P. 1
Materi-Kopling-Tetap

Materi-Kopling-Tetap

|Views: 51|Likes:

More info:

Published by: Amaruwo Preman Balai on Jan 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/29/2013

pdf

text

original

M6.

KOPLING TETAP “ Kopling tetap adalah suatu elemen mesin yang berfungsi sebagai penerus putaran dan daya dari poros penggerak ke poros yang digerakkan secara pasti (tanpa terjadi slip), dimana sumbu kedua poros tersebut terletak pada satu garis lurus atau berbeda sedikit sumbunya. “ Macam- macam Kopling Tetap • Kopling kaku : kedua sumbu poros harus segaris lurus • Kopling luwes (flexible) : mengizinkan

sedikit ketidaklurusan sumbu poros • Kopling Universal : digunakan bila kedua poros akan membentuk sudut yang cukup besar

Hal-hal Penting dalam Perencanaan Kopling Tetap: 1. Pemasangan yang mudah dan cepat 2. Ringkas dan ringan 3. Aman pada putaran tinggi 4. Tidak ada atau sesedikit mungkin bagian yang menjorok (menonjol) 5. Dapat mencegah pembebanan lebih 6. Terdapat sedikit kemungkinan gerakan aksial pada poros sekiranya terjadi pemuaian karena panas, dll. Ukuran KOPLING flens (JIS B 1451-1962)

Bahan Flens dan Baut DIAGRAM ALIR UNTUK MERENCAKAN KOPLING TETAP JENIS FLENS .

Pemeriksaan Baut • Sulit sekali untuk menjamin keseragaman distribusi tegangan geser pada baut-baut pengikat flens.Step 10. • Dalam perhitungan dianggap bahwa hanya 50% saja dari seluruh baut yang berjumlah n buah menerima seluruh beban secara merata. Jika jumlah baut yang menanggung beban dinyatakan dengan ne maka besaranya tegangan geser pada baut dapat dihitung sbb: .

5 dan 3.T  4 d b2 b ne B 2 (kg. maka faktor koreksi KF harus diambil 2 atau 3 dan dikalikan pada τF . Pemeriksaan Flens • Untuk kopling yang dipergunakan bagi tugas-tugas penting seperti menghubungkan turbin dengan generator pakailah baja tempa untuk menghindari bagian yang keropos. jika dikehendaki bahan yang agak kuat pakailah baja cor. maka tegangan geser baut τb harus dikalikan dengan faktor K b yang dipilih antara 1.mm) (kg / mm2 ) b  8T d b2 ne B  b   ba  ba  b Sfb x K b (kg / mm 2 ) Bagian yang mengalami konsentrasi tegangan seperti bagian ulir harus dijauhkan dari permukaan kontak kopling. Step 15. F  2T  C 2F  F   Fa dengan :  Fa  B Sf F x K F Contoh Perhitungan: . • Untuk pemakaian lain umumnya menggunakan besi cor. Karena bagian yang keropos rentan terhadap tumbukan. Dalam hal ada tumbukan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->