P. 1
Gambar Teknik

Gambar Teknik

|Views: 80|Likes:
Published by Auliya Imamy
Dasar-dasar dalam gambar teknik
Dasar-dasar dalam gambar teknik

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Auliya Imamy on Jan 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/16/2013

pdf

text

original

1. Jenis dan kegunaan pensil a.

Menurut tingkat keras/lunak 6B : paling lunak, paling hitam (softes, blackest) 5B : luar biasa lunak (extremely soft) 4B : extra lunak (extra soft) 3B : sangat lunak (very soft) 2B : lunak plus (soft plus) HB : agak lunak (medium soft) F : sedang (intermediete between soft and hard) 9H : paling keras (hardest) H : agak keras (medium hard) 2H : keras (hard) 3H : keras plus (hard plus) 4H : sangat keras (very hard) 5H : extra keras (extra hard) 6H : extra keras plus (extra hard plus) 7H : luar biasa keras (extremely hard) 8H : luar biasa keras (extremely hard plus)

b. Menurut gradasi dan kegunaanya

c. Menurut bentuknya

2. Cara memelihara dan menggunakan pensil Untuk memelihara pensil agar tidak mudah patah dan kualitas runcingnya bagus proses peruncingannya harus memperhatikan prosedur yang tepat yaitu : runcingkan pensil dengan menggunakan pisau atau peraut pensil. Rautlah kayunya jangan sampai mengenai

grafit hingga sekitar 10mm, baru kemudian ujung grafit bisa diruncingkan dengan pisau , kikir, amplas. Untuk menggunakan pensil, garis pensil hendaknya tajam dan cukup jelas untuk dilihat. Garis konstruksi dibuat tebal dan jelas sehingga terdapat kontras yang nyata antara obyek tampak dan garis obyek tak tampak serta garis bantu (garis sumbu, garis gores, dan garis arsir, garis ukur ). Ketika menarik garis, pensil hendaknya dimiringkan kurang lebih 60° dimana pensil sedang ditarik). Pensil hendakya ditarik jangan didorong dengan kemiringan sama pada seluruh panjang garis. Bagi yang normal cara menarik garis dimulai dari kiri ke kanan. Menarik garis dengan pensil biasa dengan cara diputar perlahan menggunakan ibu jari 3. Cara pemeriksaan mistar segitiga Pemeriksaan sudut 90°

Gunakan mistar gambar yang baik, buatlah sebuah garis vertikal dengan menggunakan pensil. Kemudian baliklah letak segitiga ke pihak lain dan garis tadi. . Apabila ternyata tepi segitiga dan garis tadi berimpit, maka sudut 90° segitiga tersebut sudah baik. Bila ternyata tidak berimpit, maka ambilah kikir yang halus atau kertas gosok yang halus untuk menggosok tepinya. Ulanggi pemeriksaan sesuai cara tersebut, hingga garis dan tepi segitiga berimpit.

Pemeriksaan sudut 45°

Letakkan salah satu kaki mistar segitiga 45° pada mistar gambar yang baik. Tarik garis sepanjang tepi sisi miring segitiga tersebut dengan pensil keras. Kemudian baliklah terhadap salah satu kaki dan putarlah segitiganya hingga terletak ditempat yang sama. Apabila sisi miring segitiga berimpit dengan garis tadi, maka mistar segitiga tersebut sudah standard sama kaki. Bila sudut 90° yang sudah diperiksa ternyata baik sebenarnya sudut 45° juga sudah baik.

Pemeriksaan Sudan 60° dan 30°

Buatlah garis horizontal . Kemudian geserlah mistar ke bawah sedikit dan buatlah sudut 60°. Apabila sudut 60° berimpit dengan sisi miring segitiga, maka sudut 60° tersebut sudah balk. Apabila tidak berimpit gosoklah mistar tersebut dengan kikir yang halus atau kertas gosok yang halus. Bila sudut 60° dan siku-siku sudah baik, maka sudut 30° juga sudah baik.

4. Fungsi penggunaan mistar segitiga a. Garis tegak, mendatar, dan sejajar Mistar segitiga dapat digunakan untuk garis- garis tegak atau mendatar dengan meletakkan mistar panjang sebagai sebuah tumpuan segitiga vertikal tegak lurus baik segitiga 45o maupun segitiga 60o – 30o. Untuk membuat garis yang sejajar dengan cara menggabungkan 2 mistar segitiga untuk menarik garis-garis sejajar dengan garis yang diketahui. b. Garis Miring atau diagonal Dapat dilakukan dengan meletakkan mistar panjang sebagai tumpuan sebuah segitiga vertikal tegak lurus baik segitiga 45o maupun segitiga 60o – 30o maka sisi kaki segitiga satunya harus miring atau diagonal 5. Jenis jangka dan kegunaanya a. Jangka Biasa Jangka biasa berfungsi untuk membuat lingkaran –lingkaran dengan menggunakan pensil atau pena b. Jangka Pengukur

Jangka pengukur berfungsi untuk mengukur panjang garis, mengukur jarak yang sama, dan untuk membagi garis yang sama dengan akurasi yang tinggi.

c. Jangka Orleon

Jangka Orleon digunakan untuk membuat lingkaran – lingkaran dengan jari –jari yang sangat pendek yang sulit dilakukan dengan jangka biasa 6. Pena tarik dan kegunaannya Pena tarik atau pentrik merupakan alat pena untuk menarik garis dengan tinta. Untuk dapat menghasilkan garis yang sesuai ukuran tebal tipis dapat dilakukan dengan menyetel sekrup kecil pada paruh pena yang lentur. Hal yang lain perlu diperhatikan dalam penggunaan pentrik adalah cara mengisi tinta dan cara menarik garis. 7. Standart ukuran kertas untuk gambar teknik

Format Ukuran A0 A1 A2 A3 A4 A4S A5 A6 A7 A8 A9 A10 Format Ukuran B0 B1 B2 B3 B4 B5 B6 B7 B8 B9 B10

Seri A mm × mm 841 x 1189 594 x 841 420 x 594 297 x 420 210 x 297 215 x 297 148 x 210 105 x 148 74 x 105 52 x 74 37 x 52 26 x 37 in × in 33.11 × 46.81 23.39 × 33.11 16.54 × 23.39 11.69 × 16.54 8.27 × 11.69 8.46 × 11.69 5.83 × 8.27 4.13 × 5.83 2.91 × 4.13 2.05 × 2.91 1.46 × 2.05 .02 × 1.46 Seri B mm x mm 1000 X 1414 707 X 1000 500 X 707 353 X 500 250 X 353 176 X 250 125 X 176 88 X 125 62 X 88 44 X 62 31 X 44 In x in 39.37 × 55.67 27.83 × 39.37 19.69 × 27.83 13.90 × 19.69 9.84 × 13.90 6.93 × 9.84 4.92 × 6.93 3.46 × 4.92 2.44 × 3.46 1.73 × 2.44 1.22 × 1.73

Format

Seri C

Ukuran Mm xmm C0 C1 C2 C3 C4 C5 C6 C7 C8 917 X 1297 648 X 917 458 X 648 324 X 458 229 X 324 162 X 229 114 X 162 81 X 114 57 X 81

8. Kriteria keberhasilan gambar teknik Ketrampilan yang diperoleh melalui latihan yang rutin, sabar, teliti, cermat dalam menggunakan alat. Standart keberhasilan gambar teknik antara lain mencakup : ketepatan sambungan garis, ketepatan garis singgung, ketepatan ukuran, ketepatan penggunaan prinsip penunjukan,prinsip peletakan ukuran, ketepatan penggunaan jenis garis , ketepatan penggunaan garis sejajar, garis sejajar yang berpotongan , garis – garis yang menuju titik pusat, kebersihan serta keindahan 9. Jenis garis menurut bentuknya - Garis nyata adalah garis kontinyu ______________________________________________ - Garis gores adalah garis pendek – pendek dengan jarak antara yang sama ............................................................................................................................... - Garis bertitik adalah garis gores panjang dengan titik diantaranya

10. Jenis garis menurut tebal tipisnya

- Garis tebal 0,5-0,6 - Garis sedang 0,3 -0,4 - Garis tipis 0,1 – 0,2

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->