P. 1
Pendidikan perencanaan masa depan

Pendidikan perencanaan masa depan

|Views: 116|Likes:
Published by Rino Hlsby
Sehubungan dengan adanya kesempatan ini , dan juga berlatar belakangkan bahwa 41,2 persen dari total jumlah pengangguran di Indonesia adalah pelajar.
Di negara maju, para orang tua dan sekolah sudah membiasakan anaknya merencanakan masa depan sejak kecil. Keluarga sebagai tempat pertama dan utama mempelajari kehidupan telah terbiasa dengan apa yang disebut "perencanaan" (planing).
Anak-anak di negara maju telah belajar dari orang tua mereka tentang pentingnya dan keterampilan merencanakan masa depan. Dengan perencanaan yang disusunnya, maka hari-hari yang dilalui sang anak merupakan upaya dan ikhtiar mewujudkan tujuan dan rencana yang telah dibuatnya.
Sehubungan dengan adanya kesempatan ini , dan juga berlatar belakangkan bahwa 41,2 persen dari total jumlah pengangguran di Indonesia adalah pelajar.
Di negara maju, para orang tua dan sekolah sudah membiasakan anaknya merencanakan masa depan sejak kecil. Keluarga sebagai tempat pertama dan utama mempelajari kehidupan telah terbiasa dengan apa yang disebut "perencanaan" (planing).
Anak-anak di negara maju telah belajar dari orang tua mereka tentang pentingnya dan keterampilan merencanakan masa depan. Dengan perencanaan yang disusunnya, maka hari-hari yang dilalui sang anak merupakan upaya dan ikhtiar mewujudkan tujuan dan rencana yang telah dibuatnya.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Rino Hlsby on Jan 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/22/2013

pdf

text

original

Berbagi Kasih Dengan Sesama melalui Pendidikan Perencanaan Masa Depan

DISUSUN OLEH : Fransisca Risny Sehubungan dengan adanya kesempatan ini , dan juga berlatar belakangkan bahwa 41,2 persen dari total jumlah pengangguran di Indonesia adalah pelajar. Di negara maju, para orang tua dan sekolah sudah membiasakan anaknya merencanakan masa depan sejak kecil. Keluarga sebagai tempat pertama dan utama mempelajari kehidupan telah terbiasa dengan apa yang disebut "perencanaan" (planing). Anak-anak di negara maju telah belajar dari orang tua mereka tentang pentingnya dan keterampilan merencanakan masa depan. Dengan perencanaan yang disusunnya, maka harihari yang dilalui sang anak merupakan upaya dan ikhtiar mewujudkan tujuan dan rencana yang telah dibuatnya. Berbeda halnya dengan anak-anak di negara berkembang seperti Indonesia. Anakanak belum terbiasa dan tidak terampil membuat rencana.Bahkan mereka tidak tau ingin jadi apa dikemudian hari .Hari-harinya diisi dengan aktivitas atau kegiatan yang tidak terarah.Biasanya asal ikut-ikutan.Ada juga yang menghabiskan waktu dengan kegiatan bermain tanpa tujuan. Mengingat betapa pentingnya masalah karier dalam kehidupan manusia, maka sejak dini anak perlu dipersiapkan dan dibantu untuk merencanakan hari depan yang lebih cerah, dengan cara memberikan pendidikan dan bimbingan karier yang berkelanjutan, yang tidak didapatkan pelajar Indonesia di bangku sekolah . Oleh karena hal tersebut diatas, saya bersama teman memilih untuk memberikan pengajaran tentang hal tersebut kepada anak anak panti asuhan , melalui kegiatan ini pun kami pun dapat berbagi kasih dalam bentuk ilmu dan juga ikut turut terjun dan bergaul dengan anak anak panti, selain itu kami dapat mengenal paroki tempat panti asuhan berada “ st marinus “ baik dalam bentuk kegiatan bagi anak panti sampai peran paroki terhadap panti asuhan dan sekolah – sekolah anak panti asuhan. Sebelum kegiatan kami telah banyak kegiatan yang serupa dengan kegiatan kami baik diadakan oleh mahasiswa maupun yayasan yayasan tertentu, hal ini membuktikan bahwa banyak yang ingin berbagi kasih kepada mereka dalam bentuk yang beragam . Di harapkan melalui kegiatan berbagi kasih kami ,anak panti dapat merumuskan pekerjaan, profesi dan karier serta strategi meraihnya sejak masih dibangku sekolah. Hal tersebut sangat penting untuk meraih akhir (ending of study) yang lebih baik dalam rangka menciptakan masa depan yang gemilang sesuai dengan kehendak Tuhan

B. Ringkasan : Kegiatan kami dilaksanakan di “panti asuhan benih kasih” yang beralamatkan di Jl. Madya Gading Pantai 2 - Kenjeran, Surabaya.Panti asuhan ini saat ini mengasuh dua puluh anak dan semua nya laki – laki dengan kisaran umur 14-18 tahun.Sebagian besar dari mereka bersekolah di SMKK ST. Louis Surabaya yang beralamatkan di Jl. Tidar No. 117. Surabaya,
lokasi sekolah mereka cukup jauh dari panti namun mereka tetap menggunakan sepda untuk menuju ke sekolah.Dalam kegiatan kami , kami membagi kegiatan kami dalam 5 sesi dalam 3

hari , kami juga membagi anak panti yang berjumlah 20 kedalam 4 kelompok dimana masing masing dari kami mengajar 5 orang anak . Pada pertemuan pertama (kamis 15 november 2012),kegiatan mengajar ini dimulai dari pukul 17.00 . Kami memberikan materi tentang “MIND MAP”Dalam bidang pendidikan Mind Map mempunyai kegunaan yang angat besar,
terutama untuk belajar dan mengajar.Untuk keperluan belajar, Mind Map sangat bermanfaat pada saat kita meringkas, mencatat, dan kaji ulang.Untuk keperluan mengajar, mempersiapkan materi pengajaran, dan manajemen waktu pengajaran. Penggunaan Mind Map untuk keperluan belajar dan mengajar akan sangat membantu proses belajar itu sendiri. Pendidikan berkualitas akan menentukan kemajuan bangsa dan negaranya,selain untuk itu tujuan utama mind map yang kami berikan adalah guna membuat perencanaan kegiatan dan mengetahui secara lebih objektif kelebihan dan kekuarangan Anda atau apa pun yang berkenaan dengan rencana hidup Anda, baik yang berhubungan dengan karier, pendidikan,terutama cita cita , karena tanggung jawab meraka sebagai anak panti sangat besar guna kehidupan mereka di daerah asal mereka kelak dan bagi masa depan mereka . Hal yang dicapai adalah anak anak dapat membuat mind map untuk merencanakan masa depan mereka , kegiatan kami selesai pada pukul 19.00. Pada pertemuan kedua materi

yang kami berikan adalah tentang“ KEWIRAUSAHAAN “ karena sejak awal anak panti di arahkan untuk mandiri dan siap dalam dunia kerja , sementar ternyata banyak dari meraka yang asing dengan kata berwirausaha , padahal banyak hal yang dapat menjadikan masa depan mereka lebih baik melalui berwirausaha juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia terutama bagi kampong halaman mereka masing masing. Hal yang dicapai dalam pertemuaan kedua adalah mereka dpat merancang usaha apa yang mereka ingin lakukan kelak. Pada pertemuan terakhir kami memberikan film yang berisikan biografi wirausahawan sukses “ Ir ciputra” guna memberikan motivasi mereka . hal yang dicapai adalah mereka dapat memetik banyak pelajaran dari kesuksesan Ir ciputra dimana dia sukses di dalam Tuhan melalui sharing di akhir kegiatan.

C. Pendahuluan: Dalam kegiatan kami , kami memilih paroki ST.Marinus , karena terletak dekat dengan kampus , kami ingin berusaha memajukan paroki terutama anak – anak muda yang aktif disana , dan ternyata rata rata mereka anak dari panti asuhan benih kasih yang terletak di dekat paroki , dengan memberikan pengetahuan non formal ( tambahan) yang berguna bagi

mereka untuk menentukan masa depan mereka. Karena seiring berjalan nya waktu keadaan yang sangat memprihatinkan dimana anak muda kita kurang memperhatikan diri dan tidak tau akan jadi apa mereka kelak. Diharapkan dengan tugas mengabdi untuk sesama ini kami bisa membagiakan pengetahuan kami yang mungkin kelak akan berguna bagi masa depan anak anak, dan semoga anak anak bisa mendapat banyak hal yang bermanfaat bagi masyarakat. Dalam kegiatan kami di panti ini kami berusaha menjadi teman mereka sehingga kami dapat lebih mudah akrab dan materi dapat tersampaikan dengan baik.Kami juga berharap belajar banyak dari anak anak panti mulai dari berbagi kasih , hingga mempelajari latar belakang mereka yang unik dan penuh perbedaan , agar berguna bagi kami kelak . dan kami pun belajar untuk saling membantu ,ketika suatu hari nanti ketika kami dan mereka menghadapi kesulitan. Sebelum memulai kegiatan nya, kami berkonsultasi dengan bruder yang ada di panti asuhan benih kasih guna mengenal mereka lebih dekat mulai dari mengenal siapa mereka sampai apa yang mereka butuhkan dan dapat kami bantu .

A. Situasi lingkungan paroki, wilayah atau lingkungan. Situasi lingkungan paroki sangat baik terutama bagi menunjang perkembangan anak anak panti asuhan , anak anak panti asuhan dapat berkarya dan berperan serta penting di dalam paroki , yang tentunya sangat baik bagi kemajuan paroki . selain itu anak anak panti pun dapat bersosialisasi secara baik dengan masyarakat paroki melalui berbagai kegiatan yang di adakan paroki misalnya kegiatan novena keliling dengan tema ulang tahun paroki guna membangun persaudaraan dengan umat seiman setiap wilayah. Pada saat ini romo bersama dengan para staf gereja sedang mengajak para umat untuk berpartisipasi dan ikut ambil andil dalam kegiatan paroki dimana anak anak dapat terlibat dan berinteraksi secara langsung , dan anak anak pun dapat menarik minat agar umat lebih berperan aktif karena dirasa kurang para umat untuk aktif, terutama bagi para muda mudi disana .Namun ada hal positif yang patut kita contoh yaitu para umat dari paroki Santo Marinus Yohanesini telah memiliki kesadaran yang cukup tinggi untuk membantu sesama ini terbukti dari banyak nya donator yang menyumbang ke panti asuhan benih kasih , dan laporan hasil sumbangan pun secara terbuka selalu diumumkan setiap minggu seusai misa. b. Kebutuhan paroki, wilayah atau lingkungan yang paling mendesak Kebutuhan yang paling mendesak bagi paroki ST. Marinus adalah tenaga para pemuda yang aktif membantu bagi kemajuan paroki terutama panti asuhan benih kasih , karena kondisi saat ini banyak para pekerja yang dinilai sudah kurang mampu untuk membantu di paroki dan panti karena terlalu tua, sementar para pemuda masih kurang terlibat aktif , sehingga banyak hal yang mungkin dapat menjadi lebih baik jika ditangani oleh para pemuda didalam berbagai bidang kegiatan sosial yang bersifat lingkungan ,paroki maupun panti. contohnya saja pada kegiatan yang dirancang untuk pemuda seperti mudika,rekat kurang mendapatkan perhatian sehingga jarang sekali ada kegiatan dari mudika dan rekat bahkan rata rata yang aktif dalam kegiatan kepemudaan hanyalah anak anak panti asuhan benih kasih . contohnya pada misa natal kemarin anak anak panti asuhan turut membagikan kertas misa , dll . dan kebutuhan panti asuhan yang paling mendesak juga tenaga yang merawat dan membimbing anak anak panti , karena para bruder pun sering keluar kota untuk berbagai acara dan sering meninggalkan panti asuhan , sehingga pengawasan bagi kegiatan anak panti pun longgar . sehingga sering kali banyak anak panti yang melanggar berbagai macam aturan seperti pulang larut , sehingga kegiatan kegiatan pembelajaran non formal pun juga merupakan kebutuhan mendesak untuk mengisi kegiatan kegiatan anak anak panti , terutama kegiatan yang berguna bagi masa depan anak panti kelak.

c. Apa tujuan kegiatan saudara (seperti yang diusulkan dalam praktek nanti) sebagai solusi bagi persoalan yang ditemui. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu anak panti asuhan agar dapat merencanakan dengan baik mau jadi apa mereka nantinya , karena mereka memiliki tanggung jawab yang besar bagi masa depan mereka sendiri serta bagi keluarga di kampung halaman, karena sebagian besar anak panti yang tidak memilih untuk melanjutkan bersekolah di seminari akan dikembalikan ke kampong halaman mereka oleh paroki , oleh karena itu diharapkan anak panti telah di bekali berbagai ilmu agar siap untuk terjun langsung di masyarakat kelak . oleh karena itu kami memilih memberikan ilmu tentang perencanaan masa depan kepada anak panti . D. Kronologis Kegiatan: (deskripsi kegiatan, Naratif) - Per minggu (per pertemuan): diberi keterangan hari, tanggal, waktu Nb: ada 3 pertemuan yang dibagi ke dalam 5 sesi I. sesi pertama a. Waktu : kamis, 15 november 2012 b. Jam: 17.00 – 18.00 c. Kami datang ke lokasi 15 menit sebelum di mulai , dan kami berbicang bincang dengan bruder mengenai jadwal kegiatan anak anak panti , sambil menunggu anak anak panti mempersiapkan tempat untuk kegiatan kami . Kegiatan kami diawali dengan pembukaan dari bruder untuk memperkenalkan kami kepada anak anak panti . Bruder juga memberikan pesan kepada anak panti untuk bersikapsopan , dan juga member tanggung jawab kepada ketua anak anak panti agar kegiatan kami dapat berjalan dengan lancar. Selain itu Bruder selaku penanggung jawab dari panti asuhan benih kasih mengucapakan terimakasih kepada kami karena telah menyempatkan diri untuk berbagi ilmu yang diharapkan akan berguna bagi masa depan anak anak panti yang mayoritas sudah telah menempuh jenjang SMK , sehingga sangat membutuhkan bekal yang mantap guna masa depan mereka dan , meskipun ada yang masih bersekolah di SMP Selanjut nya kami memulai acara dengan doa yang dipimpin salah satu rekan kami , setelah itu kami memperkenalkan diri satu persatu dan juga menjelaskan maksud dan tujuan kami.Setelah itu pun kami melakukan pembagian kelompok secara acak menjadi empat kelompok dengan masing beranggotakan 5 anak.Namun karena tidak semua hadir dikarenakan mereka memiliki kegiatan lain , salah satunya ada 2 orang siswa yang sedang mendapatkan scorsing berupa live in di malang .Kemudian stelah selasai membagi kelompok kami mulai memasuki kelompok yang telah kami bagi berdasarkan secara acak. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalkan didalam kelompok kami berkenalan satu sama lain. Kemudian saya membuka dengan menanyakan apakah teman teman mengenal kata mind map , namun ternyata kata tersebut sangat asing bagi mereka. Setelah itu saya mempresentasikan materi tentang mind map dan sharing tentang pengalaman saya dalam bentuk mind map , kami pun dapat berinteraksi dengan rileks dengan anak anak , sehingga mereka dapat antusias bertanya tentang mind map.Pada kesempatan ini juga saya menjelaskan cara belajar yang menyenagkan dengan mind map , bahkan saya menunjukan berbagai macam mata pelajaran yang rata rata di benci oleh anak anak panti dalam bentuk mind map , sehingga mereka mulai tertarik dengan metode mind map. Setelah semua materi saya sampaikan kami memberikan waktu bagi anak panti untuk beristirahat sambil menikmati

snack yang kami bawa , sambil bercengkrama dan sharing mengenai apa yang mereka inginkan di masa depan. II. Sesi Kedua a. Waktu : kamis, 15 november 2012, b. Jam: 18.00 – 19.00 c. Life action Satu jam setelah sesi pertama sesi kedua dimulai , yaitu live action session . live action session merupakan sesi dimana mereka langsung menerapkan apa yang sudah kami berikan dalam sesi satu .pada sesi satu anak anak sudah menjelaskan impian mereka , pada sesi kedua ini kami menugaskan anak anak untuk menuliskan impian mereka mulai dari bagaimana meraihnya sampai impian itu tercapai dalam bentuk mind map . Sebelum nya kami memberikan contoh kepada mereka mengenai penulisan yang benar tentang cara yang benar dalam menulisan mimpi mereka , contoh yang kami buat pun adalah pengalaman pribadi kami. Mereka sangat antusias dalam mengikuti sesi kali ini kami menyediakan banyak pilihan warna agar mereka bisa memberi hiasan warna pada rencana masa depan mereka dengan lebih menarik dan mungkin bisa menjadi sebuah motivasi bagi mereka di masa sekolah. Kami juga menyarankan mereka untuk menyimpan gambar mind map nya supaya kelak ketika terwujud mereka dapat berbagi cerita kepada masyarakat bahwa mereka sudah merencanakannya sejak dulu .sebelumnya kami juga menjelaskan mengenai apa saja yang harus dipersiapkan guna mencapai impian tersebut seperti modal yang harus mereka miliki , dan yang perlu digaris bawahi adalah kami menekankan bahwa modal tidaklah harus dalam bentuk uang kepada anak anak panti , bahkan keberanian,ketekunan, dll itu adalah modal utama untuk meraih mimpi .Mereka pun mulai mngejerjakan mind map dengan kertas yang kami berikan, dan alat pewarna yang kami sediakan untu mereka berkreasi di dalam mind map. Kemudian setelah selesai mereka mempresentasikan mind map mereka , sambil sharing dengan kami , rata rata mereka melaksanakan apa yang kami katakana pada sesi satu bahwa hobi bisa menjadi landasan masa depan mereka , sehingga mind map mereka berlandaskan pada hobi mereka , dan cita cita mereka tentunya berhubungan dengan hobi mereka. Presentasi mind map pun dilakukan dengan mengabungkan 2 kelompok agar teman teman banyak yang mengerti dan memahami apa yang mereka inginkan di kemudian hari .setelah mereka menjelaskan kepada kami impian mereka satu persatu dari semua yang telah mereka jelaskan mereka menjelaskan bahwa mereka ingin sekali membahagiakan orang tua mereka dan menjadi anak yang membanggakan bagi kampung halaman mereka masing masing serta dapat memajukan potensi di kampung halaman mereka. Dan kegiatan pun kami akhiri dengan doa dari perwakilan anak panti d. Hasil pada pertemuan tersebut adalah anak anak dapat lebih jelas mengenali potensi diri dan menata berbagai potensi diri secara terarah dan runtut dalam mind map yang akan menjadikannya sebagai pondasi guna masa depan mereka III. Sesi Ketiga a. Waktu : sabtu, 17 november 2012 b. Jam: 17.00 – 18.00 c. Uraian secara deskriptif atau narasikan jalannya pertemuan • Kegiatan kali ini saya kami tetap mengawali dengan doa , setelah itu kami menggunakan metode yang sama dengan kegiatan kemarin dalam hal pembagian kelompok . namun kelompoknya berbeda dengan kemarin karena kami acak kembali , jumlah aak yang hadir pun bertambah , meski belum lengkap. Setelah itu kami kemi kembali memperkenalkan diri , karena ada anak anak yang baru mengikuti kegiatan

kami pada sesi ketiga ini . Materi yang kami berikan pada sesi ketiga ini adalah entrepreneurship atau kewirausahaan ..Setelah itu kami masuk kedalam kelompok yang telah dibagi . Nampaknya lagi lagi mereka asing dengan kata itu .kami mengambil materi tentang kewirausahaan karena saat ini hal itulah yang sedang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Saya mendapatkan kelompok yang cukup antusias untuk menjadi pengusaha , dan saya kembali mangajarkan kepada mereka bahwa dalam dunia usaha modal utama bukanlah uang , seperti yang saya katakan pada sesi sebelumnya . saya pun membuat presentasi yang masih berhubungan dengan pertemuan di sesi sebelumnya yaitu bahwa rancangan masa depan mereka kemarin dapat dijadikan sebagai peluang usaha, karena dunia usaha itu sangat luas . saya pun menjelaskan berbagai macam tips dan trick bagi mereka untuk memulai usaha , bahkan usaha pun bisa dilakukan sejak saat itu juga. Saya juga menjelaskan mengenai public speaking karena dalam dunia berwirausaha public speaking merupakan modal gratis yang sangat penting. Setelah selesai presentasi kami pun saling membuka sesi tanya jawab , dan saya pun sempat sharing tentang usaha yang sempat saya lakukan ketika SMA. Mereka menjadi semakin tertarik karena pengalaman saya dalam dunia wirausaha ketika SMA. Setelah sesi tanya jawab selesai kami kembali memberikan waktu istirahat bagi mereka dan kembali memberikan snack bagi mereka , selama waktu istirahat kami menugaskan anak anak untuk merancang usaha apa yang dapat mereka lakukan , dengan menggunakan modal modal gratis yang sudah saya terangkan sebelumnya , dan jenis usaha mereka pun harus berhubungan dengan cita cita yang mereka tuliskan kedalam mind map kemarin . d. Hasil pada pertemuan tersebut adalah anak – anak dari panti asuhaan benih kasih dapat membuka pandangan mereka jauh lebih luas kedalam dunia wirausaha yang memiliki peluang besar dan dapat memahami dan mempelajari public speaking dengan baik.

IV. Sesi Keempat a. Waktu : sabtu, 17 november 2012 b. Jam: 18.00 – 19.00 c. Uraian secara deskriptif atau narasikan jalannya pertemuan Pada sesi ini kembali kami adakan live action session yang bertujuan agar mereka dapat lebih paham dengan materi yang sudah diberikan pada sesi sebelumnya .Anak anak panti asuhan pun kembali membuat rancangan usaha mereka dalam selembar kertas . Antusiasme mereka sangat tinggi terbukti dengan tulisan mereka yang sangat panjang dan jelas menggambarkan rancangan usaha mereka .setelah mereka selesai menuliskan rancangan usaha mereka kami kembali menggabungkan dua kelompok untuk presentasi rancangan usaha mereka. Rancangan usaha anak anak panti sangat beragam ada yang sangat matang merencanakan usaha mereka ,sampai hanya yang sekedar menulis . namun kami sangat mengapresiasi apa yang mereka tulis . setelah presentasi kamipun mengadakan diskusi singkat tentang rancangan rancangan usaha yang sudah di presentasikan anak anak . kami juga saling sharing saran bagi tiap tiap rancangan usaha guna semakin membangun rancangan usaha yang sudah mereka buat . setelah itu kegiatan pun kembali ditutup dengan doa. d. Hasil pada pertemuan tersebut diharapkan anak – anak panti asuhan benih kasih dapat membuat rancangan usaha mereka sendiri .

V. Sesi Kelima a. Waktu : sabtu , 24 november 2012 b. Jam: 17.00 – 19.00 c. Uraian secara deskriptif atau narasikan jalannya pertemuan Ini adalah sesi terakhir dari kegiatan kami ,di sesi kelima ini kembali diawali dengan doa seperti sebelumnya , kami juga kembali memperkenalkan diri karena di pertemuan terakhir kali ini jumlah mereka hampir lengkap . sebelum memulai materi kami menyampaikan review apa yang telah mereka kerjakan dalam kegiatan kegiatan sebelumnya , kamipun membagikan hasil kerja mereka mulai dari membagikan rancangan usaha dan mind map , serta kami pun memberikan apresiasi kepada yang membuat mind map terbaik dan yang mebuat rancangan usaha sangat matang. Materi terakhir yang akan kami berikan adlah motivasi dari salah seorang entrepreneur sukses “ Ir ciputra” . kali ini tidak ada pembagian kelompok , karena materi ini disampaikan dalam bentuk menonton bersama biografi ir ciputra . Sebelumnya kami sudah menyampaikan bahwa mereka harus menuliskan apa saja yang dapat dipetik dan depelajari dari Ir ciputra .setelah kegiatan menonton selesai anak anak mulai menulis review sesuai dengan yang kami perintahkan sebelumnya ,mereka dapat menikmati snack yang kami bawa sambil mengerjekan ringkasan hal yang dapat dipelajari dari Ir ciputra. Setelah selesai kembali kami mengadakan sharing bersama kali ini kami benar benar sharing bersama karena tidak ada pembagian kelompok .setelah sharing kami pun mengucapkan salam perpisahan dan berbagi pesan dan kesan selama kegiatan berlangsung. Setelah itu kegiatan pun ditutup dengan doa. d. Hasil pada pertemuan tersebut anak anak lebih termotivasi untuk mewujudkan cita cita mereka terutama untuk memulai usaha , dan juga lebih bersemangat untuk mebanggakan orang tua F. Penutup 1) Simpulan Kesimpulan yang bisa saya ambil dari kegiatan tugas akhir ini adalah dengan berbagi kasih melalui pengajaran di panti , kita justru mendapatkan banyak pelajaran yang tak sebanding dengan apa yang kita ajarkan kepada anak anak panti . saya sendiri belajar untuk lebih mengenal dan akrab dengan sesama kita yang mungkin tidak seberuntung kita , saya belajar dari semangat yang mereka miliki untuk hidup dalam kasih guna menjadi garam dan terang dunia melalui keaktifan mereka dalam dunia geraja . selain itu saya juga belajar public speaking dan menjadi lebih berani untuk berbicara , karena ilmu public speaking hanya bisa dipelajari secara efektif berdasarkan pengalaman . oleh karena kegiatan inilah saya belajar hal itu . secara keseluruhan justru kami lah yang banyak belajar dari kegiatan ini , melalui berbagi kami dapat belajar lebih baik.

2) Saran bagi: a. Peserta Saran bagi peserta ketepatan waktu untuk memulai acara ,dan juga agar lebih focus ketika kami menjelaskan . selain itu juga agar peserta lebih berani bertanya jika ada yang tidak jelas. b. paroki dan panti

Bagi paroki kami mengucapakan terimakasih karena kepercayaan yang diberikan paroki dan panti kepada kami , saran kami adalah supaya jika merubah jam kegiatan , sebaiknya dikonfirmasi dengan kami terlebih dahulu c. pemateri lain nya bagi pemateri lainnya agar lebih mempersiapkan materi yang menarik , sehingga anak anak panti dapat lebih bersemangat da focus dengan materi yang diberikan

G. Lampiran:

A. JADWAL KEGIATAN 1. Kamis, 15 November 2012 pukul 15.00-17.00 WIB a. Sharing materi tentang Cara belajar yang baik b. Lifeaction 2. Sabtu, 17 November 2012 pukul 17.00-19.00 WIB a. Sharing materi tentang softskill b. Life action 3. Sabtu, 24 November 2012 pukul 17.00-18.00 WIB a. Nonton bareng film motivasi b. Sharing

6. Referensi: (daftar pustaka)
Tony Buzan, 2007, Buku Pintar Mind Mapping, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta Tony Buzan, 2007, Buku Pintar Mind Mapping untuk Anak, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Drucker, F. Peter. 1994. Innovation and Entrepreneurship : practicer and principles. penerjemahan Rusdi Naid, Jakarta: Gelora Aksara Pratama Hamel, Gary . C. K. Prahalad 1994. Competing For The Future : Brakethrought strategies for seizing control of your industries and creating the market for tommorow.USA : Harvard business school press. Marzuki, Usman. 1997. Kewirausahaan dalam birokrasi salah satu langkah antisipatif menghadapi globalisasi. Makalah seminar.Jatinangor : IKOPIN Meredith G., Geoffrey. 1996. Kewirausahaan : Teori dan Praktek, Jakarta : Pustaka Binaman Presindo

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->