringan jalan. Pembangunan Terminal dan Pasar didekat daerah-daerah sentra pertanian tersebut untuk mendukung kegiatan pengangkutan perdagangan produk produk pertanian serta dan kegiatan untuk pertanian tempat transaksi pupuk. menggunakan pola bantuan keuangan kabupaten/kota. terminal angkutan bagi produk pertanian. terminal dan pasar di daerah pertanian. Infrastruktur pelabuhan. pemeliharaan dan perbaikan bandara. Infrastruktur jaringan jalan. serta mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat di pedesaan. 5. alat pertanian. dan sebagainya dibidang pertanian.Pemerintah masyarakat infrastruktur harus untuk jalan mengalokasikan pembangunan di saluran bantuan dan kepada peningkatan pemukiman pematusan lingkungan drainase kabupaten/kota dan genangan air hujan. perdagangan produk pertanian. Sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi didaerah pelosok. 4. bibit. terminal angkutan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.

penataan kota yang lebih indah. Membuat kebijakan pro rakyat dengan membangun pengadaan perumahan rakyat bagi rakyat tidak mampu. dan sebagainya. karena sebuah rumah sehat dan layak harus memenuhi seluruh kriteria sosial ada dan kamar mandi/WC. 25 juta per unit. Pengembangan pengelolaan dan pengawasan pembangunan peningkatan masyarakat kurang mampu.darat. Tahun 2012 Page 33 . pergudangan. dapur walaupun bentuknya tetap perumahan untuk sederhana. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Penentuan KASIBA dan LISIBA agar segera dilakukan karena hal ini slum mampu area pada sebuah kawasan. 6. perluasan jalan-jalan poros. pelabuhan kapal dalam rangka meingkatkan dan memperlancar layanan angkutan barang dan penumpang. Perumahan rakyat. Berbagai masalah membutuhkan dalam alokasi anggaran pembangunan khususnya penanggulangan berbagai permasalahan diperkotaan atau pusat kabupaten seperti: banjir. kamar keluarga. kamar tidur. DPRD meminta Program Rumah Sehat dan Layak agar ditingkatkan paketnya menjadi Rp. / dan kesehatan seperti kamar tamu. yang bertujuan juga untuk memperoleh kepastian hukum dan menghindari Perlu tidak pembangunan perumahan murah untuk rakyat tidak dimana rakyat Kaltim mampu disediakan rumah murah dan layak huni.

Rencana Tata Ruang menjadi acuan utama. Sehingga persetujuan begitu juga dengan RTRW Provinsi (RTRWP) Kalimantan Timur dan Peraturan Zonasi belum Kabupaten/Kota. sungai-sungai Perencanaan. check-dam mengendalikan utama/induk. 8. Pengembangan pengelolaan ketersediaan Air-Baku untuk keperluan air bersih dan 9. jaringan pada mengatasi beberapa dan masalah seperti : Penanganan banjir dibeberapa titik cukup Optimalisasi irigasi yang guna pengelolaan telah pemeliharaan Pembangunan sedimentasi dibangun. pembangunan dan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan manajemen drainase perkotaan. Ketidak menyebabkan pemanfaatan beberapa lahan dan infrastruktur di Kaltim tertunda menunggu kepastian pastian RTRW mengakibatkan tidak ada perlindungan terhadap lahan pertanian yang produktif beralih fungsi menjadi pertambangan. pembangunan ruang. Infrastruktur dukungan yang irigasi dan pengendalian dalam banjir.7. air bersih. terjadi konflik tumpang tindih batas lahan. Penyelesaian lahan-lahan tambang batubara yang tumpang tindih dengan rencana jalur pembangunan jalan tol Samarinda – Balikpapan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Infrastruktur pertanian. perlu penganggaran vital. hingga saat ini Legalisasi Rencana Tata Ruang Wilayah selesai. Tahun 2012 Page 34 .

 Penyediaan air bersih yang mengambil air bawah tanah dengan cara membangun sumur bor untuk daerah yang jauh dari sumber mata air permukaan/sungai. 4) Bidang Lingkungan Hidup Kunci dari mitigasi pemanasan global adalah memperluas ruang terbuka hijau dengan melakukan penanaman sebanyak Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. diresmikan oleh Gubernur pada Tahun 2013.  Pembangunan Pasar Tradisional yang dibiayai pemerintah daerah  Pemerintah harus dan wajib segera menuntaskan dan melakukan Percepatan pembangunan Bandara Samarinda Baru baik sisi darat dan sisi udara. Dan segera dimanfaatkan dan dirasakan hasilnya oleh masyarakat atas pengeluaran belanja uang APBD dan APBN yang telah digelontorkan ke BSB.  Bantuan anggaran Rumah Murah dan Layak Huni untuk rakyat miskin Kalimantan Timur  Pembangunan infrastruktur yang menghubungkan daerah-daerah perbatasan.  Pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana yang mendukung pertanian  Pembangunan Pengaman Pantai untuk mencegah abrasi dari gelombang air laut. Tahun 2012 Page 35 .

seperti pengelolaan dan lain sampah. mengurangi penggunaan plastik. desain rumah hemat energi. Strategi mitigasi dan adaptasi dalam skala yang lebih luas bisa banyak sekali. teknologi dam untuk negara yang berpesisir atau kepulauan seperti maladewa yang cuma beberapa meter di atas permukaan laut. Adaptasi dalam pertanian– Para petani. kendaraan listrik bahkan penjelajahan kemungkinan planet2 yang bisa didiami manusia. menggunakan AC yang non hemat energi sebagainya. mitigasi bisa berupa gerakan cinta lingkungan CFC. Sedangkan beradaptasi dapat dilakukan dengan melakukan penataan lansekap lingkungan. Adaptasi pada dasarnya merupakan suatu upaya menyesuaikan berbagai kegiatan terhadap perubahan iklim. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.mungkin pohon dan perubahan perilaku masyarakat menjadi lebih green. re-use. mengantisipasi resiko. menjaga daerah resapan. sudah perlu mempertimbangkan berbagai varietas tanaman. antara lain. Langkah Adaptasi bertujuan untuk meminimalisasi dampak yang iklim. bike to work. sekaligus mengurangi biaya yang harus dikeluarkan akibat perubahan . Tahun 2012 Page 36 telah terjadi. 1. penghijauan. Diperlukan kampanye dan tindakan nyata yang membuat masyarakat menyadari kebiasaan dan perilaku green yang dilakukan akan membuat mitigasi pemanasan global bukan hanya jargon belaka Dalam skala kecil. recycling dan lain-lain. Misalnya pencarian energi alternatif.

yaitu dengan menanam tanaman penghadang seperti pohon mangrove.disertai dengan pengelolaan dan cara penyimpanan air yang lebih baik –ditunjang oleh perkiraan cuaca yang lebih akurat dan dan relevan yang dapat membantu mereka menentukan awal musim tanam dan panen. kita perlu memperkuat layanan dasar kesehatan masyarakat.Dan karena iklim yang lebih panas akan memungkinkan penyebaran nyamuk-nyamuk ke wilayah-wilayah baru. Adaptasi untuk bidang kesehatan–Dengan lingkungan hidup yang lebih sulit nanti. 2. a. dengan beralih ke sumber-sumber nafkah yang lain. Adaptasi untuk wilayah perkotaan–Di seluruh wilayah negeri ini. „mundur‟. Adaptasi di wilayah pesisir–Penduduk yang menghadapi masalah kenaikan muka air laut dapat melakukan tiga strategi umum: „membuat perlindungan‟. c. Adaptasi untuk penyediaan air–Kita air akan yang perlu lebih menerapkan pengelolaan sumber terpadu – dengan melestarikan ekosistem disertai perbaikan waduk-waduk dan infrastruktur lainnya. b. khususnya di wilayah pesisir dan kota yang Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. atau „melakukan penyesuaian‟ yaitu misalnya. dengan bermukim jauh dari pantai. maka diperlukan suatu sistem pengawasan kesehatan yang lebih handal untuk memonitor penyebaran penyakit seperti malaria dan deman berdarah dengue. Tahun 2012 Page 37 .

tetapi harus menjadi upaya nasional yang dan melibatkan Atas dasar pemerintah daerah. serta pihak swasta. Adaptasi dengan cakupan dan skala yang seluas ini sudah jelas di luar jangkauan apa yang selama ini kita anggap sebagai „masalah-masalah dalam lingkungan‟. yang mesti dicapai adalah mengurangi risiko dan membuat persiapan untuk menghadapi bencana sebelum bencana itu terjadi. pengendalian penyakit. Namun. dan lembaga-lembaga non-pemerintah. uraian-uraian tersebut masalah lingkungan di Kalimantan Timur maka disampaikan halhal berikut: Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Tahun 2012 Page 38 . masyarakat. pemeliharaan jalan raya. dan perencanaan tata kota. d. dan Seluruh departemen pemerintahan perencanaan nasional perlu mempertimbangkan perubahan iklim di dalam semua program mereka–berkenaan persoalanpersoalan besar seperti ketahanan pangan. ini bukanlah tugas pemerintah pusat belaka.rawan dilanda banjir. Adaptasi dalam pengelolaan bencana – Di negeri yang memang rawan bencana ini. perubahan iklim makin mende sakkan pentingnya „pengelolaan yang cermat‟ terhadap bencana. kita membutuhkan berbagai strategi yang lebih handal untuk mengurangi risiko perubahan iklim. Alih-alih hanya merespon setelah bencana terjadi.

Pengendalian pencemaran udara di wilayah perkotaan. Program reboisasi dan pemanfaatan lahan tidur dalam rangka mewujudkan Kaltim Green. pencemaran debu yang berterbangan. karena sudah banyak kasus diantaranya lahan banjir. dengan segera kegiatan pengendalian pencemaran lingkungan hidup pengawasan khususnya lingkungan penambangan Batubara. kerusakan jalan akibat berat muatan yang melebihi keukuatan jalan. konflik sosial akibat sengketa lahan. 3. Penyusunan 7. bencana terhadap Raperda Provinsi yang meminta dan terkait berkaitan pemerintah udit dengan erosi. Pengendalian baku mutu air sungai dan danau akibat pengusahaan penambangan sumber daya mineral. dsb. 4. 2. DPRD Provinsi Kalimantan Timur bila perlu membentuk Pansus tentang “Akuntabilitas Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Pemerintah melakukan menyeluruh. 6. lingkungan hidup (BLH) Kaltim agar lebih maksimal mencegah kerusakan lingkungan Pemerintah provinsi harus mengalokasikan anggaran yang lebih besar dan serius terhadap program Kaltim Green yang diserahkan kepada Badan Lingkungan Hidup. pencemaran terhadap pertanian. pencemaran sungai. 5. pencemaran terhadap air minum.1. Tahun 2012 Page 39 . Pemberian untuk anggaran yang cukup bagi badan dikaltim. Pengadaan sarana dan prasarana pengendalian pencemaran air dan/atau udara. Untuk mendukung usulan ini.

3. melalui balai-balai sosial yang dimiliki pemerintah provinsi Kaltim. Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) khusus untuk penyandang cacat dan pembuatan Perda khusus untuk melindungi kaum catat. tetapi sebaiknya diberikan mampu. 2. 1. sehingga tidak ada lagi langsung ke sentra-sentra masyarakat tidak Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. seperti gelandangan dan pengemis. Termasuk juga memberi perhatian terhadap kaum jompo dan lansia yang ada di panti jompo milik pemerintah dengan menyediakan anggaran yang memadai untuk mereka pada APBD 2013. Pemerintah provinsi agar memfungsikan secara maksimal Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di kabupaten/kota dan membangun BLK di kabupaten/kota yang belum memilikinya untuk mencetak tenaga terampil yang siap diserap oleh pangsa kerja. Tahun 2012 Page 40 . Salah satu upaya yang juga perlu dilaksanakan adalah memberi perhatian dan pembinaan terhadap para penyandang cacat dan penyakit sosial lainnya. untuk bidang sosial seharusnya tidak hanya diberikan ke UPTD dinas sosial.Perusahaan Tambang terkait Perijinan. Proses Operasi dan Reklamasi Tambang Batubara”. 5) Bidang Sosial Alokasi anggaran. Juga merevitalisasi BLK-BLK agar pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Sosial No. cacat ganda 596 orang. cacat ekspsikotok 652 orang. mental retardasi. cacat ganda fisik dan mental. 4 Tahun 1997 cacat tentang menjadi bekas Penyandang para penyandang Mereka bagian dari kelompok masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan (PMKS). Sesuai Undang-undang Cacat. Pemerintah provinsi juga perlu membangun SLB yang memadai di kabupaten/kota.300 orang. Pemerintah provinsi memberi perhatian yang lebih baik kepada saudarasaudara kita yang cacat tersebut. Pemerintah Provinsi diharapkan memberikan perhatian khusus kepada penyandang cacat dengan penyediaan fasilitas dan bantuan pembinaan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.diskriminasi bagi penyandang cacat dalam bekerja di instansi pemerintah dan swasta. 4. sehingga jumlahnya memadai bagi kebutuhan saudara-saudara kita yang memiliki kekurangan. menyebar di 14 kabupaten/kota. Data Dinas Sosial Kaltim menyebutkan. dengan menyediakan fasilitas umum yang familiar bagi mereka dan memberi bantuan serta pembinaan kepada mereka supaya bisa mandiri. cacat berat 452 orang dan cacat penyakit kronis 1. 6.278 orang. yang terdiri dari cacat tuna netra 1. Tahun 2012 Page 41 .776 orang. Orang Dengan Kecacatan (ODK) di Kaltim mencapai 8.132 orang. tuna rungu/wicara 1. cacat mental retardasi 859 orang. adalah penderita penyakit kronis. 5. cacat tubuh 2.945 orang.

kerjasama antar Terhadap issue-issue pemerintah provinsi perlu menyikapi melalui optimalisasi peran dan fungsi masing-masing lembaga pemerintahan dengan penajaman rencana strategis dan rencana kerjanya serta penetapan standar pelayanan minimal (SPM). Dalam kaitan ini kepastian hukum juga menjadi sangat penting bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Provinsi Kalimantan Timur. pertanian. kehutanan dan pertambangan. oleh karena itu dipandang perlu segera melakukan penertiban dengan meneliti dan menata kembali perijinan yang telah dikeluarkan serta perlu menerapkan prinsip selektifitas dan kehati-hatian dalam mengeluarkan perijinan baru. dan persandian. Belum optimalnya manajemen pengelolaan asset. Tahun 2012 Page 42 . perangkat daerah. dan belum optimalnya tersebut serta kapasitas aparatur dalam penyelenggaraan pemerintahan pelayanan daerah. Persoalan tumpang tindih pengeluaran ijin pengelolaan lahan di wilayah Kalimantan Timur akhir-akhir ini terus mengemuka antara pengelolaan perkebunan. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. umum dalam belum optimalnya sarana dan prasarana publik.6) Bidang Otonomi daerah. kepegawaian. Terkait dengan pelayanan birokrasi terdapat dalam Issue-issue pengurusan strategis yang menjadi perhatian dewan antara lain masih panjangnya birokrasi pelayanan publik administrasi pertanahan. pemerintahan umum. administrasi keuangan daerah. IMB.

Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Apabila hal teknis sebagai faktor penyebab kecilnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu maka sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk menata administrasi kependudukan dengan baik dengan penuntasan program KTP Nasional (E-KTP) yang saat ini sedang berjalan. desa Lagas. Tahun 2012 Page 43 . dan Desa Labang. Persoalan tapal batas Provinsi Kalimantan Timur hingga saat ini masih belum terselesaikan dengan baik antara lain: Batas antara Bontang-Kutai Timur.Partisipasi masyarakat pada pemilu kepala daerah Provinsi Kalimantan Timur tahun 2008 sebesar 53. Desa Bulu Laun Hilir.20 % menunjukkan masih banyaknya masyarakat Kalimantan Timur yang belum menggunakan hak pilihnya. Perbatasan Kaltim (Paser)-Sulawesi Barat (P. lebih mendalam apakah namun hal ini perlu dikaji secara hal ini murni akibat sikap politik masyarakat yang tidak mau menggunakan hak pilihnya ataukah karena permasalahan teknis seperti tidak terdaftarnya yang bersangkutan sebagai pemilih atau tidak sampainya surat panggilan. serta peningkatan intensitas pendidikan politik bagi masyarakat mengingat pada tahun 2013 Provinsi dan beberapa kabupaten/kota harus melaksanakan Pemilu kepala Daerah. Penajam Paser Utara (Desa Rintik)-Paser (Long Kali).Balabalagan). serta batas Negara Indonesia dengan Malaysia dengan adannya klaim sepihak oleh Malaysia terhadap lima desa di kecamatan Lumbis yaitu Desa Semantupal. Mengingat permasalahan tapal batas akan berdampak luas terhadap aktifitas dan pelayanan publik kepada masyarakaat setempat maka diharapkan kepada pemerintah provinsi harus proaktif dalam menyelesaikan persoaal tapal batas. Desa Ngawal.

Kerukunan antar umat beragama dan antar etnis yang selama ini telah tercipta dan terpelihara dengan baik di Provinsi Kalimantan Timur perlu terus mendapat perhatian pemerintah provinsi mengingat situasi kondusif daerah sangat diperlukan dalam rangka memperlancar pelaksanaan pembangunan di daerah. tanah longsor dan kebakaran harus disikapi oleh pemerintah provinsi dengan cepat dan tanggap dengan mempersiapkan sumber daya manusia dan sarana prasarana penanggulangan bencana di setiap kabupaten kota sesuai dengan potensi bencana yang sering dihadapi masing-masing daerah. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Meningkatkan komunikasi dan koordinasi yang efektif antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kota agar tercipta sinergitas pembangunan dan pengelolaan pemerintahan di daerah. antar dengan cara meningkatkan komunikasi dan koordinasi kelompok masyarakat serta melibatkan dalam perencanaan pembangunan daerah yang bersipat strategis sehingga selogan “Membangun Kaltim Untuk Semua” dapat terimplementasikan dengan baik dalam suasana kebersamaan dan kerukunan yang utuh. Dalam hal ini pemerintah daerah perlu optimalisasi peran dari kelompokkelompok masyarakat yang memiliki potensi SAR dan Balakar dengan mengadakan pembinaan dan pelatihan secara rutin. Berbagai bencana yang kerap terjadi di berbagai daerah provinsi Kalimantan timur seperti Banjir . Tahun 2012 Page 44 .

Penganggaran. transparan. dalam kerangka menetapkan strategis perencanaan dan pendekatan yang terdiri dari tindakan pencegahan dan penindakan dalam Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi (RAD-PK) periode berikutnya dengan mengacu pada Rencana Aksi Nasional Pemberantasan Korupsi (RAN-PK) dan bila perlu dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat Kalimantan Timur didalam penyusunannya. Tahun 2012 Page 45 . maka DPRD provinsi harus Raperda Inisiatif DPRD pada tahun 2013. Untuk memperkuat fungsi DPRD dalam menjalankan Fungsi Legislasi. dan Pengawasan. partisipatif. maka harus ada menambah alokasi anggaran untuk penyusunan naskah akademik dan draft Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.Kasus-kasus tindak pidana korupsi yang tinggi menunjukkan bahwa belum tercipta kepemerintahan yang baik. Hal tersebut dipandang perlu mengingat stabilitas keamanan berpengaruh besar terhadap iklim investasi di Kalimantan Timur. Untuk menciptakan ketertiban dan kepastian hukum di daerah. professional berkepastian hukum. memiliki kredibilitas bersih dan bebas KKN. akuntabel. Pemerintah harus mereview dan melakukan evaluasi Rencana Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi (RAD-PK) tahun 20072014. Dalam bidang keamanan pemerintah provinsi sebaiknya mengalokasikan anggaran yang ideal agar dapat mencegah potensi gangguan keamanan di masyarakat.

penambahan anggaran untuk program memperkuat fungsi legislasi. Perlunya membangun rumah aspirasi ditiap Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Timur. Perlunya alokasi anggaran untuk memberikan bantuan

hukum kepada masyarakat yang tidak mampu Provinsi Kalimantan 136 Timur yang terdiri dari 14

Kabupaten/Kota,

kecamatan,

1.422

desa/kelurahan

dengan jumlah pegawai (PNS/Non PNS) lebih kurang 75.000 orang, perlu mengoptimalkan kinerja pegawai mulai dari tingkatan dihadapi eselon oleh tertinggi sampai daerah. pegawai Untuk itu terendah Program mengingat semakin kompleknya permasalahan yang akan pemerintah peningkatan Kapasitas aparatur perlu mendapat perhatian melalui Diklat dan pengmbangan kepegawaian yang selektif, komprehensif, integrative, eksploratif dan strategik. Penekanan pada Diklat yang bersipat teknis dan fungsional perlu terus dilaksanakan secara optimal sesuai dengaan tuntutan dinamika organisasi dan dan penyelenggaraan agar pemerintahan, pembangunan kemasyarakatan

terjadi peningkatan profesionalisme dan kompetensi sesuai dengan bidang tugasnya. Kelembagaan Diklat yang dimiliki pemerintah provinsi

Kalimantan Timur harus diarahkan menjadi lembaga yang

Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim, Tahun 2012

Page 46

benar-benar professional karena kuantitas masa itu

dapat dan

mendidik di

pegawai bidangnya tenaga dengan

menjadi dan

lebih

kompeten

memiliki dan ilmu

mentalitas serta kemampuan kerjasama yang baik, oleh sudah dan selayaknya pendidikan berbagai kepelatihan di lembaga ini harus senantiasa di tingkatkan kompetensinya diiringi

kepelatihan yang sesuai dengan kebutuhan kekinian dan mendatang dengan peningkatan berbagai metoda dan sarana yang efektif. Profesionalisme sistem rekruitmen calon pegawai negeri sipil perlu ditingkatkan dengan melaksanakan analisis kebutuhan kepegawaian yang tepat dan akurat sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku serta melaksanakan seleksi yang ketat dan transparan sesuai dengan kebutuhan jabatan dengan tetap memperhatikan potensi lokal. Pengelolaan Pendidikan S1 Pemerintahan Integratif (PIN)

perlu memperhatikan kebutuhan kepegawaian pemerintahan baik provinsi maupun kabupaten kota, sehingga lulusan S1 PIN dapat termanfaatkan secara optimal sebagai sumber pegawai yang potensial dan professional di bidang pemerintahan. Penyebaran pegawai masih terlampau banyak di daerah perkotaan dibandingkan di kecamatan dan desa/kelurahan perbatasan dan daerah terpencil lainnya, untuk itu penempatan pegawai pada daerah-daerah terpencil perlu mendapat perhatian dengan meningkatkan kesejahteraannya

Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim, Tahun 2012

Page 47

agar pelayanan terhadap masyarakat dapat dioptimalkan, serta mengurangi banyaknya pegawai di perkotaan yang tidak jelas tugas dan fungsinya.

7)

Bidang Perencanaan Pembangunan Dalam Bidang Perencanaan Tata Ruang, Pemerintah provinsi agar mendesak lebih intens kepada pemerintah pusat untuk segera meminta pengesahan RTRWP. Dan mencari solusi alternatif terhadap rencana tataruang yang diusulkan bila ada beberapa pengalihan fungsi lahan tidak disetujui oleh kementrian terkait dan berwenang, dan tidak memaksakan usulan yang tidak disetujui. Sebagaimana kita ketahui bahwa Gubernur Kalimantan Timur memiliki berbagai program seperti: Peningkatan Kunjungan Wisata di Kaltim, Pengembangan Food Estate, Pengembangan Kota Layak Anak di Kaltim, Pengembangan Puskesmas 24 jam dan lain-lain, namun dukungan alokasi anggaran untuk program tersebut tidak setara dengan taget yang ditetapkan pada SKPD sebagai program unggulan. Mempercepat penyelesaian realisasi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kalimantan Timur.

8)

Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim, Tahun 2012

Page 48

Peningkatan e. penyuluhan kebijakan pembinaan dan pengembangan pemuda. c. Pengembangan olahraga f. Pengembangan kosep pembangunan Kota layak anak. serta tindak kekerasan terhadap ibu b. Peningkatan Pembangunan sarana dan Prasarana sekolah menengah olah raga terpadu Negeri. keserasian. pencegahan pemuda penggunaan dan industry narcoba dikalangan generasimuda kewirausahaan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Peningkatan d. Pengkajian potensi industry olahraga dan manajemen organisasi Olahraga Kalimanta Timur guna meningkatkan prestasi Olahraga Nasional dan Internasional h. Tahun 2012 Page 49 . Peningkatan peran pemuda dalam pembangunan melalui penyusunan Grand Design pembangunan Bidang kepemudaan dan Keolahragaan. Memperkuat peningkatan jatidiri dan karakter bangsa serta dan buruh perempuanm demi partisipasi pemuda/Wanita Peningkatan Prestasi Olahraga melalui kegiatan: a. g. kajian pemberdayaan wanita dan gender. Pengembangan kesamaan dan anak.Pemerintah provinsi harus memberikan alokasi anggaran pada program-program yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan buruh di Kaltim dengan memberikan upah layak dan berbagai hak-hak Buruh seperti hak cuti dan cuti haid bagi terciptanya kesetaraan gender.

c. Perhubungan Laut. 9) Bidang Perhubungan 1. pembangunan. Peningkatan Saranadan Prasarana Olahraga. Tahun 2012 Page 50 . b. Perhubungan mengingat Darat. b.) Dalam bidang transportasi. pembangunan serta pengawasan sarana dan prasarana pengelolaan Jembatan Timbang. 2. Memprioritaskan anggaran untuk a.) Perencanaan.) Peningkatan dan pemeliharaan pelabuhan laut diwilayah provinsi Kalimantan Timur. harus ini memprioritaskan menjadi urat a. pengelolaan serta pengawasan sarana dan prasarana Rambu Lalulintas Jalan Raya.i. d. 3. meneruskan anggaran MYC untuk peningkatan diwilayah bandara-bandara provinsi Kalimantan di Kabupaten/kota dengan run-way” Timur memprioritaskan “panjang dan daya dukung serta kelengkapan navigasi penerbangan. tanda alur jalan dan fasilitas pengaman tepi jalan.) Perencanaan. c. pemerintah provinsi segera membuat langkah – langkah preventif dengan membangun dan mengoperasikan pos-pos pemantau Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.) Memprioritaskan anggaran untuk Penyusunan Masterplan pengelolaan dan penataan Alur Pelayaran dan Kawasan Sempadan Sungai Mahakam dan anak-anak sungainya. Perhubungan Udara.) Kelengkapan persyaratan penunjang sebagai prasyarat perencanaan dan pembangunan Pelabuhan Laut Internasional Maloy di lokasi Teluk Golok Kabupaten Kutai Timur.) nadi Pembangunan jalan provinsi agar menjadi prioritas utama jalan provinsi perekonomian.

yaitu sistem pemasaran yang sebagai Price Taker dikuasai oleh komponen sistem (penerima harga). Tahun 2012 . Tetapi kendala tersebut bukanlah pemasaran tarik bagi harga mati. Sebagian konsumen yang mengkonsumsi Page 51 Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. sehingga UMKM selalu hanya berperan mengembangkan kemampuan menangkap informasi. namun sesungguhnya kondisi pasar yang demikian merupakan indikator dari adanya masalah pokok yang tidak terlihat secara nyata. terlihat di beberapa Negara terutama di daerah Afrika dan di negaranegara Arab. maka diharapkan dominasi komponen lainnya (para pedagang besar dan eksportir) yang memiliki bargaining lebih kuat. Dengan yang lebih kuat. karena yang di banyak dapat pasar dalam variabel-variabel menjadi daya produk sebagian UMKM diandalkan seperti rendahnya harga jual produk UMKM yang kalangan UMKM internasional. Besarnya minat pasar internasional terhadap produk-produk UMKM di Indonesia menurut Wachidin (2001). Rendahnya eksistensi penguasaan pasar memang lebih terlihat sebagai dampak dari kondisi pasar yang tidak kondusif.serta jembatan timbang untuk memantau kendaraan barang yang melintas jalan negara/provinsi 10) Bidang Koperasi dan UKM Kesulitan UMKM dalam membangun akses pasar lebih disebabkan oleh adanya beberapa faktor yang belum dapat dieliminasi terutama yang berkaitan dengan informasi. yang selama ini berperan sebagai price maker (pembuat harga) akan dapat dipatahkan.

tetapi pemikiran tersebut juga terbentur pada berbagai masalah struktural yang bermuara pada komitmen banyak pihak tentang perlunya memberdayakan UMKM dalam rangka membangun kerakyatan. memperhatikan kondisi tersebut di atas relevan untuk merumuskan kebijakan sebagai berikut: a. di b) luar rendahnya kegiatan pengetahuan tentang informasi pasar dan terbatasnya dana melakukan kegiatan-kegiatan produksi.produk-produk UMKM dari Indonesia ternyata tidak mengetahui bahwa barang yang mereka beli adalah produk dari UMKM di Indonesia. Untuk mengatasi masalah tersebut. Pengembangan Pasar UMKM perekonomian nasional yang bercorak Perijinan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. satu-satunya jalan yang dapat ditempuh adalah mengenalkan produk-produk UKM tersebut dengan lebih mengembangkan jaringan pasar dan atau mengintensifkan kegiatan promosi. Peningkatan Akses Permodalan d. Peningkatan Kualitas Teknologi usaha UMKM e. Hal ini tentu saja menjadi dasar pemikiran tentang perlunya peranan pemerintah untuk terlibat langsung dalam mengembangkan system pemasaran bagi UMKM. Kedua kegiatan tersebut belum sepenuhnya dapat dilakukan oleh UMKM karena keterbatasan yang ada di kalangan mereka antara lain: a) sebagian besar usaha mikro dan usaha untuk kecil belum memiliki ijin usaha. Penyederhanaan/mempermudah pengurusan Usaha UMKM c. Tahun 2012 Page 52 . Paradigma baru pemasaran produk UKM b. Bagi Kaltim.

Tahun 2012 Page 53 . Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur harus memprioritaskan secara konstisten dan menambah anggaran untuk sektor ini guna mendukung pengembangan sektor pertanian. Sarana dan Prasarana 11) Bidang Ketenagakerjaan Masih tingginya angka pengangguran di Kalimantan Timur melebihi rata-rata nasional maka diperlukan dan strategi Perluasan pengembangan dalam Peningkatan kesempatan Kerja. Perluasan kesempatan kerja melalui padat karya d. karena sektor inilah yang dapat menyerap tenaga kerja secara luas. Pemerintah harus mengembangkan sektor pertanian. Penerapan Tehnologi Tepat Guna 4. Penyiapan tenaga kerja siap pakai c.Pembuatan pasar tradisional oleh PEMPROV sebagai wujud pemberdayaan ekonomi rakyat. Peningkatan Kemampuan Manajemen 3. Penyediaan Modal Usaha / Kerja 2. Kerjasama pendidikan dan pelatihan kerja Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. dan penyerapan tenaga kerja di Kalimantan Timur. 1. Selain itu Pemerintah Provinsi melakukan kegiatan lain yang mendukung penyerapan tenaga kerja di Kalimantan Timur: a. Penyebarluasan informasi bursa tenaga kerja b.

13 Th 2003 khususnya yang berkaitan dengan cuti haid dan cuti melahirkan bagi pekerja perempuan. Tahun 2012 Page 54 . k. Peningkatan f. Pengurangan penggunaan tenaga kerja asing. Kecenderungan pertumbuhan ekonomi lebih kecil dari laju inflasi. Perlunya sosialisasi mengenai undang-undang tenaga kerja No. j. i. kecuali dalam batas-batas yang memang memposisikan sebagai top manajer. Perlunya regulasi untuk memproteksi tenaga kerja lokal dan hak-hak buruh/tenaga kerja khususnya tenaga kerja perempuan. h. 12) Bidang Penanaman Modal Permasalahan kinerja ekonomi makro. daya saing serta investasi PMA dan PMDN Kaltim tahun 2010 antara lain: 1.e. perkembangan eskpor dan impor. Memberikan pelatihan tenaga kerja dalam hasil produk hulu sampai hilir. kerjasama antar lembaga bursa umum kerja dalam dengan industry/perusahaan Pengembangan infrastruktur pelayanan rangka kegiatan pendukung pasar kerja. g. 3. Pemberian fasilitas dan mendorong sistem pendanaan pelatihan berbasis masyarakat. Meningkatkan ekspor tetapi tidak mengutamakan kebutuhan dalam negeri. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. sehingga selain memiliki skill juga memiliki kemampuan managerial dalam mengelola usaha sendiri. 2. Inflasi meningkat tetapi pendapatan per kapita statis.

73%.74% sedangkan tanpa migas sebesar 7.89%. Tahun 2012 Page 55 .73%. Artinya. adanya kecenderungan naiknya inflasi Kaltim. Disisi lain. ada kenaikan PDRB Kaltim sebesar 1. jelas terlihat pertumbuhan ekonomi sejak tahun 2009 sampai tahun 2011 selalu lebih kecil bila dibandingkan dengan inflasi tahun 2009 sampai 2010. Masih kurangnya dukungan infrastruktur dan sumber energi sebagai daya tarik untuk investasi PMA dan PMDN 7.4. yang berarti kenaikan rata-rata harga barang dan jasa secara agregat pada tahun 2011 di Kaltim adalah sebesar 5. Komoditas ekspor masih didominasi oleh batubara (non renewable resources).74% pada tahun 2011 dari jumlah PDRB tahun 2010. Membandingkan pertumbuhan ekonomi dengan inflasi pada tabel di atas. Sejak dari tahun 2009 sampai 2011. Yudistira Pada tahun 2011 . 6. ekonomi Kaltim terus mengalami pertumbuhan. inflasi tahun 2011 menunjukan sebesar 5. bahkan inflasi dapat dikendalikan dibawah target 2011 (7%). Optimalisasi Kerjasama Usaha Dengan Pihak Ke Tiga Dalam Rangka Pemanfaatan Asset dan Resources Daerah misalnya: MMP dengan PT. capaian pertumbuhan ekonomi dengan migas Kaltim sampai triwulan III adalah sebesar 1. Namun pada penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2011 terjadi inflasi tahun 2010. 5. artinya pertumbuhan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Investasi PMA dan PMDN belum mendukung secara signifikan terhadap revitalisasi pertanian dan pembangunan perdesaan. Berdasarkan data di atas sejak dari tahun 2009 sampai 2011.

khususnya banyaknya kasus pengalihan lahan pertanian menjadi lahan pertambangan. beberapa permasalahan yang dapat di inventarisasi antara lain: 1. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Penurunan tenaga kerja yang terserap pada industri besar serta realisasi tahun 2011 yang tidak dapat mencapai target yang telah ditetapkan. 5. 3. 4. Tahun 2012 Page 56 . Dari informasi tentang capaian kinerja ekonomi Kaltim tersebut. (2) Fenomena “capital outflows”. PDRB Kaltim 2011 masih didominasi oleh kegiatan usaha eksploitasi SDA (migas dan batubara) yang bersifat nonrenewable resources yang semakin lama pasti habis.ekonomi yang dicapai tergerus dengan inflasi yang lebih tinggi. Terjadi kecenderungan penurunan investasi pada industri kecil menengah pada tahun 2011. 2. 6. Penurunan investasi dan tenaga kerja yang terserap pada industri kecil menengah serta realisasi tahun 2011 yang tidak dapat mencapai target yang telah ditetapkan. yakni: (1) Pemerataan pendapatan. Sehingga dapat disimpulkan ekonomi Kaltim dari tahun 2009 sampai tahun 2011 ditinjau dari sisi kedua indikator ini kondisinya tidak baik. Adanya 2 aspek yang perlu dicermati yang berkaitan dengan kenaikan pendapatan per kapita Kaltim. Semakin besarnya usaha pertambangan batubara yang berdampak besar terhadap kerusakan lingkungan. Rasio idealnya adalah pertumbuhan ekonomi harus lebih besar dari inflasi.

yang seluassehingga membutuhkan perhatian lebih dari Pemerintah memberikan kesempatan luasnya untuk pengembangan ekonomi masyarakat Kaltim yang banyak terlibat di sektor industri kecil menengah ini. volume usaha. Adanya signifikan 2011. 10. Unit usaha pada industri kecil/menengah adalah yang terbanyak pada sektor industri dan penyerapan tenaga kerja Daerah terbesar untuk adalah pada industri kecil/menengah. Adanya kecenderungan impor dilakukan padahal komoditas bisa di produksi didalam negeri. Tahun 2012 Page 57 . koperasi. khususnya untuk barangbarang konsumsi. Pemerintah Daerah (Propinsi/Kabupaten/Kota) hendaknya konsisten melaksanakan Propinsi program/kegiatan Timur yang prioritas belum pembangunan Kalimantan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Terjadi penurunan jumlah wisman dan wisnu di sektor pariwisata pada tahun 2011 dibandingkan capaian tahun 2009 dan 2010 dan tidak berkembangnya obyek wisata Kaltim pada tahun 2011.7. 8. walaupun telah mencapai target tahun Secara umum rekomendasi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi Kalimantan Timur untuk memperbaiki kinerja ekonomi makro Kaltim pada tahun 2013 adalah sebagai berikut: 1. 9. kecenderungan jumlah terjadinya jumlah penurunan anggota yang koperasi.

terlaksana dalam konteks pertumbuhan sektor riil dan ketahanan pangan. 3. Tahun 2012 Page 58 . 2. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Rekomendasi ini perlu dijabarkan lebih teknis/spesifik dalam rangka mengatasi permasalahan butir 3 sampai dengan butir 8 diatas. khususnya terhadap kasus pengalihan lahan pertanian menjadi lahan pertambangan. Pemerintah Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota) perlu melakukan reformulasi strategi yang lebih fokus untuk mengatasi menurunnya kinerja sektor pariwisata. Padahal potensi usaha jasa sektor pariwisata Kaltim sangat besar karena mempunyai obyek wisata terkenal baik secara nasional maupun internasional. Kelemahannya hanya pada aspek manajemen dan konsep pengemasan obyek wisata. Pemerintah Daerah (Propinsi/Kabupaten/Kota) perlu mempunyai “perhatian yang lebih” dan perlu mengambil arah kebijakan yang membuat sektor industri (khususnya industri kecil dan menengah) dan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mempunyai daya tarik (Industry Attractiveness). melalui revitalisasi pertanian dan pembangunan perdesaan sebagai basis ekonomi makro Propinsi Kalimantan Timur. Pemerintah Daerah (Propinsi/Kabupaten/Kota) perlu mengambil kebijakan yang jelas dan tegas untuk mengatasi semakin besarnya usaha pertambangan batubara yang berdampak besar terhadap kerusakan lingkungan. 4. Daya tarik ini berupa kemudahan berusaha (deregulasi) dan penyediaan sarana dan prasarana usaha yang tidak mampu disediakan sendiri oleh pelaku usaha.

Sedangkan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Pemerintah Daerah (Propinsi/Kabupaten/Kota) hendaknya membuat kebijakan ekspor untuk mengutamakan pasokan barang dan jasa untuk kebutuhan dalam negeri/Kaltim terlebih dahulu. ketersediaan energi khususnya energi listrik hanya terjadi pada daerah-daerah pedalaman dan terpencil yang mengalami kendala. Kalimantan Timur permasalahan adalah yang dihadapi dan oleh ketersediaan diversifikasi energy. Pemerintah Daerah (Propinsi/Kabupaten/Kota) hendaknya membuat kebijakan untuk menggunakan pasokan dari dalam negeri untuk kebutuhan dalam negeri. Demikian pula untuk impor. 13) Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Berdasarkan hasil evaluasi Rencanan Kerja Pemerintah Daerah dan capaian kinerja Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Timur tahun 2010 pada bidang energy dan ketenagalistrikan. Pemerintah Daerah (Propinsi/Kabupaten/Kota) hendaknya membuat kebijakan untuk meningkatkan ekspor komoditas yang bersifat dapat diperbaharui (renewable resources).5. selebihnya kemudian diekspor untuk peningkatan devisa. 7. Tahun 2012 Page 59 . Faktor geografis dan kendala teknis lainnya merupakan hambatan utama dalam pemenuhan energy listrik pada daerah tersebut. Namun demikian. 6. selebihnya baru melakukan impor manakala dalam negeri tidak dapat terpenuhi.

Namun demikian. Mentarang. Secara keseluruhan Kalimantan Timur sudah mampu melewati (byar-pet) pada sejumlah daerah atau wilayah yang bisa dilayani oleh PT.6 MW dan IPP/Pemda sebanyak 102. Sembakung dan Kelai dengan total potensi mencapai 6. Untuk pertumbuhan daya mampu sampai tahun 2009 Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. jumlah daftar tunggu pada beberapa daerah masih ada dan sampai saat ini belum mampu dilayani secara keseluruhan oleh pihak PT. Kalimantan Timur termasuk enam provinsi yang memiliki potensi tenaga air besar untuk PLTA/PLTM/PLTMH meliputi sungai Kerayan.5 MW yang masing-masing disuplai oleh PT PLN (Persero) sebanyak 482.6 MW. Tugu. Untuk rasio elektrifikasi.743 MW.diversifikasi energy terkendala oleh teknologi dan tingginya biaya investasi. Dengan demikian terjadi defisit sebesar 383. Mahakam. daerah-daerah terpencil masih rendah sementara di daerah perkotaan sudah tinggi bahkan hampir mencapai 100%. Rata-rata pertumbuhan daya terpasang selama 5 tahun terakhir sekitar 8. PLN (Persero).7%.9 MW. PLN (Persero). Kebutuhan energy listrik Kalimantan Timur tahun 2010 mencapai 958.9 MW dengan ketersediaan sebesar 585. PLN (Persero) belum mampu membangun infrastruktur ketenagalistrikan pada daerah-daerah terpencil karena sulitnya transportasi ke daerah-daerah tersebut. Boh. Pada beberapa daerah terpencil masih mengalami gangguan kekurangan pasokan energy listrik. PT. Tahun 2012 Page 60 .

maka tahun Kalimantan listriknya. Pemenuhan energy listrik di Kalimantan Timur ditunjang oleh kebijakan nasional oleh pemerintah pusat yaitu Program Percepatan 10. kebutuhan energy Pengembangan sumber-sumber energy alternative perlu terus ditingkatkan seiring dengan kebijakan nasional dalam pengembangan energy terbarukan. Berdasarkan diperkirakan terpenuhi program pada yang 2014 telah dicanangkan Timur oleh akan 150kV pemerintah pusat khususnya Program 10.04 sedangkan beban puncak mengalami pertumbuhan sebesar 13. Kalimantan Timur masing-masing mendapatkan jatah 1. masih di bawah rata-rata Nasional sebesar 67. Untuk rasio elektrifikasi rata-rata seluruh wilayah Kalimantan Timur sebesar 56. Tahun 2012 Page 61 . Angka ini belum menghitung pelanggan yang dilayani oleh pihak swasta dan Pemerintah Daerah. Secara keseluruhan Rasio Elektrifikasi Kalimantan Timur pada tahun 2010 mencapai 63.mengalami pertumbuhan rata-rata 10.78%.08%.275 kms Jaringan Transmisi dan 6 unit Gardu Induk.99% . Kalimantan Timur untuk 5 (lima) tahun ke Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.000 MW Tahap I dan II dimana Kalimantan Timur memperoleh jatah sebesar ± 342 MW yang tersebar di beberapa daerah.90%. Dalam Master Plan Pembangunan Ketenagalistrikan Tahun 2010 s/d 2014.000 MW. Untuk perluasan Jaringan transmisi dan penambahan Gardu Induk. Kendala utama dalam pengembangan energy alternative adalah penguasaan teknologi.

1 juta dan program EBT USD 166.9 juta.7% per tahun dan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Tahun 2012 Page 62 . Asumsi pertumbuhan penduduk di Provinsi Kalimantan Timur rata-rata sebesar 1. transmisi USD 297. Berdasarkan uraian dan data sebelumnya.9 juta. Kebutuhan tenaga listrik akan semakin meningkat sejalan dengan perkembangan Peningkatan Kondisi ekonomi ekonomi tentu dan pada harus pertumbuhan akan semakin penduduk.1 juta. maka dapat disampaikan berikut: 1. sesuai prakiraan kebutuhan tenaga nasional Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional 2008-2027 diperkirakan akan mencapai rata-rata sebesar 9. Dengan mempertimbangkan asumsi pertumbuhan ekonomi nasional rata-rata tumbuh sebesar 6. dengan rinciannya adalah pembangkitan USD 979.557.1% pertahun dan pertumbuhan penduduk secara nasional tumbuh sebesar listrik 1. pokok-pokok pikiran tentang revitalisasi/ peningkatan daya listrik di Kalimantan Timur yaitu sebagai suatu daerah mengakibatkan konsumsi tenaga listrik meningkat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini memerlukan dukungan pasokan energi yang handal termasuk tenaga listrik.2 % per tahun.2 juta.depan dalam melaksanakan pembangunan investasi infrastruktur sekitar USD ketenagalistrikan membutuhkan 1.3% pertahun. 2. gardu induk USD 113. ini diantisipasi sedini mungkin agar penyediaan tenaga listrik dapat tersedia dalam jumlah yang cukup dan harga yang memadai.

1 juta dan program EBT USD 166. Secara keseluruhan Rasio Elektrifikasi Kalimantan Timur pada tahun 2010 mencapai 63. Angka ini belum menghitung pelanggan yang dilayani oleh pihak swasta dan Pemerintah Daerah. Untuk pertumbuhan daya mampu sampai tahun 2009 mengalami pertumbuhan rata-rata 10.6 MW. sehingga dengan asumsi tersebut pertumbuhan permintaan energi listrik diperkirakan rata-rata sebesar 7. Kebutuhan investasi sangat pembangunan besar. Untuk rasio elektrifikasi rata-rata seluruh wilayah Kalimantan Timur sebesar 56. Kebutuhan energy listrik Kalimantan Timur tahun 2010 mencapai 958. dengan rinciannya adalah pembangkitan USD 979.5 MW yang masing-masing disuplai oleh PT PLN (Persero) sebanyak 482.1 juta.90%. transmisi USD 297. 4.8% per tahun.7%.557. Rata-rata pertumbuhan daya terpasang selama 5 tahun terakhir sekitar 8.2%. Dalam infrastruktur Master Plan ketenagalistrikan Pembangunan Ketengalistrikan Tahun 2010 s/d 2014 dijelaskan bahwa untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan 5 tahun kedepan di Kalimantan Timur dibutuhkan investasi sekitar USD 1.9 MW. gardu induk USD 113. masih di bawah rata-rata Nasional sebesar 67.9 MW dengan ketersediaan sebesar 585. Tahun 2012 Page 63 .78%.pertumbuhan ekonomi diproyeksikan 6.9 juta. Dengan demikian terjadi defisit sebesar 383. 3. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.2 juta.6 MW dan IPP/Pemda sebanyak 102.9 juta.04 sedangkan beban puncak mengalami pertumbuhan sebesar 13.99%.08%.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur perlu meningkatkan kerjasama yang lebih intensif lagi dengan PT. Tahun 2012 Page 64 . kemudian daya mampu sebesar 490. Namun demikian Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.38 persen per tahun. Berdasarkan uraian dan pokok-pokok pikiran di atas. Daya tersambung pelanggan pada tahun 2007 sampai tahun 2011 meningkat rata-rata sebesar 17 persen. Produksi tenaga listrik PLN pada tahun 2007 sampai tahun 2011 terjadi pertumbuhan rata-rata sebesar 28. PLN (Pesero) Wilayah Kalimantan Timur dan pihak swasta untuk menambah penyediaan energy listrik dalam rangka meningkatkan rasio elektrifikasi dan rasio desa berlistrik. Penjualan tenaga listrik PLN pada tahun 2007 sampai tahun 2011Terjadi peningkatan ratarata sebesar 19. Untuk memperoleh keandalan penyaluran tenaga listrik.73 MW.020 MW. perlu memperluas jaringan interkoneksi ke beberapa daerah terdekat dari jaringan interkoneksi Sistem Mahakam seperti daerah Kutai Timur. yaitu sebagai berikut: 1.77 MW dan diharapkan pada tahun 2013 beban puncak akan mencapai 1. maka beberapa rekomendasi kinerja perlu disampaikan dalam di upaya bidang meningkatkan pembangunan Ketenagalistrikan di Kalimantan Timur. 6.89 persen per tahun.5. Kondisi pembangunan kelistrikan di Kalimantan Timur telah berkembang dengan ditambahnya daya pembangkit listrik pada tahun 2011 yaitu daya terpasang sebesar 649.24 MW dengan beban puncak sebesar 449. 7.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur harus lebih intensif dalam pengembangan energy terbarukan melalui beberapa program pemanfaatan energy terbarukan. Mengingat kondisi geografis Kalimantan Timur yang sangat sulit dan penyebaran penduduk yang saling berjauhan. Hal ini juga akan mendukung program Pemerintah Provinsi yaitu Program “Kaltim Green”. Pemerintah provinsi perlu mengadakan kerjasama dengan pihak industri khususnya industri penghasil gas dalam rangka pemenuhan pasokan gas kepada beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) yang telah Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. 2. maka pemerintah perlu membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit sumber energi baru dan terbarukan lainnya (PLM. Tahun 2012 Page 65 .karena arah menuju Kutai Timur melewati hutan taman nasional. PLN (Persero) seperti di daerah pedalaman dan terpencil. maka perlu pihak terkait memberikan izin dalam pembangunan jaringan transmisi dari Bontang ke Kutai Timur yang melewati Hutan Taman Nasional Kutai tersebut sehinggga Kutai Timur masuk dalam sistem jaringan interkoneksi. Oleh karena itu. dan Biogas) untuk daerah-daerah yang belum terjangkau atau belum dilalui jaringan transmisi dari PT. 3. Kalimantan Timur mempunyai potensi energi terbarukan yang sangat melimpah. PLTMH. 4.

Mendorong peningkatan kemampuan aparat dan peranserta lembaga masyarakat dalam pengelolaan ketahanan pangan. Tahun 2012 Page 66 . Menumbuhkembangkan dan memantapkan kelembagaan ketahanan pangan. 3) 4) Pemerintah Provinsi Kaltim harus menyediakan database mengenai ketersediaan. Menumbuhkembangkan koordinasi yang sinergi dengan instansi terkait dalam perumusan kebijakan dan pengelolaan ketahanan pangan. Pemerintah menyangkut Provinsi sistem ini Kaltim segera mendorong dan mengawasi Pemuktahiran data base kependudukan. 15) Bidang Kependudukan dan Catatan Sipil 1. dan pengembangan ketahanan pangan. keragaman dan potensi sumberdaya serta produksi dan konsumsi pangan di Kalimantan Timur. 14) Bidang Ketahanan Pangan Agar Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltim : 1) 2) Meningkatkan kualitas pemantauan. Data base kependudukan sangat penting Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.beroperasi (PLTG/PLTGU Tanjung batu dan PLTG Sambera) dan yang akan beroperasi komersial (COD) akhir tahun 2013-2014 sehingga terjadi penambahan daya kurang lebih 1. pengkajian. baik pencatatan menjadi maupun kebenaran untuk pendataan di Provinsi Kalimantan Timur.052 MW.

Dalam perspektif itu. korelasi antara pemanfaatan lahan dan penyelesaian Rencana Tata Ruang Provinsi (RTRWP) perlu dilakukan dengan baik. sesegera mungkin tuntas di Pemilihan 16) Bidang Pertanahan Dua persoalan penting dalam kebijakan pemanfaatan sumber daya konflik alam antar di para Kalimantan pengguna. 2. Timur Konflik adalah munculnya lahan ketidakjelasan pemanfaatan tanah sehingga sering terjadi pemanfaatan sebagai bias dari ketidakadilan distribusi sumber daya alam menjadi ancaman laten bila tidak diarahkan pada kejelasan pemanfaatan yang dibarengi dengan keadilan dalam pemanfaatannya. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. terutama kebijakan untuk memastikan pemanfaatan lahan yang berkeadilan dengan tidak mengganggu kebutuhan investasi di Kalimantan Timur. Kapbupaten/Kota Tahun 2014. Kondisi ini menyebabkan tantangan tersendiri dalam mendisain pembangunan yang berbasiskan sumber daya alam. Konflik kerapkali terjadi antara pengusaha tambang batubara dan petani adalah bagian salah satu masalah yang mengemuka dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah seluruh provinsi mendorong sebelum dan mengawasi Umum Penerapan elektronik KTP.persiapan Pemilihan Gubernur tahun 2013 dan Pemilihan Legislasi tahun 2014. Tahun 2012 Page 67 .

tetapi bersamaan juga muncul program food estate yang pasti membutuhkan lahan. tetapi memastikan perubahan kebijakan pada tahun-tahun terakhir ini dapat berpotensi menimbulkan ketidakonsistenan pada tingkat implementasi. 3. untuk tambang batubara. Percepatan penyelesaian sengketa tanah antara masyarakat dengan perusahaan di wilayah Provinsi Kaltim. 2. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Bio-fuel (kebutuhan lahan perkebunan). Di samping itu. Atas dasar persoalan tersebut tersebut. Tahun 2012 Page 68 .Penyelesaian RTRWP sudah harus menjadi penyelesaian dalam jangka pendek. terdapat kebijakan Kaltim Green yang berpotensi memproteksi sejumlah luasan kawasan untuk kepentingan tersebut. akurat dan bebas konflik di lapangan. maka pokok pikiran yang dapat dirumuskan : 1. Peningkatan jumlah sertifikasi kepemilikan lahan masyarakat melalui subsidi biaya pengurusan sertifikat tanah. MIGAS. Kebijakan dalam program pembangunan MP3EI yang menetapkan Kaltim sebagai pengembangan tertentu dalam energi berkonsekuensi pada alokasi lahan pelaksanaannya. Hendaknya pemerintah provinsi dalam membuat kebijakan dan program food estate sinkron dengan fakta dukungan lahan yang legal. seperti.

Kawasan daerah spesifik ini meliputi Kabupaten Malinau. Kabupaten Nunukan. membuka akses pada pusatekonomi di sabah Malaysia dan pusat pertumbuhan ekonomi antar daerah di Indonesia mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi di perbatasan yang sekaligus menjadikan perbatasan sebagai beranda depan yang indah dan memiliki daya tarik untuk dikunjungi dan daya tarik bagi warga Negara Indonesia untuk tetap tinggal dan bangga menjadi wrga Negara Indonesia. kawasan pedalaman.08 km². Selain Infrastruktur hal penting yang perlu dilakukan di daerah perbatasan adalah mengalokasikan dana khusus untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berbasis keunggulan maupun pertumbuhan local.Dari sepanjang perbatasan 1. Penyelesaian masalah wilayah perbatasan antara Kabupaten di Kabupaten Kutim dan Kota Bontang (Desa Sidrap) serta Kukar dan Kubar (Desa Jembuk Makmur) 17) Perbatasan Provinsi Kalimantan Timur mempunyai permasalahan yang pelik mengenai pembangunan kawasan perbatasan.4. Jadi Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.513.038 km yaitu panjang garis perbatasan yang Kalimantan Timur. kawasan daerah tertinggal dimana secara geopolitik dan geo-ekonomi terletak jauh dari pusat pemerintahan dan pusat kegiatan ekonomi sehingga dapat diidentifikasi sebagai daerah yang terisolir atau tertinggal.Perbatasan. Tahun 2012 Page 69 . Kabupaten kutai Barat dengan total luas wilayah kabupaten 88. dimana masalah-masalah penjagaan patok menjadi perhatian adalah perbatasan. ditandai dengan tingkat desparitas tinggi dibanding dengan daerah lain yang lebih maju.

Pedalaman dan Daerah Terpencil. yang termuat dalam Pokok-pokok Pikiran sebagai berikut: 1. Pendekatan merupakan meningkatkan perbatasan. 2.Pemerintah Provinsi perlu upaya yang sungguh-sungguh dan serius untuk membangun Wilayah Perbatasan. suatu membangun lembaga maka apa daerah yang yang tersebut khusus akan perlu menangani dilaksanakan dijabarkan Grand Strategic tentang Pembangunan Daerah Perbatasan. berorientasi dilaksanakan dengan dua pendekatan lain yang berorientasi pada Keamanan (Security) dan Lingkungan (Ecological). Pedalaman dan Daerah Tertinggal. Pengelolaan menggunakan Kesejahteraan Batas Wilayah Negara yang yang dan Kawasan pada serasi Perbatasan di Kalimantan Timur dilaksanakan dengan pendekatan (Prosperity). Tahun 2012 Page 70 . kesejahteraan upaya yang (Prosperity dilakukan masyarakat aktivitas pada Approach) berdasarkan di kawasan dan komoditas pengembangan kegiatan ekonomi dan perdagangan untuk kesejahteraan Pengembangan diarahkan Ekonomi berbasis Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Potensi yang dimiliki daerah tersebut serta dengan adanya perubahan paradigma Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam memandang Daerah Perbatasan. yang mulai terealisir dengan dibentuknya daerah untuk dalan sebuah tersebut. Terkait dengan Permasalahan yang dihadapi di Daerah Perbatasan. perdagangan. Pedalaman dan Daerah Tertinggal di Kalimantan Timur.

Tahun 2012 Page 71 . kawasan motor masing-masing Pendekatan wilayah perbatasan secara Pusat di dan kesejahteraan menjadi spasial Kegiatan sekitar direfleksikan melalui pengembangan kota-kota utama di perbatasan untuk bagi Strategi Nasional (PKSN) yang akan difungsikan sebagai pertumbuhan wilayah-wilayah perbatasan negara. 3. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Konsep struktur ruang pertahanan dan keamanan yang dikembangkan ialah membentuk “sabuk Komando” atau “sabuk Pengaman” perbatasan Negara. dimanfaatkan berarti nasional Dengan mewujudkkan yang demikian kondisi dan bagi perairan dapat terkendali pendekatan sebesar-besarnya kepentingan keamanan disamping melihat kawasan perbatasan sebagai kawasan yang memiliki nilai strategis bagi keutuhan wilayah namun juga bagi kepentingan untuk melindungi kepentingan pembangunan kelautan nasional. Usaha mengamankan dan melindungi yurisdiksi nasional. Di kawasan perbatasan darat. Selain itu wilayah perairan perbatasan memiliki peranan Vital bagi perekonomian banyak bangsa karena menjadi lintasan perdagangan dunia sekaligus di dalamnya menyimpan sumber daya Alam yang sangat besar. Pendekatan Keamanan (Security Approach) memandang kawasan perbatasan sebagai kawasan yang bersebelahan langsung dengan negara lain. berupa “buffer area atau Security Zone” sebagai wilayah pengawasan.unggulan sekitarnya.

yang intinya mengembangkan wilayah konsentrasi potensi kawasan memecahkan problem-problem strategis perbatasan di pengembangan tertentu Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Pengelolaan Perbatasan dilakukan dengan prinsip manajemen berbasis wilayah yang berorientasi pada problem and area Focus. Pendekatan memandang yang lingkungan dan (Ecological aspek Approach) lingkungan menjaga memperhatikan perspektif sebagai faktor penting dalam pengelolaan perbatasan merupakan penting dalam keberlanjutan lingkungan dan meminimasi dampak yang akan ditimbulkan oleh kegiatan pembangunan di kawasan perbatasan yang menjadi pintu gerbang kegiatan ekonomi dan perdagangan dengan negara tetangga. Pendekatan lingkungan ini dioperasionalkan antara lain dengan cara menjaga keseimbangan lingkungan dalam melakukan proses upaya pembangunan.4. Tahun 2012 Page 72 . emas. 6. adalah wilayah batas wilayah negara dan kawasan dilakukan dengan prinsip manajemen dan berbasis wilayah (problem and area focus). khusus untuk potensi bahan tambang batubara. menjaga terutama dalam melakukan dalam pengendalian pemanfaatan ruang yang antara lain untuk keseimbangan lingkungan melakukan esploitasi sumber daya alam. serta penambangan pasir di PPKT maupun pencegahan terhadap eksploitasi sumber daya perikanan yang tidak ramah lingkungan. Pengelolaan perbatasan. 5. dan minyak bumi.

7. mengelola perbatasan memiliki ruang lingkup penanganan yang mencakup dua objek strategis. yaitu pengelolaan batas wilayah antar negara dan pengelolaan kawasan.secara terpadu. baik yang sudah disepakati maupun yang belum disepakati. Malaysia. dalam hal ini Negeri Sabah dan Serawak. Area Focus: Sasaran wilayah (geographical target) kesejahteraan masyarakat setempat melalui pembangunan wilayah secara berimbang dan pengelolaan batas wilayah darat diarahkan pada segmensegmen batas darat dengan negara tetangga. 8. Penetapan prioritas pengelolaan batas wilayah dilakukan dengan memperhatikan batas-batas yang belum disepakati atau disengketakan dengan negara tetangga serta isu-isu strategis terkait dengan aspek Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Secara garis besar. Pengelolaan berbagai batas wilayah strategis pada untuk dasarnya memuat dan langkah menetapkan menegaskan batas-batas wilayah negara serta batasbatas terluar perairan yurisdiksi dengan negara tetangga. pengamanan batas wilayah di darat dan di laut. serta reformasi Sedangkan manajemen pengelolaan pengelolaan kawasan lintas batas. Sedangkan pengelolaan batas maritim diarahkan pada Batas Laut Territorial (BLT) dan batas-batas perairan yurisdiksi. pada perbatasan dasarnya terkait dengan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan berkelanjutan. yakni Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) dan Batas Laut Kontinen (BLK). Tahun 2012 Page 73 .

Problem Focus: Pengelolaan perbatasan dalam jangka panjang. dan. 9.lintas batas negara. Pengembangan ekonomi kawasan perbatasan. Penguatan perbatasan kapasitas kelembagaan pengelolaan 18) Bidang Pertanian Berdasarkan indikator produksi dan luas tanam. Peningkatan Pelayanan Sosial dasar dan budaya. yang masing-masing agenda mencakup beberapa program pembangunan yang relevan mendukung agenda prioritas tersebut yang mencakup: a. Pertanian dalam arti luas saat ini di Kalimantan Timur dapat dijelaskan sebagai berikut: Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Kenyataan menunjukkan bahwa kinerja program 2010 yang relatif tidak mengalami perubahan besar dari tahun sebelumnya. Hal ini tidak selayaknya terjadi karena pertanian menjadi perioritas utama dalam RPJMD Provinsi Kaltim. Sasaran berada wilayah di pengelolaan kawasan perbatasan diarahkan pada sejumlah Lokasi Prioritas (LokPri) yang wilayah-wilayah konsentrasi pengembangan (WKP). Tahun 2012 Page 74 . c.SDA dan lingkungan hidup. b. difokuskan pada 5 (lima) agenda prioritas. capaian 2011 pembangunan pertanian belum menunjukkan peningkatan yang berarti dari tahun ke tahun. dan seharusnya capaian 2011 telah mencapai kemandirian pangan di Kalimantan Timur.

meskipun produksi padi di Kalimantan Timur masih belum mencapai swasembada untuk tingkat Provinsi. dan masih di bawah target produksi yang ditetapkan dalam RPJMD Kaltim 2009-2013 maupun RKPD 2008. karena petani hanya mungkin menanam padi dengan baik bilamana curah hujan tersedia cukup. Secara umum terdeteksi bahwa. Tahun 2012 Page 75 . faktor pembatas yang dominan adalah kondisi cuaca dan motivasi petani. produksi padi sawah lebih banyak berperan dalam memenuhi kebutuhan pangan. Produksi padi di daerah ini dilakukan baik pada lahan kering (ladang) maupun lahan basah (sawah). 2009. Sehingga. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. tingkat produksi padi di daerah ini masih berfluktuasi. Berdasarkan data produksi lima tahun terakhir diketahui bahwa. Tanaman Pangan dan Palawija Swasembada beras merupakan status yang diupayakan terwujud di Provinsi Kalimantan Timur sejak lama. Berdasarkan dukungan teknologi hingga saat ini. agroekosistem sawah mendapat dukungan teknologi lebih maju dibandingkan dengan ladang. Motivasi petani naik dan turun dipengaruhi oleh banyak faktor. terutama harga beras dan ketersediaan lapangan kerja alternatif. Pengaruh faktor cuaca. dan 2010. tetapi hingga saat ini belum dapat dicapai. Kenyataan demikian menunjukkan bahwa pengelolaan produksi padi di daerah ini belum dikendalikan sepenuhnya oleh suatu sistem produksi yang terukur. Sedangkan peran pemerintah adalah sebagai fasilitatordan dinamisatordaristakeholder yang ada.

Sesungguhnya produksi padi secara fisik untuk tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. tetapi peningkatan tersebut belum berarti dan belum dapat mengimbangi pertambahan jumlah penduduk.Pertanian rakyat harus lebih diutamakan dibanding pertanian berbasis Page 76 Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. pada tahun 2011 tingkat penyediaannya 80%. swasembada pangan. jumlah penduduk.Berdasarkan data produksi padi. dan asumsi kebutuhan atau konsumsi beras per kapita 113 Kg/tahun. target 10% yang telah dicanangkan oleh Gubernur Kaltim. status swasembada pangan (beras) di Provinsi Kalimantan Timur untuk lima tahun terakhir belum pernah tercapai. Tahun 2012 . penyediaan beras secara lokal Kalimantan Timur yang pada tahun 2008 mencapai lebih dari 90%. Anggaran sektor pertanian dalam arti luas masih sangat jauh dari harapan dan belum mencerminkan keberpihakan kepada para petani. Sehingga. maka upaya untuk mewujudkan swasembada beras di daerah ini akan dapat terwujud. Alokasi anggaran untuk bidang pertanian perlu ditingkatkan untuk menopang: ketahanan pangan. Besarnya anggaran ini tentu saja harus diikuti dengan programprogram yang benar-benar berpihak kepada para petani dan nelayan dan dilaksanakan oleh SKPD terkait. justru menurun dan hanya mencapai sekitar Bilamana program pertanian dapat dilaksanakan secara konsisten dengan dukungan sumberdaya secara maksimal. Justru kekurangannya cenderung semakin membesar pada dua tahun terakhir. cadangan pangan nasional.

e. kaitanya dengan Produksi Pertanian dalam Program-program pemerintah provinsi Kalimantan Timur yang perlu dilakukan pada bidang pertanian dalam arti luas adalah sebagai berikut: Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Peningkatan arti luas. i. jalan pertanian. pencetakan sawah dll. Sejuta hektar Sawit dan Perikanan.corporate/investasi. Diperlukan Regulasi khusus untuk alih fungsi lahan. Peningkatan Insfrastruktur pada kawasan Sentra – Sentra Produksi Pertanian. memberikan bantuan alat traktor. khususnya jalan –jalan Pertanian dan perkebunan. Tahun 2012 Page 77 . Mencapai Swasembada Pangan dan Daging. mencetak sawah baru. Dalam rangka Program Kaltim Green dengan Penanaman 50 juta Pohon. membangun terminalterminal angkutan hasil produksi pertanian. c. irigasi. Memberikan prioritas dan realisasi anggaran 10% dari APBD Provinsi Tahun 2013 Membangun infrastruktur pertanian : irigasi. dll dan Pengembangan Industri Hulu dan Industri Hilir. h. Peningkatan Anggaran Sektor Pertanian dalam arti luas ditujukan untuk: a. Sektor Pariwisata. Penyediaan sarana Produksi Pertanian Arti luas. g. d. b. membangun pabrik CPO. Perlu dukungan infrastruktur pertanian berupa jalan tani. f.

3.769 hektare lahan pertanian kering dan basah. Kaltim saat ini memiliki 201. luasnya 206.711 hektrare dalam dua tahun terakhir. Pemerintah provinsi harus serius melindungi lahan-lahan pertanian berkelanjutan yang terus menyusut akibat dikonversi menjadi areal pertambangan dan perkebunan kelapa sawit. lahan pertanian di Bumi Etam menyusut 4. 5. Perlindungan lahan pertanian dari aneksasi tambang (alih fungsi lahan pertambangan menjadi lahan pertanian) 2. Perlu ada penetapan kawasan pengembangan pertanian yang tidak diperkenankan berubah fungsi lain. Untuk memperkuat bidang pertanian sehingga menjadi andalan ekonomi bagi Provinsi Kaltim Jangka Panjang maka harus dialokasikan anggaran pada bidang pertanian minimal 5% dari anggaran belanjanya. menambah anggaran untuk program yang berpihak pada peningkatan usaha dibidang pertanian. pembangunan merata dirasakan oleh Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Padahal. dengan cara membuat peraturan perlindungan lahan pertanian. Pemerintah provinsi harus segera mengambil tindakan nyata untuk pencegahan pengalihan lahan pertanian produktif menjadi lahan pertambangan atau perkebunan swasta. Karena sektor pertanian menyerap jumlah tenaga kerja yang besar. di mana 2.600 hektare di antaranya ialah areal sawah. pada 2009. dan sektor ini mayoritas berada di pelosok pedesaan.480 hektare 4. Data Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim menyebutkan. Tahun 2012 Page 78 .1.

Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. f. c. Merawat bangunan irigasi. Meningkatkan kesejahteraan dan fasilitas penyuluh pertanian. Palawija sebagai sumber bahan pangan alternatif belum berkembang secara memadai. saluran irigasi dan lahan pertanian. Menyediakan subsidi bantuan bibit. Anggaran juga perlu diarahkan untuk pencetakan sawah-sawah baru dan perbaikan infrastruktur pertanian. Anggaran 5% tersebut diperuntukkan antara lain : a. Tahun 2012 Page 79 . d. Membangun jalan-jalan pada lahan dan produksi lahan pertanian di beberapa kabupaten. khususnya jalan-jalan tani yang penting peranannya sebagai akses penjualan hasil produksi ke pasar. j. e. h. Mendukung program penyuluhan pertanian. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani. b. fasilitas penampungan sentra-sentra produksi pertanian. g.masyarakat di pedesaan. Membangun Database dan Informasi Pertanian. pupuk dan alatalat pertanian. Membangun i. Memperluas/mencetak sawah irigasi pertanian di beberapa kabupaten. luas tanamnya fluktuatif dan yang paling luas belum ada yang mencapai 10% dari luas panen tanaman padi.

produk pangan merupakan komoditi strategis yang menjadi perhatian serius pada tingkat nasional maupun internasional. Samarinda) dan juga alih profesi ke sector Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. berdasarkan kriteria penyediaannya semua komoditi palawija masih mengalami kekurangan. agar khusus untuk masyarakat bersemangat mengembangkan produksi tanaman pangan. Fakta demikian menunjukkan bahwa. Oleh karena. pertanian tanaman pangan hanya menjadi “pekerjaan alternatif” bagi masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan. Kenyataan demikian diduga ada korelasinya dengan pemutusan hubungan kerja dari beberapa perusahaan. Demikian pula produksinya. Kondisi tersebut di atas semestinya pemerintah perlu mengembangkan mendorong program strategis petani. Hal lain yang menjadi faktor pembantu adalah terjadinya alih fungsi lahan ke non pertanian (Kukar. PPU. Meskipun. Kubar.Sebagai bukti bahwa komoditi tersebut belum menjadi andalan sumber pendapatan bagi petani. berdasarkan kriteria kebutuhan konsumsi per kapita untuk jagung. masih terbatas dan ubi kayu yang produksinya paling banyak belum mencapai 20% dari produksi padi. Tahun 2012 Page 80 . Demikian pula tingkat produksinya masih di bawah target yang ditetapkan dalam RPJMD 20092013 Kalimantan Timur. Nunukan. kecuali untuk ubi kayu. kedele dan ubi kayu telah mencapai swasembada Tetapi. dan mereka yang tidak mempunyai pekerjaan untuk sementara menjadi petani padi maupun palawija.

Pengembangan ini telah dilaksanakan secara terfokus pada kawasan kawasan sentra Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. maka sejak tahun 2009 pengembangan agribisnis hortikultura difokuskan pada pengembangan buah buahan unggul lokal yang telah direlease menjadi unggul nasional berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian. Kubar). Selain komoditi obat) padi juga dan palawija. Kendala utama dalam pengembangannya adalah sangat rentan terhadap perubahan iklim. Kedepan diharapkan komoditas hortikultura dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi regional yang secara signifikan dapat meningkatkan kesejahteraan petani/pelaku agribisnis. Tahun 2012 Page 81 . sayuran. sehingga produksi setiap tahun selalu berfluktuasi. maka komoditi dan dapat hortikultura tanaman (buah-buahan. florikultura. yang merupakan komoditi menjadi andalan masyarakat Kalimantan Timur karena disamping jenis komoditinya yang beragam (90 jenis). apabila dikelola secara optimal akan menjadi sumber kegiatan usaha ekonomi yang bermanfaat untuk penanggulangan kemiskinan dan penyediaan lapangan kerja dipedesaan. Selanjutnya dalam rangka melestarikan dan meningkatkan nilai ekonomi buah lokal Kalimantan Timur.lain seperti pekerja rumput laut (Nunukan) dan pekebun (PPU. Ketersediaan sumberdaya hayati yang berupa jenis tanaman dan varietas yang banyak dan ketersediaan sumberdaya lahan. peluang pasar terbuka lebar dan mempunyai nilai ekonomis tinggi.

Berau.produksi yang tesebar di 8 (delapan) Kabupaten/Kota yaitu Kutai Kartanegara. Kutai Timur. di Kota Balikpapan untuk komoditi pepaya mini dan di Kota Samarinda untuk komoditi jahe. tahap awal dilaksanakan dikecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur untuk komoditi pisang kepok. Pengembangan Kawasan ini akan diikuti dengan penyediaan sarana dan prasarana usaha secara bertahap. pada kawasan Sentra Produksi tersebut. yang Bulungan dinilai dan Nunukan. penataan rantai dan pemasaran. mempunyai ekonomis dan mempunyai peluang pasar. Balikpapan. Paser.  Perkebunan Pengembangan tanaman perkebunan di Kalimantan Timur yang luasnya telah mencapai >800. peningkatan untuk penguatan jaminan kelembagaan diberbagai bagi mutu segmen usaha (dari pembibitan sampai pemasaran hasil) keamanan upaya konsumsi perbaikan konsumen Sebagai mendukung mulai sehingga dapat mencapai akses pasar yang lebih luas. Sebagai tahap awal nilai pengembangan difokuskan pada 4 (empat) jenis komoditi mempunyai daya saing. Tahun 2012 Page 82 .000 Ha terdiri atas Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Selain peningkatan produksi maka dilaksanakan pula peningkatan mutu produk melalui penerapan cara budidaya yang baik dan benar/Good Agriculture Practices (GAP) dan pemasyarakatan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya dan penanganan pasca panen. PPU.

karet. Berdasarkan luas diusahakan. perkebunan rakyat mencakup 34. Tahun 2012 Page 83 .25% dengan tanaman utama kelapa sawit. luasnya telah mencakup 80% dari luas areal perkebunan dan produksinya mencapai 96% dari total produksi tanaman perkebunan di Kalimantan Timur yang mencapai 3.tanaman kelapa sawit. cengkeh. namun produktivitasnya relatif masih rendah dan masih banyak petani lahan yang yang belum memiliki kebun. peran subsektor perkebunan ini dalam meningkatkan upaya pendapatan petani belum menggembirakan. Secara umum di program daerah ini pengembangan telah mencapai. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. karena usaha perkebunan rakyat belum berkembang secara maksimal. Sedangkan sebagian besar lahan perkebunan dimanfaatkan oleh perkebunan besar swasta. tanaman bahkan perkebunan melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMD 2009-2013 Kalimantan Timur.54%). Perkebunan besar pemerintah hanya memanfaatkan lahan perkebunan sekitar 2. yang menguasai lahan perkebunan sebesar 63. lada. dan lain-lainnya.16% dengan tanaman utama kelapa sawit dan sebagian kecil karet.181. Upaya peningkatan pendapatan petani melalui pengembangan budidaya tanaman perkebunan mulai tampak di beberapa daerah. kelapa dalam.59% dengan tanaman utama kelapa sawit (14.398 Ton pada tahun 2010. Namun.76%) dan karet (8. Proporsi pengembangan terbesar adalah untuk kelapa sawit. kakao. kopi. yang didukung oleh perusahaan besar swasta dengan komoditi kelapa sawit.

kerbau. Kekurangan ternak potong dipenuhi dengan memasukkan ternak dari luar daerah yang pada tahun 2010 jumlahnya mencapai 82. Tahun 2012 Page 84 . kambing. domba. kecuali budidaya kolam yang masih jauh di bawah target. kerbau dan kambing. domba dan babi. kerbau.547 ekor hanya untuk ternak sapi. Ternak bibit yang masuk ke Kalimantan Timur pada tahun 2010 berjumlah 1. Peternakan Ternak dengan populasi terbesar di Kalimantan Timur sampai akhir tahun 2010 adalah sapi.198 ekor dari lima jenis ternak yaitu sapi. keramba dan budidaya pantai. dan babi.  Perikanan Produksi perikanan mulai tahun 2009 telah melampau target RPJMD 2009-2013 Kalimantan Timur dan terus meningkat hingga tahun 2010. tambak. dengan jumlah bibit ternak terbanyak adalah sapi yang mencapai 70. Peningkatan produksi tersebut adalah kontribusi semua kegiatan perikanan.460 ekor. kambing. jumlah tersebut jauh menurun dibandingkan dengan tahun 2009 yang mencapai 4. Kegiatan yang konsistem mengalami peningkatan sejak tahun 2007 adalah perikanan laut. yaitu: sapi. yaitu sebanyak 108.686 ekor yang terdiri dari sapi. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. populasi sapi mencapai 38 persen. Dibanding dengan jumlah keseluruhan ternak yang terdiri dari 5 (lima) jenis ternak. sedangkan perairan umum produksinya fluktuatif. Bahkan target produksi untuk tahun 2011 telah dapat terlampaui oleh realisasi capaian produksi untuk tahun 2010.19 persen dari keseluruhan.

karena kekritisan lahan di wilayah Kalimantan Timur sudah sedemikian berat. Bila perlu.Seperti diketahui bahwa kondisi hutan di Kalimantan Timur sangat menurun karena tidak ada arah yang jelas tentang pengelolaannya. selain dengan menjaga kelestarian sumberdaya hutan serta lingkungan ekosistemnya. Perlu gerakan reboisasi dan rehabilitasi lahan yang lebih cepat dan lebih efektif. Tahun 2012 Page 85 . Perlunya perencanaan pengelolaan hutan hutan secara menyeluruh di kawasan Provinsi Kalimantan Timur agar pemanfaatan sumberdaya dan pengelolaan lingkungan (ekosistem hutan) dapat lebih terarah dan terjaga kelestariannya. Perlu lebih intensif dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai di wilayah Kalimantan Timur. 20) Bidang Kelautan dan Perikanan a. Perlu upaya-upaya serius dan terarah dalam pengembangan potensi perikanan dan kelautan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. 2. juga agar dapat menjaga kelestarian sumberdaya air sehingga masyarakat Kalimantan Timur bisa mendapatkan air yang sehat untuk dikonsumsi. 3. misalnya dengan pemanfaatan teknologi penginderaan jauh dan system informasi geografis dalam rangka mempercepat pemulihan lansekap di Kalimantan Timur. dapat diterbitkan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS).19) Bidang Kehutanan 1.

yang selama ini masih jauh dari harapan. 21) Bidang Pariwisata 1. Perlu pengawasan dan perlindungan sector kelautan dan perikanan dari kegiatan illegal secara memadai. Dimana potensi bidang kelautan yang memiliki potensi besar belum tergarap secara optimal dan maksimal. e. Pemerintah Provinsi memberikan beberapa prioritas alokasi anggaran untuk Bidang Pariwisata dan kebudayaan. Pemerintah provinsi harus meningkatkan anggaran untuk program kelautan. d. guna mempromosikan obyek wisata di Kaltim dan jangka panjang menambah PAD bagi kalimantan Timur terlebih lagi akan menciptakan ruang usaha baru bagi masyarakat.b. Kalimantan Timur perlu membuat scenario pemanfaatan jalur ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) di masa mendatang. mengingat ada beberapa potensi pariwisata yang dapat dikembangkan. 2. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Pemerintah Provinsi wajib memperhatikan dan mengalokasikan anggaran untuk program pelestarian dan perbaikan pada situs-situs bersejarah. Dalam Bidang Kelautan dan perikanan laut. Kalimantan Timur mempunyai potensi sumber daya alam laut dan pesisir yang melimpah ruah sehingga masih perlu digali dan dimanfaatkan secara maksimal. c. Tahun 2012 Page 86 .

korelasi pemanfaatan lahan dan penyelesaian Rencana Tata Ruang Provinsi (RTRWP) perlu dilakukan dengan baik. Kondisi ini menyebabkan tantangan tersendiri sumber dalam daya mendisain Dalam pembangunan perspektif yang berbasiskan antara alam. tetapi memastikan perubahan kebijakan menjadi pada tahun-tahun terakhir ini dapat berpotensi menimbulkan ketidakonsistenan pada tingkat implementasi. seperti. Pemerintah provinsi mengalokasikan anggaran untuk menyusun dokumen perencanaan strategi Pengembangan Pariwisata Kalimantan Timur jangka panjang. Kebijakan dalam program pembangunan MP3EI yang menetapkan Kaltim sebagai pengembangan energi berkonsekuensi pada alokasi lahan tertentu dalam pelaksanaannya. untuk tambang batubara. Tahun 2012 Page 87 .3. pemanfaatan sebagai ketidakadilan distribusi sumber daya alam menjadi ancaman laten bila tidak diarahkan pada kejelasan pemanfaatan yang dibarengi dengan keadilan dalam pemanfaatannya. terutama kebijakan untuk memastikan pemanfaatan lahan yang berkeadilan dengan tidak mengganggu kebutuhan investasi di Kalimantan Timur. Penyelesaian RTRWP sudah harus menjadi penyelesaian dalam jangka pendek. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. MIGAS. 22) Bidang Penataan Ruang (RTRWP) Dua persoalan penting dalam kebijakan pemanfaatan sumber daya alam di Kalimantan Konflik Timur adalah munculnya lahan ketidakjelasan bias dari pemanfaatan tanah sehingga sering terjadi konflik antar para pengguna. itu. Konflik kerapkali terjadi antara pengusaha tambang batubara dan petani adalah bagian salah satu masalah yang mengemukan dalam beberapa tahun terakhir.

Kegiatan Sarana dan Prasarana Rumah Sederhana Sehat layak huni dan murah 24) Bidang Kepariwisataan dan Kebudayaan  Pemerintah Provinsi diharapakan melestarikan situs-situs bersejarah melalui program pemeliharaan dan pemugaran situs tersebut. terdapat kebijakan Kaltim Green yang berpotensi memproteksi sejumlah luasan kawasan untuk kepentingan tersebut. Kegiatan Fasilitasi dan Stimulasi 2. dibutuhkan kejelasan dan sinkronisasi program dengan dukungan lahan yang jelas dalam bingkai RTRWP yang jelas. Kegiatan Mampu 3.  Pemerintah Provinsi diharapakan memprogramkan bantuan kegiatan dan keuangan dalam pelaksanaan Sail Derawan tahun 2013 di Berau. Tahun 2012 Page 88 . Dengan melakukan pengembangan perumahan dan sanitasi. Atas dasar pokok-pokok pikiran tersebut. 23) Bidang Perumahan Pemerintah Provinsi Kaltim harus terus memprioritaskan program pengembangan perumahan berkelanjutan.Bio-fuel (kebutuhan lahan perkebunan). Di samping itu. melalui: 1. tetapi bersamaan juga muncul program food estate yang pasti membutuhkan lahan. Pembangunan infrastruktur untuk menunjang program pariwisata di Kalimantan Timur Pembangunan Perumahan Masyarakat Kurang  Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim.

26) Bidang Penelitian dan Pengembangan  Pemerintah Provinsi harus menambah anggaran untuk riset.25) Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Pemerintah Provinsi harus terus meningkatkan program preventif terhadap benturan-benturan sosial agar stabilitas keamanan di Kalimantan Timur terus terjaga. situs dan potensi alam Kaltim. khususnya ilmu dan teknologi terapan. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia di Balitbangda Kaltim. buku sejarah dan geografi dunia.  27) Bidang Perpustakaan Pemerintah Provinsi harus menambah anggaran melengkapi buku baru tentang berbagai ilmu dan teknologi terapan. sejarah dan profil Kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Kalimantan Timur dan Kabupaten/Kota Dalam Angka terbitan tiap tahun. Tahun 2012 Page 89 . Pemerintah provinsi mendukung anggaran untuk menyediakan isi (content) buku-buku elektronik yang dibutuhkan oleh masyarakat. khususnya riset-riset yang menjadi kebutuhan daerah untuk dipecahkan dan dicari solusinya.

pelatihan bersertifikat internasional. 29) 30) Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Bidang Hukum Setiap kali penggantian Kepala Daerah biasa menjadi kegiatan klasik dari setiap Kepala Daerah yang baru yaitu melakukan perombakan dan rotasi jabatan yang ada di bawah dan menjadi tanggungjawabnya dengan alasan adalah promosi jabatan. walaupun hal itu halal dan menurut undang-undang. menyampaikan visi dan misi dan terpenting perlu adanya tes kesehatan dan psikologi dan bila perlu dilakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan. yang pertama dilakukan adalah kemampuan dan kompetensi bagi pejabat yang ditempatkan dalam suatu jabatan tertentu dengan tidak asal menempatkan pejabat tersebut di setiap instansi dan setiap pejabat yang terpilih untuk menduduki jabatan tertentu seharusnya tidak serta merta dipilih dan di SK kan serta dilantik. Namun demikian perlu pertimbangan dan kajian yang matang karena belum tentu berdampak baik kepada Kepala Daerahnya terlebih kepada pejabat yang dimutasi. Tahun 2012 Page 90 . Pertimbangan rotasi dan mutasi menurut Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Kalimantan Timur. dan riset bidang industri untuk kepentingan mendukung penyediaan SDM dan pembangunan pengetahuan dan skill SDM di daerah Kalimantan Timur.28) Bidang Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi harus menambah anggaran biaya untuk penyediaan akses informasi bagi masyarakat pedesaan melalui jaringan internet dengan menyediakan bandwith dan infrastruktur pendukungnya. pelatihan untuk guru-guru SMK. Hal ini untuk mengurangi kesenjangan akses informasi antara kota dan desa. tetapi diingikan disini adanya evaluasi kinerja. Bidang Industri dan Perdagangan Pemerintah Provinsi menyediakan anggaran untuk membangun pusat informasi pengetahuan. Hal ini dimaksudkan adalah pejabat yang dimutasi dan menduduki jabatan tertentu selain siap secara fisik juga secara mental sehingga dapat bekerja dengan sungguh-sungguh yang pada gilirannya menghasilkan kinerja yang optimal.

uji Kelayakan dan Kepatutan serta bilamana perlu Uji Syariat berdasarkan keimanan yang dianut setiap CPNS. Selain seleksi kompetensi kiranya dapat dilakukan seleksi administrasi misi dan misi. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Tahun 2012 Page 91 . mudah-mudahan dengan uji syariat dapat mengatasi persoalan ahlak dan keimanan tadi. hendaknya adanya transpransi dan melakukan seleksi yang ketat berdasarkan kopentensi dimiliki setiap CPNS yang diperlukan kecuali untuk golongan I. Maka hendaknya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tanggap dan segera melakukan tindakan memperjelas dan melakukan pemetaan serta pengukuran batas-batas-batas wilayah antara wilayah dimaksud untuk menghindari timbulkan konflik atau sengketa perbatasan. tetapi banyak menimbulkan implikasi yang berdampak negatif kepada lingkungan dan masyarakat padahal pengelolaah sumber daya alam yang penguasaanya diberikan kepada negara dengan maksud adalah untuk tujuan kemakmuran rakyat dan sekaligus melindungi lingkungan dari kerusakan sebagaimana hakekat yang terkandung dalam pasal 33 ayat (3) UUD 1945 yang telah diamandemen.Demikian pula pada setiap reqruitment Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk berbagai golongan. Pengelolaan sumber daya alam memang dampak ekonominya sangat besar. antara Kecamatan dengan Kecamatan dan seterusnya. seperti diantaranya persoalan perbatasan wilayah antara Kabupaten dengan dan antara Kabupaten dengan Kota. psikologi. Demikian halnya rencana pemekaran Provinsi Kalimantan Timur menjadi Provinsi Kalimantan Utara. Pengelolaan sumber daya alam di Provinsi Kalimantan Timur bukan saja mendapatkan keuntungan atau devisa kepada Negara dan Provinsi Kalimantan Timur. tetapi juga dampat sosial bagi masyarakat menimbulkan persoalan yang cukup riskan bila manajemen pengelolaan sumber daya alam tidak dilakukan dengan baik. Dewasa ini banyak terjadi persoalan di PNS seperti perselingkuhan dan Korupsi karena persolan dangkalnya ahlak dan keimanan. uji kesehatan.

Pelaku dan penyalahguna narkoba bukan saja dikalangan dewasa tetapi juga sudah melanda kalangan anak-anak seperti anak-anak Sekolah Dasar. Karena hancurnya suatu generasi maka hancur pula suatu bangsa.seharusnya sedini mungkin melakukan penataan. Dengan 2 (dua) persoalan di atas perlu perhatian serius semua kalangan. bukan saja di kota-kota tetapi juga sudah masuk di desa-desa dan kampung-kampung. Penyalahgunaan narkoba yang melanda masyarakat kita telah merata pada tingkatan umur maupun daerah. Telah banyak kasus terjadi akibat pergaulan bebas dan seks bebas berujung pada tindakan pelanggaran hukum seperti pengguguran kandungan (abortus) yang dapat merenggut nyawa korbannya. Hal ini ancaman serius dan membahayakan bagi generasi. serta penggunaan Narkoba. Para Orang Tua. pemetaan dan pengkuran tentah wilyah KalimantanTimur sebab tidak menutup kemungkinan banyak pihak yang berkepentingan nantinya merasa dirugikan. Kebebasan seksual bagi kalangan usia remaja menjadi penyakit sosial yang sangat membahayakan dan akan merusak masa depan anak itu sendiri bahkan bangsa ini. dan Badan Narkotika. bahkan juga bila pasangannya tidak tanggungjawab berujung pada pembunuhan karena takut terbongkar perbuatannya. Berangamnya pelanggaran dan tindakan hukum yang terjadi masyarakat kita sekarang ini tidak dibarengi ketersediaan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Majelis Ulama. Dibidang hukum. Tahun 2012 Page 92 . Guru dan Masyarakat sampai dengan pihak pemangku kepentingan. menjadi perhatian DPRD Provinsi Kalimantan Timur adalah meningkatnya kasus-kasus kebebasan seksual dikalangan usia remaja. seperti Dinas Sosial. baik pada tingkatan Kabupaten/Kota maupun Provinsi. Kepada pengedar dan penjual barang haram Narkotika tersebut hendaknya dihukum seberat-beratnya sebab pengedar dan penjual barang haram ini biang kerok perusak bangsa. dimulai dari lingkungan keluarga itu sendiri.

tetapi tidak salahnya Pemerintah Provinsi membantu meyediakan RUTAN dan LP yang khusus bagi setiap Pelanggar dan Tindak pidana disebutkan. Demikian pula kepada bagi tersangka yang melakukan tindak pidana diancam pidana lebih dari lima tahun atau lebih. Yang ada sekarang ini tempat Rumah Tahanan (RUTAN) dan Lembaga Pemasyarakatan (LP) sebagai wadah pembinaan bagi pelaku pelanggar dan tindak pidana tersebut digabung jadi satu sekalipun LP bagi anak-anak yang disebut Balai Bispa telah ada. Pelakukannya pun beragam ada anakanak (kecuali korupsi) juga jenis kelamin. Demikian juga terjadi pada LP-LP yang tersebar di Kabupaten dan Kota dalam Provinsi Kalimantan Timur. narkoba dan korupsi. Tahun 2012 Page 93 . Dan RUTAN atau LP kepada Kabupaten dan Kota yang belum terdapat di Kabupaten dan Kota Wilayah Provinsi Kalimantan Timur. karena bagimanapun yang pelanggar hukum yang akan dibina disana adalah warga Provinsi Kalimantan Timur – waga Negara Indonesia. Tidak adanya RUTAN/LP khusus seperti Narkoba. pelaku korupsi dan narkoba. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Padahal orang-orang pelaku tindak pidana yang dibina dan akan kembali kemasyarakat dengan kelakuan yang sudah baik.tempat pembinaan yang optimal dan baik bagi pelanggar hukum yang telah mendapatkan vonis Pengadilan. Contohnya saja RUTAN Sempaja kapasitasnya telah oveload telah berpenghuni 700 – 800 orang semestinya hanya 250 – 300 orang dan penghuninyapun selain pelaku tindak pidana umum. hal ini sudah tidak tidak manusiawi. Sekalipun Rutan dan LP yang merupakan tempat pembinaan bagi pelanggar hukum tersebut adalah tanggungjawab pemerintah pusat in casu Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Kantor Wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Berbagai pelanggaran dan tindakan hukum seperti tindak pidana umum. maka komitmen pemberantasan Narkoba tidak akan berhasil karena para Pelaku Narkoba saat ini ditahan Rutan/LP masih leluasa memakai dan menjalan bisnis atau jual beli nakoba. wanita. nara pidana ada anak-anak.

Menurut ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana bagi tersangka tersebut wajib didampingi Penasehat Hukum. Namun yang terjadi jarang sekali adanya pendampingan Penasehat Hukum kepada tersangka karena tersangkanya tidak mampu membayar Penasehat Hukum atau Pengacara. Pemerintah pusat melalui Mahkamah Agung RI telah menyediakan dana PRODEO, untuk membayar Pengacara guna pendampingan kepada tersangka namun dana prodeo tersebut relatif kecil sementara yang memerlukan bantuan hukum cukup banyak. Oleh karena itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dapat mengalokasi dana prodeo sebagaimana dimaksudkan. Berdasar Undang-Undang NoTahun 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum memungkinkan memberikan bantuan pendanaan bagi tersangka atau pelanggar hukum yang tidak mampu yang diancam hukuman pidana 5 (lima) tahun atau lebih. Menurut pasal 2 ayat (2) Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, perkawinan harus tercatat artinya perkawinan yang sah menurut hukum positif Indonesia ini harus dibuktikan dengan buku nikah. Banyak diantara masyarakat kita bahkan ditengarai di Kota Samarinda saja terdapat 2.000 pasangan suami isteri yang sudah menikah tidak memiliki buku nikah. Hal ini akan menjadi persoalan dikemudian hari karena berdampak hukum kepada anak-anak yang dilahirkan selain sulit mendapatkan Akta Kelahiran juga dikemudian hari si anak tidak bisa mendapatkan warisan karena hubungan hukum anak hanya kepada ibunya, hal ini bisa menjadi mala petaka bagi si anak. Demikian juga kepada si Isteri tidak bisa mendapatkan harta gono-gini bila terjadi perceraian ataupun warisan bila si suami meninggal dunia yang pada akhirnya anak dan ibu juga yang dirugikan. Pernikahan tanpa surat nikah atau dikenal dengan pernikahan bawah tangan bisa dilatar belakangi karena faktor ekonomi, tidak bisa membayar biaya administrasi sebagaimana ditentukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA). Oleh karena itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dapat mengalokasikan anggaran untuk membantu masyarakat untuk bisa mendapatkan

Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim, Tahun 2012

Page 94

perkawinan yang sah melalui isbat nikah di Pengadilan Agama sebagaimana diatur dalam Kompilasi Hukum Islam. Masih dibidang hukum, beberapa putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (increht) yang berlawanan antara masyarakat dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, tidak dapat dieksekusi oleh karena terkendala belum dianggarkannya dari konsekuensi dari putusan tersebut, seperti diantaranya putusan Pengadilan tentang ganti rugi di Waduk Benanga dan Pelabuhan Ferri – Somber – Balikpapan. Pada priode pembahasan anggaran Tahun 2011 Pemerintah Provinsi dalam hal ini Biro Hukum masih enggan memasukkan anggaran tentang konsekuensi putusan Pengadilan tersebut, dengan alasan bahwa sebagai pihak yang kalah sangat tidak baik mengajukan anggaran melaksanakan putusan pengadilan dan semestinya masyarakat yang memenangkan perkara menyampaikan adanya putusan Pengadilan melalui DPRD sebagai aspirasi masyarakat. Hal ini adalah pemahaman yang keliru karena namanya putusan Pengadilan apapun isinya harus dilaksanakan karena hal itu berdasar hukum, itu namanya kalah terhormat. Kalau Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tidak legowo melaksanakan putusan Pengadilan, maka kredibilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah menjadi berkurang. Karena itu DPRD Provinsi Kalimantan Timur memandang bila ada perkara antara masyarakat melawan Pemerintah dan telah mempunyai keputusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, maka secepatnya dimaksukkan dalam anggaran dan melaksanakan putusan tersebut tanpa perlu menunggu eksekusi dari pengadilan. Demikian juga dengan putusan yang telah berkekutan hukum tetap perkaranya tidak perlu diulurulur dengan cara mengajukan Peninjauan Kembali atau mengajukan perkara baru lagi. Dengan demikian perumusan dan pembahasan anggaran dalam RAPBD Perubahan 2012 dan RAPBD Murni Tahun 2013 sebaikanya tidak hanya terfokus pada anggaran untuk pembangunan fisik semata tetapi juga mengalokasikan

Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim, Tahun 2012

Page 95

anggaran untuk pembangunan non fisik seperti pembangunan hukum seperti diuraikan di atas.. Bidang-bidang lain yang belum mendapatkan masukan dari anggota Komisi dan Fraksi DPRD yaitu : 1) Bidang Transmigrasi 2) Bidang Statistik 3) Bidang Kearsipan

Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim, Tahun 2012

Page 96

memperbaharui. dan DPRD telah menegaskan kedudukan DPRD. dan penyusunan pemberdayaan DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat di daerah belum diatur dengan jelas. dokumen perencanaan daerah sedangkan revisi UU UU 25/2004 perlu diarahkan untuk mengatur mengenai proses dan 32/2004 mengatur tentang kelembagaan dan manajemen dari perencanaan daerah. dan mengelola data dan informasi yang diperlukan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. Perbedaan tersebut sering menyulitkan daerah dalam menyelenggarakan kegiatan perencanaan daerah. Isu lainnya adalah tentang instrumen yang dapat digunakan untuk menjaga konsistensi antara perencanaan pembangunan daerah dengan N0. 26/2007 tentang tata ruang. terkait dengan upaya pemberdayaan DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat di daerah diatur dalam UU No. DPD.25/2004 dalam mendefinisikan dokumen dan basis legalitas dari dokumen perencanaan daerah. Terkait dengan manajemen perencanaan daerah adalah perlunya mengatur kewajiban daerah mengumpulkan. Persoalan yang mendasar dalam perencanaan pembangunan daerah adalah inkonsistensi antara UU 32/2004 dan UU N0.BAB III PENUTUP Kejelasan kedudukan DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah dan hubungannya dengan KDH. Tahun 2012 Page 97 . 27 Tahun 2009 tentang Susunan dan Kedudukan DPR.17 Tahun 2007 tentang RJPN dan UU N0. Untuk mengatasi kesulitan ini maka duplikasi dan inkonsistensi antara UU 25/2004 dengan UU 32/2004 perlu dihilangkan. pemberdayaan sekretariat DPRD. Namun. isu hubungan antar KDH dan DPRD terkait dengan APBD.

dalam perencanaan daerah. Dengan membuat pengaturan yang jelas tentang penyelenggaraan pelayanan publik di daerah diharapkan pelaksanaan desentralisasi dapat mempercepat tercapainya perbaikan kualitas pelayanan publik. pengaturan tentang penyelenggaraan pelayanan publik oleh daerah nantinya harus disinkronkan dengan UU pelayanan publik yang baru saja disahkan sehingga tidak terjadi tumpangtindih dan inkonsistensi dalam pengaturan tentang pelayanan publik di daerah. Beberapa masalah dalam penyelenggaraan pelayanan publik seperti: tidak adanya standar pelayanan minimal untuk pelayanan dasar. standar penyelenggaraan pelayanan yang mengatur hak dan kewajiban pengguna dan penyelenggara. Pelayanan publik menjadi isu penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. sayangnya UU 32/2004 belum mengatur sama sekali tentang penyelengaraan pelayanan publik di daerah. Namun. Namun. penting untuk diatur dalam revisi UU 32/2004. Tidak tersedianya data membuat kualitas perencanaan daerah cenderung buruk. Pokok-Pokok Pikiran DPRD Provinsi Kaltim. mekanisme penyampaian keluhan dan penyelesaian sengketa. Tahun 2012 Page 98 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->