P. 1
Metode Pelaksanaan elektrikal

Metode Pelaksanaan elektrikal

|Views: 933|Likes:
Published by Dierga Javier

More info:

Published by: Dierga Javier on Jan 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/25/2014

pdf

text

original

BAB.

VII
SPESIFIKASI TEKNIS SISTEM ELEKTRIKAL
1. 1.1 LINGKUP PEKERJAAN. Umum Pemborong harus menawarkan seluruh lingkup pekerjaan yang dijelaskan baik dalam spesifikasi ini maupun yang tertera dalam gambar, dimana bahan dan peralatan yang digunakan sesuai dengan ketentuan-ketentuan pada spesifikasi ini. Bila ternyata terdapat perbedaan-perbedaan antara spesifikasi bahan atau peralatan yang dipasang dengan spesifikasi yang dipersyaratkan pada pasal dibawah ini, maka merupakan kewajiban pemborong untuk mengganti bahan atau peralatan tersebut sehingga sesuai dengan ketentuen-ketentuan dan disetujui Direksi / Pengawas lapangan. Uraian Lingkup (Scope) Pekerjaan Tenaga & Penerangan Sebagai tertera dalam gambar-gambar rencana, Pemborong pekerjaan instalasi listrik ini harus melakukan pengadaan dan pemasangan serta menyerahkan dalam keadaan baik dan siap dipergunakan. Garis besar lingkup pekerjaan yang dimaksud adalah sebagai berikut : Pengadaan dan Pemasangan : 1. Pengadaan dan pemasangan Panel Distribusi Penerangan, Panel Tenaga, Panel AC, Panel Pompa Air Bersih. 2. Instalasi pengkabelan. 3. Instalasi Cable Ladder dan Cable Tray. 4. Instalasi penerangan dan kotak kontak. 5. Armature lampu dan lampu-lampu khusus lainnya seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana. 6. Instalasi penerangan luar. 7. Instalasi penangkal petir. 8. Instalasi grounding. 9. Melakukan testing, commissioning dan training. 2. STANDAR/RUJUKAN 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 3. 3.1. Peraturan Umum Instalasi Listrik ( PUIL 1987) Peraturan Umum Instalasi Penangkal Petir (PUIPP) International Electrotechnical Commission (IEC) SPLN. Spesifikasi Teknis Penangkal Petir dan Pentanahan.

1.2

KETENTUAN BAHAN DAN PERALATAN Panel Tegangan Rendah 1. Panel tegangan rendah harus mengikuti standard VDE/DIN dan juga harus mengikuti peraturan IEC dan PUIL.

1

5 s) : . Pintu dari panel-panel tersebut harus dilengkapi dengan master key. 8. 55 oC 35 KA c. cukup menggunakan 3 busbar. 3. 380 V 50 Hz : 10 KA 55 oC sesuai gambar : : : : : : lihat gambar rencana Fixed mounted 3 phase. Konstruksi dalam panel-panel serta letak dari komponen-komponen dan sebagainya harus diatur sedemikian rupa dan setiap kabel diberikan nomor terminal/kabel. 1 busbar neutral dan 1 busbar untuk grounding. sehingga bila akan dilaksanakan perbaikan-perbaikan. Ukuran dari tiap-tiap panel harus disesuaikan dengan keadaan dan keperluan serta semua persyaratan yang berlaku sesuai dengan yang telah disetujui Perencana. 5. kecuali untuk Panel 1 phasa. 6. Setiap busbar copper harus diberi warna sesuai peraturan PLN. 4 pole 380 Volt 50 Hz max. penyambungan-penyambungan pada komponen-komponen dapat dengan mudah dilaksanakan tanpa mengganggu komponen-komponen lainnya.2. Panel-panel harus dibuat dari plat besi tebal 2 mm dengan rangka besi dan seluruhnya harus dizinchromat ICI dan di duco 2 kali dan harus dipakai cat dengan cat bakar. Rated short time current (0. Komponen-komponen pengaman yang dapat dipakai adalah : a. Besarnya busbar harus diperhitungkan untuk besar arus tanpa menyebabkan suhu yang lebih dari 65C. Pengaturan/penempatan komponen atau peralatan harus mempertimbangkan juga kemungkinan kenaikan temperatur yang ditimbulkan. 7. warna abu-abu merk ICI. Setiap panel harus mempunyai 5 busbar copper terdiri dari 3 busbar phase R-ST. untuk Ampermeter dan Voltmeter dengan ukuran 96 x 96 mm dengan skala linear dan ketelirian 1% dan bebas dari pengarus induksi serta ada sertifikat tera dari LMK/PLN (minimum 1 buah untuk setiap jenis alat ukur). lapisan yang dipergunakan untuk memberi warna busbar dan saluran harus dari jenis yang tahan terhadap kenaikan suhu yang diperbolehkan. baik oleh komponenkomponen itu sendiri ataupun karena keterbatasan ruang panelnya. Incoming & Outgoing MCCB  Rated current : sesuai gambar  Operating voltage : 220/380 V  Frequency : 50 Hz  Breaking capacity : 36 dan 25 KA  Permitted ambient temp : 55 oC  Overload release : sesuai gambar b. 4. Miniatur Circuit Breaker  Rated current  Operating voltage :  Frequency :  Breaking capacity  Permitted ambient temp :  Overload release : Auxiliary relay  Pada incoming MCCB Rated continous current Type Number of pole Rated operating voltage Frequency Permitted ambient temp : sesuai gambar 220 V. Alat ukur yang dipergunakan adalah jenis semi flush mounting dalam kotak tahan getaran.

2. Terminal Block  Ambient Temperature  Density :  Insulatting Housing :  Distance between the terminal body and the mounting rail 3. 0. Operator Mechanism : Motorized with stored energy feature motor & clossing solenoid 220 V. 55C Rated short time current (0. b.  Insultation : PVC  Core Filter : Compound Elastic/Soft PVC  Sheat : PVC.C. NYY & NYFGbY dengan spesifikasi :  Conductor : Plain copper (NYM & NYY). a. 2. Pada prinsipnya kabel-kabel yang dipergunakan adalah sebagai berikut : a. solid or stranded (NYY). Untuk kabel-kabel instalasi daya dipergunakan jenis NYFGbY dan NYY. 25 KA Operator Mechanism : Manual operation Over load release : Adjustable type Instantenous over current : Permanently set Auxiliary release yang mungkin ada (lihat gambar) : Auxiliary switch : 1 NO + 1 NC : . Kabel Tegangan Rendah 1. 4 pole Rated operating voltage : 380 Volt Frequency : 50 Hz Permitted ambient temp : max.B Rated continous current : lihat gambar rencana Type : Fixed mounted Number of pole : 3 phase.C. Untuk kabel-kabel instalasi penerangan dipergunakan jenis NYM. 35 KA atau dinyatakan lain pada gambar. Kabel-kabel yang dipakai harus dapat dipergunakan untuk tegangan min.40+ 100C High Density (600 V) Continous grove : De Electric gap Rated peak withstandcurrent Rated short circuit Breaking capacity : 45 KA 10.-  : 40 KA. Over load release : Adjustable Instantenous over current : Adjustable Auxiliary release yang mungkin ada (lihat gambar) : under voltage release 220 V Shunt trip Auxiliary switch : 4 NO + NC Pada Outgoing M. .5 s) : lihat gambar rencana Rated peak withstandcurrent : lihat gambar rencana Rated short circuit Breaking capacity (BC) : 35 KA.6 kV untuk kabel NYM. 50 Hz. Copper/sector shape (NYFGbY).

5. B. Ruang Kerja menggunakan TL’D colour cool day light type TBS recessed mounting dilengkapi Cover setara dengan type M1 untuk general lighting dan type M5 untuk setara produksi Phillips.85. 3. 2. Cable Ladder/Tray. 2. 6. 4. 7. Kotak Kontak. Lampu Mercury 1. Lampu Baret 1. dll).7 mm. Lampu turbular fluorescent PLCE 13/18 watt. Colour Cool day light. Starting time kurang dari 10 detik. Index Protection IP 54. . 6. Bangunan seperti yang diperlihatkan dalam Gambar menggunakan Lampu TL’D . Suspension system chains. Celcius. reflektor anodaized aluminium dan tutup kaca setara produksi Philips. Penampang kabel minimum yang dapat dipakai 2. 4. 5. Ballast HPL-N type. 5.5 mm². Bi pin base. 3. Kabel-kabel daya yang ke sub-sub panel harus disertai dengan kabel BC atau NYA sebagai kawat pentanahan dengan diameter sama dengan diameter kabel feedernya. Reflektor wide beam.3. Ballast (Transformator) untuk lampu TL’D harus dari bahan Low Loss Type. 4. E. E Lampu Sorot Lampu sorot untuk luar bangunan menggunakan Lampu Metal Halide HPI-T 1000 watt terdiri dari elektrikal unit. D.3. C. Colour Cool day light. 3. 3. A. Saklar. Ambient temperatur 45 deg. kabel dan peralatan bantu lainnya harus dimintakan persetujuan terlebih dahulu. Lampu Base E40. Luminaire HPL-N High Pressure Mercury. 3. Celcius. Lampu Circular fluorescent 32 watt. Sebelum dipergunakan. 1. Condensor yang dipasang seri pada lampu-lampu TL’D harus dapat memberikan koreksi factor (cos phi) total minimal 0. 2. reflektor anodaized aluminium dan tutup kaca untuk lingkungan yang berdebu setara produksi Philips. 2. Lampu Down Light 1. Fitting lampu TL’D (lamp Holder) type. Tebal plat besi untuk lighting fixtures tersebut minimum 0. 2. Bangunan Gudang seperti yang diperlihatkan dalam Gambar menggunakan Lampu Mercury untuk industri HPLN 400 watt type HDK terdiri dari elektrikal unit. 4. Reflektor wide beam. Lampu TLD 1. Syarat Khusus (Lampu. Starting time kurang dari 10 detik. 8. Finishing untuk lampu TL’D harus di Cat Oven/Powder Coating. 3. Ambient temperatur 45 deg.

5. Spesifikasi dari kotak kontak industrial type adalah sebagai berikut :  Type : Surface mounting socket Outlets c/w plug  Material : Polyester-polyamide cover stainless steel screw parts. 4. Index Protection IP 65. 4. rapih kuat sera sedemikian rupa hingga pekerjaanpekerjaan seperti penggantian lampu. dengan ICI acrylic paint warna putih. Reflektor dari bahan Anodized Aluminium murni. Penutup lampu tetap tergantung pada rumah lampu walupun klip pengancing dilepas. pembersihan. G. 5. Distribusi cahaya sesuai standar C. Pada ruang-ruang yang basah/lembab harus dari jenis water dicht (WD) sedang untuk saklar dan isolating switch dipasang maksimal 130 cm dari permukaan lantai. Penutup lampu dari bahan methacrylate bening. 8. Syarat Umum 1.4. Kotak kontak khusus/Industrial type. Kotak-kontak dan saklar yang akan dipasang pada dinding tembok bata adalah type pemasangan masuk/inbow (flush-mounting) Kotak-kontak rating 16A dan mengikuti standard VDE. 7. kotak-kontak dinding dan push button harus dipakai dari jenis bahan bakely atau metal dari produk yang sama. pemeriksaan dan pekerjaan pemeliharaan dengan mudah dapat dilaksanakan. Pada semua lighting fixtures harus ditanahkan (grounding). Lampu jalan high pressure mercury HPL-N 250 Watt lengkap dengan ballast . 2.. untuk Area tertentu. Dudukan komponen elektrik dapat dilepas untuk melakukan reparasi. contoh harus disetujui oleh Perencana/Direksi Pengawas. Lampu jalan dan Taman. 3. 7. 6.E. Kotak Kontak dan Saklar 1. 5. 1. Suspension system chains. 5.  Protection Index. Luminaire HPI-T Metal Halide. . Konstruksi lighting fixtures pada umumnya harus memberikan efisiensi penerangan yang maksimal. 2. Rumah lampu dari bahan fibreglass reinforced polyester berwarna abu-abu. Komponen kelistrikan dapat dengan mudah dipasang. F. Ballast HPI-T type. Flush-box (inbouw doos) untuk tempat sakla. Semua logam dibagian luar terbuat dari bahan stainless steel dan aluminium. Kotak-kontak dinding yang dipasang 30 cm dari permukaan lantai.I. 3. 2. Rumah lampu dirancang sedemikian rupa sehingga pemeliharaan dapat dilakukan dari posisi atas. akan ditentukan kemudian. kapasitor dan tiang dengan ketinggian standard 11 meter. Semua lighting fixtures harus dicat dengan cat bakar bebas dari karat. 9. IP 66 3. 6.

Konduit yang dipasang harus dilengkapi dengan segala Accessoriesnya dari material/bahan yang sama dengan konduitnya seperti. reducers. 6. 4. Cable Tray harus terbuat dari bahan Mild Steel. 2. 1. Kawat grounding menggunakan kawat telanjang ( Bare Copper Conductor). Elektroda pentanahan untuk grounding digunakan pipa galvanized minimal berdiameeter 11/4” . Pada setiap belokan atau percabangan bentuk tray harus dibuat sedemikian rupa sehingga belokan kabel sesuai dengan bending yang diperkenankan (disesuaikan dengan standar produk masing-masing).dilengkapi klem-klem kabel setiap jarak 500mm dan support. 5. Konduit 1. Konduit yang dipakai adalah dari jenis PVC High Impact atau metal conduit.I.60. 4. 3. dimana diamter dalam dari konduit minimum 1. 1. Grounding. coupling. 7.    H. 3 P + E or 3 P + E + N Konduit yang digunakan. 5. Cable Tray dan Cable ladder. Cable Ladder dipasang pada dinding . 2. diukur setelah tidak turun hujan selama 3 hari berturut-turut. Kabel yang dipasang diatas plafon dan pada cable tray harus diklem (diikat) dengan klem-klem kabel (pengikat/cable ties) .5 meter. 3.P dengan diameter 2½ kali diameter kabel. Sebelum dipasang cable ladder harus di hot dip galvanis. aluminium. diujung pipa dipasang copper rod sepanjang 0. terminal boxes dan berbagai perlengkapan lainnya. harus memenuhi standard yang berlaku (British Standard-BS dan Electronical Standardization CENELEC) untuk pengujian karakteristik bahan antara lain. atau dinyatakan lain pada gambar.+ 60C 220-240V or 380-415V 16A & 63A. Kedalaman grounding minium 6 meter J. 2. locknuts. Plumbing). Cara pemasangan cable tray diatas support / penyangga yang dipasang setiap jarak maksimum 1000 mm. . Sedangkan untuk FRC (Fire Recistance Cable) menggunakan G. Besarnya kawat grounding minimal berpenampang sama dengan penampang kabel masuk (incoming feeder).5 kali diameter kabel dan minimum diameter dalam adalah 10 mm. untuk memudahkan baik pada saat pelaksanaan maupun saat perawatan. I. Operation temperature Voltage operation Rated Current Pole of Configurations : : : : . saddles. tahan terhadap bahaya kebakaran ringan kelenturannya dan tahan terhadap getaran mekanis (tidak mudah pecah) pada saat pengecoran lantai atau kolom beton. 3. inspection elbows. Cable Tray dan Ladder harus di Grounding. Nilai tahanan grounding untuk panel-panel maksimum 2 ohm. 2 P + E. stainless Steel hotdip galvanized. Sebelum pemasangan cable ladder harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan instalasi lainnya (AC.

2 . dimana sebelum kabel ditanam ditempatkan lapisan pasir setebal 15 cm dan diatasnya diamankan dengan batu bata Cikarang sebagai pelindungnya. Sedangkan untuk kabel instalasi penerangan (NYM) yang digunakan harus terdiri dari 4 macam warna sesuai dengan ketentuan PUIL (R. 6. 2. Untuk kabel feeder yang dipasang didalam trench harus mempergunakan kabel support. Pada lokasi-lokasi yang khusus (Shaft listrik. 8. 6. 4. Setiap kabel yang masuk/keluar dari panel harus dilengkapi dengan gland dari karet atau penutup yang rapat tanpa adanya permukaan yang tajam. kecuali pada kabel penerangan. Pada route kabel setiap 25 m dan disetiap belokan harus ada tanda arah jalannya kabel. minimum setiap jarak 50 cm.4. 4. Semua kabel yang ditanam harus pada kedalaman 80 cm minimum. Lebar galian minimum adalah 40 cm atau disesuaikan dengan jumlah kabel. Panel-panel harus dipasang sesuai dengan petunjuk dari pabrik pembuatnya dan harus rata (horizontal/waterpas). 3. Kabel-kabel 1. 4. harus dibuat sedemikian tupa sehingga mudah dalam mengoperasikannya dan estetik. 5. panel-panel harus diperlengkapi dengan lubang-lubang ventilasi yang cukup.1. Setiap kabel daya pada ujungnya harus diberi isolasi berwarna untuk mengidentifikasikan phasanya sesuai dengan PUIL 1987 pasal 701. Khusus untuk panel-panel type free standing. 8. 3. Setiap tarikan kabel tidak diperkenankan adanya sambungan. 2. gudang atau penerangan luar). 7. harus diberi alas dengan menggunakan besi kanal UNP 100 x 50 x 5 mm. 9. Semua kabel dikedua ujungnya harus diberi tanda dengan kabel mark yang jelas dan tidak mudah lepas untuk mengidentifikasikan arah beban. T. 10. Kabel daya yang dipasang pada Shaft/dinding bangunan harus diletakkan diatas tangga kabel (cable leadder) atau cable tray yang semuanya ditata dan diklem dengan rapi. S. Ketinggian panel-panel type wall mounting harus menurut PUIL 1987. Semua panel harus ditanahkan. 7. 5. 4. 11. PERSYARATAN TEKNIS PEMASANGAN Panel-panel 1. Untuk kabel dengan diameter 16 mm2 atau lebih harus dilengkapi dengan sepatu kabel untuk terminasinya. Semua kabel yang dipasang diatas langit-langit harus diletakkan pada Cable Ladder. Untuk panel-panel yang banyak menggunakan komponen kontrol/busbar atau banyak menggunakan alat ukur harus dilengkapi dengan terminal block yang baik mutunya (lihat item produk). Panel-panel yang dilengkapi dengan magnetic contactor dan start/stop push button. Kabel yang ditanam dan menyeberangi selokan atau jalan atau instalasi lainnya harus ditanam lebih dalam dari 60 cm dan diberikan pelindung pipa galvanis dengan diameter minimum 2½ kali penampang kabel. Neutral dan grounding. Pemasangan sepatu kabel yang berukuran 70 mm2 atau lebih harus mempergunakan alat pres hidraulis yang kemudian disolder dengan timah pateri.

5. PENGUJIAN 5. 4. 5. Lampu Penerangan. Penyusunan konduit diatas cable leadder harus rapi dan tidak saling menyilang. Lampu tidak diperkenankan memberi beban pada rangka plafond yang terbuat dari bahan aluminium. . 4.3. 4. Penyambungan kabel untuk penerangan dan kotak kontak harus didalam kotak penyambungan dan memakai alat penyambung berupa las-dop merk Legrand atau 3 M dengan memberi isolasi terlebih daulu. Tiang lampu penerangan luar dipasang tegak lurus. harus diadakan pengujian secara individual. Kotak Kontak dan Saklar 1.6. Lampu penerangan luar dibuat dengan pondasi dan dipasang kotak pengaman (fuse box ) pada ketinggian maximum 500 mm dari tanah. Untuk kotak kontak dan 1500 mm untuk saklar. 2. Pemasangan lampu penerangan disesuaikan dengan rencana plafond Arsitek dan disetujui Pengawas lapangan. Koordinasi penempatan KWH meter ditentukan kemudian dilapangan setelah disepakati bersama Arsitek. 3. Warna isolasi harus sama dengan warna kabelnya. Pemasangan lampu penerangan harus disesuaikan dengan rencana plafond dari Arsitek dan disetujui oleh Direksi /Pengawas Lapangan.12.4. 4. Peralatan tersebut baru dapat dipasang setelah dilengkapi dengan sertifikat pengujian yang baik dari pabrik yang bersangkutan dan LMK/PLN serta instansi lain yang berwenang untuk itu. 2. Lampu Penerangan 1. 2. 1. Lampu tidak diperkenankan memberikan beban kepada rangka plafond yang terbuat dari bahan aluminium. Setiap pemasangan kabel daya harus diberikan cadangan kurang lebih 1 m disetiap ujungnya.1. 4. Umum Sebelum semua peralatan utama dari sistim dipasang. Kotak kontak dan saklar yang dipasang pada tempat yang lembab harus type water dicht (bila ada). 14. Penyambungan kabel untuk penerangan dan kotak kontak harus didalam kotak terminal yang terbuat dari bahan yang sama dengan bahan konduitnya dan dilengkapi dengan skrup untuk tutupnya dimana tebal kotak terminal tadi minimu 4 cm. Kotak kontak dan saklar yang akan dipakai adalah type pemasangan masuk dan dipasang pada ketinggian 300 mm dari level lantai. 15. Penempatan KWH meter baik dalam panel-panel utama maupun yang terpasang dlam sub-sub panel harus diletakkan sedemikianrupa sehingga mudah dilihat/dibaca dengan baik. 2. Semua kabel yang akan dipasang menembus dinding atau beron harus dibuatkan sleeve dari pipa galvanis dengan diameter minimum 2½ kali penampang kabel. 16. 13. KWH Meter 1.

6. Pemborong baru bisa mengganti bila ada persetujuan resmi dan tertulis. Semua biaya untuk mendapatkan sertifikat lulus pengujian dan peralatan untuk pengujian yang perlu disediakan oleh Pemborong menjadi tanggung jawab Pemborong sendiri.2. MCB dll Pembuat Panel : : : Phoenix Contact. . untuk menjamin bahwa sistem berfungsi dengan baik. fasa netral. 3. Peralatan dan Bahan Peralatan dan bahan Instalasi Listrik yang harus diuji 1. over current. PERALATAN MAINTENANCE Pemborong diwajibkan menyerahkan peralatan Maintenace (Tools Kit) untuk semua system yang terpasang sesuai dengan produknya masing-masing. Panel-panel tegangan rendah Panel-panel tersebut harus dilengkapi dengan sertifikat lulus pengujian dari pembuat panel yang menjami bahwa setiap peralatan dalam panel tersebut berfungsi baik dan bekerja sempurna dalam keadaan operasional maupun ganguan berupa undervoltage. harus diadakan pengujian secara menyeluruh dari sistim. PRODUK Bahan atau peralatan harus memenuhi spesifikasi. Dalam hal ini faktor daya yang diperbolehkan minimal 0. Panelindo. 3. overthermis. short circuit dan lainlain serta merger antara fasa.Setelah peralatan tersebut dipasang. 5. Lighting Fixtures Setiap lighting fixtures yang menggunakan Ballast dan kapasitor harus dilakukan pengujian atau pengukuran faktor daya (Cos phi). Kabel-kabel tegangan rendah Untuk kabel tegangan rendah. Terminal Block MCCB. • Pemasangan motor-motor listrik bisa dilaksanakan setelah penunjukkan hasil pengukuran tidak melanggar ketentuan-ketentuan PUIL 1987. Semua peralatan tersebut harus baru dan asli. pengujian dengan megger tetap harus dilaksanakan.85. Produk bahan dan peralatan pada dasarnya adalah sebagai berikut : 7. sertifikat lulus pengujian harus dari PLN yang terutama menjamin bahan isolasi kabel baik serta tidak melanggar ketentuanketentuan PLN tentang isolasi kabel tegangan rendah. Otessa.GE. 4. Pemborong dimungkinkan untuk mengajukan alternatif lain yang setaraf dengan yang dispesifikasikan ke MK. MG. Unimakmur. • Pengukuran tahanan isolasi motor-motor listrik harus dilakukan. Legrand ABB. fasa nol. harus dari type yang sesuai dengan pemakaian dan lokasi dimana motor-motor tersebut dipasang. dengan nilai tahan isolasi minimum 50 mega Ohm. 2.Simetri. Siemens. ══════════════════════════════════════════════════ BAHAN/PERALATAN MERK/PEMBUAT ══════════════════════════════════════════════════ 1. 2. Penyalaan baru boleh dilaksanakan apabila dinyatakan lulus oleh Direksi Lapangan yang didasarkan pada hasil pengukuran (data) langsung dari semua instalasi. Motor-motor Listrik • Motor-motor listrik yang terpasang.

Class : Cable Mark : Lampu TLD & PLC  Fluorescent :  Starter :  Condensor (Capacitor) :  Fitting :  Lamp Holder :  Ballast low loss :  Pembuat : Kotak Kontak Kotak Kontak Industry/Isolating Switch : Saklar : Metal Conduit : : Kabelindo. 6. National. Legrand.Artolite. Brocco Maruichi.Clipsal. DOUBLE-H Wavin. 5. GE Philips.4.Clipsal. Clipsal. GE Philips. PPI 3 M. Matshuhita Three Star. 14. 9. 12. AW : GIP Med. Conduit High Impact : Konduit PVC. Osram. Cable Leadder/Tray ══════════════════════════════════════════════════ . GE Philips.Interlite. Bocco Legrand. Tranka Ega. : Legrand . MK. 8. Brocco MK.Clipsal. Legrand Philips. Rucika Bakrie. 7. Interack. GE Philips. GE Philips. Osram. Kabelmetal. Osram. Supreme. MK. Kabel : 10. 13.Spectra. GE Philips. Osram. 11. Osram. Osram.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->