SEJARAH “KERAJAAN ISLAM di INDONESIA”

Nama Kelompok : Aldo Al-kautsar Bella Barzeera Taurizh Cindhy Theresia Silo Raden Wisnu Dhewanto

kapur barus. Menurut cerita Ibnu Batuttah. kerajaan samudera pasai berkembang pesat sebagai kerajaan maritim dan bandar dagang pada masa pemerintahan Sultan Malik as-Thahir II. dan emas. Prasasti Minye Tujoh di Pasai dan batu-batu nisan kuno berkaligrafi Arab di Komplek Makam Raja-RajaSamudera Pasai. perdagangan di samudera pasai semakin ramai dan bertambah maju karena di dukung oleh armada laut yang kuat sehingga para pedagang merasa aman dan nyaman berdagang di samudera pasai 4.KERAJAAN SAMUDERA PASAI 1. 3. seperti lada. PENINGGALAN KERAJAAN SAMUDERA PASAI Belum begitu banyak bukti dan berita tentang kerajaan ini untuk dapat digunakan sebagai bahan kajian sejarah. EKONOMI Kerajaan ini memiliki potensi alam yang melimpah ruah. POLITIK  Silsilah Raja Raja Sultan Malik al-Saleh (1267-1297 M) Sultan Muhammad Malikul Zahir (1297-1326 M) Sultan Ahmad Laidkudzahi Sultan Zainal Abidin Malik al-Zahir (1383-1405 M) Sultan Shalahuddin (1405-1412 M) Setelah menjadi kerajaan islam. Mata uang emas (Dirham) peninggalan Kesultanan Pasai yang memberi informasi nama Sultan yang sedang memerintah dan tahun pemerintahan 3. data dan informasi tentang keberadaan kerajaan Samudera Pasai terutama diperoleh dari tiga sumber utama: 1. 2. misalnya Babad Tanah Jawi. . Hubungan antara sultan dengan rakyat terjalin baik.Bukti. Dengan letaknya yang strategis. dan Hikayat Banjar. sehingga memacu para pedagang di dunia. Inskripsi kuno dari Kerajaan Islam di Sumatera. SOSIAL  Kehidupan masyarakatnya diwarnai dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati sesuai dengan ajaran islam. khususnya bangsa arab datang ke kerajaan samudera pasai. Samudera pasai berkembang pesat menjadi pusat perdagangan dan pusat penyebaran agama islam. Jawa dan Kalimantan tentang kaitan penyebaran Islam di Indonesia dengan ulama dari Kerajaan Samudera Pasai.  2.