1

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN MAKALAH Untuk memenuhi tugas mata kuliah Perekonomian Indonesia yang dibina oleh Bapak Ludhi

Oleh Kelompok VI: Fajar Doni Ardianto Efendi Tri Krisdianto Beni alif ayu wijaya Irvan Fachrudin 407413412198 407413412193 407413412187 407413412149

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS EKONOMI JURUSAN S1 MANAJEMEN Oktober 2008

Dipublikasikan oleh Azamku.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato

2

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia memiliki jumlah penduduk sebesar 225 juta jiwa, menjadikan negara ini negara dengan penduduk terpadat ke-4 di dunia. Pulau Jawa merupakan salah satu daerah terpadat di dunia, dengan lebih dari 107 juta jiwa tinggal di daerah dengan luas sebesar New York. Indonesia memiliki budaya dan bahasa yang berhubungan namun berbeda. Sejak kemerdekaannya Bahasa Indonesia (sejenis dengan Bahasa Melayu) menyebar ke seluruh penjuru Indonesia dan menjadi bahasa yang paling banyak digunakan dalam komunikasi, pendidikan, pemerintahan, dan bisnis. Namun bahasa daerah juga masih tetap banyak dipergunakan. Dari segi kependudukan, Indonesia masih menghadapi beberapa masalah besar anatara lain : • • • Penyebaran penduduk tidak merata, sangat padat di Jawa - sangat jarang di Kalimantan dan Irian. Piramida penduduk masih sangat melebar, kelompok balita dan remaja masih sangat besar. Angkatan kerja sangat besar, perkembangan lapangan kerja yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah penambahan angkatan kerja setiap tahun. • • • Distribusi Kegiatan Ekonomi masih belum merata, masih terkonsentrasi di Jakarta dan kota-kota besar dipulau Jawa. Pembangunan Infrastruktur masih tertinggal; belum mendapat perhatian serius Indeks Kesehatan masih rendah; Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi masih tinggi

Dipublikasikan oleh Azamku.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato

3. Bagaimanakah pekerjaan dan tingkat upah yang berlaku diIndonesia? 5. Bagaimana laju pertumbuhan penduduk di Indonesisa? 2.3 1. Bagaimana campur tangan pemerintah tentang kependudukan dan tenagakerjaaan? 1.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakgn yang ada penulis mengambil rumusan masalah sebagai berikut : 1. 2. kepadatan. Untuk mengetahui angkatan kerja dantingkat upah di Indonesia. Untuk mengetahui karakteristik kependudukan di Indonesia.3 Tujuan Penulisan Makalah 1. 4. Bagaimana pandangan umum tentang ketenagakerjaan di Indonesia? 4. Untuk mengetahui jumlah. Bagaimana karateristik kependudukan Indonesia? 3. Untuk mengetahui ketenagakerjaan di Indonesia. Untuk mengetahui kebijaksanaan kependudukann dan ketenagakerjaan. 5. dan laju pertumbuhan penduduk. Dipublikasikan oleh Azamku.

kemudian antara periode 2000-2005 dan 2020-2025 turun menjadi 1. penduduk Indonesia bertambah dengan kecepatan 1. Crude Birth Rate (CBR) turun dari sekitar 21 per 1000 penduduk pada awal proyeksi menjadi 15 per 1000 penduduk pada akhir periode proyeksi.4 persen pada tahun 2025. Dalam dekade 1990-2000. sedangkan Crude Death Rate (CDR) tetap sebesar 7 per 1000 penduduk dalam kurun waktu yang sama. Pulau Dipublikasikan oleh Azamku. Namun secara perlahan persentase penduduk Indonesia yang tinggal di Pulau Jawa terus menurun dari sekitar 59. sebagian besar penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa.1 Laju Pertumbuhan Penduduk Hasil proyeksi menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia selama dua puluh lima tahun mendatang terus meningkat yaitu dari 205. Sebaliknya persentase penduduk yang tinggal di pulau pulau lain meningkat seperti. Salah satu ciri penduduk Indonesia adalah persebaran antar pulau dan provinsi yang tidak merata.1).Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . namun penurunan karena kelahiran lebih cepat daripada penurunan karena kematian. pertumbuhan rata-rata per tahun penduduk Indonesia selama periode 2000-2025 menunjukkan kecenderungan terus menurun.2 juta pada tahun 2025 (Tabel 2.4 BAB II KAJIAN TEORI 2.1 persen pada tahun 2000 menjadi 55.34 persen dan 0.1 Penduduk di Indonesia Dalam wikipedia dijelaskan bahwa penduduk adalah semua orang yang berdomisili di wilayah geografis Republik Indonesia selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan untuk menetap. Walaupun demikian. Sejak tahun 1930.1.92 persen per tahun. padahal luas pulau itu kurang dari tujuh persen dari luas total wilayah daratan Indonesia. Angka Jumlah penduduk Indonesia dapat dijumpai pada hasil Sensus Penduduk terbitan Biro Pusat Statistik 2.49 persen per tahun.1 juta pada tahun 2000 menjadi 273. Turunnya laju pertumbuhan ini ditentukan oleh turunnya tingkat kelahiran dan kematian.

Sulawesi Tengah. Gorontalo dan Papua.5 persen pada periode yang sama. Jumlah penduduk di setiap provinsi sangat beragam dan bertambah dengan laju pertumbuhan yang sangat beragam pula. provinsi-provinsi yang laju pertumbuhan penduduknya turun tajam minimal sebesar 0. Sementara. terutama untuk provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Selain pertumbuhan alami di pulau-pulau tersebut memang lebih tinggi dari pertumbuhan alami di Jawa.1.40 persen dibandingkan periode sebelumnya adalah Lampung. Sumatera Selatan. Bengkulu. maka terlihat laju pertumbuhan penduduk di beberapa provinsi ada yang naik pesat dan ada pula yang turun dengan tajam (data tidak ditampilkan). DKI Jakarta dan Maluku Utara. Bangka Belitung. memperlihatkan dua provinsi dengan rata-rata laju pertumbuhan penduduk minus yaitu. yaitu pola migrasi menurut umur selama periode proyeksi dianggap sama dengan pola migrasi periode 1995-2000. Tabel 2.7 persen menjadi 22. provinsi yang laju pertumbuhannya naik pesat minimal sebesar 0.5 persen menjadi 6.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .5 Sumatera naik dari 20. Jawa Tengah. Kep. Sebagai contoh. Pola migrasi provinsi ini pada periode 1995-2000 adalah minus di atas 10 persen.7 persen. Kondisi ini kemungkinan akibat dari asumsi migrasi yang digunakan. Dipublikasikan oleh Azamku. faktor arus perpindahan yang mulai menyebar ke pulau-pulau tersebut juga menentukan distribusi penduduk. Kalimantan naik dari 5. Nanggroe Aceh Darussalam dan DKI Jakarta.50 persen dibandingkan periode sebelumnya (1990-2000) adalah Nanggroe Aceh Darussalam. jauh lebih tinggi dari provinsi-provinsi pengirim migran lainnya. Bila dibandingkan dengan laju pertumbuhan periode 1990-2000.

75 1.34 1. KEPULAUAN BANGKA 1.33 2.23 1. JAWA TENGAH 0.08 74.33 1. BENGKULU 2. DKI JAKARTA 0.69 3.44 0.68 1.6 Tabel 2.35 0.35 1.51 0.47 1.53 1.01 1.42 34.26 1.37 1.89 1.77 TIMUR 71.32 1.66 2.1 Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Provinsi 2000-2025 (dalam %) Propinsi 20002005 (2) 20052010 (3) 0.26 1.80 20202025 (6) -0.57 2.78 1.63 0.16 0.51 1.85 1.69 1.53 0. KALIMANTAN 2.41 52.66 82.63 1.01 0. LAMPUNG 1.12 2.48 1.91 2.73 0.54 BELITUNG 31.41 1.54 (1) 11.66 0.63 1.54 1. NUSA TENGGARA 1.66 SELATAN 64.99 1.60 0. JAWA TIMUR 0.67 BARAT 53.81 0.11 1.00 2. SUMATERA 1.01 73. JAWA BARAT 1.72 2.04 1.04 20152020 (5) 0.14 0.47 0.00 35.46 0.79 2.23 1. JAMBI 2.60 4. KALIMANTAN 2.29 1.54 1.81 33.26 0. MALUKU UTARA 1.09 1.30 15.55 DARUSSALAM 12.64 1.99 0.91 1. B A L I 1.61 Dipublikasikan oleh Azamku. M A L U K U 1.80 32.37 72.17 1.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .78 94.83 51.20 0. NUSA TENGGARA 1.14 0.58 1.70 SELATAN 17.27 0. SUMATERA UTARA 1.37 1.88 0.34 0. RIAU 4. SULAWESI UTARA 1.07 1.54 TIMUR 61. NANGGROE ACEH 0.42 1.33 0.32 2.26 1.29 20102015 (4) 0.50 1.40 2.37 1.31 2.37 1.57 1.49 0.46 1.30 1. PAPUA 2. SULAWESI 2.41 1.95 0.08 1.47 2. D I YOGYAKARTA 1.95 0.79 1.17 0.35 13. SULAWESI SELATAN 1.53 1.45 0.18 1.01 2.25 3.93 1.13 18.28 1.85 1.94 1.67 1.76 TENGGARA 75.14 1. KALIMANTAN 1. GORONTALO 0.91 81.51 2.82 BARAT 62.69 0.68 1.39 3. BANTEN 2.18 0.20 1.11 0. SULAWESI TENGAH 2.00 0.95 -0.05 0.77 1. SUMATERA BARAT 0.27 0.19 2.87 TENGAH 63.66 2.94 0.58 1.78 0.00 16.45 36. KALIMANTAN 1.77 1.61 19.71 14.

2 Perkiraan jumlah penduduk sampai tahun 2050 2.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .7 Sumber: 2008 Data Statistik Indonesia Tabel 2.2 Karakteristik Kependudukan Indonesia Dipublikasikan oleh Azamku.

70 persen pada tahun 2000 menjadi 45. Perubahan susunan ini mengakibatkan beban ketergantungan (dependency ratio) turun dari 54. Asumsi tentang penurunan tingkat kelahiran dan kematian Indonesia seperti diuraikan di atas sangat mempengaruhi susunan umur penduduk.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .7 persen (Tabel 2.4) dan mereka yang berusia 65 tahun ke atas naik dari 4.3).5 juga menunjukkan pola yang sama.5 persen (Tabel 2.5). Dipublikasikan oleh Azamku. walaupun dari hasil sensus dan survei-survei yang lalu proporsi penduduk muda tersebut menunjukkan kecenderungan makin menurun.8 Struktur umur penduduk Indonesia masih tergolong muda.8 persen pada tahun 2025 (Tabel 2. Proporsi anak-anak berumur 0-14 tahun turun dari 30. Susunan umur penduduk hasil proyeksi yang disajikan pada Tabel 2. 15-64 tahun meningkat dari 64.7 persen menjadi 8.6 persen menjadi 68.3 sampai dengan Tabel 2. Menurunnya rasio beban ketergantungan menunjukkan berkurangnya beban ekonomi bagi penduduk umur produktif (usia kerja) yang menanggung penduduk pada umur tidak produktif.50 persen pada tahun 2025. Dalam kurun yang sama mereka yang dalam usia kerja.7 persen pada tahun 2000 menjadi 22.

SULAWESI SELATAN 74. LAMPUNG 19.1 28.6 28.7 25.4 30.7 27.0 27.9 32.4 27.0 28.0 31.6 32. DKI JAKARTA 32.9 31. SULAWESI TENGAH 73.4 29.3 28.4 24.1 25.5 26.1 26.5 33.5 26.8 39.4 24.2 26.0 27.9 25.2 24.5 26.4 30.8 24.6 17.9 26.1 26.6 26. KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 31.2 24.9 23.1 35.7 19.1 22.0 21.3 29.3 16.6 28.5 35.9 26.5 26.6 25.1 29.2 25.7 20.4 22.8 36.5 23.0 21.3 Estimasi Proporsi Penduduk Umur 0-14 menurut Provinsi Tahun 2000-2025 (dalam %) Propinsi (1) 11.8 25.5 32.6 26.0 30. JAWA TIMUR 36.3 34.6 27.3 29.1 35.3 28.0 23.5 31.2 36.9 34.7 30.4 26.7 23. KALIMANTAN TIMUR 71.8 26. JAWA TENGAH 34.6 23.0 24.9 33.1 26.5 33.4 Estimasi Proporsi Penduduk Umur 15-64 menurut Provinsi Tahun 2000-2025 (dalam %) Dipublikasikan oleh Azamku. KALIMANTAN BARAT 62.9 31. RIAU 15.2 26.1 34.0 34.7 27.5 25.4 19.9 Tabel 2. D I YOGYAKARTA 35.2 31.1 27.1 38.2 25.1 34.0 33.6 20.9 23.5 25.4 19.0 24.5 25.3 22.0 24. B A L I 52.5 31.1 28.7 25.0 23.6 20. SUMATERA BARAT 14.1 23.3 28.9 19.0 29.9 25.4 25. KALIMANTAN TENGAH 63.0 26.4 24.2 30. SULAWESI TENGGARA 75.7 26. BENGKULU 18.2 24.1 24.7 30.1 32. M A L U K U 82.3 34. NUSA TENGGARA BARAT 53. KALIMANTAN SELATAN 64. SUMATERA UTARA 13.2 35.0 30. SULAWESI UTARA 72.9 22.3 28.2 22.4 33. BANTEN 51.7 28.5 32. NANGGROE ACEH DARUSSALAM 12.3 31.0 24.0 21.6 29. PAPUA 2000 2005 2010 2015 2020 2025 (2) (3) (4) (5) (6) (7) 36.5 17.0 17.4 26.1 25.3 24.3 28.0 28.0 26. JAWA BARAT 33.7 32.5 28.0 38.9 25.9 25.4 23.9 25.3 31.3 21.7 24. GORONTALO 81.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .2 24.9 20.1 24.4 27.2 27.2 29.5 25.1 26.8 22.1 31.4 24.2 26.2 23.7 32.3 31.1 26. MALUKU UTARA 94.0 18.3 28.4 Tabel 2.8 25.8 30.7 29.8 27. SUMATERA SELATAN 17.9 20.3 25.0 30. JAMBI 16.4 24.6 28.4 27.0 34.6 35. NUSA TENGGARA TIMUR 61.2 37.8 36.3 26.

7 63.5 66.4 71.0 67.2 70.5 62.8 67.6 73.2 62.9 66.0 69.0 71.0 58.4 69.2 66.4 69.9 64. JAWA BARAT 33.9 Tabel 2.8 60.6 69.1 70. M A L U K U 82.3 69.8 68.0 65.0 68.9 67.2 68.3 61.4 66. JAWA TENGAH 34. BENGKULU 18. D I YOGYAKARTA 35.2 67. LAMPUNG 19.4 70. JAMBI 16.1 69.7 70.7 66. DKI JAKARTA 32.7 66.1 67.5 64.4 68.0 69.0 68.4 71.1 67.1 68. SULAWESI TENGGARA 75. JAWA TIMUR 36.7 70.0 70.8 67.6 65.6 68.6 69.9 71.3 65.1 68.9 69. SULAWESI TENGAH 73.1 68.4 62. KALIMANTAN SELATAN 64.3 61.4 71.2 63. BANTEN 51.5 60.4 67.7 70.8 69.6 62.3 68.8 73.7 69.9 65. PAPUA 2000 2005 2010 2015 2020 2025 (2) (3) (4) (5) (6) (7) 60.5 67.4 67.6 69.5 67.1 71. NANGGROE ACEH DARUSSALAM 12.0 67.9 69.3 60. KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 31. RIAU 15.6 70.9 57.7 65. SULAWESI SELATAN 74. GORONTALO 81.9 66. NUSA TENGGARA BARAT 53.5 62.9 69.2 68.1 67. KALIMANTAN TIMUR 71.7 73.0 63.2 67.7 69.4 69.8 67.8 63.6 69.5 66.5 68.0 65. SUMATERA BARAT 14.1 67.8 68.2 60.3 60.0 72.9 69.4 62.4 65.0 66.0 68.1 69.4 64.7 72.6 67.1 68. KALIMANTAN BARAT 62.1 68.4 69.4 68.2 64.0 62.9 69.7 71.9 71.1 69.0 68.3 61.7 67.4 68.0 67.8 65.9 70.7 65.3 67.9 61.8 69.6 66. MALUKU UTARA 94.8 66.1 65.1 68.9 69.6 63.5 67.6 70.3 67.6 68.5 67.0 66.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .0 67.2 70.6 64.1 62.9 65.10 Propinsi (1) 11.4 67.6 70.1 72.9 69.7 70.1 68.0 69.6 71. SULAWESI UTARA 72.1 69.5 Estimasi Proporsi Penduduk Umur 65+ menurut Provinsi Tahun 2000-2025 (dalam %) Propinsi (1) 2000 2005 2010 2015 2020 2025 (2) (3) (4) (5) (6) (7) Dipublikasikan oleh Azamku. SUMATERA UTARA 13.9 69.7 65.9 57. NUSA TENGGARA TIMUR 61. SUMATERA SELATAN 17.1 67.3 64.9 65.2 68.7 59.4 65.9 71.9 65.2 69.2 69.9 71.2 69.9 69.1 71.9 64.0 69.7 66.1 67.1 65. KALIMANTAN TENGAH 63. B A L I 52.2 69.5 66.9 70.

8 6.1 2.7 8. B A L I 52. GORONTALO 81.2 1.9 9.7 5. D I YOGYAKARTA 35.1 5.4 7. SULAWESI TENGAH 73.9 3.1 12.5 4.9 4.6 3.8 3.9 3.3 4.9 11.6 3.5 3.3 4.2 4.5 4.3 12.4 5.1 4.1 5.8 10.4 3.8 2.7 6.4 6.4 3.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .2 4.5 9.4 6.0 3.1 6.5 3.0 3.8 8.8 5.0 6.4 4.2 5. M A L U K U 82. SULAWESI TENGGARA 75.5 3.7 3.1 5.4 2. SUMATERA UTARA 13.6 10.8 2.9 7.6 7.3 4.0 6.6 5.8 4.6 6.7 5.4 2. JAWA TIMUR 36. NANGGROE ACEH DARUSSALAM 12.0 3. KALIMANTAN TENGAH 63.6 perbandingan demografis ANGKA ANGKA TOTAL KELAHIRAN KEMATIAN FERTILITY KASAR (AKLK) KASAR (AKK) RATE (TFR) 1994 1995 1997*) 1994 1995 1997*) 1995 1996 1997*) ***) 1 Brunei Darussalam 27 23.9 6.1 3.0 2.5 5.3 6.9 7. BANTEN 51.1 2. LAMPUNG 19.5 2.1 3.0 1.2 23. NUSA TENGGARA TIMUR 61.3 4.2 4.7 5.6 5.3 8.1 4.4 4. NEGARA Tabel 2.5 9.8 5.7 8.0 4.2 6.6 7.3 2.0 3.8 2. JAMBI 16.5 9.2 3.6 NO.9 Dipublikasikan oleh Azamku.1 5.5 5.3 10.9 3.2 7.4 4.9 3.4 4.7 6.2 3.9 6.4 6. DKI JAKARTA 32.2 5.4 5.7 8.2 3. SULAWESI SELATAN 74.8 5. MALUKU UTARA 94.3 4.2 3.6 3.1 3.7 2.8 6.5 5.8 4. RIAU 15.8 5.5 2. KALIMANTAN SELATAN 64.2 2. KALIMANTAN BARAT 62.4 6.9 6.2 3.0 6.9 3.1 3.7 6.1 4.3 4.6 5.0 5.7 5.4 4.5 4.8 3. KEPULAUAN BANGKA BELITUNG 31. JAWA BARAT 33.0 3.5 3.9 4.9 7.11 11.8 1.7 4.0 4.3 3.7 2.6 4.5 4.2 2.5 5.1 2.9 8.8 4. KALIMANTAN TIMUR 71.0 4.7 2.5 6.2 6.3 3.4 5.6 3.6 3.3 3.2 5.3 8.3 3.4 3.7 3. BENGKULU 18.7 4.6 7.2 6.1 7.7 7. SULAWESI UTARA 72. SUMATERA SELATAN 17.6 3. JAWA TENGAH 34.6 3.0 7.5 4.6 4.4 10. PAPUA 3. SUMATERA BARAT 14.8 7. NUSA TENGGARA BARAT 53.2 4.7 5.1 3.8 6.6 5.5 8.2 9.6 3.2 6.5 5.1 3.2 5.

4 7.7 28.6 31.8 26.9 5.7 6.8 13.0 7.0 3.6 6.8 2.tempointeraktif.3 7.8 22. 2.0 27.0 25.8 2.2 31.2 17.3 5. Yang termasuk angkatan kerja ialah adalah penduduk Dipublikasikan oleh Azamku.8 5.0 4. yaitu. baik di dalam maupun di luar hubungan kerja guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat (www.com).1 5.3 3.0 7.6 14 8 15 5 11 7 5 6 8 12.7 1.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .8 ** 2.7 1.7 ** 7.8 26.1 25.12 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kamboja Laos Malaysia Myanmar Filipina Singapura Thailand Vietnam 38 43 28 32 30 17 20 29 39.0 3.3 3.9 3.9 22.2 3.7 16.6 8. tingginya jumlah penggangguran massal.9 16. upah kurang layak.3 Ketenagakerjaan Untuk keperluan analisis ketenagakerjaan. rendahnya tingkat pendidikan buruh.0 2.9 5.5 4.8 5.9 4.7 1. 3.7 3. secara garis besar penduduk suatu negara dapat dibedakan menjadi dua golongan yaitu tenaga kerja dan bukan tenaga kerja. Masalah kontemporer ketenagakerjaan Indonesia saat ini menurut analisis kami berangkat dari 4 (empat) soal besar.1 1.3 4.2 9.9 42.2 2.2 INDONESIA 24 Sumber : ESCAP Population Data Sheet 1996 *) Asia Pacific Countries Profile.1 Konsep dan Definisi Tenaga kerja dipilah pula kedalam dua kelompok yaitu angkatan kerja dan bukan angkatan kerja.7 10. 2.4 3.9 3.9 6.4 28. 1997 *** 1997 World Population Data Sheet 2.3 25. minimnya perlindungan hukum 4. BKKBN.0 4.1 3. 1.8 11.0 13.0 ** 18.3. Tenaga Kerja adalah setiap orang laki-laki atau wanita yang sedang dalam dan/atau akan melakukan pekerjaan.

Pengangguran Friksional / Frictional Unemployment Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan adanya kendala waktu. Pengangguran Siklikal Pengangguran siklikal adalah pengangguran yang menganggur akibat imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja. Penganguran semacam ini oleh BPS dinyatakan sebagai penganggur terbuka. Yang dimaksud dengan pekerja adalah adalah tenaga kerja yang bekerja di dalam hubungan kerja pada pengusaha dengan menerima upah (www.13 berumur 15 tahun keatas yang selama seminggu sebelum pencacahan bekerja atau punya pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja dan mereka yang tidak bekerja tetapi mencari pekerjaan. informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerjaan. Berikut ini adalah macam jenis & macam pengangguran yang lain: 1. Contohnya seperti petani yang menanti musim tanam.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . 2. Pengangguran Musiman / Seasonal Unemployment Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur. Pengangguran Struktural / Structural Unemployment Pengangguran struktural adalah keadaan di mana penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja. Angkatan kerja itu sendiri dibedakan menjadi dua yaitu pekerja dan pengangur. tukan jualan duren yang menanti musim durian. 4. Sedangkan yang termasuk bukan angkatan kerja adalah penduduk dalam usia kerja yang tidak bekerja.com). Semakin maju suatu perekonomian suatu daerah akan meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang lebih baik dari sebelumnya. Dipublikasikan oleh Azamku. 3. Pengangguran merupakan usaha mendapatkan pekerjaan yang tidak terbatas dalam jangka waktu seminggu yang lalu saja.tempointeraktif.tempointeraktif.com). dalam kurun waktu seminggu sebelum pencacahan. tetapi bisa dilakukan beberapa waktu sebelumnya asalkan masih dalam status menunggu jawaban lamaran. tidak mempunyai pekerjaan dan tidak mencari kerja (www.

bertambah 1. merupakan ukuran yang menggambarkan jumlah angkatan kerja untuk setiap 100 angkatan kerja.9 persen dari seluruh penduduk yang bekerja.9 persen. Bagian dari tenaga kerja yang aktif dalam kegiatan ekonomi disebut angkatan kerja. yang berarti menambah jumlah penganggur baru sebesar 600 ribu orang.5 juta penduduk usia kerja.6 juta orang atau 63.8 juta orang dibandingkan bulan Agustus 2004 yang besarnya 104.2 Angkatan Kerja Indonesia Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2004 dan Februari 2005 Jumlah angkatan kerja pada bulan Februari 2005 mencapai 105. dari 93.0 juta orang. lebih tinggi sedikit dibanding TPT pada bulan Agustus 2004 yang besarnya 9. Dengan demikian.3 Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Tenaga kerja adalah modal bagi geraknya roda pembangunan.2 persen dari seluruh penduduk yang bekerja.8 juta orang.02 persen.14 2.3.7 juta menjadi 94. berarti telah mengalami kenaikan sebesar 0. Jumlah penduduk yang bekerja dalam 6 bulan yang sama hanya bertambah 1.3. Kenaikan TPAK ini antara lain disebabkan oleh kondisi sosial ekonomi nasional yang belum setabil.2 persen.61 persen dari mereka berada di Pulau Jawa. Jumlah pekerja informal pada Februari 2005 mencapai 60.3 persen. TPAK Indonesia pada Pebruari 2005 sebesar 68. Jumlah dan komposisi tenaga kerja akan terus mengalami perubahan seiring dengan berlangsungnya proses demografi. di Indonesia terdapat 155. angka ini lebih tinggi dari keadaan Agustus 2004 sebesar 29.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK).6 juta orang atau 31. angka ini lebih tinggi dari keadaan Agustus 2004 sebesar 63. sehingga memberikan pengaruh terhadap faktor-faktor produksi di Indonesia.48 persen dibandingkan dengan kondisi Agustus 2004 yang besarnya 67.9 juta orang. Pada kondisi Pebruari 2005. Secara langsung naik Dipublikasikan oleh Azamku.2 juta orang. tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada bulan Februari 2005 mencapai 10.8 persen. Jumlah penduduk yang bekerja tidak penuh (underemployment) pada bulan Februari 2005 mencapai 29.54 persen. 2. sekitar 60.

yang aktif dalam kegiatan ekonomi sekitar 50 orang. Selanjutnya pada kelompok umur yang lebih tua. dan Sumatera Utara 3.72 persen. provinsi Maluku mempunyai TPAK terendah 59. Khusus provinsi NAD. TPAK akan berangsur-angsur mengalami sedikit penurunan.15 turunnya faktor produksi ini akan membeirikan dampak terhadap tinggi rendahnya faktor permintaan dan penawaran tenaga kerja.49 persen. peningkatan TPAK yang besar diikuti oleh TPT yang besar pula.4 Pekerjaan dan Tingkat Upah Sebaran pekerjaan angkatan kerja dapat ditinjau dari tiga aspek yaitu • • • Lapangan pekerjaan Status pekerjaan Jenis pekerjaan Dipublikasikan oleh Azamku. yaitu dengan peningkatan TPT sebesar 3.73 persen dan terendah di provinsi Bali sebesar 4.55 persen.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . Sulawesi Tengah 1. Jambi 2.78 persen.45 persen. Pada Februari 2005.45 persen. Sejalan dengan angka tersebut. TPAK antar propinsi mempunyai variasi yang cukup besar.18 persen. dengan provinsi DKI dan Jawa Barat memiliki persentase tertinggi sebesar 14.15 persen. Menurut golongan umur terlihat bahwa TPAK terendah pada kelompok umur 15-19 tahun. antara lain terdapat tiga provinsi masing-masing sebagai berikut : NAD (Nanggru Aceh Darussalam) 6.22 persen dan tertinggi Nusa Tenggara Timur 79.88. yaitu 38. dan NTB (Nusa Tenggara Barat) 1.03 persen. Selama bulan Agustus 2004 sampai dengan Februari 2005 terdapat beberapa provinsi yang mengalami peningkatan TPAK yang sangat besar. TPAK turun tajam menjadi hampir 52. 2.20 persen. Hal ini menunjukkan bahwa dari 100 orang lansia. Tingkat Penggangguran Terbuka (TPT) antar provinsi juga bervariasi cukup besar. Kalimantan Timur 3. Sedangkan TPAK tertinggi pada kelompok umur 45-59 tahun sebesar 80.38 persen. Pada kelompok lansia (umur 60 +).79 dan meningkat seiring bertambahnya umur. Sementara itu propinsi lain yang mengalami peningkatan TPT yang cukup nyata adalah Sulawesi Utara 3.

Riau 5. Bangka Belitung 9.00 886. Cimanggung & Pamulihan) Kabupaten Karawang Upah Minimum Kelompok I Upah Minimum Kelompok II Upah Minimum Kelompok III 700. Sumatera Utara 3. Sumedang (Jatinangor. nama propinsi/Kabupaten/Kota: 1.000.00 1.00 1.015. Sumedang (diluar Jatinangor.193.00 813.000.000.589.00 1. Kepulauan Riau 6.00 Dipublikasikan oleh Azamku.39 873.00 822.00 962.00 912.000. -Tanjungsari.00 990.00 970.00 568.00 833.000.000.500. DATA UPAH MINIMUM PROPINSI (UMP) 2008 Berikut ini adalah data UMP tahun 2008.00 763.000. Tanjungsari.000.00 800.1. Sumatera Barat 4.013.4.205.000.00 724.231.00 924.020.00 683.00 800. Nanggroe Aceh Darussalam 2. Sumatera Selatan 8.000. Jawa Barat Kabupaten Bogor Kota Depok Purwakarta Kota Bekasi Upah Minimum Kelompok I Upah Minimum Kelompok II Kabupaten Bekasi Upah Minimum Kelompok I Upah Minimum Kelompok II -Kab.013.020.000.619. Lampung 11.000.000.60 1.528.583. Jambi 7.00 980. Cimanggung & Pamulihan) -Kab.00 1. Bengkulu 10.000.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .000.16 2.225.00 743.000.00 1.000.

00 700.000.000.00 805. Kalimantan Timur 24.000.980. Sulawesi Utara 939.604.000.400.868. Maluku Utara 26.00 600.000. Nusa Tenggara Barat 19.00 765.000.850.00 802. Kalimantan Barat 21. Maluku 25.000. Jawa Tengah 15.000.000. Kalimantan Selatan 22.000.00 645.000.000.500.00 805.000.00 685.000.00 686.000.00 730.80 837.00 700. Kalimantan Tengah 23. Bali Kabupaten Badung Kota Denpasar Kabupaten Gianyar Kabupaten Jembrana Kabupaten Karangasem Kabupaten Klungkung Kabupaten Bangli Kabupaten Tabanan Kabupaten Buleleng 18.17 Kota Bandung Kabupaten Bandung 12. Yogyakarta 16.00 953.00 825. Nusa Tenggara Timur 20. DKI Jakarta 13.00 971.500.00 712.000.000.000.320. Jawa Timur Kota Surabaya Kabupaten Sidoarjo 17.000.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . Gorontalo 27.00 895.00 800.00 737.000. Banten Kabupaten Tangerang Kota Cilegon 14.00 547.00 760.00 685.00 815.00 685.00 - Dipublikasikan oleh Azamku.00 650.00 972.00 586.

suatu saat Dipublikasikan oleh Azamku.000.000.00 BAB III STUDI KASUS DAN PEMBAHASAN 3.18 28. sistem pembayaran harian tetapi dibayar seminggu sekali.00 760. Sulawesi Barat 32.520.500.1 Studi Kasus Kasus ketenagakerjaan – tenaga lepas. Ada seseorang HR di sebuah perusahaan garment bercerita bahwa dia merekrut beberapa orang karyawan harian lepas untuk menyelesaikan order dari luar.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . Sulawesi Selatan 31. Sulawesi Tengah 30. Papua 700. Sulawesi Tenggara 29.00 740.00 670.00 1.105.500.

Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .html) Pembahasan Dari kasus diatas dapat dilihat bahwa tanpa perjanjian kerja sangat riskan sekali karena hubungan antara pekerja dan pengusaha menjadi terbuka. Dalam regulasi tenaga kerja kita memiliki beberapa hak harian lepas yang harus dipenuhi semacam THR/jamsostek/ kesehatan (dalam istilahnya selalu 'karyawan' yaitu yang menerima upah artinya harian lepas juga dong?) yang jarang dipenuhi pengusaha. selain itu juga ada kabar burung bahwa merekapun meminta uang ala kadarnya. dst. Sedikit bercerita.19 ordernya berhenti entah apa sebabnya. kedua pihak bisa saling memanfaatkan. akhirnya semua pekerja harian lepas tersebut diberhentikan. Akhirnya Depnaker memberikan anjuran kepada pekerja untuk menerima tapi juga menganjurkan kepada pengusaha untuk memberi sedikit “uang kadeudeuh” karena alasannya karyawan tertipu dijanjikan sebagai karyawan normal nyatanya harian lepas (itupun tidak ada bukti tertulis). dalam mediasi tersebut dipertanyakan mana perjanjian kerja harian lepasnya? Mana bukti bahwa dia dibayar secara harian? Ujung-ujungnya ketika diberikan bukti pembayaran ditanya lagi mana pembayaran jamsosteknya? Bukti potongan dan setoran pajaknya mana? Beberapa terdapat exceeding working hour diatas 3 jam melanggar dan tidak dibayar.com/msg00124. Kasus uang pesangon yang rendah Akhirnya keluar juga putusan PHK dari manajemen tapi tidak semua anggota Serikat diPHK tetapi hanya 20 orang. kebetulan salah seorang yang agak rebelling sedikit mengerti hukum ketenagakerjaan karena pernah ikut serikat pekerja melakukan protes dan berasumsi bahwa dimata hukum mereka sama dengan permanen dan dia melaporkan hal ini ke depnaker setempat. (http://www. tadi pagi jam 9 Dipublikasikan oleh Azamku. Selain itu jika ada kasus menjadi memakan waktu dan tenaga yang seharusnya berjalan lancar sesuai rencana. Hal ini akan sangat melemahkan posisi pengusaha dalam kasus yang berhubungan dengan perselisihan industrial. akhirnya dilakukan mediasi.com/buni@yahoogroups. selain itu kadang juga pengusaha membiarkan harian lepas bekerja lebih dari 3 bulan dan tanpa benefit apapun.mail-archive. namun tidak disangka orang-orang tersebut menolak dan minta uang jasa atau dalam bahasa sunda “uang kadeudeuh”.

manajemen perusahaan dan sebagai mediator dari pihak Disnaker. Daripada ribut masalah uang pesangon. Bendahara (penulis studi kasus) dan Divisi Advokasi. Singkat cerita bapak pengacara itu membaca 20 nama yang diPHK. sebaiknya perusahaan sadar diri dan memenuhi tuntutan mereka (menaikan jumlah uang pesangon). ”Kalo cuma 1 bulan gaji mendingan saya ikhlaskan saja untuk perusahaan deh untuk beli bahan produksi biar bisa jalan lagi deh.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .com/2008/09/11/perkembangan-kasus-tenaga-kerjadikantorku-5/) Pembahasan Dari kasus diatas dapat dilihat bahwa perusahaan tidak punya perasaan dengan memberi uang pesangon yang sedikit. Dari perusahaan sendiri sudah mewakilkan ke pengacara. Mana hati nurani anda bapak pimpinan CV. Dari pihak yang diPHK sudah menerima putusan tersebut karena memang kita mengharapkan hal tersebut. SekJend. Dari pihak yang diPHK juga tidak menerima keputusan itu dan mereka tetap menuntut sesuai yang terdapat di UU No 13 Th 2003 tentang ketenagakerjaan. lebih baik tidak usah diberi uang pesangon saja.wordpress. Yang tidak bisa kita terima adalah masalah kompensasi.. Jika uang pesangonnya tetap sebesar itu dan tidak ditambah. Itupun juga demi nama baik perusahaan. jika tidak ada JAMSOSTEK maka itu termasuk tindakan pidana yang mana berdasarkan pasal 29 UU Jamsostek hukumannya penjara maksimal 6 bulan atau denda maksimal 50 juta. Magetan Putera penerima penghargaan primaniyarta dari Presiden SBY ? (http://redys. padahal perusahaan sudah menerima penghargaan dari bapak persiden (artinya kan bukan perusahaan yang kecil).20 pertemuan tripartit kedua antara Serikat. Disnaker pun setelah mendengar besarnya kompensasi secara langsung malah mencibir “mbok ora usah diwenehi sisan wae”. Selain itu juga perusahaan sebesar itu seharusnya sudah ada JAMSOSTEK. ikhlas…” kata penulis studi kasus. bayangkan saja pihak perusahaan menawarkan kompensasi 1 bulan gaji dibayarkan mulai 15 Oktober 2008 secara bertahap. Dipublikasikan oleh Azamku. 5 diantaranya adalah pentolan Serikat termasuk ketua.

Pulau Jawa merupakan salah satu daerah terpadat di dunia. menjadikan negara ini negara dengan penduduk terpadat ke-4 di dunia.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . dengan lebih dari 107 juta jiwa tinggal di daerah dengan luas sebesar New York. Dipublikasikan oleh Azamku.21 BAB IV KESIMPULAN Dari makalah diatas dapat disimpulkan bahwa Indonesia memiliki jumlah penduduk sebesar 225 juta jiwa.

Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato . Proporsi anak-anak berumur 0-14 tahun turun dari 30.8 persen pada tahun 2025 (Tabel 2. Dalam dekade 19902000.7 persen pada tahun 2000 menjadi 22. walaupun dari hasil sensus dan survei-survei yang lalu proporsi penduduk muda tersebut menunjukkan kecenderungan makin menurun.4.49 persen per tahun. Susunan umur penduduk hasil proyeksi yang disajikan pada Tabel 2. Dalam kurun yang sama mereka yang dalam usia kerja.5).7 persen (Tabel 3.50 persen pada tahun 2025. Menurunnya rasio beban ketergantungan menunjukkan berkurangnya beban ekonomi bagi penduduk umur produktif (usia kerja) yang menanggung penduduk pada umur tidak produktif.5 persen (Tabel 3. penduduk Indonesia bertambah dengan kecepatan 1.92 persen per tahun Struktur umur penduduk Indonesia masih tergolong muda.6 juga menunjukkan pola yang sama.com/2008/03/14/standar-gaji-dan-umr-dki-jakarta/ diakses 25 September 2008 http://elektrojoss.7 persen menjadi 8. sampai dengan Tabel 2.com/2007/06/12/tiga-faktor-mendasar-penyebabmasih-tingginya-pengangguran-di-indonesia/ diakses 18 September 2008 Dipublikasikan oleh Azamku.wordpress.34 persen dan 0.70 persen pada tahun 2000 menjadi 45.22 Pertumbuhan rata-rata per tahun penduduk Indonesia selama periode 2000-2025 menunjukkan kecenderungan terus menurun. DAFTAR PUSTAKA http://aricloud. kemudian antara periode 2000-2005 dan 2020-2025 turun menjadi 1. 15-64 tahun meningkat dari 64. Asumsi tentang penurunan tingkat kelahiran dan kematian Indonesia seperti diuraikan di atas sangat mempengaruhi susunan umur penduduk.6 persen menjadi 68.wordpress.6).5) dan mereka yang berusia 65 tahun ke atas naik dari 4. Perubahan susunan ini mengakibatkan beban ketergantungan (dependency ratio) turun dari 54.

html diakses 25 September 2008 http://www.angelfire.com/content/view/919/934/ diakses 18 September 2008 http://www.datastatistik-indonesia.datastatistik-indonesia.23 http://id.com/content/view/313/313/1/1/ diakses 18 September 2008 http://www.com/h/0000156200.com/content/view/920/936/ diakses 18 September 2008 http://www.com/id/edicahy/ceritakami/cerkam10.com/buni@yahoogroups.mail-archive.com/content/view/920/936/1/4/ diakses 18 September 2008 http://www.com/msg00124.com/2008/09/11/perkembangan-kasus-tenaga-kerjadikantorku-5/ diakses 25 September 2008 http://www.com/content/view/920/936/1/1/ diakses 18 September 2008 http://www.datastatistik-indonesia.datastatistik-indonesia.datastatistik-indonesia.datastatistik-indonesia.datastatistik-indonesia.htm diakses 25 September 2008 http://www.wikipedia.wordpress.com/content/view/920/936/1/2/ diakses 18 September 2008 http://www.html diakses 25 September 2008 Dipublikasikan oleh Azamku.kapanlagi.org/pengertian-pengangguran-dan-jenis-macam-pengangguranfriksional-struktural-musiman-siklikal diakses 18 September 2008 diakses 25 September 2008 http://redys.Com didukung oleh kata-kata mutiara & naskah pidato .org/wiki/Upah_Minimum_Regional diakses 18 September 2008 http://organisasi.com/content/view/920/936/1/3/ diakses 18 September 2008 http://www.