BAB.

VII
SPESIFIKASI TEKNIS SISTEM ELEKTRIKAL
1. 1.1 LINGKUP PEKERJAAN. Umum Pemborong harus menawarkan seluruh lingkup pekerjaan yang dijelaskan baik dalam spesifikasi ini maupun yang tertera dalam gambar, dimana bahan dan peralatan yang digunakan sesuai dengan ketentuan-ketentuan pada spesifikasi ini. Bila ternyata terdapat perbedaan-perbedaan antara spesifikasi bahan atau peralatan yang dipasang dengan spesifikasi yang dipersyaratkan pada pasal dibawah ini, maka merupakan kewajiban pemborong untuk mengganti bahan atau peralatan tersebut sehingga sesuai dengan ketentuen-ketentuan dan disetujui Direksi / Pengawas lapangan. Uraian Lingkup (Scope) Pekerjaan Tenaga & Penerangan Sebagai tertera dalam gambar-gambar rencana, Pemborong pekerjaan instalasi listrik ini harus melakukan pengadaan dan pemasangan serta menyerahkan dalam keadaan baik dan siap dipergunakan. Garis besar lingkup pekerjaan yang dimaksud adalah sebagai berikut : Pengadaan dan Pemasangan : 1. Pengadaan dan pemasangan Panel Distribusi Penerangan, Panel Tenaga, Panel AC, Panel Pompa Air Bersih. 2. Instalasi pengkabelan. 3. Instalasi Cable Ladder dan Cable Tray. 4. Instalasi penerangan dan kotak kontak. 5. Armature lampu dan lampu-lampu khusus lainnya seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana. 6. Instalasi penerangan luar. 7. Instalasi penangkal petir. 8. Instalasi grounding. 9. Melakukan testing, commissioning dan training. 2. STANDAR/RUJUKAN 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 3. 3.1. Peraturan Umum Instalasi Listrik ( PUIL 1987) Peraturan Umum Instalasi Penangkal Petir (PUIPP) International Electrotechnical Commission (IEC) SPLN. Spesifikasi Teknis Penangkal Petir dan Pentanahan.

1.2

KETENTUAN BAHAN DAN PERALATAN Panel Tegangan Rendah 1. Panel tegangan rendah harus mengikuti standard VDE/DIN dan juga harus mengikuti peraturan IEC dan PUIL.

1

2. Setiap panel harus mempunyai 5 busbar copper terdiri dari 3 busbar phase R-ST. Rated short time current (0. cukup menggunakan 3 busbar. 5. Setiap busbar copper harus diberi warna sesuai peraturan PLN. Panel-panel harus dibuat dari plat besi tebal 2 mm dengan rangka besi dan seluruhnya harus dizinchromat ICI dan di duco 2 kali dan harus dipakai cat dengan cat bakar. 55 oC 35 KA c. Konstruksi dalam panel-panel serta letak dari komponen-komponen dan sebagainya harus diatur sedemikian rupa dan setiap kabel diberikan nomor terminal/kabel. sehingga bila akan dilaksanakan perbaikan-perbaikan. 4. Komponen-komponen pengaman yang dapat dipakai adalah : a. Incoming & Outgoing MCCB  Rated current : sesuai gambar  Operating voltage : 220/380 V  Frequency : 50 Hz  Breaking capacity : 36 dan 25 KA  Permitted ambient temp : 55 oC  Overload release : sesuai gambar b. Ukuran dari tiap-tiap panel harus disesuaikan dengan keadaan dan keperluan serta semua persyaratan yang berlaku sesuai dengan yang telah disetujui Perencana. warna abu-abu merk ICI. 1 busbar neutral dan 1 busbar untuk grounding. lapisan yang dipergunakan untuk memberi warna busbar dan saluran harus dari jenis yang tahan terhadap kenaikan suhu yang diperbolehkan. 6. baik oleh komponenkomponen itu sendiri ataupun karena keterbatasan ruang panelnya. Miniatur Circuit Breaker  Rated current  Operating voltage :  Frequency :  Breaking capacity  Permitted ambient temp :  Overload release : Auxiliary relay  Pada incoming MCCB Rated continous current Type Number of pole Rated operating voltage Frequency Permitted ambient temp : sesuai gambar 220 V. Pintu dari panel-panel tersebut harus dilengkapi dengan master key. 4 pole 380 Volt 50 Hz max. Alat ukur yang dipergunakan adalah jenis semi flush mounting dalam kotak tahan getaran. untuk Ampermeter dan Voltmeter dengan ukuran 96 x 96 mm dengan skala linear dan ketelirian 1% dan bebas dari pengarus induksi serta ada sertifikat tera dari LMK/PLN (minimum 1 buah untuk setiap jenis alat ukur). 8. 380 V 50 Hz : 10 KA 55 oC sesuai gambar : : : : : : lihat gambar rencana Fixed mounted 3 phase. 3. Pengaturan/penempatan komponen atau peralatan harus mempertimbangkan juga kemungkinan kenaikan temperatur yang ditimbulkan. Besarnya busbar harus diperhitungkan untuk besar arus tanpa menyebabkan suhu yang lebih dari 65C. 7.5 s) : . penyambungan-penyambungan pada komponen-komponen dapat dengan mudah dilaksanakan tanpa mengganggu komponen-komponen lainnya. kecuali untuk Panel 1 phasa.

4 pole Rated operating voltage : 380 Volt Frequency : 50 Hz Permitted ambient temp : max. 35 KA atau dinyatakan lain pada gambar. Operator Mechanism : Motorized with stored energy feature motor & clossing solenoid 220 V. 55C Rated short time current (0.40+ 100C High Density (600 V) Continous grove : De Electric gap Rated peak withstandcurrent Rated short circuit Breaking capacity : 45 KA 10. 2.C.C. a. NYY & NYFGbY dengan spesifikasi :  Conductor : Plain copper (NYM & NYY).  Insultation : PVC  Core Filter : Compound Elastic/Soft PVC  Sheat : PVC.B Rated continous current : lihat gambar rencana Type : Fixed mounted Number of pole : 3 phase. Over load release : Adjustable Instantenous over current : Adjustable Auxiliary release yang mungkin ada (lihat gambar) : under voltage release 220 V Shunt trip Auxiliary switch : 4 NO + NC Pada Outgoing M. 0. b. 50 Hz. solid or stranded (NYY). Terminal Block  Ambient Temperature  Density :  Insulatting Housing :  Distance between the terminal body and the mounting rail 3.6 kV untuk kabel NYM.2.5 s) : lihat gambar rencana Rated peak withstandcurrent : lihat gambar rencana Rated short circuit Breaking capacity (BC) : 35 KA. Kabel-kabel yang dipakai harus dapat dipergunakan untuk tegangan min. Pada prinsipnya kabel-kabel yang dipergunakan adalah sebagai berikut : a.-  : 40 KA. Untuk kabel-kabel instalasi daya dipergunakan jenis NYFGbY dan NYY. Kabel Tegangan Rendah 1. 25 KA Operator Mechanism : Manual operation Over load release : Adjustable type Instantenous over current : Permanently set Auxiliary release yang mungkin ada (lihat gambar) : Auxiliary switch : 1 NO + 1 NC : . Copper/sector shape (NYFGbY). . Untuk kabel-kabel instalasi penerangan dipergunakan jenis NYM.

Starting time kurang dari 10 detik. 5. Bangunan seperti yang diperlihatkan dalam Gambar menggunakan Lampu TL’D . Reflektor wide beam. 3. Cable Ladder/Tray. 3. 2. reflektor anodaized aluminium dan tutup kaca setara produksi Philips. Penampang kabel minimum yang dapat dipakai 2. kabel dan peralatan bantu lainnya harus dimintakan persetujuan terlebih dahulu. Bangunan Gudang seperti yang diperlihatkan dalam Gambar menggunakan Lampu Mercury untuk industri HPLN 400 watt type HDK terdiri dari elektrikal unit. Lampu Down Light 1. Saklar. Suspension system chains. 3. Ambient temperatur 45 deg.85. dll). Tebal plat besi untuk lighting fixtures tersebut minimum 0. 4. Luminaire HPL-N High Pressure Mercury. 4. Starting time kurang dari 10 detik. 2. Lampu Circular fluorescent 32 watt. 4. Bi pin base. 3. Syarat Khusus (Lampu. Kabel-kabel daya yang ke sub-sub panel harus disertai dengan kabel BC atau NYA sebagai kawat pentanahan dengan diameter sama dengan diameter kabel feedernya. Ruang Kerja menggunakan TL’D colour cool day light type TBS recessed mounting dilengkapi Cover setara dengan type M1 untuk general lighting dan type M5 untuk setara produksi Phillips. A. 2. Fitting lampu TL’D (lamp Holder) type. Kotak Kontak. Ambient temperatur 45 deg. 3. Condensor yang dipasang seri pada lampu-lampu TL’D harus dapat memberikan koreksi factor (cos phi) total minimal 0. Celcius. 4. B. Sebelum dipergunakan.5 mm². Colour Cool day light. 2. Index Protection IP 54. 2. Reflektor wide beam. 5. Colour Cool day light. E Lampu Sorot Lampu sorot untuk luar bangunan menggunakan Lampu Metal Halide HPI-T 1000 watt terdiri dari elektrikal unit. 3. . Lampu Baret 1. 6. Finishing untuk lampu TL’D harus di Cat Oven/Powder Coating. D. 5. 7. Ballast HPL-N type.3. E. 6.3. Celcius. C.7 mm. 1. Lampu Mercury 1. Lampu TLD 1. 8. Lampu Base E40. reflektor anodaized aluminium dan tutup kaca untuk lingkungan yang berdebu setara produksi Philips. Lampu turbular fluorescent PLCE 13/18 watt. Ballast (Transformator) untuk lampu TL’D harus dari bahan Low Loss Type.

Konstruksi lighting fixtures pada umumnya harus memberikan efisiensi penerangan yang maksimal. Semua logam dibagian luar terbuat dari bahan stainless steel dan aluminium.E. 4. Spesifikasi dari kotak kontak industrial type adalah sebagai berikut :  Type : Surface mounting socket Outlets c/w plug  Material : Polyester-polyamide cover stainless steel screw parts. Distribusi cahaya sesuai standar C. Pada semua lighting fixtures harus ditanahkan (grounding). 6. Reflektor dari bahan Anodized Aluminium murni. pembersihan. pemeriksaan dan pekerjaan pemeliharaan dengan mudah dapat dilaksanakan. Semua lighting fixtures harus dicat dengan cat bakar bebas dari karat. dengan ICI acrylic paint warna putih.I. 7.4. Kotak-kontak dan saklar yang akan dipasang pada dinding tembok bata adalah type pemasangan masuk/inbow (flush-mounting) Kotak-kontak rating 16A dan mengikuti standard VDE. Rumah lampu dirancang sedemikian rupa sehingga pemeliharaan dapat dilakukan dari posisi atas. Rumah lampu dari bahan fibreglass reinforced polyester berwarna abu-abu. Lampu jalan dan Taman. Lampu jalan high pressure mercury HPL-N 250 Watt lengkap dengan ballast . 5. 6.. Index Protection IP 65. Suspension system chains. 3. 2. 3. 1. 2. Luminaire HPI-T Metal Halide. contoh harus disetujui oleh Perencana/Direksi Pengawas. Penutup lampu tetap tergantung pada rumah lampu walupun klip pengancing dilepas. Syarat Umum 1. Kotak Kontak dan Saklar 1. IP 66 3. Pada ruang-ruang yang basah/lembab harus dari jenis water dicht (WD) sedang untuk saklar dan isolating switch dipasang maksimal 130 cm dari permukaan lantai. Dudukan komponen elektrik dapat dilepas untuk melakukan reparasi. kotak-kontak dinding dan push button harus dipakai dari jenis bahan bakely atau metal dari produk yang sama. F. 5. G.  Protection Index. Penutup lampu dari bahan methacrylate bening. 8. Flush-box (inbouw doos) untuk tempat sakla. 5. rapih kuat sera sedemikian rupa hingga pekerjaanpekerjaan seperti penggantian lampu. 7. Kotak kontak khusus/Industrial type. Kotak-kontak dinding yang dipasang 30 cm dari permukaan lantai. Komponen kelistrikan dapat dengan mudah dipasang. 2. 9. 5. 4. akan ditentukan kemudian. kapasitor dan tiang dengan ketinggian standard 11 meter. Ballast HPI-T type. untuk Area tertentu. .

Cara pemasangan cable tray diatas support / penyangga yang dipasang setiap jarak maksimum 1000 mm.5 kali diameter kabel dan minimum diameter dalam adalah 10 mm. Konduit yang dipasang harus dilengkapi dengan segala Accessoriesnya dari material/bahan yang sama dengan konduitnya seperti.    H. . Plumbing). Cable Tray dan Ladder harus di Grounding. 5. atau dinyatakan lain pada gambar. I. Elektroda pentanahan untuk grounding digunakan pipa galvanized minimal berdiameeter 11/4” . harus memenuhi standard yang berlaku (British Standard-BS dan Electronical Standardization CENELEC) untuk pengujian karakteristik bahan antara lain. Cable Tray harus terbuat dari bahan Mild Steel. Sebelum pemasangan cable ladder harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan instalasi lainnya (AC. 6. Konduit yang dipakai adalah dari jenis PVC High Impact atau metal conduit. Pada setiap belokan atau percabangan bentuk tray harus dibuat sedemikian rupa sehingga belokan kabel sesuai dengan bending yang diperkenankan (disesuaikan dengan standar produk masing-masing). 3. diukur setelah tidak turun hujan selama 3 hari berturut-turut. coupling. locknuts. reducers. aluminium.5 meter. Cable Tray dan Cable ladder.P dengan diameter 2½ kali diameter kabel.+ 60C 220-240V or 380-415V 16A & 63A. Operation temperature Voltage operation Rated Current Pole of Configurations : : : : . diujung pipa dipasang copper rod sepanjang 0.I. inspection elbows. 1. Kedalaman grounding minium 6 meter J. 5. 2. tahan terhadap bahaya kebakaran ringan kelenturannya dan tahan terhadap getaran mekanis (tidak mudah pecah) pada saat pengecoran lantai atau kolom beton. 2. 4. Konduit 1. 7. 2.60. Besarnya kawat grounding minimal berpenampang sama dengan penampang kabel masuk (incoming feeder). Sedangkan untuk FRC (Fire Recistance Cable) menggunakan G. saddles. 4. Sebelum dipasang cable ladder harus di hot dip galvanis. 3. terminal boxes dan berbagai perlengkapan lainnya. 2 P + E. Kawat grounding menggunakan kawat telanjang ( Bare Copper Conductor). Nilai tahanan grounding untuk panel-panel maksimum 2 ohm. Grounding. stainless Steel hotdip galvanized. dimana diamter dalam dari konduit minimum 1. 3.dilengkapi klem-klem kabel setiap jarak 500mm dan support. 3 P + E or 3 P + E + N Konduit yang digunakan. Cable Ladder dipasang pada dinding . untuk memudahkan baik pada saat pelaksanaan maupun saat perawatan. Kabel yang dipasang diatas plafon dan pada cable tray harus diklem (diikat) dengan klem-klem kabel (pengikat/cable ties) . 1.

4. 5. 9. Ketinggian panel-panel type wall mounting harus menurut PUIL 1987. dimana sebelum kabel ditanam ditempatkan lapisan pasir setebal 15 cm dan diatasnya diamankan dengan batu bata Cikarang sebagai pelindungnya. 11. harus diberi alas dengan menggunakan besi kanal UNP 100 x 50 x 5 mm. Semua panel harus ditanahkan. 8. 3. Lebar galian minimum adalah 40 cm atau disesuaikan dengan jumlah kabel. Setiap kabel yang masuk/keluar dari panel harus dilengkapi dengan gland dari karet atau penutup yang rapat tanpa adanya permukaan yang tajam. minimum setiap jarak 50 cm. Khusus untuk panel-panel type free standing. 2. Untuk kabel dengan diameter 16 mm2 atau lebih harus dilengkapi dengan sepatu kabel untuk terminasinya. Panel-panel harus dipasang sesuai dengan petunjuk dari pabrik pembuatnya dan harus rata (horizontal/waterpas).4. kecuali pada kabel penerangan. Pada lokasi-lokasi yang khusus (Shaft listrik. Semua kabel yang ditanam harus pada kedalaman 80 cm minimum. Untuk kabel feeder yang dipasang didalam trench harus mempergunakan kabel support. Panel-panel yang dilengkapi dengan magnetic contactor dan start/stop push button. Setiap tarikan kabel tidak diperkenankan adanya sambungan. Setiap kabel daya pada ujungnya harus diberi isolasi berwarna untuk mengidentifikasikan phasanya sesuai dengan PUIL 1987 pasal 701. 6. S.1. 10. Kabel daya yang dipasang pada Shaft/dinding bangunan harus diletakkan diatas tangga kabel (cable leadder) atau cable tray yang semuanya ditata dan diklem dengan rapi. PERSYARATAN TEKNIS PEMASANGAN Panel-panel 1. 5. 4. Neutral dan grounding.2 . 4. harus dibuat sedemikian tupa sehingga mudah dalam mengoperasikannya dan estetik. T. gudang atau penerangan luar). 7. panel-panel harus diperlengkapi dengan lubang-lubang ventilasi yang cukup. Pemasangan sepatu kabel yang berukuran 70 mm2 atau lebih harus mempergunakan alat pres hidraulis yang kemudian disolder dengan timah pateri. Semua kabel dikedua ujungnya harus diberi tanda dengan kabel mark yang jelas dan tidak mudah lepas untuk mengidentifikasikan arah beban. 7. Sedangkan untuk kabel instalasi penerangan (NYM) yang digunakan harus terdiri dari 4 macam warna sesuai dengan ketentuan PUIL (R. Kabel yang ditanam dan menyeberangi selokan atau jalan atau instalasi lainnya harus ditanam lebih dalam dari 60 cm dan diberikan pelindung pipa galvanis dengan diameter minimum 2½ kali penampang kabel. 4. Semua kabel yang dipasang diatas langit-langit harus diletakkan pada Cable Ladder. Untuk panel-panel yang banyak menggunakan komponen kontrol/busbar atau banyak menggunakan alat ukur harus dilengkapi dengan terminal block yang baik mutunya (lihat item produk). Pada route kabel setiap 25 m dan disetiap belokan harus ada tanda arah jalannya kabel. 3. 8. Kabel-kabel 1. 6. 2.

Lampu tidak diperkenankan memberikan beban kepada rangka plafond yang terbuat dari bahan aluminium. Lampu penerangan luar dibuat dengan pondasi dan dipasang kotak pengaman (fuse box ) pada ketinggian maximum 500 mm dari tanah. PENGUJIAN 5. Untuk kotak kontak dan 1500 mm untuk saklar. 13. KWH Meter 1. Pemasangan lampu penerangan disesuaikan dengan rencana plafond Arsitek dan disetujui Pengawas lapangan. 4. 16.1. 1. 4.3. . Penyambungan kabel untuk penerangan dan kotak kontak harus didalam kotak terminal yang terbuat dari bahan yang sama dengan bahan konduitnya dan dilengkapi dengan skrup untuk tutupnya dimana tebal kotak terminal tadi minimu 4 cm. Penyambungan kabel untuk penerangan dan kotak kontak harus didalam kotak penyambungan dan memakai alat penyambung berupa las-dop merk Legrand atau 3 M dengan memberi isolasi terlebih daulu. Lampu Penerangan 1. Koordinasi penempatan KWH meter ditentukan kemudian dilapangan setelah disepakati bersama Arsitek.5. 4. Semua kabel yang akan dipasang menembus dinding atau beron harus dibuatkan sleeve dari pipa galvanis dengan diameter minimum 2½ kali penampang kabel.6. Lampu tidak diperkenankan memberi beban pada rangka plafond yang terbuat dari bahan aluminium. 2. 5. 4. 2. 3. harus diadakan pengujian secara individual. 2. Penempatan KWH meter baik dalam panel-panel utama maupun yang terpasang dlam sub-sub panel harus diletakkan sedemikianrupa sehingga mudah dilihat/dibaca dengan baik.12. Lampu Penerangan. 4. 15. Penyusunan konduit diatas cable leadder harus rapi dan tidak saling menyilang. Kotak Kontak dan Saklar 1. Pemasangan lampu penerangan harus disesuaikan dengan rencana plafond dari Arsitek dan disetujui oleh Direksi /Pengawas Lapangan. 14. Peralatan tersebut baru dapat dipasang setelah dilengkapi dengan sertifikat pengujian yang baik dari pabrik yang bersangkutan dan LMK/PLN serta instansi lain yang berwenang untuk itu. Umum Sebelum semua peralatan utama dari sistim dipasang.4. Kotak kontak dan saklar yang akan dipakai adalah type pemasangan masuk dan dipasang pada ketinggian 300 mm dari level lantai. Warna isolasi harus sama dengan warna kabelnya. Kotak kontak dan saklar yang dipasang pada tempat yang lembab harus type water dicht (bila ada). Tiang lampu penerangan luar dipasang tegak lurus. Setiap pemasangan kabel daya harus diberikan cadangan kurang lebih 1 m disetiap ujungnya. 2.

Dalam hal ini faktor daya yang diperbolehkan minimal 0. Motor-motor Listrik • Motor-motor listrik yang terpasang. 5. 6.Simetri. 2. harus dari type yang sesuai dengan pemakaian dan lokasi dimana motor-motor tersebut dipasang. Siemens. Semua peralatan tersebut harus baru dan asli. 2. Pemborong baru bisa mengganti bila ada persetujuan resmi dan tertulis.85. Terminal Block MCCB. dengan nilai tahan isolasi minimum 50 mega Ohm. MCB dll Pembuat Panel : : : Phoenix Contact. over current. PERALATAN MAINTENANCE Pemborong diwajibkan menyerahkan peralatan Maintenace (Tools Kit) untuk semua system yang terpasang sesuai dengan produknya masing-masing. • Pengukuran tahanan isolasi motor-motor listrik harus dilakukan. MG. untuk menjamin bahwa sistem berfungsi dengan baik. Lighting Fixtures Setiap lighting fixtures yang menggunakan Ballast dan kapasitor harus dilakukan pengujian atau pengukuran faktor daya (Cos phi). Unimakmur. Peralatan dan Bahan Peralatan dan bahan Instalasi Listrik yang harus diuji 1. Penyalaan baru boleh dilaksanakan apabila dinyatakan lulus oleh Direksi Lapangan yang didasarkan pada hasil pengukuran (data) langsung dari semua instalasi. Legrand ABB. fasa netral. sertifikat lulus pengujian harus dari PLN yang terutama menjamin bahan isolasi kabel baik serta tidak melanggar ketentuanketentuan PLN tentang isolasi kabel tegangan rendah.2. PRODUK Bahan atau peralatan harus memenuhi spesifikasi.Setelah peralatan tersebut dipasang. Semua biaya untuk mendapatkan sertifikat lulus pengujian dan peralatan untuk pengujian yang perlu disediakan oleh Pemborong menjadi tanggung jawab Pemborong sendiri. Produk bahan dan peralatan pada dasarnya adalah sebagai berikut : 7. Panelindo. Otessa. overthermis. harus diadakan pengujian secara menyeluruh dari sistim. pengujian dengan megger tetap harus dilaksanakan. 3. fasa nol. Kabel-kabel tegangan rendah Untuk kabel tegangan rendah. ══════════════════════════════════════════════════ BAHAN/PERALATAN MERK/PEMBUAT ══════════════════════════════════════════════════ 1.GE. . Pemborong dimungkinkan untuk mengajukan alternatif lain yang setaraf dengan yang dispesifikasikan ke MK. • Pemasangan motor-motor listrik bisa dilaksanakan setelah penunjukkan hasil pengukuran tidak melanggar ketentuan-ketentuan PUIL 1987. Panel-panel tegangan rendah Panel-panel tersebut harus dilengkapi dengan sertifikat lulus pengujian dari pembuat panel yang menjami bahwa setiap peralatan dalam panel tersebut berfungsi baik dan bekerja sempurna dalam keadaan operasional maupun ganguan berupa undervoltage. 3. 4. short circuit dan lainlain serta merger antara fasa.

Osram. : Legrand . MK. 5. Interack. MK. 6. 13. DOUBLE-H Wavin. Matshuhita Three Star. GE Philips. 14. National. GE Philips.Artolite. GE Philips. Clipsal. 12. 7. Conduit High Impact : Konduit PVC. GE Philips. Cable Leadder/Tray ══════════════════════════════════════════════════ . PPI 3 M. Osram. Brocco MK. Kabel : 10. Bocco Legrand. Osram.Clipsal. Supreme. Osram. 9. Brocco Maruichi. Tranka Ega. Osram.Spectra.Interlite. 8. Legrand. Class : Cable Mark : Lampu TLD & PLC  Fluorescent :  Starter :  Condensor (Capacitor) :  Fitting :  Lamp Holder :  Ballast low loss :  Pembuat : Kotak Kontak Kotak Kontak Industry/Isolating Switch : Saklar : Metal Conduit : : Kabelindo. GE Philips. GE Philips. Osram. AW : GIP Med. Legrand Philips.Clipsal. Rucika Bakrie. 11.Clipsal. Kabelmetal.4.