2. Memberikan contoh formulasi sediaan obat bentuk padat !

FORMULASI TABLET ISONIAZIDUM (INH)
Bahan Obat : Isoniazidum/ Isoniazida/ (INH). Pemerian : Hblur tidk berwarna atau serbuk hablur putih, tidak berbau, rasa agak pahit, terurai perlahan-lahan oleh udara dan cahaya. (Farmakope Indonesia II hal. 320). Kelarutan : Mudah larut dalam air, agak sukar larut dalam etanol (95%) P, sukar larut dalam kloroform P dan dalam eter P. (Farmakope Indonesia II hal. 320) Sifat-sifat lain : Keasaman-Kebasaan pH larutan 10,00% b/v 6,0 sampai 7,5. (Farmakope Indonesia II hal. 320) Kegunaan : Antituberkulosa. (Farmakope Indonesia II hal. 320) Dosis Max. : Sehari 10 mg/kg. (Farmakope Indonesia II hal. 320) Dosis Pakai 1 X : - Dewasa : 3-4 X sehari 1 tablet ` - Anak-anak : 3-4 X sehari 1/2 tablet (ISO vol. 45 hal. 199) 1. Formulasi Tablet Isoniazidum/ Isoniazida/ INH Berat zat aktif per tab : INH 100 mg/tablet Yang akan dibuat : 100 tablet Berat total 1 tablet : 250 mg Zat aktif : 50% INH Zat tambahan : 50% terdiri dari a. Pengisi (Laktosa) b. Pengikat (Metil Selulosa) c. Penghancur (Natrii Alginate) d. Pelicin (Silika Koloidal) e. Pemberi warna (Tartazin) f. Lubrikan (Magnesii Stearate) Perhitungan Bahan : 1. Zat aktif (INH) : 100 tab x 100 mg = 10000 mg-10 gram Total berat : 100 tab x 250 mg = 25000 mg-25 gram

75 gram 100 e.2. Silika Koloidal : 3 x 25 = 0. e. (Menurut Lachman hal : 702) d. 25 gram 100 b.5 gram 100 d. Pengikat (Metil Selulosa) Pengikat adalah zat perekat yang digunakan untuk mengikat serbuk bersama sebagai grabula dan membantu pengempaan tablet secara bersamaan. Pemberi warna (Tartazin) Pemberi warna di gunakan untuk member warna pada sediaan obat. . H hal : 785) c.25 gram x 25 = 1 gram 100 f. Pelicin (Silika Koloidal) pelican di gunakan untuk meningkatkan daya alir serbuk. Penghancur (Natrii Alginate) Bahan penghancur ditambahkan untuk memudahkan pecahnya atau hancurnya tablet ketika berkontak dengan saluran pencernaan dapat berfungsi menarik air kedalam tablet.Rumus molekul C12H22O11H2O b. Metil Selulosa : 5 x 25 = 1.Laktosa (85%) : 85 x 25 = 21. Tartazin : 1 x 25 = 0. Magnesii Stearate : 4 100 2. Natrii Alginas : 2 x 25 = 0. Pengisi (Laktosa) sebagai pengisi karena dapat memperbesar volume massa tablet sehigga mudah di cetak dan cukup stabil pada suhu lembab karna tidak higroskopis. Alasan Pemilihan Zat Tambahan a.25 gram 100 c. (DOM. Zat tambahan : untuk 25 gram atau 100 tablet a.

kaolin. • Pengayakan adonan lembab menjadi pellet atau granul Umumnya granuasi basah ditekan melaui ayakan no 6 atau 8. dikeringkan dalam fluidizedbed untuk menghasilkan granul yang seragam dan mudah mengalir. bahan pengisi biasanya laktosa. Cara Pembuatan Tablet Metode granuasi basah : Langkah – langkah dalam metode granulasi basah : • Menimbang dan mencampur bahan-bahan Bahan aktif. . pada proses ini campuran serbuk yang akan dibuat granul diubah menjadi larutan atau suspensis dan disemprotkan. manitoll. penghancur ditimbang sesuai yang dibutuhkan. Untuk pencampuran biasanya menggunakan mixer atau blender. biasanya perlu mengubah campuran serbuk menjadi granula yang bebas mengalir kedalam cetakan disebut granulasi. • Pengeringan Kebanyakan granul dikeringkan dalam cabinet pengering dengan system sirkulasi udara dan pengendalian temperatur. gula bubuk. pada metode ini granul dikeringkan pada keadaan tertutup dan diputar – putar sambi1 dialirkan udara yang hangat. Lubrikan (Magnesii Stearate) Lubrikan digunakan untuk mengurangi gesekan selama proses pengempaan tablet. amylum. • Pengayakan kering Setelah dikeringkan granul dilewatkan melalui ayakan dengan lubang lebih kecil dari yang biasa dipakai untuk pengayakan granulasi asli. 3.f. lalu disalurkan kedalam fluidbeddriers dibuat granul dengan menekankan pada alat yang dibuat berlubang – lubang. • Pembuatan granuasi basah Agar campuran serbuk mengalir bebas dan merata dari hopper kedalam cetakan mengisinya dengan tepat dan merata. pengisi.

. (Ansel.net/ibuprofen/) Kelarutan : Sukar larut dalam air. • Pembuatan tablet dengan kompresi Cara kerjanya memasukan granul kedalam ruang cetakan dan dikempa oleh kedua gerakan punch atas dan bawah. berbau khas lemah.• Pencampuran bahan pelicin Setelah pengayakan kering. putih hingga hampir putih. (http://blogkesehatan. Memberikan contoh formulasi sediaan obat bentuk cair ! FORMULASI SIRUP IBUPROFEN Bahan Obat : Ibuprofen Pemerian : Serbuk hablur. 1982) 3. biasanya bahan pelincir kering ditambahkan kedalam granul.

46 hal. Perasa (Oleum citri) d. dengan bentuk dextro yang aktif. : Dosis Pakai 1 X : .Dewasa :. Pemanis (Sorbitol solutio 70%) .Anak 8 s/d 12th: 3-4 X sehari 200mg atau 2 sendok teh (ISO vol. 43) . Pembawa (Aqua dest) b. Pengawet (Metil paraben) f. meringankan nyeri ringan sampai sedang antara lain nyeri pada dismenore primer. 43) . nyeri tulang.Anak 3 s/d 7th : 3-4 X sehari 100mg atau 1 sendok teh (ISO vol.Pewarna (Sunset yellow FCF) e. sakit kepala. () Kegunaan : Digunakan untuk menurunkan demam dan nyeri untuk anak. Dosis Max. Zat ini merupakancampuran rasemis. 43) ` Berat zat aktif botol : Ibuprofen 100mg/5ml Yang akan dibuat : 60 ml Berat total syrup : 60 ml Zat aktif : 10 % Ibuprofen Zat tambahan : 90% terdiri dari a.Anak 1 s/d 2th : 3-4 X sehari 1/2 50mg atau ½ sendok teh (ISO vol.Sifat-sifat lain : Ibuprofen merupakan obat pertama dari kelompok ini adalah NSAID yangpaling banyak digunakan. berkat efek sampingnya yang ringan. 46 hal. pegal linu dan terkilir. 46 hal. Pensuspensi (Metil selulosa) c. nyeri pasca operasi.

6 gram 100 f. Oleum citri : 3 x 60ml = 1. Siapkan alat dan bahan Alasi lumpang dengan serbet . Pengawet (Metil paraben) Digunakan untuk mencegah pertumbuhan mencegah pertumbuhan jamur ataupun organisme f. Cara pembuatan a.6 gram 100 e. Metil paraben : 1 x 60ml = 0. Pensuspensi (Metil Selulosa) digunakan untuk melarutkan bahan yang sukar larut. Metil Selulosa : 2 x 60ml = 1. c. Perasa (Oleum citri) digunakan untuk pemberi rasa pada sediaan obat agar menarik d. b.Aqua dest (80%) : 80 x 60ml =48 ml 100 b.Perhitungan Bahan : 1. Pemanis (Sorbitol solution 70%) Digunakan untuk menutupi rasa dari obat yang tidak enak 3. Pewarna ( Sunset yellow FCF) Digunakan untuk member warna pada sediaan obat agar menarik e.8 gram 100 2. Zat tambahan : untuk 60 ml sirup a. Alasan Pemilihan Zat Tambahan a. meningkatkan kekentalan sediaan cair agar pengendapan serbuk dapat dikurangi. Sorbitol solution 70% : 3 x 60ml = 1. Sunset yellow FCF : 1 x 60ml = 0.2 gram 100 c.8 gram 100 d. Pembawa (Aqua dest) pembawa di gunakan untuk pembawa bahan obat dan membulatkan volume obat b. Zat aktif : 100 mg/5ml x 60 ml = 1200 mg Total berat : 1 botol @60ml 2.

scribd. Tambahkan sunset yellow FCF gerus ad homogen h. Masukkan dalam botol kemas dan beri etiket DAFTAR PUSTAKA http://blogkesehatan. Tambahkan sisa aqua dest ad kalibrasi 60ml gerus ad homogen j. Setarakan timbangan d. Timbang bahan obat yang akan digunakan e. Masukan ibuprofen dalam lumpang tambahkan metil selulosa gerus ad homogen tambahkan sebagian aqua qs gerus ad suspensi f.net/ibuprofen/ http://www.com/doc/76749231/Metodologi-SuspensiIbuprofen . Tambahkan oleum citri gerus ad homogen i. Tambahkan sorbitol solution 70% gerus ad homogen g. Tambahkan metal paraben gerus ad homogen k.c.

XI 3 .

TUGAS ILMU RESEP KELOMPOK 4  HENI TRI W.  FITRI N.  NENENG N. SMK FARMASI HARAPAN MASSA .  LILIS N.  DIMAS W.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful