MAKALAH PUBLIC RELATIONS DAN ORGANISASI

OLEH NAMA : SIMON SAKAN SEMESTER : I (Satu)

dan kebutuhan publik. Adanya keutuhan untuk berkomunikasi dua arah dalam menghadapi permasalahan sosial yang kompleks. 3. menumbuhkan motivasi. 1979. dan meningkatkan partisipasi publik. publik bisa mengerti bagaimana organisasi tersebut. Kluwer. c. dan semakin berkembang. Menciptakan opini publik yang menguntungkan organisasi/perusahaan dan publik. Tugas yang di percayakan. 3. Dalam buku tersebut di jelaskan bahwa fungsi utama Public Relations een kenismaking adalah sebagai berikut: a. 2. Adanya kebutuhan untuk semakin memasyarakatkan yang merupakan proses mencapai kemenangan dalam mempengaruhi hal-hal penting bagi kepentingan umum sehingga membuat publik semakin mengenal organisasi/perusahaan dengan baik. membawa kemajuan. PR dalam organisasi / perusahaan muncul karena hal-hal sebagai berikut. publik bisa lebih mengenal dan mengerti lebih jelas. Posisi yang berbeda-beda tersebut di tentukan hal-hal berikut: 1. Mengapa di butuhkan PR. De Roode di dalam bukunya Public Relations Interne en externe communicatie voor organisatie en beleid. Supaya lebih jelas marilah kita tinjau fungsi utama PR menurut Anne van der Meiden dalam buku Public Relations een kenismaking (1987). 4. 2. Apa yang di harapkan dari PR. mengembangkan hubungan baik antara organisasi / perusahaan dengan publiknya baik internal maupun eksternal. ekonomi. muncul saling mempercayai demi keuntungan kedua belah pihak. Menanamkan pengertian. kontinuitas organisasi. 1. Tipe menajemen. maupun politik yang muncul di negara tempat organisasi/perusahaan berada. Adanya keinginan untuk semakin bersikap terbuka terhadap publik dengan menggunakan komunikasi dua arah. Adanya kebutuhan memperbaiki hubungan baik dengan publik sehingga terdapat saling pengertian. . 4. Menumbuhkan.1 KEDUDUKAN PUBLIC RELATIONS DALAM ORGANISASI  Latar belakang PR dapat di tempatkan pada posisi yang berbeda-beda menurut pandangan Hugo A. Jga dengan menciptakan opini publik yang sangat di perlukan untuk pengembangan dan kelangsungan organisasi/perusahaan.BAB I PUBLIC RELATIONS DAN PERUSAHAAN / ORGANISASI  Latar belakang pendahuluan PR sangat erat hubungannya dengan perkembangan sosial. b. 1.

5. Internal Public Relations Internal Public Relations Eksternal Public Rlations Eksternal Public Relations Martinus Nijhof (1986) . yang paling tepat PR itu harus di posisikan secara langsung berdekatan dengan menajemen. 2. menggiatkan partisipasi Tujuannya: menumbuhkan dan mengembangkan relasi. Namun pengalaman para ahli yang begabung dalam IPRA.jadi menjadi staf menajemen puncak. Masalah yang di hadapi. 7.bisa di laksanakan dengan baik apabila PR mengetahui hal-hal berikut: 1. Arti kehadiran PR dan bagaimana kepekaannya dengan lingkungan. Hal-hal yang harus cepat diatasi. Anne van der Meiden 1987 memberikan gambaran sangat sederhana dan PR di tempatkan di dalam organisasi sebagai berikut: Manajemen Public Relations Penasihat Unit bagian Pelayanan Public Realitions pelaksana Menumbuhkan hubungan baik antar segenap komponen organisasi dalam rangka memeberikan pengertian. pengertian dan kemauan baik antara organisasi dengan publiknya atau sebaliknya yang menguntungkan kedua belah pihak. Hubungan dengan organisasi. Arah perkembangan atau pembaruan. Tersedianya tenaga PR. 4. 3. menumbuhkan motivasi. 6. Dengan transparan atau objektif.

citra baik.seluk-beluk yang berhubungan dengan pers Pemerintah.policy dari Organisasi.komunikasi internal/ eksternal Martinus Nijhof (1986) .2 PUBLIC REALITIONS DALAM ORGANISASI SECARA STRUKTUAL  Tujuan Kebijaksanaan Peraturan strategi Public Relations Marketing Sales promotion Reklame Public Relations Martinus Nijhof (1986) Skema ini menunjukan bahwa komunikasi PR akan menemukan titik temu pada perturan organisasi dengan kebijakan fungsi PR. perkembangan organisasi. pengarahan untuk produk/jasa prestasi. publikasi.fungsi Pasar.politik.penjualan.relasi.keprcayaan Fungsi.kebutuhan yang Perlu mendapat perhatian.promosi. Public Relations Produk PR Policy PR Penyertaan.peraturan. event. Demokrasi. Mungking akan lebih jelas kalau kita memeperhatikan skema C berikut ini.1.

keinginan. Perlu di buat konsep kuantitatif dari kulitatif dari produk atau jasa yang direncanakan dan direalisasi apkah sudah sesuai tujuan organisasi ataukah belum. Dalam pertemuan staf direksi dan tim PR. Perlu diperhatikan apakah antara teori dan praktik sudah searah. c. bagaimana proses kerjanya? Diagram berikut akan menjelaskan hal ini. h. Loyalitas. Oleh karena itu.Keberhasilan PR tidak lepas dari peranan individu yang terlibat di dalamnya. pengguna produk/jasa. f. Jangan mulai dengan PR. tampung semua masukan. Perlu peninjauan kembali. Perlu bersikap loyal terhadap karyawan. pendapat. kebutuhan. transparan. Kejujuran. usahakan bersikap terbuka untuk membangun kerjasama yang baik dan bekerjasama dalam persaudaraan. di smping menegakkan semangat disiplin yang penuh tanggung jawab tanpa paksaan. Apakah produk atau jasa sesuai kebutuhan dan keinginan pengguna jasa atau produk. PR tidak mempunyai tujuan lain kcuali membantu pencapaian tujuan organisasi yang bersangkutan. Langkah-langkah PR dalam melaksanakan fungsinya dalam organisasi akan di jelaskan secara singkat dan bisa di jadikan dasar dalam melaksanakan PR. olahlah dan kemudian integrasikan. Berkenan dengan hal ini yang sangat penting di perhatikan adalah hal berikut: a. Tekankan dan tunjukan bahwa PR tidak sekedar bebicara tetapi juga mendengarkan. Mencapai Tujuan membuat rencana kerja menciptakan strategi melaksanakan rencana kerja menilai hasil kerja . g. kritik. e. usul. Diinventarisasi kembali pelanggan. b. d.apakah sesuai praktiknya dan telah dirncanakan dengan baik. Tujuan organisasi harus jelas. b. memperhatikan. apakah tidak ada hal-hal kurang tepat. Lalu. menghargai. atau hanya sesuai rencana organisasi sendiri supaya benar-benar sukses. keluhan. Integritas. mempercayail ewat ide. sudah sinkron sehingga tidak menimbulkan kesulitan. c. persyaratan mental tersebut meliputi hal-hal sebagai berikut: a. pandangan direksi. dan sebagainya. sudah konsisten. tetapi beri kesempatan pada mereka. perlu minta direksi memberi pengarahan.

komunikasi merupakan titk sentral. Disiplin tinggi. integrasi pun tidak akan mungkin terjadi. sesuai tugas masing-masing. Memiliki kemandirian moral. Organisasi bagi seorang PR mempunyai tanggung jawab terutama untuk menegakkan iklim hubungan manusiawi yang baik. namun perlu disadari juga bahwa karyawan ikut menentukan terciptanya iklim itu sehingga mereka harus bertanggung jawab dalam bebagai hal tersebut. Dalam human relations supel. Eksploratif dan penuh inisiatif. kita membentuk pribadi kita. Tidak cepat merasa puas. a.yang berarti kepentingan publik diperhatikan. c. karena kinerjanya yang efisien. merupakan tugas vital dan harus ditingkatkan secara lokal. Loyalitas yang tinggi. melainkan juga merupakan tugas penting dalam manajemen modern dewasa ini. Hal ini bukan semata-mata menjadi tugas PR. Komunikasi mengarah kepada kesepakatan peran bagi organisasi terhadap publiknya. f. terjalin keakraban.Dalam komunikasi internal penah di singgung bahwa untuk suatu organisasi sangatlah penting artinya relasi bagi perkembangan organisasi. Kerja sama yang baik. e. Sehubungan dengan hal tersebut maka seorang PR profesional dalam melaksanakan kegiatannya perlu memperhatikan dan menerapkan hubungan kemanusiaan yang baik. Faktor yang sangat mendukung bahwa dalam setiap mengadakan relasi. h. Bagi PR dalam melaksanakan tugasnya. di situ kita mempunyai kesempatan untuk memproses menciptakan yang belum dan perlu kita miliki. Organisasi harus menyadari bahwa tanpa menyusuaikan diri dengan kepentingan umum. dipenuhi demi keuntungan kedua belah pihak. Maka jelas bahwa PR merupakan pendukung dalam memimpin organisasi/perusahaan dan ikut menentukan kemajuan organisasi secara efektif.disini terjadi pengintegrasian kebutuhan/keinginan kedua belah pihak. g. tetapi harus berusaha. Etos kerja tinggi. nasional. Dedikasi kelompok tinggi. b. Hal ini tidak bisa di abaikan. . seperti. j. Tujuannya adalah publik semakin senang dan mau menggunakan produk atau jasa perusahaan tersebut. Solidaritas kelompok tinggi. Peran PR dalam organisasi/perusahaan adalah menciptakan dan mengembangkan relasi. i. Itulah gambaran yang sebenarnya perlu dimiliki sehingga seorang PR dapat menjadi sukses dalam melaksanakan fungsinya. Human relation merupakan tanggung jawab setiap orang dalam suatu organisasi/kelompok publik. d. maupun internasional.

ataupun perkembangan demi kemajuan. DAN POLITIK BAGI PUBLIC RELATIONS  Masalah PR sangat hubungan dengan perkembangan sosial. baik. PR akan muncul dalam organisasi yang memerlukan dan mengadakan perbaikan.A. Dia menekankan betapa penting segala macam media komunikasi dalam kegiatan PR. Hal ini sesuai dengan pengalaman para ahli PR seprti tercantum dalam bukunya De public relations functionaris in de praktijk oleh C. dan politik.1. Sebenarnya.92). Untuk itu semua perencanaan PR harus dilaksanakan secara teliti dan eksak. Organisasi mendapatkan keuntungan besar. EKONOMI. . Hal ini akan menumbuhkembangkan relasi kita baik antar organisasi dan publik.ekonomi.3 DAMPAK PERKEMBANGAN SOSIAL. Makna PR hadir didalam organisasi dengan jelas. Penning (1990/PR&V.E. PR bertugas mengembangkan organisasi. perubahan. dan tepat. dan publik di untungkan karena adanya integrasi antar organisme dan publik.

Kemudian dicari pemecahan dan penyelesaian yang bisa diterapkan untuk berbagai kemungkinan. perlu disadari bahwa sesuatu yang dapat diprediksi untuk mencapai hasil sesuai tujuan yang ingin dicapai.1. PR bisa menggunakan empat fase seperti dibwah ini. didefinisikan. Kemungkinan alternatif itu sangat penting karena kalau ada satu saja yang gagal pencapaiannya. a. memang PR harus berani mengadakan improvisasi yang mendasar. dan seterusnya. Rencana aktifitas. fakta. ataukah perlu ahli dari luar?Mengapa demikian? Pertanyaannya dibuat terus sampai ditemukan orang-orang yang tepat. Dalam perkembangannya. Bagaiman keputusan dilaksanakan secara tepat benar. semua itu diproses menjadi keputusan untuk bisa direncanakan sesuai tujuan yang ditentukan. Implementasi setelah rencana dilaksanakan. Penelitian termaksud bisa diuaraikan sebagai beriktu. Semua masalah. apakah semua berjalan lancar. atau membatasi maslah tersebut sampai pada suatu keputusan. Segala kegiatan. d. Mengapa sukses dan mengapa tidak sukses? Sebagai gambaran membuat perencanaan yang terencana sehingga benar-benar merupakan dasar pembuatan keputusan yang tepat dan benar sesuai tujuan yang ingin dicapai berikut ini skema yang diharapkan dapat memperjelas . Evaluasi. c. dan kemungkinan yang ada diidentifikasi. Dalam menentukan masalah pokok. Apakah aktifitas tersebut mencapai tujuan seperti yang ditentukan. b. Analisis situasi dengan pertanyaan: Bagaimana situasi sebenarnya? Faktor apa saja yang berperan. Supaya orang tahu bila ada kesalahannya dan di mana letak kesalahannya. sebagai konsekuensinya. akan bisa menjadi terlalu jauh dan rumit permasalahannya. Untuk mendapatkan masukan dalam proses mencapai tujuan yang ditentukan. harus dimonitor secara terus menerus. memberi sumbangan (kadar kepentingannya). Evaluasi yang dimaksudkan untuk mengevaluasi setiap kegiatan.4 PERENCANAAN YANG DIRENCANAKAN  Manfaat Untuk sampai perencanaan yang tepat dan benar seperti yang dimaksud di atas. 1. Bagi seorang PR. memerlukan pemikiran eksak dan diproses secara tepat dan cermat. tepat waktu. 3. data. tanpa hambatan. kemudian dianalisis sehingga ditemukan masalah pokok yang tepat dan benar untuk bisa diinformasikan. Pertanyaanya: siapa sajakah yang diperlukan untuk pelaksanaanya? Orang dari dalam organisasi saja. penelitian merupakan faktor yang sangat mendasar dan menentukan. 2. Artinya.

Rencana Penelitian dan perkembangan - Program untuk menentukan tujuan kemungkinan-kemungkinan 3. yang menjadi tujuan.arah tujuan (perilaku) .validitas/kekuatan hukum . setiap fase di tinjau kembali memperhatikan fase sebelumnya. Analisis Prerencanaan .proram tujuan . .penelitian terhadap evaluasi .hasil akhir .efesiensi . dan melihat kedepan pada fase berikutnya.proses 4.Semua ditulis secara nyata sesuatu yang ingin dicapai.pembatasan perilaku .program .persyaratan .Dalam proses terjadi interaksi.efek .keputusan akhir . Implementasi (pelaksanaan) aksi yang di dasari pada penelitian .arah dan tujuan . .1. .semua tujuan Beberapa hal yang perlu diperhatikan berkenan dengan skema diatas adalah sebagai berikut. Evaluasi .penentuan/kepastian terhadap perilaku 2.kemungkinan-kemungkinan .

Perbedaan itu bergantung pada berbagai faktor. Keuning/Dr. kualitas produk/jasa bagi publiknya. Jumlah relasi yang dibangun. Kita tinjau kembali bagaimana perkembangan PR di katakan berbeda. kompleksitas problem yang di hadapi. dipelihara. 3. Macam. 7. Ukuran. D.BAB II 2. 2. Kualitas penerimaan opini publik. kualitas kelompok relasi. ketergantungan dari organisasi terhadap kelompok internal/eksternal. Macam masalah. Macam.1 PUBLIC RELATIONS DALAM ORGANISASI Secara singkat namun mendasar telah diuraikan dan ditunjukan bahwa hanya pemimpin yang benar-benar kualitas sajalah yang mampu membuat organisasi berkualitas. 6. Kita juga mengetahuinya bahwa kehidupan bermasyarakat membawa perubahan dari segi informasi Proses transformasi informasi publik media/sarana penjualan pasar produk reklame public relations pasar pelayanan informasi tanggung jawab laporan public relation masyarakat Dr. yang antara lain seperti berikut ini: 1. 4.Epping (1979) . Adanya budget yang bisa digunakan. 5.

Semua itu membawa kita ke arah perubahan secara terus menerus dan memberi arah tujuan yang mendorong perubahan selanjutnya. Terbuka untuk input dari luar diitegrasikan dengan tujaun organisasi dan kebutuhan. D. Maksud dari sitem terbuka adalah kerjasama dari integrasi kebutuhan. Keuning/Dr. Epping (1979) . keinginan organisasi. politk. DJ. yaitu tidak adanya integrasi dan eksternal atau lingkungan. Lalu siapa sajakah lingkungankita itu? Gambar berikut memperjelas hal ini: Keolmpok profesional konsumen BANK Konkurensi (pesaing) pelanggan Pengguna jasa Iptek Serikat kerja Pemilih.sosial ekonom.perubahan lingkungan organisasi akan membawa pengaruh terhadap organisasi yang kita kelola. dan masih banyak lainnya. pemegang saham Lingkungan/tetangga pemerintah perkembangan masyarakat: normal/ nilai-nilai. dan sebagainya Perkembangan politik Dr. harpan. yang memiliki sistem tertutup.

Kesehatan organisasi. budaya. Para pelanggan atau pengguna produk/jasa. 6. tidak tampak secara langsung. Kekuatan Internal Hal ini meliputi kekuatan dari hari ke hari yang terjadi dalam organisasi dimana manajer melaksanakan fungsinyamasing-masing pemimpin atau manajer sesuai tingkatnya melaksanakan hal-hal yang berlainan untuk mengatasi kebutuhan manajerial dalam lingkungan internal. . hukum. 2. Keabsahan organisasi. pesaing. 5. pemasok dan sumber daya manusia. yakni 1. politik. Kekuatan langsung ini mempunyai pengaruh penting pada tataran operasional.dan pasar bebas/internasional. ekonomi. 3.. Citra organisasi. meliputi kekuatan teknologi. peraturan. sosial. Di dalam pengembangan organisasi terdapat enam hal yang merupakan variabel penting untuk selalu diperhatikan. 4. merupakan beberapa kekuatan yang nyata dalam suatu lingkungan eksternal organisasi. Pertumbuhan organisasi.2. b. Karakteristik organisasi.2 a. Lingkungan Eksternal Hal ini meliputi seluruh kekuatan luar organisasi yang mempengaruhi suatu organisasi. Adapun kekuatan yang lain. pemerintah. Asal usul organisasi.

pandang. sikap hidup. teknik komunikasi yang di praktikan sehari-hari.1 ARTI PERUBAHAN ORGANISASI BAGI PUBLIC RELATIONS Organisasi yang eksploratif. dan komunikasi. perilaku. Organisasi yang berani memandang masa depan.kemudian dengan adanya keterbukaan akan lebih mudah untuk ditingkatkan menjadi organisasi yang selalu siap untuk mengadakan perubahan dan itu adalah kelanjutan hidup organisasi tersebut. Untuk berintegrasi dengan perubahan yang dibutuhkan internal dan eksternal. PR dan perubahannya di era global dan informasi menyangkut mentalitas dan kualitas . terbuka untuk segala macam tantangan.secara internal organisasi yang terbuka akan menjadi organisasi yang terbuka . sampai sikap hidup. etos kerja.BAB III 3. terbuka untuk perkembangan secara terus-menerus dan secara internal maupun eksternal. Organisasi yang efektif dan efisien Interal Memiliki pimpinan yang andal Eksternal Memahami persaingan Mengintergrasikan rancangan produk (output) dengan proses operasional Mampu memuaskan konsumen secara berkesinambungan Mampu menciptakan suasana kerja yang Mampu menanamkan memacu para karyawan untuk kepercayaan. yang menyangkut bidang akademik. macam relasi dan bentuknya yang menyangkut bidang dan bentuknya . Kita tak boleh menghindar dan justru harus terus memantaunya. PR menyadari bahwa kehidupan bermasyarakat pasti membawa perubahan secara terus menerus. jujur.fisik. . dan sebab-sebabnya.sehingga tercipta tim kerja yang produktif Jadi . atu seluruh kehidupan dalam organisasi tersebut. PR dalm tugasnya perlu mengadakan pendekatan kepada publiknya untuk mengadakan perubahan atau penyusuaian mengenai pola pikir. obyektif.crita baik kepada menghasilkan produk yang bermutu publik Mampu mewujudkan janji dan komunikasi yang baik dengan karyawan Mampu merumuskan strategi . Memberi pengarahan dan pengertian terhadap suatu perubahan perlu adanya perbaikan disosialisasikan secara jelas.

1. mencapai tujuan optimal secara berkesinambungan dan terus-menerus meningkatkan. Mutu tidak lepas dari kesuksesan dana secara berkesinambungan yang memungkinkan organisasi mampu mewujudkan berbagai misi.3. Efisiensi kelembagaan dapat dicapai dengan menyesuaiakanperkembangan IPTEK dan peningkatan manajerial secara kontinu. Efisien pengelolaan organisasi merupakan prasyarakat pelaksanaan dan tanggung jawabatas misi/visiyang diembannya. mengoptimalkan etos kerja dan kerjasama.2 STRATEGI PENGEMBANGAN Alasan-alasan yang disarankan pada pertimbangan teoretis adalah sebagai berikut. Organisasi yang baik. 2. . 4. efisien mampu melaksanakan fungsinya dengan baik. 3.

maka sekali lagi mungkin dari sisi yang berbeda sehingga lebih memberi keberanian dalam menghadapi perubahan yang kompleks sekalipun. maupun strategi dalam pemecahan masalah yang dihadapi. Adanya keterbukaan yang dijadikan budaya organisasi. sesuai lingkungannya. kelompok kerja dengan memperhitungkan situasi pada saat itu. rasa kemanusiaan yang harus tumbuhkan sejak anak duduk di bangku sekolah di tingkat yang paling rendah. akan secara terus-menerus mencermati terjadinya integrasi antara organisasi dengan publik internal atau eksternal maupun kelompok publiknya. baik komunikasi pribadi maupun massa. bisa menentukan komunikasi apa yang diperlukan. akan meminilisasi adanya ketegangan dalam organisasi itu sendiri (endogen) atau perubahan yang akan datang dari luar organisasi (eksogen). perbaikan. kesehatan.PR melaksanakan fungsinya dalam organisasi sehingga organisasi secara terus-menerus mengadakan perubahan yang dibutuhkan untuk perbaikan. Begitu juga dalam komunikasi internal dan eksternal. Komunikasi akan mempengaruhi komunikasi itu sendiri didalam kelompok kerja sama. terjadinya urbanisasi. . publik. misalnya perkembangan teknologi. untuk bisa mampu bersaing. pelayanan. dan seterusnya.KESIMPULAN TERHADAP PERUBAHAN Kita menyadari bahwa perubahan memang tidak begitu gampang untuk di hadapi. Perkembangan apapun akan mempengaruhi kehidupan organisasi kita. pendidikan. bidang informasi. Untuk itu kegiatan komunikasi dalam PR itu sentral. sehingga produk atau jasa bisa menjadi seimbang. perubahan. yang semakin komunikaitf.

Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna. Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua.KATA PENGANTAR Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya Saya dapat menyelesaikan makalah ini . oleh karena itu Saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. .

.........................11-13 BAB III PEMBAHASAN................................................................................................................. Rumusan Masalah..............16-17 2..............................................................................................1 DAFTAR ISI ......8 1..........................................................................................3-4 Tujuan Penulisan ..................3 Latar Belakang Masalah .........................................................................................14-15 BAB IV PENUTUP ...........................................4 Manfaat................3...................................................................................................................................................................................................17 ......................................................................5-7 1...............DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .......................................16 DAFTAR PUSTAKA ....................................................1Kesimpulan ...............................2 BAB I PENDAHULUAN .................................9-10 BAB II LANDASAN TEORI ........................................................................

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful