P. 1
1. LAPORAN SKB

1. LAPORAN SKB

|Views: 160|Likes:

More info:

Published by: Dwi Haryanto Galang Wiradikesuma on Jan 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/23/2013

pdf

text

original

LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS PERUSAHAAN DAGANG SEHATRAGA

Nama : GALAN HERYANTO NIM : 2107090063

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH – CIAMIS

RENCANA DAN STUDI KELAYAKAN BISNIS

I. Rencana Bisnis
A. Analisis 5W+1H  What. Bisnis yang akan saya ambil yakni bisnis dagang kebutuhan sehari-hari dan makanan – minuman ringan. Nama usahanya yakni Perusahaan Dagang (PD) Toko SEHATRAGA.  Why. Bisnis dagang saat ini berprospek baik karena saat ini kebutuhan manusia semakin meningkat, sehingga dibutuhkan beberapa barang yang proses penjualannya tidak memerlukan untuk berbelanja berdesak desakan di pasar.  Who. Bisnis ini akan saya jalankan oleh saya sendiri, dan bersama orang – orang yang saya rekrut untuk bagian kasir dan beberapa karyawan lainnya.  When. Bisnis ini akan dimulai sekitar bulan Januari 2011  How. Bisnis ini akan saya mulai dengan merenovasi gedung milik pribadi yang berdiri diatas tanah milik pribadi yang mana terletak di tempat yang strategis yaitu di pusat kota. Toko ini akan saya kelola oleh saya sendiri dan dengan bantuan dri beberapa karyawan yang saya rekrut. Bisnis ini juga akan dioperasikan 24 jam. B. Analisis SWOT  Strength. Toko SEHATRAGA memiliki kekuatan dalam segi pemasarannya yaitu tokonya yang berada tidak jauh dari pusat kota. Dari segi modal, toko ini cukup memiliki modal yang baik.  Weakness. Kelemahan toko ini yakni para karyawannya yang masih kurang pengalaman. Karena merekrut karyawan lulusan SMA sederajat.

 Opportunity. Peluang untuk menjadikan took ini maju sangat terbuka, contohnya saja peluang menambah beberapa jenis kebutuhan sehari – hari atau makanan ringan.  Threat. Ancaman dari luar yaitu berupa pesaing usaha sejenis. Yakni toko – toko yang beroperasi secara waralaba contohnya Alfamart, Indomaret, atau Yomart. Yang mana toko – toko tersebut beroperasi tidak jauh dari toko yang saya rencanakan untuk dibangun.

II. Studi Kelayakan Bisnis A. Aspek Pasar 1. Jenis produk Produk yang kami tawrakan berupa beberpa produk yang akan didagangkan 2. Jenis pasar yang dituju dari segi produsen Pasar persaingan monopolistic karena pasar ini meruapak perpaduan antara pasar yang mana jumlah penjualnya terbatas dan barangnya homogeny namun terdiferensiasi merek 3. Jenis pasar yang dituju dari segi konsumen Pasar konsumen karena pelanggan yang merupakan orang – orang adalah konsumen yang mengkonsumsi langsung barangnya atau tidak dijual kembali. 4. Analisis SWOT Strength. Toko ini kuat dalam hal penjualan produknya,mkarena produk yang diperjualbelikan merupakan produk yang berkualitas baik dan memenuhi standar BPOM dan MUI. Weakness. Kelemahan dari toko ini yaitu lemahnya pemasaran yang dilakukan dengan membagikan leaflet kepada pengguna angkutan kota Opportunity. Peluang untuk menambahkan area penyimpanan produk lainnya sangat besar. Karena peluang tersebut sudah terlihat dari bangunan. Bangunan toko ini bisa berlantai tingkat.

Threath. Tantangan dari usaha ini yaitu sudah banyaknya usaha jenis ini diberbagai tempat, terutama toko – toko yang sudah terkenal sejak dulunya.

B. Aspek Pemasaran 1. Segmentasi Dari segi aspek geografis mencakup beberapa wilayah dari mulai Desa Ciamis dan sekitarnya, dan yang berada di wilayah Kota Ciamis itu sendiri, atau mencakup kota kota yang berada pada provinsi Jawa Barat. Dari segi aspek demografi mencakup usia dari mulai anak-anak hingga orang dewasa, dan toko ini juga bisa untuk yang berpendapatan rendah, sedang, hingga tinggi karena produknya murah murah. Dari aspek psikografi meliputi dari mulai kelas sosial ekonomi rendah, sedang ataupun kaum sosialita. Dari aspek prilaku mencakup semua sikap konsumen terhadap peoduk yang kami tawarkan. 2. Target Penyusun memasang target produk ini untuk wilayah di perkotaan dan sekitarnya. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga untuk wilayah desa, diantaranya di Kota Ciamis dan termasuk desa desa di dalamnya. Penyusun juga memasang target produk ini untuk usia anak-anak hingga orang dewasa karena toko menjual semua barang-barang. Produk – produk Toko SEHATRAGA juga menjadi target untuk kelas ekonomi bawah, hingga kelas sosialita. Perilaku yang menjadi target dari toko kami yaitu perilaku orang orang yang loyal atau setia berbelanja di Toko SEHATRAGA. 3. Posisi Kami mengidentifikasikan keunggulan kompetitif toko, dari segi kualitas, kualitas barang barang yang dijual di toko mempunyai kualitas yang baik dan bermutu, serta setiap barang memiliki beberapa varian untuk dipilih yang tentunya dengan kualitas yang baik. Dengan keadaan seperti ini posisi toko baik bagi pasar. Komunikasi baik inilah yang membuat posisi produk-produk Toko SEHATRAGA menjadi baik dimata konsumen.

4. Marketting Mix (Bauran Pemasaran) Product. Kualiatas produk dari Toko SEAHATRAGA baik dengan beberapa merk yang sudah berlabel halal dan terdapat barcode dari BPOM, dan terdapat juga tanggal pembuatan produk dan tanggal kadaluwarsa. Dengan produk yang memiliki bentuk yang bervariasi, kemasan yang menarik dan tentunya dengan warna yang membuat orang tertarik. Price. Harga jual produk di Toko SEHATRAGA tidak akan semahal di toko atau minimarket lainnya. Beras (kg) Minyak goreng (liter) Mie Instan Soft drink Coca Cola Snack Taro SEHATRAGA Rp. 5.500,00 Rp. 14.800,00 Rp. 1.100,00 Rp. 5.500,00 Rp. 2.500,00 Alfamart Rp. 5.800,00 Rp. 15.050,00 Rp. Rp. Rp. 1.200,00 5.800,00 2.750,00 Yogya Dept. Sore Rp. 6.500,00 Rp. 15.500,00 Rp. 1.300,00 Rp. 6.050,00 Rp. 2.950,00

Place. Lokasi dari toko SEHATRAGA strategis terletak di jalan provinsi tepatnya sebelum alun-alun kota. Promotion Mix. 1). Dari segi advertising, toko ini memulai promosinya dengan cara membuat beberapa iklan yang bisa terbaca oleh public; 2). Sales Promotion, dengan membuat diskon Rp. 50.000,00 kepada pelanggan yang memakai seragam OSIS; 3). Public Relation, dengan mencari perusahaan – perusahaan yang ingin bekerja sama atau menjadi sponsor; 4). Personal Selling, melakukan pelatihan terlebih dahulu terhadap pegawai baru.

C. Aspek Teknik dan Teknologi 1. Rencana Kualitas Produk Kebutuhan Pokok Beras Makanan Ringan Minuman Ringan ringan memiliki

Produk Performance

yang Selain

memiliki Minuman

dipasarkan di toko ini kualitas yang baik, disini memiliki yang baik kualitas minuman

ringan beberapa varian rasa

berasal disini juga memiliki beberapa varian dari

dari Cianjur

tiap merk Reliability Bebrapa disini untuk barang tersebut produk Ada beberapa snack Ada alat pengganti makanan minuman bebrapa ringan

adalah MCK.

Letak sehari hari yakni roti isotonic yang baik untuk kesehatan dan jangka kadaluwarsanya cukup panjang

dagangan dan sereal terletak

tidak pada satu rak dengan makanan Conformance

Produknya sesuai standar BPOM dan memiliki sertifikat halal dari MUI

Durability

Kadaluwarsa sering kami control, dan ada beberapa produk yang kadaluwarsanya panjang contohnya beras, dan ada kadaluwarsanya pendek yakni roti Sari Roti

Aesthetics

Dari segi kemasan Ada beberapa produk yang memiliki desain memiliki keindahan sampul yang bagus dan menarik

untuk dipasarkan 2. Pemilihan Teknologi Teknologi yang digunakan yakni teknologi tepat guna diantaranya teknologi pemakaian mesin register untuk transaksi pembelian 3. Rencana Kapasitas Penjualan Rencana kapasitas penjualan di toko kami pada bulan pertama yakni sekitar Rp. 5.000.000,00, dan pada bulan selanjtnya kami berkeyakinan untuk dapat meningkatkan kapasitas usaha 4. Letak dan Lay Out Letak usaha toko kami strategis berada jalur angkot. Terdapat berbagai sumber pemasok disekitar kota, misal beras dari Lakbok, dan gula aren dari Cidolog. Sumber energy (listrik, air, dan telepon) yang memadai. Lokasinya terletak di jalan provinsi sebelum masuk alun-alun Kesempatan untuk ekspansi tebuka lebar

Layout toko Sehatraga

1 A 2 3 4 5 6 7 8 Gudang

12 13 10 9

13 14 15 16 KANTOR

26 B 25 24 23 22 21 20 19 18 17 Gudang

Keterangan :
Keterangan : 1-26 Kasir 2. Koran dan Majalah 3. Obat 4. Sabu / Odol 5. Perfum / Jelly 6. Detergen/ Obat nyamuk 7. Handuk - Lap Pel 8. Sapu - piring - gelas 9. Underwear 10. Kosmetik 11. Kosmetik 12. Makanan Ringan 13. Susu - Terigu 14. gula - kopi 15. Makanan Ringan 16. Beras 17. coklat 18.-19 Snack 20-21 softdrink 22. Sereal 23. Roti 24. Es Krim 25. Kacang - kacangan A. Tempat keranjang B. Tempat kerangjang

5.

Manajemen Persediaan Penentuan jumlah order barang yang dijadikan sebagai persediaan di gudang dalam satu hari disesuaikan dengan jumlah barang yang dipajang di rak penjualan Penentuan safety stock dimulai dari awal bulan, pada saat barang dari pemasok dating, kami langsung membagi bagikan mana yang lansung dipajang mana yang harus masuk gudang terlebih dahulu

6.

Pengawasan Kualitas Perencanaan kualitas barang Kualitas barang yang akan dipajang di rak penjualan memilik kualitas yang baik, karena kami melakukan penyortiran terlebih dahulu, misal; beras yang akan dipajang di rak penjualan diperiksa terlebih dahulu apa beras tersebut masih ada kutunya Pengendalian kualitas a. Kami mengevaluasi barang yang dipasarkan tiap hari dengan melakukan pengecekkan b. Kami melakukan perbandingan dengan toko pesaing, produk apa saja yang ada di toko pesaing, dan yang tidak ada. c. Apabila dalam pengecekan dari dua poin diatas maka kami akan menambah rak penjualan untuk menambah produk yang akan dipajang Perbaikan kualitas Setiap akhir bulan kami melakukan perbaikkan kualitas dari segi barang, karyawan, maupun infrastrukturnya.

D. Aspek Manajemen 1. Anggaran Biaya Penjualan Beras Minyak goreng Tepung terigu Snack TARO = 1,5 ton = 80 liter = 50 kg = 2 kardus

snack QTELLA Air mineral AQUA Coca Cola Sari Roti Mie Instan Odol Pepsodent Sabun LUX

= 1 kardus = 1 kardus = 1 kardus = 43 bungkus = 3 bungkus = 1 kardus = 1 kardus

2.

Struktur Organisasi

MANAGER Galan Heryanto

KEUANGAN Budi A.

KOORDINATOR PEGAWAI Inu S.

KASIR - BARANG Ani L. Tono M. Yayu T. Tony J.

Keterangan : Manager dijabat oleh saya sendiri. Dimana tugas saya sebagai manajer mengerjakan segala sesuatu yang berhubungan dengan cara mengatur sema aspek perusahaan, tugasnya mekoordinasikan semua aspek pada perusahaan Bagian keuangan dijabat oleh Budi A. yang bertugas untuk mengatur keuangan toko. Bagian koordinator pegawai dijabat oleh Inu S. bagian ini bertugas untuk mengkoordinasi pegawai, mengatur jadwal kerja, dan mengawasi kinerja para pegawai.

Bagian kasir dan barang yakni secara bergilir untuk melayani konsumen, misal kasir bekerja bergantian sengan bagian barang 3. Tipe Kepemimpinan Tipe kepemimpinan yang digunakan yakni tipe kepemimpinan perpaduan antara tipe kepemimpinan otoriter dan tipe kepemimpinan demokratis. Tipe kepemimpinan diperlukan ketika dihadapkan pada pengambilan keputusan , dan pemimpin menginginkan aspirasi dari seluruh pegawai. Tetapi tipe kepemimpinan otoriter diperlukan ketika dihadapkan pada suatu keadaan yang mendesak dan memerlukan keputusan yang mendadak 4. Metode Pengendalian Kami memakai metode pengendalian umpan balik, dimana pengendalian ini dilakukan ketika barang – barang ditoko telah terjual (hasil/output). Dan kami melakukan metode ini guna melihat penjualan yang terjadi apakah penjualannya lancar atau kurang lancar. Contojh ketika kita nerhasil menjual beras dalam sebualan yakni 50 kg itu berarti kita dapat menilai bahwa aspek pengendalian proses produksi/penjualan berjalan dengan baik.

E.

Aspek Sumber Daya Manusia 1. Perencanaan Karyawan Karyawan yang dibutuhkan untuk usaha toko ini sejumlah enam orang dengan pembagian kerja masing masing satu orang dibagian keuangan, dan bagian koordinator kerja, sedangkan empat orang dibagian kasir dan barang secara bergantian. 2. Job Description Bagian keuangan yaitu bagian yang mengatur jalannya arus ukeuangan, baik yang masuk maupun yang keluar, contohnya ; membuat laporan keuangan, menggaji pegawai, berbelanja ke pemasok, dibutuhkan orang – orang ; a. Pendidikan minimal SMK-Akuntansi

b. Laki – laki atau perempuan c. Bekerja secara ulet

Bagian barang yaitu tugasnya untuk mengatur barang – barang terutama lalu lintas barang dari pemasok, penempatan tata letak barang di rak, mengecek barang, dibutuhkan ; a. Pendidikan minimal SMA sederajat b. Laki-laki atau perempuan c. Mampu bekerja dengan jujur d. Berpengalaman di bidang ini e. Mampu mengemudikan kendaraan roda empat Kasir bertugas untuk melayani pembayaran atas barang yang dibeli konsumen, dibutuhkan ; a. Pendidikan minimal SMA sederajat b. Laki – laki atau perempuan c. Mampu bekerja dengan jujur d. Mampu mengoperasikan mesin register e. Mampu bekerja 24 jam dengan pembagian shift kerja. 3. Rekruitmen, Seleksi, dan Orientasi Rekruitmen dilakuakandari pihak eksternal dengan cara membuka informasi lowongan pekerjaan di radio maupun di Koran Seleksi dilakukan setelah proses rekrutmen. Setelah dilakukan tahapan rekrutmen, lalu para pelamar kerja akan diseleksi administrasi, lalu seleksi wawancara. Dan setelah seleksi masa percobaan Orientasi pekerja dilakukan dengan cara melakukan training terhadap karyawan baru selama tiga bulan. Kalau dalam masa training pekerja bekerja tidak sesuai atau tidak diharapkan perusahaan. Maka akan dilakukan pemberhentian dengan pesangon UMR. 4. Rencana Pelatihan dan Pengembangan Pelatihan bagi pekerja yakni pelatihan tata cara menggunakan mesin register yang bertempat di kompleks SKB di Sukajadi dengan biaya pelatihan ditanggung perusahaan Pengembangan dalam segi manajerial dilakukan dengan mengikuti seminar, workshop, ataupun lokakarya yang berhubungan dengan bisnis

5.

Performance Appraisal (metode penilaian prestasi kerja) Dengan mengevaluasi karyawan dalam bentuk ranking. Setiap bulannya kami akan membuat daftar ranking, dengan indikator yang dinilai ; Absensi dengan membuat study document Kedisiplinan pakaian, mematuhi tata tertib Hasil kerja (langsung melihat di lapangan)

6.

Kompensasi Kompensasi akan diberikan kepda karyawan yang bekerja dengan baik. Bentuk kompensasi berupa uang sejumlah Rp. 20.000,00 Kompensasi diberikan kepada karyawan yang off, tetapi bekerja Upah bulanan diberikan setiap tanggal 3. Besarnya kompensasi diberikan sesuai UMR Kabupaten Ciamis

7.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Keselamatan kerja sangat diutamakan. Hal itu kita buktikan dengan dipasangnya tanda peringatan kebakaran, atau terjadi konsleting Kesehatan kerja para pegawai juga kami perhatikan. Sama seperti halnya di bank, kami juga memberikan vitamin dengan cuma – Cuma setiap tiga hari sekali

8.

Separation (Pemberhentian Kerja) Pemberhentian melukukan; Ingin berhenti dengan sendirinya Ingin berhenti karena menikah Ingin berhenti karena ingin melanjutkan study Melakukan tindakan kejahata Berurusan dengan kepolisian Melakukan tindakan yang meugikan toko Elakukan tindakan asusila Melanggar aturan yang telah dibuat perusahaan akan dilakukan apabila karyawan Toko SEHATRAGA

F.

Aspek Finansial 1. Kebutuhan Dana A. Aktiva Tetap Berwujud Gedung Tanah Peralatan Rp. 150.000.000,00 Rp. 40.000.000,00 Rp. 1.000.000,00

Rp. 191.000.000,00 B. Modal Kerja Persediaan Barang Dagangan Perlengkapan Persediaan Barang Pelengkap Rp. Rp. Rp. Rp. 2. Sumber Dana A. Sumber Dana Untuk Aktiva Setoran modal pemilik B. Sumber dana untuk modal kerja Pinjaman dari koperasi Rp. 3.700.000,00 Rp. 1.000.000,00 2.000.000,00 200.000,00 1.500.000,00 3.700.000,00

1. Proyeksi Arus Kas
UD Toko SEHATRAGA Proyeksi Arus Kas Keterangan SALDO AWAL KAS Kas Masuk * Kegiatan operasional - Penjualan Barang Dagangan Total Penjualan * Kegiatan Pendanaan - Setoran Modal Pemilik - Gedung Milik Pribadi - Tanah Milik Pribadi - Kendaraan Milik Pribadi Total Pendanaan Total Kas Masuk Kas Keluar * Kegiatan Operasional - Pembelian Barang Dagangan - Pembayaran Beban - beban Total * Kegiatan Investasi - Perlengkapan - Pembelian Peralatan Total Total Kas Keluar SALDO AKHIR KAS Februari Maret Rp 211.500.000,00 April Rp 290.100.000,00

Rp

25.000.000,00 Rp 25.000.000,00

Rp 26.000.000,00 Rp 26.000.000,00 Rp 200.000,00

Rp 31.500.000,00 Rp 31.500.000,00

Rp 4.700.000,00 Rp 150.000.000,00 Rp 40.000.000,00 Rp 194.700.000,00 Rp 219.700.000,00

Rp 60.000.000,00 Rp 60.200.000,00 Rp 86.200.000,00 Rp 31.500.000,00

Rp Rp

2.000.000,00 5.000.000,00 Rp 7.000.000,00

Rp Rp

2.000.000,00 5.000.000,00 Rp 7.000.000,00

Rp Rp

5.000.000,00 6.000.000,00 Rp 11.000.000,00

Rp Rp

200.000,00 1.000.000,00 Rp 1.200.000,00 Rp 8.200.000,00 Rp 211.500.000,00

Rp Rp

100.000,00 500.000,00 Rp 600.000,00 Rp 7.600.000,00 Rp 290.100.000,00

Rp Rp

300.000,00 175.000,00 Rp 475.000,00 Rp 11.475.000,00 Rp 310.125.000,00

2. Proyeksi Laporan Laba – Rugi

UD Toko SEHATRAGA Proyeksi Laba-Rugi Keterangan Pendapatan Beban - beban *Beban Listrik ,Air ,dan Telepon *Beban Gaji * Beban Penyusutan Peralatan *Beban Perlengkapan *Beban Transportasi Jumlah Beban Laba Bersih Februari Rp 25.000.000,00 Rp 3.000.000,00 Rp 5.000.000,00 Rp 20.000,00 Rp 200.000,00 Rp 3.500.000,00 Rp 11.720.000,00 Rp 13.280.000,00 Rp 3.500.000,00 Rp 5.500.000,00 Rp 43.000,00 Rp 150.000,00 Rp 2.650.000,00 Rp 11.843.000,00 Rp 14.157.000,00 Maret Rp 26.000.000,00 Rp Rp Rp Rp Rp 3.250.000,00 4.800.000,00 50.000,00 150.000,00 4.000.000,00 Rp 12.250.000,00 Rp 19.250.000,00 April Rp 31.500.000,00

3. Proyeksi Neraca
UD Toko SEHATRAGA Proyeksi Neraca Keterangan AKTIVA * Aktiva Lancar - Kas - Perlengkapan - Persediaan Barang Total Aktiva Lancar *Aktiva Tetap - Peralatan - Akumulasi Penyusutan Peralatan - Tanah - Gedung - Kendaraan Total Aktiva Tetap Total Aktiva PASSIVA * Utang Usaha MODAL * Modal Pemilik *Pinjaman Dari Koperasi Februari Maret April

Rp 211.500.000,00 Rp 200.000,00 Rp 500.000,00 Rp 212.200.000,00 Rp 1.000.000,00 Rp 10.000,00 Rp 990.000,00 Rp 40.000.000,00 Rp 150.000.000,00 Rp 190.990.000,00 Rp 403.190.000,00 Rp Rp 500.000,00 5.000,00

Rp 290.100.000,00 Rp 100.000,00 Rp 300.000,00 Rp 290.500.000,00 Rp 175.000,00 Rp 1.750,00 Rp 495.000,00 Rp 40.000.000,00 Rp 150.000.000,00 Rp 60.000.000,00 Rp 250.495.000,00 Rp 540.995.000,00

Rp 310.125.000,00 Rp 300.000,00 Rp 200.000,00 Rp 310.625.000,00

Rp 173.250,00 Rp 40.000.000,00 Rp 150.000.000,00 Rp 60.000.000,00 Rp 250.173.250,00 Rp 560.798.250,00

Rp 399.490.000,00 Rp 3.700.000,00 Rp 403.190.000,00

Rp 537.295.000,00 Rp 3.700.000,00 Rp 540.995.000,00

Rp 557.098.250,00 Rp 3.700.000,00 Rp 560.798.250,00

G. Aspek Ekonomi, Sosial, dan Politik 1. Pengaruh kondisi ekonomi terhadap bisnis Nilai tukar rupiah saat ini yang masih normal sekitar Rp.9.450,00 dari semula Rp. 9.475,00 sedikit mempengaruhi usaha dagang, salah satunya naiknya anggaran beba transportasi untuk nelanja ke pasar pemasok Tarif pajak untuk usaha dagang masih realatif sama dngena tahun – tahun sebelumnya. Harga eceran terendah dari produk - produk yang didagangkan di toko kami tidak terlalu mahal tapi tidak terlalu murah. 2. Kontribusi bisnis terhadap pembangunan ekonomi Selalu membayar pajak tepat waktu Menyerap tenaga kerja, terutama kepada mahasiswa dengan membuka lowongan pekerjaan paruh waktu (part time) Menyediakan kebutuhan sehari – hari misal beras, minyak, gula, dan alat mandi. 3. Pengaruh kondisi sosial terhadap bisnis Gaya hidup yang mewah menginginkan segala sesuatu serba cepat membuat bisnis usaha dagang ini semakin banyak diincar oleh ibu rumah tangga yang menginginkan kenyamanan berbelanja. Kelas sosial masyarakat yang berbelanja di Toko SEHATRAGA terdiri dari kelas sosial bawah hingga kelas sosial keatas, misal prosuk beras organic yang biasanya diburu oleh orang orang dengan kelas sosial keatas, tetapi di Toko SEHATRAGA juga menjual beras yang umum terdapat di pasar. Konflik. Tidak ada konflik yang mengancam kehidupan bermasyarakat disekitar Toko SEHATRAGA , sehingga tidak terjadi hambatan yang berarti bagi kelangsungan bisnis ini. 4. Kontribusi bisnis terhadap kehidupan sosial Membuka kesempatan kepada masyarakat sekitar untuk memilih barang yang ditawarkan di toko kami Upah tenaga kerja sesuai UMR Masyarakat dengan kelas ekonomi kebawah mampu mendapatkan barang yang murah tetapi berkualitas baik

Semakin banyaknya usaha dagang seperti ini di Ciamis, itu berarti ekonomi nya akan semakin baik. Sehingga pemerintah harus mendukung segala kegiatan yang berhubungan dengan kepentingan ekonomi. Misal dengan membangung jalan, memperbaiki jalan. 5. Pengaruh kondisi politik yang sedang berkembang terhadap bisnis Pengaruh politik saat ini merupakan bad news bagi para pelaku usaha. Salah satunya isu mark up pembelian pesawat Merpati dari China. Apabila isu tersebut memang benar adanya. Maka para investor akan menarik modalnya karena ketakutan akan bangkrut. Hal tersebut tidak berdampak pada usaha Toko SEHATRAGA, karena isu tersebut tidak akan membuat konsumen untuk berbelanja beras.

H. Aspek Lingkungan Industri 1. Strategi antisipasi ancaman pioneer Membuat terobosan baru dengan membuat undian bagi para pelanggan yang berbelanja diatas Rp.100.000,00 Memberikan hadiah, misal apabila pelanggan membeli mie instan lebih dari 3 buah, maka akan diberikan hadiah satiu mangkuk. Dengan promosi membagi bagikan pamphlet 2. Strategi antisipasi ancaman dari produk pengganti Menyediakan barang pengganti terlebih dahulu sebelum barang tersebut dipublikasikan di media, misal gas. Bagi para vegetarian menyediakan sereal gandum, roti gandum, dan susu kedelai Menyediakan payung ultra violet 3. Strategi antisipasi kekuatan tawar menawar buyers Tidak terjadi tawar menawar dari para konsumen. Karena pada setiap produk sudah dicantumkan barcode beserta harganya. 4. Strategi antisipasi tawar menawar suppliers Semaksimalkan menekan harga kepada pemasok agar memberikan harga yang lebih rendah

Langsung mendatangkan barang dagangan dari pemasok slah satunya beras dari Pasar Induk Beras di Cipayung 5. Pengaruh kekuatan stakeholder terhadap persaingan usaha Tidak ada pengaruh yang terlalu mencolok terhadap para pegawai, karena saya selaku stakeholder menanamkan rasa kekeluargaan kepada para pegawai.

I.

Aspek Yuridis 1. Bentuk badan usaha Bentuk badan usaha perusahaan perseorangan, karena hampir semua modal berasal dari setoran milik pribadi. 2. Bidang usaha Bidang usahanya yakni usaha dagang berbagai macam kebutuhan bahan pokok 3. Ijin usaha Kami sudah memiliki beberapa surat ijin, diantaranya; SIUP SITU NPWP

J.

Aspek Lingkungan Hidup 1. Rencana Pengelolaan Lingkungan Lingkungan disekitar toko merupakan hal yang perlu diperhatikan, misal; toko kami membuat tempat pembuangan sampah yang baik, dan kami juga bekerja sama dengan Dinas Kebersihan agar pada setiap malam hari sampah tersebut diangkut.

K. Antisipasi Resiko Bisnis Aspek Keuangan 1. Biaya penjualan berlebihan dapat dilakuakn dengancara pengurangan biaya yang dilakukan dengan efisiensi dan otomatisasi 2. Peningkatan efisiensi salah satunya dengan meningkatkan kualitas kerja, sehingga dapat memperkecil waktu sia sia

3. Otomatisasi yaitu dengan menggunakan mesin. Salah satu contohnya yakni penggunaan mesin register untuk mencatat uang. Aspek Pemasaran 1. Permintaan akan produk yang mempunyai daur hidup produk yang pendek, misal roti dari merk Sari Roti, dan susu kedelai murni dapat diantisipasi dengan mendatangkan pemasok secara rutin 2. Promosi hendaknya dilakukan dengan baik guna mendatangkan pelanggan yang loyal. 3. Pengembangan produk baru hendaknya diluncurkan pada saat produk lain telah memasuki tahap decline. Aspek Penjualan 1. Kemacetan lalu lintas dapat berakibat pada gagalnya pasokan barang, hal ini dapat di antisipasi dengan membeli langsung dari pihak toko ke para distributor 2. Kerusakan kualitas, dapat diantisipasi dengan; mengevaluasi para pemasok, memerikasa proses penjualan, menindaklanjuti keluahan pelanggan, dan menginformasikan hal hal yang penting terhadap pemasok Aspek SDM 1. Resiko stress dan kesehatan yang buruk dapat diantisipasi

denganmemberikan vitamin setiap hari di pagi hari. 2. Resiko tidak beretika diantisipasi dengan memberikan teguran terlebih dahulu 3. Resiko tidak disiplin diantisipasi dengan langsung memberikan sanksi atau pemotongan gaji. III. SIMPULAN Setelah menganalisis rencana bisnis dan kelayakan bisnis dari usaha dagang Toko SEHATRAGA, maka dapat disimpulkan bahwa bisnis dagang saya layak untuk dilaksanakan. Karena dari ke semua aspek yang berjumlah 12 aspek tersebut telah layak untuk dikembangkan. Usaha dagang Toko SEHATRAGA merupakan usaha yang ditujukan pada pasar persaingan monopolistic karena barangnya yang homogen namun berbeda merek. Usaha ini juga menggunakan teknologi yang tepat guna, serta

berlokasi di tempat yang strategis berada di pusat kota. Usaha dagang ini merupakan bentuk badan usaha Perusahaan Perseorangan, karena sebagian besar modalnya berasal dari setoran modal pemilik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->