KATA PENGANTAR

Alhamdulillah hirobbil’alamin, puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya kepada penyusun, sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan pada waktu yang telah ditentukan. Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi besar Muhammad SAW, yang membimbing umatnya dari zaman jahiliyah menuju zaman Islamiyah yakni ajaran agama Islam. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah “KIMIA DASAR I”. Penyusun berharap makalah ini dapat menambah pengetahuan pembaca tentang konsep didalamnya. Selain itu tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Dosen Pembimbing serta semua pihak yang terlibat dalam penyusunan makalah ini. Tim penyusun berharap semoga semua yang telah berjasa dalam penyusunan makalah ini mendapat balasan yang sebaik-baiknya dari Allah SWT. Akhirnya tim penyusun menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna. Untuk itu tim penyusun mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca, sehingga makalah ini bisa mencapai kesempurnaan.

Ternate, 16 November 2011 Tim penyusun

DAFTAR ISI
Kata Pengantar…………………………………………………………………………….... Daftar Isi……………………………………………………………………………………. BAB I Pendahuluan………………………………………………………………………… A. Latar Belakang………………………………………………………………………... B. Tujuan………………………………………………………………………………… C. Rumusan Masalah…………………………………………………………………….. BAB II Pembahasan………………………………………………………………………... A. Struktur Molekul………………………….…………………………………………... B. Peranan Elektron dalam Ikatan Kimia…...…………………………………………… C. Macam-Macam Ikatan Kimia………………………………………………………… D. Energi Ikatan…………………………………………………………………………. BAB III Penutup…………………………………………………………………………… A. Kesimpulan…………………………………………………………………………… B. Saran………………………………………………………………………………….. Daftar Rujukan……………………………………………………………………………... Soal dan Pembahasan………………………………………………………………………. ii iii 4 4 4 5 6 6 7 11 20 22 22 23 24 25

seperti gas mulia) sampai jumlah yang sangat banyak (seperti pada polimer. Bentuk molekul. Selain itu juga untuk memenuhi tugas yang diberikan dosen mata kuliah “KIMIA DASAR I”. Ketika atom berinteraksi untuk membentuk ikatan kimia. Apabila molekul ingin berikatan harus sesuai dengan aturan-aturan atau syarat-syarat unsur-unsur tersebut dalam membentuk sebuah molekul. Ikatan kimia adalah ikatan yang terjadi antar atom atau antar molekul. yang berarti cara atom tersusun di dalam ruang. dan energi ikatan. protein atau bahkan DNA). Kebanyakan molekul mempunyai bentuk yang didasarkan kepada lima bentuk geometri yang berbeda. Molekul-molekul di dalam berikatan. mempengaruhi banyak sifat-sifat fisika dan kimia molekul tersebut. hanya bagian terluarnya saja yang bersinggungan dengan atom lain. Karena tidak sembarang suatu unsure membentuk molekul. peranan elektron dalam ikatan kimia. macam-macam ikatan kimia. Tujuan Tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui materi-materi tentang struktur molekul yang meliputi. untuk mempelajari ikatan kimia kita hanya perlu membahas elektron valensi dari atom-atom yang terlibat dalam ikatan kimia tersebut. Apa itu struktur molekul? 2. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut: 1. Latar Belakang Molekul terdiri dari sejumlah atom yang bergabung melalui ikatan kovalen. Oleh karena itu. Ada berapa ikatan kimia? . Ikatan kimia itu sendiri bertujuan agar mencapai kestabilan dalam suatu unsur.BAB I PENDAHULUAN A. Bagaimana peranan electron dalam ikatan kimia? 3. B. dan atom tersebut berkisar dari jumlah yang sangat sedikit(dari atom tunggal. C. mengacu pada beberapa aturan dan bentukbentuk ikatan kimia.

Molekul terdiri dari sejumlah atom yang bergabung melalui ikatan kimia. Menurut definisi ini. mempengaruhi banyak sifat-sifat fisika dan kimia molekul tersebut. seperti gas mulia) sampai jumlah yang sangat banyak (seperti pada polimer. istilah molekul digunakan secara kurang kaku. protein atau bahkan DNA). istilah molekul sering digunakan untuk merujuk pada partikel gas apapun tanpa bergantung pada komposisinya. Sebuah molekul dapat terdiri atom-atom yang berunsur sama (misalnya oksigen O2).4. atom-atom gas mulia dianggap sebagai molekul walaupun gas-gas tersebut terdiri dari atom tunggal yang tak berikatan. Dalam teori kinetika gas. baik itu ikatan kovalen. Apa itu energi ikatan? BAB II PEMBAHASAN A. Menurut definisi ini. molekul berbeda dengan ion poliatomik. ataupun terdiri dari unsur-unsur berbeda (misalnya air H2O). yang berarti cara atom tersusun di dalam ruang. Dan atom tersebut berkisar dari jumlah yang sangat sedikit(dari atom tunggal. mengacu pada beberapa aturan dan bentukbentuk ikatan kimia. serta ikatan-iktan kimia lainnya. Kebanyakan molekul mempunyai bentuk yang didasarkan kepada lima bentuk geometri yang berbeda. Atom-atom dan kompleks yang . Dalam kimia organik dan biokimia. ikatan hidrogen dan ikatan ion. Molekul-molekul di dalam berikatan. Karena tidak sembarang suatu unsure membentuk molekul. Apabila molekul ingin berikatan harus sesuai dengan aturan-aturan atau syarat-syarat unsur-unsur tersebut dalam membentuk sebuah molekul. Bentuk molekul. sehingga molekul organik dan biomolekul bermuatan pun dianggap termasuk molekul. Struktur Molekul Struktur molekul adalah penggambaran ikatan-ikatan unsur atau atom yang membentuk molekul. Molekul didefinisikan sebagai sekelompok atom (paling sedikit dua) yang saling berikatan dengan sangat kuat (kovalen) dalam susunan tertentu dan bermuatan netral serta cukup stabil.

unsur-unsur gas mulia mempunyai konfigurasi penuh yaitu konfigurasi oktet yang berarti mempunyai delapan elektron pada kulit terluar kecuali untuk unsur helium yang mempunyai konfigurasi duplet (dua elektron pada kulit terluarnya).berhubungan secara non-kovalen (misalnya terikat oleh ikatan hidrogen dan ikatan ion) secara umum tidak dianggap sebagai satu molekul tunggal. Lewis merupakan dasar ikatan kimia. Sebagai contohnya. air selalu memiliki nilai perbandingan atom hidrogen berbanding oksigen 2:1. rumus ini tidak menunjukkan bentuk ataupun susunan atom dalam molekul tersebut. Peranan Elektron dalam Ikatan Kimia Elektron adalah partikel subatom yang bermuatan negatif dan umumnya ditulis sebagai e-. Contohnya. Rumus molekul menggambarkan jumlah atom penyusun molekul secara tepat. Molekul dengan jumlah atom penyusun yang sama namun berbeda susunannya disebut sebagai isomer. Semua unsur gas mulia di alam ditemukan dalam bentuk gas monoatomik dan tidak ditemukan bersenyawa di alam. Namun.N. B. Teori duplet dan oktet dari G. Kestabilan unsur gas mulia berkaitan dengan konfigurasi elektron yang menyusunnya seperti yang dikemukakan oleh Gibert Newton Lewis dan Albrecht Kossel. namun rumus empirisnya adalah CH. Etanol pula selalu memiliki nilai perbandingan antara karbon. Lewis mengemukakan bahwa suatu atom berikatan dengan cara menggunakan bersama dua elektron atau lebih untuk mencapai konfigurasi elektron gas mulia. Perlu diperhatikan bahwa rumus empiris hanya memberikan nilai perbandingan atomatom penyusun suatu molekul dan tidak memberikan nilai jumlah atom yang sebenarnya. Dilihat dari konfigurasi elektronnya. dan oksigen 2:6:1.  Rumus Struktur Rumus empiris sebuah senyawa menunjukkan nilai perbandingan paling sederhana unsur-unsur penyusun senyawa tersebut. dimetil eter juga memiliki nilai perbandingan yang sama dengan etanol. hidrogen. asetilena memiliki rumus molekuler C2H2. Elektron tidak memiliki komponen dasar ataupun substruktur apapun yang diketahui. Contohnya. . Unsur yang paling stabil adalah unsur yang termasuk dalam golongan gas mulia. sehingga ia dipercayai sebagai partikel elementer.

Konfigurasi oktet dapat pula dicapai dengan serah-terima atau pemasangan elektron. Kossel mengaitkan kestabilan gas mulia dengan konfigurasi elektronnya. Aturan Oktet G.  Ion positif dan ion negatif membentuk ikatan kimia yang disebut ikatan ionik. a. 17Cl : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 atau K=2. Konfigurasi oktet dapat dicapai oleh unsur lain selain unsur golongan gas mulia dengan pembentukan ikatan. Teori Lewis Gibert Newton Lewis dan Albrecht Kossel pada tahun 1916 mengemukakan teori tentang peranan elektron dalam pembentukan ikatan kimia. Lewis dan W. : 1s2 2s2 2p6 2 6 1 pemasangan elektron untuk mencapai konfigurasi 10Ne 11Na 2 atau K=2. .  Elektron pada kulit terluar (elektron valensi) berperan penting dalam pembentukan ikatan kimia. pelepasan 1 elektron akan menjadikan konfigurasi menyerupai unsur gas mulia neon. M=7. Serah terima elektron menghasilkan ikatan ion sedangkan ikatan kovalen dihasilkan apabila terjadi oktet.unsur gas mulia. M=8 b. dan klorin merupakan unsur yang mempunyai sifat reaktif.N. Gas mulia mempunyai konfigurasi penuh yaitu konfigurasi oktet (mempunyai 8 elektron pada kulit luar). Kecenderungan unsur-unsur menjadikan konfigurasi elektronnya sama seperti gas mulia dikenal sebagai aturan oktet. L=8 M=1. Aturan oktet merupakan kecenderungan unsur-unsur untuk menjadikan konfigurasi elektron-nya sama seperti unsur gas mulia. fluorin.Unsur yang paling stabil dan sukar bereaksi adalah unsur. L=8. L=8. kecuali helium dengan konfigurasi duplet (dua elektron pada kulit luar). Sedangkan unsur seperti unsur kalium. penerimaan 1 elektron menjadikan konfigurasi menyerupai unsur gas mulia argon 18Ar : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 atau K=2. natrium. Reaksi natrium dengan klorin membentuk natrium klorida merupakan contoh pencapaian konfigurasi oktet dengan cara serah-terima elektron. L=8 : 1s 2s 2p 3s atau K=2.

Lambang Lewis Lambang Lewis merupakan lambang atom yang dikelilingi oleh sejumlah titik yang menyatakan elektron. akan memiliki 6 elektron valensi (6 dot). Pembentukan ikatan kimia dapat juga terjadi dengan pemakaian elektron ikatan secara bersama yang dikenal dengan ikatan kovalen. Kestabilan dicapai saat atom-atom memiliki konfigurasi elektron seperti gas mulia (semua kulit dan subkulit terisi penuh oleh elektron serta memiliki 8 elektron valensi). c. seorang kimiawan berkebangsaan Amerika.Saat atomatom berinteraksi. Jumlah elektron valensi suatu unsur sama dengan golongan unsur bersangkutan. mengajukan teori bahwa atom akan bergabung dengan sesama atom lainnya membentuk molekul dengan tujuan untuk mencapai konfigurasi elektron yang lebih stabil. Untuk menunjukkan elektron valensi yang terlibat dalam pembentukan ikatan. Penyusunan tabel periodik dan konsep konfigurasi elektron telah membantu para ahli kimia menjelaskan proses pembentukan molekul dan ikatan yang terdapat dalam suatu molekul. Sementara. sehingga memiliki 2 elektron valensi (2 dot).  Pembentukan ikatan ionik dan ikatan kovalen bertujuan untuk mencapai konfigurasi stabil golongan gas mulia. yakni: . Sebagai contoh. Semua elektron valensi gas mulia telah berpasangan. Teori ini mendapat beberapa kesulitan. unsur Mg terletak pada golongan IIA. yaitu simbol suatu unsur dan satu dot untuk mewakili tiap elektron valensi unsur bersangkutan. Titik kedua dan selanjutnya berpasangan hingga mencapai aturan oktet. Gilbert Lewis. Unsur yang terletak pada golongan yang sama akan memiliki struktur Lewis dot yang serupa. para ahli kimia menggunakan simbol Lewis dot. hanya elektron valensi yang terlibat dalam proses pembentukan ikatan kimia. Lambang Lewis untuk unsur golongan utama dapat disusun dengan mengikuti tahapan berikut:  Banyaknya titik sesuai dengan golongan unsur  Satu titik ditempatkan untuk tiap atom dengan jumlah maksimum empat titik. unsur S yang terletak pada golongan VIA.

Macam-Macam Ikatan Kimia Ikatan kimia adalah sebuah proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik antara dua atom atau molekul yang menyebabkan suatu senyawa diatomik atau poliatomik menjadi stabil. Contoh : 5B : 1s2 2s2 2px1 (hibridisasi) 1s2 2s1 2px1 2py1 Tampak setelah terjadi hibridisasi untuk berikatan dengan atom B memerlukan tiga buah elektron. atom boron dikelilingi 6 elektron. 2. C. Pada senyawa BCl3 dan PCl5. sehingga oksigen dapat membentuk 2 ikatan (H-O-H. seperti BCl3 3. Ikatan kimia adalah ikatan yang terjadi antar atom atau antar molekul dengan cara sebagai berikut :  atom yang 1 melepaskan elektron. sedangkan atom yang lain menerima elektron (serah terima elektron)  penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari masing-masing atom yang berikatan  penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah 1 atom yang berikatan . Contoh : 8O : 1s2 2s2 2p2 2px2 2py1 2pz1 Ada 2 elektron tunggal. Menurut teori ini. jumlah ikatan kovalen yang dapat dibentuk suatu unsur tergantug jumlah elektron tak berpasangan dalam unsur tersebut. Menurut teori di atas.1. akan tetapi: 5B : 1s2 2s2 2px1 Sebenarnya hal ini dapat diterangkan bila kita ingat pada prinsip Hund. misalnya XeF2 den XeO2. sedangkan atom fosfor dikelilingi 10 elektron. O=O). unsur gas mulia tidak dapat membentuk ikatan karena di sekelilingnya telah terdapat 8 elektron. Tetapi saat ini sudah diketahui bahwa Xe dapat membentuk senyawa. dimana cara pengisian elektron dalam orbital suatu sub kulit ialah bahwa elektron-elektron tidak membentuk pasangan elektron sebelum masing-masing orbital terisi dengan sebuah elektron.

Sebaliknya bila atom netral menerima atau menangkap elektron maka akan terbentuk ion negatif. Adanya ion positif dan negatif memungkinkan terjadinya gaya tarik antara atom sehingga terbentuk natrium klorida. Unsur gas mulia mempunyai elektron valensi sebanyak 8 (oktet) atau 2 (duplet.→ NaCl Natrium merupakan logam dengan reaktivitas tinggi karena mudah melepas elektron dengan energi ionisasi rendah sedangkan klorin merupakan nonlogam dengan afinitas atau daya penagkapan elektron yang tinggi. Salah 1 petunjuk dalam pembentukan ikatan kimia adalah adanya 1 golongan unsur yang stabil yaitu golongan VIIIA atau golongan 8A (gas mulia). Pembentukan natrium klorida dapat digambarkan menggunakan penulisan Lewis sebagai berikut: . Apabila atom netral melepaskan elektron. Kecenderungan unsur-unsur untuk menjadikan konfigurasi elektronnya sama seperti gas mulia terdekat dikenal dengan istilah Aturan Oktet 1. atom-atom natrium kehilangan elektron.Tujuan pembentukan ikatan kimia adalah agar terjadi pencapaian kestabilan suatu unsur. yaitu atom Helium). Elektron yang berperan pada pembentukan ikatan kimia adalah elektron valensi dari suatu atom/unsur yang terlibat. dalam pembentukan ikatan kimia. Ikatan ion terjadi akibat gaya tarik-menarik elektrostatik antara ion positif dengan ion negatif. Maka dari itu. Ikatan ion dibentuk antara atom yang mudah melepaskan elektron dengan atom yang mudah menangkap elektron. Na + Cl → Na+ + Cl. sedangkan atomatom klor menerima elektron untuk membentuk anion (Cl-). atom-atom akan membentuk konfigurasi elektron seperti pada unsur gas mulia. Ikatan Ion Ikatan ion sering disebut dengan ikatan elektrovalen atau heteropolar. Akibatnya natrium menjadi ion positif dan klorin menjadi ion negatif. Misalnya pada garam meja (natrium klorida). Ion-ion ini kemudian saling tarikmenarik dalam rasio 1:1 untuk membentuk natrium klorida. Apabila terjadi reaksi antara natrium dan klorin maka atom klorin akan menarik satu elektron natrium. Ketika natrium (Na) dan klor (Cl) bergabung. akan terbentuk ion positif. membentuk kation (Na+).

Struktur tiga dimensi natrium klorida dapat digunakan untuk menjelaskan susunan senyawa ion.demikian juga sebaliknya. ion positif natrium (Na+) tidak hanya berikatan dengan satu ion negatif klorin (Cl-) tetapi satu ion Na+ dikelilingi oleh 6 ion Cl. .Pembentukan NaCl dengan lambang Lewis Pembentukan NaCl Dalam struktur senyawa ion natrium klorida.

L=8. Contohnya: HF. Ikatan Kovalen Ikatan kovalen sering disebut juga dengan ikatan homopolar. metana (CH4). Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi karena penggunaan bersama pasangan elektron oleh dua atom yang berikatan. Penggunaan bersama pasangan elektron biasanya menggunakan notasi titik electron atau lebih dikenal dengan struktur Lewis. Ikatan ini biasanya terjadi antara atom logam dan atom non logam. CH4. . NH3. asam klorida (HCl). M=7 Penggambaran elektron untuk molekul HCl berikut. dan lain-lain. air (H2O) dan sebagainya. Ikatan kovalen dapat dibedakan sebagai berikut: a. Ikatan Kovalen Tunggal Ikatan kovalen tunggal terjadipada senyawa seperti hidrogen (H2). H * H ditulis H  H  Pembentukan molekul HCl 1H 17Cl : 1s1 atau K=1 digambarkan H* digambarkan : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 atau K=2. Pembentukan ikatan kovalen tunggal dapat dilihat dari pembentukan molekul-molekul berikut ini:  Pembentukan molekul H2 1H 1H =H* =H Tanda titik dan silang menunjukkan elektron berasal dari atom yang berbeda.Struktur Kristal kubus NaCl 2. H2.

Bentuk struktur Lewisnya sebagai berikut. Ikatan Kovalen Rangkap Dua Ikatan kovalen rangkap dua adalah ikatan kovalen yang mempunyai ikatan tak jenuh karena ikatan antar atomnya lebih dari satu.  8O Pembentukan molekul O2 : 1s2 2s2 2p4 atau K=2. Ikatan yang ada dalam molekul oksigen (O2) merupakan ikatan kovalen rangkap dua.H * ditulis H  Cl  Pembentukan molekul H2O 1H 8O 2 : 1s1 2 4 atau K=1 digambarkan H* digambarkan : 1s 2s 2p atau K=2. L=4 K=1 digambarkan digambarkan H  Penggambaran elektron untuk molekul C2H4 . L=6 Penggambaran elektron molekul H2O H * * H ditulis HOH b. L=6 digambarkan atau Penggambaran elektron untuk molekul O2 ditulis O  O  6C 1H Pembentukan molekul C2H4 : 1s2 2s2 2p2 : 1s1 atau atau K=2. Oksigen memiliki 6 elektron valensi dan memerlukan 2 2 elektron lagi agar dalam keadaan stabil.

L=5 digambarkan dan Penggambaran elektron untuk molekul N2 ditulis N N  6C 1H Pembentukan molekul C2H2 : 1s2 2s2 2p2 : 1s1 atau K=2. Contoh dari ikatan rangkap tiga adalah molekul Nitrogen (N2). Ikatan Kovalen Koordinasi Ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan yang terbentuk dengan cara penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah 1 atom yang berikatan [Pasangan Elektron . Nitrogen mempunyai 5 elektron valensi.  7N Pembentukan molekul N2 : 1s2 2s2 2p3 atau K=2. L=4 atau K=1 digambarkan digambarkan H  Penggambaran elektron untuk molekul C2H2 ditulis H  C CH d. Pembentukan ikatan rangkap tiga dapat dilihat seagai berikut. sehingga perlu 3 elektron lagi agar dalam keadaan stabil. Ikatan Kovalen Rangkap Tiga Ikatan kovalen rangkap tiga adalah ikatan kovalen yang ikatan antar atomnya ada tiga.H ditulis H  C = C  H H c.

Terbentuknya senyawa BF3-NH3 Rumus Lewis . Dalam ikatan kovalen koordinasi. pasangan elektron ikatan hanya berasal dari salah satu atom yang berikatan. Pasangan elektron ikatan (PEI) yang menyatakan ikatan dativ digambarkan dengan tanda anak panah kecil yang arahnya dari atom donor menuju akseptor pasangan elektron. atom-atom yang berikatan secara kovalen koordinasi salah satunya harus mempunyai pasangan elektron bebas dan atom pasangannya harus mempunyai orbital kosong. Dengan demikian.Bebas (PEB)]. Ikatan kovalen koordinasi sering disebut ikatan semipolar. sedangkan atom yang lain hanya menerima pasangan elektron yang digunakan bersama. Contoh: a.

Terbentuknya senyawa NH4+ .Rumus Struktur b.

namun proses ini tidak hanya terjadi antara dua atau beberapa atom tetapi dalam jumlah yang tidak terbatas. Unsur logam mempunyai kecenderungan untuk menjadi ion positif karena energi potensial ionisasi yang rendah dan mempunyai elektron valensi kecil. L=8. L=6 3. Setiap atom memberikan elektron valensinya untuk digunakan bersama.c. Ikatan logam terjadi karena adanya saling meminjamkan elektron. Ikatan Logam Ikatan logam adalah ikatan antaratom dalam suatu unsur logam dengan menggunakan interaksi antar elektron valensi. M=6 K=2. sehingga terjadi ikatan atau tarik menarik antara atom-atom yang saling berdekatan. Terbentuknya senyawa SO3 16S 8O : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4 : 1s2 2s2 2p4 atau atau K=2. jika ada atom yang bergerak menjauh maka gaya tarik menarik akan “menariknya” kembali ke posisi semula. Demikian pula jika atom . Jarak antar atom dalam ikatan logam tetap sama.

Kenyataan ini dapat dipakai untuk menerangkan mengapa logam merupakan pengahantar panas dan listrik yang baik. Contoh: ikatan logam pada magnesium (Mg) Pada ikatan logam. Kekuatan ikatan logam bergantung pada banyaknya elektron valensi yang terdapat pada atom logam tersebut. Hal ini yang meyebabkan munculnya sifat daya hantar listrik pada logam. 4. inti-inti atom berjarak tertentu dan beraturan sedangkan elektron yang saling dipinjamkan bergerak seperti mobil seolah-olah membentuk “kabut elektron” atau “lautan elektron”. Jarak yang sama disebabkan oleh muatan listrik yang sama dari atom logam tersebut.mendekat kesalah satu atom maka akan ada gaya tolak antar inti atom. Ikatan Hidrogen .

seperti atom Flor (F). Belerang (S) dan Posfor (P). Contoh: air. contoh ikatan hidrogen yang terjadi antar molekul air. Muatan parsial negatif tersebut berasal dari pasangan elektron bebas yang dimilikinya. Perbedaannya adalah muatan parsial positifnya berasal dari sebuah atom hidrogen dalam sebuah molekul. Sedangkan muatan parsial negatifnya berasal dari sebuah molekul yang dibangun oleh atom yang memiliki elektronegatifitas yang besar. disatukan dengan ikatan hidrogen. Muatan parsial yang berasal dari atom yang memiliki pasangan elektron bebas. namun lebih lemah dibandingkan dengan ikatan kovalen dan ikatan ion. Nitrogen (N). Ikatan "hidrogen".Ikatan hidrogen merupakan ikatan yang terjadi akibat gaya tarik antarmolekul antara dua muatan listrik parsial dengan polaritas yang berlawanan. Ikatan hidrogen seperti interaksi dipol-dipol dari Van der Waals. Ikatan hidrogen lebih kuat dari gaya antarmolekul lainnya. . sebagai dasar kehidupan. sejenis ikatan lemah. Oksigen (O). memainkan peranan utama dalam pembentukan materi yang sangat penting untuk kehidupan kita. dimana muatan parsial positif berasal dari atom H yang berasal dari salah satu molekul air.

sedangkan yang 70% terjadi ikatan antara molekul etanol dengan air. Jika ikatan terjadi antara atom-atom dalam molekul yang sama maka disebut ikatan hidrogen intramolekul atau didalam molekul. Perbedaan kedua ikatan tersebut ditunjukkan pada Gambar di bawah ini. Tentunya berbeda dengan etanol murni. untuk yang murni hanya terdapat molekul etanol. digunakan untuk membersihkan bagian tubuh agar terbebas dari kuman.Ikatan hidrogen dapat terjadi inter molekul dan intra molekul. . ikatan yang semacam ini disebut dengan ikatan hidrogen intermolekul. Untuk etanol murni terjadi ikatan hidrogen antar molekul etanol. Perbedaan berdasarkan komposisi larutan tersebut. seperti molekul H2O dengan molekul H2O. di apotik umumnya dijual alkohol 70% atau etanol. Sebagai gambaran. sedangkan untuk etanol 70% mengandung etanol 70 bagian dan 30 bagiannya adalah air. Ikatan hidrogen. CH3CH2OH dengan molekul H2O. juga terbentuk pada antar molekul seperti molekul NH3.

Energi ikatan adalah bayaknya energi yang berkaitan dengan satu ikatan dalam senyawa kimia. dalam metana energi ikatan C–H adalah seperempat dari entalpi pada proses: CH4(g) C(g) + 4H(g) Energi ikatan dapat dihitung dari entalpi pembentukan standar untuk senyawa itu dan dari entalpi pengatoman unsur-unsurnya. Energi ikatan dinyatakan dalam kilojoule per mol (kJ/mol atau kJ mol-1 ) atau bisa juga dalam satuan kilokalori (kkal).Ikatan hidrogen intermolekul dalam 70% etanol D. Energi ikatan adalah perubahan entalpi yang diperlukan untk memutuskan ikatan dalam satu mol molekul gas. . Energi yang dihitung dengan cara itu disebut energi ikatan rata-rata. Misalnya. Energi Ikatan Energi ikatan didefinisikan sebagai energi yang diperlukan untuk memutuskan 1 mol ikatan dari suatu molekul dalam wujud gas. Besarnya energi ikatan diperoleh dengan kalor pengatoman.

8 kJ Jadi. energi ikatan C–H = x 74.7 kJ BAB III PENUTUP .CH4(g) C(g) + 4H(g) Ho = 74.8 kJ = 18.

3. Ikatan ion dibentuk antara atom yang mudah melepaskan elektron dengan atom yang mudah menangkap elektron. Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi karena penggunaan bersama pasangan elektron oleh dua atom yang berikatan. Ikatan kimia adalah sebuah proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksi gaya tarik menarik antara dua atom atau molekul yang menyebabkan suatu senyawa diatomik atau poliatomik menjadi stabil. Ikatan ion terjadi akibat gaya tarik-menarik elektrostatik antara ion positif dengan ion negatif. Unsur logam mempunyai kecenderungan untuk menjadi ion positif karena energi potensial ionisasi yang rendah dan mempunyai elektron valensi kecil. serta ikatan-iktan kimia lainnya. 12. 2. 8. 11. 6. Kesimpulan Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1. 4. baik itu ikatan kovalen. Ikatan hidrogen merupakan ikatan yang terjadi akibat gaya tarik antarmolekul antara dua muatan listrik parsial dengan polaritas yang berlawanan. metana (CH4). asam klorida (HCl). Ikatan logam adalah ikatan antaratom dalam suatu unsur logam dengan menggunakan interaksi antar elektron valensi. Ikatan hidrogen seperti interaksi dipol-dipol . Ikatan kovalen rangkap tiga adalah ikatan kovalen yang ikatan antar atomnya ada tiga. air (H2O) dan sebagainya. Struktur molekul adalah penggambaran ikatan-ikatan unsur atau atom yang membentuk molekul. ikatan hidrogen dan ikatan ion. 7. Ikatan kovalen tunggal terjadipada senyawa seperti hydrogen (H2). sedangkan atom yang lain hanya menerima pasangan elektron yang digunakan bersama. Ikatan yang ada dalam molekul oksigen (O2) merupakan ikatan kovalen rangkap dua. 5. Molekul didefinisikan sebagai sekelompok atom (paling sedikit dua) yang saling berikatan dengan sangat kuat (kovalen) dalam susunan tertentu dan bermuatan netral serta cukup stabil. 9. Elektron adalah partikel subatom yang bermuatan negatif dan umumnya ditulis sebagai e-. Ikatan ini biasanya terjadi antara atom logam dan atom non logam. Molekul terdiri dari sejumlah atom yang bergabung melalui ikatan kimia. 10.A. Ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan yang terbentuk dengan cara penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah 1 atom yang berikatan [Pasangan Elektron Bebas (PEB)]. Ikatan kovalen rangkap dua adalah ikatan kovalen yang mempunyai ikatan tak jenuh karena ikatan antar atomnya lebih dari satu. Contoh dari ikatan rangkap tiga adalah molekul Nitrogen (N2).

B.org/materi_kimia/kimia-kesehatan/ikatan-kimia/ikatan-ion.chem-is-try. dkk. kritik dan saran mmembangun dari dosen pembimbing agar dikemudian hari dapat sesuai dengan yang di harapkan..R. diakses tanggal 14 November 2011 Ningsih. Oksigen (O).org/materi_kimia/kimia-kesehatan/ikatan-kimia/ikatan-Kovalen.html. Perbedaannya adalah muatan parsial positifnya berasal dari sebuah atom hidrogen dalam sebuah molekul. S. 13. diakses pada tanggal 14 November 2011 http://www.org/materi_kimia/kimia-kesehatan/ikatan-kimia/ikatan-hidrogen. 2007. Intan Pariwara: Klaten . Sains KIMIA 2 SMA/MA KELAS XI.org/materi_kimia/kimia-kesehatan/ikatan-kimia/ikatan-logam. Bumi Aksara: Jakarta Santosa. R.html. Nitrogen (N).chem-is-try. Belerang (S) dan Posfor (P). seperti atom Flor (F). Sedangkan muatan parsial negatifnya berasal dari sebuah molekul yang dibangun oleh atom yang memiliki elektronegatifitas yang besar.dari Van der Waals. Erlangga: Jakarta http://www. 2005. DAFTAR RUJUKAN Chang. KIMIA untuk Kelas X JILID 1A SMA. diakses tanggal 14 November 2011 http://www. KIMIA DASAR KONSEP-KONSEP INTI Edisi Ketiga Jilid 1.chem-is-try. Energi ikatan didefinisikan sebagai energi yang diperlukan untuk memutuskan 1 mol ikatan dari suatu molekul dalam wujud gas.html.chem-is-try. diakses pada tanggal 14 November 2011 http://www.J. Energi ikatan dinyatakan dalam kilojoule per mol (kJ/mol atau kJ mol-1 ) atau bias juga dalam satuan kilokalori (kkal). Saran Kami menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih terdapat banyak kesalahan. S. Oleh karena itu.html. 2005.

pasangan-pasangan tersebut harus berada pada ujung yang berlawanan agar keduanya berada sejauh mungkin satu sama lain. Sebutkan dan jelaskan 5 bentuk-bentuk geometri dari suatu struktur molekul! Jawab: a. Geometri BF3 adalah segitiga datar karena ketiga atom berada pada titik sudut segitiga sama sisi yang datar. Apa yang dimaksud dengan struktur molekul. karena pasangan ikatan saling tolak menolak satu sama lain.www. 3. 2. Contohnya senyawa BeCl2 b. serta ikatan-iktan kimia lainnya. Segitiga datar : BF3 (Boron trifluorida) mengandung tiga pasangan ikatan. diakses pada tanggal 14 November 2011 SOAL-SOAL DAN PEMBAHASAN 1. Jelaskan apa itu molekul! Jawab: Molekul didefinisikan sebagai sekelompok atom (paling sedikit dua) yang saling berikatan dengan sangat kuat (kovalen) dalam susunan tertentu dan bermuatan netral serta cukup stabil. ketiga ikatan BF mengarah pada titik sudut segitiga sama sisi dengan B sebagai titik pusat.wikipedia_indonesia. baik itu ikatan kovalen. Molekul terdiri dari sejumlah atom yang bergabung melalui ikatan kimia. ikatan hidrogen dan ikatan ion. Linear : berbentuk seperti sebuah garis lurus. . Jelaskan! Jawab: penggambaran ikatan-ikatan unsur atau atom yang membentuk molekul.com. Dalam susunan yang paling stabil.

Aturan yang diatur oleh lewis itu adalah aturan oktet (yang berarti jumlah elektron terluarnya 8) dan aturan duplet (yang berarti jumlah elektron terluarnya 2). e. Segitiga bipiramida : bentuk ini dapat dihasilkan dengan menggabungkan dua tetrahedral sepanjang dasar segitiga yang sama. Apa yang dimaksud dengan elektron sebagai partikel elementer? . Dengan C sebagai titik pusat dan atom lainnya terletak di sudut-sudutnya. Sebutkan tujuan dan manfaat mengapa atom-atom harus berikatan? Jawab: atom-atom harus berikaan tujuannya agar mencapai kestabilan yang sama dengan unsurunsur gas mulia. Molekul dan ion poliatomik berbeda karena molekul diikat dengan ikatan kimia sedangkan ion poliatomik tidak. 6. Oktahedral : bentuk ini dapat dihasilkan dengan menggabungkan dua piramida segiempat pada dasar yang sama. Semua sudut yang dibentuk ialah 90o.N. contohnya OH-. Sebutkan dan jelaskan aturan-aturan yang mendasari suatu atom dalam berikatan membentuk molekul! Jawab: sebuah atom dalam berikatan membentuk molekul sesuai dengan ikatan kimia yang mana dalam ikatan kimia tersebut diatur dengan aturan yang dirumuskan oleh G. 5. Yaitu memiliki empat sisi atau muka yang semuanya berupa segitiga sama sisi. Jelaskan mengapa molekul berbeda dengan ion poliatomik! Jawab: karena molekul merupakan gabungan dari sedikitnya 2 atom yang terikat dengan ikatan kimia. tetpai jika 2 atom H berikatan dengan 1 atom O maka akan membentuk molekul H2O atau air. 4. contohnya H2O. 7. Contohnya apabila di alam hanya terdapat atom H maka belum bias dimanfaatkan. Tetrahedral : geometri CH4 adalah tetrahedral. d. Karena jika atom-atom tersebut tidak berikatan maka tidak akan mencapai kestbilan sehingga tidak dapat di manfaatkan di alam. Sedangkan ion poliatomik adalah gabungan dari 2 atom untuk membentuk sebuah ion. Lewis.c.

Contohnya H2. Semua unsur gas mulia ditemukan dalam bentuk gas monoatomik. Elektron disebut partikel elementer karena tidak mempunyai komponen dasar atau substruktur tertentu yang diketahui. O2. Molekul poliatomik adalah molekul yang terdiri dari lebih dari 2 atom. Sehingga ukurannya sangat kecil. 9. Apa yang dimaksud dengan ikatan elektrovalen atau heteropolar? Jawab: heteropolar atau elektrovalen itu sama saja dengan ikatan ion. dan lain-lain. Apa yang dimaksud dengan gas monoatomik? Jawab: gas monoatomik artinya bahwa unsur-unsur golongan VIIIA tersusun atas satu atom saja. 8. Karena pada golongan VIIIA unsur-unsurnya sudah mencapai kestabilan. Mengapa ikatan koordinasi disebut ikatan dativ? Jawab: karena pasangan elektron ikatan digambarkan dengan tanda anak panah kecil yang arahnya dari atom donor ke akseptor pasangan elektron. 10. 11. Ikatan ion ini biasanya terjadi antara atom-atom yang mudah melepaskan elektron (logam-logam golongan utama) dengan atom-atom yang mudah menerima elektron (terutama golongan VIA den VIIA). Contohnya air (H2O) dan amoniak (NH3). Kedua atom tersebut dapat berupa unsur yang sama maupun berbeda. Apa yang dimaksud dengan ikatan semipolar? .Jawab: partikel elementer yaitu bagian yang sangat kecil. N2. 13. Apa yang dimaksud dengan senyawa/molekul diatomik dan poliatomik? Jawab: molekul diatomik adalah molekul yang hanya terdiri dari dua atom. 12. Apa yang diaksud dengan ikatan homopolar? Jawab: ikatan homopolar adalah nama lain dari ikatan kovalen yaitu ikatan yang terjadi karena penggunan bersama pasangan elektron oleh dua atom yang berikatan.

Apa yang menyebabkan atom-atom unsur logam dalam satu golongan dari atas ke bawah kecenderungan melepaskan elektron valensinya makin besar? Jawab: Dalam sistem periodik dalam satu golongan dari atas ke bawah jari-jari atomnya semakin besar. sebab jumlah kulit atom bertambah. Senyawa ionik. Jelaskan apa yang dimaksud dengan interaksi dipol-dipol dari Van Der Waals! Jawab: interaksi dipol-dipol atau gaya dipol-dipol merupakan gaya yang bekerja antara molekulmolekul polar. maupun gas. µ=Qxr 15. . senyawa kovalen memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif rendah bila dibandingkan dengan senyawa ionik serta cenderung bersifat nonelektrolit. Perbedaan antara senyawa ionik dan senyawa kovalen? Jawab: Senyawa ionik memiliki sifat yang berbeda dari senyawa kovalen. dapat berbentuk padat. momen dipol (µ) merupakan hasil kali muatan Q dan jarak antar muatan r. Momen dipole yaitu yaitu suatu ukuran terhadap derajat kepolaran. pada suhu kamar. 14. yaitu antara molekul-molekul yang memiliki momen dipol. pada suhu kamar. serta bersifat elektrolit.Jawab: ikatan semipolar ialah nama lain dari ikatan kovalen koordinasi yaitu ikatan yang terbentuk karena penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah satu atom yang berikatan sedang yang lain hanya menerima pasangan elektron yang dipakai bersama. Selain itu. Jadi elektron terluarnya mempunyai kecenderungan untuk melepaskan diri. senyawa kovelen. 16. Secara kuantitatif. Sebaliknya. sedangkan elektron valensinya tetap akibatnya gaya tarik inti atom terhadap elektron valensinya berkurang. cair. dengan titik didih dan titik leleh tinggi. umumnya berbentuk padat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful