P. 1
BEDAH SKL 2013 MAPEL Bahasa Indonesia

BEDAH SKL 2013 MAPEL Bahasa Indonesia

|Views: 85|Likes:
Published by Firdous Sumarno
BEDAH SKL 2013 MAPEL Bahasa Indonesia
BEDAH SKL 2013 MAPEL Bahasa Indonesia

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Firdous Sumarno on Jan 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/06/2013

pdf

text

original

BEDAH SKL 2013 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

1.1

Menentukan unsur-unsur wacana 1. Simpulan adalah keputusan yang diperoleh berdasarkan metode berpikir induktif atau deduktif. Simpulan berada di awal atau di bagian akhir paragraph, intisari paragraph. Contoh : Kalau kita mengabaikan peringatan dan mendapat kesulitan, jangan melempar frustasi kepada orang lain. Apalagi kalau kita punya kekuasaan. Jangan menyalahkan bawahan, pasangan, atau orang lain. Pokoknya, kalau kita menghadapi masalah, jangan menyerang orangnya tetapi seranglah masalahnya. Simpulan : Jika kita menghadapi masalah, jangan menyerang orangnya tetapi seranglah masalahnya. 2. Paragraf adalah serangkaian kalimat yang disusun secara sistematis dan logis sehingga membentuk satu kesatuan pokok pembahasan. Paragraf terdiri dari satu kalimat utama dan beberapa kalimat penjelas. Di dalam kalimat utama terdapat gagasan utama dan di dalam kalimat penjelas terdapat gagasan penjelas. Kata-kata kunci gagasan utama dalam paragraph : Jadi, ada beberapa, dengan demikian, pada dasarnya, intinya, sebagai kesimpulan. Ciri-ciri penjelas : Uraian-uraian kecil, contoh-contoh, peristiwa ilustrasi, kutipan-kutipan. 3. Pernyataan yang sesuai dengan isi paragraf. 4. Paragraf yang baik harus memiliki kepaduan (koherensi) yang baik. Koherensi dibangun melalui pengulangan kata kunci atau sinonim, kata ganti, dan kata-kata frasa transisi. a. Contoh : (1) Perkembangan teknologi layar sentuh bukanlah hal yang baru muncul dalam hitungan hari. (2) Ada beberapa titik yang menandai perkembangan teknologi tersebut (pengulangan kata kunci). b. Contoh : (1) Manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna. (2) Dia tidak diisinkan untuk menyakiti atau merusaknya. (kata ganti / padanannya). c. Kata atau frasa transisi (penghubung) Kata atau frasa transisi menyatakan hubungan sebagai berikut :        Penegasan : jadi, dengan demikian Pertentangan : namum, tetapi, akan tetapi, berbeda dengan, sebaliknya, meskipun demikian, kecuali, daripada, padahal. Sebab, akibat, atau hasil : sebab, karena, akibatnya, dampaknya, oleh sebab itu, oleh karena itu, hasilnya, sehingga. Waktu : ketika, saat itu. Syarat : jika, apabila, kalau Urutan : pertama, mula-mula, akhirnya, selanjutnya. Tambahan informasi : selain itu, singkatnya, tambahan pula, di samping itu, dengan kata lain.

penelitian. d. iv. pelaksana kegiatan. proses terjadinya peristiwa. Laporan kegiatan : penyajian fakta berbentuk kegiatan yang telah dilaksanakan. percobaan di laboratorium maupun studi pustaka. (4) Abstrak adalah ringkasan seluruh bagian yang ada di dalam laporan. Kata kunci : ada peristiwa. dst. sedangkan dari pendahuluan sampai halaman terakhir dengan angka Arab (1. ada informasi selama dalam perjalanan. Dari halaman sampul sampai daftar isi dengan huruf romawi kecil (i. Intisari sebuah laporan. c. perjalanan. Sistematika laporan penelitian : (1) Halaman sampul (cover) : judul laporan. Laporan penelitian : laporan yang menjelaskan tentang hasil penelitian. identitas penyusun. letaknya setelah halaman sampul. kegiatan. baik berbentuk pengamatan. ada yang terlibat.). identitas lembaga (sekolah). 4. waktu dan tempat kegiatan. tahun penyusunan. (6) Pendahuluan adalah gambaran umum dari keseluruhan isi laporan (penelitian) dengan bagian : (a) Latar belakang (b) Perumusan masalah (c) Tujuan penelitian (d) Manfaat penelitian (e) Sistematika penulisan . b.). 3.1. nama jenis kegiatan. Laporan perjalanan : penyajian fakta berbentuk informasi tentang perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok orang. Kata kunci : ada kegiatan. Kata kunci : seseorang/kelompok yang melakukan perjalanan. (3) Kata pengantar : ucapan syukur. Laporan peristiwa atau kejadian : penyajian fakta berbentuk peristiwa yang benarbenar terjadi.2 Menentukan jenis laporan Laporan adalah bentuk penyajian fakta mengenai suatu berita. iii. (2) Halaman judul : sama dengan halaman sampul. penjelasan tentang hambatan yang dialami penyusun. peristiwa. 2. dst. proses perjalanan. ucapan terima kasih. dan sejenisnya yang disampaikan secara objektif. penjelasan tentang tujuan laporan. ii. waktu dan tempat peristiwa. kritik dan saran yang bersifat konstruktif. Jenis-jenis laporan : a. (5) Daftar isi merupakan penyajian dari seluruh bagian laporan.

pidato. Mencermati angka-angka dalam matriks. atau pengertian. . 3. Dapat diperluas dengan yang + kata sifat. (8) Metode penelitian : prosedur atau tata cara yang ditempuh dalam mencapai tujuan tertentu. Contoh : bukan saya. dia. Grafik adalah visualisasi matriks / table dalam bentuk gambar atau garis. 1. sedang makan. Mencermati informasi setiap kolom. Contoh : tidak makan.7 Menentukan penggunaan berbagai jenis kata 1. Contoh gedung yang tinggi. bukan kue. Contoh : akan tidur. Kata kunci biografi : ia. keadaan.3 Menentukan isi petunjuk kerja Petunjuk kerja adalah langkah-langkah atau aturan untuk mengerjakan sesuatu. Kata kerja (verba) : menyatakan perbuatan.(7) Kerangka teoritis atau telaah kepustakaan berisi uraian tentang hasil telaahan terhadap teori dan hasil-hasil penelitian yang telah ada dan relevan dengan penelitian tersebut. (9) Pembahasan hasil penelitian : pengolahan data hasil penelitian. telah pergi.5 Menentukan isi grafik / matriks Matriks adalah informasi yang disampaikan melalui kolom dan baris. 1.6 Menentukan tanggapan terhadap isi paragraf Tanggapan adalah komentar terhadap sesuatu (bacaan. (11) Daftar pustaka / bibliografi : daftar buku yang dijadikan rujukan dari sebuah karangan.4 Menentukan isi riwayat hidup / biografi Biografi adalah riwayat hidup seseorang yang dikarang oleh orang lain. Kata sifat (adjektiva) : menyatakan sifat / keadaan. atau nama orang (tokoh). orang. tidak mati. (10) Simpulan atau saran. 1. 2. 1. Tanggapan negatif bersifat pesimis dan cenderung kurang santun.   Dapat diberi aspek waktu. Pengingkaran bukan. Pengingkarannya tidak. autobiografi : saya atau aku. berita. dsb). Untuk memahami isi matriks :    Memperhatikan judul matriks / table. Tanggapan positif bersifat optimis dan santun. Saran ditujukan kepada para pembuat kebijakan. Autobiografi adalah riwayat hidup seseorang yang dikarang sendiri. proses. Kata benda (nomina) : mengacu pada benda. 1. Simpulan merupakan inti dari hasil penelitian.

Burung biasanya berkicau pagi hari. 4. menyindir. Kata kunci : dipakai untuk memohon. siapa. 5. sangat. Perluasan makna (generalisasi) : cakupan makna sesuatu kata lebih luas dari makna asalnya. butir. Biasanya menggunakan kata “benarkah” atau “apakah benar”. sebaik-baiknya. putrid. biasanya. saja. tidak mudah. Menggali informasi dengan kalimat tanya : diawali dengan kata apa. Pengingkarannya adalah tidak. Contoh : Bolehkah saya mengetahui namamu. Dapat diberi afiks se-reduplikasi-nya. agaknya. 1. Contoh : Biasanya burung berkicau pagi hari. meminta. Contoh : Benarkah Anda seorang penyanyi panggilan ? b. tertua. agak. Dapat diberi keterangan pembanding / penguat. Numeralia (kata bilangan) : mengacu ke jumlah / kuantitas atau tingkat. menyuruh. Macam-macam kalimat Tanya : a. Nak ? 1. rupanya. amat kaya. nasi. Contoh : seluas. 2. dan bagaimana. terlalu. semangat dan menggugah kesadaran. orang.     Dapat diberi afiks se. buah. Kalimat tanya tersamar : kalimat yang bertujuan untuk maksud tertentu secara tersembunyi / tersamar. hanya.dengan makna “paling”. saudara. agak pandai. bapak. Adverbia yang menerangkan kalimat : jabatannya sebagai keterangan dan posisinya dapat dipindah-pindahkan. sekali. Contoh : termuda. Kalimat tanya konfirmasi atau klarifikasi : bertujuan untuk mempertegas kembali persoalan yang sebenarnya telah diketahui. amat. terbesar. .8 Menentukan penggunaan berbagai jenis kata 1. Contoh : lebih baik. tadi. Dapat diberi afiks ter. Contoh : berlayar. Contoh : tidak baik. semudah. di mana. dan kalimat.dengan makna “sama”. Adverbia yang hanya menerangkan kata : lebih. misalnya : kemarin. Contoh : setinggi-tingginya. adjectiva. berapa. kadang-kadang. membiarkan. sebenarnya. Diperluas dengan kata penolong : ekor. sesungguhnya.9 Menentukan perubahan makna kata 1. ibu. bertujuan member motivasi. sering. Kalimattanya retoris : tidak memerlukan jawaban. Adverbia (kata keterangan) : berfungsi member keterangan pada verba. ikan. kapan. Contoh : Siapakah yang akan menanggung utang Negara kalau bukan kita ? c. putra. melarang. mengapa. Kata kunci : jawabannya “ya” atau “tidak”.

Tema 2. Sudut pandang/cara bercerita/point of view : dengan cara bagaimana pengarang menceritakan tokoh-tokohnya . Contoh : wanita = makna asal lebih rendah daripada perempuan. Alur/plot 3. pada prinsip mengutamakan kekerasan Orang-orang yang secara bergerombol Sahabat berjalan Kelompok pengacau Kawan dari seorang penjahat 5. Sinestesia : perubahan makna kata akibat pertukaran tanggapan antara dua indra yang berbeda.10 Menentukan ungkapan / peribahasa dalam teks 1. Contoh : Kata Fundamentalis Gerombolan Kroni Makna asal Makna baru Orang yang berpegang teguh Orang yang hidup eksklusif. Latar/setting : pokok pikiran pengarang. Contoh : Kata Kata-katanya pedas Berwajah dingin Suaranya sangat indah Makna asal Indra pengecap Indra perasa Indra penglihatan Makna baru Indra pendengaran Indra penglihatan Indra pendengaran 6.11 Menentukan unsur instrinsik cerpen/novel/drama Unsur instrinsik : unsur karya sastra yang mendukung dari dalam karya itu sendiri. Penokohan/karakteristik 4. Kata Amplop Buaya Kepala Makna asal Wadah untuk memberi uang Binatang buas Organ tubuh paling atas Suap Orang jahat Atasan Makna baru 1. suasana 5. Contoh : ulama. pesawat. Ungkapan (idiom) : kelompok kata/perkataan yang bersifat tetap dan digunakan untuk menyatakan sesuatu maksud dengan arti kiasan. 3. makna baru lebih tinggi daripada perempuan.2. waktu. Asosiasi : perubahan makna kata yang terjadi karena persamaan sifat. 4. Ameliorasi : perubahan makna kata yang nilai rasanya lebih tinggi daripada asalnya. 1. Peribahasa : kalimat atau kelompok kata yang tetap susunannya. sarjana. pendeta. 1. inti cerita : jalan cerita : perwatakan tokoh : tempat. gadis. Penyempitan makna (spesialisasi) : terjadi apabila makna sesuatu kata lebih sempit cakupannya daripada makna asalnya. 2. Peyorasi : makna kata yang nilainya menjadi lebih rendah daripada sebelumnya. Contoh : perundingan Israel dengan Palestina mengalami jalan buntu (jalan buntu = mengalami kegagalan). sastra. Contoh : Seperti air dengan tebing (persahabatan yang kokoh dan tolong menolong).

3 2. Amanat 3. Terpengaruh bahasa daerah.13 Menentukan unsur instrinsik puisi 1. menentukan unsur-unsur isi wacana . 1. agama.4 Menentukan kalimat padu = 1. Salah susunan kata. Rima 4.1. Kerancuan. 3. komunikatif.6. Diksi 2. 6. 7. mudah Dipahami. Kehidupan masyarakat tempat karya sastra itu diciptakan 3. Contoh : Para ibu-ibu sudah hadir---Para ibu sudah hadir / ibu-ibu sudah hadir. mencekam berapi-api) 8. Terpengaruh bahasa asing. Riwayat pribadi pengarang 2. Gaya bahasa : bahasanya segar. atau tidak berbelit-belit. Metrum/irama : tentang apa puisi itu berbicara : nasihat/pesan : persamaan-persamaan bunyi : perhentian-perhentian yang teratur : turun naik lagu secara beraturan yang dibentuk oleh persamaan jumlah kata. Latar belakang politik. Contoh : Kami sudah baca suratmu---Suratmu sudah kami baca. haru. dan moral 1. Tema 2. Contoh : Saya sudah bilang sama dia---Saya sudah berkata sama dia.1 2. 2. Contoh : Apa kamu sudah makan---Apakah kamu sudah makan? 2.12 Menentukan unsur ekstrinsik novel : unsur pendukung dari luar karya sastra 1. Suku kata tiap baris. budaya. Ritma 5.1. Kemubadziran. 6. Majas/gaya bahasa 7. Contoh : Kami mempunyai dua ekor kerbau. Contoh : Orang yang mana berbaju putih itu adik saya--Orang yang berbaju putih itu adikku. 5. menentukan unsur-unsur isi wacana Melengkapi paragraf rumpang = 1. 4. Bermakna ganda. Kesan : permainan bahasa : perasaan yang diungkapkan lewat puisi (sedih. Terpengaruh bahasa tutur. Contoh : Di sekolahku mengadakan pesta---Sekolahku mengadakan pesta. Contoh kalimat efektif : 1.2 : pilihan kata / ungkapan Melengkapi kalimat rumpang Menentukan kalimat efektif Kalimat efektif merupakan kalimat yang mampu dipakai untuk menyampaikan gagasan secara tepat.

autobiografi. tempat. aturan pakai.2. Karangan eksposisi : karangan yang berisi penjelasan suatu topik dengan tujuan memberi informasi / langkah-langkah kerja. Karangan argumentasi : bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat / kesimpulan dengan kata / fakta / konsep sebagai alasan / bukti. watak. Narasi fiktif : bersifat imajinatif. atau objek tertentu yang dapat diserap dengan pancaindra. Kata kunci : menggambarkan keadaan. Memberikan alasan yang kuat. cara kerja. . yaitu : penalaran deduktif dan induktif. Karangan deskripsi : karangan yang bertujuan untuk memberikan gambaran sesuatu kepada pembaca sehingga pembaca seolah-olah melihat sendiri objek yang dideskripsikan. 4. Kata kunci : ada urutan peristiwa / jalan cerita (plot). 2. roman. keindahan jasmani. ada latar belakang / setting (waktu. novel. laporan perjalanan.7 Menentukan pola pengembangan paragraf Pola penalaran. Narasi nonfiktif : peristiwa faktual.6 Menentukan jenis karangan 1. benar-benar terjadi. objek yang akan dideskripsikan berupa keindahan alam. ada tokoh. 3. 5. contoh : biografi.5 Menentukan penulisan kata sesuai EYD BAKU Apotek Cenderamata Hakikat Ijazah Izin Kuitansi Nasihat Metode Pemirsa Diubah Mengubah Dipersilakan Zaman Apotik Cindramata Hakekat Ijasah Ijin Kwitansi Nasehat Metoda Pirsawan Dirubah Merubah Dipersihlakan Jaman TIDAK BAKU 2. 2. Karangan narasi : karangan yang menceritakan suatu peristiwa. Jenis narasi : narasi fiktif dan narasi nonfiktif (narasi ekspositoris). Karangan persuasi : bertujuan mempengaruhi emosi pembaca untuk berbuat sesuatu. contoh : cerpen. suasana).

Pernyataan khusus. Tujuan penelitian Rumusan masalah harus konsisten dengan masalah. Latar belakang Berisi kondisi atau kesenjangan-kesenjangan yang ada di lapangan. di. lokakarya). 3. Judul atau nama kegiatan ilmiah            Setiap awal kata judul ditulis dengan huruf capital. Diakhiri dengan kondisi harapan atau hasil penelitian yang diharapkan. Hipotesis Merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang diajukan. 2. menuju kesimpulan. c. Jenis-jenis penalaran induktif : a. Proposal kegiatan kemasyarakatan. seperti proposal pembangunan masjid. Dirumuskan dalam bentuk kalimat alternatif. dengan. Penalaran induktif : dimulai dari peristiwa-peristiwa khusus menuju kesimpulan umum. 2. . kecuali kata tugas (yang. dari). Menghendaki jawaban yang akan dikupas. 2. proposal pertandingan olahraga. proposal diskusi ilmiah (seminar. lalu dianalisis untuk mencari sebabnya. Berupa hasil yang akan dicapai. d. b. 4. Proposal ilmiah sederhana. ke. Hubungan sebab akibat : fakta-fakta menjadi sebab. Perumusan masalah Berbentuk kalimat tanya. 5. Terdapat ulasan tentang kedudukan masalah yang akan dikupas. Akhir judul tidak boleh diberi tanda titik. misalnya proposal penelitian.1.8 Menentukan penulisan berbagai unsur proposal Suatu kegiatan perlu dibuatkan proposal bila kegiatan itu perlu persetujuan / dukungan pihak lain. Penalaran deduktif : dimulai dengan mengemukakan pernyataan umum yang diikuti. atau. Pola analogi : kesimpulan dengan asumsi jika dua hal memiliki beberapa kesamaan. maka dalam aspek lainpun memiliki kesamaan. menarik kesimpulan terhadap yang khusus disebut silogisme. proposal pentas seni. Generalisasi : perumusan kesimpulan umum berdasarkan data / kejadian-kejadian yang bersifat khusus. dan. Jenis proposal : 1. Sistematika proposal kegiatan ilmiah sederhana : 1. Hubungan akibat sebab : fakta-fakta yang menjadi akibat. Proposal adalah rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja untuk melakukan kegiatan. 2.

Contoh : Yth. atau media lainnya sebagai acuan. 3. Jadwal penelitian : nama kejadian dan waktu pelaksanaannya. 2. 6. bahasa tidak formal. 7. 3. 2. surat pesanan.Kes. Baskara Santoso Yth. tetapi dengan kata sapaan langsung seperti Saudara atau Bapak. Aninditia Prabandari. isi menyangkut persoalan bisnis. kata sapaan digunakan kalau tidak ada gelar di depan. surat permintaan penawaran. 7. Makalah : karangan ilmiah untuk disajikan dalam seminar. misalnya surat penawaran. Nomor. dan hal surat : ditulis diawali dengan huruf kapital diikuti tanda titik dua. Jalan Proklamasi 198 Semarang 2. sampel penelitian : objek yang dijadikan sasaran penelitian. Jalan Mawar 116 Yogyakarta 5.Ag. 4. 8. . Surat dinas : berkaitan dengan kedinasan. Metode penelitian = metode deskriptif dan eksperimental Pengumpulan data dengan teknik angket. majalah. Dra. Surat pribadi : surat yang ditulis atas nama pribadi. koran. Tempat dan tanggal surat = jika ada kop. Surat niaga : surat yang berkaitan dengan persoalan-persoalan bisnis. bentuk surat sesuai selera. 2. penulisan Saudara. bentuk surat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 2. bahasa formal. Salam pembuka dan salam penutup Diawali dengan huruf kapital dan diakhiri tanda koma. 6. isi menyangkut persoalan kedinasan. wawancara. M.10 Menentukan penulisan jenis-jenis surat 1. 9. Resensi buku : ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan suatu buku. Kepala surat : berisi nama dan alamat lembaga lengkap dengan nomor telepon dan faksimile atau e-mail. Hanya untuk penelitian kualitatif bukan deskriptif. 2. S. Bahsa yang digunakan formal. . nama tempat tidak perlu ditulis.9 Menentukan penulisan bagian-bagian surat 1. lampiran. Daftar pustaka : berisi daftar buku. Contoh : Dengan hormat. Bapak/Ibu diawali dengan huruf kapital . observasi. Lokasi dan sampel penelitian = tempat penelitian. Contoh : Ir. Nama pengirim : ditulis di bawah salam penutup dan tidak perlu di dalam kurung serta tidak perlu huruf kapital semua. bentuk surat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.11 Menentukan penulisan unsur-unsur karya ilmiah Macam-macam karta ilmiah : 1. kata jalan tidak boleh disingkat . Penutup surat : tidak perlu menggunakan kata “demikianlah” dan kata ganti “-nya”. Bapak Setiawan. Alamat surat : diawali Yth.

fakta. pendekatan/metode).  Hakikat masalah : mengupas duduk persoalan masalah seperti definisi. Rumusan masalah : masalah yang akan dicari solusinya. 2.3. hasil-hasil kajian yang pernah dilakukan dan lain-lain. kota penyusunan. hokum. Pendekatan : dari aspek mana suatu masalah akan dikupas. Laporan formal a. semestinya. tahun. Diungkap dengan kalimat tanya.13 Menentukan bagian-bagian isi laporan Laporan adalah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seseorang atau kelompok orang setelah menyelesaikan tugas yang diberikan. apakah dari aspek pragmatis. budaya. Artikel : karangan ilmiah yang dibuat oleh seseorang untuk dimuat di media massa. agama. Pendahuluan (latar belakang masalah. social. seharusnya. (3) (4) Halaman motto (jika perlu) Halaman persembahan (jika perlu) . tujuan. Kesimpulan : menegaskan kembali pokok-pokok pikiran mengenai hakikat masalah dan pemecahannya secara singkat. Tajuk rencana (editorial) : karangan opini yang dibuat oleh redaktur media massa dan merupakan pandangan / sikap media tersebut terhadap suatu masalah. (2) Halaman pengesahan : tempat. Bagian pendahuluan (1) Halaman judul : judul dan tujuan penulisan identitas penulis. Pembahasan (kajian mengenai hakikat masalah. 2. Laporan dibedakan menjadi laporan formal dan laporan informal. yaitu kerangka berpikir untuk meletakkan peristiwa/keadaan agar benar-benar menjadi masalah yang berarti. ilustrasi. teori-teori. konsep atau teori sebagai alasan/bukti atas kebenaran solusi tersebut. nama dan tanda tangan pengesah (jika perlu). diharapkan. 2. subsub masalah. Penutup (kesimpulan dan saran)     Latar belakang. Karya ilmiah meliputi : 1. 1. dan pemecahannya) 3. 4. sebab-akibat. Aspek komprehensif untuk menyelesaikan suatu masalah. Tujuan sesuatu yang hendak dicapai. rumusan masalah. ekonomi. tanggal. seyogyanya. instansi asal. implikasi teoritis.12 Menentukan catatan isi rapat Kalimat hasil rapat yang menyatakan saran dengan kata : sebaiknya. politik.   Pemecahan masalah : jalan keluar atas masalah yang dilandasi oleh data.

berisi : (1) Topik (2) Moderator (3) Penyaji (4) Jumlah peserta (5) Masalah yang muncul (6) Pemecahan masalah (7) kesimpulan . Laporan diskusi. Laporan percobaan. Laporan informal a.(5) (6) (7) (8) (9) Kata pengantar Daftar isi Daftar table (jika ada) Daftar grafik (jika ada) Daftar gambar (jika ada) (10) Abstrak : uraian singkat tentang isi laporan b. berisi : (1) Judul percobaan (2) Pelaksanaan : waktu dan tempat (3) Urutan kerja (4) Data yang diperoleh (5) kesimpulan c. berisi : (1) Judul laporan (2) Tujuan (3) Waktu pelaksanaan (4) Hasil yang diperoleh b. Bagian isi Bab I : Pendahuluan (1) Latar belakang (2) Identifikasi masalah (3) Pembatasan masalah (4) Rumusan masalah (5) Tujuan dan manfaat Bab II Bab III Bab IV Bab V : Kajian pustaka : Metode : Pembahasan : Penutup c. Bagian akhir (1) Daftar pustaka (2) Daftar lampiran (3) Indeks (daftar istilah) 2. Laporan kunjungan.

Menentukan subjek 2. atau ajakan untuk mengikuti kegiatan tertentu. 2. Menggunakan tulisan yang mudah dibaca dan diingat khalayak Contoh kalimat poster : 1. mengumumkan tidak efektif. Merumuskan ide 3. Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menulis kalimat poster : 1. 2. 2. Kata yang. silakan masuk SMK. kepada. Cirri-ciri poster : 1. Tulisan dan gambar dibuat menarik atau mencolok.2.15 Menentukan kalimat poster Poster adalah informasi berbentuk gambar atau tulisan yang bersifat sugestif. Pilih kesepian karena narkoba atau punya teman setia. bagi. Damai itu indah.14 Menentukan kalimat pengumuman Menggunakan kata kerja pasif “Diumumkan”. 3. . Isinya berupa penawaran produk. Katakan tidak untuk narkoba. Menggunakan kalimat yang singkat dan jelas 5. Menggunakan kata-kata yang bersifat sugestif 6. Menentukan cara untuk menyampaikan ide 4. 4. Anda ingin cepat kerja. jasa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->