MAKALAH PUBLIC RELATIONS DAN ORGANISASI

OLEH NAMA : SIMON SAKAN SEMESTER : I (Satu)

Menumbuhkan. publik bisa mengerti bagaimana organisasi tersebut. 4.1 KEDUDUKAN PUBLIC RELATIONS DALAM ORGANISASI  Latar belakang PR dapat di tempatkan pada posisi yang berbeda-beda menurut pandangan Hugo A. 1. dan meningkatkan partisipasi publik. Kluwer. 3. Adanya kebutuhan untuk semakin memasyarakatkan yang merupakan proses mencapai kemenangan dalam mempengaruhi hal-hal penting bagi kepentingan umum sehingga membuat publik semakin mengenal organisasi/perusahaan dengan baik. b. Tipe menajemen. mengembangkan hubungan baik antara organisasi / perusahaan dengan publiknya baik internal maupun eksternal. Tugas yang di percayakan. Adanya keinginan untuk semakin bersikap terbuka terhadap publik dengan menggunakan komunikasi dua arah. Menciptakan opini publik yang menguntungkan organisasi/perusahaan dan publik. PR dalam organisasi / perusahaan muncul karena hal-hal sebagai berikut. dan kebutuhan publik. Mengapa di butuhkan PR. dan semakin berkembang. ekonomi. 3. Supaya lebih jelas marilah kita tinjau fungsi utama PR menurut Anne van der Meiden dalam buku Public Relations een kenismaking (1987). Adanya keutuhan untuk berkomunikasi dua arah dalam menghadapi permasalahan sosial yang kompleks.BAB I PUBLIC RELATIONS DAN PERUSAHAAN / ORGANISASI  Latar belakang pendahuluan PR sangat erat hubungannya dengan perkembangan sosial. De Roode di dalam bukunya Public Relations Interne en externe communicatie voor organisatie en beleid. Adanya kebutuhan memperbaiki hubungan baik dengan publik sehingga terdapat saling pengertian. . menumbuhkan motivasi. 4. Jga dengan menciptakan opini publik yang sangat di perlukan untuk pengembangan dan kelangsungan organisasi/perusahaan. Dalam buku tersebut di jelaskan bahwa fungsi utama Public Relations een kenismaking adalah sebagai berikut: a. Apa yang di harapkan dari PR. Posisi yang berbeda-beda tersebut di tentukan hal-hal berikut: 1. Menanamkan pengertian. 2. kontinuitas organisasi. publik bisa lebih mengenal dan mengerti lebih jelas. c. 2. 1. maupun politik yang muncul di negara tempat organisasi/perusahaan berada. muncul saling mempercayai demi keuntungan kedua belah pihak. membawa kemajuan. 1979.

Anne van der Meiden 1987 memberikan gambaran sangat sederhana dan PR di tempatkan di dalam organisasi sebagai berikut: Manajemen Public Relations Penasihat Unit bagian Pelayanan Public Realitions pelaksana Menumbuhkan hubungan baik antar segenap komponen organisasi dalam rangka memeberikan pengertian. Hal-hal yang harus cepat diatasi. Arti kehadiran PR dan bagaimana kepekaannya dengan lingkungan.5. menumbuhkan motivasi. 7.jadi menjadi staf menajemen puncak. yang paling tepat PR itu harus di posisikan secara langsung berdekatan dengan menajemen. 2. 3. Hubungan dengan organisasi. Dengan transparan atau objektif. menggiatkan partisipasi Tujuannya: menumbuhkan dan mengembangkan relasi. 4. Arah perkembangan atau pembaruan. Namun pengalaman para ahli yang begabung dalam IPRA.bisa di laksanakan dengan baik apabila PR mengetahui hal-hal berikut: 1. pengertian dan kemauan baik antara organisasi dengan publiknya atau sebaliknya yang menguntungkan kedua belah pihak. 6. Tersedianya tenaga PR. Masalah yang di hadapi. Internal Public Relations Internal Public Relations Eksternal Public Rlations Eksternal Public Relations Martinus Nijhof (1986) .

publikasi.fungsi Pasar. pengarahan untuk produk/jasa prestasi.policy dari Organisasi.citra baik.promosi. event.1.seluk-beluk yang berhubungan dengan pers Pemerintah.keprcayaan Fungsi. Public Relations Produk PR Policy PR Penyertaan.penjualan.relasi. Mungking akan lebih jelas kalau kita memeperhatikan skema C berikut ini.komunikasi internal/ eksternal Martinus Nijhof (1986) .kebutuhan yang Perlu mendapat perhatian. Demokrasi.2 PUBLIC REALITIONS DALAM ORGANISASI SECARA STRUKTUAL  Tujuan Kebijaksanaan Peraturan strategi Public Relations Marketing Sales promotion Reklame Public Relations Martinus Nijhof (1986) Skema ini menunjukan bahwa komunikasi PR akan menemukan titik temu pada perturan organisasi dengan kebijakan fungsi PR.peraturan.politik. perkembangan organisasi.

transparan. persyaratan mental tersebut meliputi hal-hal sebagai berikut: a. Lalu. c. kritik. Tujuan organisasi harus jelas. tampung semua masukan. apakah tidak ada hal-hal kurang tepat. Tekankan dan tunjukan bahwa PR tidak sekedar bebicara tetapi juga mendengarkan. usul. b. Langkah-langkah PR dalam melaksanakan fungsinya dalam organisasi akan di jelaskan secara singkat dan bisa di jadikan dasar dalam melaksanakan PR. Perlu peninjauan kembali. bagaimana proses kerjanya? Diagram berikut akan menjelaskan hal ini. Perlu di buat konsep kuantitatif dari kulitatif dari produk atau jasa yang direncanakan dan direalisasi apkah sudah sesuai tujuan organisasi ataukah belum. kebutuhan. pengguna produk/jasa. mempercayail ewat ide. d. Apakah produk atau jasa sesuai kebutuhan dan keinginan pengguna jasa atau produk. Kejujuran. c. Diinventarisasi kembali pelanggan. Integritas. e. keinginan. olahlah dan kemudian integrasikan. tetapi beri kesempatan pada mereka. menghargai. sudah sinkron sehingga tidak menimbulkan kesulitan. Perlu bersikap loyal terhadap karyawan. h. keluhan.Keberhasilan PR tidak lepas dari peranan individu yang terlibat di dalamnya. memperhatikan. perlu minta direksi memberi pengarahan. PR tidak mempunyai tujuan lain kcuali membantu pencapaian tujuan organisasi yang bersangkutan. dan sebagainya. g. Jangan mulai dengan PR. di smping menegakkan semangat disiplin yang penuh tanggung jawab tanpa paksaan. sudah konsisten. atau hanya sesuai rencana organisasi sendiri supaya benar-benar sukses. f. pendapat. Oleh karena itu. Berkenan dengan hal ini yang sangat penting di perhatikan adalah hal berikut: a. Mencapai Tujuan membuat rencana kerja menciptakan strategi melaksanakan rencana kerja menilai hasil kerja . pandangan direksi. Dalam pertemuan staf direksi dan tim PR. Loyalitas. Perlu diperhatikan apakah antara teori dan praktik sudah searah. usahakan bersikap terbuka untuk membangun kerjasama yang baik dan bekerjasama dalam persaudaraan.apakah sesuai praktiknya dan telah dirncanakan dengan baik. b.

Etos kerja tinggi. Komunikasi mengarah kepada kesepakatan peran bagi organisasi terhadap publiknya. a. b. Tujuannya adalah publik semakin senang dan mau menggunakan produk atau jasa perusahaan tersebut. kita membentuk pribadi kita. Dalam human relations supel.Dalam komunikasi internal penah di singgung bahwa untuk suatu organisasi sangatlah penting artinya relasi bagi perkembangan organisasi. g. Itulah gambaran yang sebenarnya perlu dimiliki sehingga seorang PR dapat menjadi sukses dalam melaksanakan fungsinya. komunikasi merupakan titk sentral. Tidak cepat merasa puas. integrasi pun tidak akan mungkin terjadi. di situ kita mempunyai kesempatan untuk memproses menciptakan yang belum dan perlu kita miliki. d. Maka jelas bahwa PR merupakan pendukung dalam memimpin organisasi/perusahaan dan ikut menentukan kemajuan organisasi secara efektif. terjalin keakraban. Kerja sama yang baik. seperti. melainkan juga merupakan tugas penting dalam manajemen modern dewasa ini. e. Organisasi harus menyadari bahwa tanpa menyusuaikan diri dengan kepentingan umum. i. namun perlu disadari juga bahwa karyawan ikut menentukan terciptanya iklim itu sehingga mereka harus bertanggung jawab dalam bebagai hal tersebut. Loyalitas yang tinggi. h. Disiplin tinggi. dipenuhi demi keuntungan kedua belah pihak. Dedikasi kelompok tinggi. Human relation merupakan tanggung jawab setiap orang dalam suatu organisasi/kelompok publik. Memiliki kemandirian moral. Solidaritas kelompok tinggi. tetapi harus berusaha. Hal ini bukan semata-mata menjadi tugas PR. sesuai tugas masing-masing. c. f. karena kinerjanya yang efisien. Faktor yang sangat mendukung bahwa dalam setiap mengadakan relasi. Hal ini tidak bisa di abaikan. Peran PR dalam organisasi/perusahaan adalah menciptakan dan mengembangkan relasi. nasional. Organisasi bagi seorang PR mempunyai tanggung jawab terutama untuk menegakkan iklim hubungan manusiawi yang baik. merupakan tugas vital dan harus ditingkatkan secara lokal. maupun internasional.yang berarti kepentingan publik diperhatikan.disini terjadi pengintegrasian kebutuhan/keinginan kedua belah pihak. Eksploratif dan penuh inisiatif. Bagi PR dalam melaksanakan tugasnya. j. . Sehubungan dengan hal tersebut maka seorang PR profesional dalam melaksanakan kegiatannya perlu memperhatikan dan menerapkan hubungan kemanusiaan yang baik.

dan publik di untungkan karena adanya integrasi antar organisme dan publik. dan tepat. DAN POLITIK BAGI PUBLIC RELATIONS  Masalah PR sangat hubungan dengan perkembangan sosial. ataupun perkembangan demi kemajuan.3 DAMPAK PERKEMBANGAN SOSIAL. baik. PR akan muncul dalam organisasi yang memerlukan dan mengadakan perbaikan. Hal ini sesuai dengan pengalaman para ahli PR seprti tercantum dalam bukunya De public relations functionaris in de praktijk oleh C. Penning (1990/PR&V. Untuk itu semua perencanaan PR harus dilaksanakan secara teliti dan eksak. Makna PR hadir didalam organisasi dengan jelas. Sebenarnya. EKONOMI. .1.A. Dia menekankan betapa penting segala macam media komunikasi dalam kegiatan PR.ekonomi.E.92). perubahan. Hal ini akan menumbuhkembangkan relasi kita baik antar organisasi dan publik. PR bertugas mengembangkan organisasi. dan politik. Organisasi mendapatkan keuntungan besar.

dan kemungkinan yang ada diidentifikasi. 1. sebagai konsekuensinya. Kemudian dicari pemecahan dan penyelesaian yang bisa diterapkan untuk berbagai kemungkinan. Implementasi setelah rencana dilaksanakan. Rencana aktifitas. PR bisa menggunakan empat fase seperti dibwah ini. Dalam perkembangannya. Bagi seorang PR. apakah semua berjalan lancar. akan bisa menjadi terlalu jauh dan rumit permasalahannya. Evaluasi. Penelitian termaksud bisa diuaraikan sebagai beriktu. Pertanyaanya: siapa sajakah yang diperlukan untuk pelaksanaanya? Orang dari dalam organisasi saja. Bagaiman keputusan dilaksanakan secara tepat benar. Untuk mendapatkan masukan dalam proses mencapai tujuan yang ditentukan. ataukah perlu ahli dari luar?Mengapa demikian? Pertanyaannya dibuat terus sampai ditemukan orang-orang yang tepat. Supaya orang tahu bila ada kesalahannya dan di mana letak kesalahannya. a. data. Semua masalah. perlu disadari bahwa sesuatu yang dapat diprediksi untuk mencapai hasil sesuai tujuan yang ingin dicapai. tanpa hambatan. Segala kegiatan. 3. penelitian merupakan faktor yang sangat mendasar dan menentukan. Mengapa sukses dan mengapa tidak sukses? Sebagai gambaran membuat perencanaan yang terencana sehingga benar-benar merupakan dasar pembuatan keputusan yang tepat dan benar sesuai tujuan yang ingin dicapai berikut ini skema yang diharapkan dapat memperjelas . d. Kemungkinan alternatif itu sangat penting karena kalau ada satu saja yang gagal pencapaiannya. dan seterusnya. Apakah aktifitas tersebut mencapai tujuan seperti yang ditentukan.4 PERENCANAAN YANG DIRENCANAKAN  Manfaat Untuk sampai perencanaan yang tepat dan benar seperti yang dimaksud di atas. 2. tepat waktu. b. fakta. c. Artinya. kemudian dianalisis sehingga ditemukan masalah pokok yang tepat dan benar untuk bisa diinformasikan. Evaluasi yang dimaksudkan untuk mengevaluasi setiap kegiatan. didefinisikan.1. Dalam menentukan masalah pokok. memberi sumbangan (kadar kepentingannya). memerlukan pemikiran eksak dan diproses secara tepat dan cermat. harus dimonitor secara terus menerus. atau membatasi maslah tersebut sampai pada suatu keputusan. memang PR harus berani mengadakan improvisasi yang mendasar. semua itu diproses menjadi keputusan untuk bisa direncanakan sesuai tujuan yang ditentukan. Analisis situasi dengan pertanyaan: Bagaimana situasi sebenarnya? Faktor apa saja yang berperan.

setiap fase di tinjau kembali memperhatikan fase sebelumnya.Dalam proses terjadi interaksi. . dan melihat kedepan pada fase berikutnya.kemungkinan-kemungkinan .proses 4. Evaluasi .pembatasan perilaku .semua tujuan Beberapa hal yang perlu diperhatikan berkenan dengan skema diatas adalah sebagai berikut.efesiensi .keputusan akhir . Analisis Prerencanaan .arah tujuan (perilaku) . yang menjadi tujuan.program . Rencana Penelitian dan perkembangan - Program untuk menentukan tujuan kemungkinan-kemungkinan 3.penelitian terhadap evaluasi .hasil akhir . .proram tujuan . .efek .1.persyaratan . Implementasi (pelaksanaan) aksi yang di dasari pada penelitian .penentuan/kepastian terhadap perilaku 2.Semua ditulis secara nyata sesuatu yang ingin dicapai.arah dan tujuan .validitas/kekuatan hukum .

2. Adanya budget yang bisa digunakan. dipelihara. D. Macam. 6. Keuning/Dr.Epping (1979) .BAB II 2. Ukuran. 3. Macam masalah. 5. 4. kualitas produk/jasa bagi publiknya. Kita juga mengetahuinya bahwa kehidupan bermasyarakat membawa perubahan dari segi informasi Proses transformasi informasi publik media/sarana penjualan pasar produk reklame public relations pasar pelayanan informasi tanggung jawab laporan public relation masyarakat Dr. Kualitas penerimaan opini publik. Jumlah relasi yang dibangun. 7. yang antara lain seperti berikut ini: 1. kualitas kelompok relasi. Perbedaan itu bergantung pada berbagai faktor. kompleksitas problem yang di hadapi. Macam. Kita tinjau kembali bagaimana perkembangan PR di katakan berbeda. ketergantungan dari organisasi terhadap kelompok internal/eksternal.1 PUBLIC RELATIONS DALAM ORGANISASI Secara singkat namun mendasar telah diuraikan dan ditunjukan bahwa hanya pemimpin yang benar-benar kualitas sajalah yang mampu membuat organisasi berkualitas.

Maksud dari sitem terbuka adalah kerjasama dari integrasi kebutuhan. dan sebagainya Perkembangan politik Dr.perubahan lingkungan organisasi akan membawa pengaruh terhadap organisasi yang kita kelola. Terbuka untuk input dari luar diitegrasikan dengan tujaun organisasi dan kebutuhan. Epping (1979) . DJ. Lalu siapa sajakah lingkungankita itu? Gambar berikut memperjelas hal ini: Keolmpok profesional konsumen BANK Konkurensi (pesaing) pelanggan Pengguna jasa Iptek Serikat kerja Pemilih. dan masih banyak lainnya. keinginan organisasi.sosial ekonom. pemegang saham Lingkungan/tetangga pemerintah perkembangan masyarakat: normal/ nilai-nilai. harpan. Keuning/Dr. Semua itu membawa kita ke arah perubahan secara terus menerus dan memberi arah tujuan yang mendorong perubahan selanjutnya. politk. yang memiliki sistem tertutup. yaitu tidak adanya integrasi dan eksternal atau lingkungan. D.

Kesehatan organisasi.2. Kekuatan langsung ini mempunyai pengaruh penting pada tataran operasional. Asal usul organisasi. Karakteristik organisasi. merupakan beberapa kekuatan yang nyata dalam suatu lingkungan eksternal organisasi. Kekuatan Internal Hal ini meliputi kekuatan dari hari ke hari yang terjadi dalam organisasi dimana manajer melaksanakan fungsinyamasing-masing pemimpin atau manajer sesuai tingkatnya melaksanakan hal-hal yang berlainan untuk mengatasi kebutuhan manajerial dalam lingkungan internal. Para pelanggan atau pengguna produk/jasa. ekonomi. peraturan. 2. pesaing. yakni 1. hukum. Citra organisasi. Keabsahan organisasi. Pertumbuhan organisasi. Lingkungan Eksternal Hal ini meliputi seluruh kekuatan luar organisasi yang mempengaruhi suatu organisasi. politik. 3.. Di dalam pengembangan organisasi terdapat enam hal yang merupakan variabel penting untuk selalu diperhatikan. b. 5.dan pasar bebas/internasional. 4. Adapun kekuatan yang lain. budaya. tidak tampak secara langsung. 6.2 a. meliputi kekuatan teknologi. . pemerintah. pemasok dan sumber daya manusia. sosial.

Organisasi yang berani memandang masa depan.kemudian dengan adanya keterbukaan akan lebih mudah untuk ditingkatkan menjadi organisasi yang selalu siap untuk mengadakan perubahan dan itu adalah kelanjutan hidup organisasi tersebut. perilaku.1 ARTI PERUBAHAN ORGANISASI BAGI PUBLIC RELATIONS Organisasi yang eksploratif. PR dalm tugasnya perlu mengadakan pendekatan kepada publiknya untuk mengadakan perubahan atau penyusuaian mengenai pola pikir. obyektif. Kita tak boleh menghindar dan justru harus terus memantaunya.secara internal organisasi yang terbuka akan menjadi organisasi yang terbuka . Memberi pengarahan dan pengertian terhadap suatu perubahan perlu adanya perbaikan disosialisasikan secara jelas. terbuka untuk perkembangan secara terus-menerus dan secara internal maupun eksternal. Organisasi yang efektif dan efisien Interal Memiliki pimpinan yang andal Eksternal Memahami persaingan Mengintergrasikan rancangan produk (output) dengan proses operasional Mampu memuaskan konsumen secara berkesinambungan Mampu menciptakan suasana kerja yang Mampu menanamkan memacu para karyawan untuk kepercayaan.sehingga tercipta tim kerja yang produktif Jadi . atu seluruh kehidupan dalam organisasi tersebut. macam relasi dan bentuknya yang menyangkut bidang dan bentuknya . etos kerja. PR menyadari bahwa kehidupan bermasyarakat pasti membawa perubahan secara terus menerus.crita baik kepada menghasilkan produk yang bermutu publik Mampu mewujudkan janji dan komunikasi yang baik dengan karyawan Mampu merumuskan strategi . sampai sikap hidup. PR dan perubahannya di era global dan informasi menyangkut mentalitas dan kualitas . jujur. terbuka untuk segala macam tantangan. yang menyangkut bidang akademik. dan sebab-sebabnya.fisik. Untuk berintegrasi dengan perubahan yang dibutuhkan internal dan eksternal. sikap hidup. dan komunikasi. pandang.BAB III 3. teknik komunikasi yang di praktikan sehari-hari. .

Mutu tidak lepas dari kesuksesan dana secara berkesinambungan yang memungkinkan organisasi mampu mewujudkan berbagai misi. 3. 4. Organisasi yang baik. mencapai tujuan optimal secara berkesinambungan dan terus-menerus meningkatkan.3. efisien mampu melaksanakan fungsinya dengan baik. 1. 2. Efisien pengelolaan organisasi merupakan prasyarakat pelaksanaan dan tanggung jawabatas misi/visiyang diembannya. mengoptimalkan etos kerja dan kerjasama. . Efisiensi kelembagaan dapat dicapai dengan menyesuaiakanperkembangan IPTEK dan peningkatan manajerial secara kontinu.2 STRATEGI PENGEMBANGAN Alasan-alasan yang disarankan pada pertimbangan teoretis adalah sebagai berikut.

bisa menentukan komunikasi apa yang diperlukan. maupun strategi dalam pemecahan masalah yang dihadapi. yang semakin komunikaitf. dan seterusnya. baik komunikasi pribadi maupun massa. Untuk itu kegiatan komunikasi dalam PR itu sentral. publik. perbaikan. maka sekali lagi mungkin dari sisi yang berbeda sehingga lebih memberi keberanian dalam menghadapi perubahan yang kompleks sekalipun. Begitu juga dalam komunikasi internal dan eksternal. Komunikasi akan mempengaruhi komunikasi itu sendiri didalam kelompok kerja sama.PR melaksanakan fungsinya dalam organisasi sehingga organisasi secara terus-menerus mengadakan perubahan yang dibutuhkan untuk perbaikan. kelompok kerja dengan memperhitungkan situasi pada saat itu. . bidang informasi. terjadinya urbanisasi. rasa kemanusiaan yang harus tumbuhkan sejak anak duduk di bangku sekolah di tingkat yang paling rendah. kesehatan. akan secara terus-menerus mencermati terjadinya integrasi antara organisasi dengan publik internal atau eksternal maupun kelompok publiknya. Adanya keterbukaan yang dijadikan budaya organisasi. untuk bisa mampu bersaing. misalnya perkembangan teknologi. sehingga produk atau jasa bisa menjadi seimbang. perubahan. pendidikan. pelayanan. Perkembangan apapun akan mempengaruhi kehidupan organisasi kita. sesuai lingkungannya. akan meminilisasi adanya ketegangan dalam organisasi itu sendiri (endogen) atau perubahan yang akan datang dari luar organisasi (eksogen).KESIMPULAN TERHADAP PERUBAHAN Kita menyadari bahwa perubahan memang tidak begitu gampang untuk di hadapi.

Makalah ini masih jauh dari sempurna. oleh karena itu Saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua.KATA PENGANTAR Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya Saya dapat menyelesaikan makalah ini . .

..........4 Manfaat.......................1Kesimpulan ............... Rumusan Masalah................3-4 Tujuan Penulisan .................................................................................................................................................................................................5-7 1.................................................................................................................................17 ..............................2 BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................................................16-17 2....................................................................................8 1...............1 DAFTAR ISI .........................................................................3..........11-13 BAB III PEMBAHASAN..........................................................................................9-10 BAB II LANDASAN TEORI ............DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .......................................................................3 Latar Belakang Masalah ..............................................................14-15 BAB IV PENUTUP .......16 DAFTAR PUSTAKA ...........................................................

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful