PERJANJIAN LEASING

Pada hari ini Sabtu, tanggal 15 Desember 2012, yang bertanda tangan dibawah ini: 1. RONNY WALUYA, lahir di Jakarta pada tanggal 11 Maret 1970, Swasta, Warga Negara Indonesia, pemegang KTP Nomor 132005699871111, bertempat tinggal di Jakarta, Jalan A. Yani Nomor 15 jabatannya sebagai Direktur Utama Perseroan, dalam hal ini bertindak dalam jabatannya tersebut di atas dan sebagai demikian untuk dan atas nama Perseroan PT. JEKO KOMERSIALI LEASING LEOPA Tbk, berkedudukan di Jakarta, yang didirikan dengan Akta tanggal 17 Juni 2001 Nomor 10, yang dibuat dihadapan Diani, S.H., Notaris, di Jakarta, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 9 Juni 2005 Nomor AHU-93124.AH.01.02,Tahun 2005, yang akta pendirian dan Anggaran Dasar mana telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tertanggal 12 Desember 2017 Nomor : 8, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia Nomor 456. Yang dalam hal ini disebut sebagai PIHAK PERTAMA selaku LESSOR; 2. JOKO LIONO, lahir di Bandung, pada tanggal 25 Februari 1972, Pengusaha, Warga Negara Indonesia, pemegang KTP Nomor 10500050140307777, bertempat tinggal di Bandung, Jalan Lingggawastu Nomor 2, jabatannya sebagai Direktur Utama Perseroan, dalam hal ini bertindak dalam jabatannya tersebut di atas dan sebagai demikian untuk dan atas nama Perseroan PT.SERJOA COALP SEJAHTERA, berkedudukan di Jakarta, yang dibuat dihadapan Nurafni,SH., Notaris, di Jakarta, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 28 Juni 2005 Nomor AHU-92787. AH.0108,Tahun 2007, yang akta pendirian dan Anggaran Dasar mana telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tertanggal 18 Mei 2009 Nomor 9, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia Nomor 568. Yang dalam hal ini disebut sebagai PIHAK KEDUA selaku LESSEE; Para Pihak lebih dahulu menerangkan: Bahwa PIHAK PERTAMA adalah Perseroan Terbatas yang bergerak dibidang penyertaan barang-barang modal, dan PIHAK KEDUA adalah Perseroan Terbatas yang bergerak dibidang pertambangan. Bahwa PIHAK KEDUA membutuhkan peralatan untuk pertambangan batubara (coal mining equipment) yang berupa peralatan berat (heavy equipment) dan dump truck sebanyak 4 unit dengan total jumlah harga keseluruhan sebesar Rp 11.972.250.000,- (US 1.275.000). Bahwa PIHAK PERTAMA memberikan leasing barang-barang tersebut di atas kepada PIHAK KEDUA melalui kantor cabang di Samarinda, yang

dan setelah masa jangka waktu berakhir. dengan rincian sebagai berikut: 1) Sekop Hidrolik (hydraulic Shovel) sebanyak 2 unit. untuk memilih meneruskan jangka waktu sewa atau dapat membeli barang modal tersebut sesuai dengan sisa pembayaran yang belum dibayarkan. dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam perjanjian ini.972. dan ketertiban umum . 2. hasil produksi Jepang dengan merk KABUTO. Para pihak telah setuju dan sepakat bahwa harga objek leasing. Maka berhubung dengan segala sesuatu yang diuraikan di atas para pihak telah bersepakat bahwa leasing ini dilakukan dan diterima dengan peraturan dan perjanjian-perjanjian sebagai berikut :----------PASAL 1 PENGERTIAN / DEFINISI Perjanjian ini adalah perjanjian Leasing yaitu sewa guna usaha. 3) Truk Penimbun (Dump Truck) sebanyak 4 unit. 2) Buldoser (Bulldozer) sebanyak 4 unit. Objek Leasing pada perjanjian yang dilakukan antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA merupakan barang yang sah menurut hukum dan tidak bertentangan dengan Peraturan Perundangundangan. hasil produksi Jepang dengan merk HINO. yaitu harga sisa/residu dari objek leasing.(US 1. dengan syarat dan ketentuan serta harga dan cara pembayaran yang diatur dalam perjanjian ini. Dalam harga objek leasing tersebut sudah termasuk asuransi.000) . 2.250.11. ongkos dan/atau biaya pengiriman semua barang-barang tersebut . merupakan perjanjian penyediaan modal berupa barang-barang modal yang diberikan oleh PIHAK PERTAMA sebagai LESSOR kepada PIHAK KEDUA sebagai LESSEE. dengan total harga keseluruhan adalah : Rp. selama masa waktu tersebut PIHAK KEDUA membayar uang sewa kepada PIHAK PERTAMA dengan ketentuan harga dan cara pembayaran yang ditetapkan dalam perjanjian ini.merupakan mitra kerja yang telah menjadi langganannya selama 4 tahun. hasil produksi Jepang dengan merk TANAKA.275. PASAL 3 HARGA DAN CARA PEMBAYARAN 1. PASAL 2 OBJEK LEASING 1. kesusilaan. PIHAK KEDUA meleasing peralatan berat (heavy equipment) dan dump truck. terhitung sejak tahun 2008.000. PIHAK PERTAMA memberikan hak opsi (optional) kepada PIHAK KEDUA.

000. dengan syarat-syarat yang disepakati oleh kedua belah pihak. dengan ketentuan Harga sewa atas objek leasing periode kedua adalah sebesar Rp 25. secara tunai setiap bulannya selama 60 bulan.selama 5 (lima) tahun periode kedua. kecuali diperpanjang dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam perjanjian ini.450. . PIHAK PERTAMA memberikan hak opsi kepada PIHAK KEDUA untuk memperpanjang jangka waktu sewa ketika masa jangka waktu sewa 5 tahun setiap periodenya akan berakhir atau dapat membeli objek leasing dengan membayarkan harga sisa/residu dari perlengkapan pertambangan batubara sebesar Rp 2.500.630.000. Perjanjian leasing ini berlaku lima tahun setelah ditandatanganinya perjanjian ini dan akan berakhir masa leasing dengan sendirinya pada tanggal 15 Desember 2017.800. atau dengan cara pembayaran alternatif melalui giro bilyet dengan memberitahukan terlebih dahulu kepada PIHAK PERTAMA. Hak Opsi yang dimiliki oleh PIHAK KEDUA harus diajukan kepada PIHAK PERTAMA secara tertulis terhitung 3 bulan sebelum masa jangka waktu sewa 5 tahun setiap periodenya berakhir. dengan harga Rp 2. yang dibayarkan diawal bulan yaitu pada tanggal 7 disetiap bulannya. 3.000.000.577.000. 2. 4. PIHAK KEDUA dapat memperpanjang jangka waktu sewa untuk 5 tahun periode kedua.. 5.2. Harga sewa atas objek leasing adalah sebesar Rp 159. Setelah jangka waktu masa sewa berakhir.000 (US 17. PASAL 4 HAK OPSI 1.per bulan atau seluruhnya sebesar Rp 1. Perjanjian ini dapat diperpanjang untuk jangka waktu sewa 5 tahun.000.. setelah berakhirnya masa jangka waktu sewa 5 (lima) tahun periode pertama.selama 5 (lima) tahun periode pertama.sampai ke tempat lokasi site pertambangan yang bersangkutan yaitu di Kutai Kalimantan Timur.450.harga tersebut merupakan harga sisa/residu dari perlengkapan pertambangan batubara. 4.394. PIHAK KEDUA dalam jangka waktu 3 bulan sebelum masa berakhirnya perjanjian harus menyatakan kehendaknya secara tertulis apabila berkehendak untuk melakukan perpanjangan jangka waktu sewa objek leasing dalam perjanjian ini.000) per bulan atau seluruhnya sebesar Rp 9. PASAL 5 JANGKA WAKTU 1.. oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA. PIHAK KEDUA dapat membeli objek leasing kepada PIHAK PERTAMA. 3. Cara pembayaran objek leasing adalah dengan cara kredit dari total keseluruhan harga objek leasing.394.000.

PASAL 6 JAMINAN 1. dan membayarkan sejumlah uang yang sebagaimana diatur dengan syarat-syarat dan ketentuan dalam perjanjian ini 5. PIHAK PERTAMA wajib menyerahkan objek leasing tersebut kepada PIHAK KEDUA meliputi segala sesuatu yang menjadi perlengkapannya serta dimaksudkan bagi penggunanya yang tetap. PIHAK PERTAMA memberikan jaminan selama perjanjian ini berlangsung kepada Pihak Kedua terhadap objek leasing yang berkaitan dalam hal peralatan tersebut tidak dapat dioperasikan sebagaimana meastinya. dengan peralatan pertambangan batu bara yang baru. 3. . PIHAK PERTAMA wajib menyerahkan objek leasing tersebut meliputi segala sesuatu yang menjadi perlengkapannya serta dimaksudkan bagi penggunanya yang tetap. 2. objek leasing sampai ketempat lokasi pengoperasian yaitu site pertambangan yang bersangkutan. 4. Apabila PIHAK KEDUA tidak memperpanjang jangka waktu sewa maka PIHAK KEDUA dapat membuat perjanjian leasing yang baru dengan PIHAK PERTAMA.5. PIHAK PERTAMA wajib bertanggung jawab atas objek leasing yang disewakan kepada pihak kedua. maka ongkos pengembalian barang – barang tersebut. beserta surat-surat bukti kepemilikan. serta biaya pengacara untuk menyelesaikan perkara tersebut yang dinilai 20% ditanggung oleh PIHAK PERTAMA. sesuai dengan kewajiban yang diatur dalam perjanjian ini. Apabila terjadi perubahan kepemilikan terhadap objek leasing tersebut selama jangka waktu sewa. setelah PIHAK KEDUA menggunakan hak opsi untuk membeli objek leasing kepada PIHAK PERTAMA. PIHAK PERTAMA wajib menyerahkan objek leasing tersebut seutuhnya setelah PIHAK KEDUA menandatangani Surat Perjanjian ini dan membayarkan uang sewa bulan pertama. PIHAK KEDUA tetap dapat menikmati hak sewa sampai berakhirnya perjanjian ini. selama jangka waktu masa sewa. PIHAK PERTAMA berkewajiban menanggung biaya asuransi terhadap pengapalan/pengiriman dan juga menanggung biaya pengiriman. 2. 3. PIHAK PERTAMA memberikan jaminan pada objek leasing yang disew akan kepada Pihak Kedua bahwa alat-alat berat tersebut adalah merupakan milik sah dari PIHAK PERTAMA dan tidak ada orang atau pihak lain yang turut memilikinya. PASAL 7 HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA 1. sebagaimana sudah disetujui dan disepakati sebelumnya.

Segala kerusakan dari objek leasing menjadi tanggungan sepenuhnya dari PIHAK KEDUA kecuali terhadap kerusakan yang ditimbulkan bukan oleh PIHAK KEDUA (force majuer) akan ditanggung secara bersama oleh kedua belah pihak sebagaimana yang disepakati. 7. jaminan. tempat. PIHAK PERTAMA berhak menerima pembayaran secara lunas terhadap objek leasing. syarat-syarat. 3. harga dan cara pembayaran sebegaimana ditetapkan menurut perjanjian ini. 2. PIHAK KEDUA berhak atas pembinaan instruktur yang diberikan oleh PIHAK PERTAMA sebelum penggunaan dan pengoperasian terhadap objek leasing yang sebagaimana telah disepakati dan disetujui. PIHAK KEDUA tidak diperkenankan untuk memindahkan hak guna sewanya sebagian ataupun seluruhnya kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari PIHAK PERTAMA. PIHAK KEDUA berhak untuk meminta perpanjangan jangka waktu masa sewa kepada PIHAK PERTAMA sesuai dengan ketentuan dan syarat-syarat yang diatur dalam perjanjian ini. Pada saat berakhirnya perjanjian ini. dan cara pembayaran sebagaimana ditetapkan menurut perjanjian ini. PIHAK KEDUA harus menyerahkan kembali objek leasing dalam keadaan yang baik dan terpelihara kepada PIHAK PERTAMA. PIHAK PERTAMA berhak untuk melakukan pengecekan terhadap objek leasing tersebut selama disewakan dengan terlebih dahulu memberitahukan kepada PIHAK KEDUA. dengan ketentuan. Selama perjanjian ini berlangsung. 7. PIHAK KEDUA berhak atas objek leasing yang disepakati dan disetujui sebelumnya sesuai dengan harga. maka PIHAK PERTAMA dapat memberikan surat teguran pelunasan tagihan disetiap keterlambatan waktu pembayaran. Apabila Pihak Kedua tidak dapat melunasi pembayaran setiap bulannya. PIHAK KEDUA wajib membayar harga sewa terhadap objek leasing selama jangka waktu sewa. . PIHAK PERTAMA berkewajiban menyediakan serta mengirimkan instruktur yang akan memberikan kemahiran dan pemahaman bagaimana objek leasing tersebut dioperasikan kepada para pekerja yang akan mengoperasikannya.6. 10. 6. 8. sesuai dengan ketentuan dan cara pembayaran yang sebagaimana telah disepakati dan disetujui sebelumnya oleh kedua belah pihak. 9. PASAL 8 HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK KEDUA 1. 5. PIHAK KEDUA Berhak atas hak opsi untuk meneruskan/memperpanjang hak guna sewa atau membeli objek leasing kepada PIHAK KEDUA. pada waktu. 4. dan cara pembayaran yang telah disepakati dan disetujui dalam perjanjian ini.

Apabila objek leasing selama proses penahanan oleh PIHAK PERTAMA melebihi selama waktu 3 bulan. Apabila keterlambatan tersebut berlangsung hingga 30 hari sejak berakhirnya perjanjian. maka PIHAK KEDUA memberi kuasa kepada PIHAK PERTAMA untuk mengambil objek leasing atas biaya PIHAK KEDUA dan bilamana perlu dengan bantuan pihak kepolisian setempat. maupun kedua belah pihak telah melaksanakan hak dan kewajiban yang tercantum dalam Pasal 7 dan Pasal 8 sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.-/hari. 4.PASAL 9 FORCE MAJEURE Dalam hal ini. dan kejadian tersebut tidak pernah terduga oleh para pihak sebelumnya akan adanya peristiwa tersebut.000.000. . maka seyogyanya hal tersebut harus sudah disepakati diantara para pihak PASAL 10 SANKSI DAN DENDA 1. maka PIHAK PERTAMA dapat menyelesaikan masalah ini dengan cara-cara yang diatur di dalam perjanjian ini. kejadian-kejadian yang disebabkan oleh bencana alam. maka pihak kedua dikenakan denda sebesar Rp 2.000. dan denda tersebut dapat ditagih seketika dan sekaligus lunas oleh PIHAK PERTAMA. PIHAK KEDUA yang tidak dapat menyelesaikan pembayaran setiap bulannya sesuai dengan waktu dan cara pembayaran. maka untuk setiap keterlambatan tidak memperpanjang jangka waktu sewa setelah masa jangka waktu sewa berakhir. maka PIHAK KEDUA akan dikenakan denda sebesar Rp. Apabila PIHAK KEDUA tetap tidak dapat menyelesaikan pembayaran hingga 6 bulan berturut-turut maka PIHAK PERTAMA dapat menahan dan/atau menarik kembali objek leasing dibawah penguasaannya hingga sisa pembayaran dapat dilunasi. PIHAK KEDUA tidak melaksanakan kewajibannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 dan PIHAK KEDUA tidak menyatakan kehendaknya untuk memperpanjang perjanjian sebagaimana di maksud dalam Pasal 4 dan Pasal 8. 5. 2. 5. 3.000. PASAL 11 BERAKHIRNYA PERJANJIAN Perjanjian ini akan berakhir apabila masa jangka waktu sewa telah berakhir sebagaimana tercantum dalam pasal 5. Apabila pada saat berakhirnya perjanjian ini.-/hari terhitung sejak setelah tanggal 7 disetiap awal bulan.

000. Apabila terjadi sengketa atas isi dan pelaksanaan perjanjian ini. yang masing-masing memiliki kekuatan hukum yang sama.Rudolofo Pare.Mukan Rasyido. S. S. .E.H. PASAL 14 LAIN-LAIN Surat Perjanjian Leasing ini bermaterai Rp 6. 2.H. S.PASAL 12 PENYELESAIAN SENGKETA 1. maka kedua belah pihak sepakat untuk memilih domisili hukum dan tetap di kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.Ihmado . PASAL 13 AMANDEMEN Apabila ada suatu perubahan yang belum diatur sebelumnya dalam kesepakatan para pihak atau belum diatur dalam surat perjanjian ini maka akan dimusyawarahkan lebih lanjut oleh para pihak dan hasil dari musyawarah tersebut akan dituangkan dalam addendum yang tak terpisahkan dari perjanjian ini. 15 Desember 2012.T. . Demikian Perjanjian ini disetujui dan dibuat. . Jakarta. kedua belah pihak akan menyelesaikannya secara musyawarah. S..Adi Perwira. Pihak Pertama Pihak Kedua (RONNY WALUYA) SAKSI-SAKSI : . (JOKO LIONO) . Apabila penyelesaian secara musyawarah tidak berhasil. serta ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan dihadiri saksi-saksi yang dikenal oleh kedua belah pihak.dan rangkap 2 (dua).

CONTOH 2 PERJANJIAN LEASING .

SH. Umur : 24 Tahun Agama : Islam Pekerjaan : Dirut PT Suzuki. Selanjutnya Perjanjian Hak Sewa Guna Usaha ini dilangsungkan dengan Syarat.syarat dan ketentuan sebagai berikut:------------------------------Pasal 1 Perjanjian Hak Sewa Guna Usaha atau yang sering disebut Leasing ini dilakukan pada tanggal 15 Desember 2012 dan berakhir pada tanggal 15 Desember 2017. Nama : Hasyim Rajo. Umur : 23 Tahun Agama : Islam Pekerjaan : Kepala Koperasi Binaan Bersama Alamat : Jln. Dan selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua (Lessor). A Yani Bandung.SE. . Nama : Hamiman. Yang selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama (Lessee). Pahlawan Kec.PERJANJIAN LEASING Yang bertanda tangan dibawah ini:-------------------------------------------1. tanggal 15 Desember 2012 kedua belah pihak sepakat. untuk melakukan Perjanjian Hak Sewa Guna Usaha (Leasing) 10 unit Motor Merk Suzuki Smash. 2. Tbk Alamat : Jln. Rawajaya Kel. Pada hari ini Sabtu. Sehingga terhitung Perjanjian Hak Sewa Guna Usaha ini lamanya Lima (5) Tahun dan tanpa perpanjangan. Kemuning Bandung.

000. baik yang disebabkan oleh Bencana Alam.000. Pasal 6 Selama Perjanjian ini berlangsung Leassor tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang mungkin terjadi pada apa yang dileasingkannya tersebut. kebakaran ataupun yang disebabkan oleh hal. tidak dalam Sengketa ataupun menjadi Jaminan. Pasal 7 Lessor menjamin bahwa Objek Perjanjian betul. Setoran per 6 bulan Sebesar Rp.000. maka Lessee wajib untuk menyerahkan dalam keadaan terpelihara dan baik pula.Pasal 2 Objek Hak Sewa Guna Usaha adalah 10 Unit Motor Merk Suzuki Smash dengan fasilitas tambahan: .betul miliknya. 60.(Sepuluh juta rupiah). . 10.Buku Service .Service selama 5 X Service Pasal 3 Leasse dan Leassor telah setuju untuk harga Sewa Guna Usaha adalah sebesar Rp.Buku panduan berkendaraan. dan bahwa selama Perjanjian .. Pasal 5 Leasse telah menerima Objek Perjanjian Hak Sewa Guna Usaha tersebut dalam keadan baik dan terpelihara dan oleh karena itu pada waktu Perjanjian ini berakhir. 140.000.. .000.hal lainnya. (Seratus Empat puluh Juta Rupiah) yang akan dibayar oleh Lessee kepada Lessor adalah dengan ketentuan sebagai berikut: DP Sebesar Rp. Pasal 4 Uang yang dibayarkan akan dibuktikan dengan Kwitansi dan Akta ditandatangani kedua belah pihak.Helm Moncong warna Hitam Polos.000.(Enam Puluh Juta Rupiah).Jaket merk Suzuki Smash . 00.

atas biaya sendiri. pembayaran pajak harus dilakukan oleh Lessee dan atas biaya sendiri. sedang dalam hal Barang tersebut dipindahtangankan kepada pihak lain.ini berlangsung Lessee tidak akan mendapat tuntutan ataupun Gugatan dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak terlebih dahulu atau turut mempunyai hak terlebih dahulu atau turut mempunyai hak atas apa yang Disewa Guna Usaha kan tersebut. Pasal 11 1) Leasse memiliki kewajiban untuk memelihara apa yang menjadi tanggung jawabnya tersebut dengan sewajarnya. Pasal 10 Lessor tidak akan mengadakan perubahan baik pengurangan ataupun penambahan pada Objek Perjanjian tersebut. berhak atau diwajibkan untuk memenuhi ketentuan atau melanjutkan Perjanjian ini sampai jangka waktu Perjanjian ini berakhir. 2) Dalam hal salah satu pihak meninggal dunia. 2) Penjagaan kebersihan. maka orang yang menggantikan posisi atau orang yang diberi tanggung jawab (kuasa) atas perjanjian ini. maka pemilik baru atas apa yang dilimpahkan tersebut harus tunduk kepada Syarat dan ketentuan yang tercantum dalam Akta ini. termasuk men-Service (baik masih dalam masa Service Gratis maupun setelah habis Service Gratis) yang menurut pertimbangan Lessee perlu dilakukan. Pasal 9 Lessee akan menepati kewajiban melakukan pembayaran apabila Jatuh Tempo Pajak. . perawatan mesin. dan merawat serta memperbaiki Objek Perjanjian tersebut. Pasal 8 1) Pejanjian Hak Sewa Guna Usaha ini tidak akan berhenti sebelum jangka waktu tersebut dalam Pasal 1 berakhir dan juga tidak akan berhenti karena salah satu pihak Meninggal Dunia atau di pindahtangankannya secara bagaimanapun atas apa yang Disewa Guna Usaha kan tersebut kepada pihak lain sebelum jangka waktu Perjanjian tersebut berakhir.

saksi serta dibuat dua rangkap dan bermaterai cukup serta mempunyai kekuatan hukum sama. Pasal 15 1) Apabila dikemudian hari timbul suatu perselisihan didalam melaksanakan isi Akta ini. 2) Jika cara Musyawarah ini tidak dapat dihasilkan suatu penyelesaian. maka hendaknya itu harus diberi tahukan kepada dan mendapat persetujuan tertulis dari pihak lainnya. maka Lessee diwajibkan untuk menyerahkan kembali kepada Lessor tentang apa yang dijadikan Objek dalam perjanjian ini kepada Lessor dengan keadaan baik. Demikian Perjanjian Hak Sewa Guna Usaha ini dibuat serta ditandatangani oleh kedua belah Pihak dan dihadiri oleh Saksi.Pasal 12 Dalam hal satu pihak berkehendak untuk memperpanjang jangka waktu Perjanjian yang disebut dalam pasal 1 dalam Akta ini. Pasal 14 Jikalau Perjanjian ini berhenti karena habis jangka waktunya dan tidak dilanjutkan lagi menurut ketentuan dalam Pasal 13 tersebut. 15 Desember 2012 LESSEE LESSOR . maka Lessee tidak berhak untuk meminta kembali uang yang telah disetorkan. maka kedua belah pihak telah Sepakat menyerahkan persoalan kepada Pengadilan Negeri Klas IA Bandung. dalam waktu tiga bulan sebelum jangaka waktu Perjanjian tersebut berakhir. dan memilih domisili hukum dan tetap pada Kantor Panitera Pengadilan tersebut. maka kedua belah pihak harus berusaha untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara Musyawarah. Bandung. dan tidak dapat ditagih kembali. Pasal 13 Bila mana Perjanjian ini belum berakhir Lessee memutuskan Perjanjian tersebut.

S..) 3...... 1........) 2.....HAMIMAN.......) .. SAKSI-SAKSI: 1.. Rio (.... HASYIM RAJO.H.... ) 2..... Heri (....... Kino (........... S..E......... Toni (.......

baik karena Pengakuan Hutang. PASAL 3 Jaminan ini tidak dapat dianggap terpenuhi dengan pembayaran atau . PASAL 2 PENJAMIN dengan ini melepaskan untuk kepentingan Lessor semua hak untuk dilunaskan lebih dahulu atau pembagian hutang (eerdere uitwinning en schuldsplitsing) dan segala hak utama dan eksepsi yang oleh UndangUndang diberikan kepada seorang PENJAMIN.PENJAMINAN PERUSAHAAN (CORPORATE GUARANTEE) [KOMPARISI PENJAMIN] (untuk selanjutnya akan disebut juga ―PENJAMIN‖) [KOMPARISI. 1837. baik karena Jaminan Bank. endossante. diantaranya tetapi tidak terbatas pada ketentuan-ketentuan ying disebut dalam pasal-pasal 1430. semua jumlahjumlah uang yang sekarang atau pada suatu waktu akan terhutang oleh Lessee kepada Lessor karena sebab apapun juga. 1847. promesse. Notaris. akseptasi atau surat dagang lainnya yang ditandatangani oleh Lessee sebagai acceptante. hutang pokok. untuk selanjutnya dalam perjanjian ini disebut PERJANJIAN LEASING. yang dibuat dihadapan saya. penarik atau avaliste atau berdasarkan apapun juga. LESSOR ATAU KREDITUR] (untuk selanjutnya disebut ―Lessor‖) Para penghadap bertindak untuk diri sendiri dan sebagaimana tersebut terlebih dahulu menerangkan dalam akta ini: -Bahwa ―PENJAMIN‖ mengikatkan diri untuk menjamin pembayaran semua jumlah uang yang sekarang atau dikemudian hari terhutang dan wajib dibayar oleh Perseroan Terbatas … (untuk selanjutnya dalam akta ini akan disebut juga ―Lessee‖) kepada ―Lessor‖ atas fasilitas leasing sejumlah Rp. penambahanpenambahannya. berikut segala perubahan-perubahannya. 1833. bunga dan biaya-biaya lain.1848 dan pasal 1849 dari Kitab UndangUndang Hukum Perdata Indonesia. … dalam bentuk Finance Lease sebagaimana ternyata dari akta PERJANJIAN LEASING tertanggal … nomor …. 1831. surat-surat wesel. 1843. -Berhubung dengan hal-hal tersebut diatas. maka PENJAMIN menyetujui untuk memberikan jaminan untuk kepentingan Lessor berdasarkan syaratsyarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: PASAL 1 PENJAMIN dengan ini menjamin dan berjanji secara tidak dapat ditarik kembali dan tanpa syarat untuk membayar sepenuhnya kepada Lessor atas permintaan pertama dari Lessor kepada PENJAMIN. perpanjangan-perpanjangannya dan pembaharuanpembaharuannya.

PASAL 7 Setiap pemberitahuan atau tagihan berdasarkan jaminan ini dianggap telah diterima secara sebagaimana mestinya kepada PENJAMIN dengan dikirimkannya pemberitahuan ataupun tagihan tersebut dengan pos yang ditujukan kepada PENJAMIN dengan alamat sebagai berikut: . dan untuk itu membebaskan Lessor dari segala akibat yang timbul. Kelalaian pelaksanaan syarat dan ketentuan dimaksud diatas sepenuhnya dan tanggung jawab PENJAMIN sepenuhnya.40 TAHUN 2007] Undang-Undang Nomor 40/2007 tentang Perseroan Terbatas. c.1 TAHUN 1995. bahwa PENJAMIN berhak penuh untuk membuat dan melaksanakan jaminan yang termaktub dalam akta ini dan jaminan ini merupakan kewajiban yang sah dan mengikat dari PENJAMIN yang dapat dilaksanakan berdasarkan syarat-syarat tersebut. baik di dalam Pengadilan atau dimanapun juga. baik berupa hutang pokok. bahwa tidak ada perkara atau perkara administrasi dihadapan badan peradilan yang sekarang berjalan atau yang sepengetahuannya PENJAMIN dapat mempunyai pengaruh yang mengancam harta kekayaan PENJAMIN atau yang dapat mempunyai pengaruh yang tidak baik atas usaha dan/atau harta kekayaan dan/atau keadaan keuangan PENJAMIN. PASAL 5 PENJAMIN dengan ini menjamin Lessor : a. PASAL 6 PENJAMIN dengan ini memberi kuasa yang tidak dapat ditarik kembali dan yang tidak akan berakhir karena sebab apapun yang tercantum dalam pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia kepada Lessor untuk pada setiap saat membebani rekening PENJAMIN (bilamana ada) pada kantor Lessor atau pada setiap cabang kantor Lessor dimanapun juga. b. bahwa PENJAMIN berjanji dan mengikatkan diri untuk memenuhi dan melaksanakan dengan sebagaimana mestinya tentang syarat dan ketentuan yang diatur dalam Pasal 88 [UUPT YANG LAMA UU NO. sesuaikan dengan UU NO. bagi PENJAMIN dan mereka yang menerima hak dari PENJAMIN (rechtsverkrijgenden) adalah suatu hutang yang tak terbagi (ondeelbare schuld). PASAL 4 Pembukuan dari Lessor mengenai jumlah uang yang sewaktu-waktu terhutang oleh Lessee kepada Lessor dan yang wajib dibayar oleh Lessee kepada Lessor berdasarkan PERJANJIAN LEASING atau berdasarkan apapun juga merupakan bukti yang sempurna dan mengikat dalam segala hal terhadap PENJAMIN.penyelesaian sebagian dari jumlah-jumlah uang yang terhutang oleh Lessee kepada Lessor akan tetapi adalah jaminan terus-menerus dan meliputi semua jumlah atau jumlah-jumlah uang yang sewaktu-waktu yang terhutang oleh Lessee kepada Lessor menurut PERJANJIAN LEASING atau karena sebab apapun juga. bunga maupun biayabiaya lain. tanpa mengurangi setiap hak yang mungkin akan diperoleh oleh Lessor berdasarkan jaminan ini serta berdasarkan Undang-Undang dan berdasarkan setiap upaya hukum lain untuk mendapatkan kembali jumlah yang mungkin masih tersisa. untuk memenuhi jaminan yang diberikannya berdasarkan akta ini. Jumlah yang pada suatu saat karena sebab apapun juga terhutang oleh Lessee kepada Lessor.

.Pasal 2 Harga sewa untuk jangka waktu selama……………. untuk penerimaan uang mana akta ini berlaku pula seba-gai tanda penerimaannya…………………………………… ———————— Pasal 3 Penyewa telah menerima apa yang disewanya tersebut dalam keadaan terpelihara baik dan oleh karena itu pada waktu sewa menyewa ini . Selanjutnya akan disebut Pihak Kedua (Penyewa)……… Para penghadap menerangkan lebih dahulu dalam akta ini bahwa Pihak Pertama telah menyewakan kepada Pihak Kedua yang telah menerima sewa dari Pihak Pertama : Selanjutnya sewa menyewa ini dilangsungkan dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: ————————. PASAL 9 PENJAMIN menerangkan bahwa untuk akta ini dan segala akibatnya serta pelaksanaannya..Pada hari ini. .. Notaris kenal dan nama-namanya akan disebut pada akhir akta ini : 1. Notaris di ……………..Sarjana Hukum. Pemberitahuan kepada PENJAMIN dari Lessor dianggap diterima 48 (empat puluh delapan) jam setelah dimasukkan dalam pos dan adalah cukup bilamana ditandatangani oleh penjabat atau wakil dari Lessor dan pemberitahuan-pemberitahuan tersebut cukup dibuktikan dengan surat yang memuat tagihan tersebut diberi alamat sebagaimana mestinya dan dimasukkan dalam kantor pos. dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang telah dikenal oleh saya. memilih tempat kedudukan hukum yang umum dan tetap di Kantor Panitera Pengadilan Negeri … -PENUTUP AKTA. jumlah uang mana telah dibayar oleh Pihak Kedua kepa-da Pihak Pertama sebelum penandatanganan akta ini.… kecuali pemberitahuan tertulis terhadap perubahan alamat ini telah terlebih dahulu diberikan kepada Lessor. yang berkedudukan di Soreang dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang saya. Notaris di ………. …………………. PASAL 8 Pemberian Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) yang diatur dalam akta ini tidak dapat diakhiri/dicabut oleh PENJAMIN tanpa persetujuan tertulis dari Lessor.Berhadapan dengan saya. .. tahun. dan akan dimulai pada tanggal demikian akan berakhir pada tanggal ————————.PERJANJIAN SEWA MENYEWA Nomor: …. tahun tersebut sebesar………………………………………………………. sarjana Hukum.. Selanjutnya akan disebut Pihak Pertama (Yang Menyewakan) 2.Pasal 1 Sewa menyewa ini dilangsungkan untuk jangka waktu ……………………………. …….

(Water Closet) harus dilakukan oleh Pihak Kedua dan atas biaya . keretakan pada dinding atau kerusakan pada konstruksi bangunan tersebut dan hal-hal lainnya diluar kesalahan Pihak Kedua atau karena bencana alam pada umumnya ————————.Pasal 5 Pihak Pertama menjamin Pihak Kedua tentang apa yang disewakannya tersebut betul adalah hak dan miliknya sendiri. sedang dalam hal bangunan tersebut dipin-dahtangankan kepada pihak lain. asal saja tidak merusak atau merubah konstruksi bangu¬nan tersebut dengan ketentuan setelah jangka waktu persewaaan ini berakhir. maka para ahli waris yang meninggal dunia berhak atau diwajibkan untuk memenuhi ketentuanketentuan atau melanjutkan sewa menyewa ini sampai jangka waktu persewaan terse¬but berakhir. kebakaran. wajib dipikul dan dibayar oleh Pihak Kedua. dan bahwa selama sewa menyewa ini berlangsung. termasuk mengecat dindingdinding yang menurut pertimbangan Pihak Kedua perlu dilakukan Penjagaan kebersihan tempat air.berakhir. atas biayanya sendiri. tidak menjadi jaminan sesuatu hutang. Pihak Kedua tidak akan mendapat tuntutan dan/atau gangguan dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak terlebih dahulu atau turut mempunyai hak atas apa yang disewa-kan tersebut. maka segala perubahan dan/ atau penambahan pada bangunan tersebut menjadi hak dan miliknya Pihak Pertama.C. disebabkan oleh gempa bumi. ———————— Pasal 4 Selama persewaan ini berlangsung Pihak Kedua tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kemusnahan yang mungkin terjadi pada apa yang disewakannya terse¬but. maka pemilik baru atas apa yang disewakan tersebut harus tunduk kepada syarat-syarat dan ketentuan yang tercantum dalam akta ini ———————– Pasal 7 Pembayaran rekening telepon.Pasal 6 Perjanjian sewa menyewa ini tidak akan berhenti sebelum jangka waktu tersebut dalam Pasal 1 berakhir dan juga tidak akan berhenti karena salah satu pihak meninggal dunia atau dipindahtangankannya secara bagaimanapun atas apa yang disewakan tersebut kepada pihak lain sebelum jangka waktu persewaan tersebut berakhir Dalam hal salah satu Pihak meninggal dunia. pembuangan air dan W. kecuali barang-barang dan/atau bahan-bahan yang sifat-nya tidak melekat pada dinding tetap menjadi milik Pihak Kedua ————————. maka ia wajib untuk menyerahkan kembali dalam keadaan terpelihara baik pula……………………………………………………………. karenanya Pihak Kedua dengan ini dibebas-kan oleh Pihak Pertama mengenai hal-hal tersebut ————————.Pasal 9 Pihak Kedua diwajibkan untuk memelihara apa yang dise-wanya tersebut dengan sewajarnya. air selama sewa menyewa ini berlangsung. sedangkan Pajak wajib dipikul dan dibayar oleh ———————– Pasal 8 Pihak Kedua diperbolehkan untuk mengadakan peruba-han-perubahan dan/atau penambahan-penambahan pada ruangan tersebut sesuai dengan kebutuhan Pihak Kedua. tanpa kewajiban untuk mem-bayar ganti rugi berupa apapun kepada Pihak Kedua.

Pasal 14 Bilamana persewaan ini belum berakhir Pihak Kedua memutuskan persewaan tersebut. tentang aturan ganti rugi maka Pihak Kedua sekarang ini juga untuk nanti pada waktunya yaitu dalam hal Pihak Kedua melalaikan kewajibannya untuk menyerahkan kem¬bali apa yang disewanya tersebut dalam keadaan kosong berikut kunci-kunci selengkapnya pada waktu sewa menyewa ini berakhir memberi kuasa kepada Pihak Pertama dengan hak substitusi dan asumsi untuk : a. dan menjadi miliknya Pihak Pertama yang tidak dapat ditagih kembali oleh Pihak Kedua dan diang-gap sebagai ganti rugi karena berakhirnya perjanjian ini. sehingga tidak diperlukan teguran dengan surat juru sita atau surat-surat semacam itu. maka Pihak Kedua tidak berhak untuk meminta kembali uang sewa yang belum terpakai. Mengeluarkan semua barang dan perabot yang terda-pat didalam bangunan tersebut. baik sebagian maupun seluruhnya kepada pihak lain.———————— Pasal 10 Pihak Kedua dilarang mempergunakan apa yang disewa-nya tersebut untuk keperluan lain. selain dari pada untuk ———————— Pasal 11 Pihak Kedua tidak diperkenankan dengan cara apapun juga mengulang sewakan atau mengalihkan hak sewanya tersebut. dalam waktu tiga bulan sebelum jangka waktu persewaan tersebut berakhir ————————. ———————— Pasal 15 Jikalau sewa menyewa ini berhenti karena habis jangka waktunya dan tidak dilanjutkan (disambung) lagi menurut ketentuan dalam Pasal 13 tersebut. maka kehendaknya itu harus diberi-tahukan kepada dan mendapat persetujuan tertulis dari pihak lainnya. b. maka Pihak Kedua diwajibkan untuk menyerahkan kembali kepada Pihak Pertama tentang apa yang disewanya tersebut dalam keadaan kosong (tidak dihuni oleh siapapun juga). maka Pihak Kedua dianggap lalai. ————————. tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak Pertama ———————— Pasal 12 Pihak Kedua diwajibkan atas perongkosannya sendiri memenuhi segala ketentuan dari yang berwenang menge-nai orang yang menjalankan sesuatu usaha atau mendiami sesuatu rumah beserta pekarangannya ———————— Pasal 13 Dalam hal salah satu pihak berhendak untuk memperpan-jang jangka waktu sewa menyewa yang disebut dalam Pasal 1 dari akta ini. baik kepunyaan Pihak Kedua maupun kepunyaan .Pasal 16 Tanpa mengurangi apa yang tersebut diatas dalam Pasal 14. Jika Pihak Kedua tidak memenuhi kewajibannya tersebut. maka untuk tiap-tiap hari kelalaiannya Pihak Kedua dikenakan ganti rugi sebesar yang harus dibayar dengan seketika dan sekaligus lunas kepada dan ditempat/dikantor Pihak Pertama serta de¬ngan kwitansi dari Pihak Pertama atau wakilnya yang sah. Mengeluarkan Pihak Kedua dan/atau pihak lain yang menempati ruangan tersebut. kelalaian mana dibuk-tikan dengan lewatnya waktu yang telah ditentukan terse¬but.

di Kantor Panitera Pengadilan Negeri Para Penghadap dikenal oleh saya. pihak-pihak telah memilih tempat kediaman hukum (domisili) yang umum dan tetap. ——————– DEMIKIANLAH AKTA INI . Menjalankan segala tindakan yang perlu dan berguna agar dapat menerima kembali apa yang disewakan tersebut dalam keadaan kosong berikut kunci-kunci selengkapnya Satu dan lainnya atas perongkosan dan risiko dari Pihak Kedua sepenuhnya Akhirnya para pihak menerangkan . Notaris. bahwa ongkos akta ini berikut salinannya dibayar oleh Bahwa mengenai akta ini.pihak lain c. pelaksanaannya dan segala akibat yang mungkin timbul dari akta ini. Jika perlu menghubungi dan dengan bantuan pihak yang berwajib untuk melaksanakan ketentuan sub (a) dan (b) tersebut. d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful