1

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN MAKALAH Untuk memenuhi tugas mata kuliah Perekonomian Indonesia yang dibina oleh Bapak Ludhi

Oleh Kelompok VI: Fajar Doni Ardianto Efendi Tri Krisdianto Beni alif ayu wijaya Irvan Fachrudin 407413412198 407413412193 407413412187 407413412149

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS EKONOMI JURUSAN S1 MANAJEMEN Oktober 2008

Dipublikasikan oleh Azamku.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato

2

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia memiliki jumlah penduduk sebesar 225 juta jiwa, menjadikan negara ini negara dengan penduduk terpadat ke-4 di dunia. Pulau Jawa merupakan salah satu daerah terpadat di dunia, dengan lebih dari 107 juta jiwa tinggal di daerah dengan luas sebesar New York. Indonesia memiliki budaya dan bahasa yang berhubungan namun berbeda. Sejak kemerdekaannya Bahasa Indonesia (sejenis dengan Bahasa Melayu) menyebar ke seluruh penjuru Indonesia dan menjadi bahasa yang paling banyak digunakan dalam komunikasi, pendidikan, pemerintahan, dan bisnis. Namun bahasa daerah juga masih tetap banyak dipergunakan. Dari segi kependudukan, Indonesia masih menghadapi beberapa masalah besar anatara lain : • • • Penyebaran penduduk tidak merata, sangat padat di Jawa - sangat jarang di Kalimantan dan Irian. Piramida penduduk masih sangat melebar, kelompok balita dan remaja masih sangat besar. Angkatan kerja sangat besar, perkembangan lapangan kerja yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah penambahan angkatan kerja setiap tahun. • • • Distribusi Kegiatan Ekonomi masih belum merata, masih terkonsentrasi di Jakarta dan kota-kota besar dipulau Jawa. Pembangunan Infrastruktur masih tertinggal; belum mendapat perhatian serius Indeks Kesehatan masih rendah; Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi masih tinggi

Dipublikasikan oleh Azamku.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato

Untuk mengetahui jumlah. kepadatan. dan laju pertumbuhan penduduk.3 1. Untuk mengetahui angkatan kerja dantingkat upah di Indonesia. Bagaimana laju pertumbuhan penduduk di Indonesisa? 2.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakgn yang ada penulis mengambil rumusan masalah sebagai berikut : 1. Bagaimana karateristik kependudukan Indonesia? 3. 2. Untuk mengetahui ketenagakerjaan di Indonesia. 5. Dipublikasikan oleh Azamku. Bagaimanakah pekerjaan dan tingkat upah yang berlaku diIndonesia? 5. Untuk mengetahui kebijaksanaan kependudukann dan ketenagakerjaan. Bagaimana pandangan umum tentang ketenagakerjaan di Indonesia? 4. 4.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . Bagaimana campur tangan pemerintah tentang kependudukan dan tenagakerjaaan? 1.3 Tujuan Penulisan Makalah 1. Untuk mengetahui karakteristik kependudukan di Indonesia. 3.

padahal luas pulau itu kurang dari tujuh persen dari luas total wilayah daratan Indonesia.1 Penduduk di Indonesia Dalam wikipedia dijelaskan bahwa penduduk adalah semua orang yang berdomisili di wilayah geografis Republik Indonesia selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan untuk menetap.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . Walaupun demikian. sebagian besar penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa.1 Laju Pertumbuhan Penduduk Hasil proyeksi menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia selama dua puluh lima tahun mendatang terus meningkat yaitu dari 205. Dalam dekade 1990-2000. namun penurunan karena kelahiran lebih cepat daripada penurunan karena kematian. Angka Jumlah penduduk Indonesia dapat dijumpai pada hasil Sensus Penduduk terbitan Biro Pusat Statistik 2.34 persen dan 0.1. kemudian antara periode 2000-2005 dan 2020-2025 turun menjadi 1. sedangkan Crude Death Rate (CDR) tetap sebesar 7 per 1000 penduduk dalam kurun waktu yang sama. Sejak tahun 1930.1 persen pada tahun 2000 menjadi 55.2 juta pada tahun 2025 (Tabel 2.4 persen pada tahun 2025.1 juta pada tahun 2000 menjadi 273.4 BAB II KAJIAN TEORI 2.1). Crude Birth Rate (CBR) turun dari sekitar 21 per 1000 penduduk pada awal proyeksi menjadi 15 per 1000 penduduk pada akhir periode proyeksi. penduduk Indonesia bertambah dengan kecepatan 1. Salah satu ciri penduduk Indonesia adalah persebaran antar pulau dan provinsi yang tidak merata. Namun secara perlahan persentase penduduk Indonesia yang tinggal di Pulau Jawa terus menurun dari sekitar 59.92 persen per tahun. Sebaliknya persentase penduduk yang tinggal di pulau pulau lain meningkat seperti. Pulau Dipublikasikan oleh Azamku. Turunnya laju pertumbuhan ini ditentukan oleh turunnya tingkat kelahiran dan kematian.49 persen per tahun. pertumbuhan rata-rata per tahun penduduk Indonesia selama periode 2000-2025 menunjukkan kecenderungan terus menurun.

Sulawesi Tengah. jauh lebih tinggi dari provinsi-provinsi pengirim migran lainnya. Bila dibandingkan dengan laju pertumbuhan periode 1990-2000. Pola migrasi provinsi ini pada periode 1995-2000 adalah minus di atas 10 persen.40 persen dibandingkan periode sebelumnya adalah Lampung. provinsi yang laju pertumbuhannya naik pesat minimal sebesar 0. Gorontalo dan Papua. Kep.5 persen menjadi 6. Dipublikasikan oleh Azamku. yaitu pola migrasi menurut umur selama periode proyeksi dianggap sama dengan pola migrasi periode 1995-2000. Bengkulu.7 persen. Sementara. Kondisi ini kemungkinan akibat dari asumsi migrasi yang digunakan. provinsi-provinsi yang laju pertumbuhan penduduknya turun tajam minimal sebesar 0.7 persen menjadi 22. Sumatera Selatan.1. terutama untuk provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sebagai contoh.50 persen dibandingkan periode sebelumnya (1990-2000) adalah Nanggroe Aceh Darussalam.5 persen pada periode yang sama. Bangka Belitung. Jumlah penduduk di setiap provinsi sangat beragam dan bertambah dengan laju pertumbuhan yang sangat beragam pula.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . faktor arus perpindahan yang mulai menyebar ke pulau-pulau tersebut juga menentukan distribusi penduduk. Kalimantan naik dari 5.5 Sumatera naik dari 20. Selain pertumbuhan alami di pulau-pulau tersebut memang lebih tinggi dari pertumbuhan alami di Jawa. Nanggroe Aceh Darussalam dan DKI Jakarta. maka terlihat laju pertumbuhan penduduk di beberapa provinsi ada yang naik pesat dan ada pula yang turun dengan tajam (data tidak ditampilkan). Tabel 2. DKI Jakarta dan Maluku Utara. Jawa Tengah. memperlihatkan dua provinsi dengan rata-rata laju pertumbuhan penduduk minus yaitu.

41 52.66 2.54 1.91 1.19 2.87 TENGAH 63.35 13.71 14.28 1.58 1.34 0.57 1.94 0. KALIMANTAN 2.77 1.41 1. KALIMANTAN 2.31 2. SUMATERA 1.14 0.27 0.49 0.00 2.85 1.54 BELITUNG 31.64 1. PAPUA 2.35 1. JAWA TENGAH 0. SULAWESI UTARA 1.72 2.53 0.42 34.91 2.01 1.69 1.99 0.93 1.66 0.53 1.01 73.83 51.85 1.26 1.17 1.42 1. SULAWESI TENGAH 2.66 2.01 0.37 1.80 20202025 (6) -0.54 (1) 11.67 1.37 72.40 2.78 1.30 15.73 0. LAMPUNG 1. KALIMANTAN 1.11 1.81 0.23 1.51 0.11 0.33 2.45 36.94 1.46 0.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . M A L U K U 1. RIAU 4.79 1.75 1. JAMBI 2. BENGKULU 2.77 TIMUR 71.47 0.63 1.70 SELATAN 17.33 1.07 1.05 0.60 0.6 Tabel 2. DKI JAKARTA 0.68 1.16 0.37 1. GORONTALO 0.30 1.76 TENGGARA 75.12 2.20 1. JAWA BARAT 1. B A L I 1.23 1.63 1.95 -0.18 1.60 4.79 2.45 0.95 0.34 1.55 DARUSSALAM 12.81 33.39 3.29 1.37 1.46 1.26 0.99 1.95 0.13 18.66 SELATAN 64.17 0.00 16.58 1.08 74. MALUKU UTARA 1.82 BARAT 62.35 0.37 1. SULAWESI SELATAN 1.91 81.26 1.25 3.53 1.54 TIMUR 61.29 20102015 (4) 0.61 Dipublikasikan oleh Azamku.41 1.67 BARAT 53.78 94.77 1.33 0. SUMATERA BARAT 0.50 1.20 0.68 1.44 0.69 0.01 2.69 3. NANGGROE ACEH 0.00 35. KEPULAUAN BANGKA 1.09 1.14 1.26 1. SULAWESI 2.61 19.18 0.1 Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Provinsi 2000-2025 (dalam %) Propinsi 20002005 (2) 20052010 (3) 0.14 0. KALIMANTAN 1.32 1. JAWA TIMUR 0. D I YOGYAKARTA 1.32 2.08 1. BANTEN 2. NUSA TENGGARA 1. NUSA TENGGARA 1.80 32.78 0.89 1.48 1.04 1. SUMATERA UTARA 1.51 1.88 0.63 0.47 1.27 0.04 20152020 (5) 0.00 0.57 2.51 2.66 82.47 2.54 1.

7 Sumber: 2008 Data Statistik Indonesia Tabel 2.2 Karakteristik Kependudukan Indonesia Dipublikasikan oleh Azamku.2 Perkiraan jumlah penduduk sampai tahun 2050 2.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .

70 persen pada tahun 2000 menjadi 45. Dalam kurun yang sama mereka yang dalam usia kerja. 15-64 tahun meningkat dari 64. Menurunnya rasio beban ketergantungan menunjukkan berkurangnya beban ekonomi bagi penduduk umur produktif (usia kerja) yang menanggung penduduk pada umur tidak produktif.6 persen menjadi 68.3 sampai dengan Tabel 2.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .5 persen (Tabel 2. Susunan umur penduduk hasil proyeksi yang disajikan pada Tabel 2.5 juga menunjukkan pola yang sama.8 persen pada tahun 2025 (Tabel 2. Asumsi tentang penurunan tingkat kelahiran dan kematian Indonesia seperti diuraikan di atas sangat mempengaruhi susunan umur penduduk.50 persen pada tahun 2025.7 persen menjadi 8. walaupun dari hasil sensus dan survei-survei yang lalu proporsi penduduk muda tersebut menunjukkan kecenderungan makin menurun. Perubahan susunan ini mengakibatkan beban ketergantungan (dependency ratio) turun dari 54. Dipublikasikan oleh Azamku.8 Struktur umur penduduk Indonesia masih tergolong muda. Proporsi anak-anak berumur 0-14 tahun turun dari 30.4) dan mereka yang berusia 65 tahun ke atas naik dari 4.3).5).7 persen pada tahun 2000 menjadi 22.7 persen (Tabel 2.

4 19.8 36.1 26.3 22.2 27.7 27.1 34.1 25.9 32.9 23.6 26.3 31.9 33.1 26.4 24.2 30. JAMBI 16.2 24.0 24.0 24.0 27.9 25. SULAWESI TENGAH 73.2 31.2 36.0 24.6 28.9 31. KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 31.7 30.0 23.3 26.1 23.3 24.5 23.8 22.1 26.1 22.4 29.1 24. PAPUA 2000 2005 2010 2015 2020 2025 (2) (3) (4) (5) (6) (7) 36.7 30.1 35.9 Tabel 2.1 27.7 24.0 17.7 32. JAWA TIMUR 36.8 25.9 20.9 31.2 26.1 31.7 25.4 26.2 29.9 25.7 20. MALUKU UTARA 94.4 33.0 24.6 20.0 34.6 23.8 26.3 25.9 25.5 28. SUMATERA UTARA 13. BENGKULU 18.3 34.5 32. SULAWESI TENGGARA 75.9 25.8 36.0 21.1 32. JAWA TENGAH 34. SULAWESI SELATAN 74.4 23. NUSA TENGGARA BARAT 53.0 38.9 22. BANTEN 51.4 30. GORONTALO 81.5 31.1 24. KALIMANTAN TIMUR 71.3 28.2 23. JAWA BARAT 33.4 30.2 22.6 17.5 25.4 27.5 33. KALIMANTAN SELATAN 64. KALIMANTAN BARAT 62.3 16. M A L U K U 82.2 25.8 27.3 28. NUSA TENGGARA TIMUR 61.9 26.0 31.6 20.8 25.4 22.0 28.9 25.8 39.1 28. RIAU 15.1 29.3 28.9 26.4 27.0 33.0 21.2 24.0 30.6 25.0 26.2 24.4 24.0 27.0 18.3 21.7 25.7 27.3 Estimasi Proporsi Penduduk Umur 0-14 menurut Provinsi Tahun 2000-2025 (dalam %) Propinsi (1) 11. DKI JAKARTA 32.4 26.3 28.5 31.5 25.3 34.4 25.1 28.9 23.5 17.5 33.3 29.2 26.4 24.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .1 25.5 32.3 28.5 35.5 26.4 24.0 23.5 25. D I YOGYAKARTA 35.0 28.0 29. B A L I 52.1 26.7 23.1 34.9 34.3 31. SUMATERA BARAT 14.6 35.6 27.8 24.4 27.3 31.8 30.4 24.2 26.3 29. SUMATERA SELATAN 17.4 Estimasi Proporsi Penduduk Umur 15-64 menurut Provinsi Tahun 2000-2025 (dalam %) Dipublikasikan oleh Azamku.7 19. SULAWESI UTARA 72.0 30. LAMPUNG 19.6 28.7 29.3 28.0 30.1 26.6 28.7 28.1 38.2 37.7 32.5 25. KALIMANTAN TENGAH 63.2 24.9 19.0 21.9 20.2 25.5 26.4 Tabel 2.6 29.6 26.7 26.2 35.5 26.5 26.6 32.4 19.0 34.1 35. NANGGROE ACEH DARUSSALAM 12.0 26.

Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .8 68.7 70.1 69.1 67. NANGGROE ACEH DARUSSALAM 12.9 70. KALIMANTAN TIMUR 71.9 70.9 65.6 69.3 65.4 66.0 66.9 66. D I YOGYAKARTA 35.4 67.2 68.7 72.9 64.3 69.0 63.9 69.5 68.4 65. SUMATERA BARAT 14.8 60.5 67.7 69.3 64.1 67.1 68.6 68.9 71.6 70.6 63.7 71.1 68.8 73.4 71.0 67.4 65.0 68.7 69.2 67.5 67.4 68.4 68.4 69.9 66.9 65.8 63.4 67.2 69.4 71.1 67. JAWA TIMUR 36. PAPUA 2000 2005 2010 2015 2020 2025 (2) (3) (4) (5) (6) (7) 60.9 69. B A L I 52.9 57.0 65.1 68.5 66.2 69.7 63.5 67. MALUKU UTARA 94.9 65.0 69.1 69.9 67.4 62.2 69. SULAWESI UTARA 72.9 69.6 70.0 69.1 68.0 67.1 72.9 64.0 62.1 69.0 69.6 69.2 68.0 70.6 64.3 60.3 61.9 69.9 65.8 68.4 69.0 69.0 58.7 66.8 69.4 67.1 67. NUSA TENGGARA BARAT 53.7 65.4 69.1 65.9 71.5 62.1 71. KALIMANTAN BARAT 62.0 66.7 70.4 70.4 62. SULAWESI SELATAN 74. BENGKULU 18. SULAWESI TENGAH 73. JAWA TENGAH 34.2 68.9 69.2 64.0 67.8 66.8 65.5 66.7 73.2 67.2 62.8 67.9 69. SULAWESI TENGGARA 75.3 68.8 69.1 65.6 71.0 71.3 61.9 69.0 68.2 70.1 67.3 61.1 67.9 69.0 67.0 72.1 71. BANTEN 51.8 67.6 69.7 67.5 67.1 68.4 69.0 65. M A L U K U 82.7 70.6 62.8 67.6 66.7 65.9 61.3 67. KALIMANTAN TENGAH 63. JAMBI 16.4 64. RIAU 15.10 Propinsi (1) 11.2 60.9 69.6 68. DKI JAKARTA 32.5 62.9 71.7 66.1 62.2 66.3 60.5 64.9 57.9 Tabel 2.6 70.7 59.9 71. LAMPUNG 19.1 70.0 68.5 66.1 68.5 Estimasi Proporsi Penduduk Umur 65+ menurut Provinsi Tahun 2000-2025 (dalam %) Propinsi (1) 2000 2005 2010 2015 2020 2025 (2) (3) (4) (5) (6) (7) Dipublikasikan oleh Azamku.2 69.3 67.4 68.5 60.4 71.7 65. JAWA BARAT 33. GORONTALO 81. SUMATERA SELATAN 17.7 66. KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 31.6 73.0 68.6 67.7 70.1 69.2 70. KALIMANTAN SELATAN 64. SUMATERA UTARA 13.2 63.1 68.6 69. NUSA TENGGARA TIMUR 61.6 65.

RIAU 15.8 2. JAMBI 16.5 4. KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 31. PAPUA 3.6 7. MALUKU UTARA 94.2 7.1 4.9 4.7 5.1 4. D I YOGYAKARTA 35.7 8.4 10.8 5.6 3.1 5.7 3.4 6.8 4.1 3.7 4.6 3.6 7.3 4.2 6. LAMPUNG 19.2 4.9 6.2 5. SULAWESI TENGGARA 75.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .7 5.1 2.1 2.0 4.6 5.1 3.3 3.2 3.5 4.3 3. JAWA TIMUR 36.8 2.1 5.9 3.2 6. M A L U K U 82.6 3. SULAWESI SELATAN 74. BENGKULU 18.9 Dipublikasikan oleh Azamku.3 12.4 2.1 4.4 5.3 4.6 5.6 4.5 5.3 2.6 5.1 5.2 3.2 5.7 2.1 6.3 3.0 3.4 4.8 1.6 3.6 5.8 8.7 8.3 4.6 10.3 10.6 4. KALIMANTAN TIMUR 71.5 3.5 4.4 4.5 4.8 6. KALIMANTAN TENGAH 63.2 3.7 8.3 4.9 7.1 2.4 6.5 5.9 7. NUSA TENGGARA TIMUR 61.2 2.4 6. GORONTALO 81.0 1.5 6.7 6.0 3.7 2.0 6.4 4. SUMATERA UTARA 13.0 7.8 4.4 3.1 3.0 3.6 6.9 3.9 4.5 9.2 6.8 6.6 3.5 9.6 3.6 NO.5 5.8 5.7 5.8 3.9 8.7 7.7 3.5 5.0 4.4 2.0 2. KALIMANTAN SELATAN 64.8 10.4 4.2 6.1 12.7 6.5 2.5 3.3 4.3 3.4 6.0 5. NUSA TENGGARA BARAT 53.0 3.5 3.2 4. JAWA BARAT 33.2 2.2 4.0 6.8 4.9 9.7 6.5 4.1 3.6 3.2 5.5 3. JAWA TENGAH 34.4 3. SUMATERA BARAT 14. SUMATERA SELATAN 17. B A L I 52.4 5.1 5.4 3.2 1.7 2.3 4.0 4.9 3.2 4.11 11.5 8.8 5.2 3.9 7.8 7.8 5. BANTEN 51. KALIMANTAN BARAT 62.7 4.1 3.9 6.9 3. NEGARA Tabel 2.4 4.4 5.1 7.6 perbandingan demografis ANGKA ANGKA TOTAL KELAHIRAN KEMATIAN FERTILITY KASAR (AKLK) KASAR (AKK) RATE (TFR) 1994 1995 1997*) 1994 1995 1997*) 1995 1996 1997*) ***) 1 Brunei Darussalam 27 23.2 3.6 7. NANGGROE ACEH DARUSSALAM 12.1 3.2 5.2 23. SULAWESI UTARA 72.8 6.5 2.5 5.7 5.3 6.8 3.5 9.2 9. SULAWESI TENGAH 73.9 3.9 11.3 8.4 7.0 3.9 6.6 3. DKI JAKARTA 32.7 5.8 2.0 6.3 8.

2 9.8 2. tingginya jumlah penggangguran massal.7 1.1 3.3 3.8 5.0 13.9 5.9 16.0 2.4 28.7 1.2 2. 2.4 7.7 16.9 5.8 ** 2.7 6. 2.7 1.3 3.3 25.0 7.9 3.0 25.8 13.6 31.8 2.com).8 22.tempointeraktif.3 Ketenagakerjaan Untuk keperluan analisis ketenagakerjaan.8 26.0 4.3.9 22.6 6. baik di dalam maupun di luar hubungan kerja guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat (www.6 8.2 3.1 25.0 4.0 3.0 27. Masalah kontemporer ketenagakerjaan Indonesia saat ini menurut analisis kami berangkat dari 4 (empat) soal besar.7 3.8 11.4 3. 1997 *** 1997 World Population Data Sheet 2.1 5. 3.3 5.9 3.7 ** 7.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . upah kurang layak.2 31.0 3.7 28. secara garis besar penduduk suatu negara dapat dibedakan menjadi dua golongan yaitu tenaga kerja dan bukan tenaga kerja. Yang termasuk angkatan kerja ialah adalah penduduk Dipublikasikan oleh Azamku.8 5.2 INDONESIA 24 Sumber : ESCAP Population Data Sheet 1996 *) Asia Pacific Countries Profile. yaitu. Tenaga Kerja adalah setiap orang laki-laki atau wanita yang sedang dalam dan/atau akan melakukan pekerjaan.2 17.8 26.0 7.3 7. 1. BKKBN.7 10.9 6.3 4. rendahnya tingkat pendidikan buruh. minimnya perlindungan hukum 4.5 4.1 Konsep dan Definisi Tenaga kerja dipilah pula kedalam dua kelompok yaitu angkatan kerja dan bukan angkatan kerja.0 ** 18.12 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kamboja Laos Malaysia Myanmar Filipina Singapura Thailand Vietnam 38 43 28 32 30 17 20 29 39.9 4.9 42.1 1.6 14 8 15 5 11 7 5 6 8 12.

Berikut ini adalah macam jenis & macam pengangguran yang lain: 1. Pengangguran Siklikal Pengangguran siklikal adalah pengangguran yang menganggur akibat imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . tukan jualan duren yang menanti musim durian. 2. 4.13 berumur 15 tahun keatas yang selama seminggu sebelum pencacahan bekerja atau punya pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja dan mereka yang tidak bekerja tetapi mencari pekerjaan. 3. tetapi bisa dilakukan beberapa waktu sebelumnya asalkan masih dalam status menunggu jawaban lamaran. Angkatan kerja itu sendiri dibedakan menjadi dua yaitu pekerja dan pengangur. Yang dimaksud dengan pekerja adalah adalah tenaga kerja yang bekerja di dalam hubungan kerja pada pengusaha dengan menerima upah (www. Pengangguran Friksional / Frictional Unemployment Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan adanya kendala waktu. Sedangkan yang termasuk bukan angkatan kerja adalah penduduk dalam usia kerja yang tidak bekerja. dalam kurun waktu seminggu sebelum pencacahan. Pengangguran Musiman / Seasonal Unemployment Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur. Dipublikasikan oleh Azamku. Semakin maju suatu perekonomian suatu daerah akan meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang lebih baik dari sebelumnya. Pengangguran Struktural / Structural Unemployment Pengangguran struktural adalah keadaan di mana penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja. Contohnya seperti petani yang menanti musim tanam. Penganguran semacam ini oleh BPS dinyatakan sebagai penganggur terbuka. informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerjaan.com). Pengangguran merupakan usaha mendapatkan pekerjaan yang tidak terbatas dalam jangka waktu seminggu yang lalu saja.tempointeraktif. tidak mempunyai pekerjaan dan tidak mencari kerja (www.tempointeraktif.com).

tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada bulan Februari 2005 mencapai 10.02 persen.48 persen dibandingkan dengan kondisi Agustus 2004 yang besarnya 67. berarti telah mengalami kenaikan sebesar 0.7 juta menjadi 94.9 persen. yang berarti menambah jumlah penganggur baru sebesar 600 ribu orang.14 2.9 persen dari seluruh penduduk yang bekerja.9 juta orang.2 juta orang.2 Angkatan Kerja Indonesia Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2004 dan Februari 2005 Jumlah angkatan kerja pada bulan Februari 2005 mencapai 105.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . Pada kondisi Pebruari 2005. bertambah 1. Jumlah dan komposisi tenaga kerja akan terus mengalami perubahan seiring dengan berlangsungnya proses demografi.6 juta orang atau 63.8 juta orang. Jumlah pekerja informal pada Februari 2005 mencapai 60.8 persen.61 persen dari mereka berada di Pulau Jawa. Secara langsung naik Dipublikasikan oleh Azamku. lebih tinggi sedikit dibanding TPT pada bulan Agustus 2004 yang besarnya 9.3. di Indonesia terdapat 155. sekitar 60. sehingga memberikan pengaruh terhadap faktor-faktor produksi di Indonesia.3 persen.6 juta orang atau 31.54 persen. TPAK Indonesia pada Pebruari 2005 sebesar 68. merupakan ukuran yang menggambarkan jumlah angkatan kerja untuk setiap 100 angkatan kerja.2 persen.3 Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Tenaga kerja adalah modal bagi geraknya roda pembangunan.0 juta orang. Kenaikan TPAK ini antara lain disebabkan oleh kondisi sosial ekonomi nasional yang belum setabil. Jumlah penduduk yang bekerja dalam 6 bulan yang sama hanya bertambah 1.8 juta orang dibandingkan bulan Agustus 2004 yang besarnya 104.3. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK).5 juta penduduk usia kerja. dari 93.2 persen dari seluruh penduduk yang bekerja. angka ini lebih tinggi dari keadaan Agustus 2004 sebesar 63. Dengan demikian. angka ini lebih tinggi dari keadaan Agustus 2004 sebesar 29. Jumlah penduduk yang bekerja tidak penuh (underemployment) pada bulan Februari 2005 mencapai 29. 2. Bagian dari tenaga kerja yang aktif dalam kegiatan ekonomi disebut angkatan kerja.

Khusus provinsi NAD.38 persen. Pada kelompok lansia (umur 60 +). Pada Februari 2005.88. dan NTB (Nusa Tenggara Barat) 1. TPAK turun tajam menjadi hampir 52. 2. Sulawesi Tengah 1. Tingkat Penggangguran Terbuka (TPT) antar provinsi juga bervariasi cukup besar.15 turunnya faktor produksi ini akan membeirikan dampak terhadap tinggi rendahnya faktor permintaan dan penawaran tenaga kerja. Sedangkan TPAK tertinggi pada kelompok umur 45-59 tahun sebesar 80. Selama bulan Agustus 2004 sampai dengan Februari 2005 terdapat beberapa provinsi yang mengalami peningkatan TPAK yang sangat besar.20 persen.73 persen dan terendah di provinsi Bali sebesar 4. dan Sumatera Utara 3. Menurut golongan umur terlihat bahwa TPAK terendah pada kelompok umur 15-19 tahun.79 dan meningkat seiring bertambahnya umur.45 persen.72 persen. TPAK akan berangsur-angsur mengalami sedikit penurunan.03 persen. Sementara itu propinsi lain yang mengalami peningkatan TPT yang cukup nyata adalah Sulawesi Utara 3. Jambi 2.45 persen.78 persen. antara lain terdapat tiga provinsi masing-masing sebagai berikut : NAD (Nanggru Aceh Darussalam) 6. yaitu dengan peningkatan TPT sebesar 3. Kalimantan Timur 3.18 persen.55 persen.49 persen. Selanjutnya pada kelompok umur yang lebih tua.22 persen dan tertinggi Nusa Tenggara Timur 79. peningkatan TPAK yang besar diikuti oleh TPT yang besar pula.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . provinsi Maluku mempunyai TPAK terendah 59. yaitu 38. Hal ini menunjukkan bahwa dari 100 orang lansia. dengan provinsi DKI dan Jawa Barat memiliki persentase tertinggi sebesar 14.15 persen. yang aktif dalam kegiatan ekonomi sekitar 50 orang. TPAK antar propinsi mempunyai variasi yang cukup besar. Sejalan dengan angka tersebut.4 Pekerjaan dan Tingkat Upah Sebaran pekerjaan angkatan kerja dapat ditinjau dari tiga aspek yaitu • • • Lapangan pekerjaan Status pekerjaan Jenis pekerjaan Dipublikasikan oleh Azamku.

00 912. Sumedang (Jatinangor.16 2.000. Tanjungsari.000.000. Nanggroe Aceh Darussalam 2.00 1. Kepulauan Riau 6. Cimanggung & Pamulihan) Kabupaten Karawang Upah Minimum Kelompok I Upah Minimum Kelompok II Upah Minimum Kelompok III 700.00 800.015.60 1.00 763.00 683.225. Jambi 7.000.000.619.00 800. Sumedang (diluar Jatinangor.205. Bengkulu 10. Jawa Barat Kabupaten Bogor Kota Depok Purwakarta Kota Bekasi Upah Minimum Kelompok I Upah Minimum Kelompok II Kabupaten Bekasi Upah Minimum Kelompok I Upah Minimum Kelompok II -Kab. Riau 5.00 822.000.1.013.4.020.00 Dipublikasikan oleh Azamku.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . Sumatera Selatan 8.00 962.00 990.39 873. Bangka Belitung 9.193.000.000.00 568. Cimanggung & Pamulihan) -Kab. nama propinsi/Kabupaten/Kota: 1.00 1.000. Sumatera Utara 3.589.231.00 924.00 886.000.00 833.500.000.000. DATA UPAH MINIMUM PROPINSI (UMP) 2008 Berikut ini adalah data UMP tahun 2008.000.000.020.583.00 743.00 1. Sumatera Barat 4.013.00 980. -Tanjungsari.00 1. Lampung 11.528.00 813.000.000.00 970.00 1.000.00 724.

000.00 972.80 837.00 - Dipublikasikan oleh Azamku.320. Nusa Tenggara Barat 19.00 685.00 825.000. Kalimantan Tengah 23.000.000. Maluku 25.00 700. Sulawesi Utara 939.00 737.00 760. Kalimantan Timur 24.980.000.00 815.00 650.000. Nusa Tenggara Timur 20.00 686.00 645.400.00 765.00 700. Kalimantan Selatan 22. Kalimantan Barat 21.000.000.000.00 802. Gorontalo 27.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .000.00 730.000.00 953. Banten Kabupaten Tangerang Kota Cilegon 14.868.500.000. Jawa Timur Kota Surabaya Kabupaten Sidoarjo 17.00 805.000.000.00 800.00 586.00 547. Maluku Utara 26.00 685.00 600.000. DKI Jakarta 13.000.00 805.604. Jawa Tengah 15.000.500.17 Kota Bandung Kabupaten Bandung 12.850.00 895.00 685.00 712.00 971. Yogyakarta 16.000.000. Bali Kabupaten Badung Kota Denpasar Kabupaten Gianyar Kabupaten Jembrana Kabupaten Karangasem Kabupaten Klungkung Kabupaten Bangli Kabupaten Tabanan Kabupaten Buleleng 18.000.

Sulawesi Barat 32. Ada seseorang HR di sebuah perusahaan garment bercerita bahwa dia merekrut beberapa orang karyawan harian lepas untuk menyelesaikan order dari luar.500.000.00 1.00 670.105. suatu saat Dipublikasikan oleh Azamku.520.500.00 BAB III STUDI KASUS DAN PEMBAHASAN 3.18 28. Sulawesi Tenggara 29. Papua 700.000.1 Studi Kasus Kasus ketenagakerjaan – tenaga lepas. sistem pembayaran harian tetapi dibayar seminggu sekali. Sulawesi Tengah 30.00 760.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .00 740. Sulawesi Selatan 31.

com/buni@yahoogroups. tadi pagi jam 9 Dipublikasikan oleh Azamku. namun tidak disangka orang-orang tersebut menolak dan minta uang jasa atau dalam bahasa sunda “uang kadeudeuh”.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .mail-archive.19 ordernya berhenti entah apa sebabnya.com/msg00124. Dalam regulasi tenaga kerja kita memiliki beberapa hak harian lepas yang harus dipenuhi semacam THR/jamsostek/ kesehatan (dalam istilahnya selalu 'karyawan' yaitu yang menerima upah artinya harian lepas juga dong?) yang jarang dipenuhi pengusaha.html) Pembahasan Dari kasus diatas dapat dilihat bahwa tanpa perjanjian kerja sangat riskan sekali karena hubungan antara pekerja dan pengusaha menjadi terbuka. kedua pihak bisa saling memanfaatkan. selain itu juga ada kabar burung bahwa merekapun meminta uang ala kadarnya. Akhirnya Depnaker memberikan anjuran kepada pekerja untuk menerima tapi juga menganjurkan kepada pengusaha untuk memberi sedikit “uang kadeudeuh” karena alasannya karyawan tertipu dijanjikan sebagai karyawan normal nyatanya harian lepas (itupun tidak ada bukti tertulis). dalam mediasi tersebut dipertanyakan mana perjanjian kerja harian lepasnya? Mana bukti bahwa dia dibayar secara harian? Ujung-ujungnya ketika diberikan bukti pembayaran ditanya lagi mana pembayaran jamsosteknya? Bukti potongan dan setoran pajaknya mana? Beberapa terdapat exceeding working hour diatas 3 jam melanggar dan tidak dibayar. selain itu kadang juga pengusaha membiarkan harian lepas bekerja lebih dari 3 bulan dan tanpa benefit apapun. (http://www. dst. Selain itu jika ada kasus menjadi memakan waktu dan tenaga yang seharusnya berjalan lancar sesuai rencana. akhirnya semua pekerja harian lepas tersebut diberhentikan. Kasus uang pesangon yang rendah Akhirnya keluar juga putusan PHK dari manajemen tapi tidak semua anggota Serikat diPHK tetapi hanya 20 orang. akhirnya dilakukan mediasi. Sedikit bercerita. Hal ini akan sangat melemahkan posisi pengusaha dalam kasus yang berhubungan dengan perselisihan industrial. kebetulan salah seorang yang agak rebelling sedikit mengerti hukum ketenagakerjaan karena pernah ikut serikat pekerja melakukan protes dan berasumsi bahwa dimata hukum mereka sama dengan permanen dan dia melaporkan hal ini ke depnaker setempat.

Selain itu juga perusahaan sebesar itu seharusnya sudah ada JAMSOSTEK. ”Kalo cuma 1 bulan gaji mendingan saya ikhlaskan saja untuk perusahaan deh untuk beli bahan produksi biar bisa jalan lagi deh. lebih baik tidak usah diberi uang pesangon saja. padahal perusahaan sudah menerima penghargaan dari bapak persiden (artinya kan bukan perusahaan yang kecil).. Jika uang pesangonnya tetap sebesar itu dan tidak ditambah. Disnaker pun setelah mendengar besarnya kompensasi secara langsung malah mencibir “mbok ora usah diwenehi sisan wae”. ikhlas…” kata penulis studi kasus.wordpress. SekJend. Dipublikasikan oleh Azamku. Dari pihak yang diPHK sudah menerima putusan tersebut karena memang kita mengharapkan hal tersebut. Bendahara (penulis studi kasus) dan Divisi Advokasi. manajemen perusahaan dan sebagai mediator dari pihak Disnaker. Daripada ribut masalah uang pesangon. Singkat cerita bapak pengacara itu membaca 20 nama yang diPHK. bayangkan saja pihak perusahaan menawarkan kompensasi 1 bulan gaji dibayarkan mulai 15 Oktober 2008 secara bertahap. Yang tidak bisa kita terima adalah masalah kompensasi. sebaiknya perusahaan sadar diri dan memenuhi tuntutan mereka (menaikan jumlah uang pesangon). Itupun juga demi nama baik perusahaan.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . Dari perusahaan sendiri sudah mewakilkan ke pengacara. Dari pihak yang diPHK juga tidak menerima keputusan itu dan mereka tetap menuntut sesuai yang terdapat di UU No 13 Th 2003 tentang ketenagakerjaan. jika tidak ada JAMSOSTEK maka itu termasuk tindakan pidana yang mana berdasarkan pasal 29 UU Jamsostek hukumannya penjara maksimal 6 bulan atau denda maksimal 50 juta. 5 diantaranya adalah pentolan Serikat termasuk ketua. Mana hati nurani anda bapak pimpinan CV.com/2008/09/11/perkembangan-kasus-tenaga-kerjadikantorku-5/) Pembahasan Dari kasus diatas dapat dilihat bahwa perusahaan tidak punya perasaan dengan memberi uang pesangon yang sedikit. Magetan Putera penerima penghargaan primaniyarta dari Presiden SBY ? (http://redys.20 pertemuan tripartit kedua antara Serikat.

Pulau Jawa merupakan salah satu daerah terpadat di dunia.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . menjadikan negara ini negara dengan penduduk terpadat ke-4 di dunia. Dipublikasikan oleh Azamku. dengan lebih dari 107 juta jiwa tinggal di daerah dengan luas sebesar New York.21 BAB IV KESIMPULAN Dari makalah diatas dapat disimpulkan bahwa Indonesia memiliki jumlah penduduk sebesar 225 juta jiwa.

7 persen pada tahun 2000 menjadi 22.com/2007/06/12/tiga-faktor-mendasar-penyebabmasih-tingginya-pengangguran-di-indonesia/ diakses 18 September 2008 Dipublikasikan oleh Azamku. kemudian antara periode 2000-2005 dan 2020-2025 turun menjadi 1.6 juga menunjukkan pola yang sama. walaupun dari hasil sensus dan survei-survei yang lalu proporsi penduduk muda tersebut menunjukkan kecenderungan makin menurun.6 persen menjadi 68. Susunan umur penduduk hasil proyeksi yang disajikan pada Tabel 2.wordpress. penduduk Indonesia bertambah dengan kecepatan 1. DAFTAR PUSTAKA http://aricloud.8 persen pada tahun 2025 (Tabel 2.50 persen pada tahun 2025. Dalam dekade 19902000.5) dan mereka yang berusia 65 tahun ke atas naik dari 4.70 persen pada tahun 2000 menjadi 45. Dalam kurun yang sama mereka yang dalam usia kerja. Asumsi tentang penurunan tingkat kelahiran dan kematian Indonesia seperti diuraikan di atas sangat mempengaruhi susunan umur penduduk. 15-64 tahun meningkat dari 64. sampai dengan Tabel 2.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . Menurunnya rasio beban ketergantungan menunjukkan berkurangnya beban ekonomi bagi penduduk umur produktif (usia kerja) yang menanggung penduduk pada umur tidak produktif.5).7 persen (Tabel 3.6).92 persen per tahun Struktur umur penduduk Indonesia masih tergolong muda. Perubahan susunan ini mengakibatkan beban ketergantungan (dependency ratio) turun dari 54.wordpress. Proporsi anak-anak berumur 0-14 tahun turun dari 30.49 persen per tahun.22 Pertumbuhan rata-rata per tahun penduduk Indonesia selama periode 2000-2025 menunjukkan kecenderungan terus menurun.7 persen menjadi 8.4.34 persen dan 0.5 persen (Tabel 3.com/2008/03/14/standar-gaji-dan-umr-dki-jakarta/ diakses 25 September 2008 http://elektrojoss.

wikipedia.com/buni@yahoogroups.com/content/view/920/936/1/1/ diakses 18 September 2008 http://www.datastatistik-indonesia.com/content/view/920/936/ diakses 18 September 2008 http://www.datastatistik-indonesia.datastatistik-indonesia.org/pengertian-pengangguran-dan-jenis-macam-pengangguranfriksional-struktural-musiman-siklikal diakses 18 September 2008 diakses 25 September 2008 http://redys.angelfire.htm diakses 25 September 2008 http://www.org/wiki/Upah_Minimum_Regional diakses 18 September 2008 http://organisasi.datastatistik-indonesia.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .kapanlagi.com/content/view/920/936/1/3/ diakses 18 September 2008 http://www.com/content/view/920/936/1/2/ diakses 18 September 2008 http://www.html diakses 25 September 2008 http://www.mail-archive.datastatistik-indonesia.com/h/0000156200.com/id/edicahy/ceritakami/cerkam10.com/content/view/920/936/1/4/ diakses 18 September 2008 http://www.datastatistik-indonesia.html diakses 25 September 2008 Dipublikasikan oleh Azamku.23 http://id.wordpress.com/content/view/313/313/1/1/ diakses 18 September 2008 http://www.com/content/view/919/934/ diakses 18 September 2008 http://www.com/2008/09/11/perkembangan-kasus-tenaga-kerjadikantorku-5/ diakses 25 September 2008 http://www.com/msg00124.datastatistik-indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful