P. 1
Islamic Economic

Islamic Economic

5.0

|Views: 531|Likes:
Published by am

More info:

Published by: am on Feb 10, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2012

original

Assalamu ’alaikum wa rahmatullahi wa barokatuh !

Islamic Economi
Bank BTN Syariah M. Arie Mooduto
Direktur Bidang Syariah

Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI)

Branch Manager Course ) Of Islamic Banking (BMC-IB)
Jakarta, Rabiul Awal 1427 H / April 2006

THE OBJECTIVE OF THIS PROGRAM

Nothing

nt e pm lo Cha ve e nge D

? !

Contents

1. Muqaddimah

2. Disorder Has Appeared Everywhere

3. The Basic Concept of Islamic Economic

4. Closing

1

Muqadd imah

The Philosophy of Islamic Economic
■In order

to understand the system,
the most important thing is

to understand the basic, underlying

QS. 18/Al-Kahfi, 110
”Katakanlah: Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa”. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh & janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadat kepada Tuhannya”.

96.

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, mak Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
Penduduk Suatu Negeri
(QS. 7/Al-A’raaf, 96)

Khurshid Ahmad

Mankind has experimented, under the leadership of the West, with 4(four) major economic ideologies during the last 300(three hundred) years: 1.

&

Capitalism 2. Socialism 3. Nationalist-Fascism

All of them were based on the fundamentally & characteristically

Western Premise
that religion & morality are not relevant to the solution of man’s economic problems,

That economic affairs are better settle by reference to

the law of economic behavior &
not in respect of

any social code of moral conduct
Khurshid Ahmad, “Foreword” di dalam M.Umer Chapra, Islam and the Economic Challenge, (Herndon, USA: The International Institute of Islamic Thought, 1992)

A AP A ? NY IL S A H

2

Disorder
Has Appeared Everywhere

la ka S am l ? al D ba lo G

an ku ga i en ar P D n ga an a al ek K r e M diri en S

Disorder Has Appeared Everywhere

(EX-Chancellor of the Federal Republic of Germany)

Helmut Schmidt
“The world economy has entered a phase of extraordinary instability & … its future course is absolutely uncertain”

Helmut Schmidt (ex-Chancellor of the Federal Republic of Germany), “The Structure of the World Economy”, Foreign Affairs, April 1974, p. 437.

Hendry A. Kissinger
 
Ketidak stabilan terus berlangsung & ketidakpastian berlanjut.

 

Sesudah melalui masa-masa inflasi tingkat tinggi yang menyakitkan, perekonomian dunia telah mengalami suatu resesi mendalam &

  

laju pengangguran yang belum pernah terjadi sebelumnya, dibarengi dengan laju suku bunga riil yang tinggi & fluktuasi valuta asing yang tidak sehat.

Meskipun penyembuhan kini tengah berlangsung, namun ketidakpastian tetap berlanjut. Laju suku bunga riil tetap tinggi & ini diperkirakan akan terus meningkat, sehingga meningkatkan kecemasan adanya penyembuhan yang gagal.

Krisis ini juga diperburuk oleh adanya kemiskinan di tengah orang-orang kaya di semua negara, berbagai bentuk ketidakadilan sosioekonomi, defisit neraca pembayaran yang besar, & ketidakmampuan sebagian negara-negara berkembang untuk mencicil utang mereka.

Para ekonom tentu akan cenderung setuju dengan pandangan bahwa

tidak ada teori (ekonomi) terdahulu yang tampaknya mampu menjelaskan krisis ekonomi dunia saat ini. Hendry A. Kissinger
1)

1) Hendry A. Kissinger, Saving The World Economy, Newsweek, January 24, 1983, p.19

a n a im ya a g a tn B iba k i A g a B m la Is ? ia iri n d u n D e

M. Umer Chapra Semua Negara Muslim
 jatuh

ke dalam kategori

developing countries
meskipun sementara di antaranya ada yang relatif kaya, namun demikian yang lainnya adalah

negara-negara yang sangat miskin.

Sebagian terbesar
 terutama

negeri-negeri Muslim

sekali yang miskin, seperti halnya negara-negara miskin lainnya, juga dililit oleh sejumlah masalah-masalah ekstrim yang sulit.

Satu di antara masalah tersebut
adalah:
 ketidak

seimbangan makroekonomi (macroeconomic imbalance) tercermin dari:
 balance

of payments deficits yang keterlaluan,  exchange rate depreciation yang terus berlanjut &  heavy debt burden (beban hutang yang berat).

Masalah lain
adalah
 the

extreme inequality of income & wealth

di antara setiap negara yang berbeda golongan, seperti halnya perbedaan di antara negara-negara Muslim.

Akibatnya,
 bahkan

porsi kebutuhan dasar (the basic needs) yang amat diperlukan oleh penduduk pun, tetap tidak dapat dipuaskan, si kaya & lapisan atas dari kelas menengah, hidup dalam kemewahan / kemakmuran yang sangat.

 sedangkan

Hal ini cenderung merusak struktur solidaritas sosial & menjadi penyebab utama ketidakstabilan sosio-politik.

Negara-negara Muslim
seperti halnya developing countries lainnya, karena itu,
 mencari

M. Umer Chapra, Islam and Economic Development, The International Institute of Islamic Thought and Islamic Research Institute, 1993

sebuah strategi pembangunan yang dapat membantu mereka mempercepat pertumbuhan dengan keadilan & mengurangi ketidakstabilan.

la ka S am al ? al D on si a N

Bagaimana Mungkin?

INDONESIA yang memiliki kekayaan alam, manusia, ragam budaya yang melimpah bisa terpuruk seperti ini ?
1

BAGAIMANA MUNGKIN program-program pembangunan lima tahunan yang menguras sumber daya alam, tenaga berjuta-juta petani & buruh, sampai-sampai menggadaikan generasi lewat utang luar negeri & lelang 2 BUMN BERMUARA PADA KEBANGKRUTAN ?

AKSI REFORMASI yang digulirkan pada tahun 1998 yang menawarkan sejumlah harapan, ternyata tidak kunjung membawa hasil. KEADAAN TERPURUK MALAH SEMAKIN PARAH. INDONESIA banyak muncul di televisi-televisi internasional, tetapi bukan sebagai negara yang dipenuhi cerita sukses.

3

SEMENTARA ITU peringkat yang dikenakan oleh lembaga-lembaga pemantau internasional pada Indonesia juga makin memperjelas bahwa INDONESIA SAAT INI SEDANG SAKIT.

4

SEGALA MACAM MASALAH TERTUMPUK DI SATU MEJA:
Kemiskinan’ pengangguran, kelaparan, penyakit menular, kebodohan, narkotika, pembunuhan, korupsi, premanisme, sektarianisme, dsb.

5

I. Wibowo, F. Wahono, Neoliberalisme, (Yogyakarta, Cindelaras Pustaka Rakyat Cerdas, 2003, hal.v.

ga a eb S i as tr us Il i na

ima aga disi B Kon rakat ya

Dr. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
(Presiden RI)

▀ Mengakui bahwa kemajuan saat ini di Indonesia belum merata ▀ Selain itu, kesenjangan juga masih menganga ▀ Untuk mencapai bangsa yang maju, diperlukan kompetensi semua lembaga negara, baik itu eksekutif, yudikatif, legislatif, maupun ambutannya Pada Pembukaan Rapat Majelis Pimpinan Paripurna ICMI Pertama Periode 2005-2010 di Jakarta, Republika, lembaga audit, & bukan hanya

▀ “Kemana pun & siapa pun yang saya temui, pihak dalam & luar negeri

masih terus mengeluhkan BIROKRASI kita.
▀ Saya mendapat kesan, & saya harus terus terang, bahwa

BIROKRASI kita

masih bekerja seperti yang biasa dikerjakan selama ini. Artinya, belum berubah secara signifikan.
▀ Lamban bertindak & lamban memproses sesuatu & Kompas, 26 Mei 2006.

4(EMPAT)TAHUN SETELAH REFORMASI BERGULIR

Megawati Soekarnoputri
(Feb-2002)

■“BIROKRASI PEMERINTAHAN” Seperti Keranjang Sampah. BIROKRAT
hanya melakukan apa yang menyenangkan bagi atasan & sekaligus

Kompas, 26 Mei 2006

SEWINDU REFORMASI
(PENILAIAN KUALITAS BIROKRASI INDONESIA)
Terburuk

Terburuk Terburuk Terburuk Terburuk Terburuk Terburuk

ke 3

ke 4

ke 5

ke 5

ke 3

ke 3

ke 2
di Asia
8,2

di Asia di Asia di Asia di Asia

di Asia di Asia

8,16 7,91

8,18 7,44

8,83 7,75

1997

1998

1999

2000

2001

2004

200 5

Survey dilakukan oleh Political & Economic Risk Consultacy Ltd. (PERC) terhdp. 1.000 ekspatria di Asia.

Prof. Dr. Amien Rais
(Mantan Ketua MPR-RI)

PEMERINTAH

sudah tidak lagi bekerja untuk rakyat sebagaimana tuntutan REFORMASI, tapi lebih untuk kepentingan bangsa asing.

Karena itu, REFORMASI

yang digulirkan 8(delapan) tahun silam

“REFORMASI

yang kita coba akhirnya godhal-gadhul (amburadul, Red.)”, berjalan tidak sesuai dengan yang dikehendaki.

REFORMASI

hanya dijadikan alat mencari simpati masyarakat. Hasilnya tidak pernah dirasakan secara langsung oleh masyarakat. ais, Pemerintah Tak Bekerja Untuk Rakyat, pada Kenduri Cinta di Taman Ismail Marzuki, Jakarta13-05-2006, (Makassar, Harian Pagi “Fajar”, 15 M

Prof.Dr. Nurcholis Madjid
(Cendekiawan Muslim)

▀ Saya Kecewa Dengan Mbak Mega.

Mega
mengulangi hal-hal buruk di masa lampau dengan cara yang lebih buruk.

■ Karena itu INVESTASI MORAL
perlu terus digalakkan, antara lain melalui GERAKAN ANTIPOLITISI BUSUK.

■ Momentum ini jangan sampai hilang.
“Persoalannya, kalau tidak dimulai sekarang, 20 tahun lagi tidak akan ada sesuatu”.

Apa yang dilakukan sekarang ini, adalah

Tanaman Moral
yang dimensi waktunya sangat generasional.

▀ Sebenarnya saat terbaik melakukan

”Gerakan Nasional Anti Politisi Busuk”
seperti ini sejak 20 tahun lalu, namun karena saat itu tidak bisa dilakukan, maka saat yang terbaik adalah sekarang atau tidak sama sekali.

Now Or Never !
Apalagi dikaitkan dengan persoalan kita yang sudah tidak bisa tertolong.

Sekarang inilah

momentum psikologi politik yang pas & tepat
untuk melakukan gerakan tersebut. Persoalannya sekarang ini

Semua Serba Busuk.

■ Cak Nur
menyayangkan sejumlah aktivis mahasiswa yang mendukung

”Partai Busuk” berbeda ketika mereka menjadi mahasiswa yang sangat kritis. ”Ini Gejala Menarik Sekaligus Ironis”

Cak Nur: “Mega Mengulangi Kesalahan”, Bisnis Indonesia, 19-01-04, hal.8, kol.1-4

(Ketua Umum PP. Persatuan Islam (PERSIS)

KH. Shiddiq Amien
 Masyarakat

Indonesia yang sebagian besar Muslim, saat ini mengalami

■ Kemerosotan
Aqidah,

■ Ibadah &

Kondisi memprihatinkan ini bisa dilihat dari  maraknya fenomena KEMUSRIKAN,  tumbuhnya ALIRAN SESAT,  ULAMA yang tidak berpihak pada umat, &  sikap PENGUASA MUSLIM yang lemah komitmennya pada Islam, serta  sikap masa bodoh ORANG MUSLIM KAYA

■ Sedangkan persoalan internal Muslim, masih diliputi dengan KEMISKINAN. Pada saat yang sama, kemiskinan juga menyebabkan masyarakat menjadi kurang pendidikannya. KH.Shiddiq Amien, Ketua Umum PP.Persatuan Islam (PERSIS), Muktamar PERSIS XIII,
di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu, 3 September 2005

Rasulullah SAW
”Akan datang sesudahku PENGUASA yang memerintahmu,
■ di atas mimbar mereka memberi petunjuk & ajaran dengan bijaksana, ■ tetapi bila telah turun mimbar mereka melakukan tipu-daya & pencurian.

Hati mereka lebih busuk dari BANGKAI”
(HR. At-Thabrani)

Rasulullah SAW
”Sesungguhnya akan datang pada manusia tahun-tahun yang penuh tipu daya. ■ Para pendusta dipercaya, ■ orang-orang jujur didustai, ■ penghianat diberi amanah, ■ sedangkan orang-orang yang amanah tidak dipercaya”
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, sabda Rasulullah SAW)

NEOLIBERALISME

Diam-diam sebuah kata baru masuk ke dalam perbendaharaan kita:

NEOLIBERALISME

– inti ideologi & kiprah Globalisasi. Kalau mau dikatakan baru, memang ia baru saja menjadi buah bibir, yaitu kurang lebih 10-15 tahun terakhir. Orang Melihat Sebuah Gejala Baru, Yang Belum Pernah Ada Sebelumnya.

Kekuatan Pasar yang sedang berjaya
ini lain sekali dari jaman Adam Smith hidup tiga abad yang lalu, karena di sini tingkatnya sudah pada

global.

tingkat

Bukan hanya bahwa

pasar

mekanisme

harus dipakai untuk mengatur ekonomi sebuah negara,

mengatur ekonomi global.
tetapi juga untuk

Gejala yang baru ini

meninggalkan wilayah biasa &

Economy”

“Political

memasuki wilayah yang kini ramai disebut

Inilah jaman baru,
jaman ketika

KAPITALISME
menemukan

mantelnya yang baru yang lebih radikal.

Apakah

•Neoliberalis

me

memang membawa kemakmuran seperti yang dijanjikan?

Jawabannya

Kalau Ekonomi Liberal Membawa Kemakmuran,

mengapa 1,3 milyar manusia di bumi ini masih hidup dengan uang kurang dari US$ 1, sementara 2,8 milyar (hampir separuh penduduk bumi) hidup dengan US$ 2 ? Bandingkanlah, bagaimana seperlima (20%) penduduk bumi menikmati 80% dari pendapatan dunia
(The Independent, 19-032002).

Ketimpangan-ketimpangan ini & banyak lagi dibeberkan secara mendetail oleh banyak tokoh dari:
 David

Korten,  William Greider,  Will Hutton,  Edward Luttwak,  Noreena Hertz,  Paul Krugman,

Sampai pemenang hadiah Nobel Ekonomi 2001, Joseph Stiglitz.

Ada gerakan yang serentak mengarah kepada

Pemujaan Pasar (istilah lain: Fundamentalisme Pasar).

Orang-orang ini begitu percayanya bahwa tidak hanya produksi, distribusi, & konsumsi yang tunduk pada hukum pasar, tetapi seluruh kehidupan.

Dunia
ini tidak menjadi lebih makmur, apa lagi adil, semata-mata karena

KAPITALISME
yang menjelma menjadi

NEOLIBERALISME
itu.

I. Wibowo,, Neoliberalisme, (Yogyakarta, Cindelaras Pustaka Rakyat Cerdas, 2003, hal.v.

SAMBUTAN PRESIDEN SBY PADA PEMBUKAAN RAPAT MAJELIS PIMPINAN PARIPURNA ICMI PERTAMA TAHUN 2005-2010 DI JAKARTA
  

Kemajuan saat ini di Indonesia belum merata Selain itu, kesenjangan juga masih menganga Karena itu diperlukan partisipasi

? a p a g n e M

Menurut
• Prof. Rowena M. Lawson • Prof. Joan Robinson & • Prof. Hans Singer
Dari University of Hull, England, 1997

idak ada suatu bangsa secara ikhlas membantu bangsa lain.

Motif di balik hubungan ekonomi internasional baik berupa hutang luar negeri maupun investasi asing adalah

.

keuntungan sematamata
dalam bentuk

Anda jangan lupa bahwa

dedengkot teori ekonomi klasik yaitu:
- Adam Smith, - David Ricardo, - John Stuart Mill, - dll, adalah pencetus pemikiran ekonomi untuk tujuan
.

justifikasi terhadap kolonialisme Barat.
Sritua Arief, Dari Prestasi Pembangunan Sampai Ekonomi Politik (Jakarta: UI Press, 1990) hal.8-9.

KONTAN No. 46, Tahun VI, 19 Agustus 2002. Hal. 14

OPINI KONTAN

mer r … mer … me
KONTAN OPINI : BENYY RACHMADI

e merd

a !! erdek a … M ekaa

?? aaa ? .. dek

Kebiadaban USA & Israel di Lebanon

Dalam 3(tiga) minggu agresinya, Israel telah membunuh 828 warga Lebanon & mencederai 3.200 lainnya.

Republika, 2 Agustus 2006, hal. 1

KEBIADABAN AMERIKA &

10(Sepuluh) Sistem Ekonomi Besar di Dunia
Dalam Ilmu Ekonomi
Prof.Dr. Suroso Imam Zadjuli, SE, Prinsip-prinsip Ekonom Islam (Surabaya, FE-Unair, 1999)

Gagal

1. Merkantilis 2. Klasik & Neo Klasik 3. Kapitalis 4. Sosialis 5. Komunis 6. Sistem Ekonomi Berencana di Dunia Ketiga

7. 8. 9.

Monetary Orde Orde Strukturalist Sistem Ekonomi Campuran 10. Post Industrial State Economy

?

Sistem Ekonomi di Dunia
sebagian besar cenderung ke arah

Sekularisasi
(Suroso Imam Zajuli, Prinsip-prinsip Ekonomi Islam: Surabaya, FE-Unair, 1999)

Masalahnya
adalah

(Pengucilan Agama Dari Kehidupan Duniawi)

Sekulerisme

Sayyid Quthb, al-’Adalah al-Ijtima’iyyah fil-Islam (Keadilan Sosial Dalam Islam)

Western Premise
that religion & morality are not relevant to the solution of man’s economic problems,

That economic affairs are better settle by reference to The Law Of Economic Behavior & not in respect of any social code of moral conduct
Khurshid Ahmad, “Foreword” di dalam M.Umer Chapra, Islam and the Economic Challenge, (Herndon, USA: The International Institute of Islamic Thought, 1992)

SUCCUMBING FOR ART: Naked volunteers kneel on the road during New York artist Spencer Tunick’s live are exhibition at Monjuich mountain in Barcelona, Spain.

Around 15,000 Spanish

volunteers posed naked on Sunday

for Tunick’s Body Craze in the Street. The Tunick has achieved worldwide renown for his work, which often features large numbers of nude people posing in The Jakarta Post Monday, June 9, 2003 urban settings. Though he refers to his art as “temporary site-related installations ,” he is best known for

MISS UNIVERSE 2005
Miss Indonesia ARTIKA SARI DEVI ikut serta di Bangkok, 31 Mei 2005

Ironi Sebuah Negeri Muslim Terbesar Di Dunia (Indonesia)
Di Indonesia,
siapapun bisa dengan mudah mengakses & mendapatkan

media porno.
Wajar bila Associated Press (AP) menobatkan

INDONESIA
sebagai

surganya pornografi kedua setelah Rusia.
Tabloid Republika, Jum’at, 28-04-2004, hal. 8.

Iman & Amal
Iman
tidak diterima tanpa Amal, dan

Amal pun
tidak diterima tanpa Iman.
(HR. Thabrani)

Penolakan Islam Terhadap KEBUDAYAAN BARAT
● Pada hakikatnya, karena

lenyapnya unsur keimanan
pada
Busthami Muhammad Sa’id, Mafhum Tajdiduddin (Kuwait: Darud-Da’wah, 1405 H / 1984)

kebudayaan

96.

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, mak Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
Penduduk Suatu Negeri
(QS. 7/Al-A’raaf, 96)

3
The Basic Concept of

Islamic Economic

Apakah Islam Memiliki

Prinsip-prinsip Ekonomi Sendiri ?

Kalau

ada,

apakah prinsip-prinsip tersebut pernah dipraktekkan dalam kurun 14 (empat belas) abad lampau?

Apakah

prinsip-prinsip itu

hanya sekedar teori usang, yang hanya tersimpan rapi dalam

Adakah Hubungan Antara

AQIDAH
Dengan

PERSOALAN & KEGIATAN EKONOMI ?

Fungsi Agama
Dalam Kehidupan Manusia
Menunjuki Manusia Kepada:

Kebenaran Sejati
(QS.10/35)

Kebahagiaan Hakiki
QS.13/28)

Mengatur Kehidupan Manusia
(QS.2/213)

Falsafah Ekonomi Islam
(Hujjatul Islam Imam al-Ghazali)

1)

Tujuan hidup seorang Muslim adalah untuk menggapai keridhoan Allah & mencapai keselamatan Akhirat. Sedangkan salah satu sarana & media untuk mencapai tujuan tersebut adalah

Di sini nampak jelas hubungan antara akidah Islam dengan persoalan & kegiatan ekonomi Hakekat hubungan ini adalah hubungan antara sarana & tujuan (alwashilah wal ghoyah)

Oleh karena itu, segala macam aktifitas perdagangan dalam ekonomi menjadi suatu yang amat penting (dhoruri) dalam kehidupan manusia bahkan juga bagi keselamatan akidahnya sendiri.

Dengan demikian kegiatan ekonomi bagi manusia bukanlah suatu aktifitas sekunder, sambilan & marginal sebagaimana dipahami oleh mereka yang keliru karena melihat dunia sebagai ‘kesenangan yang menipu’ (mata’alghurur) & harus dihindari.

Akibat dari pandangan yang ‘keblinger’ ini maka sektor perdagangan & keuangan dalam kehidupan mereka akhirnya diserahkan kepada bangsa lain yang nota bene non-Muslim & mereka bersedia serta rela menjadi buruh bahkan ‘budak’ di negeri sendiri.

Metode yang paling tepat untuk mencapai tujuan adalah mengunakan wasilah ini (harta & semua kegiatan ekonomi) secukupnya ‘saja’ (al-qodr al-kafi). Ini berarti bahwa dalam rangka melakukan aktifitas ekonomi untuk memakmurkan dunia, manusia harus membatasi wasilahnya hanya pada batas-batas dhoruriyat saja. Tesis ini senantiasa diulang-ulang & sangat ditekankan oleh al-Ghazali dalam banyak kesempatan di kitabkitabnya.

Ikhwan A. Basri & M. Husni Muadz, Telaah Ekonomi Islam, (Mataram: Unit Usaha Syariah Bank NTB, April 2005)

“Al-din al-mu’amalah”
(Keberagamaan adalah muamalah)

(Hadits)

Ushul Fiqih

“Pada Dasarnya Segala Sesuatu Hukumnya Boleh Sehingga Ada Dalil Yang Mengharamkan”

Ekonomi Islam
itu berarti:

Pada dasarnya, seruan kepada

2

Jihad Suci:

Untuk Pembangunan Secara Menyelu
- Mengakhiri keterbelakangan & - Menegakkan bangunan ekonomi yang mewujudkan solidaritas Islam & - Memperkokoh ikatan umat Islam, kebesaran & risalahnya yang universal.

Seruan Untuk

1 2

Perbaikan Kondisi & Tegaknya

Islam Secara

Seruan kepada

EKONOMI ISLAM
berarti:

Seruan Untuk

Membebaskan Masyarakat Islam Dari Pengaruh Barat & Timur ( Untuk Pembangunan Secara Menye Sesuai dengan Seruan Kepada

Jihad Suci
Seruan Untuk
Menyelamatkan

)

3

Menghidupkan Islam Dalam Bidang Ekonomi

Akhlak & Membangkitkan Keluhuran

Masalah Ekonomi Merupakan Persoalan Yang Sangat Penting Dalam Kehidupan

KONSUMSI
1)

Untuk itu tidak mungkin Islam sebagai agama yang komprehensif tidak mengaturnya. Dalam masalah KONSUMSI, Islam mengatur mengenai apa yang boleh dikonsumsi (halal) & apa yang tidak boleh dikonsumsi (haram) Konsumsi yang halal pun bukan berarti tanpa aturan & batasan. Disamping halal, yang kita konsumsi juga harus baik (thayyib). Selain itu, dalam konsumsi, manusia tidak boleh berlebih-lebihan, bermewah-mewahan & pamer

PRODUKSI
Islam mengaturnya masalah PRODUKSI dengan menyatakan bahwa:

Bumi dengan segala isinya diciptakan untuk kepentingan manusia. Artinya, manusia diwajibkanuntuk mengelola segala sumber daya yang telah diciptakan oleh Allah. Akan tetapi terdapat satu syarat, jangan sampai menimbulkan kerusakan di muka bumi Hal ini menunjukkan betapa pentingnya perilaku produksi

PASAR
Adalah sebuah mekanisme yang dapat mempertemukan pihak penjual & pembeli untuk melakukan transaksi atas barang & jasa, serta proses penentuan harga

Syarat utama terbentuknya PASAR adalah adanya pertemuan antara penjual & pembeli, baik dalam satu tempat ataupun dalam tempat yang berbeda PASAR memiliki peran yang cukup signifikan untuk menggerakkan roda perekonomian, perputaran barang & jasa, serta fluktuasi harga yang terdapat di dalamnya, dapat

PASAR
 Dapat

dijadikan sebagai katalisator hubungan transendental Muslim dengan Tuhannya, dengan kata lain, bertransaksi dalam PASAR merupakan ibadah seorang Muslim dalam kehidupan ekonomi

Makna SYUKUR & KUFUR kepada ALLAH

Syukur kepada Allah adalah mempergunakan nikmatNya dalam hal-hal yang menjadi kecintaan-Nya. Kufur adalah kebalikan dari syukur. Seperti menyianyiakannya atau mempergunakan kenikmatan untuk hal-hal yang tidak disenangi Allah. Orang yang memanfaatkan sesuatu tidak sesuai dengan fungsi yang diciptakan Allah & dengan cara yang tidak dikehendaki-Nya, maka ia telah mengkufuri nikmat Allah.
1) 1) Ikhwan A. Basri & M. Husni Muadz, Telaah Ekonomi Islam, (Mataram: Unit Usaha Syariah Bank NTB, April 2005)

SYUKUR KUFUR

Allah Menghendaki Kemudahan
“… Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki
kesukaran bagimu,”
(QS. II/185)

Ujian Umatku, Harta
“Sesungguhnya setiap ummat akan menghadapi ujian Dan UJIAN UMMATKU itu adalah HARTA”

LETE OMP A C S LIFE I ssing pa
s of pect ll as a

AMAY ISL W

OF

iples com en princ ental ring ndam orde life fu for man hu

Main Sources of Islamic Law

Al Qur’an  As Sunnah

Islam Agama Sempurna
(QS. 5 / Al Maa-idah, 3) 

... Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni’mat-Ku, dan telah Ku-ridhoi

Islam itu jadi agama
bagimu.

The Teaching of Islam
 The

teaching of Islam encompasses the essence of economic well being & development of the Muslims - at the individual, - family, - society,

The Goals Of The Teaching Of Islam
Serving the interest of mankind  Avoiding harm (kerusakan/membahayakan) & mischief (kejahatan), &  Freeing people from any kind of yokes
 (penindasan)

These goals should be attained together or within the framework of:

Justice (keadilan) 2) Benevolence (kebajikan) 3) Dignity (martabat)
1)

Islam
adalah pandangan hidup yang seimbang & terpadu, didesain untuk mengantarkan kebahagiaan manusia (falah) lewat penegakan keharmonisan antara kebutuhan-kebutuhan moral & material manusia dan aktualisasi keadilan sosioekonomi & persaudaraan dalam masyarakat.
Seruan untuk kesejahteraan yang berorientasi kepada keadilan & keseimbangan ini diulang-ulang setiap hari lima kali dari atas menara.

Khalifah

Hamba
MANUSIA
(QS. 51/56; 2/30)

t, r, ia tia N h Ik & a’ Do

h la il t a h d r a M

Ridho Allah swt

TUJUAN HIDUP MANUSIA

ISLAM
AQIDAH

SYARIAH

AKHLAQ

ISLAM

Aqidah

Syari’ah

Akhlak

MUAMALAT

IBADAH AAMMAH

IBADAH AAMMAH

budaya

sosial

politik

ekonomi

TUJUAN-TUJUAN SYARIAH
(Maqasid asy-Syari’ah)

Syariah
Adalah sebutan bagi berbagai peraturan dan hukum yang telah ditetapkan Allah swt. atau ditetapkan prinsip-prinsipnya, lalu diwajibkan-Nya kepada kaum muslimin agar berpegang teguh pada ketetapan tersebut dalam melakukan kegiatan sehari-hari dalam berhubungan dengan Allah swt. dan manusia.

Mahmud Syaltut (1966)

The Basis of Syari’ah
BASIS SYARIAT adalah Hikmah & Kemaslahatan Manusia di dunia dan di akhirat. Kemaslahatan ini terletak pada - keadilan sempurna, - rahmat, - kesejahteraan, & - hikmah
(Ibn Qayyim al-Jawziyyah, I’lam al-Muwaqqi’in, 1995, vol 3, p.14)

ISLAMIC ECONOMICS
It is the introduction of

The Value System Ethics Of Islam
into the economic sphere

&

Islamic Economics
an intrinsically moral & ethical system in which man occupies the central place as both the means & the goal.
Prof. Dr. Abdel Hamid El-Ghazali, Man is The Basis of The Islamic Strategy for Economic Development (Jeddah: IRTI-IDB, 1994) p.57

 Is

Ekonomi Islam
suatu kajian tingkahlaku manusia Muslim yang mengurus sumbersumber yang diamanahkan kepadanya untuk mencapai al-falah.
 Adalah

Muhammad Arief (1985) Towards a Definition of Islamic Economics: Some Scientific Considerations Journal of Research in Islamic Economics Vol. 2 No.2 Jeddah.

Definisi di muka telah menggunakan istilah

”Amanah” & ”al-Falah”

Kedua konsep ini hanya terdapat dalam Islam, dan tidak wujud dalam Sistem Kapitalis ataupun Sosialis

Konsep Amanah Konsep al-Falah

1

2

enjelaskan tentang konsep pemilikan dalam Islam.

1. KONSEP AMANAH

alam Islam, arta atau sumber ekonomi merupakan sesuatu ang diamanahkan oleh Allah kepada manusia.

alaupun manusia boleh memiliki harta secara individu tapi peranannya hanyalah sebagai pemegang amanah.

emegangan & penggunaan sumber ekonomi oleh anusia adalah tertakluk kepada peraturan yang telah tetapkan oleh Allah; pemilik mutlak segala yang ada di dunia

• Konsep amanah adalah sesuatu yang asing dalam sistem Barat. • Dalam Sistem Kapitalis, individu diberi hak milik mutlak atas harta. Dia boleh berbuat sesuka hati ke atas harta yang dimilikinya. • Dalam Sistem Sosialis, individu tiada hak milik ke atas harta. Semuanya dimiliki oleh kerajaan...

2. KONSEP AL-FALAH
• Al-falah berarti kejayaan dalam perspektif yang luas merangkumi kejayaan material & kekayaan spiritual mendapatkan keredhaan (rahmat) Allah. • Kekayaan harta belum tentu menghasikan al-falah, jika cara mendapatkan harta tersebut tidak diredhai Allah. • Jadi konsep al-falah juga asing bagi ekonomi Barat yang hanya mengukur kesejahteraan dari sudut kekayaan ekonomi.

Definisi ini menunjukkan bahwa masalah asas ekonomi dari perspektif Islam amat berbeda daripada pandangan Barat dan dengan itu memerlukan kaedah penyelesaian yang berbeda juga. Persoalan ekonomi dilihat sebagai sebahagian daripada cara hidup Islam yang menyeluruh dan dengan itu penyelesaiannya mestilah berasaskan kepada nilai-nilai etika dan peraturan Islam yang sebenarnya.

Juga penting; definisi ini menunjukkan ekonomi Islam tidak terikat kepada acuan ekonomi Barat. Ia menangkis salah tanggapan para pengkritik yang telah memperolok-olokkan ekonomi Islam sebagai kapitalisme tolak riba tambah zakat; atau sebagai sosialisme tolak perancangan pusat tambah Allah.
(Ziauddin Sadar Muhammad Arief (1985) Towards a Definition of Islamic Economics: Some Scientific Considerations Journal of Research in Islamic Economics Vol. 2 No.2 Jeddah. 1990)

Islamic Economics
 It

is realistic, progressive, civilized & moral

4
Tujuan Hidup Manusia di Muka Bumi

1
Hubungan Manusia dengan Allah swt

3

Falsafah Ekonomi Islam

2

Hubungan Manusia dengan Alam

Hubungan Manusia dengan Sesama Manusia

Muhammad Nejatullah Siddiqi (1990) Kajian Ekonomi Islam, suntingan Khurshid Ahmed, edisi Dewan Bahasa dan Pustaka Kuala Lumpur, di dalam Radiah Abdul Kader, Ekonomi Islam, (Kuala Lumpur: Univision Press SDN. BHD., 2001)

ILAHIAH

PERTENGAHAN (KESEIMBANGAN)

EKONOMI ISLAM

AKHLAK

Nilai & Karakteristik
KEMANUSIAAN

6 (Six) Categories of Major Ethical Principles of Islam
Truthfulness Justice Trust

Science & Knowledge Brotherhood

Sincerity

kebutuhan hajat hidup

saling ridho

EKONOMI ISLAM suatu cara untuk memenuhi kebutuhan perorangan atau kelompok

halal

adil

thayyib

Ujian Umatku, Harta
Sesungguhnya setiap ummat akan menghadapi ujian Dan UJIAN ummatku itu adalah HARTA”

The Comparison of Conventional Economics & Islamic Economics
ECONOMICS

Economic Systems
SOCIALISM
- Marxian - No privat ownership - Dialectical

ISLAM

CAPITALISM

RADIGM BASIS

- Syariah

- Market Econo

- ‘Muslim Man’ - Economic Man (ahsanu taqwim)

PHIC

ION

- Tauhid - Vicegerent of Allah on earth

- Individualis on laissez faire

The Comparison of Conventional Economics & Islamic Economics
ECONOMICS

Economic Systems
SOCIALISM
- Conflict - Non existence - Proletar

ISLAM
- Cooperation - Exists & rules

CAPITALISM

IRIT

- Free competitio

D’S STENCE

- Exists b doesn’t interfere

OMIC

- Egalitarianism - Worldly & Hereafter

- Individu - Worldly

IONSHIP TIME HORIZON

socialism
- Worldly

Value of Islamic Economic System
Economic Systems

Philosophy of Economic System Basic Values of Economic System Instrumental Values of Economic System

Philosophy of Economic System
Dunia & alam semesta adalah milik Allah swt. Manusia hanya dititipi Semua ciptaan Allah Yang Maha pencipta, tunduk kepda-Nya. Manusia adalah

(amanah)

khalifah Allah

TAUHID
Kepemilikan manusia secara terbatas Pengaturan organisasi pemilikan Pembatasan tingkah laku individual

Iman kepada Hari Kiamat mempengaruhi semua tingkah laku ekonomi

Norma tingkah laku para pelaku ekonomi

4
Tujuan Hidup Manusia di Muka Bumi

1
Hubungan Manusia dengan Allah swt

3

Falsafah Ekonomi Islam

2

Hubungan Manusia dengan Alam

Hubungan Manusia dengan Sesama Manusia

Muhammad Nejatullah Siddiqi (1990) Kajian Ekonomi Islam, suntingan Khurshid Ahmed, edisi Dewan Bahasa dan Pustaka Kuala Lumpur, di dalam Radiah Abdul Kader, Ekonomi Islam, (Kuala Lumpur: Univision Press SDN. BHD., 2001)

Basic Values of Economic System

Ownership

Equilibrium

Justice

• Berarti kebebasan bersyarat • Sederhana •Pemilikan hanya atas akhlak Islami • Hemat manfaatnya • Harus diterapkan • Pemilikan terbatas• Menjauhi pemborosan disemua fase sepanjang umur kegiatan ekonomi • Tak ada pemilikan • Alokasikan sejumlah individu atas hasil kepada yang tida barang umum mampu masuk pasar atau tidak sanggup membeli menurut kekuatan pasar ZIS

Instrumental Values of Economic System

Capitalism

Islam

Socialism

• Zakat • Free competition • Centralized • Prohibition of Riba economic planning • Free entry & exit • • Monopolistic market Economic • Production factors cooperation owned collectively • Social security by proletar
• Government role

Tujuannya: Taqarrub ila Llah

Tauhid

Menjadi jiwa hukum dalam peradaban manusia

Hukum

ZAKAT
Sumber praktek persamaan & persaudaraan

Akhlaq

Menjamin growth with equity, memperbaiki hasrat & pola konsumsi, mendorong redistribusi, dll.

Ekonomi

Mempersamakan & mempersaudarakan manusia

Sosial

Dampak Ekonomi

Dampak Sosial

inflatoir & ketergantuungan

RIBA

kontra keadilan, karena satu pihak menanggung resiko, pihak lain pasti dapat untung. Usaha dipastikan untung!

Dosa Riba: • QS 2/275 • Hadits Rasulullah saw

4
Tujuan Hidup Manusia di Muka Bumi

1
Hubungan Manusia dengan Allah swt

3

Falsafah Ekonomi Islam

2

Hubungan Manusia dengan Alam

Hubungan Manusia dengan Sesama Manusia

Muhammad Nejatullah Siddiqi (1990) Kajian Ekonomi Islam, suntingan Khurshid Ahmed, edisi Dewan Bahasa dan Pustaka Kuala Lumpur, di dalam Radiah Abdul Kader, Ekonomi Islam, (Kuala Lumpur: Univision Press SDN. BHD., 2001)

i! at i-h at H

a ib a) R
ng u (B

RIBA
(BUNGA)

Mengapa Haram ?

Dosa Riba
Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya

satu dirham
yang diambil dari

riba itu

dosanya
lebih besar di sisi Allah daripada (dosa)

36 kali zina
yang dilakukan oleh seseorang
(HR. Ibnu Abi Dunya)

Dosa Riba
Rasulullah SAW bersabda:

Riba

itu mempunyai

72

pintu,
dan yang paling rendah dosanya, seperti seseorang

menyetubuhi

(QS. 2 / 275)

RIBA

Orang-orang yang makan (mengambil) Riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila.

(QS. 2 / 275)

RIBA

Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat),

Jual Beli itu sama dengan Riba ,
sesungguhnya padahal Allah telah menghalalkan

Jual

… Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhan-nya, lalu terus berhenti (dari mengambil Riba ) maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan Dan urusannya (terserah) kepada Allah.

(QS. 2 / 275)

RIBA

(QS. 2 / 275)

RIBA

Orang yang mengulangi (mengambil

Riba),

maka orang itu adalah

penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

Karakter utama
masyarakat ekonomi Islam X persaingan bebas Kapitalis & kediktatoran Marxis

Qirad:
Pemilik modal adalah partner, bukan kreditor

• Mudharabah

ECONOMIC COOPERATION

• Musyarakah • Murabahah • Qardhul Hasan

SOCIAL SECURITY

(QS.17/15)

(QS.2/279)

(QS.2/22 & 29)

• Keuntungan & • Tidak boleh ada • Manfaat dari beban sebanding eksternalitas sumber-sumber dengan manfaat negatif ekonomi harus dapat dinikmati oleh seluruh makhluk

SOCIAL SECURITY

• Mengeluarkan tenaga & modal • Pengeluaran sosial • Harta tidak bolehuntuk kebutuhan adalah hak sah beredar di antara masyarakat dari orang-orang orang-orang adalah miskin & malang kaya saja. alasan hidup seorang Muslim. (QS.70/24-25) (QS.59/7)

GOVERNMENT ROLE

Pemerintah dapat berfungsi sebagai distributor maupun pemilik manfaat sumber-sumber ekonomi serta sebagai lembaga pengawas kehidupan ekonomi melalui lembaga HISBAH

GOVERNMENT ROLE

HISBAH pernah ada di zaman Rasulullah saw., sebagai lembaga pengawas pasar yang menjamin tidak adanya pelanggaran moral di pasar, monopoli, perkosaan terhadap hak konsumen, dsb. HISBAH, bersifat independen.

Goals & Values of The Islamic Economic System
1) Economic well-being within the framework of the moral norms of Islam.
(QS. 2:60; 2:168; 5:87-88; 62:10)

2) Universal brotherhood & justice.
(QS. 49:13; & 7:158)

3) Equitable distribution of income.
(QS. 6:165; 16:71 & 43:32)

4) Freedom of the individual within the context of social welfare.
(QS. 13:36 & 31:22)

Ilmu Ekonomi Islam Sebagai Suatu Subyek Lintas Disiplin
Ilmu ekonomi Islam
telah berkembang secara gradual sebagai suatu subyek lintas disiplin dalam karya-karya tulis para mufassir AlQur’an, fuqaha, sejarawan, dan para filosof sosial, politik & moral.
Mereka memandang keseluruhan

kesejahteraan umat manusia

sebagai suatu produk akhir dari interaksi di sepanjang perioda waktu antara berbagai faktor ekonomi, moral, intelektual, sosial, demografi,

Namun demikian,

keadilan menempati kedudukan primer
dalam kerangka ini.

Ada kesadaran akut bahwa masyarakat tidak dapat berkembang efektif tanpa keadilan, bahkan akan merosot dan terurai. Pusat perhatian pada keadilan ini jelas merupakan hasil dari peran primernya dalam pandangan dunia Islam.

Persoalan lain adalah

Interdisciplinary, Dynamic Model
yang dikembangkan oleh Ibnu Khaldun (w. 1808H / 1406M) dikenal sebagai The

Circle of Equity

akan membantu kita menjelaskan jatuh & bangunnya masyarakat.

Kontribusi Ibnu Khaldun
Berbagai kontribusi selama berabad-abad mencapai puncaknya pada karya Ibnu Khaldun. Pusat dari analisisnya adalah Manusia. Jatuh bangunnya suatu dinasti atau peradaban sangat bergantung pada kesejahteraan atau kesulitan hidup manusia. Fenomena jatuh & bangunnya bergantung tidak saja pada variabel-variabel ekonomi, tetapi juga pada sejumlah faktor lain yang turut menentukan kualitas individu, masyarakat,

 

Pandangan Ibnu Khaldun tentang prinsipprinsip ekonomi sedemikian mendalam & jauh ke depan, sehingga sejumlah teori yang dikemukakannya sekitar 600 tahun yang lalu dapat dipandang sebagai pelopor dari sebagian formulasi modern yang lebih canggih dari teori-teori ini.

Interdisciplinary, Dynamic Model
Keseluruhan model Ibnu Khaldun dapat diringkas dalam nasihatnya kepada para raja sbb:

Kekuatan kedaulatan (al-mulk) tidak dapat dipertahankan kecuali dengan mengimplementasikan syariah…; Syariah tidak dapat diimplementasikan kecuali oleh sebuah kedaulatan (al-mulk); Al-mulk tidak akan memperoleh kekuatan

Ar-rijal tidak dapat dipertahankan kecuali dengan harta benda (al-mal); Al-mal tidak dapat diperoleh kecuali dengan pembangunan (al-’imarah) Al-’imarah tidak dapat dicapai kecuali dengan keadilan (al-’adl) Al-’adl merupakan tolok ukur (al-mizan) yang dipakai Allah untuk mengevaluasi manusia; Al-mulk mengandung muatan tanggung jawab untuk menegakkan keadilan.

5.

8.

Masyarakat Bebas Nilai

Masyarakat manapun yang mencoba menjadi netral terhadap nilai & mengabaikan nilai-nilai moral pada gilirannya akan melihat keruntuhan & kehancurannya sendiri melalui suatu kemerosotan dalam kualitas manusia

Bersikukuhnya ilmu ekonomi konvensional untuk hanya mengambil variabel-variabel ekonomi dalam menjelaskan jatuh bangunnya suatu masyarakat sangatlah tidak sehat.

Di samping variabel-variabel ekonomi, perlu juga memasukkan faktor-faktor moral psikologis, sosial, politik, & sejarah yang berpengaruh terhadap manusia. Ini akan menuntut suatu pendekatan lintas disiplin

Khursid Ahmad

Ilmu Ekonomi
membutuhkan pengayaan moral dari perspektif Islam sehingga ia benar-benar berguna bagi umat manusia dalam mencari tatanan dunia yang adil.

Kaum muslimin
juga perlu lebih serius mengenal sejarah Ilmu Ekonomi, dan kekurangan –kekurangannya jika ia ingin membuka lembaran kehidupan baru.

VOLUME

III

Penutup

3

Hanya Memberi Peringatan
(Qs. Yaasiin,11)

Sesungguhnya kamu hanyalah memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada (Tuhan) Yang Maha Pemurah (walaupun) dia tidak melihatnya Maka berilah mereka

Visi Masa Depan

Dan carilah pada apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagiamu dari (keni’matan) duniawi, dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.
(Q.S, 28 / Al Qashash, 77)

Berpaling Dari Peringatan Allah
(QS. 20 / Thaahaa, 124)

Dan barangsiapa berpaling dari peringatanKu, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, & Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat

Rasulullah SAW.
”Sesungguhnya akan datang pada manusia tahun-tahun yang penuh tipu daya. ■ Para pendusta dipercaya, ■ orang-orang jujur didustai, ■ penghianat diberi amanah, ■ sedangkan orang-orang yang amanah tidak dipercaya”
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, sabda Rasulullah saw)

Penolongmu
Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah dan Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).

barangsiapa yang menjadikan penolong: h dan Rasul-Nya, a orang-orang yang beriman, a sesungguhnya gikut (agama) Allah ah yang pasti menang.
(QS.5 / Al Maaidah, 55-56)

Ya Allah, Allah
sesungguhnya daku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu’, do’a yang tidak didengar, dan amal yang tidak diterima.

Ya Allah,
tolonglah daku agar senantiasa

ingat kepada-Mu
juga senantiasa

senantiasa indah di mata-Mu

bersyukur kepada-Mu sehingga ibadahku

Billahit taufiq wal hidayah, wassalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barokatuh.

Tammat

M. Arie Mooduto
Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI)

Direktur Bidang Syariah

The Basic Concept of

Islamic Economic Syste
Bank BNI Syariah

Jakarta, Shafar 1427 H / Maret 2006

Asbisindo

BANK BNI SYARIAH

ISLAMIC BANK ISLAMIC BANK

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->