Pengolahan Air Sungai / Gambut Sederhana

http://www.kelair.bppt.go.id/Sitpa/Artikel/Gambut/gambut.html

Pengolahan Air Sungai / Gambut Sederhana

ABSTRAK
Dalam rangka penyediaan air bersih pedesaan, sering terdapat kendala misalnya, lokasi pemukiman yang berjauhan, sehingga jika dibangun sistem pengolahan yang terpadu dengan sistem perpipaan membutuhkan biaya yang sangat besar. Untuk mengatasai hal tersebut, dapat dilakukan dengan cara pengolahan sederhana untuk skala rumah tangga. Tulisan ini membahas tentang cara pengolahan air sederhana, khususnya untuk mengolah air gambut. Cara ini merupakan salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan air bersih di pedesaan dengan cara yang murah dan sederhana. KATA KUNCI : Gambut, Netralisasi, Aerasi, Koagulasi JENIS TEKNOLOGI : Teknologi Pengolahan Air Bersih TARGET PENGGUNAAN : Rumah Tangga, Komunal (kelompok)

I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
Air merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu memerlukan air terutama untuk minum, masak, mandi, mencuci dan sebagainya. Pada saat ini, persentase penduduk di Indonesia yang sudah mendapatkan pelayanan air bersih dari badan atau perusahaan air minum masih sangat kecil yaitu untuk daerah perkotaan sekitar 45 % , sedangkan untuk daerah pedesaan baru sekitar 36 % . Di daerah - daerah yang belum mendapatkan pelayanan air bersih tersebut, penduduk biasanya menggunakan air sumur galian, air sungai yang kadang- kadang bahkan sering kali air yang digunakan kurang memenuhi standart air minum yang sehat. Bahkan untuk daerah yang sangat buruk kualitas air tanah maupun air sungainya, penduduk hanya menggunakan air hujan untuk memenuhi kebutuhan akan air minum. Oleh karena itu di daerah - daerah seperti ini, persentase penderita penyakit yang disebabkan akibat penggunaan air minum yang kurang bersih atau kurang memenuhi syarat kesehatan masih sangat tinggi. Dalam rangka penyediaan air minum yang bersih dan sehat bagi masyarakat pedesaan yang mana kualitas air tanahnya buruk serta belum mendapatkan pelayanan air minum dari PAM, perlu memasyarakatkan alat pengolah air Minum sederhana yang murah dan dapat dibuat oleh masyarakat dengan menggunakan bahan yang ada dipasaran setempat. Salah satu alat pengolah air minum sederhana tersebut adalah alat pengolah air minum yang merupakan paket terdiri dari Tong (Tangki), Pengaduk, Pompa aerasi dan saringan dari pasir atau disingat Model TP2AS. Alat ini dirancang untuk keperluan rumah tangga sedemikian rupa sehingga cara pembuatan dan cara pengoperasiannya mudah serta biayanya murah. Cara pengolahannya dengan menggunakan bahan kimia yaitu hanya dengan tawas dan kapur (gamping). Alat Pengolah Air Minum model TP2AS ini sangat cocok digunakan untuk pengolahan air minum yang air bakunya mengandung zat besi dan mangan dan zat organik, dengan biaya yang sangat murah.

1.2. Tujuan dan Sasaran
Menyebarluaskan paket teknologi pengolahan air sederhana untuk menolah air gambut atau air sungai, yang dapat digunakan di daerah yang terpencil dan belum tersedia listrik

1.3. Manfaat
Alat tersebut dapat digunakan untuk mengolah air gambut, air sungai atau air yang mengandung zat besi yang cukup tinggi dengan biaya yang sangat murah. Peralatan dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan.

1.4. Kontak Personil
Ir. Nusa Idaman Said, M.Eng. Ir. Tasmian, MM. Ir. P. Nugro Rahardjo, M.Sc. Drs. Satmoko Yudo, M.Eng. Kelompok Pengkajian Teknologi Pengelolaan Air Bersih dan Limbah Cair, Direktorat Teknologi Lingkungan, Kedeputian Bidang Informatika, Energi dan Material. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Jl. M.H. Thamrin No. 8, Jakarta Pusat Tel. 021-3169759, 3169770 Fax. 021-3169760 Email : air@server.enviro.bppt.go.id Home Page : http://www.enviro.bppt.go.id/~Kel-1/

II. BAHAN
Untuk pembuatan satu unit alat pengolah air minum sederhana ini, diperlukan bahan-bahan antara lain seperti pada tabel di bawah ini (lihat tabel berikut. Jika bahan tersebut tidak tersedia dipasaran setempat, dapat disesuaikan dengan bahan yang tersedia. Jadi tidak

1 of 10

01/11/2012 5:58

diameter 1-2 cm Pasir silika Arang Ijuk Kapur Gamping Tawas Kaporit SATUAN buah buah buah buah buah buah buah buah batang batang meter buah buah lembar kg kg kg ikat JUMLAH 1 1 1 2 3 3 3 2 1 1 6 1 2 1 5 25 5 1 - Bahan-bahan tersebut tidak termasuk bahan untuk dudukkan alat. Netralisasi Yang dimaksud dengan netralisasi adalah mengatur keasaman air agar menjadi netral (pH 7 . Untuk air yang bersifat asam misalnya air gambut. Disamping itu proses aerasi juga berfungsi untuk menghilangkan gas-gas beracun yang tak diinginkan misalnya gas H2S. TAHAPAN ROSES PENGOLAHAN Tahapan proses pengolahan terdiri dari beberapa tahap yaitu : 1. yang paling murah dan mudah adalah dengan pemberian kapur/gamping. 4. Koagulasi dengan pemberian tawas. 3. Aerasi Yang dimaksud dengan aerasi yaitu mengontakkan udara dengan air baku agar kandungan zat besi dan mangan yang ada dalam air baku bereaksi dengan oksigen yang ada dalam udara memben tuk senyawa besi dan senyawa mangan yang dapat diendapkan. Carbon Dioksida 2 of 10 01/11/2012 5:58 .Pengolahan Air Sungai / Gambut Sederhana http://www. Di samping itu bahan . Penyaringan. Aerasi dengan pemompaan udara.bppt. Skema tahapan proses dapat dilihat pada Gambar 1. disamping untuk menetralkan air baku yang bersifat asam juga untuk membantu efektifitas proses selanjutnya. 5.id/Sitpa/Artikel/Gambut/gambut. Volume 20 atau 40 liter Stop kran ½" Stop kran ¾" Socket PVC drat luar ½" Socket PVC drat luar ¾" Fauset PVC drat dalam ½" Fauset PVC drat dalam ¾" Pipa PVC ½" Pipa PVC ¾" Slang Plastik 5/8" Pompa Tekan Ember Plastik Spons busa. Methan. Netralisasi dengan pemberian kapur/gamping. Pengendapan. tebal 2 cm Kerikil. 2. III.bahan tersebut dapat juga disesuaikan dengan keadaan setempat misalnya. Tabel 1: Bahan-bahan yang diperlukan. Fungsi dari pemberian kapur.html harus seperti yang tertera pada Tabel 1. Gambar 1 Diagram proses pengolahan air gambut. No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 BAHAN Tangki Fiber glass Vol.kelair. 500 liter Tong Kran Plastik. 2.8).go. jika tidak ada tong plastik dapat juga dipakai drum bekas minyak yang dicat terlebih dahulu. 1.

untuk proses koagulasi dan flokulasi serta untuk pengendapan. Setelah kotoran mengendap air akan tampak lebih jernih. Pada dasar Drum sebelah dalam diplester dengan semen sehingga berbentuk seperti kerucut untuk memudahkan pengurasan.60 menit).18 H2O + 3 Ca(OH)2 ==> 2 Al(OH)3 + 3 Ca(SO4) + 3 CO2 + 18 H2O mengendap Pengendapan kotoran dapat terjadi karena pembentukan alumunium hidroksida. maka pH air baku harus dinaikkan sampai mencapai pH 8. Tong atau tangki penampung dapat juga dibuat dari bahan yang lain misalnya dari tong bekas minyak volume 200 liter atau dari bahan gerabah. (berupa kristal berwarna putih). Reaksi koagulasi dengan Tawas secara sederhana dapat ditulis sebagai berikut : Al2(SO4)3.id/Sitpa/Artikel/Gambut/gambut. 4. lumpur halus bakteri dan lain-lain dapat menggumpal dan cepat mengendap. Fungsi pompa adalah untuk menghembuskan udara kedalam air baku agar zat besi atau mangan yang terlarut dalam air baku bereaksi dengan oksigen yang ada dalam udara membentuk oksida besi atau oksida mangan yang dapat diendapkan. tebal 5 cm. Pengendapan Setelah proses koagulasi air tersebut didiamkan sampai gumpalan kotoran yang terjadi mengendap semua (+ 45 . Reaksi oksidasi Besi dan Mangan oleh udara dapat ditulis sebagai berikut: 4 Fe2+ + O2 + 10 H2O ====> 4 Fe(OH)3+ 8 H+ tak larut Mn 2+ + O2 + H2O ====> MnO2 + 2 H+ tak larut Dari persamaan reaksi antara besi dengan oksigen tersebut. tidak semua gumpalan kotoran dapat diendapkan semua. Fungsi dari drum adalah untuk menampung air baku.5. PERALATAN Peralatan yang digunakan terdiri dari Tong. Selain itu dapat juga menggunakan tangki fiber glass volume 550 liter yang dilengkapi dengan kran pengeluaran lumpur. Pipa aerator terbuat dari selang plastik dengan penampang 0. Untuk mendapatkan air yang betul-betul jernih harus dilakukan proses penyaringan. sedangkan yang berukuran kecil dan ringan masih melayang-layang dalam air.gumpalan kotoran akibat bergabungnya kotoran tersuspensi yang ada dalam air baku.8 cm. jarak tiap lubang + 2 cm. Reaksi oksidasi ini sangat efektif pada pH air lebih besar 7(tujuh).18 H2O + 3 Ca(HCO3)2 ==> 2 Al(OH)3 +3 Ca(SO4) + 6 CO2 + 18 H2O alkalinity Al2(SO4)3.pH 8. Drum tersebut dilengkapi dengan dua buah kran yaitu untuk mengalirkan air ke bak penyaring dan untuk saluran penguras. pompa aerasi.partikel kotoran sehingga menggumpal bersama-sama. pengaduk. Setelah itu dibiarkan beberapa saat sehingga gumpalan kotoran atau disebut flok tumbuh menjadi besar dan berat dan cepat mengendap. Pompa Aerasi Pompa aerasi terdiri dari pompa tekan (pompa sepeda) dengan penampang 5 cm. Hal ini dimaksudkan agar pH air tidak menyimpang dari pH standart untuk air minum yaitu pH 6. Lapisan 2: ijuk dengan ketebalan 5 cm. yang dibentuk seperti spiral dan permukaannya dibuat berlubang-lubang. kerikil. maka oksigen yang bereaksi makin besar.5 . Setelah itu kecepatan pengadukkan dikurangi sedemikian rupa sehingga terbentuk gumpalan .Pengolahan Air Sungai / Gambut Sederhana http://www. maka secara teoritis dapat dihitung bahwa untuk 1 ppm oksigen dapat mengoksidasi 6. Bak Penyaring Bak Penyaring terdiri dari bak plastik berbentuk kotak dengan tinggi 40 cm dan luas penampang 25 X 25 cm serta dilengkapi dengan sebuah keran disebelah bawah.bppt. Pompa tersebut dihubungkan dengan pipa aerator untuk menyebarkan udara yang dihembuskan oleh pompa ke dalam air baku. Reaksi oksidasi ini dapat dipengaruhi antara lain : jumlah Oksigen yang bereaksi . 3. Endapan yang terkumpul didasar tangki dapat dibersihkan dengan membuka kran penguras yang terdapat di bawah tangki. dalam hal ini dipengaruhi oleh jumlah udara yang dikontkkan dengan air serta luas kontak antara gelembung udara dengan permukaan air . Kegunaan dari masing-masing peralatan adalah sebagai berikut: Tong/Tangki Penampung Terdiri dari Drum Plastik dengan volume 220 liter. Oleh karena itu sebelum aerasi dilakukan.98 ppm ion Besi. Faktor lain yang sangat mempengaruhi reaksi oksidasi besi dengan oksigen dari udara adalah pH air. Oksidasi Mangan dengan oksigen dari udara tidak seefektif untuk besi. 5. Koagulasi Koagulasi adalah proses pembubuhan bahan kimia kedalam air agar kotoran dalam air yang berupa padatan tersuspensi misalnya zat warna organik. 3 of 10 01/11/2012 5:58 . untuk proses aerasi atau penghembusan dengan udara.18 H2O. dan saringan dari pasir. Susunan media penyaring media penyaring dari yang paling dasar keatas adalah sebgai berikut : Lapisan 1: kerikilatau koral dengan diameter 1-3 cm. Untuk media penyaring digunakan pasir. Butiran gumpalan kotoran dengan ukuran yang besar dan berat akan mengendap. IV. Jadi makin merata dan makin kecil gelembung udara yang dihembuskan kedalam air bakunya . Cara yang paling mudah dan murah adalah dengan pembubuhan tawas/alum atau rumus kimianya Al 2(SO 4)3. Al(OH) 3 yang berupa partikel padat yang akan menarik partikel .kelair. arang dan ijuk. Penyaringan dilakukan dengan mengalirkan air yang telah diendapkan kotorannya ke bak penyaring yang terdiri dari saringan pasir.html dan gas-gas racun lainnya. tinggi tabung 50 cm. menjadi besar dan berat dan segera dapat mengendap.go. Penyaringan Pada proses pengendapan. tetapi jika kadar Mangannya tidak terlalu tinggi maka sebagaian mangan dapat juga teroksidasi dan terendapkan. Cara pembubuhan tawas dapat dilakukan sebagai berikut yaitu : sejumlah tawas/ alum dilarutkan dalam air kemudian dimasukkan kedalam air baku lalu diaduk dengan cepat hingga merata selama kurang lebih 2 menit.

Diantara Lapisan 4 dan 5. dan Lapisan 5 dan 6. tebal 3-6 cm.bppt. Gambar 3. kapur tohor dan kaporit bubuk. Bahan Kimia Bahan kimia yang diperlukan antara lain : Tawas.5 mm.kelair. 2. kerikil kecil diameter + 5 mm. ketebalan 5-10 cm. ketebalan + 5 cm. Selang Aerator dan penampang saringan adalah seperti tertera pada Gambar 2.html Lapisan Lapisan Lapisan Lapisan 3: 4: 5: 6: arang kayu.Pengolahan Air Sungai / Gambut Sederhana http://www. CARA PEMBUATAN 1. Gambar 2. kemudian masukkan ke dalam tangki dan aduk sampai merata. Unit alat pengolahan air gambut sederhana 4 of 10 01/11/2012 5:58 . dapat diberi spons atau kasa plastik untuk memudahkan pada waktu melakukan pencucian saringan. Larutkan 60 . pasirsilika. dan Gambar 4. kerikil.go. ketebalan 10-15 cm. Gambar penampang Tangki Penampung.80 gram bubuk kapur / gamping (4 . diameter + 0.id/Sitpa/Artikel/Gambut/gambut. diameter 3 cm.6 sendok makan) ke dalam ember kecil yang berisi air baku. Masukkan air baku kedalam tangki penampung sampai hampir penuh (550 liter). Alat pengolah air minum sederhana. V.

100 kali. Larutkan 60 . bubuhkan kaporit sekitar 1-2 gram untuk 500 liter air baku. Cara pemakaiannya yaitu dimasukkan bersama-sama pada saat memasukkan larutan kapur.2 menit. Setelah itu pengaduk diangkat dan biarkan air dalam tangki berputar sampai berhenti dengan sendirinya dan biarkan selama 45 . setelah itu angkat kembali slang aerasi.60 menit. Buka kran pengeluaran dan alirkan ke bak penyaring. 5 of 10 01/11/2012 5:58 . Catatan : Jika volume bak penampung lebih kecil maka jumlah kapur dan tawas yang dipakai harus disesuaikan. Buka kran penguras untuk mengelurakan endapan kotoran yang terjadi. Masukkan slang aerasi ke dalam tangki sampai ke dasarnya dan lakukan pemompaan sebanyak 50 .go.80 gram bubuk tawas (4 .id/Sitpa/Artikel/Gambut/gambut. kemudian tutup kembali.kelair. Gambar 4 : Penampang Saringan Pasir. Buka kran saringan dan usahakan air dalam saringan tidak meluap. 6. 5.6 sendok makan) ke dalam ember kecil.bppt. Jika menggunakan kaporit untuk membunuh kuman-kuman penyakit. 4. Aduk secara cepat dengan arah yang putaran yang sama selama 1 .html 3. Jika digunakan untuk minum sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Gambar 3 : Pipa Aerator. 7.Pengolahan Air Sungai / Gambut Sederhana http://www. Tampung air olahan (air bersih) dan simpan ditempat yang bersih. lalu masukkan ke dalam air baku yang telah diaerasi.

kelair.go. Foto : Unit alat pengolahan air gambut sederhana.bppt. Slang Aerator dan Pompa Tekan.id/Sitpa/Artikel/Gambut/gambut. 6 of 10 01/11/2012 5:58 .html Gambar : Saringan Pasir Gambar: Tong /Tangki Penampung Gambar : Pompa.Pengolahan Air Sungai / Gambut Sederhana http://www.

500.bahan kimia di atas adalah sebagai berikut : Tawas = Rp.04 1..000.000.6 28 18 17. karena secara teknis alat tersebut dapat digunakan mengoalah air gambut atau air sungai yang keruh.L..5 10 0. L. Hamer.18 ttd 10.8 1. dan curah hujan cukup tinggi. Air Tanah di Kecamatan Benama Tingang..+ Rp. 1. Second Edition. PRENTICE-HALL. Judkins. 1. setelah diperiksa di laboratorium di dapatkan hasil air olahan dengan kualitas seperti pada Tabel 2.5 5-25 5-50 0.html Biaya Produksi : Untuk setiap kali pengolahan (kapasitas tangki 500 liter) dibutuhkan bahan bahan kimia : Tawas = 60 . 1986. " ELEMENT OF WATER SUPPLY AND WASTE WATER DISPOSAL".. J.D.100.000. 7 of 10 01/11/2012 5:58 . ENGLEWOOD.= Rp. 238/ 500 liter = Rp.5 253 Contoh Air (2) baku 7. Selain itu alat tersebut juga dapat berfungsi sebagai alat penampung air hujan (PAH). G.77 olahan 7. 1982.F.100 gram Kaporit = 1 ..3 0.39 0. Kualitas Air Hasil Pengolahan> Dari beberapa hasil pengolahan dengan menggunakan peralatan tersebut diatas.. 9. DAFTAR PUSTAKA Benefield. John Wiley And Sons. Mengingat hal tersebut di atas maka alat ini perlu disebar luaskan kepada masyarakat.-) = Rp. maka proses aerasi tidak perlu dilakukan.+ Rp. 2.. PENUTUP Berdasarkan hasil pengujian alat tersebut yang telah dilakukan di lapangan. 238.Kapur = 100/1000 X Rp.Hasil air olahan untuk tiap kali pengolahan = 500 liter.1-0. Kalimantan Tengah. and Okun.80 gram Kapur tohor = 60 . J. "WATER AND WASTE WATER TECHNOLOGY".A.Total biaya = (Rp. " PROCESS CHEMISTRY FOR WATER AND WASTE TREATMENT ". B.. maka alat pengolah air minum sederhana ini sangat cocok digunakan untuk kepentingan keluarga baik di daerah pedesaan maupun perkotaan yang kualitas air tanahnya buruk dan belum mendapatkan pelayanan air bersih karena alat ini sangat mudah baik pembuatan maupun cara pengolahannya serta biaya produksinya relatif murah.bppt.05-0. Kalimantan Tengah.Pengolahan Air Sungai / Gambut Sederhana http://www.1. Jadi biaya produksi = Rp.-/kg Kaporit = Rp. 9. and Weand. alat tersebut dapat berfungsi sebagai alat untuk mengolah air gambut atau untuk menampung air hujan. Tabel 2 : Hasil analisa kualitas air baku dan air olahan (Alat Pengolah Air Minum Sederhana) Contoh Air (1) No 1 2 3 4 5 6 7 pH Kekeruhan Warna Besi (Fe) Mangan (Mn) Organik Zat padat terlarut Parameter Standar 6. 18. 1971. Keberhasilan dari alat tersebut sebenarnya bukan dari segi teknologinya melainkan dari segi kemauan untuk menggunakan alat tersebut.120. INC. Kalimantan Selatan yang merupakan daerah gambut. harga bahan .000.J.48 / liter.100 . 18.= Rp. 1.go. Fair.-/kg Jadi untuk setiap kali pengolahan diperlukan biaya sebesar: Tawas = 80/1000 X Rp.id/Sitpa/Artikel/Gambut/gambut. John Wiley And Sons. 0. Proses pengolahan alat tersebut di atas sebenarnya merupakan proses yang lengkap.120..26 ttd 2. D. Untuk daerah Kalimantan Tengah. Second Edition.M.Kaporit = 2/1000 X Rp.5 10 500-1500 Satuan NTU Pt-Co mg/lt mg/lt mg/lt mg/lt baku 3.88 144 Keterangan : 1. M..2 gram Untuk daerah Jakarta dan sekitarnya. Geyer. Air gambut di daerah Pangkoh.5-9.C..= Rp. hanya dilakukan dalam bentuk yang sederhana.65 2 6 0.500.4 0 470 olahan 6..kelair.. Jika konsentrasi zat besi dan mangan dalam air baku rendah.-/kg Kapur = Rp.8 10 500 0.

Pelatihan pembuatan alat pengolahan air gambut sederhana di Universitas Palangka Raya 8 of 10 01/11/2012 5:58 . T. TOKYO.kelair.G. Mc. Kalimantan Tengah. and Tchobanoglous S. Air Gambaut di daerah Pangkoh. Iwao.id/Sitpa/Artikel/Gambut/gambut.Pengolahan Air Sungai / Gambut Sederhana http://www.. Air Gambaut di daerah Pangkoh. Rowe. H. "ENVIRONMENTAL ENGINEERING"..html Peavy.S.bppt.. 1971. 1986. D. Singapore.. "WATER WORK ENGINEERING (JOUSUI KOUGAKU) ".R. Graw-Hill Book Company.go. Kalimantan Tengah.

Lampung.Pengolahan Air Sungai / Gambut Sederhana http://www. Percontohan Alat Pengolah Air Minum Sederhana di Daerah Rawa Sragi. Percontohan Alat Pengolah Air Minum Sederhana di Daerah Kalimantan Selatan. 9 of 10 01/11/2012 5:58 .html Percontohan Alat Pengolah Air Minum Sederhana di Daerah transmigrasi Pangkoh.bppt.kelair.go.id/Sitpa/Artikel/Gambut/gambut. Kalimantan Tengah.

H.bppt.bppt.enviro. 3169760 Email : air@server. Nugro Raharjo.id/Sitpa/Artikel/Gambut/gambut. Haryoto Indriatmoko.go. M. Energi dan Material Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Jl. INFORMASI SELENGKAPNYA HUBUNGI : Nusa Idaman Said.html Air baku. Arie Herlambang Kelompok Teknologi Pengelolaan Air Bersih dan Limbah Cair Direktorat Teknologi Lingkungan Kedeputian Bidang Teknologi Informasi.3169770 Fax. Jakarta Pusat Telp. air olahan yang belum disaring.go. dan air olahan setelah disaring. 3169769. 8.Pengolahan Air Sungai / Gambut Sederhana http://www. Thamrin No.kelair.id 10 of 10 01/11/2012 5:58 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful